KANG EEP, BACALAH SURAT INI

Sengaja saya tulis surat terbuka ini untuk kang Eep Saifullah. Kang, saya memang tidak nonton ILC malam ini yang berjudul “Merajut Jakarta Kembali”. Tapi saya dapat beberapa poin melalui ulasan dan tayangan di youtube.

Di acara itu ada Buya Syafii Maarif yang mengingatkan kepada pasangan Anies Sandi, “Anies Sandi harus menjaga jarak dengan kelompok radikal. ISIS itu sudah masuk kesini..”

Dan kang Eep menjawab, “Dengan segala hormat kepada orang tua saya, guru saya, Pak Syafii Maarif. Rekonsiliasi harus dilakukan secara tuntas. Saya ingin katakan gubernur Jakarta harus bekerja dan berfikir dengan cara baru, dia harus menjadi Nelson Mandela yang setelah 27 tahun dipenjara menjadi Presiden di Afrika Selatan dia tidak membawa dendam ke kursi kekuasaannya.

Yang dia bawa adalah cinta kasih bahwa setiap orang berhak untuk memperoleh keadilan. Dan dengan itu dia bangun rekonsiliasi Afrika Selatan.”

Disini saya terhenyak dengan pernyataan Kang Eep yang menyamakan Anies Sandi dengan Nelson Mandela.

Maaf, kang Eep, apa itu tidak salah ??

Nelson Mandela adalah pejuang para kulit hitam di Afrika Selatan supaya mendapat hak yang sama dengan kulit putih disana. Dan sesudah 27 tahun di penjara, ia kemudian memimpin Afrika Selatan dan berkata, “Jangan ada dendam” Mandela mengajak warga kulit hitam dan putih saling memaafkan untuk tujuan lebih baik, yaitu membangun Afrika Selatan.

Bagaimana bisa disamakan dengan apa yang terjadi pada Anies Sandi? Itu sungguh tidak equil to equil, bahasa bumi datarnya.

Kang Eep yang pasti jauh lebih pintar dan lebih kaya dari saya, ternyata jauh lebih naif dari saya. Kang Eep menganggap ormas radikal yang ada di belakang Anies Sandi itu -yang akang manfaatkan untuk mendapatkan suara itu- adalah mereka yang bisa diajak untuk bicara kesatuan negara seperti apa yang diharapkan Nelson Mandela?

Tidak, kang. Coba pelajari lagi apa agenda mereka. Khilafah. Membentuk negara berdasarkan syariat Islam. Sudah paham bedanya dengan Nelson Mandela?

Kalau Nelson Mandela berbicara persatuan untuk membesarkan negara, sedangkan Anies Sandi ditunggangi mereka untuk mencapai tujuannya mendirikan khilafah, yang jauh dari negara kesatuan yang dicanangkan oleh para pahlawan kita.

Saya tidak bicara tentang warga Jakarta disini, tetapi ormas. Jangan terlalu naif, coba bicara dengan mereka dan baca agenda mereka.

Kang Eep mungkin hanya melihat dari segi market -sebagai marketing Anies Sandi- dalam pemanfaatan masjid sebagai mobilisasi. Tapi perhatikan dampaknya?

Para ormas radikal itu seperti mendapat oksigen untuk berkembang. Mereka menunjukkan taring aslinya dengan cara-cara kasar seperti tidak menshalatkan jenazah saudaranya sesama muslim, membaiat pakai golok, mencaci maki saudara sebangsa di mimbar Jumat bahkan mengusirnya dan menetapkan kafir dan munafik kepada saudara muslimnya yang berbeda pandangan politik.

Apa masih belum lihat dampak luasnya dari apa yang akang lakukan?

Para ormas radikal itu sebenarnya tidak perduli siapa yang menjadi Gubernur. Mereka hanya ingin mendapat ruang dengan menempel pada orang yang mereka anggap layak untuk ditunggangi demi tujuan yang sebenarnya.

Dan Kang Eep menganggap bahwa Anies Sandi sangat mungkin untuk menjinakkan mereka?
Bagaimana bisa Anies Sandi mengekang mereka ketika pasangan itu terikat secara suara dengan mereka? Yang terjadi, Anies Sandi takut kehilangan suara mereka ketika tidak membangun kebijakan yang membuat mereka bisa berkembang lebih besar.

Mungkin Kang Eep bicara, “Ah, itu tidak akan terjadi. Mereka bisa kok. Elu aja yang ketakutan..”
Akang sudah mempelajari Suriah yang proses awalnya seperti kita? Banyak warga Suriah menyambut baik gerakan ormas radikal di tempat-tempat ibadah dan mungkin memanfaatkannya untuk tujuan politis. Yang terjadi adalah, ormas-ormas itu semakin mendapat legitimasi untuk berkembang lebih besar.

Mereka kemudian membuat kelompok bernama Free Syirian Army dengan tujuan mendongkel pemerintahan yang sah. Kemudian kelompok FSA ini menyambut ISIS dengan tangan terbuka karena “saudara sesama muslim dan seperjuangan”.

Apa yang terjadi?

Pucuk-pucuk pimpinan FSA dipenggal oleh ISIS, karena menolak berbaiat dengan mereka. Itulah kenapa disana ada pertarungan segitiga. FSA bertarung dengan ISIS yang sama-sama memerangi Bashar Assad.

Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari sini?

Bahwa mereka itu punya ideologi sendiri dan -jelas- itu bukan Pancasila. Masak masih menutup mata terhadap apa yang terjadi dalam demo-demo mereka? Atau mata Kang Eep sudah terbutakan rupiah dan keharusan untuk menang supaya harganya semakin mahal?

Kang Eep, Anies dan Sandi seperti memelihara singa sejak kecil. Dan layaknya singa dengan naluri buas dan liar mereka, ada kemungkinan mereka akan menerkam tuannya. Singa bukan binatang ternak, kang.

Inilah yang coba diingatkan oleh Buya Syafii Maarif yang jelas lebih banyak makan asam garam dari kita.

Kang Eep bermain bola api yang panas sekali disini dan tidak sadar bahwa ini bisa membakar badan Kang Eep sendiri. Kang Eep menikmati kemenangan yang dampaknya pundi-pundi uang akan bertambah. Tapi tidakkah sadar, luka yang sudah terjadi ketika agama dipakai sebagai alat keji dalam demokrasi?

Para ormas radikal ini merasa mendapat ide bagus dan sukses dari ide pemanfaatan masjid oleh Kang Eep ini. Dan akan mereka ulangi lagi dalam skala lebih besar dibantu oleh politikus ambisius dan mafia ekonomi di negara ini. Gabungan para serigala ini pada saatnya akan saling memakan karena berbeda tujuan dan kepentingan.

Masih naif juga menganggap semua bisa diatur dan akan baik-baik saja?

Anies Sandi nantinya bukan mengandangkan singa buas itu tapi melepasnya ke keramaian. Mereka akan beranak pinak dengan ideologi Khilafahnya dan pada saat nanti sudah terlambat untuk menyadari dan mencegahnya.

Dan pada saat itu tiba, leher saya, leher kang Eep, Anies dan Sandi dan ribuan orang tak berdosa lainnya, terancam terpisah dari tubuhnya karena kita akan dianggap “tidak seiman” dengan mereka..
Terlalu besar pertaruhan ini..

Tapi tidak apa, semua sudah terjadi. Saya sedang menyeruput kopi dan mulai memikirkan sisi baiknya dengan situasi ini.

Akhirnya saya jadi tahu dimana mereka dan bagaimana cara mereka mengembangkan diri. Dengan begitu, saya punya bayangan apa dan bagaimana yang akan mereka lakukan nanti dan mulai mencari solusi..

Itulah satu sisi baik yang bisa saya ambil pelajaran dari situasi ini. Terimakasih..

Kapan-kapan kita ngopi biar saya ceritakan “gambar besarnya”. Jangan sampai nanti Kang Eep menyesal karena keluarganya ada yang mati dipenggal mereka ketika berkuasa, dan mulai teringat saat sekarang ini dengan keluhan, “Ampun, Tuhan.. Saya termasuk bagian dari orang yang memulai situasi ini”.

Dan penyesalan selalu datang terlambat, ketika Kang Eep dicegat mereka dan disembelih lehernya hanya karena mereka suka saja.

Lihat saja nanti 5 atau 10 tahun lagi ketika kita memelihara singa di kamar kita dan berfikir bahwa mereka kucing yang bisa dipeluk-peluk manja.

Ini tulisan untuk merenung bukan dalam rangka membela diri. Selamat menikmati kemenangan Kang Eep. Nikmatilah selagi masih bisa.
sumber: dennysiregar

Posted in Berita | Leave a comment

PT KAI SUMUT DATANGKAN 7 LOKOMOTIF DARI SUMSEL

Analisadaily (Medan) – Dalam rangka meningkatkan pelayanan penumpang dan pengiriman barang, PT Kereta Api Indonesia Divre 1 Sumatera Utara bakal mengoperasikan tujuh unit lokomotif CC20 yang didatangkan dari Sumatera Selatan.

“Tujuh lokomotif itu, hari ini tiba di Pelabuhan Belawan yang nantinya akan dibawa ke stasiun Medan,” kata Manager Humas PT. KAI Sumut, M. Ilud Siregar, Jumat (28/4).

Dari tujuh unit lokomotif ini, lanjut Ilud, empat unit diantaranya akan diperuntukkan bagi angkutan barang berupa hasil perkebunan CPO, BBM Pertamina, barang hantaran penumpang dan peti kemas. Tiga unit lainnya untuk kereta penumpang.

“Empat unit lokomotif akan dipergunakan untuk membawa barang relasi dari Rantau Perapat-Belawan, Sei Mengke-Belawan, Dolok Merangir-Belawan dan sisanya untuk angkutan penumpang,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, tim Unit Sarana PT KAI akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan lokomotif siap beroperasi. Pengoperasian angkutan barang guna mencapai target manajemen KAI yang mengangkut barang minimal 15.000 ton per hari dengan 28 perjalanan di 2017.

“Nantinya lokomotif dijalankan ke Dipo Lok Medan. Manajemen KAI terus meningkatkan kinerja semaksimal mungkin baik di sektor angkutan barang maupun penumpang yang sama-sama memiliki potensi besar,” ujarnya.(jw/csp)
sumber: analisadaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

AHOK: APBD SULIT DIKORUPSI, KECUALI ADA RESTU GUBERNUR

Jakarta, CNN Indonesia — Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menyebut korupsi ABPD Jakarta tidak dapat terjadi, kecuali kejahatan itu direstui kepala daerah. Ia berkata, sistem penganggaran secara elektronik (e-budgeting) yang diterapkan Pemprov DKI menyulitkan penggelapan anggaran.

Merujuk sistem e-budgeting tersebut, Basuki alias Ahok menyebut gubernur DKI memegang peran kunci untuk mengamankan maupun menyalahgunakan keuangan daerah. “Kalau kepalanya sudah lurus, bawahnya mana berani enggak lurus,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Selasa (25/4).

Mengutip Detikcom, sistem pengganggaran elektronik Pemprov DKI menggunakan kata sandi. Selain hanya dipegang segelintir pejabat tinggi Pemprov, sistem itu juga diawasi KPK dan BPK.

“Sistem e-budgeting itu jalan semua, kecuali gubernur yang melanggar atau dia menyuruh Bapedda langgar,” tutur Ahok.

Tak hanya itu, Ahok juga menyebut hubungan gubernur dan DPRD DKI vital pada pelaksanaan penganggaran secara elektronik. “APBD itu aman kalau tidak diubah-ubah, kecuali gubernur enggak berani melawan DPRD dan tidak mau (ada sistem e-budgeting),” ucapnya.

Sistem penganggaran elektronik itu, kata Ahok, diterapkan dengan penggunaan tiga kata sandi. Ahok berkata, cara itu ditempuh agar tidak ada pejabat yang dapat mengubah anggaran tanpa diketahui pejabat lainnya.

“Tidak bisa ubah sembarangan, ada kuncinya, pokoknya yang diluar template itu udah tidak bisa mengajukan. Kami sudah ada template biar enggak ada anggaran yang enggak jelas,” kata Ahok.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saifulah mengatakan, selama ini sistem e-budgeting tersebut menutup munculnya potensi tindak pidana korupsi di Pemprov. Ia berharap, gubernur baru DKI tak mengganti sistem itu.

“Ini sudah bagus, jadi seharusnya jangan ada yang mengubah lagi sistem ini. Kan ketahuan semuanya penyaluran dan penggunaan dana APBD,” kata Saifulah.

Penerapan sistem penganggaran elektronik di lingkungan Pemprov DKI diatur pada Peraturan Gubernur Nomor 145 Tahun 2013 tentang Penyusunan RAPBD/ APBDP melalui electronic budgeting. Peraturan itu diteken Joko Widodo kala masih menjabat orang nomor satu di Jakarta.(abm/abm)
sumber: cnnindonesia

Posted in Berita | Leave a comment

AHOK: SIMPANG SUSUN SEMANGGI DIRESMIKAN LEBIH CEPAT

Jakarta, CNN Indonesia — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan pembangunan jalan layang Simpang Susun Semanggi melebihi target yang direncanakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama ini.

Pada awal proyek dicanangkan, kata Ahok Pemprov DKI menargetkan jalan layang sepanjang 1.622 meter tersebut dapat dioperasikan pada Agustus 2017.

“Juli ini bisa (diresmikan). Bearti maju satu bulan,” kata Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/4).

Ahok menyatakan bangga dengan pencapaian tersebut. Ia juga mengapresiasi kinerja PT Wijaya Karya (WIKA) selaku kontraktor utama pelaksana pembangunan.

“Ya, kami bangga. Bearti kerja cepat ini pola yang baik. Swasta (PT WIKA) yang kerjakan juga bisa lebih cepat dan lebih murah,” ujarnya.

Meski belum rampung sepenuhnya, sejak dini hari tadi, jalan layang Simpang Susun Semanggi telah berhasil tersambung. Dengan ada pemasangan box grider terakhir, maka pembangunan fisik Simpang Susun Semanggi diperkirakan telah rampung hingga 75 persen.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengatakan, setelah pemasangan box grider selesai, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan sisi lainnya.

Seperti pembuatan jalur masuk dan jalur keluar (on/off ramp) menuju Simpang Susun Semanggi, pemasangan parapet (barier), pelapisan hotmix disertai rambu lalu lintas dan pencahayaan bangunan jembatan.

“Kemudian kami juga akan mengembalikan kondisi taman dan jalan yang terdampak pembangunan,” katanya.

Terkait pencahayaan bangunan jembatan, Yusmada menjelaskan pengoperasiannya bakal terintegrasi dengan smart city system. Sehingga pengaturan warna dan pola pencahayaan dapat diatur sesuai tema yang diinginkan.

“Targetnya, pertengahan Juli simpang susun ini dapat diujicoba open traffic,” katanya. (yul)
sumber: cnnindonesia

Posted in Berita | Leave a comment

PDAM TIRTANADI BANGUN SUMBER AIR BARU DI PECEREN SEMPA JAYA

KaroDaily,BERASTAGI-Lewat program CSR, PDAM Tirtanadi berencana mengelola sumber air baru di Desa Peceran, Berastagi tahun ini untuk menyuplai air bersih bagi masyarakat di kawasan itu. Langkah itu merupakan bhakti Tirtanadi bagi wilayah pelanggan yang sulit mendapatkan air bersih.

“Masyarakat Desa Sempa Jaya ( Peceren) selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Tahun ini, kita merencanakan membangun pengelolaan sumber air baru di sana,” kata Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Sumut Delviandri pada sosialisasi Penyesuaian Tarif Air PDAM Tirtanadi di Aula Kantor Kecamatan Berastagi, Selasa (26/04).

Meski di kawasan itu memiliki sumber mata air, kata Delviandri, namun letaknya berada di lembah yang rawan longsor. Selama ini, sambungnya, sumber air yang ada dari kawasan Lau Melas dengan kapasitas 50 liter perdetik.

“Setengahnya dikirim ke Kabanjahe dan 50 persen lagi ke Berastagi,” katanya.

Ia menambahkan, menara air milik PDAM Tirtanadi Sumut tidak sanggup menyuplai air ke Peceren. Ini akibat letak geografis desa itu cukup tinggi. Berbeda dengan di Kecamatan Sibolangit. Di sana airnya bisa mengalir secara gravitasi.

Dia menjelaskan, pengelolaan sumber air baru yang akan dibangun di Desa Peceren dengan kapasitas 37 liter perdetik.

“Tentu ini memerlukan biaya. Maka kami harus melakukan penyesuaian tarif air. Karena untuk menyuplai air harus menggunakan pompa listrik yang juga butuh biaya dan juga menggunakan bahan-bahan kimia seperti kapur untuk menetralkan tingkat keasaman air,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian menambahkan bahwa sosialisasi tarif air kali ini paling istimewa karena seluruh jajaran turun untuk memberikan paparan langsung di depan masyarakat pelanggan.

Dijelaskan Arif, pihaknya menyadari bahwa sampai saat ini belum bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Termasuk pelanggan yang ada di Berastagi.

“Melalui sambung rasa ini, kami meminta kritik dan saran dari masyarakat untuk segera kami benahi. Untuk itulah kami turun ke mari,” ujar Arif.

Pada kesempatan itu, PDAM Tirtanadi juga menyerahkan dana CSR kepada masyarakat Desa Sempa Jaya (Peceren) Kecamatan Berastagi. Dana CSR tersebut diserahkan oleh Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Berastagi Asnan Daulay dan diterima Kepala Desa Sempa Jaya, Meliala Purba, sebagai kompensasi penggunaan sumber air di desa itu yang nantinya akan digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat di sana. (karodaily/nanang)
sumber: karodaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

30 TAHUN JALAN PENGHUBUNG TANJUNG BARUS – TANGKIDIK – SARI MANIS TAK TERSENTUH PERBAIKAN, WARGA ANCAM TOLAK KEDATANGAN CALON ANGGOTA DPRD PERIODE DEPAN

KaroDaily,Sari Manis – Jalan penghubung Tanjung Barus – Tangkidik dan Sari Manis, Kecamatan Barus Jahe, rindu perbaikan jalan. Pasalnya, selama 30 tahun belakangan jalan tidak pernah mendapat sentuhan perbaikan.Kondisi ini telah mempengaruhi aktifitas sosial ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Sari Manis, Herman Tarigan, didampingi Sekdes Tangkidik, Ganepo Barus mengatakan dengan kerusakan jalan ini telah membuat mobilitas sehari – hari , khususnya dengan tujuan utama ke Berastagi menjadi terganggu.

“Dula saat jalan ini masih bagus, masyarakat Desa Sarimanis dan Tangkidik baik anak sekolah maupun masyarakat yang hendak berpergian ke kota Berastagi pasti melalui jalan ini, namun saat ini kami harus memutar arah dari Tiga Jumpa baru ke Berastagi, dengan selisih jarak bisa sampai 5 Km, bahkan kondisi geografis jalan jauh lebih nyaman karena jalannya lurus dan datar , demikian sebaliknya bagi masyarakat Tanjung Barus dan Barus Julu yang ingin ke Tiga Jumpa akan lebih dekat,” tambah Ganepo.

Dampak langsungnya juga sambung Ganepo, masyarakat juga mengalami kerugian ekonomi. Karena bertambahnya rute secara otomatis sewa angkutan barangpun jauh lebih mahal, karena harus memutar via Tiga Jumpa.

Sebenarnya, dengan kondisi jalan yang rusak berat itu, warga tidak tinggal diam. Hampir setiap tahun saat gelar Musrenbang di tingkat Kecamatan usulan guna perbaikan jalan tetap disampaikan. Namun hingga kini belum ada tanda tanda direalisasikan.Paling guna mengobati rasa pahit yang mereka alami, masyarakat tetap melaksanakan kegiatan gotong royong perbaikan jalan.

“Mungkin sudah puluhan surat yang kami layangkan ke instansi terkait, namun sejak saya menikah di Desa ini sampai sekarang anak saya sudah masuk perguruan tinggi jalan ini tak kunjung diperbaiki,”kesal Herman Tarigan.

Kekecewaan masyarakat tidak hanya pada pihak ekskutif, para Anggota DPRD Karo yang berasal dari Dapil Karo III juga tak luput dari sasaran keruwetan mereka.

“Hampir setiap masa kampanye calon Anggota DPRD Karo yang datang berjanji akan menggunakan kewenangannya untuk mendorong perbaikan jalan. Tapi yang ada hingga kini janji tinggal janji,”ketusnya lagi.

Saking kesalnya, warga tgas Herman sudah memikirkan untuk tidak lagi menerima calon Anggota DPRD yang akan masuk kedesa mereka.(karodaily/iwan).
sumber: karodaily

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

SIDANG 19 AL MAIDAH: MENGAPA AHOK MERASA SEPERTI NEMO?

Menyebut dirinya bagai Nemo, ikan kecil dalam film kartun ‘Finding Nemo,’ dalam pledoinya di depan Majelis Hakim, Ahok memapar latar belakangnya kepada wartawan yang mencecarnya.

“Saya kan sering terima anak-anak TK ke Balai kota terus ada anak-anak TK yang membuat pertanyaan, ‘Kok Bapak berantem sama semua orang, kok melawan arus?’ Ini anak kecil, anak TK, Saya pikir bagaimana menjelaskannya ke anak kecil. Saya langsung teringat film Finding Nemo, dicari di Youtube, diputarkan,” kisahnya.

“Saya jelaskan ke anak-anak itu: Kadang-kadang ada sekelompok orang di negeri ini memang salah arah, korupsi merajalela, anggaran dimainkan. Mau tidak mau saya mesti teriak arahnya salah. Kalau arahnya ke sana terus rakyat tidak ada pembangunan,,tambahnya.

Saat mengisahkan pertemuannya dengan anak-anak TK itu Ahok sempat ditegur Ketua Majelis Hakim, bahwa ia harus fokus.

Kepada wartawan, Ahok mengaku, karenaa melawan arus itu, dia bisa menyelamatkan anggaran.

“Lihat saja dua, tiga tahun terakhir ini, pembangunan luar biasa di Jakarta. Uang begitu hemat, semua jaminan, tunjangan dapat. Itu karena arahnya benar. Walaupun ini orangnya (para politikus) ngamuk.”

“Tapi kamu juga mesti siap. Kalau kamu terkapar yang teriak ketakutan cuman keluarga kamu, belum tentu ikan yang kamu tolong berterima kasih sama kamu. Dia bisa merasakan semua jaminan, tapi kalau ada kebencian, dia tidak akan terima kasih sama kamu. Makanya saya buat pledoi judulnya ‘Melayani walaupun difitnah’.”

Ahok pun langsung meninggalkan para wartawan, “Itu saja, aku mau balik kerja nih. Waktunya tinggal lima bulan soalnya”, katanya kepada para wartawan.
Unsur ‘Golongan’ dalam Pasal 156 tak terpenuhi

Tim pengacara bersikeras Ahok harus dibebaskan karena menurut mereka, tuntutan jaksa yang menggunakan Pasal 156 tidak berdasar.

Pasal 156 KUHP menyatakan permusuhan dan kebencian terhadap suatu golongan.

Tim kuasa hukum mempertanyakan siapa ‘golongan’ yang dimaksud.

“Dalam pidato Pak Ahok (di Kepulauan Seribu) mengutip apa yang terjadi di Bangka Belitung. Loh kok dalam dakwaan yang muncul agama Islam dan Ulama. Kapan Pak Ahok merendahkan agama Islam? Tidak pernah,” kata I Wayan Sudirta, salah satu pengacara Ahok.

“Kita sering jelaskan siapa orang yang dimaksud: elit politik. Ini kok lompat menjadi ulama?”

“Jika ulama dianggap sebagai ‘golongan’ karena Pasal 156 mewajibkan ‘terhadap suatu golongan’. Apakah ulama bisa dianggap sebagai golongan? Kalau ada golongan dan sebagian tidak setuju, berarti golongan itu tidak terpenuhi”, tambah Sudirta.

“Kalau menyebut golongan ulama, harus seluruh ulama. Ini banyak ulama NU, ulama-ulama lain, menyatakan tidak ada penistaan. Saksi kita juga ulama. Jadi tidak terpenuhi unsur golongan ini.”

“Kalau ada beberapa ulama, boleh saja. Tapi tidak boleh dengan Pasal 156. Harus menggunakan Pasal Penghinaan Pribadi.”

“Oleh karena itu Pak Ahok harus bebas”.

Putusan hakim akan dibacakan pada 9 Mei mendatang, atau dua minggu mendatang.

Tidak akan ada sidang pada Selasa depan yang semula dijadwalkan untuk pembacaan duplik dan replik, karena jaksa merasa cukup dengan tuntutan mereka.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

PATUNG YESUS DI PAPUA DALAM PROYEK RP500 MILIAR

Pemerintah Provinsi Papua berencana membangun patung Yesus di Jayapura untuk menarik wisatawan dan menunjukkan keragaman Indonesia dengan “Serambi Mekah di barat dan tanah Injil di timur.”

Patung setinggi 60 meter itu dijadwalkan akan siap pada 2020 dan bagian dari proyek senilai Rp500 miliar termasuk membangun pelabuhan dan akses dari ibu kota Jayapura ke Puncak Gunung Swajah, rencana lokasi patung Yesus, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Papua, Djuli Mambaya.

“Patung ini adalah simbol keberagaman beragama, simbol keyakinan orang Papua … dengan di ujung barat ada Serambi Mekah dan di ujung timur ada Serambi Kanaan atau Tanah Injil,” kata Djuli kepada BBC Indonesia.

Djuli mengatakan pembangunan besar ini utamanya ditujukan untuk menarik wisatawan ke pulau di ujung timur Indonesia ini.

Patung Yesus saat ini terdapat di beberapa wilayah Indonesia, termasuk di Toraja, Sulawesi Selatan dan Manado, Sulawesi Utara.

Apa kata para netizen terkait rencana ini? Berbagai pendapat melalui media sosial termasuk dari akun Eva Chatarina yang menulis melalui Facebook, “Saya Katolik, bangga kiranya jika ada dibuat Patung Yesus itu. Tp (tapi) akan lebih bijak jika dana sebesar itu digunakan utk hal2 yg (hal-hal yang) lebih manfaat utk (untuk)kesejahteraan warga di Papua.”

Komentar tak setuju juga dilontarkan Husnikamal yang menyatakan, “Saya Muslim, saya berpendapat, lebih baik untuk pendidikan anak-anak Papua dan sandang pangannya saja!”

Namun tak sedikit yang setuju termasuk akun atas nama Sulistiono Su’Ahmad yang menulis, “Saya setuju,tapi dengan dibangun patung Jesus kesejahteraan masyarakat sekitar bisa naik karena wisata.”

Patung Yesus ini dibangun dengan biaya tak sedikit karena bagian luar akan dilapisi emas, hasil tambang Freeport, kata Djuli, tanpa merinci berapa dana untuk patung itu sendiri.

Djuli mengatakan rencananya akan dibangun lift agar pengunjung dapat menikmati pemandangan Jayapura dari atas melalui bagian mata patung.

Anggota DPR Papua, Sinut Busup, dari komisi yang membidangi infrastruktur mengatakan rencana pembangunan ini sudah ada sejak tahun 2009 dan baru kali ini ditetapkan dimulainya pembangunan.

“Yang akan dibangun termasuk pelabuhan internasional agar arus untuk pariwisata bisa masuk, juga akan ada museum yang menceritakan tentang bagaimana Injil bisa masuk Papua,” kata Sinut.
sumber: bbc

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

AHOK BANJIR KIRIMAN KARANGAN BUNGA, FADLI ZON: PENCITRAAN MURAHAN

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima sekitar 1.000 karangan bunga berisi dukungan di Balai Kota. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyebutnya sebagai pencitraan murahan.

“Saya rasa masyarakat sudah tahulah. Itu bisa bukan efek positif yang didapat, tapi efek negatif, apalagi kalau ketahuan sumbernya itu-itu juga. Jadi pencitraan murahan,” kata Fadli di gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).

Fadli mengatakan karangan bunga tersebut berasal dari sumber yang sama. Hal ini juga hanya menguntungkan pemilik toko.

“Saya kira, saya dengar itu dari sumber yang sama, atau dari beberapa sumber. Yang jelas, itu menguntungkan toko bunga tersebut ya, tapi sangat disayangkan,” ucapnya.

“Itu kalau ada 1.000 karangan bunga kali Rp 1 juta, itu sudah Rp 1 miliar. Kalau Rp 700 ribu, ya Rp 700 juta. Itu kan bisa ngasih makan orang-orang yang perlu dukungan, bisa buat beasiswa, bisa buat anak yatim, dan sebagainya, daripada dibuang-buang seperti itu,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, karangan bunga berisi dukungan untuk Ahok terus berdatangan dari warga ke Balai Kota. Diperkirakan karangan bunga ini sudah mencapai angka seribu buah.

“Informasinya sekarang sekitar 1.000 karangan bunga, namun sedang didata dulu. Sama nanti ada tim, tapi informasi ke saya sudah ada 1.000 karangan bunga,” kata Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri dan Daerah DKI Mawardi saat dihubungi, Rabu (26/4).

Menurut Mawardi, pada Senin (24/4) lalu, baru ada 100 karangan bunga yang ada di Balai Kota. Dari hari ke hari, jumlahnya terus bertambah.(idh/fdn)
sumber : detik

Posted in Berita | Leave a comment

PDIP: FADLI ZON TAK PANTAS BILANG BUNGA UNTUK AHOK PENCITRAAN

Jakarta – Politikus PDIP Charles Honoris mengkritik ucapan Wakil Ketua DPR Fadli Zon soal karangan bunga untuk Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok hanya pencitraan murah semata. Fadli disebut tak pantas mengucapkan kalimat seperti itu sebagai pimpinan DPR.

“Statement Fadli Zon bahwa kiriman bunga warga Jakarta untuk Ahok-Djarot sebagai pencitraan murahan sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang pimpinan DPR,” ujar Charles dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (27/4/2017).

Dia menganggap wajar saja jika warga mengirim karangan bunga untuk Ahok. Karangan bunga itu dinilai sebagai bentuk apresiasi.

Charles juga menyinggung ucapan Fadli soal tuntutan jaksa untuk kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok. Fadli tak bisa sembarang berkata atas nama rakyat yang tak puas terhadap tuntutan itu. Justru dia menyebut masyarakat sangat ingin Fadli dicopot dari kursi pimpinan DPR.

“Masak keputusan pengadilan harus mengikuti tafsir semau-maunya Fadli Zon yang mengatasnamakan masyarakat? Pertanyaan saya lagi, masyarakat mana yang dimaksud? Saya juga bisa saja mengklaim bahwa masyarakat ingin Fadli Zon dicopot karena ngomongnya suka ngawur,” tuturnya.

Pilkada DKI sudah selesai. Charles meminta Fadli tidak lagi bersikap layaknya anak kecil.

“Pilkada DKI sudah selesai, tetapi Fadli Zon masih menunjukkan sikap kekanak-kanakan. Atau jangan-jangan Fadli Zon punya agenda lain dengan terus memojokkan Ahok dan menggoreng sentimen SARA?” ucapnya.

“Bapak-bapak politisi santun yang saya hormati, tolonglah berperilaku sebagai negarawan. Pilkada DKI sudah selesai. Sekarang waktunya fokus membangun Jakarta yang lebih baik,” ucapnya.(gbr/imk)
sumber : detik

Posted in Berita | Leave a comment