ISRAEL TEMUKAN TEROWONGAN KEDUA HIZBULLAH DI PERBATASAN

Jakarta, CNN Indonesia — Militer Israel (IDF) kembali menemukan terowongan bawah tanah yang diduga dibangun Hizbullah di perbatasan Libanon dengan negaranya.

“IDF menemukan sebuah terowongan bawah tanah baru milik Hizbullah yang melintasi perbatasan,” ucap juru bicara IDF, Jonathan Conricus, Minggu (9/12).

“Terowongan itu melewati wilayah Israel, seperti terowongan pertama yang belum beroperasi dan tidak menimbulkan ancaman segera bagi warga Israel.”
Lihat juga: Israel Minta Libanon Hancurkan Terowongan Hizbullah
Meski begitu, Conricus menolak memberi rincian terkait penemuan terbaru terowongan tersebut.

Ia juga menyebut militer belum berencana menghancurkan terowongan itu, tetapi telah menempatkan sejumlah bahan peledak sebagai antisipasi jika fasilitas itu digunakan untuk menyusup ke wilayah Israel.

Conricus juga menuturkan Israel telah mengeluarkan peringatan dalam bahasa Arab bagi para penduduk di selatan Libanon untuk menjauhi lokasi tersebut.
Lihat juga: Oposisi Sebut Netanyahu Berlebihan soal Terowongan Hizbullah
Ia mengatakan militer juga menyadari bahwa masih ada terowongan lainnya yang dibangun di perbatasan Libanon-Israel.

Meski belum mengetahui lokasi tepatnya, Israel sudah meminta pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) “mengambil tindakan memblokir pembangunan terowongan di perbatasan Libanon.”

Menanggapi penemuan terbaru militer, melalui pernyataan, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan misi pencarian dan penghancuran terowongan ini adalah “operasi awal.”

“Kami akan terus melakukan operasi ini sampai selesai,” ucap Netanyahu seperti dikutip AFP.

Temuan ini merupakan yang kedua setelah pada pekan lalu IDF berhasil menemukan terowongan serupa yang juga berlokasi di dekat perbatasan Libanon-Israel. Tel Aviv bahkan telah melakukan operasi penghacuran terhadap terowongan itu.

Pada Sabtu pekan lalu, Israel juga melepaskan tembakan ke arah tiga aktivis Hizbullah yang berada di dekat perbatasan Libanon-Israel, tepatnya Yiftah di selatan Metula. Ini menjadi penembakan pertama sejak penemuan terowongan-terowongan tersebut.

Conricus menjelaskan militer terpaksa melepaskan tembakan karena meyakini ketiga individu itu berniat melucuti sensor-sensor yang dipasang Israel untuk mengungkap terowongan-terowongan Hizbullah.
Lihat juga: Netanyahu Ajak Negara Lain Jatuhkan Sanksi untuk Hizbullah
Kantor berita resmi Libanon, NNA, melaporkan insiden penembakan itu terjadi di sebelah timur desa Mays Al-Jabal.

Israel selama ini menganggap Hizbullah sebagai organisasi militan yang beroperasi atas dukungan Iran, musuh bebuyutan negara Zionis itu di kawasan.

Hizbullah merupakan satu-satunya kelompok militan di Libanon yang tidak melucuti senjata dalam perang saudara yang melanda negara itu pada 1975-1990.

Israel-Hizbullah sempat terlibat perang pada 2006 lalu. Perang itu diakhiri oleh kesepakatan gencatan senjata yang difasilitasi PBB. (rds/has)
sumber: cnnindonesia.com
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

WAJIBKAN WARGA BERBUSANA SYARIAT ISLAM SAAT URUS ADMINISTRASI, BUPATI ACEH BARAT ‘BISA DILAPORKAN KE OMBUDSMAN’

Warga Kabupaten Aceh Barat disarankan mengadu ke Ombudsman RI jika merasa dirugikan atas instruksi bupati yang mensyaratkan mereka berpakaian sesuai syariat Islam jika ingin menggunakan pelayanan administrasi.

Ketua Komnas Perempuan, Azriana, mengatakan jaminan atas pemenuhan hak konstitusional setiap warga negara tidak boleh dibeda-bedakan.

Dengan demikian, jika ada perwakilan pemerintah yang melakukan tindakan diskriminatif, harus dihentikan.

“Kalau dilihat dari perspektif hak konstitusional dan konvensi penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan, jelas ini diskriminatif. Untuk bisa mengakses layanan publik, orang kan tidak boleh dibeda-bedakan,” ujar Azriana kepada BBC News Indonesia, Minggu (09/12).

Azriana juga mengatakan, meskipun Aceh diberikan keistimewaan dalam mengatur pemerintahannya sendiri, yakni dengan menjalankan syariat Islam, bukan berarti bisa mengatur tata berbusana masyarakatnya.

Sebab hal itu merupakan hak konstitusi seseorang yang tak boleh dibatasi oleh siapa pun.

“Cara berbusana itu kan bagian dari ekspresi dari bagaimana masyarakat meyakini agamanya. Dan regulasi tentang busana, kita sebut itu diskriminasi karena orang dibatasi hak konstitusionalnya,” jelasnya.

“Meskipun Aceh menerapkan syariat Islam, itu tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip nondiskriminasi yang ada dalam konstitusi. Kan tidak semua penduduk di Aceh beragama Islam?” kata Azriana.

Ia menyesalkan apa yang ia sebut lemahnya tanggung jawab Kementerian Dalam Negeri dalam mengawasi lahirnya peraturan daerah yang berbau agama.

Semestinya, kata dia, Kemendagri memiliki perangkat untuk menilai suatu perda apakah akan menimbulkan diskriminasi atau tidak.

“Perda-perda yang mengatur busana bukan cuma di Aceh, di daerah lain juga ada. Jadi memang harusnya perda-perda ini mendapat perhatian serius sejak dalam rancangan. Tidak tahu apakah Kemendagri ini tidak bisa mencegah atau belum memberikan perhatian,” tukasnya.

Instruksi berpakaian syariat Islam

Bupati Aceh Barat, Ramli Mansur, menginstruksikan jajaran pemerintahannya untuk tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak berpakaian sesuai dengan syariat Islam.

Layanan publik itu seperti pengurusan e-KTP, Kartu Keluarga dan berbagai keperluan administrasi lainnya.

Menurut Ramli, instruksi ini demi menegakkan syariat Islam dan mengacu pada Qanun Nomor 11 Tahun 2002 tentang Syariat Islam bidang akidah, ibadah, dan syiar Islam.

“Kalau ada pejabat atau kepala dinas yang melayani warga muslim, tapi tidak memakai busana secara Islami, dia akan saya copot dari jabatannya,” kata Ramli di Meulaboh, Jumat (7/12), seperti dilansir kantor berita Antara.

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat, Muhammad Isa, menjelaskan aturan berpakaian sesuai syariat Islam, sudah berlaku sejak lama.

Bahkan tiap-tiap kantor pemerintahan merupakan kawasan wajib berbusana Muslim. Sehingga ia mengklaim, dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, tak jadi masalah menerapkan instruksi bupati itu.

“Semua harus mengikuti aturan kita dan itu bukan hal yang sulit untuk sekadar menutup aurat. Aceh sendiri diberi keistimewaan tentang pelaksanaan syariat Islam,” ujar Muhammad Isa kepada BBC News Indonesia.

Berpakaian sesuai syariat Islam untuk perempuan, kata Muhammad Isa, harus mengenakan penutup kepala seperti jilbab dan baju yang menutup aurat, plus tidak boleh bercelana ketat.

Sementara laki-laki, harus mengenakan celana dengan ukuran di bawah lutut.

Sesuai instruksi bupati, warga yang tidak memakai busana Muslim akan ditolak untuk dilayani. Mereka, menurut Isa, akan disuruh pulang dan mengganti pakaiannya. Begitu pula dengan yang beragama non-Muslim.

“Kalau non-Muslim minimal pakai kain untuk menutup kepala dan itu bukan mengintimidasi lho. Tetap akan dilayani sesuai aturan,” imbuhnya.

“Saya kira mereka (warga non-Muslim) juga tidak akan keberatan dengan aturan yang kita berlakukan. Tidak ada masalah, persentase mereka juga kecil sekali.”

Isa juga mengklaim aturan tersebut sudah dipahami masyarakatnya dan tidak dipersoalkan.

“Sudah kewajiban seorang Muslim melaksanakan syariat Islam terutama berpakaian, mengapa harus dikomplain?” katanya.

Pandangan warga

Seorang warga Kota Meulaboh, Darmansyah, mengaku mendukung aturan yang dikeluarkan Bupati Ramli Mansur. Baginya berpakaian tertutup dan menutup aurat merupakan bagian dari pelaksanaan syariat Islam.

“Tapi pemerintah juga jangan kaku. Misalnya dia pakai celana tidak ketat dan tidak menujukkan lekuk tubuh, saya pikir tidak masalah. Kalau wajib menggunakan jubah, ya terlalu memaksakan masyarakat. Yang jelas sopan saja,” ujar Darmansyah kepada BBC News Indonesia.

Namun demikian, kata dia, pemerintah jangan hanya bisa mengatur cara berpakaian. Pemerintah harus juga bisa menjamin kesejahteraan warganya.

Sebab hal itu, menurut Darmansyah, merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang harus dilakukan. Dalam pengamatannya, Bupati Ramli Mansur belum melahirkan kebijakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat atau menekan angka kemiskinan di Aceh Barat.

“Jadi jangan terlena dengan pakaian saja. Jika tidak sejahtera, ya percuma syariat Islam. ketika masyarakat dipaksa pakaian syariat, kemiskinan menggerogotinya, bisa-bisa murtad. Ini sering terjadi di Aceh Barat beberapa tahun sebelumnya,” ungkapnya.

“Jadi pemberian hak-hak ekonomi atau sosial juga harus diperhatikan pemerintah.”

Secara geografis, Kabupaten Aceh Barat terdiri dari wilayah pesisir laut dan wilayah perairan darat. Sekitar 20% dari luas wilayahnya merupakan dataran pesisir pantai, di mana 60% masyarakatnya bekerja sebagai nelayan dan juga petani.

“Kalau pemerintah serius, semestinya pemda mencari kebijakan bagaimana membuat pendapatan petani atau nelayan besar. Jadi bertani bukan lagi dianggap pengangguran tertutup,” imbuh Darmansyah.

Hal lain yang menjadi perhatiannya, pemerintah daerah mesti bekerja keras menekan angka kemiskinan.

Dalam catatan lembaga kajian Institute for Development of Acehnese Society (IDeAS), pada tahun 2017 Aceh Barat masuk dalam enam daerah termiskin di Aceh dengan angka 20,38%.
sumber: bbc.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PEMBUNUHAN KHASHOGGI: SAUDI TOLAK PERMINTAAN EKSTRADISI TURKI

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menolak permintaan ekstradisi para terdakwa pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi yang dilayangkan Turki.

Adel al-Jubeir mengatakan, “Kami tidak akan mengekstradisi warga negara sendiri.”

Pekan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuntut ekstradisi para tersangka dan pada Rabu (05/12) pengadilan di Turki menerbitkan surat perintah penangkapan bagi mantan kepala intelijen Saudi Ahmad al-Assiri dan mantan penasihat keluarga kerajaan Saud al-Qahtani.

Adapun Arab Saudi telah mendakwa 11 orang atas kasus pembunuhan yang terjadi di Konsulat Saudi di Istanbul, Oktober lalu.

al-Jubeir mengkritisi cara Turki berbagi informasi dengan Saudi.

“Otoritas Turki tidak sepenuhnya jujur seperti yang kami harapkan,” sebut al-Jubeir, dikutip kantor berita AFP.

“Kami telah meminta pada teman-teman kami di Turki untuk berbagi dengan kami bukti-bukti yang bisa kami gunakan di pengadilan. Kami belum menerima bukti-bukti itu.”

Sebelumnya Presiden Erdogan mengatakan perintah pembunuhan Khashoggi datang dari level tertinggi pemerintahan Saudi, kendati tidak secara eksplisit menyebutkan anggota keluarga kerajaan.

Apa yang dikatakan Arab Saudi?

Saudi membantah keterlibatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam pembunuhan tersebut.

Jaksa penuntut umum Saudi mengatakan Khashoggi dibunuh di dalam konsulat dalam ‘operasi liar’ yang diperintahkan pejabat intelijen.

Khashoggi dilaporkan disuntik senyawa mematikan, setelah terlibat dalam perkelahian. Jenazahnya kemudian dimutilasi di dalam konsulat dan potongan tubuhnya diserahkan pada “kontraktor lokal” di luar gedung konsulat.

Siapa Jamal Khashoggi?

Khashoggi merupakan jurnalis kenamaan yang kerap meliput peristiwa besar, termasuk invasi Soviet ke Afghanistan dan kebangkitan Osama bin Laden.

Selama puluhan tahun, Khashoggi dekat dengan keluarga kerajaan dan kadang menjadi penasihan pemerintrahan.

Tapi ia tidak lagi menjadi favorit dan memilih mengasingkan diri ke AS tahun lalu. Dari sana, dia menulis kolom di Washington Post di mana dia mengkritik kebijakan Putra Mahkota Muhammed bin Salman.

Pembunuhan Khashoggi: ‘Bukan diperintahkan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman’

Pada kolom pertamanya, Khashoggi menulis dia takut akan ditangkap akibat pembangkangan dalam rangkaian tindakan keras yang dilakukan sang pangeran.

Di kolom terakhirnya, dia mengkritik keterlibatan Saudi dalam konflik Yaman.
Banyak pertanyaan tentang pembunuhan Khashoggi yang tidak terjawab.
sumber: bbc.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

NATAL LANSIA SAITUN BERSAMA WAKIL BUPATI KARO

B. KURNIA P.P. SIBOLANGIT — Wakil Bupati Karo (Cory S Sebayang) hadiri Perayaan Natal Lansia Saitun GBKP Tahun 2018 di Retreat Center Sukamakmur, Sibolangit [Selasa 4/12]. Perayaan natal yang dihadiri oleh para jemaat Lansia GBKP dari berbagai daerah ini mengambil tema “Kedamen simaba kemalemen ate” dengan Sub Tema “Natal enda mbaba kedamen ras kemalemen ate man Saitun si mpengasup ia jadi ulu kedamen ate i tengah-tengah kegeluhenna”.

Cory S Sebayang dalam sambutannya mengatakan, melalui perayaan natal Saitun ini kita harapkan para Lansia GBKP dapat menikmati hari tua dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan.Hal ini merupakan kewajiban kita untuk menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat orang tua, sesepuh dan para pendahulu kita.

Wakil Bupati Karo juga menambahkan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat menghargai orang tua. Dalam membangun sistem kehidupan berbangsa dan bernegara kita selalu menekankan dan mengutamakan ikatan kekeluargaan berlandaskan nilai-nilai luhur keagamaan dan budaya yang menghargai peran serta kedudukan lanjut usia dalam keluarga maupun masyarakat.

“Selamat melaksanakan perayaan Natal Saitun GBKP, semoga kita selalu mendapat perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kita masing-masing,” pesan Cory.

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Karo dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati Karo (Drs. Agustin Pandia MSi), Kadis PPPA (dr Hartawaty), Kadispora (Robert Peranginangin MSi), Kabag Humas dan protokol (Drs. Djoko Sujarwanto).
sumber: sorasirulo
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Objek Wisata Karo | Leave a comment

KAPOLDASU HADIRI ACARA ADAT KARO PEMUDA MERGA SILIMA

POSKOTASUMATERA.COM-PANCURBATU-Kapodasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH menghadiri Pesta Rakyat Pemuda Marga Silima (PMS) di jambur Karo, Pancur Batu, Jumat (30/11/2018).

Dalam pidatonya, Jenderal bintang dua tersebut kembali menyerukan agar masyarakat menjaga Sumatera Utara tetap aman, damai dan kondusif.

“Kita ini bersaudara, jangan cepat panas dan mengklaim bahwa dirinyanyalah yang paling bener. Mari kita jaga Sumut ini tetap aman dan kondusif,” kata Kapolda Sumut Irjend Pol Drs Agus Adrianto SH MH dalam kata sambutannya.

Ia juga meminta situasi kondusif bukan hanya menjelang dan usai Pilpres dan pileg 2019 tapi Sumut yang kita cintai ini harus aman, damai dan kondusif selamanya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Adrianto SH MH bersama sejumlah pejabat utama yaitu Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Dir Intelkam Kombes Pol Dedi Kusuma Bakti, Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid TIK Kombes Rina Sari Ginting dan Kapolrestabes Medan menari bersama dengan diiringi lagu biring manggisku.

Selain itu, Jenderal bintang dua tersebut bernyanyi membawakan lagu Slank dengan judul ‘Ku Tak Bisa’ yang diikuti seribuan masyarakat Pemuda Merga Silima.

Ketua Umum Pemuda Merga Silima, Mbelin S Brahmana didampingi Sekretaris Bengkel Ginting mengatakan jejak rekam Kapolda Sumut sangat terlihat di masyarakat yang dikenal sangat pro rakyat dan merakyat.

“Saya melihat Pak Kapolda ini sangat luar biasa, tau cara bersyukur dengan kembali kepada masyarakat dengan melaksanakan program kerja. Ya paling tidak untuk menjaga situasi Kamtibmas,” jelas Mbelin Brahmana.

Ia bersama masyarakat Karo lainnya sangat merasakan dampak dari program yang dijalankan Kapolda yaitu Sumatera Utara hingga saat ini aman, damai,kondusif, dan menghargai perbedaan. “PMS tanpa diminta akan membantu tugas polisi untuk menjaga Sumut dan mensukseskan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019,” ucapnya.

Sebelum acara selesai, Kapolda mencabut nomor doorprize sebuah sepeda motor yang dimenangkan oleh Franta Tarigan warga Binjai.(PS/RIADI)
sumber: poskotasumatera.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

MERASA TIDAK DIHARGAI, ADEK BUPATI LABURA TAMPAR KADES GUNUNG MELAYU

POSKOTASUMATERA.COM – LABURA – Beredar kabar, karena tidak menghargai sapaan, H Saiful Anwar Tanjung Kades Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara, ditampar oleh DP Adek Bupati Labuhanbatu Utara, Selasa (4/12/18).

Informasi tersebut beredar di grup Whatsapp para Jurnalis di Kabupaten Labura, Rabu (5/12/18).

Awak media ini pun langsung meluncur ke rumah H Saiful di Desa Gunung Melayu Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara guna kepentingan mengkorfirmasi hal tersebut.

Saat di konfirmasi mengenai kabar yang beredar, Saiful membenarkan tentang Kabar Pemukulan yang dilakukan oleh Adek Orang Nomor Satu di Kabupaten Labura ini, dengan cara menampar, namun Saiful mengatakan, telah berdamai.

Adapun pemicu, sehingga terjadi pemukulan, Katanya, tersinggung karena merasa tidak dihargai, saat DP menyapa di Hotel Grand Labura selesai menghadiri suatu acara.

“Memang saat itu aku sedang menerima telepon dari seseorang sambil berjalan menuju mobil ku”, tambah Saiful.

Namun, katanya, hal itu sudah berdamai, DP bersama Keluarga sudah datang membawa makanan untuk mengupah – upah.

Perdamaian secara kekeluargaan, baru aja selesai di antara kedua belah pihak saat Awak Media ini tiba di Rumah Kades tersebut, namun DP dan keluarga yang mendampingi sudah pulang, sehingga tidak berhasil untuk di konfirmasi.

Adapun pemukulan yang dilakukan DP, sesuai keterangan H Saiful, terjadi di Simpang Tugu Mambang Muda Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara saat Kades Gunung Melayu ini, berhenti dan turun dari Mobilnya untuk mengambil pesanan spanduk di percetakan yang ada disana.

Karena sangking asiknya menerima telpon, sampai dirinya lupa untuk menyambut sapaan DP Adik Bupati Labura. Sehingga, hal itu membuat DP kesal dan merasa kurang dihargai, lalu menampar H Saiful sang Kades Gunung Melayu tersebut.

Pemukulan yang terjadi saat itu disaksikan rekannya sesama Kades, yaitu Kades Damuli Kebun Nurakal Nainggolan.

Dan setelah menerima pemukulan, Saiful mengatakan, langsung menuju Mapolsek Kualuh Hulu hari itu juga, Selasa (4/12/18) untuk membuat laporan di dampingi beberapa Kades yang lain, yang juga hari itu bersama usai mengahadiri suatu acara di Hotel Grand Labura. Namun, gagal membuat Laporan karena PLN saat itu sedang padam.

Pantauan dari Awak Media ini, diwajah H Saiful tidak terdapat luka atau memar yang membekas, wajahnya mulus tanpa luka.(PS/BJS).
sumber: analisadaily
fb: poskotasumatera
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PEREMPUAN PENGGUNA SEPEDA MOTOR DI AS MENINGKAT

Washington (ANTARA News) – Sebuah survei nasional terbaru yang digelar Dewan Industri Sepeda Motor (Motorcycle Industry Council/MIC) Amerika Serikat (AS), mengungkap adanya peningkatan penggunaan kendaraan roda dua oleh kaum perempuan.

Dikutip dari USA Today, Minggu, studi yang diumumkan awal Desember ini mengungkap bahwa dari semua kelompok umur, sebanyak 19 persen perempuan merupakan pemilik sepeda motor.

Angka tersebut melonjak drastis dibandingkan satu dekade lalu saat kurang dari 10 persen perempuan yang memiliki sepeda motor.

Survei itu menemukan bahwa kepemilikan sepeda motor pada kaum perempuan didominasi para generasi muda.

Di kalangan milenial, 26 persen pemilik sepeda motor adalah perempuan.

Sedangkan sebesar 22 persen wanita pengguna sepeda motor lainnya datang dari generasi X, atau yang berusia 40 tahunan.

“Karena jumlah Generasi Baby Boomer (lahir tahun 1946-1964) dan pengendara sepeda motor dewasa telah menyusut dan digantikan pengendara yang baru. Kita bisa segera melihat 25 persen pemilik sepeda motor adalah perempuan,” kata Direktur komunikasi MIC, Andria Yu, dilansir USA Today.

“Kami telah melihatnya dengan mata kepala sendiri,” katanya.

MIC mengumpulkan lebih dari 2.400 orang dewasa di AS untuk survei ini.

Kendati persentase perempuan pengendara motor meningkat, penjualan sepeda motor di AS secara keseluruhan justru stagnan setelah mencapai puncaknya pada 2006.(Ant)
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

GOJEK BANTAH TURUNKAN TARIF OJEK ONLINE

Jakarta, CNN Indonesia — VP corporate affair Gojek Michael Say angkat suara soal kabar penurunan tarif ojek online yang belakangan berhembus. Michael mengatakan kabar pemberitaan itu sejatinya tidak bisa dibandingkan apple to apple.

“Karena catatan tarif Gojek yang dikutip merupakan tarif per km yang dikenakan ke konsumen dan bukan yang diterima oleh mitra,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Michale lebih jauh menjelaskan ada dua struktur tarif yang diterapkan gojek, pertama tarif yang dikenakan ke pelanggan dan tarif yang dibayarkan perusahaan ke pengemudi.

Di sisi lain, pria berkacamata ini justru mengatakan pihaknya melakukan penyesuaian tarif dengan kondisi di pasar yang dinilai mengarah ke persaingan tidak sehat.

“Penyesuaian tarif yang kami lakukan, diiringi berbagai inisiatif untuk menambah jumlah pengguna dan jumlah order bagi mitra demi memastikan keberlangsungan pendapatan para pengemudi,” imbuhnya.

Salah satu indikator yang dimaksud Michael disebut adanya migrasi pengemudi perusahaan lain ke Gojek. Alasannya disebut tak lain lantaran mereka sebelumnya merasa pendapatan dinilai rendah dan perhitungan skema tarif serta insentif tidak transparan.

Michael mengklaim sistem perhitungan tarif dan insentif Gojek dipandang lebih bisa diandalkan dan transparan.

“Data kami menunjukan sebulan terakhir ini kami menerima belasan ribu mitra baru di dalam ekosistem Gojek di Jabodetabek,” imbuhnya.

Sebelumnya beredar kabar yang mengatakan bahwa Gojek mengenai kabar perubahan tarif yang diberlakukan perusahaan terhadap pengemudi dan penumpangnya. Di sisi lain, sebagai kompetitor Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengkritik penurunan tarif yang dilakukan Gojek. (evn)
sumber: cnnindonesia.com
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

SIAPA EGIANUS KOGOYA, ‘OTAK’ SERANGAN PEKERJA PROYEK DI PAPUA

Setidaknya 19 orang (sumber lain menyebut 31 orang) menjadi korban penembakan oleh kelompok bersenjata di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Mereka adalah pekerja PT Istaka Karya yang sedang merampungkan pembangunan Jembatan Kalik Aorak dan Jembatan Kali Yigi. Aparat menuding Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya sebagai otak di balik insiden tersebut.

Pengamat Terorisme, Sidney Jones, menyebut kelompok Egianus Kogoya merupakan sempalan dari kelompok pimpinan Kelly Kwalik, komandan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kelly Kwalik tewas dalam penyergapan polisi pada 2009.

Egianus dan anak buahnya, dikenal lebih militan dan mayoritas berusia muda. Dari catatannya, Egianus pernah membuat keributan saat Pilkada serentak Juli lalu, dalam upaya mencegah pelaksanaan pemilu.

“Biasanya OPM ini terdiri dari faksi-faksi. Di Nduga, satu faksi yang berkuasa dan sempalan dari Kelly Kwalik yang dulu bergerak di Timika. Tapi orang-orang ini muda dan lebih militan,” ujar Sidney Jones kepada BBC News Indonesia.

Sidney mengharapkan Polri dan TNI menangkap Egianus Kogoya dan anak buahnya dalam keadaan hidup agar aparat bisa memperoleh informasi detail tentang jumlah anggota OPM yang tersisa, juga asal senjata yang didapat.

Ia juga berharap aparat tak serampangan dalam memburu kelompok tersebut apalagi sampai menyerang masyarakat sipil.

“Mudah-mudahan tidak ada penembakan terhadap orang sipil dan tidak ada penyiksaan terhadap orang setempat untuk mendapat informasi. Itu masalah yang terjadi di masa lalu,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Kapendam XVII Cendrawasih, Muhammad Aidi, menyebut jumlah anggota kelompok Egianus berjumlah 50 orang. Mereka, klaimnya, memiliki senjata lengkap berstandar militer.

Keberadaan kelompok OPM di Kabupaten Nduga, menurut Aidi, mulai terdesak ketika pemerintah membangun jalan Trans Papua. Sebab selama ini Pegunungan Tengah dikenal sebagai markas OPM.

“Dengan adanya jalan Trans Papua, mulai lah daerah ini terbuka dari isolasi. Terbukanya jalan, mereka (kelompok OPM) merasa terusik. Sebab otomatis TNI dan Polisi bergerak mendekati arah mereka,” ujar Muhammad Aidi.

Dari catatan Polisi, sejumlah kasus yang disebut didalangi Egianus Kogoya di antaranya:

1. Penembakan di Bandara Kenyam

Pada 25 Juni 2018, kelompok Egianus Kogoya menembaki pesawat Twin Otter Trigana Air yang saat itu disewa Brimob Polri. Pasukan Brimob ini sedang bertugas untuk mengamankan pilkada. Dua orang juga terluka akibat insiden tersebut.

2. Penyekapan guru dan tenaga medis

Pada Oktober 2018, kelompok Egianus Kogoya pernah menyekap belasan guru yang sedang bekerja di SD YPGRI 1, SMPN 1 dan tenaga medis yang bertugas di Puskesmas Mapenduma, Nduga.

3. Penembakan di jalan Trans Papua

Pada Desember 2017, pekerja Trans Papua di Kecamatan Mugi diserang kelompok Egianus Kogoya. Pekerja proyek bernama Yovicko Sondakh meninggal dan seorang aparat luka berat.

4. Penyerangan terhadap pekerja PT Istaka Karya

Pada 1-2 Desember 2018, sebanyak 25 pekerja PT Istaka Karya, kontraktor jalan Trans Papua, dibawa ke Bukit Puncak Kabo. Dengan tangan terikat, mereka ditembak. Sembilan belas orang disebut tewas. Menurut Kapendam XVII Cendrawasih, Muhammad Aidi, aparat akan menangkap hidup atau mati kelompok tersebut.

Namun demikian, jika mereka bersedia menyerahkan diri beserta senjatanya, TNI bakal menjamin keamanan mereka dan diampuni dari proses hukum.

“Jadi imbauan menyerahkan diri sudah sejak awal kami lakukan. Tidak ada yang perlu dinegosasikan. Menyerah atau berhadapan dengan moncong senjata,” ujarnya.

Dalam operasi penangkapan yang dilakukan pasukan gabungan Polri-TNI ini, klaim Aidi, pihaknya akan mematuhi hukum dan akan memperhatikan pinsip hak asasi manusia. Para anggotanya sudah diperintahkan untuk menyasar orang-orang yang membawa senjata.

“Saya pastikan, kita tidak akan melakukan tindakan yang membabi buta dengan membumihanguskan kampung di sana,” jelasnya.

“Yang kami serang adalah kombatan dan mereka itu diidentifikasi dengan membawa senjata. Jika ada orang tak membawa senjata, tidak mesti ditembak tapi ditangkap.”

Dia juga mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif penyerangan tersebut. Informasi yang menyebutkan bahwa seorang pekerja memfoto kegiatan HUT Kemerdekaan Papua sebagai penyebab insiden penyerangan ini, belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Kalau berdasarkan kesaksian JA, dia tidak tahu soal foto itu,” imbuh Aidi seraya menyebut saksi korban kini berada di markas Batalyon 756 dan tiga pekerja yang terluka dirawat di RS Wamena. Hingga saat ini, aparat masih berusaha menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban.
sumber: bbc.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

ANGGOTA DEWAN PERS: ‘KELIRU BESAR KALAU PRABOWO SEBUT MEDIA MEMANIPULASI DEMOKRASI’

Anggota Dewan Pers menyebut pernyataan calon presiden Prabowo Subianto bahwa media massa di Indonesia telah memanipulasi demokrasi sebagai “kesalahan besar”.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut karena menganggap “media tak berimbang memberitakan aksi reuni 212 di Monas”.

Anggota Dewan Pers, Hendry Ch Bangun, mengatakan Prabowo semestinya membaca dan mempelajari lagi undang-undang tentang pers.

Menurut dia, keputusan media tak menjadikan reuni 212 sebagai berita utama menunjukkan independensi sebab media harus bebas dari tekanan.

“Ketika menurunkan sebuah headline, media mempertimbangkan dengan baik visi dan misinya. Kalau dikatakan tidak independen, salah besar. Sebab kalau media menulis karena tekanan, justru tidak independen,” jelas Hendry Ch Bangun kepada BBC News Indonesia.

“Lagi pula, setiap media punya agenda masing-masing,” sambungnya.

Saat berpidato di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional, Prabowo menyampaikan “kekesalannya” karena tidak semua media meliput dan menulis reuni 212 dihadiri “11 juta orang lebih”.

Padahal baginya, aksi tersebut belum pernah terjadi dan merupakan kejadian pertama manusia berkumpul tanpa dibiayai oleh siapa pun.

“Tiap hari ada kira-kira lima hingga delapan koran dateng ke tempat saya. Saya hanya mau lihat, bohong apa lagi nih? Bohong apa lagi nih? Bohong apa lagi yang mereka cetak? Dan puncaknya adalah kemarin hari Minggu. Mereka menelanjangi diri mereka di hadapan rakyat Indonesia. Ada belasan juta mereka tidak mau melaporkan,” ujar Prabowo.

“Saya katakan, hai media-media yang kemarin tidak mau mengatakan ada belasan juta orang atau minimal berapa juta orang di situ, kau sudah tidak berhak menyandang predikat jurnalis lagi,” sambungnya.

Prabowo bahkan mengatakan tidak akan mengakui para jurnalis yang meliputnya dan menyebut wartawan sebagai “antek yang ingin menghancurkan Indonesia”.

Kepada pengunjung yang datang, ia meminta agar tak menghormati para jurnalis lagi.

Sikap ketua umum Gerindra tersebut, menurut Hendry Ch Bangun, semestinya disampaikan dengan baik, bukan dengan menuding dan menghujat.

Sebab dari pengamatannya, sejumlah media nasional berada di jalur yang benar dalam meliput pemberitaan yang berkaitan dengan pilpres.

“Media itu kan sejatinya mengedepankan kepentingan publik, tidak partisan, dan itulah yang dilakukan sekarang. Kalau ada yang dianggap partisan, biar masyarakat yang menilai,” imbuhnya.

“Sekarang bukan zamannya mengata-ngatai, lalu apa gunanya?”

Dia juga meyakini, masyarakat masih memercayai media massa di tengah kondisi maraknya berita bohong atau hoaks di media sosial.

Ini karena segala hoaks yang bertebaran di media sosial dikonfirmasi kebenarannya oleh para jurnalis.

Laporkan media ke Dewan Pers

Reuni 212 yang digelar secara terbuka di Monas pada Minggu (02/12), memunculkan perdebatan panjang tentang jumlah orang yang hadir.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan media tidak akurat karena hanya menyebut puluhan ribu.

Selain itu, pemberitaan tentang reuni 212 di beberapa media, diklaim sangat minim dan tidak proporsional. Sehingga menurutnya, wajar jika Prabowo mengkritik hal tersebut.

Gerindra mempertimbangkan untuk melaporkan persoalan ini ke Dewan Pers.

“Kalau dibilang 50.000 ya kelewatan. Sebab faktanya ada kejadian begitu besar, melibatkan demikan besarnya orang, kemudian diberitakan hanya sekian. Bahkan ada yang tidak memberitakan. Wajar dong dikritik?” ucap Habiburokhman.

Habiburokhman mengatakan pihaknya juga sedang mendata sejumlah media online yang “sengaja menyudutkan dan mencitrakan Prabowo negatif dalam pemberitaan”.

Ia mencontohkan berita mengenai Prabowo kesulitan ajukan kredit ke Bank Indonesia.

“Itu kan bahasa spontan saja. Tapi yang kami curigai, media menggorengnya seolah-olah menunjukkan Prabowo bodoh dan tidak paham bahwa BI tidak bisa mengucurkan kredit,” imbuhnya.

“Kalau orang normal, pasti tidak ada kecenderungan keinginan mem-framing. Seharusnya dipahami yang dimaksud Prabowo adalah bank-bank di Indonesia.”

Habiburokhman mengklaim kritik mantan panglima Kostrad itu adalah bagian dari menegakkan demokrasi.

Ia menampik anggapan yang menyebut capres ini meniru gaya Presiden AS Donald Trump yang berupaya mendelegitimasi media dengan begitu, publik akan lebih memercayai media sosial yang penuh hoaks.

“Kita nggak tahu Donald Trump. AS dan Indonesia jauh berbeda. Tidak mungkin meniru ke sana,” tukasnya.
Utamakan program, bukan jargon

Pakar psikologi politik dari Universitas Indonsia, Hamdi Muluk, menyebut ada kemiripan gaya kampanye Prabowo Subianto dengan Donald Trump.

Ia menilai Prabowo “selalu mencitrakan dirinya sebagai seorang nasionalistik” dan membuat slogan yang hampir serupa, yakni Make Indonesia Great Again.

Hanya saja, jargon itu tak pas dilekatkan pada kondisi Indonesia. Sebab Indonesia belum pernah mencapai posisi “hebat”.

Kalau pun ingin dibandingkan dengan era Soeharto, kata Hamdi, tidak realistis.

“Logikanya nggak nyambung. Memang kapan Indonesia great? Kecuali seperti Cina yang sekarang menguasai perekonomian dunia. Indonesia sekarang itu, justru kondisi 20 tahun lalu Cina,” imbuhnya.

Sikap sama juga ditunjukkan dengan menyebut media melakukan kebohongan dalam pidaton di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional, Rabu (05/12).

Merujuk kepada Donald Trump, ia berkali-kali menuding media menyebarkan berita miring tentang dirinya. Bahkan terminologi berita palsu atau fake news dipopulerkannya.

“Kemiripan dua orang ini memang sama. Pengamatan banyak orang, sepanjang ini polanya sama. Tapi ada beberapa hal yang menetap di Prabowo, terlepas dari fenomena Trump, retorika tentang nasionalistiknya sama. Prabowo selalu mencitrakan dirinya sangat nasionalistik,” jelas Hamdi Muluk kepada BBC News Indonesia.

Tapi menurut Hamdi Muluk, pernyataan kontroversi semacam itu tak terlalu diminati publik dan takkan berhasil meningkatkan popularitasnya.

Ia menyarankan Prabowo, agar menghadirkan program-program yang dibutuhkan masyarakat seperti bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan atau menaikkan pertumbuhan ekonomi.

“Popularitas Prabowo tuh sudah mentok. Elektabilitasnya saja terpaut 20% dari Jokowi. Jadi sebaiknya sekarang dia memunculkan narasi yang berdampak langsung ke masyarakat,” sambungnya.

Dalam survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, tingkat keterpilihan Jokowi-Maruf sebesar 52,2%, sementara Prabowo-Sandi sebesar 29,5%.

Ini karena berbagai isu dan program yang disampaikan ke publik oleh dua kubu tidak punya efek elektoral yang signifikan.

Isu seperti Tampang Boyolali misalnya, sebanyak 65,8% responden menyatakan tidak suka dengan pernyataan tersebut.

Sementara mereka yang menyatakan suka hanya sebesar 9,3%. Selain itu, pernyataan Prabowo yang mengatakan jika terpilih sebagai presiden tidak akan mengimpor juga hanya menyitaa perhatian publik sekitar 18,7% pemilih.
sumber: bbc.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment