KAPAL TENGGELAM DI DANAU TOBA, 3 PENUMPANG DITEMUKAN TEWAS

MEDAN – Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban selamat KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, tepatnya di penyeberangan Simanindo-Tiga Ras. Para korban selamat telah dievakuasi ke RSU Dr Hadrianus Sinaga.

Pihak Badan Otorita Danau Toba (BODT) menyatakan sudah mendapat informasi 16 penumpang telah diselamatkan namun 3 penumpang ditemukan tewas.

“Info yang saya terima 16 orang sudah ditemukan selamat, 3 orang sudah ditemukan meninggal dunia,” kata Arie Prasetyo, Kepala Badan Otorita Danau Toba.

“Sisanya masih dalam pencarian,” sebut Arie.

Arie meminta awak media menunggu data valid mengenai kecelakaan itu. “Kami cek dulu dan menunggu info resmi Basarnas,” imbaunya.

Informasi yang diterima Poskotanews.com, KM Sinar Bangun berlayar sekitar 30 menit dari Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Tiga Ras, Kabupaten Simalungun, Sumut.

Sebelum kejadian, bagian bawah kapal tersebut sudah dipenuhi air. Pada saat kapal hendak tenggelam, angin dan ombak sangat kencang. Apalagi ditambah jumlah penumpang sekitar seratusan dan di dalam kapal juga banyak kendaraan roda dua.

Seperti diberitakan, KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumut, Senin (18/6/2018), sekitar pukul 17.30 WIB. Pihak kepolisian menyatakan kapal itu mengangkut sekitar 70 penumpang dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun.

Pencarian korban dilakukan personel Polair Samosir berkoordinasi dengan Basarnas. “Tim Basarnas dan personel Unit Markas Danau Toba, penyelam telah berangkat dari Pelabuhan Ajibata menuju Tigaras atau TKP dengan menggunakan kapal Basarnas,” kata AKBP MP Nainggolan, Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut. (samosir/ys)
sumber: poskotanews
fb: Bus Sinabung Jaya
sinabungjaya.com

Posted in Berita | Leave a comment

KAPAL TENGGELAM DI DANAU TOBA, 3 PENUMPANG DITEMUKAN TEWAS

MEDAN – Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban selamat KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, tepatnya di penyeberangan Simanindo-Tiga Ras. Para korban selamat telah dievakuasi ke RSU Dr Hadrianus Sinaga.

Pihak Badan Otorita Danau Toba (BODT) menyatakan sudah mendapat informasi 16 penumpang telah diselamatkan namun 3 penumpang ditemukan tewas.

“Info yang saya terima 16 orang sudah ditemukan selamat, 3 orang sudah ditemukan meninggal dunia,” kata Arie Prasetyo, Kepala Badan Otorita Danau Toba.

“Sisanya masih dalam pencarian,” sebut Arie.

Arie meminta awak media menunggu data valid mengenai kecelakaan itu. “Kami cek dulu dan menunggu info resmi Basarnas,” imbaunya.

Informasi yang diterima Poskotanews.com, KM Sinar Bangun berlayar sekitar 30 menit dari Simanindo, Kabupaten Samosir menuju Tiga Ras, Kabupaten Simalungun, Sumut.

Sebelum kejadian, bagian bawah kapal tersebut sudah dipenuhi air. Pada saat kapal hendak tenggelam, angin dan ombak sangat kencang. Apalagi ditambah jumlah penumpang sekitar seratusan dan di dalam kapal juga banyak kendaraan roda dua.

Seperti diberitakan, KM Sinar Bangun tenggelam di perairan Danau Toba, Sumut, Senin (18/6/2018), sekitar pukul 17.30 WIB. Pihak kepolisian menyatakan kapal itu mengangkut sekitar 70 penumpang dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun.

Pencarian korban dilakukan personel Polair Samosir berkoordinasi dengan Basarnas. “Tim Basarnas dan personel Unit Markas Danau Toba, penyelam telah berangkat dari Pelabuhan Ajibata menuju Tigaras atau TKP dengan menggunakan kapal Basarnas,” kata AKBP MP Nainggolan, Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut. (samosir/ys)
sumber: poskotanews
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

SUDAH 16 KORBAN SELAMAT KM SINAR BANGUN DIEVAKUASI, 1 KORBAN TEWAS

TRIBUN-MEDAN.COM – Tim Basarnas didukung pelbagai pihak masih terus melakukan pencarian korban kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Pulau Tao, Simanindo, Samosir, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB.

informasi terakhir, korban selamat yang berada di Samosir ada 13 orang, yakni 10 orang di Puskesmas Simanindo, 3 orang di RSUD Hadrianus Sinaga, Pangururan.

Tiga korban selamat dibawa KMP ke Tigaras, Simalungun dan 1 orang meninggal.

Saat ini korban selamat sudah dibawa ke Puskesmasmas Sipintuangin.

Korban selamat yang dirawat di RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan adalah:

1. Hernando Lingga (Lk), 24 thn, Kristen, TTL : P. Siantar, 03 Maret 1994, alamat : Dusun I Pardamean Kec. Tanjung Morawa Kab. Deliserdang;

2. Rahman Syahputra, (Lk), 22 thn, TTL : Sukaraja, 13 Januari 1996, alamat Dusun IV Ds. Sukaraja Kec. Air putih Kab. Batubara.

3. Santika (Pr/dlm keadaan hamil), 20 thn (msh dlm keadaan trauma/suami korban msh blm ditemukan).
sumber: medan.tribunnews.
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

10 TIPS MUDIK AGAR PERJALANAN SELAMAT SAMPAI TUJUAN

Jakarta (ANTARA News) – Memasuki pekan ketiga Bulan Ramadhan, sebagian penduduk di kota-kota besar di Indonesia sudah mulai mempersiapkan perayaan lebaran bersama sanak keluarga di kampung halaman.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, diperkirakan 12,24 juta kendaraan pribadi akan digunakan sebagai kendaraan mudik tahun ini. Mereka menggunakan kendaraan pribadi dengan berbagai alasan, mulai dari menghemat biaya hingga memudahkan mobilisasi di kampung halaman.

Untuk itu, bagi Anda yang akan mudik ada baiknya menyimak 10 tips mudik berikut ini:

Periksa kondisi kendaraan

Hal terpenting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan dengan melakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan menjadi faktor paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.

Untuk mobil, periksakan mesin, rem, oli, air bag dan roda. Sedangkan bagian pada motor yang perlu dicek adalah kondisi mesin, rem dan ban.

Bagi Anda yang ingin membeli suku cadang sendiri, tidak ada salahnya untuk mengecek melalui marketplace Lazada yang menawarkan potongan harga untuk spare parts dan peralatan kendaraan.

Gunakan oli mesin tepat

Oli mesin merupakan komponen penting pada mobil maupun motor yang dapat habis masa pemakaiannya. Memilih dan menggunakan oli mesin terbaik selama mudik dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap kerusakan mesin dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Penggunaan oli yang tepat juga dapat mengurangi gesekan pada mesin. Hal ini juga dapat menekan penggunaan bahan bakar, sehingga Anda dapat menghemat biaya pengeluaran selama mudik.

Jangan melebihi kapasitas

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, hindari mengangkut beban atau orang yang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan dirancang untuk mengangkut beban atau orang sesuai kapasitasnya masing-masing.

Jika terjadi kelebihan beban maka akan muncul potensi kecelakaan atau kerusakan kendaraan yang mengurangi keselamatan penumpang. Apabila kapasitas mobil hanya 7-8 orang, maka sebaiknya jangan digunakan mengangkut 10 orang, atau dengan muatan yang berlebihan.

Uang tunai cukup

Membawa uang tunai juga penting selama mudik karena selama perjalanan Anda belum tentu selalu menemukan ATM dan tidak semua toko bisa menerima pembayaran melalui kartu kredit atau debit.
Untuk itu, membawa uang tunai cukup merupakan sebuah keharusan dan diperlukan perencanaan pengeluaran selama perjalanan agar tidak membawa dana berlebihan.

Bawa cukup makanan-minuman

Untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik, ada baiknya Anda membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup. Membawa makanan juga meminimalisir pengeluaran Anda untuk makan dan minum di perjalanan.

Packing efektif

Berbagai kebutuhan pribadi dan keluarga juga perlu dipersiapkan dengan baik agar perjalanan mudik menjadi menyenangkan. Selain memilih pakaian yang sesuai cuaca, jumlah pakaian yang dibawa juga harus diperhitungkan dengan baik agar tidak berlebihan dan menyulitkan saat dibawa.

Cara mengemas pakaian juga penting agar memberikan ruang yang lebih banyak untuk penyimpanan barang lain. Guna mencegah kerusakan saat packing, Anda bisa menempatkan kabel dan charger dalam tempat kacamata serta membawa peralatan mandi dan obat-obatan pribadi dalam kemasan plastik anti bocor agar tidak merusak pakaian.

Aktifkan GPS atau bawa peta

Bagi Anda yang tidak hafal jalan, atau tertarik untuk mencari jalan alternatif guna menghindari kemacetan, ada baiknya mengaktifkan aplikasi GPS melalui smartphone atau fitur pada mobil Anda.

Anda juga perlu membawa peta untuk mengantisipasi kesalahan rute perjalanan atau baterai ponsel Anda habis saat membutuhkan navigasi.

Patuhi lalu rambu

Anda harus selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan berkendara sesuai dengan batas kecepatan yang ditentukan. Anda tidak perlu mengebut atau mengemudi ugal-ugalan dengan menerobos rambu lalu lintas yang berujung pada kecelakaan lalulintas.

Istirahat

Perjalanan jauh disertai kemacetan tentunya menguras tenaga. Anda harus menyiapkan waktu beristirahat di sela-sela perjalan di lokasi yang telah ditentukan, misalnya pom bensin atau tenda-tenda resmi yang telah disediakan. Anda bisa kembali menyetir apabila tubuh sudah benar-benar bugar.

Utamakan selamat

Kecelakaan yang terjadi selama masa mudik lebih disebabkan karena kelalaian pengendara. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan selama perjalanan, sebaiknya Anda mengutamakan keselamatan saat memutuskan mudik dengan kendaraan pribadi.

Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Achmad Alkatiri mengatakan untuk mendapatkan produk yang diperlukan guna menjamin kenyamanan berkendara saat mudik bisa ditemukan melalui situs Lazada.

“Promo-promo menarik akan terus ada hingga Lebaran selesai, oleh karena itu, pantau terus situs Lazada.co.id dan lengkapi kebutuhan mudik Anda segera,” pungkas Achmad Alkatiri.(Ant)
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita, Informasi Penting | Leave a comment

REV PAUL JONG DARI KORSEL KAGUM DENGAN BUDIDAYA BUAH NAGA DI KARO

Tanah Karo (SIB) -Rev Paul Jong seorang missionaris dari gereja Yoido Full Gospel Churh (YFGC) Korea Selatan didampingi Pdt Chandra Gunawan berkunjung ke Kabupaten Karo untuk memberikan pembinaan kepada kaum ibu (Moria) di GBKP Lau Baleng, sekaligus menyempatkan diri mengunjungi areal budidaya tanaman buah naga “Gantang Dragon Fruit” di Desa Perbulan Kecamatan Lau Baleng, Selasa (12/6).

Hermanta Peranginangin selaku konsultan budidaya buah naga Gantang Dragon Fruit menyambut kedatangan Rev Paul Jong, sembari memperkenalkan budidaya tanaman buah naga, mulai cara pembibitan, penanaman dan sistem perawatan. Hermanta mengungkapkan, luas tanaman buah naga miliknya ada 2 hektar, dengan hasil panen 90 ton pertahunnya. Budidaya tanaman naga yang dikembangkannya berbasis organik, sejak 3 tahun lalu.

“Untuk daya tahan buah, bila dihitung mulai saat panen tanpa alat pendingin tahan busuk sampai 10 hari, bahkan citra rasanya akan semakin manis,” kata Hermanta.

Sementara Paul Jong yang konon baru pertama kali melihat secara langsung bentuk tanaman naga, mengaku kagum dan tertarik dengan budidaya buah naga. Katanya, di Korea Selatan buah naga tersebut sudah mulai diminati. Sementara harga buah naga di Korea Selatan mencapai Rp100 ribu per buah, namun sampai sejauh ini masih langka ditemui di pasar-pasar.

Paul Jong mengatakan, petani buah naga harus bersyukur karena Tuhan menciptakan dari tidak ada menjadi ada, karena tanaman ini bukan khas Indonesia, tetapi bisa tumbuh di Indonesia atau di Tanah Karo. Diakui juga bahwa buah naga di Karo cukup enak, dan sangat murah bila dibandingkan dengan harga jual di Korea. Paul juga menikmati buah naga merah yang baru dipanen.

Pada kesempatan itu, Paul Jong bersama Pdt Chandra Gunawan berkesempatan memanen buah naga disaksikan Hermanta Peranginangin dan Pdt Jery Yonanta Sitepu STh yang juga Ketua Majelis Klasis GBKP Lau Baleng sekaligus memandu perjalanan Paul Jong untuk melihat potensi pertanian di daerah Lau Baleng sekitarnya.

Ia juga mendoakan agar produksi buah naga Karo tidak hanya dipasarkan di pasar lokal akan tetapi bisa sampai ke luar negeri. Selain itu, ia juga berharap agar budidaya buah naga akan terus dikembangkan ke daerah lain guna meningkatkan perekonomian warga. (B01/d)
sumber: hariansib
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

TELEVISI INKUBATOR ALAY YANG MENJADI BUDAYA NASIONAL

DonaPalembang101 – Televisi, menjadi inkubator pembudidayaan budaya alay. Diharapkan nantinya, tontonan semacam ini menjadi standar dalam pergaulan sehari-hari bangsa Indonesia.

Hiburan cepat saji, murah meriah adalah menonton TV. Tinggal pencet remot, maka pikiranpun senang dan hati jadi tenang. Televisi seperti memiliki kekuatan gaib. Kalau sudah ‘terpelet’, tak bisa berpaling darinya.

Psikolog dari University of Manitoba, Robert McIlwraith meneliti, mengapa orang menonton TV. Ternyata, secara umum orang memanfaatkan tayangan TV untuk mengalihkan perhatian. Berikut beberapa alasan yang menyebabkan orang menonton atau hanya menyalakan TV:

– Sedih
– Kesepian
– Marah
– Khawatir
– Sekadar bosan saja

Salah satu dari alasan itu, selalu terjadi pada diri kita setiap hari. Indonesia memiliki 14 stasiun TV nasional dan sekian puluh TV lokal dengan jam tayang hampir 24 jam. Tinggal pilih sesuai mood kita saat itu.

Saya kenal seorang Ibu, dengan anak-anak yang sudah dewasa. Untuk mengisi waktu luang, selain nonton sinetron India dia juga gemar menyetel acara alay dari pagi sampai sore. Apakah si Ibu benar-benar nonton acara itu dengan serius sampai akhir?

Belum tentu, karena biasanya dia sudah ketiduran begitu iklan ketiga. Artis-artis yang ngobrol ngalur ngidul, penuh canda dan tawa membuat suasana rumahnya jadi meriah. Suara TV, sebagai pengalih perhatian dari rasa kesepian.

Lebih dari sekedar penghibur lara, TV ternyata sudah bisa pula menjaga anak. Ah yang benar?

Mama muda sebelah rumah saya, pagi-pagi biasanya menghidupkan TV dengan volume lumayan kencang. Sembari Mama sibuk sana-sini, meyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Anak balitanya, disuruh duduk manis di depan TV. Suara dan gambar menghipnotis anak untuk tidak bergerak. Pemandangan ini sekarang makin sering kita temukan di Indonesia

Saat terpaku, menonton tayangan TV, kita dalam mode Inersia Atensi. Berasal dari bahasa Latin Iners – malas. Inersia Atensi – perhatian yang membuat tubuh malas bergerak dan otak malas berpikir. Tontonan yang ditayangkan saat ini, akan terlihat pengaruhnya dimasa depan.

Jerome Singer, seorang Psikolog di Yale University, menyatakan orang yang terlalu banyak menonton televisi sejak masa kanak-kanak tumbuh dengan kehidupan fantasi yang kurang. Bagi mereka, menonton televisi pengganti imajinasi mereka sendiri.”

Kekuatan Super Subliminal

Perubahan sosial dan gaya hidup, mempengaruhi amanya waktu dan pilihan acara TV yang ditonton.

Suatu sore, sambil menyapu halaman saya mendengarkan obrolan anak-anak yang lewat. Queen,bocah perempuan kelas 5 SD, kulihat memperagakan monolog berikut di hadapan teman-temanya yang cekikikan.

“…..eh ada sampah ….eh itukan foto mantan…… ih mantan kan barang bekas…… barang bekaskan sama dengan sampah…”

OMG dari mana anak segede biji kedelai, mendapat ide lawakan sekelas Nikita Mirzani begitu. Jawabnya, apa yang mereka lihat di televisi , you tube, atau media sosial.

Televisi memiliki kekuatan subliminal – daya mempengaruhi dan membentuk persepsi penonton. Apa yang tayang di TV, film dan media sosial, menjadi rujukan dan membentuk persepsi masyarakat. Super power inilah, yang kemudian dihubungkan dengan dampak tayangan alay yang sudah mulai diributkan orang.

15 tahun yang lalu, kemunculan stasiun TV swasta diikuti dengan hadirnya lembaga pengukur rating tayangan di Indonesia. Rating mengambarkan seberapa banyak orang yang menonton suatu tayangan. Sejak itu, rating selalu dijadikan alasan stasiun TV untuk melanjutkan atau menghentikan tayangan. Crew TV, melakukan segala daya upaya demi rating dan kelangsungan hidup acara mereka. Termasuk, menyelipkan trik murah meriah yang dianggap ampuh mengerek rating.

Trik – trik tayangan alay menurut CNN Indonesia

– Tamu Rahasia
– Mengejek Lawan Main
– Drama dibalik layar
– Memancing tawa dengan jargon khas
– Skandal Settingan
– Kehadiran pria kemayu.

Tidak ada yang baru dari daftar di atas. Salah satu sampai salah tiganya, selalu dipakai dalam berbagai

jenis tayangan. Tetapi untuk menjadi tayangan dengan rating tinggi, bumbu-bumbu di atas perlu dilebihkan dibeberapa bagian sehinga mendapat predikat ‘ALAY’

Kejutan yang membuat bintang tamu merasa malu atau marah adalah yang paling laku. Adu argumen, yang tidak masuk akal . Saling memancing emosi pemain, dengan membuka aib masing-masing. Semakin memalukan, konon semakin bagus ratingnya.

Vicky Prastyo contohnya, diajak main dalam tayangan ‘alay’ bukan karena tampan atau pinter. Kepandiran tingkat tingginya, adalah bahan lelucon tiada habis bagi lawan main. Biasanya, setelah lepas kendali kata-kata yang tidak sopan kemudian meluncur tanpa sempat disensor.

Berulang kali, ditegur soal ejek mengejek lawan main. Tetapi terus terjadi, mau tahu kenapa?

IMO – menurut hemat saya ada hubunganya dengan budaya Indonesia.

Pertunjukan drama tradisional, sudah dikenal sejak zaman nusantara belum bernama Indonesia. Biar mudah, kita pakai contoh adalah Lenong dari Betawi. Menggunakan bahasa Melayu dialek Betawi, bahasa pengantar Lenong bisa dimengerti semua etnis. Sebab itu ejek mengejek, ala Lenong adalah yang paling sering digunakan pada tayangan varietry show.

Julukan yang menyangkut cacat fisik, atau membandingkan manusia dengan benda lain adalah trik memancing tawa. Masih kenal dong, sama yang namanya Bokir, Bolot, Boneng. Nama pangung mereka, adalah julukan dari cacat fisik atau ejekan yang biasa mereka lakukan di atas pentas.

Tak cuma Lenong, seni pertunjukan tradisional daerah lain pun sami mawon. Adalah Ketoprak, seni pertunjukan tradisional Jawa yang sukses menjadikan lelaki kemayu sebagai bintang panggung. Kabul alias Tessy, orbitan dari paguyuban seni pertunjukan tradisional Ketoprak.

Mantan prajurit KKO ini, sudah jadi Tessy sejak Srimulat masih main di Taman Sriwedari-Solo. Tessy bukan banci biasa, lebih cocok masuk kategori Drag Queen. Tetap jantan, dalam pakaian wanita.

Lagi pula dahulu, nampaknya kita masih berpikir waras. Dapat memisahkan yang mana cuma sekedar lakon ( acting),yang mana bencong sejati. Tidak ada bencong, yang mau pakai cincin segede-gede dosa begitu.

Penampilan lelaki kemayu, mulai bikin pusing ketika mereka ramai berseliweran di TV. Adalah Olga, Ivan Gunawan, Ruben Onsu dengan gaya bencong kekinian sebagai trend setter tampilan lelaki kemayu. Saya bingung, haruskah memasukan idola saya Nazar Sungkar dalam barisan ini.

Bahasa tubuh dan kepribadian pria-pria cantik ini, jadi mesin produksi tawa yang tak lekang oleh waktu.

Penggerek rating, sekaligus penggali lubang kubur bagi idealisme program TV.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), tahun 2016 sempat mengeluarkan larangan media massa menampilkan Waria dalam tayangan dan iklan. Pelarangan itu niatnya baik, mencegah generasi muda Indonesia dari paparan “virus” LGBT yang katanya sedang mewabah. Alamak, LGBT bukan virus flue yang bisa menular begitu saja saat bencong bersin.

Ada truma masa lalu, ada faktor genetik dan lain-lain yang membuat manusia akhirnya mengidentifikasi diri ke dalam salah satu huruf LGBT itu. Alasan yang paling masuk akal, untuk mencegah tampilan lelaki kemayu ini adalah kita semakin permisif. Semakin sering menonton lelaki-lelaki kemayu tampil di TV akhirnya mengangap mereka normal saja.

Mengangap mereka normal saja, seperti pisau bermata dua. Baik, untuk kehidupan sosial para pelaku LGBT yang kadang diperlakukan kelewat batas oleh manusia lain yang merasa normal. Buruk, LGBT seperti pengeroposan tulang yang melemahkan sendi agama, tatanan sosial dan moral bangsa.

Jadi maksud loh, tontonan alay itu tinggal meneruskan saja apa yang sudah ada. Kontent tontonan alay itu merupakan bagian budaya Indonesia begitu ?

Kalau mau jujur, iya begitulah adanya kita.

Difinisi budaya itu adalah : Suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari berbagai unsur yang rumit, termasuk sistem agama, politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni.

Seperti yang kita obrolin di atas, ejek mengejek dengan julukan, sudah berkembang dan dimiliki dalam konteks ini dimegerti oleh semua anggota komunitas. Akhirnya, menjadi bagian budaya “bercanda” kita.

Lalu kenapa perlakuan tontonan alay berbeda dengan seni pertunjukan tradisional ?

Paparan budaya hiburan dan canda tradisional, sporadis dan terlokalisir (istilah zaman orde baru) Sporadis, karena setiap daerah punya gaya berbeda. Gaya canda Betawi, tidak cocok dibawa ke Padang. Terlokalisir, lokasi dan waktu pentas amat terbatas. Drama hiburan tradisional, tidak main dari sahur sampai beduk Magrib. Tidak juga manggung, 7 hari dalam seminggu di 15 stasiun TV.

Jadi maksudnya,tidak ada alasan untuk melarang tayangan alay?

Siapa bilang! di hutan saja ada Hukum Rimba apa lagi di televisi.

Stasiun penyiaran televisi dan radio termasuk media massa, mempunya fungsi sosial dan terikat dengan peraturan perundang-undangan.

Tayangan televisi, harus bermuatan idealisme dalam membentuk watak dan moral anak bangsa. Seperti buku panduan tertib berlalu lintas, ada rambu-rambu yang mesti dipatuhi.

Standar Perilaku Penyiaran

Komisi Penyiaran Indonesia menyusun standar perilaku, yang harusnya wajib dipatuhi. Isi siaran wajib mengandung informasi, pendidikan, hiburan, dan manfaat untuk pembentukan intelektualitas, watak, moral, kemajuan, kekuatan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai agama dan budaya Indonesia.

Karena itu, isi siaran dilarang:

– Bersifat fitnah, menghasut, menyesatkan dan/atau bohong
– Menonjolkan unsur kekerasan, cabul, perjudian, penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang
– Mempertentangkan suku, agama, ras, dan antar golongan
– Memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan/atau mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia Indonesia, atau merusak hubungan internasional.

Masalah kehidupan pribadi dapat disiarkan dengan ketentuan sebagai berikut:

– Tidak berniat merusak reputasi objek yang disiarkan;
– Tidak memperburuk keadaan objek yang disiarkan;
– Tidak mendorong berbagai pihak yang terlibat dalam konflik mengungkapkan secara terperinci aib dan/atau kerahasiaan masing-masing pihak yang berkonflik;
– Tidak menimbulkan dampak buruk terhadap keluarga, terutama bagi anak-anak dan remaja;
– Tidak dilakukan tanpa dasar fakta dan data yang akurat;
– Menyatakan secara eksplisit jika bersifat rekayasa, reka-ulang atau diperankan oleh orang lain;
– Tidak menjadikan kehidupan pribadi objek yang disiarkan sebagai bahan tertawaan dan/atau bahan cercaan; dan
– Tidak boleh menghakimi objek yang disiarkan.

Perlindungan Kepada Orang dan Masyarakat Tertentu

Program siaran dilarang menampilkan muatan yang melecehkan orang dan/atau kelompok masyarakat tertentu, seperti:

– Pekerja tertentu, seperti: pekerja rumah tangga, hansip, pesuruh kantor, pedagang kaki lima, satpam
– Orang dengan orientasi seks dan identitas gender tertentu
– Lanjut usia, janda, duda
– Orang dengan kondisi fisik tertentu, seperti: gemuk, ceking, cebol, bibir sumbing, hidung pesek, memiliki gigi tonggos,mata juling
– Tunanetra, tunarungu, tunawicara, tunadaksa, tunagrahita, autis
– Pengidap penyakit tertentu, seperti: HIV/AIDS, kusta,epilepsi, alzheimer, latah; dan/atau
– Orang dengan masalah kejiwaan.

Ungkapan Kasar dan Makian

– Program siaran dilarang menampilkan ungkapan kasar dan makian
– secara verbal maupun nonverbal
– yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia
– memiliki makna jorok/ mesum/cabul/vulgar, dan/atau menghina agama dan Tuhan.
– Kata-kata kasar dan makian tersebut mencakup kata-kata dalam bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing.

Sanksi administratifnya dapat berupa:

– Teguran tertulis
– Penghentian sementara mata acara yang bermasalah setelah melalui tahap tertentu
– Pembatasan durasi dan waktu siaran;
– Denda administratif;
– Pembekuan kegiatan siaran untuk waktu tertentu;
– Tidak diberi perpanjangan izin penyelenggaraan penyiaran; atau
– Pencabutan izin penyelenggaraan penyiaran

S O P jelas, sanksinya tegas, kenapa demi rating semua dianggap angin lalu.Sampai saat ini AC Nielsen adalah satu-satunya perusahaan yang menyediakan catatan rating untuk media cetak, elektronik maupun perusahaan periklanan di Indonesia. Hellen Katherina- Executive Director Media Businesess Nielsen Indonesia, menyatakan tidak ada sama sekali campur tangan pemerintah dalam urusan rating tayangan media massa yang selama ini dilakukan perusahaanya.

Jadi soal rating itu cuma urusan AC Nielsen dan Stake Holder Industri Pertelevisian. Kementrian yang berwenang menjaga budaya, harkat dan martabat bangsa tidak mengangap rating penting. Jadi selama ini AC Nielsen dan Industri Pertelevisian, bebas bermain-main kartu soal tayangan apa yang akan ditonton oleh seluruh rakyat Indonesia.

Nampaknya, ada upaya agar tayangan alay tetap berada di puncak rating. Jangan salahkan saya beropini, televisi menjadi pusat pembudidayaan budaya alay. Diharapkan nantinya, tontonan alay ini menjadi standar dalam pergaulan sehari-hari bangsa Indonesia.

Orang -orang ‘pinter’ dan berkuasa di stasiun TV, tidak mau membayar biaya lebih untuk memperbanyak jumlah responden. Penambahan jumlah responden, akan memberikan gambaran yang lebih mendekati situasi nyata di lapangan. Kenyataan yang mungkin akan membuat tontonan alay tutup.Tampilan, tidak dinilai dari unsur layak-tidak tapi menghasilkan duit atau tidak. Jangan-jangan rating itu cuma kambing hitam dari kapitalis televisi rakus menyedot untung dari murahnya biaya produksi tayangan alay.

Percuma dong, kita kasak-kusuk soal tayangan yang tidak mendidik. Bila, awalnya perkara yaitu responden rating tidak pernah jadi target bahasan.

Ingin tayangan yang lebih baik, bukan dengan menganti chanel TV. Tapi ‘memaksa’ pemerintah campur tangan. Benahi, alasan apa yang bikin tontonan begitu bisa nongol di TV***donapalembang
sumber: kompasiana
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

FACEBOOK SEMAKIN TIDAK DIGEMARI OLEH PARA PENCARI BERITA

Semakin sedikit orang menggunakan Facebook untuk menemukan atau membicarakan berita sementara aplikasi sosial seperti WhatsApp semakin digemari, seperti terindikasi dalam sebuah penelitian.

Edisi tahunan ketujuh Digital News Report melaporkan penurunan pemakai yang mengakses berita di Facebook mencerminkan kekhawatiran akan masalah privasi dan buruknya perdebatan yang muncul di media sosial.

Perubahan pada algoritma Facebook juga ikut mempengaruhi karena raksasa media sosial tersebut tidak lagi memprioritaskan berita pada feed pengguna.

Penelitian untuk mengkaji bagaimana orang mengakses berita di dunia ini dilakukan oleh Reuters Institute for the Study of Journalism di Universitas Oxford Inggris, dengan didasarkan pada survei online YouGov terhadap 74.000 orang di 37 negara.

Indikasinya adalah generasi muda lebih memakai WhatsApp, Instagram, dan Snapchat untuk mendapatkan berita, terutama karena semakin meningkatnya keinginan untuk membahas berita-berita secara lebih rahasia.

Jumlah responden yang mengakses berita lewat WhatsApp berlipat tiga kali dalam empat tahun menjadi 15%, dengan peningkatan besar terjadi di Malaysia dan Turki, negara dengan risiko berbahaya jika warganya mengungkapkan pandangan secara terbuka.

Penulis utama laporan, Nic Newman, mengatakan, “Kami menyaksikan banyak orang mengalihkan perhatian ke ruang yang lebih pribadi seperti aplikasi pesan untuk berbagi dan membicarakan berita.

“Orang lebih mudah mengendalikan cara dan tempat mereka untuk berhubungan, tetapi hal ini kemungkinan juga membuat perdebatan masyarakat dan tentang berita menjadi semakin terpecah-belah dan tidak jelas.”

Penggunaan Facebook terkait berita memang menurun di beberapa negara, seperti di Amerika Serikat, misalnya, turun sampai 9% dibandingkan 2017.

Dan responden yang menjadi kelompok utama penelitian mengisyaratkan bahwa penyebabnya adalah cara orang dalam memperdebatkan berbagai masalah di platform itu.

“Saya benar-benar menarik diri dari Facebook sejak keadaan politik berubah dalam beberapa tahun terakhir karena ternyata semua orang memiliki pandangannya masing-masing,” kata seorang warga Inggris.

Keputusan Facebook untuk mengubah algoritma -yang lebih mendorong posting para teman dibandingkan berita dari luar- juga dipandang berperan dalam penurunan berita di platfrom ini, meskipun kebanyakan survei dilakukan sebelum perubahan tersebut diterapkan.

Masalah keyakinan diri

Kekhawatiran akan berita palsu tetap hadir. Sebagian besar responden (54%) mengatakan mereka mencemaskannya, dengan proporsi tertinggi di negara-negara seperti AS, Brasil, dan Spanyol, yang merupakan tempat-tempat dengan perbedaan pandangan politik yang tajam dan penggunaan media sosial yang tinggi.

Kepercayaan terhadap berita secara umum berada pada tingkat 44% -tetapi hanya 34% dari responden yang mengatakan mempercayai berita yang mereka temukan lewat sistem pencarian internet dan kurang dari seperempat (24%) meyakini yang ada di media sosial.

Tiga perempatnya percaya penerbit dan platform online yang dituding bersalah, yang menjadi petunjuk bahwa banyak orang melihat laporan yang berpihak atau tidak akurat sebagai berita palsu, selain tentunya berita-berita yang memang palsu atau hoak.

“Sering dipakainya istilah ‘berita palsu ‘ yang berbahaya dan menyesatkan, sejalan dengan krisis kepercayaan yang sudah lama berlangsung, ketika sebagian besar anggota masyarakat merasa tidak mempercayai berita, terutama dari negara-negara yang politiknya sangat mengkutub, dan di tempat dengan media yang mudah dipengaruhi oleh ekonomi dan politik yang tidak diinginkan,” kata Prof Rasmus Kleis Nielsen, salah seorang penulis laporan.

Banyak penerbit berita mempertimbangkan untuk pindah ke media berbayar namun dengan alasan tertentu.

Negara-negara Skandinavia, misalnya, menunjukkan lebih banyak orang yang bersedia untuk membayar berita tapi mungkin disebabkan sedikitnya jumlah penerbit berita, yang sebagian besar menggunakan sistem membatasi akses ke berita yang diterbitkan.

Di negara-negara lain terjadi pertumbuhan langganan yang rendah, meskipun di AS berita tentang Trump membuat orang tetap berlangganan layanan digital agar dapat mengikuti turun-naiknya politik Presiden Trump.

Kebanyakan orang yang ikut penelitian ini jajak tidak menyadari masalah keuangan yang oleh dialami bisnis pemberitaaan namun semakin banyak orang yang bersedia untuk membayar sebagai langganan atau sekedar menyumbang jika memang mereka diberitahu.

“Kesimpulannya jelas, ada orang yang memandang layak untuk membayar demi mendapatkan sejumlah berita tertentu, tetapi kebanyakan memang tidak,”kata Prof Nielsen.

“Tantangan bagi para penerbit sekarang adalah memastikan jurnalisme yang dihasilkan memang berbeda, relevan, bernilai, dan mempromosikannya secara efektif untuk meyakinkan orang agar memberikan sumbangan atau berlangganan.”
sumber: bbc
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

HATI-HATI, INI 4 PENYEBAB RASA KANTUK SAAT MENGEMUDI

Liputan6.com, Jakarta Human error menrupakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang tergolong tinggi. Menurut data Korlantas Mabes Polri, kecelakaan karena kesalahan manusia mencapai 65,67 persen.

Salah satu masalah saat berkendara yaitu mengabaikan kondisi fisik pengemudi, mulai dari kelelahan hingga mengantuk. Kelelahan maupun mengantuk, kedua faktor tersebut menjadi penyebab sebagian besar kecelakaan lalu lintas.

Namun tahukah Anda, ada beberapa faktor yang membuat seorang pengemudi mengantuk di jalan? Berikut ini adalah beberapa faktornya:

Kondisi Tubuh Tidak Sehat

Larangan mengemudi saat tubuh tidak saat tidaklah main-main. Bagaimana tidak, saat tubuh tidak sehat berbagai kemungkinan bisa terjadi pada Anda, mulai dari pusing bahkan pingsan secara tiba-tiba.

Tak hanya itu, kondisi pun akan semakin buruk jika Anda pun sudah ada di bawah pengaruh obat. Rasa kantuk setidaknya menjadi bahaya utama yang akan Anda temui. Karena itu, sebaiknya Anda waspada terhadap kondisi tubuh saat ingin mengemudi.

Gangguan Tidur

Faktor lain yang bisa menyebabkan rasa kantuk saat mengemudi tak lain adanya gangguan tidur. Saat seseorang memiliki ritme tidur yang tidak teratur maka bisa menyebabkan gangguan tidur.

Hal inilah yang nantinya bisa menyebabkan Anda mudah lelah dan mengantuk saat mengemudi.

Pengaruh Minuman Keras

Hal lain yang bisa menyebabkan rasa kantuk adalah adanya pengaruh minuman keras. Pengaruh alkohol atau minuman keras pada setiap orang berbeda-beda, namun pada umumnya minuman keras bisa menyebabkan seseorang hilang kesadaran secara tiba-tiba karena mengantuk.

Karena itulah, sebaiknya Anda tidak mengemudi jika sedang di bawah pengaruh minuman keras.

Jalanan Panjang dan Lurus

Selain faktor dari tubuh, faktor luar pun berpengaruh, salah satunya saat Anda mengemudi di jalanan yang panjang dan lurus. Jalan di daerah perkotaan tentu akan berbeda dengan jalan di daerah terpencil maupun jalan tol yang sepi.

Seperti contohnya Tol Cipali, tak bisa dipungkiri tol ini kerap memakan korban jiwa. Salah satunya adalah akibat pengemudi yang mengantuk. Ya, jalanan yang panjang dan lurus membuat pengemudi bosan dan akhirnya mengantuk.

Di saat seperti ini, sebaiknya Anda memiliki teman selama perjalanan untuk menemani mengemudi.
sumber: liputan6
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

MEDIAN JALAN KABANJAHE- SIMPANG DESA SUMBUL DITUMBUHI RUMPUT LIAR

Tanah Karo (SIB) -Pelebaran jalan nasional Kabanjahe-Simpang Desa Sumbul yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan terlihat tidak terurus. Pasalnya rumput liar di median jalan tumbuh subur sehingga terlihat seperti semak belukar. Selain itu hingga saat ini lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum (PJU) belum ada.

“Taman median jalan terkesan dibiarkan tak terurus, sehingga rumput liar sangat mengganggu pandangan mata. Pada malam hari, suasana sepanjang jalan itu terlihat gelap sehingga rawan akan ancaman tindak kriminal dan lakalantas,” ujar Malem Ukur Ginting tokoh adat budaya Karo, Senin (11/6) ketika diminta tanggapannya usai mengikuti rapat akhir persiapan pelantikan pengurus Lembaga Adat dan Budaya Karo (Lakonta) di aula Kantor Camat Kabanjahe.

Menyikapi kondisi itu, Malem Ukur berharap agar dinas terkait dapat bertindak cepat dan inovatif, karena jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe-Berastagi merupakan jalur lintas Sumatera Utara-Aceh (NAD).

Sementara anggota DPRD Karo, Firman Firdaus Sitepu SH berpendapat bahwa fungsi Penerangan Jalan Umum (PJU) cukup penting untuk penerangan jalan di malam hari. Dengan adanya PJU tersebut perjalanan akan lebih nyaman bagi pengendara kendaraan bermotor, terlebih-lebih bagi pejalan kaki.

“Pemasangan lampu jalan dan pemeliharaan taman median jalan perlu segera dilakukan, selain untuk memberi kenyamanan pengguna jalan bahkan untuk mempercantik ruas jalan,” ungkap Firman Firdaus.

Kepala Bappeda Kabupaten Karo, Ir Nasib Sianturi yang dikonfirmasi wartawan mengaku kalau perawatan taman median jalan maupun pemasangan Penerangan Jalan Umum yang sudah selesai diperlebar akhir Desember 2017 lalu, adalah tanggungjawab Dinas Pertamanan dan Lingkungan Hidup Pemkab Karo. Untuk itu, pemasangan penerangan jalan dan perawatan median jalan akan dianggarkan di P-APBD Karo Tahun 2018.

Menyinggung lanjutan pengerjaan proyek pelebaran jalan nasional tahap II, Desa Sumbul Kecamatan Kabanjahe-Simpang Ujung Aji, Berastagi. Nasib Sianturi menjelaskan, bahwa usai perayaan Idul Fitri, alat berat seperti beko, milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Medan akan diturunkan ke Kabanjahe untuk membuka drainase jalan. “Pihak BBPJN meminta Pemkab Karo agar membuka parit jalan dan memindahkan atau membangun pagar warga yang terkena dampak pelebaran, kemudian pelebaran jalan akan dikerjakan oleh BBPJN Wilayah I Medan,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karo telah melakukan pengukuran dan mematok batas pelebaran jalan lanjutan proyek pelebaran jalan nasional Kabanjahe – Simpang Ujung Aji, Berastagi. Pengukuran dan patok batas adalah salah satu syarat utama administrasi pelebaran tahap II, setelah sebelumnya meminta persetujuan warga masyarakat yang lahannya terkena dampak pelebaran. (B01/q)
sumber: hariansib
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

KTT KIM-TRUMP: SIAPA PARA PENGAWAL YANG BERLARI-LARI SEKELILING LIMUSIN KIM JONG-UN?

Dunia sekali lagi melihat sekilas pengawal Kim Jong-un saat mereka mengawal iring-iringan mobilnya di Singapura. Tapi mereka lebih dari sekedar tontonan, karena ketika berbicara tentang keamanan pemimpin, Korea Utara benar-benar serius soal itu. Analis Michael Madden menjelaskan lebih banyak tentang kaum pria misterius ini.

Ketika berada di Korea Utara, Kim memiliki tiga lapis pengawal berbeda yang mengelilinginya. Versi modifikasi dari formasi ini terlihat di Singapura dan semua mata tertuju pada para lelaki berpakaian setelan gelap ini.

Pengawal yang berjalan di samping limusin Kim dan mereka yang berjalan di dekatnya adalah para anggota Kantor Pusat Partai #6, atau secara resmi, dikenal sebagai Kantor Pusat Ajudan.

Untuk terpilih di satuan ini, mereka harus menunjukkan pencapaian tertentu atau bakat tinggi untuk keterampilan seperti keahlian menembak – menembakkan senapan – dan seni bela diri.

Mereka adalah pengawal langsung di sekitar Kim dan dipilih dari rekrutan Tentara Rakyat Korea (KPA) yang melakukan wajib militer nasional.

Kriteria pemilihan termasuk persyaratan tinggi badan – mereka harus kira-kira sama tingginya dengan pemimpin tertinggi – dan tidak boleh mengalami gangguan penglihatan.

Penyelidikan yang ketat juga akan dilakukan, terkait latar belakang, asal muasal keluarga, bahkan dua generasi di atasnya. Banyak personil dari para pengawal ini masih memiliki hubungan keluarga dengan Kim, atau keluarga elit Korea Utara lainnya.

Setelah mereka diterima untuk menjadi pengawal (menolak tawaran tugas ini bukan merupakan pilihan), mereka harus menjalani program pelatihan intensif. Pengawal dilatih dengan cara yang mirip dengan Pasukan Operasi Khusus KPA.

Mereka mendapat pelatihan menggunakan pistol, teknik pengelakan dan berbagai seni bela diri. Pengawal yang sedang berlatih menjalani tantangan ketahanan fisik, pengkondisian perilaku dan latihan fisik yang ketat.

Para pengawal ini membentuk cincin di sekeliling Kim dengan perimeter perlindungan 360 derajat dari pandangan antara pengawal itu dan lokasi. Berjalan, menunggang kuda, dan tiga hingga lima pengawal termasuk direktur lembaga itu akan sudah berada di tempat sebelum Kim datan.

Di samping Kim ada empat hingga enam pengawal, dua sampai tiga di antaranya berada di kanan dan kirinya. Di belakangnya, ada tambahan empat hingga lima pengawal.

Mereka adalah beberapa dari segelintir warga Korea Utara yang diizinkan membawa senjata api di samping pemimpin negara mereka, biasanya pistol semi-otomatis dan senjata cadangan.

Meskipun membawa senjata api, alat pertahanan utama pengawal Kim adalah keterampilan pengamatan mereka (terhadap orang-orang sekitar pemimpin mereka), dan menetralisir setiap ancaman dengan tangan kosong dan tubuh mereka.

Pengawal Kim Jong-un, berbeda dengan ayahnya, jumlahnya lebih sedikit dan memiliki kehadiran yang kurang menonjol.

Pengawal biasanya mengenakan pakaian dan dasi gaya Barat, seperti yang kita lihat di Singapura, atau setelan Zhongshan yang digunakan para pejabat partai. Sopir Kim selalu memakai sarung tangan linen atau kulit untuk menangani roda kemudi. Mereka juga menggunakan komunikasi radio dengan earphone.

Namun, metode komunikasi utama mereka jelas sangat kuno: mereka memakai lencana dan pin khusus pada pakaian mereka untuk acara tertentu untuk menunjukkan identifikasi mereka, dan menggunakan serangkaian kata sandi dan frase kode lisan.

Kantor Pusat Ajudan memiliki sekitar 200-300 personel, lebih dari setengahnya merupakan pengawal, dan sisanya adalah pengemudi dan staf teknis. Kendati ada segelintir pemimpin pasukan yang memiliki karir yang panjang, kebanyakan hanya bekerja dalam kapasitas selama 10 tahun.

Minuman keras, makanan dan rokok

Komando Pengawal terdiri dari garis keamanan kedua dan ketiga di sekitar Kim Jon-un.

Sementara Kantor Pusat Ajudan melindungi pemimpin tertinggi sendiri, Komando Pengawal terutama bertanggung jawab untuk mengamankan tempat di mana pun Kim berada, apakah itu gedung kantornya, tempat tinggal pribadi atau lokasi yang dia kunjungi di dalam negeri atau di luar Korea Utara.

Selain itu, GC memenuhi sejumlah fungsi logistik atau teknis untuk mendukung pemimpin dalam pekerjaannya.

Personel penjaga komando menjalani proses pemilihan dan pemeriksaan yang sama seperti pengawal Kim di Kantor Pusat Ajudan. Bahkan sebagian besar pengawal dirotasi ke GC.

Pengamatan dan laporan terbaru tentang kunjungan Kim ke Singapura mencatat bahwa tiga pesawat tiba ke negara itu dari Pyongyang. Personil Komando Penjaga ada di setidaknya di dua pesawat ini.

Mereka, lelaki dan perempuan, terlibat dalam beragam misi dukungan untuk Kim. Mereka akan mengoperasikan dan memelihara saluran telepon khusus yang akan digunakan oleh pemimpin, serta memberinya komputer apa pun yang ia gunakan dan keamanan teknologi informasi yang diperlukan.

Selain itu, mereka membawa minuman keras, makanan, dan rokok apa pun yang akan diinginkan Kim selama berada di Singapura, dan akan memeriksa makanan atau minuman apa pun sebelum disajikan kepadanya.

Lembaga ini juga menjadi departemen medis di mana dokter pribadinya dan staf medis bekerja, dan setidaknya dua orang ini bersamanya di Singapura.

Dalam hal keamanan pribadi Kim, departemen kedua dari GC membentuk dua dari tiga lapis keamanan di sekelilingnya, dan mereka biasanya fokus pada tempat di mana Kim bekerja, tinggal atau berkunjung.

GC segera menetapkan satu garis di luar kelompok pengawal di sekitarnya, diikuti oleh garis luar ketiga di dekat jalan, pagar atau infrastruktur lain dalam jarak setengah mil dari lokasi mana pun.

Jika seseorang datang ke lobi hotel St Regis di mana dia tinggal di Singapura, orang pasti akan bertemu dengan mereka.

Struktur keamanan pribadi tiga lapis ini hampir tidak pernah terdengar bagi pemimpin dunia lainnya.

Dan sementara pengawal yang berlari adalah gambar yang mencolok, itu adalah lapisan keamanan tambahan dan tidak langsung terlihat yang semakin menunjukkan sistem pengawalan yang paling canggih dan ekstrim untuk memastikan kelestarian dinasti Kim.
sumber: bbc
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment