DANAU TOBA TERCIPTA KARENA ANAK MAKAN BEKAL AYAHNYA

Legenda Batak Soal Asal Mula Danau Toba

BALIGE, SUMUTPOS.CO – Konon, Danau Toba terbentuk setelah Gunung Toba meletus hebat dan nyaris menamatkan umat manusia sekitar 74.000 tahun lampau. Meski demikian, orang Batak memiliki cerita legenda sendiri mengenai asal mula terjadinya Danau Toba.

Legenda inilah yang dipentaskan dalam Opera Batak ’Terciptanya Daau Toba’ pada Festival Danau Toba di Lapangan Sisingamangaraja Balige, Kamis (18/9) malam. Opera yang dilakonkan sejumlah seniman Batak ini berhasil mengundang gelak dan airmata penonton.

Penonton misalnya terlihat sedih bahkan ada yang airmatanya menetes, saat ibunda Samosir, meratapi suaminya yang memaki anak mereka sebagai ’anak ikan’. Makian itu terlontar setelah si anak ketahuan memakan bekal yang seharusnya diantar si anak ke si ayah yang kelaparan di sawah setelah bekerja keras mencangkul.

Tapi dialog lucu juga berhasil mengundang gelak tawa penonton. Misalnya saat si pemuda miskin malu-malu mendapati seorang anak gadis di gubuknya, usai memancing ikan di kolam.

Para pemain opera mengenakan ulos Batak di tubuh mereka, menambah suasana zaman dahulu kala semakin kental.

FOTO: AMINOER RASYID/SUMUT POS Ribuan warga menyaksikan drama terjadinya Danau Toba saat pementasan rangkaian kegiatan Festival Danau Toba di lapangan Sisingamangaraja, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Kamis (18/9) malam.

FOTO: AMINOER RASYID/SUMUT POS
Ribuan warga menyaksikan drama terjadinya Danau Toba saat pementasan rangkaian kegiatan Festival Danau Toba di lapangan Sisingamangaraja, Balige, Toba Samosir, Kamis (18/9) malam.

Dalam legenda terjadinya Danau Toba versi orang Batak, Danau Toba terjadi setelah si anak yang dihajar bapaknya karena memakan bekal untuknya, mengadu kepada sang ibu. ”Kata ayah, aku anak ikan. Benarkah itu ibu?” tangis sang anak sepulang ke rumah.

Sang ibu yang terperanjat karena suaminya melanggar janji merahasiakan hal itu, akhirnya berdoa kepada dewata agar menurunkan hujan. Hujan deras turun deras dan airnya meluas hingga menjadi danau. Sang ibu melompat ke air dan kembali menjadi ikan. Tinggallah sang suami menyesali diri
Selain opera uang mengisahkan legenda terciptanya Danau Toba, FDT 2014 juga akan menggelar atraksi opera Batak yang mengisahkan lahirnya Raja Singamangaraja XII.

Raja Singamangaraja XII, adalah pahlawan nasional berasal dari tanah Batak yang gugur dalam pertempuran saat perang melawan kolonial Belanda setelah bergerilya selama 30 tahun (1878-1907). (mea)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Cerita (Turi - Turin), Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

AWAS! PENCOPET DI KNIA MENGINTAI CALON PENUMPANG

KUALANAMU, SUMUTPOS.CO – Keamanan Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) sepertinya patut dipertanyakan, terlebih dengan kasus yang menimpa Agus (40) warga Kompleks Perumahan Cemara Asri Kecamatan Percut Sei Tuan, berserta keluarganya. Aksi pencopet di bandara berkelas dunia itu membuatnya batal terbang ke Jakarta untuk menghadiri pesta keluarga mereka.

Aksi pencopet di Bandara KNIA itu berlangsung di terminal chek in di lantai 3, Kamis (18/9) pagi. Saat itu Agus bersama keluarganya akan melakukan chek in di terminal maskapai Lion Air. Betapa terkejutnya Agus dan keluarganya saat mengetahui tas tenteng yang dibawa Agus mendadak raib dari tangannya. Akibatnya Agus dan keluarganya tak bisa chek in.

Bingung bercampur panic, Agus lantas memilih mendatangi ruangan OIC (tempat pengaduan) yang tak jauh dari terminal chek in. Saat di ruangan OIC dirinya pun menceritakan kabar nahas itu kepada Duty Manajer KNIA, M. Syukur.

Di dalam tas raib tersebut, Agus menyimpan tiket pesawat Lion Air tujuan Jakarta, kartu ATM, KTP istrinya, surat penting dan uang ratusan ribu. Akibat kecopetan tersebut Agus serta keluarganya pun gagal berangkat. Padahal jadwal keberangkatan kala itu pukul 10.30 wib dengan pesawat Lion Air tujuan Jakarta nomor penerbangan JT 395.

“Saya kecopetan di KNIA ini, waktu mau chek in di terminal pesawat Lion Air,” ucapnya.

Diceritakan Agus, kala itu tas yang hilang itu ditentengnya, bahkan saat akan chek up masih ditentengnya. “Ku perkirakan diambil saat antrian mau Chek In. Isi di dalam dompet memang duit tunai tidak seberapa, hanya ratusan ribu. Tetapi kartu ATM, KTP istri dan anak dan surat penting lainnya di dalam dompet ikut hilang,” katanya.

Atas insiden itu, Agus sangat menyesalkan lemahnya pengamanan di Bandara KNIA. ”Masak di bandara ada copet, kacaulah negara ini. Padahal ada CCTV, polisi, satpam dan petugas lainya,” kicaunya.

Agus sempat berharap petugas melihat rekaman CCTV untuk mengetahui siapa pelaku yang mengambil tas miliknya. Hanya saja, Agus harus kecewa lantaran harus melapor ke polisi terlebih dahulu dan hal itu menurutnya memakan banyak waktu untuk kemudian menemukan pelakunya.

”Soal CCTV gampang yang penting buat laporan dulu sama petugas,” ucap Manager Duty Airprot KNIA Muhammad Syukur saat menanggapi permintaan Agus kala itu.

Disampaikan Syukur, bahwa aksi kejahatan dapat terjadi dimana saja, termasuk di bandara KNIA sendiri. Hal tersebut menurutnya, hanya perkara kesempatan.

“Yang ianya, kita kurang hati-hati. Apalagi model bandara kita ini, semua bisa masuk, otomatis para pencuri juga berkeliaran disini siapa yang tau,” terang Syukur.

“Memang kita juga tetap berusaha supaya orang-orang seperti itu hilang dari bandara. Namun namanya pencuri, kelemahan petugas pasti selau dicari untuk memuluskan aksinya. Intinya kita harus hati-hati lah,” pesannya.

Terpisah Manajer Pelayanan KNIA, Djamal Amri menanggapi sikap Duty Manajer KNIA, M. Syukur yang tal lantas memperlihatkan rekaman CCTV kepada korban. “Seharusnya Agus langsung diperbolehkan melihat CCTV sehingga dengan cepat diketahui ciri-ciri pelaku. PT AP II tidak ada tanggungjawab atas peristiwa kecopetan yang dialami Agus,” ungkapnya. (cr-1/bd)
sumber: sumutposAWAS! PENCOPET DI KNIA MENGINTAI CALON PENUMPANG

KUALANAMU, SUMUTPOS.CO – Keamanan Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) sepertinya patut dipertanyakan, terlebih dengan kasus yang menimpa Agus (40) warga Kompleks Perumahan Cemara Asri Kecamatan Percut Sei Tuan, berserta keluarganya. Aksi pencopet di bandara berkelas dunia itu membuatnya batal terbang ke Jakarta untuk menghadiri pesta keluarga mereka.

Aksi pencopet di Bandara KNIA itu berlangsung di terminal chek in di lantai 3, Kamis (18/9) pagi. Saat itu Agus bersama keluarganya akan melakukan chek in di terminal maskapai Lion Air. Betapa terkejutnya Agus dan keluarganya saat mengetahui tas tenteng yang dibawa Agus mendadak raib dari tangannya. Akibatnya Agus dan keluarganya tak bisa chek in.

Bingung bercampur panic, Agus lantas memilih mendatangi ruangan OIC (tempat pengaduan) yang tak jauh dari terminal chek in. Saat di ruangan OIC dirinya pun menceritakan kabar nahas itu kepada Duty Manajer KNIA, M. Syukur.

Di dalam tas raib tersebut, Agus menyimpan tiket pesawat Lion Air tujuan Jakarta, kartu ATM, KTP istrinya, surat penting dan uang ratusan ribu. Akibat kecopetan tersebut Agus serta keluarganya pun gagal berangkat. Padahal jadwal keberangkatan kala itu pukul 10.30 wib dengan pesawat Lion Air tujuan Jakarta nomor penerbangan JT 395.

“Saya kecopetan di KNIA ini, waktu mau chek in di terminal pesawat Lion Air,” ucapnya.

Diceritakan Agus, kala itu tas yang hilang itu ditentengnya, bahkan saat akan chek up masih ditentengnya. “Ku perkirakan diambil saat antrian mau Chek In. Isi di dalam dompet memang duit tunai tidak seberapa, hanya ratusan ribu. Tetapi kartu ATM, KTP istri dan anak dan surat penting lainnya di dalam dompet ikut hilang,” katanya.

Atas insiden itu, Agus sangat menyesalkan lemahnya pengamanan di Bandara KNIA. ”Masak di bandara ada copet, kacaulah negara ini. Padahal ada CCTV, polisi, satpam dan petugas lainya,” kicaunya.

Agus sempat berharap petugas melihat rekaman CCTV untuk mengetahui siapa pelaku yang mengambil tas miliknya. Hanya saja, Agus harus kecewa lantaran harus melapor ke polisi terlebih dahulu dan hal itu menurutnya memakan banyak waktu untuk kemudian menemukan pelakunya.

”Soal CCTV gampang yang penting buat laporan dulu sama petugas,” ucap Manager Duty Airprot KNIA Muhammad Syukur saat menanggapi permintaan Agus kala itu.

Disampaikan Syukur, bahwa aksi kejahatan dapat terjadi dimana saja, termasuk di bandara KNIA sendiri. Hal tersebut menurutnya, hanya perkara kesempatan.

“Yang ianya, kita kurang hati-hati. Apalagi model bandara kita ini, semua bisa masuk, otomatis para pencuri juga berkeliaran disini siapa yang tau,” terang Syukur.

“Memang kita juga tetap berusaha supaya orang-orang seperti itu hilang dari bandara. Namun namanya pencuri, kelemahan petugas pasti selau dicari untuk memuluskan aksinya. Intinya kita harus hati-hati lah,” pesannya.

Terpisah Manajer Pelayanan KNIA, Djamal Amri menanggapi sikap Duty Manajer KNIA, M. Syukur yang tal lantas memperlihatkan rekaman CCTV kepada korban. “Seharusnya Agus langsung diperbolehkan melihat CCTV sehingga dengan cepat diketahui ciri-ciri pelaku. PT AP II tidak ada tanggungjawab atas peristiwa kecopetan yang dialami Agus,” ungkapnya. (cr-1/bd)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

POLRES SIANTAR RINGKUS PELAKU KDRT NANDO GULTOM

MEDAN – Setelah dua pekan, akhirnya jajaran Polres Siantar berhasil meringkus pelaku Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRD), Mandapot Nando Gultom alias Nando Gultom yang menganiaya istrinya R boru Silalahi. Saat diringkus, pelaku sempat melawan namun tak berdaya saat kedua tangannya diborgol.

Informasi yang diperoleh di Mapolres Siantar hari ini menyebutkan, pelaku Nando Gultom ”dijemput” dari kediamannya sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (17/9). Pelaku tak berdaya saat empat petugas Reskrim Polres Siantar menggerebeknya di salah satu rumahnya di kawasan Halilintar Kecamatan Siantar Timur.

Pelaku dilaporkan sempat meronta-ronta saat hendak menghadiahi pelaku ”gelang kembar”. Namun rontaan itu tak membuat ciut nyali petugas. Tak sulit bagi petugas untuk menggiring pelaku ke kantor polisi.

Setelah diperiksa, Nando Gultom akhirnya dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Siantar.

Kapolres Siantar AKBP Lusiono yang dihubungi wartawan hari ini mengakui hal tersebut. ”Benar pelaku sudah kita tangkap. Saat ini pelaku sedang diamankan di sel,” ujar Lusiono.

Pelaku dijerat pasal 44 KUHP tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diancam pidana 15 tahun penjara.

Sekadar diketahui, aksi kekerasan yang dilakoni Nando Gultom terhadap istrinya R boru berawal Kamis (4/9) lalu. Saat itu Nando Gultom mengungkit-ungkit masa lalu istrinya. Namun setahu bagaimana tiba-tiba pelaku langsung menganiaya korban.

Dari laporannya ke Polres Siantar sesuai nomor STPL/294/IX/2014/SU/STR. KANIT II SPKT Parsaoran Nainggolan/IPDA, korban sesuai Visum Et Revertum (VER) di RSU Pematangsiantar disebukan menderita luka di mata, di bagian kepala dan leher korban diinjak-injak pelaku hingga lebam yang mengakibatkan kerongkongannya kesulitan menelan. Di tempat terpisah, Kapolres Siantar, AKBP Lusiono yang dihubungi wartawan mengaku pihaknya sedang memburu pelaku. Orang nomor satu di jajaran Polres Siantar itu berjanji akan menuntaskan kasus ini.

Kakak kandung korban, Pandapotan Silalahi kepada wartawan di Medan hari ini mengucapkan terimakasih. ”Meski sempat kecewa karena baru hari ke-14 tersangka bisa ditangkap, namun kita tetap berterimakasih kepada jajaran Reskrim Polres Siantar yang sudah meringkus pelaku. Jadi kasus ini tetap kita pantau terus mengantisipasi dugaan praktik tangkap lepas di jajaran Polres Siantar,” ujarnya.
sumber: waspada

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

JANGAN PERCAYA CALO CPNS

Pemko Sibolga Buka Penerimaan CPNS Tahun 2014

Sibolga-andalas Pemko Sibolga membuka pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2014. Bagi warga yang ingin mencoba peluang menjadi CPNS bisa mempersiapkan diri. Pendaftaran dibuka selama 10 hari ke depan, 16-26 September 2014.

Demikian disampaikan Sekda Kota Sibolga Drs Mochammad Sugeng didampingi Kabag Humas Edison Sitorus, Kamis (18/9). Dijelaskan, Pemko Sibolga membuka peluang CPNS untuk 233 orang di tiga formasi penerimaan yakni, Pendidikan, Kesehatan dan Umum.

Sugeng memastikan, seleksi penerimaan CPNS tahun ini akan berlangsung murni. Tingkat kecurangan dipastikan sangat kecil. Selain proses seleksi dilaksanakan dengan sistem CAT, seleksi dilakukan orang-orang yang ahli di bidangnya.

“Kalau ada calo mengatasnamakan wali kota atau siapa pun jangan dipercaya, itu bohong. Pemko Sibolga komit melaksanakan seleksi CPNS dengan murni. Bahkan dari hasil koordinasi dengan KemenPAN beberapa waktu lalu disebutkan kalau masih ada kecurangan, itu sudah sangat luar biasa,”tegas Sugeng.

Rincian yang diterima 2 orang untuk tenaga Guru Kelas (S1 PGSD), 3 Guru Agama Islam (S1 Pendidikan Agama Islam. 3 Guru Agama Kristen (S1 Pendidikan Agama Kristen), 2 Guru Seni Budaya Pertama (S1 Pendidikan Seni dan Budaya), 2 Guru Penjasorkes (S1 Pendidikan Jasmani/Olahraga dan Kesehatan) dan 2 Guru Akuntansi (S1 Pendidikan Akuntansi/Ekonomi).

Selanjutnya 6 Dokter umum, 8 Perawat Pertama (S1 Keperawatan/Nears), 14 Perawat pelaksana (DIII Keperawatan), 11 Bidan Pelaksana (DIII Kebidanan), 2 Apoteker Pertama (S1 Farmasi), 6 Nutrisionis Pertama (S1 Ilmu Gizi), 3 Pranata Laboratorium Kesehatan Pelaksana (DIII Analis KEsehatan/Laboratorium).

5 Penyulu Kesehatan (S1 Kesehatan masyarakat), 2 Dokter Gigi, 3 Assisten Apoteker (DIII Farmasi), 4 Perekam Medis (DIII Rekam Medis), 1 Radiografer (DIII Radiologi), 1 Medik Veternier (Dokter Hewan) dan 2 Teknisi Elektromedis (DIII ATEM).

1 Verifikator (DIII Akuntansi), 4 Auditor (S1 Akuntansi), 3 Analis Akuntabilitas Aparatur (S-1 Ekonomi Manajemen), 6 Analis Akuntabilitas Kinerja (S-1 Ekonomi Manajemen), 5 Analis Program/Perencanaan (S-1 Eknomi Manajemen), 1 Analis Pendapatan Daerah (S-1 Ekonomi Pembangunan), 1 Arsitek (S-1 Arsitektur).

4 Analis Ekonomi Kreatif (S-1 Ekonomi Pembangunan), 6 Teknik Jalan dan Jembatan (S-1 Teknik Sipil), 1 Analis Standar Mutu Bahan dan Peralatan (S-1 Teknik Mesin), 1 Teknisi Kenderaan (D-III Teknik Mesin), 4 Analis Hukum (S-1 Hukum), 3 Analis Hubungan Kelembagaan (S-1 Hukum), 11 Pranata Komputer (D-III Komputer), 5 Pengelola Sistem Informasi Kependudukan (D-III Komputer).

8 Pengelola Informasi dan Dokumentasi (D-III) Kompiter, 3 orang Analis Sistem Informasi (S-1 Komputer), 5 Pengelola Rambu-rambu Lalu Lintas Jalan (D-III Transportasi Darat/Teknik Insdustri), 4 Analis Pelaporan ( S-1 Tehnik Industri/S-1 Hukum), 1 Analis Budidaya Perikanan (S-1 Perikanan), 1 Analis Mutu Hasil Perikanan (S-1 Perikanan), 4 Analis Jabatan (S-1 Ilmu Administrasi Negara, 2 Penata Hubungan Masyarakat Pertama ( (S-1 Ilmu Komunikasi, 5 Administrasi Umum (D-III) Administrasi Perkantoran.

4 Analis Kepegawaian Pertama (S-1 Ilmu Sosial). 3 Verifikator Keuangan ( D-III Ekonomi Keuangan). 2 Teknis Mesin (D-III Teknik Otomotif), 2 Pengadministrasi Keuangan ( S-1 Administrasi Manajemen), 5 Pengelola Data Statistik (D-III Statistik), 2 Analis Keolahragaan (S-1 Olah Raga), 3 Pengadministarasi Umum ( D-III Manajemen Informatika), 4 Penata Kearsipan D-III Perpustakaan/Kearsipan), 6 Pengelola Perpustakaan (D-III Perpustakaan/Kearsipan), 1 Analis Perhubungan dan Telekomunikasi (S-1 Manajemen Informatika/Teknik Telekomunikasi, 1 Pengelola Mutasi Penduduk (S-1 Ilmu Pemerintahan/Komunikasi Hum), 1 Teknisi Peralatan Listrik dan Elektronika (D-III Teknik Elektro), 1 Analis Ketenagalistrikan (S-1 Teknik Eloktro), 1 Pemandu Wisata (S-1 Sastra Inggris).
5 Analis Pemerintahan (S-1 Ilmu Pemerintahan), 4 Pengadministrasi Umum (D-III) Semua

Jurusan,3 Satpol PP Pelaksana Pemula (SLTA), 5 Pemegang Buku (SMK Administrasi Perkantoran), 3 Notulis Rapat (SMK Administrasi Perkantoran), 4 Penata Komputer Pertama (S-1 Komputer), dan 1 Penera Pertama (S-1 Teknik Indistri).(has)
sumber : harianandalas

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KAPOLRES BERGANTI JUDI TOGEL JADI WARISAN KEPEMIMPINAN

TANEH KARO-SUMBER, Menelisik ber’akarnya judi togel di Kabupaten Karo semakin menambah serentetan tudingan miring, bahwa Polres Karo berada dibalik kegiatan haram tersebut dengan melakukan pembiaran secara sistematis dan terkordinir tidak dapat dipungkiri telah menjadi warisan kepada setiap Kapolres berikutnya sebagai “SUMBER” pemasukan walau ekonomi warga Karo semakin terpuruk.

Catatan uraian investigasi khusus kru SUMBER (sumutberita-red), sejak berakhirnya jabatan AKBP Drs. Agung Pranoto sebagai Kapolres Karo dan selanjutnya kepada AKBP Ignatius Agung Prasetyoko, SH, MH sekira bulan April 2010 lalu, maka maraknya judi togel pun seakan tidak terelakkan lagi dan mulai merambah setiap pedesaan di seluruh Kabupaten Karo.

“Sehari setelah berlangsungnya sertijab (April 2010-Red) dari yang lama kepada pak Agung Prasetyoko, kupon togel sudah mulai disebarluaskan setelah mendapat arahan dari bandar besar (BD-Red) kesetiap agen yang ada di pedesaan,” tutur narasumber mengawali perbincangan asal mula eksisnya kegiatan judi terorganisir itu kepada kru Sumut Berita baru-baru ini di Berastagi.

Disaat kepemimpinan Agung Prasetyoko kurang lebih dua tahun telah memaksa muncul kesadaran ribuan masyarakat Kabupaten Karo turun kejalan melakukan aksi unjukrasa untuk memerangi perjudian, prostitusi maupun peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan tak jua mampu menggugah hati Kapolres Karo AKBP Ig Agung Prasetyoko hingga akhir masa jabatannya kembali bergulir kepada AKBP Marcelino Sampouw, SH, SIk, MT yang sebelumnya menjabat Kabagdikla Pusdik Lantas Lemdikpol kala itu.

“Bapak Kapolres Tanah Karo, kehadiran ribuan jemaat GBKP bersama kami dihadapan bapak Kapolres saat ini murni menyuarakan pemberantasan judi, narkoba dan praktek prostitusi berkedok usaha Oukup agar segera diberantas. Apabila permintaan kami ini tidak segera ditanggapi dengan serius, apabila setelah kehadiran kami rela turun kejalanan ini masih juga kami temui kegiatan judi togel dan narkoba serta prostitusi masih marak, maka seluruh jemaat GBKP seKabupaten Karo akan kami libatkan dalam aksi demo selanjutnya untuk meminta pertanggungjawaban. Akan kami buktikan pernyataan kami ini apabila masih ditemukan jurtul dengan bebas menjajakan kupon togelnya,” tegas Ketua GBKP Klasis Kabanjahe, Pdt. Crhistopher Sinulingga sebagai peringatan kepada AKBP Marcelino Sampouw dihadapan massa GBKP waktu itu.

Sungguh ironis, aksi demo ribuan masyarakat yang menuntut pemberantasan judi, narkoba dan prostitusi langsung mendapat respon ‘positif’ disetiap kebijakan AKBP Marcelino Sampouw yang menjebloskan ratusan bahkan seribuan juru tulis (jurtul) togel dibalik jeruji. Sementara, bukan rahasia umum jika keberadaan tiga Bandar Besar (BD) judi togel yang disebut-sebut dua diantaranya merupakan anggota TNI AD dari kesatuan Yonif 125 Sim’bisa berinisial Serka R dan Korem 023/ Kawal Samudra berkedudukan di Sibolga berinisial Serma A Manurung. Sedangkan salah seorang oknum PNS Dinas Kehutanan berinisial A.U Gurning tetap nyaman dibalik layar hingga masa kepemimpinan Kapolres Karo AKBP Alberd TB Sianipar, SH, SIk disebut-sebut kepemimpinannya bakal berakhir pula pada bulan Oktober 2014 nanti.

“Kabarnya S1 (Kapolres-Red) nggak lama lagi pindah juga. Dia mengejar kenaikan pangkatnya dan menginginkan jabatan Dir. Reskrim Poldasu,” beber sejumlah sumber terpercaya dilingkungan Polres Karo kepada Sumut Berita disela-sela berlangsungnya sertijab dalam pergantian Waka Polres dan pergantian Kasatreskrim sepekan yang lalu.

Tak dapat dipungkiri sejak hadirnya judi ternyata dapat melepas dahaga segelintir oknum ditengah-tengah berlangsungnya pembodohan massal bagi warga Karo yang dilakukan pendekar hukum (Muspida Plus-Red) terhitung sejak tahun 2010 hingga saat ini. Minimnya keberhasilan AKBP Alberd TB Sianipar dalam pengungkap kasus seperti kasus 338, kasus 362 kasus 281, pasal 310, pasal 351, pasal 368 kasus pembakaran rumah orang tua wartawan dan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) selama kepemimpinannya semoga dapat menciptakan budaya malu bagi Kapolres berikutnya demi masa depan generasi muda Kabupaten Karo. (SB 05)
sumber : sumutberita

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

DITOLAK FPI JADI GUBERNUR DKI, AHOK KALEM

Jakarta – Wagub DKI Basuki T Purnama atau Ahok kalem saja menanggapi penolakan FPI atas dirinya. Ahok memilih tak berpolemik. Dia malah melontarkan pujian atas spanduk yang dipasang FPI di beberapa wilayah DKI itu. Lho!

“Biarin saja, ya baguslah,” terang Ahok di Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Ahok kemudian tak menjawab lagi. Ahok memang akan menjadi Gubernur DKI. Sesuai UU, dia menggantikan Jokowi yang menjadi presiden. Proses Ahok menjadi Gubernur ini sesuai hukum. Ahok juga mendapat pujian soal kinerjanya.

Dia dikenal bersikap tegas tak pandang bulu bila ada penyimpangan. Ahok juga dikenal suka berzakat, sodaqoh, dan infak. Dari gajinya tiap bulan dia rutin menyisihkan ke BAZIS.

Sedang FPI memasang spanduk di Jakarta, menolak Ahok karena alasan agama. Ketua FPI DKI Salim Alatas mengaku, gubernur DKI bisa siapa saja asal Islam.
sumber : detikcom

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KETUA DPRD KARO JADI ‘MAFIA’ PROYEK

*Disinyalir Imbalan Pemakzulan ‘KARO JAMBI’

TANEH KARO-SUMBER, Ketua DPRD Kab Karo, Efendy Sinukaban beserta sejumlah kroninya diduga jadi ‘mafia’ proyek APBD 2014 di Karo. Hal ini terjadi disebut-sebut sebagai imbalan keberhasilan pemakzulan mantan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur ‘Karo Jambi’ Surbakti melalui proses panjang berbagai ragam tantangan.

Sejumlah sumber di sejumlah kantor Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di lingkungan Pemkab Karo, Jumat (12/9) kepada Tim SUMBER (sumutberita-red) mengatakan, pasca suksesnya pemakzulan Kena Ukur Surbakti selaku Bupati Karo kini banyak figur-figur yang bermunculan dari gedung wakil rakyat secara vulgar menjadi hal biasa keluar masuk ruangan Dinas pengelola APBD TA 2014.

“Setelah suksesnya pemakzulan, sudah banyak berdatangan orang-orang memasuki ruangan Kepala Dinas ini. Celakanya, sejumlah oknum yang muncul didominasi para wakil rakyat (DPRD) diduga melobi proyek beralasan sebagai imbalan dana pemakzulan yang dilakukan sebelumnya. Hal inilah sedikit membuat ‘goyangnya’ metode konsep penenderan kegiatan (proyek) yang seyogianya terbuka untuk umum,” ucap Tunas Pelawi (42) di Kabanjahe.

Informasi diperoleh, sebagian oknum yang muncul membuat sikap penekanan jika permohonannya tidak dikabulkan, seperti halnya sikap yang ditunjukkan FP dan OS. Sementara konsep penenderan yang telah direncanakan sudah mulai dimatangkan dengan kajian secara riil untuk menentukan pemenang. Ini sengaja dirancang sebagai metode perdana jelang penyambutan pelantikan Presiden RI Jokowidodo dan wapres Jusuf Kalla, yang mana figur Jokowi dikenal sosok jernih dan pro rakyat.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, sejumlah paket proyek di Pemkab Karo disebut-sebut mayoritas telah di flot untuk menandai siapa yang bakal akan memenangkannya. Bahkan, disebutkan untuk jatah proyek sang ‘KETUA’ saja mencapai Rp 120 Milyar dan semuanya telah terkoordinir akibat ‘tekanan’ kepada Bupati Karo.

Hal yang paling fatal lainnya, sistem ini langsung dilakoni oknum ketua DPRD Karo Efendy Sinukaban yang diinformasikan telah menguasai paket proyek hingga puluhan milyar hanya di satu Dinas saja. Seperti di Dinas PUD Karo, sosok Ketua Dewan yang juga dikenal sebagai tokoh agama ini disebut-sebut ‘merampok’ paket proyek raksasa dan kedatangan sang ketua disetiap ruang kerja SKPD erat kaitannya sebagai upaya melobi proyek.

Seperti kehadirannya, Kamis (11/9) di ruangan Kadis PU Candra Tarigan, kedua oknum ini diduga membahas soal paket milik ketua.

Namun, setelah Ketua DPRD keluar dari ruangan, wartawan mencoba konfirmasi kepada Kadis PU. Saat perbincangan terjadi, diduga tidak sadar, secara impropisasi (spontan) Candra mengeluhkan atas paket yang telah kandas ‘dikuasai’ para pendekar pemakzulan Kena Ukur. “Namanya saja disini banyak roti, tapi untuk memotong aja pun tidak diberikan kesempatan,”ujarnya spontan terkesan defresi.

Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Ketua DPRD Kab Karo Efendy Sinukaban, Jumat (12/9) membantah bahwa dirinya bakal mendapat proyek bernilai puluhan Milyar di Dinas PUD Karo. Disinggung keberadaannya di ruang Kadis PU kemarin, dia mengaku untuk melanjuti usulan-usulan masyarayakat yang sebelumnya tertinggal.

“Saya tidak pernah mencampuri urusan pekerjaan mereka (Dinas PU-red), soal adanya tudingan miring dari orang yang tidak senang dengan saya, itu hak mereka. Sebelumnya juga saya biasa ke kantor PU, kantor Camat maupun kedinas pendidikan. Situasi seperti itu ditanggapi negatif bagi saya biasa saja, kemarin itu saya ke kantor PU melanjuti usulan-usulan masyarakat yang tertinggal dimasa bakti kami yang tidak lama lagi. Hal itu kita sampaikan langsung ke Kadis PU,” kilahnya seakan membela diri.

Amatan wartawan saat Ketua DPRD Karo, Efendy Sinukaban terendus keluar dari ruang kerja Kadis PUD Karo terlihat hanya seorang diri. Namun, Sinukaban berdalih bahwa kehadirannya disejumlah SKPD tanpa disertai anggota dewan lainnya, menurutnya sah-sah saja bagian dari pelaksanaan tugasnya selaku Ketua DPRD. (SB 05)
sumber : sumutberita

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

JADI ‘MAFIA’ TANAH, POLDASU INCAR TAMIN SUKARDI

MEDAN-SUMBER – Poldasu mengincar pengusaha besar di Sumut Tamin Sukardi terkait keterlibatannya dalam beberapa kasus tanah.

“Tamin akan dijemput paksa karena tidak mengindahkan panggilan kedua kita. Dan itu akan kita lakukan,” terang Kasubdit II Harda/Tahbang, AKBP Yusuf Safarudin kepada wartawan, Jumat(12/9) siang.

Dikatakannya, keterlibatan Tamin Sukardi semakin nyata karena para korbannya sudah datang ke Poldasu untuk melaporkannya. Dan itu sangat membantu kita untuk mendudukan kasusnya. “Jadi, Gunawan dan Tamin bekerja sama untuk memalsukan surat tanah. Mereka juga melibatkan oknum BPN Medan dan mantan Kadispenda kota Medan,” ucapnya.

Untuk mendudukan kasus ini, pihaknya juga harus hati-hati dan penuh keyakinan. Soalnya Tamin dikenal banyak relasi dan mampu mempengaruhi pejabat. Untuk itu pihaknya berkordinasi dengan pihak terkait untuk menghadirkan Tamin di Poldasu. ” Sampai sekarang Tamin masih kita panggil, dan bila tidak datang juga, akan kita jemput paksa. Kalau soal keberadaannya, dia masih di sekitar kota Medan,” tuturnya.

Masih kata Yusuf, untuk kasus Gunawan, mungkin Minggu depan pihaknya akan mengirim ke Kejaksaan. Begitu juga dengan mantan kepala BPN Medan dan pegawainya yang terlibat akan diperiksa. Saat ini pihaknya mendalami dua kasus terkait mafia tanah yang sangat besar dan itu butuh ketenangan dan pengetahuan.\]

” Ango dan Gunawan sudah dikenal orang sebagai mafia tanah dan surat. Selain itu, mereka juga licin dan mempunyai banyak relasi. Namun, kita sudah bentuk tim untuk menuntaskan kasus itu, dan, semoga berjalan lancar. Sabar ya, kedua kasus besar itu masih kita kerjakan. Seperti kasus Ango, siapa saja yang pernah dirugikan Gunawan atau Tamin Sukardi, silahkan lapor ke Polda,”pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Tanah Garapan Rakyat (TPSTGR) P. Sihole melaporkan Tamin Sukardi yang telah menyerobot tanah masyarakat yang terletak di Pasar III Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kab. Deliserdang karena tanah tersebut sebelumnya telah mendapatkan pelepasan penyelesaian Garapan Rakyat atas areal PT. Perkebunan Nusantara II (PTPN II) berdasarkan keputusan Gubernur Sumatera Utara tahun 2000.

“Kami datang ke Polda untuk melaporkan langsung kepada Dirreskrimum atau Kasubdit II Tahbang soal kejahatan Tamin Sukardi. Karena, di lahan kami sekarang sudah dibangun 500 bangunan ruko milik PT ACR yang suratnya dipalsukan olehnya,” ucap Sihole.

Seperti diberitakan, Gunawan alias Aguan(59), warga Jalan Pasar III No.1E Kelurahan Glugur Darat Kec. Medan Timur, oleh Subdit. II Harda Tahbang Dit. Reskrimum Poldasu, yang juga melibatkan nama mafia tanah, Tamin Sukardi.

Gunawan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggunaaan surat palsu atau menyuruh menempatkan keterangan palsu ke dalam suatu akte autentik atau turut serta dan membantu melakukan kejahatan.

Dan melanggar pasal 263 ayat (2) dan pasal 266 Jo pasal 55,56 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara tersebut. Poldasu juga menyita barang bukti yaitu foto copy legalisir SHM No. 414,1360, dan 864 kel. Padang Bulan Selayang I atas nama Tengku Khairul Anwar.

Kemudian foto copy SHM No.1869 Kel. Padang Bulan Selayang I atas nama Tandeanus.  Foto copy Grant Sultan No.699 tanggal 18 Sapar 1909 atas nama Imam Ahmad serta foto copy warkah pendaftaran penerbitan hak milik No.1869 kel. Padang Bulan selayang I atas nama Tandeanus dan warkah penetepan hal milik No.1869 Kel. Padang Bulan Selayang I atas nama Tandeanus. (SB 04)
sumber : sumutberita

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PEMERINTAH SIAPKAN DUA OPSI RUU PILKADA

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah menyiapkan dua opsi RUU Pilkada guna mengantisipasi pilihan terakhir dari fraksi-fraksi di DPR.

“Karena waktunya sudah sangat mendesak untuk disetujui menjadi Undang-undang,” kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan, di Jakarta, Kamis.

Menurut Djohan, Pemerintah dan Panitia Kerja RUU Pilkada DPR, sudah menjadwalkan akan membahas finalisasi RUU Pilkada, pada Senin (22/9), dan membuat keputusan tingkat pertama pada Selasa (23/9).

RUU Pilkada itu, kata dia, kemudian dibawa ke rapat paripurna pada Kamis (25/9) untuk disetujui menjadi UU; karena, Jumat (26/9) sudah hari terakhir kerja anggota DPR periode 2009-2014.

Dengan waktu sangat mendesak itu, kata dia, maka pemerintah menyiapkan dua opsi RUU Pilkada.

Pertama, opsi yang di dalamnya memuat pasal mengenai Pilkada langsung serta opsi kedua, yang di dalamnya memuat pasal mengenai Pilkada dikembalikan ke DPRD.

“Pemerintah menilai, RUU Pilkada ini harus diselesaikan dan disetujui DPR periode 2009-2014,” katanya.

Dia menambahkan, jika RUU Pilkada tidak disetujui DPR periode ini, maka akan menjadi gugur dan harus dimulai dari nol lagi oleh DPR periode berikutnya.

Padahal, RUU Pilkada ini, kata dia, sudah dibahas opemerintah dan DPR, sejak Juni 2012.

Di sisi lain, menurut Djohan, pada 2014, ada sebanyak 204 kepala daerah yang habis masa jabatannya sehingga harus diselenggarakan pilkada.

“Kalau harus melaksanakan sebanyak 204 Pilkada, sementara aturan perundangannya belum ada, lalu bagaimana?” Katanya.

Pertimbangan lainnya, kata dia, RUU Pilkada bersama UU Desa adalah turunan dari UU Pemerintah Daerah.

“Saat ini, UU Desa yang berlaku, UU Pemda sudah sudah disetujui, sehingga UU Pilkada juga harus disetujui,” katanya.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PEMANTAUAN PPGA PVMBG: LAPORAN GUNUNG SINABUNG, 17 SEPTEMBER 2014

Description
Surono Mbah Rono
Siaga G. Sinabung, 17 September 2014; Pkl. 00:00 – 06:00 WIB.

VISUAL:

Cuaca cerah-berawan, angin tenang-sedang; teramati asap putih tebal; tinggi 200 m dr puncak.

SEISMISITAS:

- 21 x gempa frekwensi rendah;
- 31 x Gempa guguran;
- Tremor menerus, Amplituda maximum: 36 mm.

KESIMPULAN:

Aktivitas kegempaan masih tinggi, Status Gunungapi Sinabung masih tetap SIAGA (level III).

Data: PVMBG.
Salam: Surono, Ka Badan Geologi, Kem. ESDM.
sumber : mediacenter

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment