FENOMENA NGUSTAD MUALAF: DAKWAH & CERAMAH ATAS DASAR KEBOHONGAN

Mora Sifudan – Belakangan ini sering kali kita menyaksikan ceramah ngustad mualaf yang mengaku mantan iman (pastor/romo) dan pendeta. Mereka ini selalu menceritakan bahwa mereka dulunya adalah seorang mantan imam atau pendeta, lulusan ini lulusan itu, bertugas di sini bertugas di situ, ahli ini dan ahli itu, serta dibumbui dengan alasan dia masuk Islam.

Bagi saya sendiri, tidak masalah kalau seorang Kristiani (umat Katolik dan Protestan) masuk Islam. Itu urusan mereka pribadi dengan Tuhannya. Bagi saya dan mungkin Katolik dan Protestan mengoreksi diri kenapa umatnya murtad ke agama lain.

Yang jadi masalah ya ngustad mualaf tadi itu. Dia – entah karena dia mualaf entah karena keilmuannya langsung diberi panggung ceramah – menyampaikan informasi tentang kekristenan yang keliru sehingga – entah disengaja entah tidak sengaja – sehingga menimbulkan perdebatan dan tidak jarang kegaduhan di tengah masyarakat.

Informasi yang salah itu biasanya seputar latar belakang pendidikan yang bersangkutan. Misalnya, mengaku lulusan Teologi dari Vatikan, lulusan Injil Leiden, dan lain sebagainya yang mana universitas itu sering kali tidak eksis di dunia ini. Tidak jarang juga mereka mengaku ditahbiskan di Vatikan. Atau mendramatisir bahwa keluarga besarnya adalah Katolik atau Protestan. Ada pula yang mengaku ahli Kristologi, ahli Injil dan ahli-ahli lain kekristenan.

Yang lebih berbahaya lagi adalah ketika mereka justru menjelekkan agamanya yang dulu ia anut. Dan bahkan ada yang berusaha menyerang eks agamanya itu dengan menyesatkan, mempertentangkan dengan Islam dan lain sebagainya.

Nah kita yang menyaksikan jadi miris sendiri. Pertama, kasihan umat yang mendengar. Bagaimana mungkin ceramah didasarkan pada kebohongan? Umat yang mendengar mungkin mengiyakan saja karena mereka tidak tahu. Bahkan ada yang memuji dan mengagumi. Tetapi akibatnya adalah umat itu mendapat informasi yang salah dan mendengar ceramah yang didasarkan atas kebohongan.

Kedua, rentan menciptakan kegaduhan antar agama. Perdebatan tentang agama itu sah-sah saja. Tetapi ada tempatnya. Biasanya dilakukan secara ilmiah di dunia akademisi. Sementara di kehidupan sehari-hari, lebih pada dialog kehidupan antar umat beragama. Tetapi karena ngustad-ngustad mualaf ini, perdebatan agama dibawa ke atas mimbar ceramah dan dakwah. Selain menyesatkan, bisa saja memprovokasi agama lain.

Ketiga, kecurigaan antar umat beragama. Sering kali keberadaan mereka ini memunculkan prasangka seolah mereka ini sengaja melakukan itu untuk menghancurkan agama itu sendiri. Karena memang kalau tidak segera dibenahi, mereka ini akan menjadikan Islam hanya sebagai lahan mencari nafkah dengan cara berbohong di atas mimbar ceramah dan dakwah. Dengan ilmu yang terbatas, ngustad mualaf ini bukan tidak mungkin menyesatkan umat pendengarnya sendiri.

Maka menurut kami, tidak tahu bagaimana caranya, orang-orang itu perlu ditertibkan. Tidak masalah mereka diberi panggung, tapi diingatkan agar tidak mendasarkan ceramahnya di atas kebohongan dan kebodohan agar masyarakat tidak gaduh dan toleransi antar umat beragama tidak terancam.

Kenapa mereka bisa begitu? Bisa jadi motif mereka murni dakwah. Tetapi karena didasarkan kebohongan, besar kemungkinan motif mereka adalah penerimaan di tengah umat Islam dan uang. Dengan embel-embel mantan imam, pendeta, ahli, dan lulusan Vatikan, mereka akan disegani dan dianggap sangat luar biasa. Dengan begitu mereka mendapatkan tempat istimewa di tengah umat Islam.

Kenapa mereka menyampaikan tentang agama Katolik dan Protestan (dan denominasinya) secara keliru? Jadi begini. Tidak semua orang Kristiani paham tentang pendidikan imam atau pendeta. Banyak dari mereka tidak tahu proses menjadi imam atau pendeta itu seperti apa, cara hidupnya seperti apa, dan pendidikannya di mana. Mereka hanya tahu ala kadarnya saja.

Kenapa mereka tidak tahu secara rinci? Karena memang umat tidak harus tahu betul proses menjadi imam atau pendeta. Bahwa kemudian ada yang sangat tahu dan paham, itu sangat baik. Bahkan mereka yang aktif kegiatan gereja belum tentu tahu. Yang pasti tahu dan paham itu adalah mereka yang memang sudah menjalaninya sampai selesai. Jangankan umat kristiani, seorang imam Katolik pun mungkin tidak tahu betul semua universitas di Vatikan, atau di Vatikan itu seperti apa. Hanya mereka yang sudah mengalaminya saja yang tahu pasti tentang itu.

Nah ngustad mualaf itu sepertinya dulu adalah umat Kristiani yang hanya tahu ala kadarnya saja tentang pemuka agamanya. Atau bisa jadi mereka dulu tidak tahu sama sekali, tetapi karena masuk Islam mereka kemudian mencari informasi dari mana-mana agar bisa diterima di umat Islam. Karena memang informasi tentang seluk beluk pemuka agama Kristiani itu jarang ditemukan.

Terakhir. Semoga umat Islam semakin bijaksana menghadapi ngustad mualaf ini. Semoga umat Islam tidak terlena dengan kebohongan yang mereka sampaikan. Sekali lagi, menjadi Islam atau agama lain adalah pilihan masing-masing, sekali pun itu pemuka agama tertentu. Yang penting, jangan sampai menjadi pemuka agama di agamanya yang baru tetapi atas dasar kebohongan.

Oh iya… Kenapa saya sebut ‘ngustad’? Karena menurut mindset dan pengamatan saya, ustad beneran tidak akan seperti itu. Jadi saya sebut saja ngustad yang berarti ustad abal-abal. Berarti juga (mungkin) tidak semua mualaf yang mendadak jadi penceramah seperti para ngustad mualaf itu.

Salam dari rakyat jelata

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

PEMBUNUHAN JAMAL KHASHOGGI: TURKI ADILI 20 TERSANGKA IN ABSENTIA

Dua puluh warga negara Saudi diadili secara in absentia di Turki atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

Khashoggi, pengkritik vokal Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman, dibunuh oleh sekelompok agen Saudi di dalam konsulat kerajaan di Istanbul.

Para terdakwa termasuk dua mantan ajudan sang pangeran, yang menyangkal keterlibatan mereka.

Pengadilan mereka di Turki dilakukan secara in absentia, yang berarti mereka diadili dan dihukum tanpa hadir di persidangan.

Arab Saudi, yang menolak permintaan ekstradisi Turki, memvonis delapan orang atas pembunuhan Khashoggi tahun lalu.

Lima orang dijatuhi hukuman mati karena berpartisipasi langsung dalam pembunuhan, sementara tiga lainnya dijatuhi hukuman penjara karena menutupi kejahatan.

Persidangan di Saudi itu disebut “antitesis keadilan” oleh Pelapor Khusus PBB Agnes Callamard, yang menyimpulkan bahwa Khashoggi adalah “korban dari eksekusi yang disengaja dan terencana” dan negara Saudi bertanggung jawab untuk itu.

Apa yang terjadi di persidangan?

Tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, yang merupakan warga Turki, adalah salah satu yang bersaksi pada sesi pembukaan sidang.

Dia kemudian mengatakan kepada wartawan yang berkumpul di luar ruang sidang bahwa dia mendapati proses itu melelahkan secara spiritual dan psikologis.

Cengiz mengungkapkan keyakinannya pada sistem peradilan Turki dan menyatakan: “Pencarian kami akan keadilan akan berlanjut di Turki serta di mana pun kami bisa melakukannya”.

Saksi lain yang memberikan bukti adalah Zeki Demir, warga negara Turki yang bekerja sebagai teknisi di konsulat Saudi.

Demir mengatakan kepada pengadilan bahwa ia dipanggil ke kediaman konsul jenderal pada hari Khashoggi menghilang dan diminta menyalakan oven yang biasa digunakan untuk acara barbekyu.

“Ada lima hingga enam orang di sana,” ujarnya. “Ada suasana panik… Seolah-olah mereka ingin saya pergi sesegera mungkin.”

Demir menambahkan bahwa dia kembali ke kediaman itu beberapa hari kemudian dan mendapati marmer di sekitar oven telah disiram dengan cairan pemutih.

Callamard, Pelapor Khusus PBB yang juga hadir dalam persidangan, mengatakan: “Kami tidak bisa menyebut kasus pembunuhan Jamal Khashoggi telah ditindaklanjuti secara formal dalam sistem yang diakui masyarakat internasional, karena persidangan di Arab Saudi tidak boleh diberi kredibilitas dan legitimasi.”

“Di sini untuk pertama kalinya, para pembunuh bayaran didakwa dan juga sejumlah orang yang diperintahkan untuk melakukan kejahatan itu,” imbuhnya.

Sidang berikutnya akan berlangsung pada tanggal 24 November.

Analisis oleh Frank Gardner, koresponden keamanan BBC News

Dari permukaan, persidangan ini bagi sebagian orang mungkin tampak sebagai usaha yang tidak ada gunanya dan untuk tujuan politik semata.

Para tersangka Saudi tidak ada di pengadilan; mungkin tidak akan pernah ada tersangka yang diekstradisi ke Turki untuk diadili; dan Arab Saudi telah mengadakan pengadilannya sendiri, secara rahasia, tahun lalu, yang secara luas dikecam karena dianggap tidak lengkap.

Tetapi bagi pelapor khusus PBB, bagi tunangan sang jurnalis yang terbunuh, dan bagi kawan-kawan dan kerabatnya, ini kesempatan untuk membuka semua fakta.

Lagi pula, dinas intelijen Turkilah yang menyadap konsulat Saudi di Istanbul, tempat pembunuhan itu terjadi, sehingga Turki memiliki rekaman audio penting dari menit-menit terakhir sang wartawan sebelum dia dibunuh.

Tentu saja di sini juga ada poin politik: Turki dan Arab Saudi adalah saingan di wilayah mereka.

Namun mereka yang menghadiri pembukaan persidangan percaya bahwa sidang ini akan memberikan kesempatan baru untuk mengungkap bukti baru dan mungkin memberatkan pelaku.

Bagaimana Jamal Khashoggi terbunuh?

Jurnalis berusia 59 tahun, yang mengasingkan diri di AS pada tahun 2017, terakhir terlihat memasuki konsulat Saudi pada 2 Oktober 2018 untuk mengurus surat-surat yang ia butuhkan untuk menikahi Cengiz.

Setelah mendengarkan rekaman audio percakapan di dalam konsulat yang dibuat oleh intelijen Turki, Callamard menyimpulkan bahwa Khashoggi “dibunuh secara brutal” pada hari itu.

Pemerintah Saudi mengatakan wartawan itu tewas dalam “operasi liar” oleh sekelompok agen.

Jaksa penuntut umum Arab Saudi mengatakan pembunuhan itu diperintahkan oleh kepala “tim negosiasi” yang dikirim ke Istanbul untuk membawa Khashoggi kembali ke kerajaan “dengan cara persuasif” atau, jika itu gagal, “dengan kekerasan”.

Jaksa menyimpulkan bahwa Khashoggi ditahan secara paksa setelah pergumulan dan disuntik dengan obat bius dalam jumlah besar, mengakibatkan overdosis yang menyebabkan kematiannya. Jasadnya kemudian dipotong-potong dan diserahkan ke “kolaborator” lokal di luar konsulat. Sisa-sisa mayatnya tidak pernah ditemukan.

Jaksa Penuntut Umum Turki menyimpulkan bahwa Khashoggi dicekik tak lama setelah ia memasuki konsulat, dan bahwa tubuhnya dihancurkan.

Siapakah para terdakwa?

Kantor berita pemerintah Turki Anadolu mengutip dakwaan yang diajukan oleh jaksa penuntut Turki menuduh Saud al-Qahtani, mantan penasihat senior untuk Putra Mahkota Muhammad, dan Ahmad Asiri, mantan wakil kepala intelijen Arab Saudi, “menghasut pembunuhan berencana dengan maksud [menyebabkan] siksaan melalui naluri jahat”.

Sementara 18 terdakwa lainnya dituduh melakukan “pembunuhan berencana dengan maksud [menyebabkan] siksaan melalui naluri jahat”.

Pengacara Turki yang ditunjuk pengadilan mewakili para terdakwa mengatakan klien mereka membantah tuduhan itu.

Identitas delapan orang yang didakwa atas pembunuhan Khashoggi di Arab Saudi tidak pernah diungkap oleh pihak berwenang Saudi.

Menurut wawancara yang dilakukan oleh Callamard, pengacara mereka berargumen di persidangan Saudi bahwa mereka adalah pegawai negeri dan tidak bisa menolak perintah atasan mereka, serta bahwa Asiri bersikeras bahwa dia tidak pernah mengizinkan penggunaan kekerasan untuk membawa Khashoggi kembali ke Saudi.

Jaksa penuntut umum Saudi mengatakan Asiri diadili tetapi dibebaskan karena tidak cukup bukti, dan bahwa Saud al-Qahtani diselidiki tetapi tidak didakwa.

Putra Khashoggi, Salah, yang tinggal di Arab Saudi, mengatakan pada bulan Mei bahwa dia dan saudara-saudaranya telah “mengampuni mereka yang membunuh ayah kami, mencari pahala dari Allah SWT”.

Berdasarkan hukum Saudi, pengampunan ini secara formal menangguhkan hukuman mati dalam kasus pembunuhan.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

FENOMENA USTADZ DADAKAN

Tahu bulat digoreng dadakan enak, tapi ustadz-ustadz dadakan bikin enek. Apalagi ustadz-ustadz dadakan ini hanya mengoreng-goreng kecurigaan, kebencian dan adu domba umat beragama.

Mengapa lahir model ustadz-ustadz macam begitu? Karena mereka tidak bisa ngaji, tidak punya bekal, akhirnya provokasi dan fitnah yang diceramahkan.

Ngaji kalau bagi santri ada tiga level. Pertama ngaji Al-Quran. Kedua ngaji kitab-kitab yang bisa menjadi rujukan pengetahuan keislaman. Ketiga, ngaji dalam prilaku dan tindakan yang tercermin dalam akhlak yang baik.

Ustadz-ustadz dadakan itu, level pertama saja belum lulus. Contoh Evie Effendi, ngaji Al-Quran saja kacau balau, makhraj tidak benar, tidak bisa bedakan pelafalan dal د dan dzal ذ baru mulai baca dari a’udzubillahi saja sudah salah. Ditambah tajwidnya, kemudian wakaf saat baca ayat sembarangan. Celakanya lagi dia minta jamaah yang hadir mengikuti bacaan dia. Akhirnya kesalahan yang awalnya pribadi ustadz dadakan, jadi kesalahan berjamaah.

Felix Siauw lebih parah lagi. Mengutip ayat salah besar. Yusabbihu dibaca Sabbaha, al-malik-ul quddus-ul aziz-ul hakim dibuang alif lam nya. Sudah salah kutip, bacanya abal-abal, malah nekat menafsirkan Al-Quran. Salah fatal! Karena Felix tidak bisa ngaji, jualannya propaganda Khilafah HTI.

Sugik Nur ngaku tidak bisa ngaji. Bekas penjual pembalut wanita. Apa yang diharapkan dari orang macam ini? Ceramahnya mulai dari sumpah pocong. Tak laku di daerahnya pindah kemana-kemana. Adanya medsos dia manfaatkan cari peluang dengan ceramah yang isinya mengejek-ejek dan kebencian. Akhirnya dia divonis bersalah. Semoga segera masuk penjara. Padahal menjadi sales pembalut wanita lebih mulia daripada ngaku ustadz, apalagi ngaku Gus, tapi isi ceramahnya hanya menyebarkan keburukan.

Zulkarnain katanya mantan penyanyi di RRI. Ditulis lulusan S2 Hawaii, tapi dibongkar ke-abal-abalannya oleh seorang netizen. Tak jelas di mana belajar ngaji dan gurunya, tahu-tahu mengaku ustadz, sekaligus ‘memaksa’ orang panggil dia ustadz karena nama akun twitternya pakai ustadz. Untuk meyakinkan, memakai gamis dan sorban. Ceramahnya cuma ngejek-ngejek Presiden Jokowi. Tidak perlu capek-capek dites ilmunya, tashrif dasar anak ibtidaiyah saja dia ngaco.

Yang lebih parah yang lagi viral. Ustadz dadakan ngaku mualaf. Eh dia makin nekat dengan mengaku anak dari Kardinal. Sejak kapan Kardinal menikah? Apalagi dalam sejarah Indonesia, baru ada tiga kardinal. Jadi sangat mudah dibongkar kebohongannya.

Pertama Kardinal Justinus Darmojuwono, Uskup Agung Semarang sebagai kardinal pertama dari Indonesia. Kedua, Kardinal Julius Dharmatmadja, sahabat baik Gus Dur, yang kini sudah pensiun dan ketiga yang baru ditahbiskan Kardinal Ignatius Suharyo sekaligus Uskup Agung Jakarta.

Semua kardinal itu tidak menikah, tidak punya istri, tidak punya anak. Romo, Pastur Katolik juga tak ada yang menikah, sedunia! Jadi, yang ngaku bernama Fauzan Al-Azmi ini anak kardinal siapa? Atau anak celana merk cardinal?

Ada lagi yang ngaku mualaf dari keluarga Katolik, tapi katanya bapaknya tokoh di PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) yang Kristen Protestan. Bagaimana mungkin orang Katolik jadi tokoh di lembaga gereja Kristen Protestan? Jelas-jelas dia tidak bisa membedakan Katolik dan Kristen Protestan. Jadi jangan tanya dia bisa ngaji apa tidak, menguasai materi penipuannya saja tidak cermat.

Sayangnya bagi umat Islam yang awam, yang terlalu tulus, mudah sekali ditipu oleh ustadz-ustadz dadakan itu. Materi-materi mereka yang tanpa modal ngaji, diperbanyak materi kebencian, propaganda, konspirasi, kebohongan dan menyebarkan ketakutan. Ceramah horor. Persis film horor. Yang lagi-lagi baik film horor dan ceramah horor punya pasarnya di sini.

Sudahi mengundang ustadz dadakan. Karena masih banyak yang ustadz beneran, ulama, kyai, habib, tuan guru, ajengan yang bisa menjadi panutan, baik dari kedalaman ilmu, kebesaran jiwa, kearifan dan pengalaman hingga tauladan dalam laku.

Silakan gemari tahu bulat yang digoreng dadakan, tapi jangan yang butek ustadz dadakan.

Mohamad Guntur Romli & fb

Posted in Berita | Leave a comment

TERAWANG DI SARANG PENYAMUN

cak soed – Diangkatnya DR Terawan atau nama lengkapnya DR. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad sebagai Menteri Kesehatan di Kabinet Kerja Jokowi, awalnya menimbulkan Pro dan Kontra, kenapa demikian? Terawan yang juga seorang Jendral TNI aktif adalah sosok kontroversial yang pernah berkasus dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia). IDI adalah organisasi profesi yang menaungi seluruh Dokter di Indonesia, dan mempunyai sejarah yang amat panjang, bahkan dari website resmi IDI, yaitu idionline.org, sejarah organisasi profesi ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 1926.

Nah ini masalahnya, ternyata Terawan pernah bermasalah dengan IDI, Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) dikabarkan menjatuhkan sanksi atas pelanggaran etik berat yang dilakukan oleh Kepala Rumah Sakit Umum Pusat Angkatan Darat (RSPAD), pada saat itu (2018) Mayjen TNI dr Terawan Agus Putranto. Hal ini dibenarkan oleh Ketua MKEK, dr Prijo Pratomo, Sp. Rad. Namun, dia juga menegaskan bahwa MKEK tidak mempersalahkan teknik terapi pengobatan Digital Substraction Angogram (DSA) yang dijalankan Terawan untuk mengobati stroke, melainkan kode etik yang dilanggar.

“Kami tidak mempersoalkan DSA, tapi sumpah dokter dan kode etik yang dilanggar,” ujarnya, Prijo menyebut ada pasal Kode Etik Kedokteran Indonesia (Kodeki) yang dilanggar. Dari 21 pasal yang yang tercantum dalam Kodeki, Terawan telah mengabaikan dua pasal yakni pasal empat dan enam. Pada pasal empat tertulis bahwa “Seorang dokter wajib menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri”. Terawan tidak menaati itu, dan kata Prijo, Terawan mengiklankan diri. Padahal, ini adalah aktivitas yang bertolak belakang dengan pasal empat serta mencederai sumpah dokter. Sementara itu, kesalahan lain dari Terawan adalah berperilaku yang bertentangan dengan pasal enam. Bunyinya: “Setiap dokter wajib senantiasa berhati-hati dalam mengumumkan atau menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji kebenarannya dan terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat”. Sikap Terawan yang tidak kooperatif terhadap MKEK juga disebut menyebabkan kesalahannya semakin parah.

sumber: KOMPAS

Bahkan IDI sempat menolak saat Terawan diangkat sebagi Menteri oleh Jokowi Didalam berita tersebut IDI menyatakan keberatannya atas diangkatnya Terawan sebagai menteri Kesehatan. sumber beritanya .

Metode digital substraction angiography (DSA) atau publik mengenalnya dengan Metode Cuci Otak yang ditemukan dokter Terawan Agus Putranto dikenal sangat ampuh bahkan terkenal sampai dunia internasional. dr Terawan bahkan pernah memenuhi undangan Rumah Sakit Krankenhaus Nordwest Jerman untuk menjelaskan metodenya ini.

“Ya, sekalian menunjukkan kesejajaran ilmu orang Indonesia dengan teman-teman di Jerman. Jangan sampai kami di Indonesia hanya dianggap main ngeyel saja dan tidak ilmiah. Sedangkan negara lain sangat menghargai. Kalau bisa nangis saya nangis tenan (benar) karena sedih, ” ujarnya kepada media.

Sumber

Versi dari DR Terawan dalam beberapa kali interviewnya di televisi pernah mengatakan bahwa dirinya tidak pernah melanggar kode etik, dan tidak pernah mengiklankan dirinya ataupun metodenya, adapun tentang kesaksian yang banyak beredar adalah pengalaman orang atau pasien yang ditanganinya dan menjalani Metode DSA yang merasakan manfaat dari Terapi cuci otaknya tersebut.

Apapun setiap permasalahan pasti ada dua versi yang berbeda, yang jelas disini bahwa Terawan dan IDI mempunyai masalah yang serius, menempatkan Terawan dikementrian Kesehatan, bahkan sebagai Menterinya, bagaikan menyemburkan bensin kedalam api, api akan semakin membesar dan membakar. Hal ini sama saja Jokowi menempatkan Terawan di sarang penyamun, yah pasti banyak penolakan. Sudah bisa diduga IDI akan melakukan resistansi baik secara halus maupun secara frontal, secara halus dengan cara kelihatannya mendukung programnya akan tetapi programnya tidak ada yang jalan satupun. Menggangguk didepan orangnya tetapi tidak dijalankan, itulah yang terjadi sekarang, penolakan secara halus dari para dokter anggoata IDI yang menolak Terawan tentu saja menyulitkannya menjalankan semua program-programnya, ujung-ujungnya semua mandeg. Penanganan COvid19 menjadi bukti bahwa jajaran kementrian kesehatan tidak berkoordinasi dengan baik dengan Menterinya, tapi jangan anggap Terawan tidak mampu, justru kita harus melihat dari sisi yang lain, sudahkan para dokter yang ada dibawah naungan IDI itu berkoordinasi dengan baik? Itu pertanyaannya. Contoh terbaru kita melihat sendiri bagaimana Walikota rasa Gubernur Ibu Risma, terpaksa harus menyembah-nyembah saat pertemuan dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan para direktur RS Surabaya. Bahkan Ibu RIsma sendiri merasakan betapa sulitnya berkomunikasi dengan para dokter itu.

Sudah jadi rahasia umumlah, bahwa IDI sudah dikuasai golongan yang dikenal dengan nama kadrun, pemuja ideologi dari arab itu. Terawan yang dianggap kafir oleh kadrun tentu saja pasti tidak akan didengar oleh kaum kadrun itu, terbukti pandemi Covid19 dijadikan arena untuk menjebak Terawan. Pada saat kampanye PILPRES kita melihat sendiri banyak bukti digital bahwa para dokter bahkan dokter dari rumah sakit pemerintah, malah mendukung calon yang didukung oleh ormas terlarang HTI, lalu baru-baru ini beredar undanganTausiah dari IDI wilayaj Riau, disana mengundang ulama, yang sudah kita kenal sebagai ulama yang pro kilafah dan selalu mengkafir-kafirkan orang dan menjelekan NU, nah sudah jelas kan IDI itu dikuasai oleh siapa?

Yang paling terlihat jelas adalah bagaimana IDI tidak mendukung program percepatan penangan Covid19 dengan menerapkan TPK atau Terapi Plasma Konvalesan, terlihat dibeberapa daerah ada penolakan yang sangat kuat untuk tidak menjalankan TPK, mungkinkah IDI takut banyak pasien Covid yang sembuh?.

Menjadi seorang Doktor Terawan pada saat sekarang ini memang sangat sulit, dan beliau selalu disalahkan, padahal kalau kita mau sedikit membuka mata saja, bisa melihat bahwa posisi beliau sangatlah tidak nyaman. Seharusnya Terawan tidak perlu direshuffle, yang diperlukan adalah aksi nyata pemerintah memusnahkan ideologi kadal gurun, yang sudah merusak sendi-sendi berbangsa dan bernegara ini. Yang diperlukan adalah rekan-rekan para Dokter yang terhormat yang masih ingin Pancasila dan NKRI di negeri ini bersatu padu dan rebut kembali IDI, agar IDI menjadi milik semua masyarakat dan tidak tergelincir dalam politik identitas.

Cak Soed

#KawalJokowi

sumber: seword

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

BUPATI KUTAI TIMUR ISMUNANDAR DITANGKAP KPK

Ditangkap KPK, Profil Ismunandar Bupati Kutai Timur Pernah Bantah Tudingan Dinasti Politik

WARTAKOTALIVE.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menggelar operasi di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (2/7/2020) malam.

Menurut sejumlah informasi, terdapat beberapa bangunan yang disegel oleh lembaga anti rasuah ini.

Diantaranya adalah rumah jabatan bupati di kawasan pemerintahan Bukit Pelangi.

Dari pantauan wartawan Tribunkaltim.co di rumah jabatan Bupati Kutai Timur, Kamis (2/7/2020) tengah malam, kondisinya terlihat terlihat sepi.

Mobil jabatan yang biasa parkir di depan rumah, tak terlihat.

Hanya ada petugas satpol PP yang berada di pos depan rujab.

Namun saat TribunKaltim.co mencoba masuk, petugas tidak memperbolehkan.

Lalu dari pantauan di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang masih berada di kawasan Bukit Pelangi, juga tampak banyak polisi yang berjaga, Kamis (2/7/2020) jelang tengah malam.

Beberapa sumber mengatakan Bupati Kutai Timur, Ismunandar sedang berada di Jakarta.

Setelah mengikuti rapat di Samarinda Kamis (2/7/2020), dikabarkan bupati beranjak ke Jakarta.

Dari giat operasi senyap tersebut, tim KPK menangkap Bupati Kutai Timur Ismunandar dan beberapa orang lainnya.

“Benar, KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi. salah satunya adalah kepala daerah kabupaten di Kaltim,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (3/7/2020) dini hari.

Akan tetapi Ali belum bisa mengungkap kasus rasuah yang dimainkan Ismunandar, termasuk barang bukti dan pihak-pihak yang turut diamankan.

“Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua,” ujar Ali.

 Sebelumnya Ketua KPK Firli Bahuri telah membenarkan operasi senyap yang dilakukan tim penindakan komisi antikorupsi di Kaltim.

Namun sama seperti Ali, Komisaris Jenderal Polisi itu belum bisa mengungkap pihak-pihak yang diangkut.

Karena, katanya, saat ini tim penindakan masih bergerak di lapangan.

“Mohon waktu ya. Mohon diberi waktu. Nanti pada saatnya rekan-rekan pasti diberitahu,” kata Firli kepada Tribunnews.com, Kamis (2/7/2020) malam.

Siapakah Ismunandar? 

Dikutip dari Wikipedia Ir. H. Ismunandar, M.T. lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, 7 Agustus 1960 adalah Bupati Kutai Timur yang menjabat pada periode 2016 hingga 2021.

Ia menggantikan Bupati sebelumnya, Ardiansyah Sulaiman, setelah terpilih dalam Pilkada Kutai Timur 2015 yang berpasangan dengan Wakil Bupati Kasmidi Bulang.

Ismunandar dan Kasmidi Bulang resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur periode 2016-2021 pada tanggal 17 Februari 2016 di Planary Hall Sempaja Samarinda.

Pelantikan dipimpin Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak bersama lima kepala daerah dari Kutai Kartanegara, Berau, Mahakam Ulu, Samarinda dan Kabupaten Paser.

Ir. H. Ismunandar MT atau yang akrab disapa Ismu ini, adalah seorang yang cukup memiliki karier dan pengalaman birokrasi yang relatif cukup cemerlang.

Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Kutai Timur tahun 2010 lalu, Pria asal kecamatan Sangkulirang ini, pernah menjabat sebagai Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Kutim.

Karier suami dari wakil ketua DPRD Kutim Encek, U.R Firgasih, SH ini, di birokrasi tidak hanya di Kabupaten Kutai Timur, juga pernah bertugas di Provinsi Kalimantan Timur dan kota Bontang.

Selain dibirokrasi, bapak dua anak ini, juga memiliki pengalaman di organisasi. Tercatat ada tujuh organisasi yang ia pimpin saat ini, diantaranya adalah ketua PC Nahdatul Ulama Kutai Timur dan Ketua PMI Kutai Timur.

Pada Tanggal 25 September 2016 Ir. H. Ismunandar, MT ini ditetapkan menjadi Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Minang CARANO serta diberikan gelar kehormatan sebagai Sutan Rajo Batuah.

Sebelum menyelesaikan pendidikan di sekolah dasar di ibukata Provinsi Kalimantan Timur Samarinda, Ismu menghabiskan masa-masa kecilnya di kecamatan Sangkulirang, beliau bahkan pernah bersekolah di SD Sangkulirang hingga kelas 5 SD.

Menjabat bersama

Bupati Kutai Timur Ismunandar dan istrinya, Encek UR Firgasih Ketua DPRD Kuta Timur. (kompas.com)

Tidak biasa. Pasangan suami istri ini menjabat posisi penting di Kabupaten Kutai Timur. Sang suami, Ismunandar menjabat sebagai bupati dan sang istri, Encek UR Firgasih sebagai Ketua DPRD.

Encek dilantik di Sangatta, ibu kota Kutai Tumur pada Kamis (10/10/2019).

Encek UR Firgasih adalah kader DPC PPP Kutai Timur dan sudah menjadi anggoota DPRD sejak tahun 2014.

Kala itu, Encek menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kutai Timur dan suaminya sudah menjadi Bupati Kutai Timur dan juga menjadi penasihat Partai Nasdem.

Pada pileg tahun 2019, PPP mendapatkan kursi terbanyak di Kutai Timur yakni 9 dari 45 kursi yang ada. Padahal sebelumnya, DPRD Kutai Timur dikuasai Golkar.

Hal tersebut yang mengantarkan Encek, kader PPP menjadi Ketua DPRD Kutai Timur.

“Jadi nggak ada masalah. Kita bangun sinergitas dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kutim,” jelasnya.

Encek berharap agar di era kepemimpinannya bisa membawa DPRD Kutim dalam mengemban amanah rakyat secara baik.

Bantah tudingan dinasti politik

Ismunandar Bupati Kutai Timur membantah tudingan Dinasi Politik di Kutai Timur.

Ia mengatakan ada proses politik yang mengantarkannya menjadi bupati dan istrinya menjadi ketua DPRD.

Dari sisi prosedur, menurut Ismunandar tidak ada aturan yang yang dilanggar.

Hal yang sama terjadi juga di Bontang. Neni Moerniaeni menjabat Wali Kota Bontang dan anaknya, Andi Faisal Sofyan Hasdam menjabat Ketua DPRD Bontang.

Ibu dan anak tersebut berasal dari partai yang sama yakni Golkar. Dua daerah ini memiliki wilayah berbatasan langsung di wilayah utara Kaltim.

Sumber: Ilham Rian Pratama/Tribunnews dan Zakarias Demon Daton/Kompas.com, Margaret Sarita/Tribunkaltim.co

Posted in Berita | Leave a comment

IR YOHANES IGNATIUS, STh

Nama Ir. Yohanes Ignatius, STh.
Bohong. Nama baptis itu hanya 1. Kalo Yohanes ya Yohanes saja. Kalo Ignatius ya Ignatius aja. Jangan diborong semua bro. 😂😂

Ayah kandungnya Prof Dr Ignatius Sastrawardaya MTh. Seorang Kardinal.
Bohong. Kardinal itu tidak menikah dan punya anak. 😂😂

Tahun 2000 masuk Undip. Lulus 2004. Dapat gelar Ir. 🤦‍♂️🤔
Bohong. Gelar Insinyur dihapus pada 1993. Lulusan S1 teknik bergelar Sarjana Teknik. 😂😂

Tahun 2004 diberi beasiswa sekolah ke Vatican Roma. Kuliah di IVS Injil Vatican School. Dapat gelar STh Sarjana Theologia.

Bohong. IVS tidak ada di Vatican. Apalagi gelarnya itu jelas bohong. STh itu gelar untuk lulusan Kristen Protestan yang mengambil strata sarjana.

Sangat panjang kalo mau dikuliti tipsani tipu sana tipu sini orang aneh ini.

Apalagi tulisan di background video itu. Serammmm brayyy.

Mantan Pendeta Termuda Se Asia Tenggara. 😂😂🤣🤣

Kalo Mantan Pendeta Tersesat mungkin…

Seorang teman kemarin bilang..

Bang Bir…mohon kalo transfer pemain diseleksi dulu yang bagus. Jangan kayak gitu. Capek repot kami Bang Bir…

Maaf ya Gus…kami aja gak kenal orang itu. Mungkin terlempar dari planet lain kali ya. 😂😂

Birgaldo Sinaga & fb

Posted in Berita | Leave a comment

PERGANTIAN LOGO BUMN DI MASA PANDEMI. SENSE OF CRISIS? ATAU UPAYA PENCITRAAN DINI?

Daeng – Dulu saya pernah ikut beberapa lomba logo, baik untuk instansi pemerintahan maupun untuk umum. Bahkan di 99 design contest pun pernah saya ikuti. Dan karena persaingan begitu ketat, tentu saja tak mudah tembus dan menang.

Yang terakhir saya ikuti adalah lomba logo BKKBN sebelum musim pandemi corona melanda dunia. BKKBN waktu itu melibatkan masyarakat berpartisipasi aktif dengan membuka lomba logo barunya. Karena yang lama mungkin saja dirasa sudah agak ketinggalan jaman atau kuno. Maka karena itulah, BKKBN memberikan kriteria bagaimana logo yang diinginkannya.

Yang saya ingat baik-baik adalah bahwa logo tersebut tidak mengandung lagi unsur dua anak dan ayah-ibu, soalnya BKKBN bukan hanya mengurus masalah kelahiran, tapi semua aspek kekeluargaan atau pembinaan masyarakat. Jadi logo yang diwakilinya sangat melingkupi semua, terutama unsur cinta kasih sayang.

Masyarakat yang berkualitas dimulai dari pembinaan keluarga atau pendidikan di rumah.

Jadi lomba itu mudah diakses pengumumannya, bahkan sekarang mungkin masih ada di mesin pencari. Sehingga khayalak tahu berapa nominal hadiah pemenang lombanya, meskipun bisa dibilang lumayanlah.

Tapi tidak dengan logo Pertamina. Pada tahun 2005, berarti di zamannya SBY ya?, kabarnya sih kalau ini benar, logo pertamina di zaman itu seharga USD 350.000, kurs waktu itu kalau dirupiahkan sebanyak Rp 4,6 Milyar. Wow… wow… bandingkan dengan BKKBN di tahun 2019 yang juara satunya mendapatkan 35 juta. Xixixxi.

Kemudian Bank Mandiri pada tahun 2008 juga membuat logo seharga Rp. 15 Milyar. Pertamina dan Bank Mandiri, keduanya BUMN kan?

Dan di saat masa pandemi covid-19 ini belum berakhir, Kementrian BUMN pun mengganti logonya. Saya belum menemukan informasi berapa harga yang dianggarkan untuk logo baru ini. Apakah ini melibatkan masyarakat umum semacam lomba seperti yang dilakukan oleh BKKBN atau tidak? Atau hanya seperti anak perusahaan BUMN yang langsung mengambil tenaga desain pembuat logo? Sehingga bisa lebih mahal atau memang dimahalkan?

Apakah pembaca sudah melihat logo baru BUMN? Bagaimana pandangan pembaca dengan logo itu? Fresh atau kaku kelihatannya?

Logo yang baru ini hanya bermain bentuk font, meskipun ada logo garuda di samping kanannya dan tulisan kementriannya di sebelah kiri, dan di tengahnya itu permainan font yang menurut saya kaku dan tanggung, tak selembut dengan huruf M mcdonald, hehehe.

Justru logo ini berusaha membentuk pencitraan tapi tanggung sekali, kalau boleh saya bilang gagal. Meskipun Erick Tohir sendiri mengatakan bahwa dengan logo baru ini, ia tidak mau hanya jadi pencitraan. Kenapa Erick langsung menyingung masalah pencitraan? Apakah ada yang menuduh dirinya akan melakukan pencitraan untuk pilpres 2024?

Padahal umur logo Kementrian BUMN ini baru lima tahun, kok secepat itu berganti, bahkan kesannya pergantian logo ini sangat penting daripada penanganan covid-19.

Terlepas apa motif dan tujuan dari pembuatan logo baru ini, tetap saja bukan hal yang urgen dilakukan di saat masa pandemi covid-19 ini. Setidaknya dengan logo baru itu, tidak bakal membuat pandemi akan berakhir dan virus itu musnah dengan logo baru BUMN. Ituh!

Bahkan logo baru itu bukan pemicu meningkatkan akhlak. Untuk meningkatkan akhlak adalah kesadaran individu masing-masing, bagaimana memahami hidup ini dengan tujuan utamanya, bukan hanya mencari untung besar lalu yang lain terbengkalai. Atau apalagi menganggap hidup ini hanyalah pertandingan perebutan kekuasaan, atau adu siasat ala mafia? Bahaya kan?

Apakah Erick Tohir sudah memikirkan dengan jeli perubahan logo BUMN ini, dimana pandemi covid-19 belum juga reda? Apakah Erick tidak mau pusing dengan tantangan pandemi ini, sehingga mengutamakan penggantian logo? Apakah tidak memahami yang namanya sense of crisis? Seperti yang Presiden katakan?

Dengan pergantian logo ini, anggaran bisa bengkak atau menambah pengeluaran. Sementara, banyak perusahaan yang perlu dibenahi dulu, dan belum lagi banyak perusahaan yang mem-PHK-kan karyawannya.

Apakah logo baru BUMN itu bisa menormalkan kembali kesulitan ini? Jangan-jangan logo ini seperti jimat? #eah.

Mana akhlakmu ncuk?

Pergantian logo baru sudah pasti mengeluarkan anggaran. Apakah harga logo ini bersaing dengan harga logo Pertamina atau Bank Mandiri? Mmmhhhh…

Logo baru akan menambah pengeluaran juga pada item-item seperti Papan nama puluhan perusahaan induk, ratusan anak dan cucu serta cicit. Logo pada pakaian karyawan yang jumlahnya tentu saja banyak, meski sudah ada yang diphk. Lalu pada kop surat, atribut, kendaraan, dan tentunya iklan.

Nah, apakah semua ini upaya hanya untuk menghabiskan anggaran saja agar dibilang terus bekerja? Bukankah ada banyak gebrakan yang lebih bermanfaat buat penanganan covid-19 dan juga kesejahteraan masyarkat? Dan apakah ini semua berhubungan dengan akhlak?

Oee… Mana akhlakmu ncuk?

Begitulah ganti-ganti logo.

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

TIGA PRIA MACHO DARI PERGURUAN BERBEDA

Coba perhatikan baik2 foto 3 lelaki macho nan menggemaskan ini.

Dari kami bertiga, siapa yang lulusan IVS Injil Vatican School? 😂😂

Yang jelas bukan cowo di tengah itu. Cowo di tengah itu lulusan PKI Perguruan Kristen Indonesia. 😁😁

Lalu yang dua lagi siapa?

Nah, inilah the real rohaniawan. Pastor. Umatnya memanggil dengan sebutan Romo.

Sebelah kiri saya bernama Romo Pram. Sedangkan sebelah kanan Romo Kristiono.

Untuk bisa jadi pastor itu tidak mudah. Berat sekali. Tahapannya saja bukan soal isi kepala dalam memahami ilmu teologi.

Tapi yang terberat adalah kaul kemiskinan. Meninggalkan hidup keduniawian. Hidup selibat. Hanya melayani Tuhan. Tidak boleh menikah, kawin, punya keturunan.

Dalam hirarki Katolik pemimpin gereja disebut Pastor. Lalu di atasnya disebut uskup. Di atas uskup ada kardinal. Lalu Bapa Paus.

Di Indonesia sejak merdeka Bapa Kardinal itu baru 3 orang. Saat ini Kardinal adalah Mgr Ignatius Suharyo yang dilantik pada 5 Oktober 2019 di Vatican oleh Bapa Paus Fransiskus.

Tugas Kardinal Ignatius adalah menjadi penasihat dan asisten paus. Selain itu ia juga berhak memilih paus dalam konklaf atau prosesi pemilihan berikutnya.

Gimana ceritanya saya bisa bersama dua pria gagah ini?

Nah, beberapa waktu lalu Gereja Paroki St Joseph Karimun dilarang pembangunannya oleh segelintir orang. Sempat jadi isu nasional. Bahkan Presiden Jokowi ikut memberi komentar.

Saya datang ke Karimun. Bertemu dengan Humas Gereja Romesko Purba. Membela gereja pendirian gereja. Menyuarakan suara protes keras pelarangan gereja yang sudah mendapat IMB. Saya melihat langsung gereja. Membuat video. Dan viral.

Lalu bertemu dengan Romo Pram dan Romo Kristiono. Berbincang2 dengan mereka. Begitulah historynya.

Nah, kembali ke laptop.

Ada video viral seseorang yang mengaku bernama Ir. Ignatius Yohanes, STh. Ia mengklaim sebagai Ketua Misionaris Kristen Indonesia. Pernah kuliah di Vatican Roma.

Bapaknya bernama Prof Dr Ignatius Sastrawardaya MTh. Seorang Kardinal.

Saya ngakak geli sampe perut sakit menonton ngibul banyolan orang bermuka lucu ini.🤣🤣

Lha gimana gak ngakak, masak ada kardinal punya istri. Punya anak. Gelarnya juga STh, MTh. Mana ada gelar Katolik spt itu. Itu gelar Kristen Protestan. 😂

Ketahuan banget kekonyolan bermodus tipsani tipu sana tipu sini demi fulus.

So..teman2 muslim jangan terpedaya tertipu sama orang kadal gurun begini ya. Kasihan kalo man teman sampe kemakan omongan sesatnya.

Alih2 dapat ilmu yang terjadi malah tercebur dalam lumpur kegelapan.

Jangan sampe deh…

Cukuplah dia yang tercebur tenggelam dalam lembah kegelapan.

Oke..pertanyaan terakhir…

Siapa ya yang paling macho dari ketiga pria ini?

Jawablah dengan jujur…tolonglah..🙏🙏😂😂

Salam perjuangan penuh cinta

Birgaldo Sinaga & fb

foto silahkam klik di, “fb Birgaldo Sinaga”.

Posted in Berita | Leave a comment

AMIEN RAIS TAK USAH INGATKAN JOKOWI SOAL KELENGSERAN SOEHARTO

Xhardy – Terkait amarah Jokowi kepada para menterinya, Amien Rais juga ikut berkomentar. Dia merasa kasihan tapi di sisi lain dia tertawa. Dia juga menyamakan peristiwa itu dengan sebuah peribahasa. “Ya, saya terbit kasihan, terbit ketawa juga. Kemudian seperti menepuk air didulang, terpercik muka sendiri juga,” kata Amien Rais.

Amien Rais juga menilai kemarahan Jokowi merupakan bagian dari sebuah sandiwara politik untuk mengembalikan kepercayaan publik. “Pertama, Pak Jokowi sedang bermain sandiwara politik dengan mengaduh-aduh dan merintih biar rakyat kembali mempercayai Pak Jokowi, mencintai beliau. Jadi, maaf, yang membuat jengkel Pak Jokowi itu adalah menterinya, sementara Pak Jokowi itu bagus sekali,” ujar Amien Rais.

Menurutnya, mempublikasikan video tersebut malah menjadi blunder untuk Jokowi. “Sebaiknya tidak usah diumumkan itu. Jadi kesalahan fatal itu adalah marahnya Pak Jokowi itu terbatas, tapi dipublikasikan. Semua umat manusia tahu akhirnya seluruh dunia tahu. Umumnya malah jadi backlash itu,” kata Amien Rais.

Dan dia juga mengingatkan agar Jokowi tidak bernasib seperti Soeharto saat lengser dari kekuasaannya yang selama 32 tahun berkuasa, dia selalu dipuji menterinya dan ketika situasi sedang genting yang memaksanya lengser, tidak ada satu pun menteri yang membelanya, bahkan meninggalkannya.

“Ketika gerakan rakyat sudah mengepung kekuasaan. Pak Harto sulit bertahan, semua menterinya meninggalkan. Tidak ada lagi yang membela Pak Harto, kecuali satu orang yaitu Saadillah Mursjid,” katanya.

“Ya Allah, jadi saya cuma mengingatkan berkacalah dari nasib Pak Harto, yang sangat kuat waktu itu tapi itupun ketika ditinggal menterinya jadi keropos. Itu Pak Harto,” katanya lagi. Soekarno juga mengalami nasib yang sama, begitu menurutnya.

“Nah pak Jokowi jauh lebih enteng daripada Bung Karno atau Pak Harto jadi jangan macam-macam. Kalau mau berbenah, cepatlah dan harus ikhlas, tidak usah ada sandiwara lagi,” kata Amien Rais.

Aduh Pak Amien Rais, sudah deh. Jangan sedikit-sedikit bicara soal lengsernya presiden A, presiden B sampai presiden Z. Jangan pula memancing dengan bicara soal kekuasaan rakyat. Apa yang sudah terjadi dulu sudah basi dan tidak mungkin terulang lagi sekarang.

Ngapain juga Jokowi bersandiwara? Jokowi itu apa adanya, to the point dan tidak bertele-tele. Jokowi itu tidak sama dengan tokoh-tokoh atau penjabat yang manis saat kampanye tapi ketahuan liciknya saat berkuasa. Jokowi itu sederhana, tidak berpenampilan sok mewah dan glamor seperti pejabat-pejabat lain. Jokowi itu menjadi presiden tapi tidak ada kepentingan apa pun, tidak seperti orang lain yang ingin berkuasa demi menjaga kepentingannya atau menampung kepentingan pihak lain. Jokowi juga sampai sekarang tidak memperkaya diri melalui kekuasaannya. Jokowi sampai sejauh ini juga tidak munafik, dari luar segini ternyata di dalam segitu.

Lengsernya Jokowi itu hanyalah ilusi kelompok sebelah yang mulai tidak tahan. Lihat saja siapa yang suka bicara isu-isu yang aneh seperti isu PKI. Atau isu-isu pemerintah represif dan suka mengancam kebebasan berpendapat. Semua bermuara ke satu kelompok yang itu-itu juga. Kelompok yang sama.

Cuma mereka ini yang sibuk berpikir dan berharap Jokowi lengser. Mereka mengkondisikan sesuatu agar itu bisa tercapai. Sori aja deh, gak bakal bisa terjadi.

Soal menteri, saya akui ada sebagian yang memang tidak becus. Makanya Jokowi ancam akan melakukan reshuffle biar menjadi efek kejut buat mereka, biar mereka tidak bisa tidur. Ini menjadi cambuk buat para menteri agar bekerja lebih giat lagi terutama soal kesehatan dan ekonomi yang terdampak paling parah oleh wabah covid-19.

Marahnya Jokowi yang dipublikasikan itu justru menarik karena publik jadi tahu ada menteri yang kinerjanya dipertanyakan. Nah, sekarang semua mata sedang tertuju kepada mereka. Mau tidak mau, menteri harus all out atau bakal disingkirkan lewat reshuffle. Kalau tidak dipublikasikan, efek kejutnya tidak akan begitu terasa.

Mau reshuffle atau tidak, itu adalah hak presiden meski saya sendiri berharap dia lakukan itu untuk kinerja kabinet yang lebih bagus. Kalau pun benar terjadi reshuffle, semoga tidak kecolongan lagi seperti sekarang.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

PROYEKSI IMF: 10 NEGARA INI BAKAL MENGALAMI PERTUMBUHAN EKONOMI TERPARAH PADA TAHUN 2020

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dana Moneter Internasional memperkirakan sepuluh negara ini akan mengalami pertumbuhan ekonomi terburuk sepanjang tahun ini dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

Penyebab pertumbuhan ekonomi negatif tak lain karena dampak negatif penyebaran virus corona Covid-19 yang hingga kini belum terbendung.

Inilah negara yang dengan pertumbuhan ekonomi paling parah tahun ini versi Dana Moneter Internasional (IMF).

Proyeksi IMF ini dikeluarkan pada 24 Juni 2020 sebagai update dari proyeksi awal yang mereka keluarkan pada pertengahan April 2020 yang lalu.

Pada proyeksi lembaga yang dipimpin oleh Direktur IMF Christine Lagarde ini memperkirakan ekonomi Italia akan mengalami pertumbuhan paling buruk sepanjang  tahun ini.

1. ITALIA

Lembaga keuangan ini memproyeksi Italia mengalami pertumbuhan negatif 12,8% atau lebih parah -3,7% dibandingkan dengan proyeksi awal yang dikeluarkan pada April 2020 yang masih memperkirakan negatif 9,1%.

2. SPANYOL

Peringkat kedua negara dengan pertumbuhan ekonomi negatif adalah Spanyol. IMF memperkirakan tahun ini Spanyol mengalami pertumbuhan negatif sama parah dengan Italia yakni -12,8 %. Proyeksi ini lebih parah jika dibandingkan dengan April yang masih -8%.

3. PRANCIS

Peringkat ketiga negara dengan pertumbuhan ekonomi positif adalah Prancis yakni dngan pertumbuhan minus 12,5%. Angka proyeksi pertumbuhan Prancis ini lebih parah dibandingkan dengan proyeksi IMF pada April yakni sebesar -7,2%.

4. MEKSIKO

Keempat adalah Meksiko dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini minus 10,5% dari proyeksi awal sebesar –6.6%.

5. INGGRIS

Kelima adalah Inggris Raya atau United Kingdom dengan proyeksi pertumbuhan mengalami negatif sebesar –10.2% sepanjang tahun ini. Proyeksi ini lebih parah dibandigkan dengan perkiraan pada bulan April lalu dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 sebesar  –6.5%

6. ARGENTINA

Keenam adalah Argentina dengan proyeksi pertumbuhan sebesar –9.9%. Sebelumnya pada April 2020 IMF merilis pertumbuhan ekonom Argentina hanya negatif atau  –5.7%.

7. BRAZIL

Sementara peringkat ketujuh adalah negara dari Amerika Latin yakni Brazil. IMF memprediksi negara samba ini mengalami pertumbuhan ekonomi minus –9.1%. Proyeksi IMF jauh lebih pesimistis dibandingkan perkiraan awal yang dirilis pad April 2020 lalu yakni pertumbuhan ekonomi Brasil –5.3%.

8. KANADA

Adapun peringkat ke delapan di duduki oleh negara Kanada dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 sebesar –8.4%.  IMF semula memperkirakan pertumbuhan ekonomi negara di benua Amerika Utara ini hanya sebesar –6.2%.

9. AFRIKA SELATAN

Sedangkan negara yang ada di peringkat ke sembilan adalah Afrika Selatan alias South Africa. Dalam proyeksi IMF negara dengan perekonomian terbesar di benua Afrika ini mengalami pertumbuhan minus sebesar –8.0% Sementara dari proyeksi April lalu IMF masih memperkirakan ekonomi Afrika Selatan mengalami koreksi sebesar –5.8%.

10. AMERIKA SERIKAT

Peringkat sepuluh negara dengan pertumbuhan ekonomi negatif adalah Amerika Serikat. Negara yang saat ini di pimpin oleh Presiden Donald Trump diprediksi mengalami pertumbuhan minus sebesar –8.0% Pada April 2020 lalu saat pandemi belum meluas di Amerika Serikat, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi di negara Uwak Sam ini hanya minus sebesar -5,9%.
sumber: kontan

Posted in Berita | Leave a comment