MENGANGGAP DIVESTASI SAHAM FREEPORT SEBAGAI PEMBODOHAN ADALAH PEMBODOHAN SESUNGGUHNYA

Saya dan kita semua rasanya layak prihatin dengan kenyinyiran sebagian tokoh Indonesia tentang dialihkannya 51% penguasaan saham Freeport ke tangan Indonesia.

Pengalihan penguasaan saham Freeport ini adalah mimpi lama kita semua. Freeport sudah mengelola tambang tembaga di Papua selama hampir 50 tahun, dan selama itu pula porsi kepemilikan Indonesia hanya mencapai 9,36 persen. Tambang di Papua itu adalah tambang tembaga terbesar kedua di dunia.

Pemerintah Orde Baru melalui dua kali kesepakatan, menyerahkan kepercayaan kepada Freeport untuk mengekspolitasi Papua sampai 2021, dengan porsi kepemilikan saham Indonesia yang rendah. Di era reformasi, kita semua tahu bahwa kesepakatan semacam itu sangat buruk karena mengizinkan Amerika Serikat memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dari kekayaan alam Indonesia, tanpa sumbangan berarti bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Salah kelola Freeport ini juga sudah mendorong lahirnya gerakan perlawanan rakyat Papua yang sudah memakan korban ribuan nyawa manusia.

Kita tahu kita dirugikan tapi kita memang tidak bisa berbuat apa-apa karena kontrak itu dibuat oleh pemerintah Indonesia yang sah.

Kini adalah saat untuk mengubahnya. Pemerintahan Jokowi mati-matian memperjuangkan pengelolaan yang adil dan membawa keuntungan sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia praktis sejak masa-masa awal sang Presiden memegang jabatan. Ini bukan pekerjaan yang mudah karena Freeport jelas tidak mau begitu saja melepaskan pundi pundi emasnya. Mereka melakukan segala hal yang mungkin untuk menghentikan upaya Indonesia ini. Di dalam negeri sendiri juga ada pihak-pihak yang memperoleh keuntungan luar biasa besar dari pengelolaan semacam ini.

Karena itu untuk bisa memenangkan kembali pengelolaan kekayaan alam ini dibutuhkan keberanian, keahlian, kesabaran dan integritas.

Pemerintah akhirnya berhasil tiba pada kesepakatan bersejarah yang ditandatangani pada 12 Juli lalu. Freeport sudah menandatangani kesepakatan untuk memberikan kepada PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), atau Inalum, hak penguasaan 51,2 saham persen Freeport.

Dengan demikian, PT Inalum – yang adalah perusahaan di bawah Kementerian BUMN – akan membeli saham Freeport senilai US$3,85 miliar atau sekitar Rp55,3 triliun. Selain soal divestasi, disepakati pula soal perpanjangan operasi dua kali sepuluh tahun hingga 2041, kewajiban pembangunan smelter, dan apa yang disebut sebagai stabilitas finansial.

Ini tentu saja pencapaian luar biasa dan kabar baik luar biasa bagi Indonesia.

Karena itu saya prihatin ketika tokoh-tokoh yang berada di kubu yang berseberangan dengan Presiden Jokowi berkomentar sinis dan nyinyir tentang tercapainya kesepakatan ini.

Seorang tokoh politik senior mengatakan bahwa informasi yang mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sudah menguasai 51% saham Freeport adalah ‘bohong’. Tokoh terkemuka dari partai lain menyatakan klaim pemerintah itu ‘berlebihan’ dan merupakan ‘pembodohan rakyat’. Seorang pemuka pendapat bahwa apa yang dilakukan pemerintah Indonesia itu ‘dungu’..

Seorang politisi partai lain menyatakan apa yang dilakukan pemerintah itu ‘biasa saja’, jadi ‘jangan norak’ menggambarkannya sebagai pencapaian luar biasa. Menurutnya, yang hebat adalah kalau pemerintah berani menghentikan kontrak Freeport sepenuhnya.

Bahkan kubu anti Jokowi menyebarkan berita yang seolah-olah menunjukkan bahwa pihak Freeport membantah mereka sudah menyepakati pengalihan saham tersebut. Baru kemudian diketahui bahwa itu adalah berita lama yang didaur ulang kembali.

Saya prihatin dengan betapa rendahnya integritas dan nasionalisme orang-orang tersebut. Tentu saja pengambilalihan saham ini belum tuntas sepenuhnya. Sebagai contoh, selama PT Inalum belum bisa menyetorkan uang Rp 55,3 Triliun sebagaimana yang disepakati, perjanjian ini belum bisa dibilang berjalan. Apakah Inalum bisa menyediakan dana sebesar itu? Saya sih yakin bisa mengingat hampir tidak mungkin pemerintah menyepakatinya bila sebetulnya dana tidak tersedia. Apalagi, saat ini sudah diketahui bahwa akan ada 11 bank yang bersedia memberi pinjaman untuk pendanaan tersebut.

Jadi tentu saja divestasi saham ini belum sepenuhnya tuntas. Namun kesepakatan sudah ditandatangani dan kesempatan itu bersifat mengikat. Yang diperlukan adalah disiplin dan komitment untuk mewujudkan apa yang sudah ditandatangani itu.

Karena itu, menyebut penjelasan pemerintah tentang kesepakatan divestasi saham Freeport itu sebagai ‘bohong’, ‘pembodohan’, ‘berlebihan, ‘dungu’, dan seterusnya; adalah pembodohan sesungguhnya. Saya yakin mereka tahu itu tidak benar, tapi mereka harus melakukannya untuk mendelegitimasi pemerintah Jokowi.

Divestasi saham Freeport adalah mimpi kita sejak lama. Sekarang sepenuhnya bergantung pada kita apakah kita akan berusaha mewujudkannya menjadi sebuah langkah yang membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia atau tidak.

Mari kita bangun Indonesia bersama-sama. Marilah kita bekerja sama. Pertarungan politik seharusnya tidak meniadakan kenyataan bahwa kita bersaudara dalam satu keluarga Indonesia.

fb Grace Natalie
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

WAJIB PAKE JILBAB DI SMP NEGERI

“Yang muslim wajib pake jilbab..”

Begitu kata seorang teman saat memasukkan anak perempuannya di hari pertama masuk SMP negeri di Surabaya. “Gak ditulis di surat edaran, tapi disampaikan oleh guru-guru di sekolah. Siswa wanita muslim wajib pake jilbab. Itu untuk memudahkan guru memisahkan mana yang muslim dan mana yang Kristen..”

Temanku cerita, anaknya mengeluh. Sudah di SD diwajibkan berjilbab, sekarang di SMP juga begitu. Dia bosan pake jilbab dan ingin seperti anak remaja umumnya.

Memang aneh sekolah negeri sekarang.

Saya ingat ketika saya SMP & SMA di tahun 80-90an, teman-teman yang wanita bisa bebas mengekspresikan dirinya tanpa harus terbebani dengan aksesoris yang membedakan dia dengan teman lainnya yang tidak seagama. Coba cek saja film-film remaja pada waktu itu, tidak ada siswi yang berjilbab. Dan semua baik-baik saja..

Tapi semua itu berubah setelah negara api menyerang.

Sekarang sudah ada pemisahan, mana muslim dan mana yang non muslim. Seakan agama begitu penting dalam memisahkan pergaulan antar sesama. Tanpa sadar sejak kecil anak kita dikotak-kotakkan berdasarkan apa keyakinannya. Dan keyakinan itu harus ditunjukkan berdasarkan aksesorisnya.

Dan ini terjadi di sekolah negeri. Sekolah yang berada di naungan pemerintah yang seharusnya menaungi semua warganya tanpa melihat perbedaan apapun karena hak dan kewajiban semuanya sama. Sekolah yang kepala sekolah dan guru-gurunya digaji pake uang rakyat, yang berasal dari semua agama.

Jadi untuk apa mewajibkan jilbab sebagai salah satu aksesoris wajib di sekolah negeri ? Apa jilbab berhubungan dengan prestasi ? Atau jilbab berkaitan dengan ahlak seseorang ?

Contoh yang baru saja terjadi, seorang anggota DPR RI dari komisi VII ditangkap KPK karena menerima suap sekian miliar rupiah. Dan dia berjilbab !

Pendidikan yang mengkotak-kotakkan siswa berdasarkan agamanya ini, akan berlanjut ketika mereka dewasa. Nanti dari mereka ada yang membuka salon khusus muslim. Perumahan khusus muslim. Apa-apa muslim. Tapi kalau ketangkep KPK, terus menyanggah, “Jangan liat agamanya dong, itu kan oknum..”

Seharusnya pemerintah pusat, terutama Dinas Pendidikan, melihat fenomena ini sebagai sebuah ancaman besar terhadap kesatuan negara. Bahwa kewajiban pakai jilbab di sekolah negeri ini, sangat berbahaya dalam mempengaruhi pemikiran seseorang. Kita akhirnya terbiasa mengkotakkan diri, dan berkumpul hanya dengan sesama.

Harus dibuat peraturan dan harus diawasi ketat, kepala sekolah negeri yang membuat peraturan seperti ini. Bagaimana bisa membasmi terorisme, jika sejak awal pendidikan sudah disusupi ideologi, “Kami paling benar dari kalian ?”

Jangan heran, jika generasi-generasi hasil pemaksaan seperti ini akan menguasai kampus-kampus negeri dan menghasilkan pengajar, praktisi bahkan pejabat-pejabat yang sibuk dengan aksesori.

Dan permasalahan ini tidak akan bisa selesai, jika orang tua murid diam saja karena takut anaknya tidak mendapat nilai baik jika mengadukan ke publik. Harus ada class action ke pemda, pemkot bahkan pemerintah pusat bahwa aturan tanpa tertulis di sekolah negeri seperti itu wajib ditiadakan.

Kalau bisa buat kelompok “Ibu-ibu perduli negeri” yang khusus mengawasi situasi seperti ini. “Jilbab itu hak, bukan kewajiban di sekolah negeri”.

Sebenarnya kita bisa melihat, bagaimana ancaman terhadap ideologi bangsa, nyata dan terjadi di halaman rumah kita sendiri. Hanya banyak dari kita yang abai dan tidak perduli..

Ah, serasa kopi pagi ini pahit sekali..

Denny Siregar

fb Denny Siregar
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

HUTANG UNTUK BELI FREEPORT

“Hutang lagi. Hutang lagi. Beli Freeport aja pake hutang. Yang dibanggain apanya ?? Hutang makin bengkak. Indonesia bisa bangkrut !!”

Tulis seorang teman di dinding facebooknya. Hari-harinya memang begitu, penuh dengan kenyinyiran yang sempurna.

Saya tersenyum bacanya. Baginya Jokowi sama sekali gada baiknya. Sama seperti ia melihat mertuanya yang menuntut ia untuk cari kerja, jangan hanya nongkrong di rumah saja.

Ingin saya menjelaskan. Tapi mana dia mau ngerti ?? Wong namanya sudah benci. Ah, tapi siapa tau mertuanya baca. Mertuanya membela saya. Bukan karena suka, tapi karena ia lebih benci pada menantunya.

Gini saya jelasin kepada bapak mertua..

Yang mengambil 51 persen saham Freeport adalah PT Inalum, perusahaan pelat merah. Sebenarnya Inalum tidak sendiri, tetapi dia adalah pemimpin dari 3 perusahaan BUMN khusus untuk pertambangan. Mereka menamakan gabungan ini sebagai holding.

Nah, dana dari gabungan perusahaan ini dikumpulkan ada sekitar 88 triliun rupiah. Besar sekali. Dan khusus untuk pengambil alihan saham Freeport, Inalum grup menyediakan dana sebesar 21 triliun rupiah.

“Berapa sih dana untuk mengambil 51 persen saham Freeport ?”

Dari hitung-hitungan, total dana yang harus disiapkan sekitar 54 triliun rupiah.

Wah, berarti Inalum grup kurang 33 triliun rupiah lagi dong ? Darimana dana sisanya ?

“Pasti pake hutang !” Suara mertua temanku terdengar keras sambil melirik menantunya yang pura-pura sibuk cuci celana. Saking gagapnya, temanku malah mencuci celana dalam ibu mertuanya. Pantas, suaminya marah..

Ya pak mertua, betul. Inalum grup akhirnya hutang. Lebih tepatnya, ditawarin hutang.

“Lha, siapa memangnya yang jaman segini nawarin hutang ?? 33 triliun lagi. Kan gede tuh ?? Segede biji menantu gua..” Kata mertua sinis, sambil nyindir2 menantunya.

Ada. 11 bank siap memberikan hutang kepada Inalum grup sebesar 33 triliun rupiah. Nah, Inalum tinggal milih tuh, bank mana saja yang bisa memberikan bunga paling rendah. Kan enak..

“Kok bisa ? Gimana bayarnya ??”

Inilah yang orang banyak tidak tahu. Direktur Freeport McMoran sendiri mengatakan, bahwa dengan kepastian investasi dan operasi sampai tahun 2041, Indonesia bisa mendapatkan untung lebih dari 860 triliun rupiah..

Woww, 860 triliun ??

Dari tahun 2018 ke tahun 2041, ada waktu 23 tahun.

Jadi, kalau 860 triliun dibagi 23 tahun, maka setiap tahunnya Indonesia bisa untung hampir sekitar 35 triliun rupiah.

Jika bisa untung segitu, berarti hutang 33 triliun ke bank gak ada artinya. Ibaratnya, setahun aja selesai tuh hutang. Sisa 22 tahun, tinggal untungnya doang. Pendapatan Indonesia jadi besar. Bisa buat bayar apa saja dan sejahterakan rakyatnya..

“Pantas bank-bank ngiler untuk ngutangin. Soalnya mereka tahu, kalau pendapatan di Freeport besar.. ” Akhirnya si mertua mengerti dengan penjelasan ala anak SMP ini. Semakin mengerti, semakin benci dia sama menantunya.

Akhirnya gak tahan, si mertua laki mengangkat sarungnya. Dia berjalan mendekati menantunya yang semakin gagap dengan mencuci beha ibu mertuanya.

“Oi mantu !” Tereak si mertua. “Dengerin tuh penjelasannya. Jangan cuman tereak2 hutang hutang aja. Hutang gak papa. Asal bisa bayar..”

Dan mulailah pengadilan terjadi di rumah itu. “Emangnya elu, mantu. Hutang ke gua kagak pernah bayar. Penghasilan aja kagak ada. Kuota minta ma anak gua. Kerjaan nyinyir ke pemerintah. Titel doang sarjana. Ngapain kek elu. Jual jual diri gitu. Kan lumayan meski tampang lu murah…”

Temanku makin gugup. Dia langsung lari sambil membawa celana dalam ibu mertuanya.

“Hei kampret. Lu bawa lari kemana celana istri gua ?? Mau lu guna guna ??” Mereka tampak kejar2an sepanjang gang rumah.

Saya tersenyum sambil seruput secangkir kopi. Hidup ini memang indah..

Denny Siregar

fb Denny Siregar
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PENGAKUAN BOCAH THAILAND TENTANG APA YANG TERJADI KETIKA MEREKA TERJEBAK DALAM GUA

Merdeka.com – Ayah dari salah satu bocah Thailand yang terjebak di gua Tham Luang menuturkan ke-12 anak dan pelatihnya itu tadinya hanya berencana bertualang selama satu jam di dalam gua. Tapi rupanya nasib berkata lain, banjir bandang akibat hujan membuat mereka terperangkap dalam gua selama lebih dari dua pekan.

Ke-12 bocah dan pelatihnya itu Selasa lalu akhirnya bisa dikeluarkan seluruhnya lewat operasi penyelamatan selama tiga hari dipimpin Angkatan Laut Thailand dan dibantu tim penyelam internasional.

Mereka pergi ke gua Tham Luang di Provinsi Chiang Rai, sebelah utara Thailand pada 23 Juni setelah berlatih sepak bola. Ketika itulah hujan mengguyur kawasan gua.

“Dia bilang setelah mereka selesai latihan mereka akan bermain ke gua. Mereka bilang paling hanya satu jam,” kata Banpot Korncam, ayah dari kapten tim sepak bola Moo Pa berusia 13 tahun kepada media, seperti dilansir laman Channel News Asia, Jumat (13/7).

“Ketika di dalam gua di luar hujan deras dan air banjir memenuhi terowongan, dan orang-orang pergi keluar,” kata Banpot.

Dua penyelam Inggris menemukan ke-12 bocah dan pelatihnya itu sedang berjongkok di gundukan gua berlumpur di dalam sebuah celah terowongan beberapa kilometer dari mulut gua, sembilan hari setelah mereka masuk ke gua.

Masalah kemudian menjadi persoalan bagaimana mengeluarkan mereka di tengah kondisi air yang memenuhi terowongan gua.

Bocah berusia 11 hingga 16 tahun itu harus menyelam untuk memulai perjuangan mereka keluar dari gua lalu masuk ke dalam kantong plastik seperti tandu untuk diusung melewati dinding curam, celah berbatu, dan diikat di atas kepala.

Warga Thailan menganggap pelatih mereka, Ekkapol Chantawong, atau akrab dikenal Ek, sebagai pahlawan karena sudah menjaga anak-anak di masa sulit.

“Mereka cuma duduk diam tidak melakukan apa pun karena situasi gelap,” kata Banpot menirukan penuturan anaknya yang masih dirawat di rumah sakit.

“Saat mereka lapar, pelatih Ek akan menyalakan senter untuk melihat kondisi stalaktit di atas mereka,” kata dia. “Dia menyuruh anak-anak itu meminum tetesan air dari stalaktit.”

Mereka kini sudah dirawat di rumah sakit dan belum boleh keluar sampai sekurangnya satu pekan.

“Kondisi mereka membaik. Keluarga kini bisa mengunjungi mereka dari jarak dekat,” kata pengawas dari Kementerian Kesehatan, Thongchai Lertwilairatanapong.

Operasi penyelamatan ini menjadi sorotan dunia dan kisahnya menarik produser Hollywood untuk mengangkatnya ke layar lebar.[pan]
sumber: merdeka.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PENJELASAN DUBES RI UNTUK FINLANDIA SAAT ZOHRI KESULITAN MENCARI BENDERA MERAH PUTIH

Merdeka.com – Duta besar RI untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman angkat bicara terkait insiden sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, kesulitan mencari bendera merah putih usai menggapai garis finish. Dalam tayangan video peliputan perlombaan terlihat Zohri sempat mencari-cari bendera Indonesia hingga ada seseorang memberikan bendera merah putih.

Wiwiek mengatakan, Finlandia dan Estonia merupakan negara digital sehingga pengecualian pelayanan non digital hanya untuk perkawinan, perceraian, dan pembelian rumah. Selain itu, pihak-pihak di luar petugas lapangan di Stadion Tampere tidak dapat masuk atau mendekati lintasan lari untuk memberikan bendera bagi Zohri.

“Yang punya akses mendekat di garis finish itu hanya wartawan TV yang punya akses khusus pers,” kata Wiwiek seperti dikutip dari Antaranews, Sabtu (14/7).

Wiwiek menjelaskan, pada saat perlombaan ada banyak media Amerika Serikat yang meliput di garis finish. Mereka juga membawa bendera negaranya karena yakin atlet asal AS selalu menang di nomor sprint 100 meter. Sebaliknya, tidak ada satu pun media Indonesia yang meliput perlombaan sehingga tidak ada yang ada di garis finish, berjaga sambil membawa bendera Merah Putih.

Selain itu, sesuai aturan para pelatih juga duduk di area tribun dan tidak diperkenankan masuk ke area lari. Menurut Wiwiek, itulah penyebab mengapa butuh waktu untuk memberikan bendera Indonesia pada Zohri.

“Pelatih-pelatih PB PASI sendiri juga menyatakan bahwa tidak ada pakem atau aturan untuk memberikan bendera di garis finish,” kata dia. [gil]
sumber: merdeka.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

KENAPA KORUPTOR TAK BISA KENA HUKUM CAMBUK DI ACEH?

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, DR EMK Alidar mengatakan koruptor tak bisa terkena hukum cambuk di provinsi itu. Alasannya, Qanun Jinayat untuk menghukum pelanggar syariat Islam belum mengatur tentang pelaku korupsi. “Ya, aturan kita belum ke hukuman untuk koruptor,” katanya kepada Tempo, Jumat 13 Juli 2018.

Hukuman yang berlaku bagi pelanggar syariat Islam pun hanya sebatas cambuk, tidak ke hukuman potong tangan, qishas dan lainnya.

Menurutnya dulu, pernah ada kajian untuk membuat peraturan menghukum pelaku korupsi dengan cambuk. Tetapi kemudian tidak jadi, ada beberapa pendapat bahwa hukuman yang terkandung dalam undang-undang antikorupsi yang diterapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lebih berat, bahkan ada yang seumur hidup. “Saya dulu ikut dalam beberapa kajian itu, sebelum saya menjabat Kepala Dinas Syariat Islam,” katanya.

Kajian tentang hukuman cambuk untuk koruptor mencuat di Aceh pada Desember 2015, Majalah Tempo pernah menulis laporan terkait hal itu dengan judul “Cambuk Korupsi Urusan Nanti” edisi 27 Desember 2015.

Saat itu, isu menguat dalam rapat persidangan akhir sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), pada Jumat 4 Desember 2015. usulan itu disampaikan dalam pendapat akhir dan saran komisi terhadap Rancangan Qanun Tentang Penyelesaian Kerugian Pemerintah Aceh.

Namun usulan itu ternyata tidak direspons oleh seluruh fraksi, sehingga saat pendapat fraksi dan komisi dibawa ke badan musyawarah (Banmus), usulan dimaksud tidak terakomodir alias diabaikan.

Inisiasi memasukkan klausul hukuman cambuk dalam qanun disampaikan oleh Komisi VII DPRA melalui jurubicaranya, Nurzahri. Klausul itu masuk dalam Pendapat, usul dan saran Komisi VII DPRA terhadap rancangan Qanun Aceh Tentang Penyelesaian Kerugian Pemerintah Aceh.

Saat itu kepada Tempo, Nurzahri mengatakan hukuman cambuk untuk koruptor tidak menghilangkan hukuman pidana lainnya. Keinginan untuk mengusulkan itu adalah bagian mengkoneksikan qanun tersebut dengan Qanun Jinayah yang telah memuat hukum cambuk bagi sejumlah pelanggaran syariat Islam.

Kini wacana hukum cambuk untuk koruptor kembali menguat setelah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap KPK dalam kasus dugaan suap dana otonomi khusus.
sumber: tempo.com
fb: Bus Sinabung Jaya

Posted in Berita | Leave a comment

TAWARKAN AHY, DEMOKRAT UNGKAP 3 KELEBIHAN, ADA YANG MINAT?

saefudin achmad – Demokrat makin terlihat seperti sales yang menawarkan barang kesana kemari, satu persatu rumah didatangi berharap ada yang mau beli dagangannya. AHY terlihat sangat pasrah menjadi barang dagangan yang ditawarkan oleh Demokrat. AHY tak bisa menolak keinginan ayahnya. Dirinya hanya bisa melongo mendapati kenyataan belum ada yang tertarik untuk membelinya.

Hingga detik ini, Demokrat masih menunggu calon pembeli AHY. Demokrt sudah mengemas AHY dengan begitu menarik dan rapi, namun apa daya, belum ada yang tertarik untuk membelinya. Entah karena sudah tahu yang sebenarnya kualitas AHY itu seperti apa, atau mungkin karena kemahalan. Mungkin jika harga AHY diturunkan sedikit akan ada yang mau membelinya.

Seandainya harga AHY tidak kemalahan, seandainya tidak ada syarat AHY harus jadi capres atau cawapres, kemungkinan tidak sulit bagi Demokrat untuk mendapatkan kawan. Ide pembentukan poros ketiga pun mungkin bisa terlaksana asalkan tidak ada syarat AHY harus diusung. Bukan apa-apa, AHY benar-benar masih sangat hijau dan belum matang. Di Pilkada DKI saja AHY babak belur. Bagaimana di Pilpres 2019?

Partai-partai lain masih berpikir seribu kali untuk berkoalisi dengan Demokrat dan mengusung AHY. Jika melawan Anies dan Ahok di Pilkada DKI 2017 saja sudah kepayahan, bagaimana nanti jika melawan sosok yang lebih hebat seperti Jokowi? Tentu tugas yang maha berat bagi SBY. Meskipun AHY memili beking yang kuat yaitu SBY, tetap saja terlalu beresiko jika mengusung AHY.

Namun Demokrat masih tidak mau berputus asa. Demokrat masih semangat untuk terus mengampanyekan dan mempromosikan AHY. Demokrat terus menawarkan AHY kepada partai-partai lain agar mau berkoalisi dan mengusungnya. Sebagai pemanis, Demokrat menjelaskan kepada calon pembeli AHY tentang keuntungan jika mau meminang AHY.

Ketua Divisi Komunikasi Publik PD Imelda Sari mengatakan PD punya tiga keunggulan.

Pertama, PD punya potensi meraup suara dari kalangan pemilih muda atau pemula.

“Kalau kita mau jujur, saat ini Demokrat sendiri memang melihat potensi suara. Ada 40 persen pemilih pemula, tentu ini salah satu yang menajdi basis pemikiran kami mencalonkan Mas Agus Harimurti dan untuk juga menjadi salah satu yang kami tawarkan untuk cawapres,” kata Imelda dalam diskusi Polemik ‘Jokowi Memilih Cawapres’ di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7/2018).

Kedua, PD punya rekam jejak sebagai partai penguasa selama dua periode pada 2004-2014. Ketum PD Susilo Bambang Yudhyono (SBY) merupakan Presiden RI ke-6 dalam periode itu.

Ketiga, PD saat ini memiliki suara yang cukup tinggi. PD, sebut Imelda, punya pasar tersendiri.

“Kami meyakini salah satu yang menjadi poin untuk dipertimbangkan adalah ketum presiden yang memimpin 10 tahun, itulah yang menurut kami bisa dipertimbangkan,” ujarnya.

Karena itu, Imelda yakin PD akan dilirik sebagai salah satu parpol potensial yang akan diajak untuk berkoalisi. Dia menilai PD bisa menjadi ‘game changer’ dalam peta koalisi di Pilpres 2019.

“Jadi tree in one inilah yang kami tawarkan berkoalisi untuk partai koalisi yang ada, jadi kami melihat potensi Partai Demokrat sudah jadi game changer di peta koalisi,” tutur Imelda.

Saya rasa masyarakat sudah paham rekam jejak Demokrat. Demokrat memang pernah menjadi partai penguasa. Namun sejak SBY lengser, Demokrat mengalami penurunan suara yang sangat signifikan. Demokrat bahkan masih berada di bawah Golkar dan Gerindra. Ditambah dengan blunder-blunder yang dilakukan oleh SBY, pada pilpres 2019 diprediksi suara Demokrat makin menyusut. Demokrat semakin kehilangan posisi tawar. Demokrat mungkin lama kelamaan akan senasib dengan beberapa partai kuda hitam seperti PKS, PAN, PKB, dan PPP.

Sulitnya mencari koalisi untuk mengusung AHY menjadi bukti shahih bahwa Demokrat sudah mulai dipandang sebelah mata oleh partai lain. Hal ini seharusnya dipahami oleh Demokrat. Golkar yang merupakan partai tersebsar kedua saja tidak berani mengusung calon sendiri dan lebih mendukung Jokowi. Demokrat yang suaranya semakin menyusut justru tetap keukeuh untuk mengorbitkan AHY.

Dengan melihat watak SBY yang ambisius, saya yakin Demokrat tidak akan menyerah begitu saja. Demokrat akan kembali begerilya, keliling kesana kemari menawarkan AHY kepada partai-partai politik yang lain. Demokrat juga siap menunggu akan munculnya barisan sakit hati dari partai pendukung Jokowi dan Prabowo.

Demokrat berharap setelah Jokowi dan Prabowo memutuskan cawapres, akan ada partai yang sakit hati, dan akhirnya mau diajak oleh Demokrat untuk membentuk poros baru.
sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

HNW: SOLIDARITAS ULAMA MUDA JOKOWI TAMPANG ULAMANYA NGGAK KELIHATAN

Jakarta – Video menyorot para peserta Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) yang baru saja mendukung Presiden Joko Widodo lanjut dua periode ramai dibahas di media sosial. Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid ikut berkomentar.

Video itu menggambarkan bagaimana massa Samawi, yang tampak seperti remaja tanggung. Mereka berganti dengan kaus Samawi. Tampak pula ibu-ibu lanjut usia yang memakai kaus ulama muda.

HNW telah melihat video itu. HNW menyebut massa yang memakai kaus ulama muda itu tak tampak seperti ulama.

“Iya, iya, saya sudah lihat juga. Jadi, ya, banyak yang menyuarakan jangan bawa-bawa agama dalam politik, jangan politisasi agama, tapi kemudian terjadilah pengerahan massa yang disebut ulama muda. Tapi kalau dilihat dari yang hadir itu, tampang ulamanya nggak kelihatan,” kata Hidayat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

“Istilah muda lagi, kayak masih anak-anak, sebagian malah ibu-ibu yang cara berpakaiannya saja tidak menandakan bahwa mereka ulama,” imbuh dia.

Hidayat menyebut seharusnya Pilpres 2019 dijauhkan dari pencitraan. Apa yang terjadi dalam video itu, menurut Hidayat, dapat merugikan Jokowi sebagai yang didukung pihak Samawi.

“Menurut saya, harusnya kontestasi menuju pada Pilpres 2019 diisi dengan hal-hal yang betul-betul menghadirkan kejujuran, menghadirkan fakta dan jangan lagi pencitraan-pencitraan ataupun penggalangan-penggalangan yang justru akan menghadirkan antipati,” sebut Wakil Ketua MPR itu.

Solidaritas Ulama Muda Jokowi yang mendukung Presiden Joko Widodo memimpin Tanah Air untuk periode 2019-2024 disebut merupakan gabungan para santri. Samawi mendeklarasikan dukungan di hadapan Jokowi di Bogor.

Pendeklarasian dukungan Samawi dilakukan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/7/2018). Jokowi hadir didampingi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PIALA DUNIA 2018: LIMA HAL YANG MUNGKIN TIDAK ANDA KETAHUI TENTANG KROASIA

Banyak penggemar sepak bola dunia yang tidak memperkirakan Kroasia akan melaju ke final Piala Dunia 2018 di Rusia, namun begitulah adanya!

Setelah mengalahkan tim tuan rumah Rusia, dan juga tim besar seperti Inggris dan Argentina, mereka akan melawan Prancis di final Minggu (15/07).

Namun mungkin tidak banyak yang Anda tahu tentang negara kecil di Eropa ini, dan inilah sekilas fakta unik tentang Kroasia.

Sebagai negara modern baru berdiri tahun 1991

Kroasia sebenarnya sudah ada dalam berbagai bentuk sejak masa Kerajaan Romawi namun negara yang sekarang ini kita kenal, baru terbentuk pada tahun 1991.

Bangsa modern Kroasia menyatakan kemerdekaan dari Yugoslavia pada Juni tahun itu.

Terletak pada persimpangan Eropa tengah dan tenggara di Laut Adriatik, negara Kroasia merupakan anggota Uni Eropa dengan populasi empat juta jiwa lebih, yang berada di peringkat 130 dunia berdasarkan jumlah penduduk.

Negara dengan hutan terbesar ketiga

Kroasia memiliki beberapa taman nasional yang menakjubkan, tempat Anda bisa berenang di bawah air terjunnya dan menjelajahi hutan perawan.

Begitu banyaknya wilayah hutannya, yang menurut Bank Dunia merupakan negara dengan hutan terbesar ketiga di dunia.

Negara ini memiliki delapan taman nasional, termasuk Danau Plitvice, yang merupakan terbesar di sana dan terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO.

Akar leluhurnya tidak biasa namun anjing Dalmatian diyakini berasal dari Kroasia, yaitu wilayah Dalmatia.

Anjing dengan kulit putih dan totol-totol hitam ini bisa diidentifikasi dari lukisan dan buletin gereja di daerah tersebut pada masa Abad ke-16, menurut asosiasi klub anjing tebesar dunia, Fédération Cynologique Internationale (FCI).

Presiden FCI, Thomas Pennant, menjelaskan jenis anjing ini sebagai ‘amat mandiri’ dalam tulisannya ‘Synopsis of Quadrupeds’ tahun 1771 lalu dan memberinya nama ‘Dalmatian’, daerah asal jenis tersebut.

Serial TV terkenal AS, Game of Thrones, mungkin penuh dengan naga dan mahluk White Walkers namun bukan bukan sepenuhnya seperti yang Anda yakini.

Soalnya ibu kota kerajaan fiksi Westeros, King’s Landing, hampir seluruhnya direkam di dinding kuno Dubrovnik, ibu kota Kroasia.

Dikenal dengan istana, gereja, biara, dan air mancur bergaya Gothic, Renaissance maupun Baroque, dan ditambah dengan pemandangan indah ke Pantai Dalmatian – yang juga merupakan situs Warisan Dunia UNESCO, Dubrovnik menjadi lokasi yang sempurna untuk adegan seri populer tersebut.

Kota itu juga kedatangan jumlah wisatawan yang terus meningkat karena popularitas seri Game of Thrones. Adegan lainnya juga direkam di kota lain di sepanjang Pantai Dalmatian, yaitu Split.

Kroasia adalah rumah cravat

Sejumlah bahasa dunia mungkin mengenal kata croata yang merupakan asal kata untuk cravat atau dasi.

Cravat adalah kain yang dililit di leher seperti dasi yang digunakan tentara Prancis dalam Perang Tiga Puluh Tahun pada abad ke-17.

Kroasia menetapkan setiap tanggal 18 Oktober sebagai Hari Cravat Internasional. Pada hari khusus ini, orang-orang mengenakan cravat untuk merayakan warisan dan tradisi negara itu.
sumber: bbc.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

TAUKAH KAMU..??

Taukah kamu,

Bahwa saat PT Freeport mendapat konsesi lahan pertambangan seluas 2,6 juta haktare antara 1991 – 1995, suku Amungme dan suku Komoro harus pindah dari tanah leluhurnya dengan pergantian 0 Rupiah.

Taukah kamu,

Bahwa dimasa awal Freeport berproduksi pada 1973, dari 16.000 tenaga kerja, hanya 40 orang yg berasal dari Papua, khususnya dari suku Amungme. Itupun sebatas tukang sapu, pembersih rumput dan mess karyawan. Upahnya pun sangat rendah, hanya Rp40 per jam. Kadang2 hanya dibayar dengan barang kelontong seperti kornet, rokok, dan tembakau. Pembayaran dalam bentuk barang ini, menurut PT Freeport, sesuai dengan permintaan pemerintah Indonesia sendiri.

Taukah kamu,

Bertahun2 warga Papua hanya bisa melihat hasil kekayaan alamnya dirampok asing sementara pemerintahan orba cukup senang meski hanya diberi 9% saham oleh PT Freeport.

Tapi taukah kamu,

Bahwa berdasarkan pemberitaan majalah Prospek, 13 Juli 1998, Freeport telah menyerahkan uang kepada Yayasan Dana Sejahtera yang didirikan oleh Soeharto sebesar 20,3 juta dolar AS bersamaan dengan terbitnya Keppres No. 92/1996 pada 1996 dan 1997. Selain itu, sejak tahun 1980, Soeharto juga menerima upeti setiap tahunnya paling sedikit sekitar 5 juta dolar hingga 7 juta dolar AS. Ini berarti, selama 17 tahun ia sudah mengantongi uang sebesar 102 juta dolar AS.

Taukah kamu,

Bahwa Prabowo masih ingin memberi kemudahan pada PT FI karena dianggap sudah berjasa bagi Indonesia. Bahkan melalui adiknya yg juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, menjanjikan untuk tidak akan menaikan pajak PT Freeport jika Prabowo terpilih menjadi Presiden. Janji tersebut diucapkan menjelang pilpres 2014, saat berpidato di acara The United States-Indonesia (Usindo) Society Washington Special Open Forum Luncheon.

Taukah kamu,

Bahwa kini Indonesia berhasil menguasai 51% saham PT FI dan Papua mendapat 10%. Dengan dikuasai Saham PT FI oleh PT Inalum (BUMN), Indonesia nantinya akan memperoleh keuntungan 860 triliun hingga tahun 2041.

Taukah kamu,

Bahwa itu semua adalah hasil kerja Presiden Jokowi serta Menteri2nya yg tidak mau tunduk dengan tekanan asing.

Ah kampret mah gak tau apa2.
Taunya cuma nunggu komando untuk demo sambil teriak anti asing, anti aseng tapi mendukung calon penjual kekayaan negeri. Setelah itu mereka berbaris seperti kecoa kawin untuk mendapatkan jatah nasi bungkus.

– Tyva –

Riza Iqbal

fb KataKita
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment