WALKOT KENA OTT KPK, SEKDA CIMAHI MINTA PELAYANAN TETAP JALAN

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna ditangkap KPK. (www.cimahikota.go.id)

Bandung, CNN Indonesia — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan meminta pelayanan kepada masyarakat di Pemkot Cimahi tetap berjalan seperti biasa, meskipun Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna ditangkap KPK.
“Kemungkinan sudah tahu semua soal kasus ini. Tapi kita minta semua tetap menjalankan kewajibannya memberikan pelayanan pada masyarakat,” kata dia, Jumat (27/11).

KPK diketahui menangkap Ajay berkaitan dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit (RS) Bunda di Kota Cimahi, Jawa Barat. Mengenai kasus yang menjerat Ajay, Dikdik belum bisa berkomentar lebih jauh. Musababnya, ia belum mendapatkan kabar dari pihak yang bersangkutan.

“Kalau soal kasusnya, kita belum bisa berkomentar karena belum dapat informasi soal ini. Kita tunggu dulu saja,” tuturnya.

Di sisi lain, Dikdik mengaku sampai saat ini dirinya tidak bisa menghubungi ponsel Ajay maupun ajudannya. Dikdik pun mengakui belum sempat bertemu dengan Ajay sebelum terkena OTT oleh KPK.

“Hari ini saya sama sekali belum bertemu dengan beliau,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK menangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna atas kasus dugaan korupsi terkait perizinan pengembangan Rumah Sakit Bunda Cimahi.

Dalam penangkapan itu, tim KPK mengamankan uang sejumlah Rp420 juta dari kesepakatan sekitar Rp3,2 miliar.

“Dugaan Wali Kota melakukan korupsi dalam proyek pengadaan pembangunan rumah sakit di Cimahi,” ujar Ketua KPK, Firli Bahuri kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/11).

Ajay merupakan kader PDI Perjuangan yang menjabat sebagai Wali Kota Cimahi periode 2017-2022. Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Djarot Syaiful Hidayat memastikan partainya akan memberhentikan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang juga Ketua DPC PDIP Kota Cimahi dengan tidak hormat.(hyg/ain)
sumber: cnn Indonesia

Posted in Berita | Leave a comment

MARI KITA BANTU DOA IRJEN NICO AFINTA KARO KARO !!!

Sekelompok orang yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Kyai Muda Madura, telah menyatakan penolakannya yang dikarenakan bahwa Irjen NICO AFINTA KARO KARO sebagai Kapolda Jawa Timur, adalah penganut KRISTEN !

Walaupun hal penolakan itu berbau SARA, namun sebaiknya IRJEN NICO AFINTA KARO KARO tidak perlu berkecil hati !

Dan dengan hati yang tulus saya dan tim JSN beserta Gus Nuril siap untuk menjadi mediator untuk mediasi dengan Aliansi tersebut , agar penolakan tersebut tidak berlanjut !

Tapi, kita juga berharap agar tim Polda Jatim bisa bernegosiasi dengan Aliansi tersebut, tanpa melibatkan pihak-pihak luar !

Terimakasih atas dukungan terhadap saudara kita Irjen NICO AFINTA KARO KARO !!

Telah Karo-Karo Purba & fb

Posted in Berita | Leave a comment

DIANCAM FADLI ZON, JAWABAN PANGDAM JAYA KALEM TELAK NUAMPOL!

Ninanoor – Jika langkah seorang pemimpin lembaga/instansi berbuah ratusan karangan bunga dari masyarakat sebagai lambang apresiasi, dan disertai namanya naik di media sosial karena banyaknya ucapan terima kasih dari netizen, artinya apa? Artinya yang dia lakukan itu memang sudah benar, sesuai dengan tatanan moral dan akhlak yang umum berlaku. Sesuai dengan aspirasi rakyat. Artinya, jika ada yang justru mengecam langkah itu dan minoritas (dan nggak dapet ratusan karangan bunga), maka sudah jelas bahwa yang mereka lakukan lebih bersifat politis ketimbang berdasarkan moral/akhlak yang umum. Betul?

Nah, ini lah kekontrasan antara Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman dan Fadli Zon, anggota DPR yang ngakunya sebagai “jubir rakyat”. Sementara Mayjen Dudung bertindak sesuai aspirasi rakyat, tanpa koar-koar menyebut dirinya sebagai “jubir rakyat”. Fadli Zon malah bertindak di luar dari kehendak rakyat. Malah membela kepentingan FPI/Rizieq Shihab imam besar FPI. Lihat saja kelakuan Fadli Zon sesudah kepulangan Rizieq. Rizieq yang tidak mau mentaati aturan karantian 14 hari, malah disambangi oleh Fadli Zon di rumahnya. Ini wakil rakyat kok malah membiarkan pelanggaran aturan protokol kesehatan. Bukannya menegur, malah meng-endorse!

Sebagai politisi, Fadli Zon pasti paham bahwa situasi kritis sedang menimpa Rizieq Shihab, ketika balihonya dicopot bahkan dirobek-robek oleh TNI. Bahkan Pangdam Jaya menyebut soal pembubaran FPI. Pernyataan Mayjen Dudung ini mendapat sorak sorai publik, menjadikan dirinya dielu-elukan publik. Dibanjiri ucapan terima kasih dan dukungan secara online maupun offline dengan ratusan karangan bunga. Rizieq pun tenggelam dan tak berkutik. Oleh sebab itu, entah apa urusannya Fadli Zon di balik layar, dia pun tampil ke depan mengecam langkah Mayjen Dudung. Menyebutnya sudah melanggar tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TNI. “Juga sudah offside ini Pangdam. Sudah melanggar tupoksi dan kewenangan. Sebaiknya Pangdam ini dicopot saja,” kata Fadli pada media Sumber.

Mendengar kecaman Fadli Zon ini, Mayjen Dudung menyikapinya dengan santuy dan kalem saja. Dan membalasnya dengan 2 gebrakan yang telak dan nuampol ke Fadli Zon. Disangka takut gitu sama Fadli Zon, emang Fadli Zon ini siapa? Kekuatan rakyat jauh lebih besar! Pertama, ini yang dikatakan oleh Mayjen Dudung : “Nah kritikan itu paling sedikit, yang dukungnya banyak, dukungnya lebih banyak. Yang mengkritik itu tidak tahu perjalanannya, ceritanya, bagaimana penurunan baliho” Sumber. Ini bukan basa basi atau tata kata semata. Buktinya, lihat saja ratusan karangan bunga dan reaksi publik di media sosial. Publik yang bukan buzzer ya, Fadli Zon tahu kok bedanya hahaha… Tindakan pencopotan baliho oleh TNI ini langsung membungkam FPI. Walaupun mereka berusaha masih eksis, masih memberi pernyataan di media. Namun, apa lah artinya? Tidak seberisik sebelumnya. Tidak pula segarang dulu. Mereka kaget, syok dan bingung. Semua karena Mayjen Dudung hehehe…

Kedua, menanggapi ancaman pencopotan dirinya oleh Fadli Zon, Mayjen Dudung sama sekali tidak terpancing emosinya. Tidak ngegas juga membalas. Malah memberikan jawaban yang kalem tapi menusuk. “Dulunya (saya) tukang koran. Jadi kalau saya jadi Pangdam (sudah) bersyukur banget dan Bapak saya cuma PNS. Jadi misalnya dicopot gara-gara ini, copot lah, saya nggak pernah takut, benar saya nggak takut,” ujar Mayjen Dudung kepada media. Dia pun menceritakan masa ketika dia masih di SMA, yang sederhana dan harus bekerja keras. Dia sudah terbiasa berjualan koran dan jualan makanan ke mana-mana, sambil tetap bersekolah. Lengkapnya bisa dibaca di Sumber.

Kalau ada pejabat yang bilang begitu, “saya nggak takut dicopot”, biasanya yang koar-koar ngancem mau nyopot malah jadi bingung. Apalagi si pejabat ini mendapat dukungan publik. Dipuji publik, dielu-elukan publik dan memang pantas menerima apresiasi begitu besar. Ketika dia diancam akan dicopot oleh seseorang yang katanya adalah wakil rakyat (namun nyatanya lebih mewakili kepentingan kelompok tertentu), dia bukannya gentar dan mundur atau mengaku khilaf kayak biasanya kadrun sesudah dicyduk. Dia malah nantang balik, hayuk silakan kalau situ mau copot saya, saya nggak takut, saya siap. Saya yakin, yang ngancem mau nyopot itu akan mundur pelan-pelan takut ketahuan.

Dan kata-kata Mayjen Dudung yang ditujukan ke FPI waktu itu pun, jadi berlaku juga buat Fadli Zon. “Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu. Jangan coba-coba pokoknya,” tegas Mayjen Dudung Sumber. Yup, Fadli Zon jangan seenaknya sendiri, seakan-akan paling benar. Padahal kenyataannya sudah jelas, membela pihak yang melanggar aturan. Seakan Mayjen Dudung nuampol mulut Fadli Zon dengan tanah lumpur eh sadis ya? Seakan Mayjen Dudung menyuruh Fadli Zon push up 100 kali dan lari keliling lapangan 20 kali. Nahhh, cucok ya hahaha…. Bravo Pangdam Jaya, bravo TNI! Kami bersamamu! Selalu dari kura-kura.

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

EDHI PRABOWO SUDAH DITERANGKAKAN, KASUS RIZIEQ SHIHAB JANGAN DILUPAKAN!!!

Oleh:
Rudi S Kamri

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhi Prabowo dan kroni-kroninya telah sukses dibenamkan ke sel tahanan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk setidaknya 20 hari ke depan. Kini kita tinggal menunggu keberanian KPK menelisik lebih jauh, adakah aliran dana haram suap ekspor baby lobster alias benur tersebut ke Partai Gerindra dan keterlibatan pejabat negara atau politisi lainnya.

Tapi yang lebih penting dari itu hebohnya kasus Edhi Prabowo ini jangan sampai digunakan sebagai pengalihan isu atau fokus perhatian kita pada kasus yang lebih heboh lagi yaitu kasus potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Rizieq Shihab yang sampai sekarang belum ada kejelasan.

Mengapa saya perlu mengingatkan hal ini karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia terlalu mudah perhatiannya dialihkan pada kasus baru yang lebih seru. Kita sibuk bergunjing membicarakan kasus baru dan begitu mudah melupakan kasus sebelumnya yang belum tuntas penyelesaiannya.

Potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Rizieq Shihab seperti pelecehan institusi kepresidenan, pelanggaran UU Karantina Kesehatan, penghinaan kepada institusi TNI, pelecehan kepada institusi Polri, ajakan untuk melakukan revolusi dan ancaman pemenggalan kepala sampai detik ini belum ada titik terang pengusutan dari aparat kepolisian. Akankah semua dilakukan pembiaran? Lalu atas dasar dan pertimbangan apa seorang warga negara yang bebas melakukan ujaran kebencian dan mengancam keselamatan masyarakat dibiarkan begitu saja?

Sebagai pemegang saham utama di negeri ini, kita rakyat tidak boleh diam saja. Jangan sampai negara seolah takluk dipermainkan oleh seseorang atau ormas tertentu. Jangan pernah kita biarkan aparat negara tidak melakukan tugasnya sesuai dengan amanat yang kita berikan. Mereka, pejabat negara siapapun dia mulai dari Presiden dan aparat di bawahnya mendapatkan gaji tinggi dan menikmati kemewahan fasilitas negara, semua biaya itu berasal dari uang rakyat yang kita percayakan untuk dikelola negara. Dus artinya kita punya hak untuk menuntut mereka bekerja dengan seharusnya. Jangan kita biarkan mereka melakukan tebang pilih kasus hukum dan diskriminasi perlakuan.

Kita harus menuntut negara dalam hal ini aparat kepolisian untuk mengusut dengan serius potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Rizieq Shihab. Jangan pula kita hanya terlena dengan tindakan heroik Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman mencopot baliho yang mengotori ruang publik Jakarta dan sekitarnya. Pencopotan baliho adalah keberanian yang harus kita berikan apresiasi tapi tidak cukup hanya berhenti di titik itu.

Sebagai masyarakat sipil kita berhak tahu, bagaimana dengan kelanjutan potensi pidana yang dilakukan Rizieq Shihab. Bagaimana tindak lanjut pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Lalu bagaimana kabarnya pemeriksaan anak dan menantu Rizieq Shihab yang kabarnya sampai saat ini mengabaikan panggilan dari Polri.

Jujur sejatinya saya mengharapkan negara hadir menjawab semua pertanyaan publik yang menggantung di awang-awang. Termasuk seharusnya negara menelisik lebih jauh siapa yang sebenarnya menjadi bandar yang membiayai kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Negara seharusnya melayani pertanyaan masyarakat, bukan terkesan melakukan pembiaran dan membuat pengalihan isu.

Kalau negara membiarkan awan hitam menggelantung di langit Jakarta, jangan salahkan rakyat membangun spekulasi penuh warna untuk menjawab rasa penasaran kita. Jangan-jangan uang rakyat atau mungkin uang hasil mengenthit anggaran APBD Jakarta yang digunakan untuk membiayai kepulangan Rizieq Shihab. Teori “jangan-jangan” ini akan tetap berkembang liar kalau negara tetap saja tidak bertindak dan melakukan pembiaran. Spekulasi “jangan-jangan” jangan disalahkan kalau tindakan aparat keamanan dirasakan mengusik rasa keadilan.

Rakyat menunggu Negara hadir kembali, Bapak Presiden!!!

*Salam SATU Indonesia*
26112020

Posted in Berita | Leave a comment

JK TERPAKSA ‘MENYERANG JAWA” DI USIA SUDAH SENJA?

Cak Antona – Sejak masa Orde Baru hingga detik ini, JK selalu berada di lingkar pemerintahan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui orang-orang dekatnya. Itulah yang bisa dilihat secara kasat mata jika kita mau menelusuri rekam jejaknya sejak jadi DPRD Sekber Golkar sejak tahun 1965-1968 hingga menjadi MPR dari tahun 1982-1999 di masa orde baru. Dilanjutkan menjadi menteri era Gusdur meskipun dipecat, lalu diangkat lagi di era Megawati hinga menjadi wapresnya SBY dan diteruskan menjadi wapresnya Jokowi di priode pertama.

Melihat pengalaman JK yang selalu bisa hidup di tengah lingkar penguasa hingga detik ini, hal ini sudah cukup menjadi dasar asumsi bahwa JK adalah politikus yang bisa dikatakan tidak memiliki idealisme dalam berpolitik. Secara otomatis tak terlihat adanya target berarti untuk politik kebangsaan dan berfokus pada rakyat. Kesimpulan yang bisa diambil dari rekam jejaknya, justru memberi kesan bahwa JK berbisnis dalam kekuasaan.

JK sudah menjadi wapres sebanyak dua kali. Sudah semestinya seorang JK bisa menikmati hari tua dengan tenang tanpa hiruk pikuk perpolitikan seperti almarhum BJ Habibie. Sulitnya JK jauh dari lingkar kekuasaan membuat persepsi, dia adalah pengusaha rente yang sangat tergantung dengan kebijakan pemerintah. Atau paling tidak akan menimbulkan persepsi bahwa ada hal-hal yang akan terbongkar jika JK jauh dari kekuasaan.

Jika berbicara tentang sesuatu yang terbongkar, maka kita pun akan diarahkan pada kasus korupsi sebesar 37 triliun dimana terdakwanya bernyanyi dengan menyebut nama JK. Ketika itu, mantan Kepala BP Migas Raden Priyono korupsi Rp 37 triliun dalam kasus PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI) melalui kuasa hukumnya mengatakan bahwa dia hanya menjalankan perintah JK yang ketika itu menjabat sebagai wapresnya SBY. Saat itu awal mulanya adalah ketika Raden Priyono rapat di Istana Wapres pada tanggal 21 Mei 2008. Agenda Pengembangan Pusat Industri Petrokimia Tuban, dengan tujuan adalah khusus tentang pemanfaatan kapasitas produksi dan optimalisasi peran TPPI dalam penyediaan suplai BBM untuk kawasan Jawa Timur.

Begitu banyak asumsi mengapa JK belum bisa tenang dan jauh dari kekuasaan meskipun dia sudah mentok tak bisa maju di pilpres. Akhirnya asumsi itu pun membawa kita pada benang merah, mengapa JK begitu menggebu merekomendasikan Anies di pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017 lalu. Dia diyakini oleh publik untuk mengamankan diri JK hingga akhir menutup mata jika bisa berkuasa melalui pilpres 2024 mendatang.

JK sudah cukup matang dalam pertarungan politik. JK selalu bisa membaca peluang berkat jaringan yang ada di berbagai lini. Meskipun begitu, ada satu hal yang belum dia kalahkan yaitu sejarah yang menorehkan tinta bahwa hampir semua yang menjabat Presiden adalah orang yang berasal atau berdarah Jawa. Memang ada BJ Habibie yang bukan berasal dari Jawa, tetapi itu pun karena Soeharto lengser dan beliaulah yang akhirnya didapuk menjadi Presiden.

JK pun pernah mengatakan bahwa butuh 100 tahun lagi Indonesia bisa menerima pemimpin dari luar Jawa.Karena Anies adalah anak didik jika tidak boleh dibilang boneka JK, maka sudah otomatis Anies pun mempersiapkan diri untuk menghadapi masalah itu. Oleh sebab itu, menjadi tak heran kalau Anies yang berbau keturunan Timur Tengah memframing diri sebagai orang pribumi dan bahkan membuat pernyataan bahwa dirinya Jawa tulen.

‘Djawa adalah Kontjie’ mungkin masih berlaku. Hal ini dikarenakan kurang lebih penduduk Indonesia 60-70 persen ada di pulau Jawa. Transaksi ekonomi dan perputaran uang pun persentasenya besar di pulau Jawa.

Analisa tinta sejarah pun sepertinya menjadi perhitungan JK. Oleh sebab itu hanya satu pilihan JK untuk bisa memuluskan niatnya menjadikan Anies sebagai orang nomor satu di Indonesia yaitu menggandeng Habib Rizieq. Alasannya adalah, budaya dan pola pikirnya hanya bisa dibenturkan dengan agama. Jika bukan dengan dalih agama, akan ada konfrontasi yang keras jika masalah kesukuan mayoritas disinggung. Hal itu membuat kelompok Habib Rizieq, HTI dan PKS cocok diajak kerja sama meskipun itu tidak dengan cara terbuka.

Setelah itu, JK tinggal menambah kekuatan partai seperti Nasdem yang sudah menunjukkan kecondongan bergabung. Target selanjutnya yang memungkinkan adalah mengandeng Demokrat dengan memberikan posisi cawapres pada AHY, atau menggandeng Golkar dimana JK masih memiliki jaringan yang cukup besar di dalamnya.

Terlepas dari semua asumsi di atas, kita berharap demokrasi di negara kita tidak mati akibat sentiment SARA. Mendidik pola pikir rakyat dengan rasionalitas dalam memilih pemimpin negeri adalah cara mewariskan masa depan cerah bagi anak cucu kita di tengah persaingan global yang begitu ketat akibat kemajuan teknologi. Udah ah, itu aja… Cak Anton.

MERDEKA!!!

sumber: seword.

Posted in Berita | Leave a comment

DISANGKA SUDAH MENINGGAL, SEORANG PRIA ‘HIDUP LAGI’ DI KAMAR JENAZAH

Seorang pria asal Kenya yang disangka telah meninggal dunia membuat kaget petugas kamar jenazah ketika dia tiba-tiba siuman saat hendak menjalani proses formalin.

Peter Kigen, 32, mengalami sakit kritis dan sempat kolaps di rumahnya. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kapkatet, di Distrik Kericho, Kenya.

Nyawanya dikira tak terselamatkan dan tubuhnya dibawa ke kamar jenazah, menurut media setempat.

Adik laki-laki Kigen yang membawa Kigen ke rumah sakit, sebagaimana dikutip surat kabar Standard, mengatakan bahwa seorang perawat memberitahu bahwa abangnya itu telah meninggal dunia sebelum tiba di unit gawat darurat.

Akan tetapi penyelia rumah sakit, Gilbert Cheruiyot, menuturkan kepada para wartawan bahwa keluarga pasien tidak menunggu akta kematian dan langsung memindahkan tubuh Kigen ke kamar jenazah atas kemauan mereka sendiri.

Kigen, yang kemudian diwawancarai para jurnalis, menyatakan dirinya “bahagia bisa hidup dan bertekad mendedikasikan hidupnya kepada penyebaran Injil”.

‘Bangkit di kamar jenazah’

Kisah seseorang yang disangka sudah meninggal dunia tapi kemudian hidup lagi di kamar jenazah, bukan pertama kali terjadi di Kenya.

Pada 2014, petugas kamar jenazah di rumah sakit Naivasha terkejut dan melarikan diri ketika melihat sesosok mayat bergerak dan terlihat bernapas.

Paul Mutora, pria tersebut, sebelumnya mencoba bunuh diri dengan menelan insektisida, dan telah dinyatakan meninggal pada Rabu (08/01) malam waktu setempat.

Kepala medis setempat mengatakan obat yang digunakan untuk mengobati pria ini memang memperlambat detak jantung, yang mungkin telah menyebabkan kesalahan pemberian pernyataan meninggal tersebut.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

POROS CHAPLIN-BIBIB COBA MENIRU NAZI, LAWAN PEMERINTAHAN JOKOWI DAN BANYAK PIHAK

Jaya Wijaya – Luar biasa apa yang dilakukan oleh poros Chaplin-Bibib dalam perpolitikan tanah air, poros ini hampir membuka perlawanan terhadap semua pihak. Setelah membuka perlawanan terhadap kepolisian, warga keturunan, pemerintah, sekarang mereka membuka perlawanan terhadap TNI.

Pertanyaannya, memangnya sudah kuat? Walaupun mereka didukung oleh PKS, eks-HTI yang terkenal militan, lalu ada barisan sakit hati Jokowi, apa tidak terlalu cepat untuk membuka perlawanan terhadap pihak-pihak yang telah penulis sebutkan?

Jika melihat sikap mereka, jujur penulis jadi teringat dengan Nazi Jerman yang juga membuka banyak perlawanan. Bedanya, Nazi Jerman levelnya sudah melawan negara lain, sedangkan poros Chaplin-Bibib melawan barisan-barisan yang ada di tanah air.

Menjelang perang dunia ke-2, Nazi Jerman melayangkan banyak permintaan wilayah dan akan mengancam perang jika tidak terpenuhi. Hasilnya pada tahun 1941 Jerman telah menguasai sebagian besar Eropa.

Berbicara soal mengancam, Bibib juga sempat mengancam pemerintah jika tidak mengikuti syarat rekonsiliasi yang Bibib atur sendiri. Jika pemerintah tidak menuruti, maka Bibib mengancam akan merubah revolusi akhlak menjadi revolusi berdarah. Pertanyaannya, memangnya pasukan Bibib sudah sekuat apa?

Berdasar sejarah, Nazi dengan Hitlernya juga pernah didukung oleh beberapa pemimpin muslim. Salah satu alasan yang dipakai adalah isu anti Yahudi, yang dianggap sebagai musuh Islam dan Nazi.

Dalam buku David Motadel, “Islam dan Perang Nazi Jerman,” Nazi Jerman melakukan upaya signifikan untuk mempromosikan aliansi dengan dunia Muslim melawan musuh-musuh mereka.

Jika anti Yahudi adalah dasar kerjasama Hitler dan pemimpin muslim, maka anti warga keturunan tionghua adalah dasar kerjasama Chaplin dan Bibib. Seperti kita ketahui pendukung Bibib sering menyerukan kebencian terhadap warga keturunan, sedang bagi Chaplin, warga keturunan adalah saingan berat dalam bisnis.

Hal ini tentu sangat mirip dengan Hitler yang didukung beberapa pemimpin muslim karena kesamaan anti terhadap Yahudi.

Tampaknya sudah cukup kita membahas beberapa kesamaan politik Nazi dan poros Chaplin-Bibib ini. Yang pasti dengan membuka perlawanan terhadap TNI, bagi penulis ini adalah tindakan yang berani dan bisa dibilang nekad. Mari kita bahas satu persatu bagaimana poros ini membuka perlawanan terhadap banyak pihak.

Perlawanan terhadap pemerintah dimulai saat Bibib mengajukan syarat rekonsiliasi se-enak udel, pemasangan baliho dimana-mana adalah upaya propaganda menjadikan Bibib selevel Jokowi dan menarik hati masyarakat yang tidak puas akan kepemimpinan Jokowi.

Perlawanan terhadap polisi sebenarnya adalah hal yang biasa bagi kelompok radikal, karena polisi dianggap benteng pertama keamanan negara. Sudah sering polisi dijatuhkan dengan isu represif dan isu antek cukong. Bibib sendiri menyindir langsung brimob saat acara maulid, di akar rumput bahkan pendukung Bibib ada yang ditangkap karena menuduh brimob kacung Cina.

Setelah membuka perlawanan terhadap pemerintah dan polisi, kini poros Chaplin-Bibib juga membuka perlawanan terhadap TNI yang telah menggagalkan propaganda baliho kubu Bibib. Serangan terhadap TNI dimulai dengan menuduh TNI dipakai sebagai alat kekuasaan, lalu dilanjutkan dengan isu maladministrasi dan terakhir mereka menghubungkan aksi TNI di Jakarta dengan OPM di Papua.

Di media sosial bahkan banyak kadrun yang berusaha agar Mayjen TNI Dudung Abdurachman tidak terus mendapatkan simpati masyarakat. Namun apa daya, dukungan sudah terlanjur mengalir.

Hal ini secara politik membuat kadrun menjadi gamang, satu sisi mereka dendam dan tidak ingin dukungan terhadap Mayjen Dudung terus mengalir, namun di sisi lain bagaimanapun mereka membutuhkan TNI, akan sulit bagi kaum radikal untuk kudeta tanpa bantuan militer.

Namun perlawanan terlanjur dikumandangkan, berkuasa lewat jalur kudeta militer sudah menjadi lebih sulit saat ini. Maka hanya ada dua cara yang berpotensi mereka lakukan.

Pertama, melupakan dendam pribadi dan kembali berdamai dengan TNI, sambil memasukan kembali perlahan-lahan paham radikal ke tubuh TNI. Karena bagaimanapun penganut radikalisme yang saat ini ada di tubuh TNI tidak bisa berbuat banyak, sebab yang dilawan adalah lembaganya. Ikut membantu artinya melawan lembaga TNI, bisa berakhir dengan dikeluarkan atau sangsi militer.

Kedua, mencoba berkuasa lewat jalur konstitusional. Jika ini terjadi, politik akan kembali memanas, karena Chaplin dan Bibib mau tidak mau harus didukung parpol. PKS dan Demokrat tidak cukup membuat mereka menang, maka diperlukan pengkhianatan dari partai-partai yang ada di pemerintahan saat ini. Siapa saja partai tersebut? Silakan tulis di kolom komentar jika ada prediksi. Begitulah kura-kura.
sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

BAU BUSUK EKSPOR BENIH LOBSTER

Ekspor benih lobster itu menggiurkan..

Tahu berapa kapasitas benih lobster kita di Indonesia ? 2 sampai 3 milyar ekor per tahun. Sebagai perbandingan, kapasitas benih lobster atau biasa disebut benur itu cuman 2 sampai 3 juta ekor per tahun. Di Indonesia, itu cuman sebulan doang !

Cuma, benih lobster di Indonesia itu rentan. Dari 10 ribu benur, hanya 1 yang bisa bisa bertahan hidup. Sisanya dimakan predator air seperti ikan.

Pertanyaannya, kenapa Jokowi membolehkan ekspor benih lobster ?

Karena bu Susi ujug2 melarang ekspor yang selama ini jadi pendapatan nelayan, tanpa menyiapkan pelatihan dan infrastruktur untuk budidaya. Nelayan marah karena sumber ekonomi mereka selama puluhan tahun harus hilang. Akhirnya, penyelundupan makin marak.

Nah, skema baru ditawarkan ke pak Jokowi yang juga minimal pengetahuannya tentang lobster. “Ekspor aja dulu, pak. Biar nelayan bisa hidup. Nanti pelan2 kita belajar budidaya..” Oke, usulan bagus kata Jokowi. Semua pasti ada prosesnya sebelum menuju sempurna.

Gerindra ajukan tawaran, “Biar orang kami aja jadi Menteri. Dia kapable kok..” Jokowi menerima sebagai bagian dari rekonsiliasi. Sekalian nyoba, gimana sikap Gerindra ketika berkuasa. Karena cara paling bagus mencoba orang adalah “beri dia jabatan”.

Edhi sebagai Menteripun mengatur siapa2 aja yang bisa ekspor. Sialnya, yang ditunjuk banyak teman2nya atau orang partainya. Bahkan Hasjim Djojohadikusumo, adik Prabowo, pun jadi eksportir benih lobster. Sekali lagi, besarnya kapasitas benih kita itu menggiurkan, sampek Hasjim pun pengen merasakan gurihnya.

Nah, disini permasalahannya.

Untuk pengangkutan benih lobster itu, Edhi hanya menunjuk satu forwarder saja, yaitu PT ACK. Disini saja sudah tampak indikasi korupsinya, kok bisa yang pegang pengangkutan hanya satu perusahaan ?

Calon2 eksportir itu pun transfer ke PT ACK. Hitungannya juga gilak. Pengirimannya gak dihitung per kilogram, tapi per ekor. Satu ekor benih lobster, biaya angkutnya Rp 1800. Padahal benih lobster itu kecil kecilll..

Eh, selidik punya selidik ternyata ada nama Edhi juga di PT ACK. Sial, gak ?

Jadi kita hitung aja. Kapasitas benih lobster kita 2 milyar ekor per tahun. Kalau semua di ekspor, maka keuntungan yang didapat Edhi dkk Rp. 1800 x 2 milyar ekor = 3,6T per tahun.

Dahsyat !

Sayangnya, Edhi ini kayak kere munggah bale. Gak kuat derajat. Baru pegang uang 3 miliar rupiah, bawaannya udah pengen belanjaaa aja. Mungkin karena harus sayang istri yang ngidam pengen tas LV. Edhi sendiri pengen juga gaya, pengen pake Rolex dan baju Old Navy.

KPK, dengan sepengetahuan Dewan Pengawas, sudah melacak ini berhari2 karena ada pengaduan potensi korupsi dari eksportir yang merasa kalau ekspor legal ini malah memberatkan mereka.

Dan begitulah. Edhi ketangkap bersama istri. Gerindra malu banget, karena akhirnya publik menilai, “Baru jadi Menteri aja udah begini, gimana nanti kalau Gerindra berkuasa di negeri ini ?” Ambyar. Bisa rusak suara Gerindra di Pilkada dan Pilpres nanti..

Harus kita tahu, kalau kekayaan laut kita total 1700 triliun rupiah. Untuk sektor perikanan saja, termasuk lobster, nilainya 300 triliun rupiah. Siapa yang gak ngiler liat angka2 itu ?

Benar orang bijak bilang. Manusia diuji oleh 3 hal yaitu harta, tahta dan Gerindra..

Seruput kopinya..

Denny Siregar & fb

Posted in Berita, Informasi AgriBisnis | Leave a comment

SOAL EKSPOR BENIH LOBSTER, DEMOKRAT KLAIM SUDAH INGATKAN KKP

Jakarta, CNN Indonesia — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Demokrat Bambang Purwanto mengklaim pihaknya sudah mengingatkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo soal kebijakan ekspor benih lobster atau benur.
Menurutnya, Indonesia sebagai produsen lobster seharusnya memberdayakan nelayan agar memiliki kehidupan yang lebih sejahtera, bukan malah melakukan ekspor.

“Ekspor benih lobster dari awal sudah kami ingatkan karena kita sebagai produsen lobster tentu harus dijaga, jangan malah ekspor benih, tapi harus punya semangat budi daya sekaligus memberdayakan nelayan kita agar memiliki nilai tambah untuk kesejahteraan nelayan,” kata Bambang kepada CNNIndonesia.com, Rabu (25/11).

Dia pun menyatakan unsur kehati-hatian dalam menjaga kelestarian lobster, baik dalam mekanismenya atau tata kelola harus dilakukan secara cermat. Pasalnya, kata Bambang, semua pihak bisa memantau kebijakan yang diambil pemerintah di era keterbukaan seperti saat ini.

“Setiap kebijakan di Komisi IV sudah sering kita ingatkan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan pihaknya telah menangkap Edhy di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten pada Rabu (25/11) dini hari. Dia menerangkan penangkapan ini dilakukan terkait dugaan korupsi penetapan izin ekspor bibit lobster.

Pada Rabu siang, Plt Jubir KPK Ali Fikri menyatkan termasuk Edhy Prabowo dan istrinya, total ada 17 orang yang diamankan pihaknya terkait kasus ini. Ia mengatakan lokasi penangkapan hingga belasan orang itu dilakukan hingga Rabu dini hari di tempat-tempat yang berbeda.

“Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap 17 orang tersebut selama 1×24 jam,” kata Ali Fikri dalam keterangannya pada wartawan.

“Perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan berdasarkan arahan Ketum Gerindra Prabowo Subianto mereka menunggu info resmi dari KPK sebelum menentukan langkah selanjutnya. Diketahui, Edhy Prabowo merupakan salah satu Wakil Ketua Umum di DPP Gerindra. Selain itu, istrinya, Iis Rosita Dewi, merupakan anggota DPR dari fraksi Gerindra.(mts/kid)
sumber: cnn Indonesia

Posted in Berita | Leave a comment

PENAMPAKAN MENTERI EDHY PRABOWO SAAT DITANGKAP KPK DI SOETTA

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap KPK semalam. Edhy Prabowo ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta sepulang dari Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.
detikcom mendapatkan foto momen Edhy Prabowo saat ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Ia tampak mengenakan kemeja biru dan celana hitam serta menggunakan masker.

Edhy Prabowo ditangkap bersama istrinya, Iis Rosita Dewi. Beberapa pegawai KKP juga turut diamankan dalam penangkapan tersebut.

Edhy Prabowo beserta istri dan rombongannya langsung dibawa ke gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Saat ini, Edhy Prabowo masih dalam pemeriksaan intensif KPK.

Momen Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK di Bandara Soetta (Dok. Istimewa)

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyelidik KPK,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Ali menyebut KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status Edhy Prabowo dkk. Ali belum mengabarkan informasi lebih lanjut.

“KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan sikap. Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut,” katanya.

Sebelumnya, KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KPK) Edhy Prabowo. Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. Penangkapan ini diduga terkait ekspor benur.

“Iya betul ditangkap,” kata Ghufron kepada detikcom, Rabu (25/11).
sumber: detik

Posted in Berita | Leave a comment