TUMBEN FAHRI HAMZAH MEMUJI PRESIDEN JOKOWI?

Ninanoor – Mungkin ini efek samping dari momen keakraban dengan Presiden Jokowi pada waktu buka puasa bersama waktu itu. Bisa jadi.

Ini seorang Fahri Hamzah lho, yang memberikan kartu merah kepada pemerintahan Presiden Jokowi dan juga mengatakan bahwa dia yakin Presiden Jokowi tidak akan dapat tiket Pilpres 2019. Yang selalu menuding bahwa rezim Presiden Jokowi represif terhadap ormas, dan berpotensi melakukan tekanan pada aktivitas masyarakat melalui peraturan anti-terorisme. Yang juga menyebut bahwa pemerintahan Presiden Jokowi dan JK sudah salah langkah di awal kepemimpinannya, dan akhirnya mereka pecah dan lelah melayani efek dari sengketa yang tak ada ujung pangkalnya. Seakan-akan besok Indonesia bangkrut dan bubar. Hedeeeh…

Kalau memang kondisi Indonesia lagi hancur berantakan, kenapa ketika ada kejadian aksi bom bunuh diri di Surabaya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat malah sempat menguat, walaupun kemudian menurun lagi karena mekanisme pasar. Namun, harga-harga juga naik seperti biasanya. Para pekerja tetap ke kantor, tetap akan mendapatkan THR sesuai aturan dari pemerintah. Jalan tol sudah disiapkan untuk bisa mudik dari Jakarta langsung ke Surabaya. Yang jualan di pasar tradisional masih ramai. Silakan deh ke pasar Tanah Abang dan merasakan banyaknya manusia bagaikan semut banyaknya, sampai berjalan saja susah dan sesak.

Dengan kenyataan yang demikian, artinya bagi saya kritik Fahri Hamzah terhadap Presiden Jokowi itu mengada-ada saja. Tiba-tiba hari ini ada berita bahwa Fahri Hamzah memuji Presiden Jokowi. Nah, lho??

Dilansir jpnn.com, kata Fahri Hamzah, “Saya lihat Pak Jokowi itu mengagumkan. Setiap saya lihat orang, apapun dia, siapapun dia menakjubkan buat saya, karena master piece dari Tuhan,” di dalam sebuah diskusi evaluasi 20 Tahun Reformasi hari Minggu kemarin. Menurut Fahri Hamzah, dengan ucapan keras yang kerap dia lontarkan itu bukan berarti dia tidak suka pada Presiden Jokowi. Pernyataan itu meupakan bagian dari kritik membangun.

Menurut Fahri Hamzah, Presiden Jokowi itu diibaratkan sebagai supir dari mobil berkecepatan tinggi. “Ini kan mesinnya sudah baik tapi kalau supirnya kurang baik kita kritik terus, misalkan Ferari ini punya kecepatan 300 km per jam, tapi kalau yang nyupirin supir bajaj kan cuma sampai 80 km per jam,” ucapnya. Namun, dia tidak setuju jika kritiknya itu dianggap untuk menumbangkan kekuasaan Jokowi sebelum masa jabatannya usai. “…tidak boleh menjatuhkan presiden di tengah jalan, kalau presiden melanggar pasal-pasal impeachment seperti korupsi dan lain-lain (boleh). Tapi kalau enggak ya kita tunggu 5 tahun lagi,” pungkasnya.

Oww gitu… Seingat saya Presiden Jokowi selalu terbuka pada kritik, tentunya yang berisi solusi di dalamnya. Nggak asal menyalahkan, menuding, menuduh, dan mengkritik. Katanya Fahri Hamzah mengajak bangsa ini bersatu supaya bangkit dan maju. Nah kalau oposisi kerjanya kritik sana kritik sini namun tidak memberikan kebijakan alternatif, sementara rakyat sih maju dan bangkit karena nurutin presidennya. Jadi yang menghambat kemajuan itu presiden apa pihak oposisi ya?

Setahu saya, bukan hanya rakyat negeri ini yang memuji kepemimpinan Jokowi, bahkan rakyat, ulama dan pemimpin negara lain pun mengakui kepemimpinan Jokowi membawa kemajuan pada bangsa dan negara ini. Sampai dibuatkan patung lilinnya di Hong Kong. Sampai menjadi cover majalah internasional yang bergengsi. Sampai masuk di dalam ranking atas sejumlah 500 muslim yang paling berpengaruh di dunia.

Saya kok malah curiga ya kalau pujian dari Fahri Hamzah itu mengandung udang di balik rempeyek. Mungkin supaya dibaca dan diperhatikan oleh para pendukung Presiden Jokowi? Mungkin untuk menetralisir banyaknya kritik yang dia lontarkan, dalam arti Fahri Hamzah ingin mengatakan kepada publik bahwa dengan mengkritik berarti dia bekerja sebagai wakil rakyat yang digaji oleh uang rakyat? Bisa jadi. Lho saya dan pembaca kan rakyat, kita juga punya hak untuk mengkritik wakil kita di DPR dong. Walaupun nggak jelas Fahri ini mewakili partai yang mana dan rakyat yang mana, wong dia sudah dipecat dari PKS bukan?

Kok kata-kata saya makin lama jadi setajam silet ya? Padahal lagi bulan puasa nih, harus berprasangka baik katanya…. Cuitan Fahri Hamzah masih lebih tajam kok, walaupun kebanyakan isinya mandul.

(Sekian)

sumber: seword
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

PARAGUAY PINDAHKAN KEDUTAANNYA DARI TEL AVIV KE YERUSALEM

Paraguay membuka kedutaan baru di Yerusalem, hari Senin (21/5) dan menjadi negara ketiga mengambil langkah yang peka politik itu dalam satu pekan ini.

Presiden Paraguay Horacio Cartes, pada upacara peresmian, mengatakan bahwa pemindahan dari Tel Aviv ke Yerusalem merupakan peristiwa bersejarah dan akan memperkuat hubungan antara Paraguay dan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut baik keputusan Paraguay itu.

Pekan lalu, Amerika Serikat menjadi negara pertama yang secara resmi membuka kedutaannya di Yerusalem, memenuhi janji kampanye Presiden Donald Trump.

Guatemala memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem dua hari kemudian.

Palestina menentang dengan kuat pemindahan itu. Mereka memandang Yerusalem Timur sebagai ibukota negara Palestina di masa depan, sementara Israel memandang Yerusalem sebagai ibukotanya yang tidak terbagi. [gp]
sumber: voaindonesia
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

KANAN-KIRI OKE, MUHAIMIN NGEBET JADI CAWAPRES JOKOWI DAN PRABOWO

Jakarta – Ketum PKB Muhaimin Iskandar sudah lama menunjukkan hasrat menjadi cawapres di Pilpres 2019. Tak cuma merapat ke Joko Widodo, Cak Imin juga menawarkan diri menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Hasrat Cak Imin menjadi cawapres Jokowi sudah lama diungkapkan. Dia pun mendirikan posko ‘JOIN’ atau Jokowi-Cak Imin di berbagai wilayah.

“Kan sudah (secara resmi PKB mendukung Jokowi). Sudah-sudah. Atas nama PKB saya sendiri yang mengumumkan, kita mengumumkan mendukung Pak Jokowi berpasangan dengan Muhaimin, he-he-he…,” kata Cak Imin setelah bertemu dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di kompleks Widya Chandra III Nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/5/2018).

“Resmi saya umumkan mendukung Pak Jokowi dengan calon wakil presiden Muhaimin Iskandar,” tutur Cak Imin.

Ia mengatakan dukungan PKB kepada Jokowi tidak cuma-cuma atau tanpa syarat. Ia menegaskan syarat utamanya adalah menjadikan dirinya sebagai cawapres.

Ternyata, Cak Imin juga membuka pintu untuk Prabowo. Menurutnya, Prabowo hanya bisa menang bila menggandengnya menjadi cawapres.

“Prabowo hanya menang kalau sama saya,” kata Cak Imin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5). Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin saat ditanya soal kesempatan oposisi menang di Indonesia, layaknya kemenangan Mahathir Mohamad di Malaysia.

Kanan-kiri oke, lalu siapa yang mau menggandeng Cak Imin?(imk/tor)
sumber : detik
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

KASIHAN PALESTINA JADI TUNGGANGAN POLITIK GOLONGAN GANTI PRESIDEN

Mora Sifudan – Ada yang paham korelasi bela Palestina dengan ganti presiden? Saya gagal paham soal ini. Sebab sepengetahuanku, Presiden Jokowi lah yang dengan lantang menentang Trump memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Loh kog Jokowi yang mau diganti? Gagal paham!

“Jangan ngomong dua periode, 2019 ganti presiden betul? Takbir! Sudah cukup, FPI tinggal tunggu komando guru kita di Mekah kapan pulang. Kita buktikan sekarang, kita buktikan sekarang, kenapa? Karena konstitusi negara setiap penjajahan harus dihapuskan. Kalau Pemerintah kita tak mau ikut serta, kepada kita serahkan senjata kepada kita, serahkan senjata ke umat Islam.” (Detik)

Logikanya, mestinya mereka mendukung Jokowi dua periode karena pemimpin yang dengan tegas keputusan Gedung Putih. Seharusnya mereka mengelu-elukan Jokowi sebagai presiden yang peduli terhadap saudara sesama Muslim. Seharusnya mereka berterima kasih kepada Jokowi karena sudah berperan aktif membela Palestina.

Logika mereka ini memang terbalik. Sama seperti logika terhadap kerusuhan di Mako Brimob. 5 polisi tewas, mereka bilang rekayasa. Napi teroris membunuh dengan sadis, mereka bilang karena Ahok ada di Mako Brimob. Tidak ada korelasi, tidak masuk akal, tetapi karena kebencian ya dihubung-hubungkan saja.

Ini menunjukkan bahwa aksi 115 itu bukan aksi kepedulian terhadap Palestina. Aksi itu bukan aksi bela Palestina. Aksi bela Palestina hanya kamuflase aksi politik. Mereka hanya cari cara agar gerakan ganti presiden itu didengungkan di Monas. Sebab Monas memang tidak boleh digunakan untuk kegiatan politik praktis. Jadi jelas aksi 115 adalah aksi ganti presiden.

OKlah bisa saja dibantah bahwa itu hanya oknum saja. Tapi kalau tidak mau dibilang aksi 115 itu adalah aksi politik dengan menunggangi penderitaan Palestina, seharus dapat dihentikan siapa yang berbicara dan di suruh turun panggung. Kalau tetap diberi panggung, berarti memang direncanakan.

Yang kasihan adalah Islam itu sendiri. Mereka menunggangi Islam untuk memuluskan nafsu politik mereka. Mereka memanfaatkan sentimen agama Islam menarik perhatian, kemudian di dalamnya mereka meneriakkan ganti presiden.

Tetapi nanti kalau dikatakan agar memilah politik dengan agama, mereka berontak, berteriak pemerintah anti-Islam. Padahal secara tidak sadar mereka sedang merusak nama baik Islam di mata publik. Karena bagi mereka agama hanya kuda tunggangan meraih kekuasaan. Bagi mereka, agama adalah alat untuk menumbangkan lawan politik.

Yang kasihan Palestinanya. Penderitaan rakyat Palestina dimanfaatkan sebagai alat politik di negara yang mayoritas penduduknya beragama sama dengan mereka. Dan kalangan yang memanfaatkan mereka ada orang yang katanya paling islami dari pada warga negara beragama Islam lainnya.

Warga Palestina di sana meregang nyawa demi membela negaranya. Warga Palestina membutuhkan dukungan tulus dari berbagai pihak di belahan dunia ini agar mereka merdeka dan bebas dari tekanan Israel. Sayangnya penderitaan mereka, nyawa-nyawa yang meregang dan teriakan mereka hanya dijadikan tunggangan politik oleh golongan ganti presiden di Indonesia. Miris, menyedihkan, dan mengenaskan.

Masihkah Anda percaya terhadap orang-orang seperti itu? Itu hak Anda. Mau percaya silakan, mau tidak silakan juga. Yang penting Anda sudah diingatkan. Jangan nanti menangis menyesali bahwa Anda juga hanya dijadikan kuda tunggangan, setelah itu ditinggalkan.

Pemprov DKI dikadali kelompok ganti presiden

Aksi 115 adalah kegiatan keagamaan. Pemprov DKI tidak melarang kegiatan keagamaan. Kegiatannya memang salat subuh dan salat Jumat. Tetapi isinya politik. Sementara Monas tidak bisa digunakan untuk kegiatan politik. Maka secara tidak langsung aksi 115 sudah mengkadali Pemprov DKI.

Parahnya, dalam aksi itu ikut juga Anies, Gubernur DKI. Dia juga ada di antara kerumunan yang menunggangi kegiatan keagamaan demi nafsu politik. Tetapi jangan heran, sebab Anies sendiri menghalalkan penolakan mayat demi melenggangnya dia ke DKI. Hitung-hitung balas budi, ya Ian Nies.

Bahaya kalau sampai mereka berkuasa

Akan sangat berbahaya jika manusia-manusia yang menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan. Jangan berharap Anda akan mendapatkan pelayanan memuaskan kalau mereka berkuasa. Karena kekuasaan pun hanya dimanfaatkan untuk kepentingan diri mereka sendiri.

Tidak percaya? Lihat saja koruptor Quran, yang sampai tega menilep dana Al-Quran. Jika mereka sampai tega korupsi uang pencetakan Quran, maka tidak ada lagi yang mereka tidak tega. Jangan mereka akan berharap memikirkan Anda. Apalagi berharap memikirkan negara ini. Itu hanya mimpi di siang bolong.

Jangan menunggu setelah berkuasa, sebelum berkuasa saja mereka sudah menghalalkan segala cara. Apalagi kalau kekuasaan sudah di tangan, ya semuanya bisa digulung.

Cobalah berpikir sekali lagi. Cobalah merenungkan peristiwa-peristiwa yang terjadi selama ini. Adakah mereka melakukannya dengan sungguh-sungguh tulus? Adakah mereka berjuang demi kepentingan umum? Adakah mereka berjuang demi kepentinganmu?

Salam dari rakyat jelata
sumber: seword
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

DULU TUAN TANAH SEKARANG NENEK ZAINAB HIDUP MERANA DI GUBUK DERITA

TRIBUN-MEDAN.com,SEIRAMPAH- Zainab, nenek yang tinggal di gubuk yang nyaris rubuh di Dusun I Penjemuran Desa Silau Rakyat Kecamatan Seirampah Kabupaten Serdangbedagai disebut para tetangganya dulu adalah orang yang berada. Gubuk yang ia tinggali sekarang ini dulunya merupakan tanahnya sendiri.

Tanahnya itu ia juali begitu suaminya meninggal di tahun 1995. Saat ini hidupnya pun tampak cukup memprihatinkan.

” Dulu ini tanah dia semua ini (menunjuk sekitaran gubuk) Nenek ini asli orang kampung ini sekarang dia lah yang numpang tempat orang. Gubuk yang di tempatinya ini sudah dibagun sejak 8 tahun lalu tapi karena tidak pernah direhab ya seperti inilah kondisinya (nyaris tumbang). Dulu orang lumayan juga dia ini karena tanahnya lumayan “ujar Katimun tetangga Zainab Jum,at, (11/5/2018).

Warga mengaku sebenarnya mereka cukup kasihan dengan kondisi yang dialami nek Zainab. Ia mengaku setiap malam dan siang hari hanya sendirian di dalam gubuk reot miliknya itu.

” Memang sebenarnya masih adanya saudaranya dan pernah mau membawa dia cuma nenek ini yang memang gak mau. Kalau makan ya dari orang-orang lah, ada yang kasih sedekah sama dia. Salutnya itu nenek ini jarang lah memang sakit walaupun seperti itu keadaannya,”kata Katimun.

Nek Zainab sendiri ketika diwawancarai dulunya dirinya pernah memiliki dua orang anak. Namun kedua anaknya itu sudah meninggal dunia lama. Ia mengakui kalau sebenarnya dirinya pernah diajak untuk tinggal serumah oleh keluarganya namun ia menolak.

” Ya gak enak saja sama suami saudara saya itu. Ya biarlah saya di sini saja menumpang,”kata Zainab.

Zainab mengaku untuk kebutuhan sehari-hari memanfaatkan air parit yang ada di depan gubuknya. Selain untuk mandi ia juga memanfaatkan air parit itu untuk minum dan buang air.
sumber: medan.tribunnews.
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

EMPAT TERORIS DI BEKASI BERNIAT SERANG MAKO BRIMOB

Cikarang, Bekasi (ANTARA News) – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polda Jawa Barat menangkap empat terduga teroris di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang berniat membebaskan sejumlah rekannya di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Kamis dinihari (10/5) setelah insiden penyanderaan dan kerusuhan.

“Kelompok teroris ini kami ketahui berangkat dari Tambun dengan niat ingin membebaskan sejumlah rekannya yang sempat terlibat dalam kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemarin,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Syahrar Diantono melalui keterangan kepada wartawan, Jumat.

Penangkapan keempatnya sempat diwarnai aksi baku tembak di Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara dari sejumlah saksi mata, baku tembak tersebut berlangsung pukul 02.00 WIB di Jalan Underpass Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan.

Kejadian tersebut berlangsung tepat di RT01 RW16 depan pos polisi Pasar Tambun, Kabupaten Bekasi.

Saksi mata, Ade (50), mengatakan, penangakapan terduga teroris terjadi di Jalan Diponogoro, Tambun Selatan. “Saya mendengar ada lima kali letusan tembakan di lokasi penangkapan.”

Menurut dia, satu dari empat orang yang berhasil diamankan polisi juga diketahui menderita luka tembak di bagian kakinya.

“Ada empat orang yang ditangkap petugas kepolisian berpakaian,” katanya.

Menurut dia, lokasi penyergapan terduga teroris itu tersebar di lima titik kejadian, di antaranya Jalan Underpass dan Jalan Diponegoro.

Sementara itu, dalam keterangan pers kepada wartawan Mabes Polri mengungkap ada empat terduga teroris yang kini telah diamankan dari Tambun, Kabupaten Bekasi.

Mereka adalah AM (39), HG (41), RA (41) dan JG (30) yang seluruhnya merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tidak ada korban tewas dalam penangkapan itu, namun dua terduga teroris di antaranya mengalami luka tembak dan telah memperoleh perawatan medis di RS Bhayangkara.(Ant)
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

MANTAN KSAU TIDAK HADIRI PANGGILAN PEMERIKSAAN KPK

Jakarta (ANTARA News) – Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Agus Supriatna kembali tidak menghadiri panggilan pemeriksaan KPK dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan helikopter militer AgustaWestland (AW) 101 pada APBN 2016.

“Pihak penasihat hukum saksi menghubungi KPK dan menyampaikan bahwa surat panggilan belum diterima saksi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat.

Agus sebelumnya pernah dipanggil KPK pada 3 Januari 2018. Ia memenuhi panggilan tersbut setelah dua kali tidak hadir pemanggilan yaitu pada 27 November dan 15 Desember 2017. Namun pada 3 Januari 2018 itu, Agus keluar dari gedung KPK sekitar pukul 12.15 WIB dan mengatakan ia tak bisa sembarang memberikan pernyataan.

Agus bahkan menunjukkan buku biru yang berisi sumpah prajurit bahwa ia memegang segala rahasia tentara sekeras-sekerasnya.

“KPK memastikan telah mengirimkan surat panggilan di awal Mei 2018 ke rumah di Halim. Lokasi yang sama dengan surat sebelumnya yang pernah disampaikan,” tambah Febri.

Namun KPK masih akan memanggil Agus.

“Untuk kepentingan pemeriksaan, KPK akan memanggil kembali saksi sesuai dengan aturan KUHAP. Waktu pemanggilan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan perkara, direncanakan paling cepat minggu depan,” ungkap Febri.

KPK menetapkan Direktur PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh sebagai tersangka pada Mei 2017. PT Diratama adalah penyedia Helikopter AW-101.

Irfan sebagai Direktur PT Diratama Jaya diduga juga pengendali PT Karya Cipta Gemilang (KCP). Keduanya adalah perusahaan peserta lelang pengadaan Heli AW 101 pada April 2016.

Sebelum proses lelang dilakukan, Irfan sudah melakukan pengikatan kontrak dengan perusahaan AgustaWestland sebagai produsen helikopter angkut dengan nilai kontrak Rp514 miliar atau 39,3 juta dolar AS.

Padahal pada Juli 2016, saat penunjukan pengumuman dilanjutkan dengan pengikatan kontrak antara TNI Angkatan Udara dengan PT Diratama, nilai kontrak mencapai Rp738 miliar sehingga menyebabkan kerugian negara sekitar Rp224 miliar.

Helikopter angkut itu pun dikirim pada Februari 2017.

Selain menetapkan Irfan sebagai tersangka, POM TNI juga baru saja menetapkan kepala unit pelayanan pengadaan berinsial Kolonel KAL sebagai tersangka sehingga ada 4 orang tersangka yang berasal dari TNI.

Sebelumnya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyatakan tiga orang tersangka dari kalangan militer yaitu pejabat pembuat akta komiten Marsekal Pertama TNI Fachri Adamy yang saat ini Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara, Letkol admisitrasi BW pejabat pemegang kas dan Pelda SS selaku staf pekas yang menyalurkan dana ke pihak-pihak tertentu.

Penyidik POM TNI juga sudah memblokir rekening atas nama PT Diratama Jaya Mandiri selaku penyedia barang sebesar Rp139 miliar.

Pada 7 Juni 2017 lalu, tim gabungan POM TNI dan KPK juga sudah menyita uang sebanyak Rp7,3 miliar dari Letkol Adm BW yang diduga terkait dengan permasalahan pengadaan Helikopter AW.(Ant)
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

NAPI TERORIS TEWASKAN 4 POLISI MAKO BRIMOB PAKAI PECAHAN KACA

Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan empat dari lima anggota polisi yang menjadi korban kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok tewas dengan luka sobek akibat pecahan kaca yang digunakan tahanan teroris. Dia membantah penyebab kematian empat anggota polisi akibat disayat dengan senjata tajam.

Sebelumnya, kerusuhan Mako Brimob Kelapa dua yang terjadi pada Selasa hingga Kamis lalu mengakibatkan lima anggota polisi dan satu tahanan teroris meninggal dunia.

“Bukan menggunakan senjata tajam, tapi kaca,” ucap Setyo di Mabes Polri , Jakarta, Jumat (11/5).

Setyo mengklaim hal itu diketahui setelah korban diautopsi di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Sementara satu anggota polisi lainnya tewas akibat tembakan di kepala.

Mengenai pecahan kaca yang digunakan tahanan teroris, Setyo belum mau merinci lebih jauh.

“Ini lagi olah TKP,” ujar Setyo.

Kerusuhan di Mako Brimob mengakibatkan lima orang anggota polisi dan satu napi teroris meninggal dunia. Kerusuhan itu terjadi pada Selasa malam (8/5) hingga Kamis pagi (10/5).

Polisi mengklaim kerusuhan disebabkan oleh masalah sepele, yakni soal makanan.

Tahanan teroris sempat menguasai tiga Blok di Mako Brimob, yakni Blok A, B, dan C. Mereka juga memilki senjata api rampasan. Tahanan teroris pun sempat menyandera satu orang anggota polisi, namun bebas dengan selamat pada Rabu tengah malam (9/5). (osc)
sumber: cnnindonesia
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

MASA PENAHANAN AMAN ABDURRAHMAN DIPERPANJANG SAMPAI 4 JULI

Jakarta, CNN Indonesia — Masa penahanan terdakwa dalang serangan teror bom Thamrin dan aksi teror lainnya di Indonesia dalam rentan waktu sembilan tahun terakhir, Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, telah diperpanjang sampai 4 Juli 2018. Ini merupakan perpanjangan masa penahanan yang kedua kali bagi Aman.

“Perpanjangan tahanan pertama sampai dengan 4 Juni, tapi sudah diperpanjang kemarin itu sampai dengan 4 Juli,” kata humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur di kantornya, Jumat (11/5).

Perpanjangan masa penahanan yang kedua kepada Aman berdasarkan permintaan majelis hakim kepada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Guntur mengatakan perpanjangan tahanan yang kedua ini dilakukan karena diperkirakan sampai masa perpanjangan pertama, yakni 4 Juni, majelis hakim belum membacakan vonis untuk Aman. Untuk antisipasi, maka masa penahanan Aman diperpanjang kembali.

Menurut Guntur perpanjangan penahanan ini merupakan kesempatan terakhir untuk terdakwa Aman. Dia berharap sebelum 4 Juli, majelis hakim sudah menjatuhkan vonis terhadap Aman, yang kini mendekam di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Kalau bisa putus sebelum masa penahanan habis, paling tidak 10 hari atau 7 hari karena di situ ada masa untuk berpikir, masa tenggang waktu untuk mengajukan upaya hukum,” tuturnya.

Guntur belum mengetahui alasan pasti jaksa penuntut umum meminta penundaan sidang pembacaan tuntutan yang seharusnya digelar hari ini. Menurut dia, pengadilan hanya mengikuti jadwal sidang sebelumnya, sehingga tetap membuka persidangan meskipun jaksa akhirnya tak bisa menghadirkan terdakwa.

“Yang punya kewajiban menghadirkan terdakwa adalah penuntut umum. Entah, menurut penuntut umum apa alasannya hari ini tidak bisa dihadirkan, apa itu kendala saya dari pengadilan tidak tahu,” kata dia.

Jaksa penuntut umum sebelumnya mengatakan permintaan penundaan sidang dilakukan karena alasan teknis dan belum selesainya penyusunan surat tuntutan Aman.

Sidang selanjutnya akan kembali dibuka pada pekan depan, Jumat (18/5), dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap Aman. (wis)
sumber: cnnindonesia
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

JEJAK PROVOKATOR KERUSUHAN MAKO BRIMOB TERKAIT KASUS BOM CICENDO

TEMPO.CO, Jakarta – Kerusuhan di Rumah Tahanan Mako Brimob dipicu oleh teriakan tahanan teroris bernama Wawan Kurniawan. Saat itu, Wawan meminta titipan makan dari keluarganya.

“Wawan itu terkait dengan kasus bom Pandawa (Taman Pandawa, Cicendo, Bandung),” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI Inspektur Jenderal Setyo Wasisto pada Rabu, 9 Mei 2018, tentang sosok provokator rusuh Mako Brimob itu.

Jejak Wawan ditemukan di lingkaran Yayat Cahdiyat. Pada 27 Februari 2017, Yayat Cahdiyat alias Dani alias Abu Salam mencoba meledakkan bom panci di Taman Pandawa, Cicendo, Bandung.

Bom dirakit menggunakan bahan peledak berjenis triacetone triperoxide (TATP). Berdasarkan catatan polisi, Yayat adalah murid Aman Abdurrahman, pendiri Tauhid Wal Jihad dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Setelah peledakan di Bandung, polisi memburu rekan-rekan Yayat. Salah satunya Wawan Kurniawan alias Abu Afif, yang sudah ditahan di Rumah Tahanan Mako Brimob.

Setyo menjelaskan, polisi mengirim empat anggota tim negosiator untuk berkomunikasi dengan tahanan dalam kerusuhan Selalu lalu. Tuntutan mereka adalah bertemu dengan pentolan JAD, yakni Aman Abdurrahman. Saat itu, Aman berada dalam ruang penahanan khusus. “Mereka juga sudah bertemu” tuturnya.

Pas bentrokan terjadi di Blok C, sedang dilakukan pemeriksaan terhadap tiga anggota kelompok teroris JAD yang ditangkap saat merakit bom berjenis TATP dan berencana melakukan bom bunuh diri di beberapa kantor polisi di Bogor, Jawa Barat.

Mereka adalah M. Mulyadi, Abid Faqihuddin, dan Anang Rachman alias Abu Arumi. “Lokasi pemeriksaan Densus bersampingan dengan Blok C.”

Menurut Setyo, Wawan bukan pemimpin tahanan teroris. Ia hanya pemicu awal kerusuhan di Mako Brimob. Dia yang pertama memprovokasi kerusuhan. “Perlu pendalaman lagi kalau motif teriakan Wawan berhubungan dengan pemeriksaan tiga anggota JAD,” tuturnya.
sumber: tempo
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment