AKI KERING ATAU BASAH, PILIH YANG MANA?

Joseph Setiawan’s Blog-Untuk keperluan balap banyak yang memilih aki basah. Katanya lebih pasti alias tidak menipu. Soalnya aki kering kerap bermasalah. Ketika asyik balap tiba-tiba mati mendadak. Begitu dicek tahunya setrum abis, padahal baru saja dicharge atau disetrum ulang.

Namun harus diluruskan dulu pemahaman aki kering dan aki basah. Aki kering atau MF (maintenance free) dimaksud biasanya aki dari pabriknya sudah terisi cairan berupa gel. Padahal aki ini juga sebenarnya basah juga. Kan di dalamnya ada cairan. Tapi, disebutnya aki kering.

Sedangkan aki basah, aki yang airnya dituang sendiri sehabis beli. Bisa aki basah yang transparan atau aki basah yang cairannya tidak terlihat. Pokoknya cairan aki dituang sendiri.

Seperti yang dituturkan Ibnu Sambodo, mekanik Kawasaki Manual Tech. Kini dia menggunakan aki basah yang cairannya tertutup atau tidak bisa dilihat dari luar. Aki basah model ini juga disebut MF dan oleh orang Indonesia disebut aki kering he..he..he…

Bedanya aki basah MF ini, sehabis mengisi cairan langsung ditutup rapat. Anjurannya tidak bisa lagi diisi ulang, kecuali dipaksa. He..he..he.. apapun bisa kali ya kalau dipaksa.

MAsih menurut Ibnu yang beken dipanggl Pak De, aki MF yang dilengkapi cairan ketika kita membelinya, bisa dipercaya untuk balap. Dia sudah menggunakan sejak lama begitu model ini keluar.

Aki lama, dipercaya namun repot

Meski dilengkapi cairan, tapi bisa bertahan lama. Karena cairannya tidak muncrat dan membuat karat di sasis. “Paling hanya menguap karena dilengkapi katup. Tidak bahaya dipakai balap,” jelas pria beken disebut begawan 4-tak ini.

Paling penting lagi, gunakan aki yang buatan Jepang. Seperti produksi Yuasa atau GS. Aki MF yang dilengkapi cairan ketika membeli biasanya buatan Yuasa. Kata para penjualnya supaya lebih fresh. Kayak daging atau buah-buahan aja ya.

Model begini memang bebas dari risiko umur pakai. Pemakaian atau umur aki dihitung sejak dituangkannya cairan. Sehingga dapat dipastikan bebas dari risiko penyimpanan yang lama ketika di toko atau bengkel.

Selain aki yang MF, di balap masih banyak yang mengandalkan aki basah biasa. Model aki begini kemasannya transparan, sehingga isi air aki bisa dilihat dari luar. Accu model begini disebut sebagai aki konvensional.

Dianggap lebih pasti dan lebih bandel karena memang aki jadul. Namun risiko air aki muncra ketika motor terjatuh bisa terjadi. Berisiko cairan muncrat ke mana-mana dan bikin karat sasis.

Sumber: motorplus-online.com
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita, Informasi Mobil dan Motor | Leave a comment

AUTOMOTIVE – KAPAN SEBAIKNYA DILAKUKAN PENGGANTIAN OLI MESIN MOBIL?

Saat ini banyak pabrikan mobil menjadwalkan service kendaraan pada interval 10.000 Km.
Bahkan pada kendaraan baru penggantian pertama oli mesin dilakukan pada 10.000 km pertama.
Pabrikan oli memang telah mengembangkan jenis additive yang dapat menambah masa pakai oli tsb.
Pengetesan telah dilakukan dan rekomendasi bahwa oli mesin dapat dipakai sampai 10.000 km juga telah dijadikan standard oleh beberapa pabrikan kendaraan.

Penulis tetap meyakiki bahwa interval perganntian oli tsb terlalu lama karena test oli mesin tsb pada umumnya dilakukan dengan kondisi sbb:

1. Dengan kecepatan rata2 kendaraan antara 30 s/d 60 km per jam

2. Tingkat kemacetan yang tidak se-ekstrim yang ada di Jakarta

3. Test dilakukan secara continue bukan pada kondisi pemakaian sehari hari dimana jarak tempuh rata2 secara umum adl 50 km per hari.

Kita coba lihat beberapa parameter :

1. Jarak 10.000 km bila ditempuh dengan kecepatan :

– 60 km per jam = 166,67 jam kerja mesin
– 30 km per jam = 333,33 jam kerja mesin
– 15 km per jam = 666,66 jam kerja mesin

2. Fakta yang penulis temukan dengan 3 kali pengetesan dengan jarak tempuh setiap pengetesan adl masing2n 5.000 km dengan mobil toyota fortuner dengan sebagian besar kondisi lalu lintas yang dipakai adalah jalan tol, kecepatan rata2 yang didapat hanya berkisar antara 12 sampai 22 km per jam.

3. Pada mesin mesin yang tidak ada jarak tempuh, pabrikan menganjurkan perawatan berdasarkan jumlah jam kerja mesin.

4. Kondisi lalu lintas yang semakin macet setiap hari.

5. Kondisi udara yang semakin berdebu

6. Sebagian dari kita menggunakan kendaraan dengan jarak dekat

7. Dalam kondisi macet mesin akan bekerja lebih berat karena udara panas. Saat kemacetan inilah kegunaan oli mesin semakin vital untuk mesin.

8. Pabrikan mobil berlomba untuk memberikan biaya service terhemat karena saat ini semakin banyak media yang membandingkan biaya kepemilikan kendaraan selama 100.000 km pertama.

Dengan tingkat kemacetan dan kecepatan rata2 yang hanya sekitar 15 km per jam artinya:

1. Mesin mobil kita bekerja lebih lama dibandingkan dengan jam kerja mesin saat pengetesan oleh pabrikan. Jam mesin kita minimal menjalani waktu tempuh setidaknya 2x lebih lama vs waktu tempuh saat pengetesan oli mesin oleh pabrikan.

2. Perbedaan antara jam kerja mesin dan jarak tempuh akan semakin jauh saat tingkat kemacetan semakin tinggi yang artinya jam kerja mesin akan semakin berat

Berdasarkan pertimbangan dan kondisi tsb diatas, penulis tetap meyakini bahwa interval pergantian oli mesin setiap 10.000 km adl terlalu jauh.
Penulis tetap menganjurkan agar pergantian olie mesin tetap dilakukan per 5.000 km jika kendaraan dipakai lebih banyak dalam kondisi macet.
Jika kendaraan dipakai ke luar kota dengan tingkat kecepatan rata2 yang cukup baik serta tidak digunakan dalam kecepatan tinggi, maka interval pergantian oli mesin setiap 10.000 km dapat dianjurkan.

Penulis sendiri tetap melakukan pergantian oli mesin, filter oli dan filter udara setiap 5.000 km.

Semua kembali kepada pertimbangan kita masing2.
Apakah tetap akan melakukan pergantian oli mesin setiap 10.000 km atau setiap 5.000 km, keputusan ada di tangan masing2 pemilik kendaraan.
Penulis hanya mencoba memberikan masukan dari sisi lain.

Diolah dari berbagai sumber.

Joseph Setiawan’s Blog

sumber: josephsetiawan.wordpress.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita, Informasi Mobil dan Motor | Leave a comment

BERKAS KASUS EKS WALKOT DEPOK NUR MAHMUDI DILIMPAH KE KEJAKSAAN

Depok – Kasus korupsi yang melibatkan mantan walikota Depok Nur Mahmudi dan mantan sekda Hary Prihanto memasuki babak baru. Berkas keduanya sudah dilimpah ke Kejari Depok.

Kapolres Depok membenarkan bahwa berkas perkara kasus korupsi Jalan Nangka tersebut sudah masuk ke kejaksaan.

“Ya betul, berkas perkara tersangka atas nama HP dan NMI hari ini dilimpahkan ke JPU Kejari Depok,” kata Kapolres Depok Kombes Didik Sughiarto saat dihubungi, Jumat (21/9/2018).

Berkas perkara tersebut dilimpahkan pada hari jumat (21/9/2018) untuk selanjutnya diperiksa oleh jaksa penuntut umum.

“Dilimpahkan untuk dilakukan penelitian,” tambah Didik.

Seperti diketahui kasus korupsi jalan Nangka ini melibatkan mantan walikota Depok Nur Mahmudi dan mantan sekertaris daerah Hary Prihanto. Kedua mantan pejabat negara tersebut dijadikan tersangka karena telah merugikan negara sebanyak Rp 10,7 miliar rupiah.
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

KABUPATEN KARO DARURAT JUDI

KARO News mendesak dan menuntut Polres Karo agar menutup dengan segera semua tempat perjudian di Kabupaten Karo khususnya di pusat kota Kabanjahe, kami pantau di beberapa tempat perjudian tembak ikan yang ada di Kabanjahe sudah tutup dan tidak beroperasi selama beberapa hari ini. Namun di salah satu warkop Simpang 6 tepatnya di depan BPK Pak Coy masih ada mesin judi tembak ikan yang bebas dan terbuka, bahkan sering di penuhi anak2 sekolah walaupun dalam jam sekolah.

Kami berharap tempat perjudian ini tidak hanya tutup sementara tapi pihak Kepolisian segera mengambil tindakan tegas dengan mengangkut semua mesin2 judi tersebut tanpa kecuali, karena walaupun tutup beberapa hari ini, mesin2 penyedot uang tersebut masih teral berada didalam rumah judi itu.

Semoga Polres Karo menindak lanjutinya dengan segera, dan kita tunggu agar Kabupaten Karo bebas dari perjudian dalam bentuk apapun, semoga.
fb KARO News.
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup
www.sinabungjaya.com

Posted in Berita | Leave a comment

JENGGOT YAHUDI

Kaum Muslim, khususnya kalangan Salafi, bukanlah satu-satunya kelompok agama yang memelihara jenggot. Sejumlah kelompok Yahudi dan Kristen ortodoks juga memelihara dan menjuntaikan jenggot. Bukan hanya kaum agama saja, kaum sekuler juga banyak yang berjenggot panjang. Karl Marx, misalnya, juga jenggot panjang.

Bagi sejumlah kelompok Yahudi, jenggot bukan semata-mata penanda identitas keyahudian saja tetapi memiliki makna yang sangat mendalam bahkan ada yang menganggap sebagai perlambang kesalehan dan relijiusitas seseorang (Yahudi).

Ada sejumlah “tafsir jenggot” dalam tradisi Yahudi. Maimonides atau Rabbi Moses bin Maimon, seorang filsuf dan pendeta Yahudi Sephardik di abad pertengahan yang sangat berpengaruh, misalnya, mengatakan bahwa memanjangkan jenggot bagi Yahudi merupakan sebuah “protes budaya” terhadap kaum penyembah berhala yang gemar mencukur jenggot.

Yang lain (lihat misalnya Louis Jacobs dalam “The Jewish Religion”) menganggap jenggot sebagai pembeda antara laki-laki dan perempuan.

Yang lain lagi, berdasarkan keterangan dari Talmud, menganggap jenggot adalah simbol ketampanan.Jadi orang yang tidak berjenggot itu dianggap tidak tampan (alhamdulilah saya juga berjenggot he he).

Sementara itu bagi kaum Sufi Yahudi (pengikut Kabbalah) dan Yahudi Hasidi memelihara jenggot yang menjuntai adalah perlambang dari “rahmat dan keagungan Tuhan”. Jenggot yang memanjang adalah simbol dari kehidupan itu sendiri. Karena itu bagi kelompok ini “wajib ain” memelihara jenggot dan haram untuk mencukurnya.

Soal cukur-mencukur jenggot ini ada sejumlah pendapat. Rabbi Joseph Caro misalnya berpendapat mencukur jenggot boleh kalau memakai gunting atau pengerok jenggot tetapi tidak boleh kalau memakai pisau cukur.

Ada lagi yang menganggap jenggot memiliki filosofi sebagai pengimbang atau jembatan antara otak dan hati, pemikiran dan aksi, teori dan praktek, niat baik dan niat buruk, dan seterusnya.

Bagiku, jenggot hanyalah kumpulan rambut atau sekelompok bulu saja. Tidak lebih, tidak kurang. Tidak ada bedanya bulu-bulu yang membentuk jenggot dengan bulu-bulu yang membentuk jambang, rambut kepala, kumis, rambut ketiak, atau jembut misalnya he he.

Sumanto Al Qurtuby

Posted in Berita | Leave a comment

PENYEBAB OLI MESIN BOROS

Oli mesin merupakan darah kehidupan bagi mesin. Jika mesin bekerja tanpa oli, walau hanya dalam beberapa detik dapat menyebabkan mesin akan rusak atau macet.

Jika interval penggantian oli diperpanjang dari seharusnya maka ada resiko jumlah oli mesin akan berkurang secara signifikan, dan jika kita tidak memeriksa volume oli maka dikhawatirkan timbul masalah kerusakan yang besar pada mesin.

Banyak kerusakan mesin yang berat diakibatkan kekurangan oli mesin yang sampai mengharuskan penggantian komponen dalam mesin, padahal sebenarnya kerusakan ini dapat dicegah jika secara rutin melakukan pemeriksaan jumlah dan kwalitas oli.

Oli mesin wajar akan berkurang sedikit setelah mobil menempuh beberapa ribu kilo meter. Pada beberapa mobil, penyusutan oli mesin sekitar 1 liter setelah mobil menempuh jarak 5000 km dianggap masih wajar.

Jika interval penggantian oli dilakukan setiap 10.000 Km, maka penyusutan oli tersebut tidak akan menimbulkan masalah, namun jika interval penggantian olinya diperpanjang, hal ini bisa menimbulkan masalah. Mesin bisa kekurangan oli jika jumlah oli tidak diperiksa dan ditambaha pada Km 15.000.

2. Sebab utama yang menyebakan oli mesin berkurang

1. Kebocoran Oli Mesin

Seal atau gasket yang biasanya mudah bocor antara lain valve cover gasket, Timing cover, drain plug dan seal. Kebocoran oli seperti ini akan menimbulkan bau terbakar dan ruang mesin menjadi sangat kotor karena oli bertebaran.

Jika oli sudah lama dipakai, zat additive pada oli yang berfungsi untuk menjaga kelenturan seal dan gasket akan hilang, akibatnya seal atau gasket akan mulai menyusut, dan berubah menjadi keras dan akhirnya bocor.

Kebocoran oli yang kecil saja dapat menimbulkan masalah.

Kebocoran oli yang besar biasanya berasal dari daerah mesin yang bertekanan sepeti oil pressure switch, oil filter yang kendur, rear main seal dan gasket head.

Oli mesin yang bocor tersebut akan ditiup oleh aliran udara pada bagian bawah mobil, sehingga letak kebocoran sulit untuk dipastikan.

Sistem PCV berfungsi untuk menjaga tekanan negatif pada mesin, jika sistem ini rusak, tekanan dapat mendorong seal dan gasket keluar. Endapan lumpur yang terbentuk karena interval penggantian oli yang tidak teratur dapat menyumbat sistem PCV.

Pada saat yang sama seal tidak akan terlindungi sehingga dapat mengakibatkan kebocoran oli yang besar. Penggantian oli secara berkala merupakan tindakan pencegahan yang terbaik untuk mencegah timbulnya kerusakan tersebut.

2.Konsumsi Oli Mesin

Kekurangan oli yang bukan disebabkan adanya kebocoran, bisa disebabkan oli mesin masuk keruang bakar dan ikut terbakar.

Pada kendaraan model yang tua jika oli mesin ikut terbakar diruang bakar maka akan menimbulkan keluarnya asap putih dari knalpot.

Namun pada mesin – mesin modern yang sudah menggunakan catalytic converter, asap putih tersebut tidak ada, karena catalytic dapat menghilangkan munculnya asap putih dengan cara menguapkan asap putih tersebut.

Sayangnya hal ini dapat menaikkan temperatur catalytic secara drastis dan akan membuat catalytic rusak.

Piston dipasang kedalam silinder dilengkapi dengan ring piston. Ring piston ini berada diatas lapisan tipis oil film, untuk mencegah keausan silinder mesin. Tanpa adanya lapisan oil film ini maka mesin akan cepat sekali aus dan tenaga mesin akan berkurang karena besarnya gesekan.

Oli mesin yang kotor tidak dapat melindungi mesin seperti yang dilakukan oleh oli baru. seiring perjalanan waktu, panas dan tekanan yang diterima oleh oli akan merusak kekentalan dan kwalitas oli mesin, sebelum hal ini terjadi maka oli mesin harus diganti.

Ring piston dibuat dalam desain yang berbeda –beda tergantung pada aplikasinya. Pada umumnya mesin menggunakan 3 buah ring piston, walaupun ada yang menggunakan lebih dari 3 buah.

Ring piston yang paling bawah merupakan ring oli. Ring oli terdiri dari beberapa bagian yang terpisah dan dirancang agar mampu mengikis lapisan oli dari dinding silinder mesin. Oli yang dikikis tersebut akan melewati lubang pada ring oli dan piston kemudian kembali ke crankcase.

Ring piston bagian atas berfungsi mencegah kebocoran kompresi dari ruang bakar dan juga untuk mengontrol oli. Ring oli yang bagian tengah mempunyai pengikis dan hampir tidak menyisakan oli dibelakangnya. Oli mesin yang tersisa, berada diantara ring piston bagian atas dan berfungsi sebagai pelumasan.

Dengan waktu penggantian oli yang lebih panjang, maka kekentalan oli akan berubah dan ring piston dapat macet pada alur piston, ketika hal ini terjadi maka oli mesin dapat melewati ring piston dan masuk ke ruang bakar dan ikut terbakar.

Jika tekanan kompresi rendah, masukkan sedikit oli mesin melalui lubang busi, dan ulangi prosedur pengukuran. Oli mesin yang dimasukkan tadi akan menutup celah antara ring piston dan silinder, jika hasil pengukuran menunjukan angkanya naik lebih dari 15 PSI itu menandakan bahwa ring piston sudah aus.

Oli dalam jumlah yang sangat kecil dibiarkan tetap didinding silinder untuk melumasi ring piston bagian atas.

Piston bergerak naik dan turun di dalam silinder sebanyak 2000 samapai 4000 kali per menit, sehingga akan menyebabkan kehilangan oli dalam jumlah yang cukup besar.

Metode untuk memeriksa kondisi ring piston adalah dengan melakukan test kompresi, pasang pressure gauge pada lubang busi, kemudian putar mesin dengan cara distarter beberapa detik, dan baca hasil ukur yang tertera pada pressure gauge. Tekanan kompresi mesin bensin yang normal biasanya berada diantara 150 sampai 250 PSI.

Valve guide seals

Valve dipasang pada bagian atas kepala silinder untuk mencegah kebocoran ruang bakar. valve dapat bergerak naik dan turun didalam bushing valve, pada bagian atas bushing valve tempat dimana valve keluar dipasang sebuah seal untuk mencegah oli mesin masuk keruang bakar.

Pada saat langkah hisap, dibagian bawah valve intake akan tercipta kevakuman. Dibagian atas valve atau dibawah Cover valve terdapat oli mesin yang berfungsi untuk melumasi camshaft dan valve.

Jika valve seal sudah aus atau mulai mengeras, maka oli mesin akan masuk melalui bushing valve menuju ruang mesin akibat hisapan piston pada langkah hisap.

Oli mesin ini akan masuk keruang bakar sama seperti oli yang masuk dari ring piston.

Endapan lumpur oli yang terdapat didalam mesin dapat menyumbat lubang pengembalian oli mesin ke bak oli yang terdapat pada kepala silinder sehingga akan mengakibatkan banyak oli yang tertahan dibagian atas silinder tersebut dan akan membuat oli mesin yang masuk kedalam mesin semakin banyak.

Mencegah konsumsi oli yang berlebihan

Penggantian saringan udara yang tidak sesuai dan kwalitasnya lebih jelek dapat meyebabkan kotoran akan masuk kedalam mesin. Partikel debu tersebut dapat menyebabkan keausan dan merusak ring piston.

Saat konsumsi oli sangat boros maka satu-satunya solusi untuk memperbaiki masalah tersebut adalah dengan overhaul mesin, suatu pekerjaan mahal yang seharusnya bisa dihindari.

Masalah yang berhubungan dengan oli mesin dapat dicegah dengan menggunakan oli berkualitas sesuai dengan spesifikasi dan melakukan penggantian oli secara berkala.

Penggantian oli yang terlalu lama juga dapat mengakibatkan pengerasan seal dan gasket, kekurangan oli mesin dapat merusak ring piston atau membuat ring piston macet di dalam piston. Ditambah jika didalam mesin terdapat endapan oli, hal ini akan memperparah kerusakan.

Berikut hal yang diperhatikan agar konsumsi oli tidak boros

1. Gunakan oli mesin yang berkwalitas dan ganti secara berkala

2. Jangan mengganti / mencampur oli dengan merk yang berbeda-beda, karena additive pada masing-masing oli mungkin mempunyai sifat yang saling bertentangan.

3. Gunakan saringan oli, saringan udara dan fuel filter yang berkwalitas

4. Jangan menggunakan oli mesin yang lebih kental

5. Penggantian oli yang lebih sering akan mengurangi resiko konsumsi oli mesin yang tidak wajar

6. Periksa ketinggian oli mesin secara teratur

sumber: montirpro.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita, Informasi Mobil dan Motor | Leave a comment

SANDI DIBERI PREDIKAT ULAMA, ‘KRISIS LEGITIMASI’ DI KUBU PRABOWO DAN KRITERIA ULAMA

Predikat ulama yang disematkan kepada bakal kandidat wakil presiden Sandiaga Uno diperkirakan dilontarkan sebagai politisasi untuk menutupi ‘krisis legitimasi’ di kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena lawan mereka, Joko Widodo, menggandeng ‘ulama 100%’.

Analisis itu dibuat oleh Guru Besar Politik Islam Universitas Negeri Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan ketika dimintai pendapatnya tentang pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid bahwa Sandiaga Salahuddin Uno adalah jura seorang ulama.

Pemberian predikat itu menuai banyak kritik dan juga menjadi menarik di tengah persaingan untuk merebut suara umat sebanyak-banyaknya pada tanggal 17 April 2019 dalam rangka menuju kursi RI nomor satu dan nomor dua.

‘Orang yang bukan ahli agama’

Pernyataan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid dan sekaligus wakil ketua MPR bahwa calon wakil presiden Sandiaga Uno juga seorang ulama bukan tanpa maksud. PKS merupakan salah satu partai penyokong pasangan calon presiden/wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang bertarung melawan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

“Maksud saya jelas agar justru tidak dihadirkan dikotomi antara Pak Sandi dan Pak Ma’ruf Amin hanya karena ‘seolah-olah yang satu kemudiaan ulama dalam konteks kemudian yang lain tidak lebih islami daripada yang diberi titel ulama.

“Karena dalam konteks praktis yang dilakukan oleh Pak Sandi, perilaku beragamanya dan keahliannya dalam bidang ekonomi itu masuk dalam ketegori sebagai seorang ulama,” jelas Hidayat Nur Wahid dalam wawancara dengan BBC News Indonesia, Rabu (19/09).

Ia menggarisbawahi predikat ulama itu diambil berdasarkan pengertian dalam Alquran yang tidak secara khusus ulama harus ahli dalam bidang agama Islam.

Penyebutan ulama untuk Sandiaga Uno ini, menurut Guru Besar Politik Islam Universitas Negeri Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan, dapat diartikan sebagai manuver politik.

“Saya melihatnya Pak Hidayat Nur Wahid sedang melakukan politisasi karena Pak Prabowo itu dicitrakan mewakili kelompok Muslim yang baik atau sejati atau yang taat, terutama kelompok Muslim reformis.

Tapi Pak Prabowo ini wakilnya adalah orang yang bukan ahli agama, padahal lawannya yaitu KH. Ma’ruf Amin adalah orang yang oleh masyarakat di Indonesia dianggap 100% ulama. Jadi Pak Hidayat Nur Wahid sedang berusaha menutupi krisis legitimasi di kalangan kelompoknya Pak Prabowo, kelompoknya Pak Hidayat Nur Wahid,” kata Profesor Noorhaidi Hasan.

Ditambahkan, jika Sandiaga Uno tidak diberi gelar ulama maka mudah diprediksi suara orang awam di bilik TPS nanti akan disalurkan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Mengapa? Karena didukung oleh ulama,” jelasnya.

KH Ma’ruf Amin merupakan Rais Aam PBNU dan ketua Majelis Ulama Indonesia, MUI.

Definisi ulama dan ‘kekeliruan’

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, yang juga menjabat sebagai wakil ketua MPR mengatakan kandidat wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno termasuk dalam golongan ulama, berdasarkan makna kata itu dalam kitab suci Alquran.

Disebutkan pedoman makna kata ulama tercantum dalam dua ayat di Surat Satir dan al Syu’ara.

“Dari dua ayat tersebut tidak secara khusus menyebutkan tentang keahlian dalam ilmu agama, tapi keahlian tentang ilmu sejarah, ilmu sains, ilmu yang terkait dengan ilmu-ilmu umum, nonilmu agama.” Demikian dijelaskan Hidayat Nur Wahid.

Berdasarkan dua ayat dalam Alquran itulah, ia meyakini sosok Sandiaga masuk kategori ulama.

“Karena dia mempunyai keahlian, keahlian dia dalam bidang ekonomi, keahlian dalam bidang entrepreneurship (kewiraswastaan), keahlian dalam bidang bisnis yang keahlian-keahlian ini tidak membuat dia menjadi arogan, menjadi antisosial, menjadi anti-Tuhan, antiagama, menjadi perilakunya semena-mena.

“Tapi dengan keilmuan dia, keahlian dia dalam beragam bidang itu justru membuat dia begitu saleh, begitu aktif melaksanakan ajaran agama dengan salat sunahnya sekalipun… termasuk dengan infaqnya. Dalam konteks sosial dia juga sangat ramah dengan siapa pun, menghormati yang tua, menghormati ahli agama.” Demikian argumen Hidayat Nurwahid dalam wawancara dengan BBC News Indonesia.

Guru Besar Politik Islam Universitas Negeri Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan, mengamini makna dari terminologi ulama yang dipaparkan oleh Hidayat Nur Wahid, tetapi dalam konteks bahasa Arab kata ulama merupakan bentuk jamak dari kata alim.

“Seorang Sandiaga Uno bisa dikatakan alim, orang yang mengerti, orang yang tahu tentang ekonomi, dalam bidang ekonomi. Tapi dia bukan alim dalam bidang agama Islam,” jelasnya.

Kata ulama itu sendiri, lanjutnya, telah mengalami perubahan dari kata fuqaha, bentuk jamak dari fiqih yang artinya ‘hukum Islam’, lantas menjadi alim atau bentuk jamaknya ulama.

Semula diperuntukkan untuk penyebutan jamak minimal tiga orang dan menguasai dua disiplin ilmu, menurutnya, kata itu telah mengalami proses yang bisa disebut sebagai penyimpangan, reduksi, atau simplifikasi.

“Sehingga akhirnya umat Islam itu terjebak. Dia merasa punya banyak ulama tapi sebenarnya bukan seperti yang dikatakan hadis Rasulullah. Karena yang dimaksud ulama di situ orang yang punya ilmu alam, jumlahnya minimal tiga orang, ditambah mereka mempunyai ilmu agama. Nah sekarang kesannya, ulama itu adalah satu orang ahli ilmu agama, dan dia mewakili seluruh para nabi,” papar Noorhaidi Hasan.

Padahal menilik sejarahnya, tambah pakar politik Islam dari Universitas Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta ini, istilah pewaris nabi itu mengacu pada masing-masing nabi. Misalnya, ulama pewaris Nabi Nuh menguasai ilmu agama ditambah dengan ilmu perkapalan. Adapun mereka yang menjadi penerus nabi Daud harus menguasai ilmu agama ditambah dengan keahlian dalam metalurgi.

Kyai Haji, Ajengan, Tuan Guru: Gelar ulama di Indonesia

Titel ulama sendiri tidak serta merta mendahului nama dari sang penyandangnya dalam penggunaan sehari-hari dan di beberapa daerah digunakan sebutan berbeda-beda.

Di Jawa Timur dan Jawa Tengah, seorang ulama biasanya bergelar Kyai Haji atau disingkat KH sebagaimana KH Ma’ruf Amin. Di Jawa Barat dikenal gelar Ajengan dan di Nusa Tenggara Barat ulama dikenal dengan sebutan Tuan Guru.

Sosok ulama di mata umat

Istilah ulama dimaknai beragam oleh beberapa warga berikut.
Hak atas foto Isti, Merkuri FM Surabaya
Image caption “Ulama itu panutan karena dari ulama ilmu mengalir, kata Nadia, kepada Istiqomah, dari Radio Mercury Surabaya, mitra BBC Indonesia.

“Ulama itu panutan karena dari ulama ilmu mengalir. Ada ulama dunia, ada ulama akhirat ada juga ulama dunia dan akhirat. Seorang dokter adalah ulama di bidang kesehatan, ulama dunia, yang apabila niatnya lillah juga akan menjadi ulama akhirat. Begitu juga dengan profesi lainnya. Ulama itu luas.

Tapi ulama yang menyelamatkan adalah ulama yang dalam setiap ilmu dan bimbingan tujuannya adalah Allah. Maka hormatilah ulama, dekatilah, cintailah dan lindungilah. Karena ulama yang benar, ulama adalah warisan para Nabi. Ambillah bagian dari warisan itu.” Nadia Mahfuzah, Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan.

“Ulama itu adalah orang yang memiliki kualitas dan kedalaman hidup spiritual dan moral etik yang tinggi serta memiliki kekuatan hidup yang lebih, seperti kesabaran, kerendahan hati, kesantunan dan keterbukaan hati untuk menerima orang lain sebagai sahabat, saudara dalam peziarahan hidup.

“Ulama dalam kiprahnya dipandang sebagai pribadi yang ahli, pakar, piawai dan kompeten dalam bidang keagamaan, secara khusus agama Islam. Dia memiliki cakrawala dan pemikiran yang utuh, holistik terkait dengan kehidupan, ajaran keagamaan, dan juga dalam memahami dan menafsirkan Alquran serta hadisnya.” Romo Philipus Suroyo, ketua Komisi Kerasulan Awam dan Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Tanjung Karang, Lampung.

“Ulama secara bahasa dari kata alima, mengetahui atau berilmu. Yang disebut ulama ya orang yang banyak tahu atau banyak ilmu, apapun ilmunya. Tapi secara istilah, ulama itu orang yang ahli atau pakar di bidang keislaman.

Karena pakar keislaman maka antara ilmu dan akhlaknya harus sejalan. Bukan hanya tahu teori, ayat, hadis, tapi juga mampu mengaplikasikan.” Rachmad Buyung Wafa, Wiyung, Surabaya.

“Ulama menurut saya adalah seseorang yang memang memiliki kadar dalam tingkat tinggi, terutama untuk pengetahuan agama, dan bukan hanya dari pengetahuan tetapi dipraktikkan dan juga menjadi contoh kepada masyarakat. Jadi sebenarnya ada proses mereka mengetahui dan dijadikan referensi untuk mengambil kebijakan, misalnya urusan keagamaan atau spiritual seperti itu.” Mudrikan Nacong PNS di Makassar.

Komentar politikus

Predikat baru Sandiaga Uno sebagai ulama sontak menjadi sorotan banyak politikus dari elemen berbeda-beda.

Mereka yang berada di kubu lawan Prabowo-Sandiaga tentu bersuara dengan nada miring.

Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli mengatakan ketika Prabowo-Sandi dideklarasikan pada tanggal 9 Agustus lalu, Sandiaga dijuluki sebagai santri post islamisme oleh presiden PKS.

“Kini tokoh PKS Hidayat Nur Wahid sudah mengangkat Sandiaga Uno jadi ulama. Ini menggelikan dan menyebalkan,” katanya sebagaimana diberitakan media di Indonesia.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah, yang sebelum dikeluarkan dari PKS, tidak sepakat dengan sebutan ulama untuk Sandiaga karena ia tidak mendalami ilmu-ilmu khusus.

“Sedangkan Sandiaga itu pedagang, bukan ilmuwan,” tuturnya.

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding, gelar ulama seharusnya tidak disematkan begitu saja untuk seseorang.

Adapun sosok yang diberi cap ulama, Sandiaga Uno, memilih untuk tidak mengomentari gelar barunya.
sumber: bbc.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

TAKTIK PKS DIBALIK PEMBERIAN LABEL ULAMA BAGI SANDIAGA

Nurdiani Latifah – Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Fahri Hamzah yang bisa membedakan mana ulama dan pedagang. Jujur saya sampai berulang kali membaca berita tentang Fahri Hamzah yang menentang ucapan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid.

Harus diakui, kubu oposisi ini seringkali memberikan merek-merek tertentu kepada Sandiaga atau Prabowo. Hal ini bertujuan untuk menarik masyarakat yang ada di Indonesia bisa memilih Prabowo-Sandiaga. Bagaimana pun juga dengan klaim ulama rasanya memang sangat tidak pantas diterapkan kepada Sandiaga.

Ada banyak kriteria keagamaan yang harus terpenuhi. Namun, Sandiaga seolah tidak mengindahkannya. Serta menyetujui maksud ulama yang disebutkan Hidayat Nur Wahid. Dan, Sandiaga kekeuh bahwa dirinya adalah ulama. Tafsir ulama yang dimiliki adalah punya keilmuan di bidang tertentu. Di mana Sandiaga dengan bangganya mengklaim bahwa dirinya punya keilmuan di bidang enterpreneurship, di bidang ekonomi, di bidang harga-harga, di bidang penciptaan lapangan kerja.

Saya masih belum bisa habis pikir dengan hal ini. Ke depan, dengan klaim ulama harus dipertanggungjawabkan oleh Sandiaga. Bisakah Sandiaga menjelaskan tentang salah satu ayat atau hadist di depan umum tanpa persiapan terlebih dahulu? Bagi pemujanya apapun yang dikatakan oleh Sandiaga akan ditelan bulat-bulat. Bagaimana dengan pemilih pemula?

Ini akan blunder untuk dirinya. Sandiaga akan gambling, akan ada banyak orang yang tidak akan memilihnya. Untuk itu, para koalisi perlu berhati-hati memberikan label atau merek kepada Sandiaga. Sandiaga sebelumnya disebut sebagai santri. Fahri setuju dengan sematan ‘santri’ itu.

Lebih jauh, kita perlu berpikir ulang maksud dan tujuan memberikan label ulama itu kepada Sandiaga Uno. Pertama, saya berpikir pemberian label ulama ini menyindir Sandiaga dan Ijtima Ulama I. Di mana rekomendasi ijtima ulama I, tidak didengarkan oleh Prabowo. Sementara, 17 poin rekomendasi yang diusung oleh ijtima ulama II, didengarkan oleh Prabowo. Karena, 17 poin itu tidak merubah keadaan dan mendukung pilihan Prabowo atas Sandiaga sebagai cawapresnya.

Bagi saya, Prabowo tidak mendengarkan usulan ijtima ulama I adalah langkah yang cerdas. Karena, kita tahu, jika aksi tersebut merupakan aksi setiran dari PKS. Penolakan Prabowo atas hasil Ijtima Ulama I ibarat melempar kotoran dimuka PKS. Dan, PKS berusaha membersihkan kotoran itu dari wajahnya dengan menggelar Ijtima Ulama II yang menghasilkan sebutan ‘ulama’ bagi Sandiaga Uno.Artinya, usulan yang dilahirkan Ijtima Ulama I terpenuhi oleh hasil dari Ijtima Ulama II. Sementara ke-17 rekomendasi yang juga dilahirkan di Ijtima Ulama II hanya iklan yang lewat.

Kedua, apa yang dilakukan oleh Hidayat Nur Wahid, sama dengan membunuh koalisinya sendiri. Karena, disadari atau tidak ini menyindir PAN dan Partai Demokrat. Sayangnya, kita tidak melihat reaksi dari dua partai tersebut. Begitu juga, saat Sandiaga diberikan label sebagai santri. PAN dan Partai Demokrat tidak ikut mengomentarinya.

PAN Dan Partai Demokrat, memberikan ruang pada PKS untuk menjelaskan arti santri tersebut. Pemberian ruang pada PKS itu justru membuat Sandiaga ketar-ketir bersilat lidah menafsirkan. Sebenarnya, arti kata santri itu adalah salah satu menuver PKS kepada Sandiaga. Di saat yang bersamaan, PKS meminta posisi Wagub DKI. Saat ini, Hidayat Nur Wahid melakukan manuver kembali. Tentunya, meminta penjelasan Sandiaga tentang posisi itu.

Taktik PKS cukup bagus. Hidayat Nur Wahid yang menyerang Sandiaga. Namun, untuk melobi posisi Wagub DKI dilakukan oleh Sohibul Iman sebagai Presiden PKS. Saat ini, PKS tidak bermain terlalu brutal seperti saat mencari cawapres Prabowo. Sebab, dia tahu penolakan kemarin merupakan taktik yang salah. Ke depan, PKS akan mungkin akan mencari yang cantik lagi.

Namun, taktir ini juga akan gagal. Partai Gerindra bersama dengan Prabowo seperti sebuah paket lebaran yang bernama serakah. Untuk itu, apapun yang diusulkan oleh PKS untuk mendapatkan kursi Wagub DKI Jakarta akan tetap sulit. Tidak ada hitam diatas putih terkait hal itu. Ada hitam diatas putih saja bisa di dilaksanakan. Bagaimana dengan perjanjian yang tidak ada hitam diatas putihnya?

Saran saya, bagi PKS tidak usah terlalu percaya dengan apapun yang dikatakan Partai Gerindra dan Prabowo. Bagi pembaca seword, kita perlu melihat menyaksikan bagaimana kerja dari kubu oposisi saat ini. Akan bisa bersaing dengan Jokowi?

Begitulah Kura-kura

#JokowiLagi

sumber: seword.com
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

DRAMA QUEEN! EMAK INI NGAKU SUSAH DAN HANYA MAKAN KEONG, TAPI PLESIRAN KELILING EROPA!

Manuel Mawengkang – Terbongkar! Drama queen murahan! Cut! Sutradaranya jelek dan kardus! Drama emak-emak yang memakai baju mahal dan plesiran ke Eropa, tapi kritik pemerintah dan suami yang tidak nambah uang jajan ke istri, tapi harga naik. Buset. Ngaca dong Bu. Ibu itu lebih beruntung dari penulis.

Penulis kerja keras tapi masih gak bisa ke Italia. Suami mbok ya dihargai dong. Instagram ibu masih belum dibuat private? Malah bilang kyai minum pakai tangan kiri dan dimaki syetan pula.

Orang ini bukan kurang miskin, tapi kurang ajar. Akun instagramnya @Hidayatisuardi. Valid. Yuk netizen yang maha benar seperti Tuhan, isi komen-komen positif ke ibu itu.

Mari kita simak curhatan emak-emak lucu itu di Facebook.

Tapi penulis ada transkripnya.

Curhat emak pemakan keong, mungkin escargot kali?

Bang kami ingin tanya bang, apa pantas kami makan keong bang?

Kami berharap bang, bagaimana menyikapi yang mahal-mahal ini. Karena pemberian dari suami engga nambah nah harga-harga mahal.

Coba bang kasih solusi supaya kami emak-emak di Sumatera Utara makin sayang kepada abang.

Jawaban dungu Sandiaga Uno

Tapi menurut saya emak-emak itu adalah kaum yang sangat-sangat jujur terhadap keadaan republik kita, keadaan bangsa kita, keadaan negara kita, betul gak?

Mereka mengutarakan apa adanya, sehari-hari mereka menghadapi apa adanya. Dan kalau misalnya mereka mengutarakan itu mahal, ya jangan dikirim statistik gitu.

“Enggak gak mahal inflasi rendah”

Lah saya tadi di pasar semuanya komentar seperti itu kok

Menggelikan sekali bukan? Yuk kita lihat beberapa gambar-gambar unyu dari ibu yang akun instagramnya @hidayatisuardi. Mari disimak kakak.

Mungkin keong yang dimaksud adalah escargot yang harganya ratusan ribu itu kali? Pantas badannya gemuk dan subur bu. Makannya escargot, lalu mungkin cemilannya adalah caviar dengan eskrim gold rose. Apa sih gold rose? Memangnya warna i-Phone? Wah bagaimana ini Bu?

Bahkan Sandiaga sempat tertipu dengan mengatakan bahwa emak-emak itu adalah emak-emak yang jujur dan paling jujur. Paling jujur dari mana? Habis dari keliling dunia?

Pergi sudah keliling Eropa itu, masih dibilang emak-emak yang jujur? Jujur dari mana? Memang gaya hidup seperti itu, mau di zaman presiden mana pun pasti akan selalu berkekurangan. Jangan begitu lah Bu.

Hidup di Indonesia itu banyak gampangnya, Bu. Ibu bisa gemuk begitu saja sudah bersyukur harusnya. Coba ibu lihat ke Papua. Banyak yang masih butuh makanan.

Mereka perutnya buncit bukan karena banyak makan, tapi karena busung lapar. Bahkan ada daerah namanya Asmat, baru lepas dari Kondisi Luar Biasa alias KLB dari penyakit. Ibu harusnya bersyukur.

Apalagi ibu beragama kan? Terlihat dari pakaiannya. Ibu harusnya banyak tabayyun sama Jokowi. Jangan sembarangan melakukan drama. Ibu itu harusnya jadi teladan bagi orang lain.

Ibu sudah pernah ke Hagia Sofia, itu tempat ibadah besar loh. Harusnya hati ibu besar juga. Tubuh ibu gemuk, harusnya lebih lapang dada. Banyak bersyukur Bu. Jangan main drama.

Penulis punya saran, daripada kritik, sebaiknya ibu bantu Jokowi untuk memilih Jokowi sekali lagi. Gunakan tagar #JokowiLagi.

Gak ada untungnya dukung Prabowo Sandi Bu. Nanti ujung-ujungnya ibu kecewa. Gak bisa pergi-pergi lagi loh nanti. Jangan terlalu mudah untuk tertipu sama gaya, santri tempelan dan ulama kardus. Itu tipuan semua Bu.

Yang asli ulama, ibu maki syetan karena minum pakai tangan kiri. Lalu ibu dirangkul sama Sandiaga itu memang boleh dan syari’i? Jangan sembarangan Bu.

Ibu mulutnya kurang ajar kalau maki orang syetan hanya karena minum pakai tangan kiri. Sini bu, kebetulan Instagram ibu masih terbuka, artinya publik kan?

Asik banget ke Italia! Penulis juga mau dong Bu! Lain kali ajak-ajak penulis dong!

Wah ke Gili Trawangan. Impian penulis juga iniii..

Hagia Sofia di Istambul. Bagus banget. Penulis juga jadi kepingin. Tapi siapa ya pemodalnya?

Negeri baling-baling bambu…. Eh itu di Jepang ya. Terlalu dekat. Lebih jauh lagi dong. Ke Belanda.

Bersama ulama kardus versi PKS, sang sutradara.

Begitulah drama-drama. #JokowiLagi
sumber : seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

MEMANAS, MENDAG NGOTOT IMPOR BERAS, BUWAS KERAS MENOLAK

JAKARTA – Menteri Perdagangan Enggaratiasto Lukita ngotot akan melakukan importasi beras, bahkan angkanya cukup tinggi, yakni 2 juta ton. Mendag beralasan, hal itu sudah diputuskan rakor Menko Perekonomian. Terhadap rencana Mendag itu, Direktur Utama Bulog Komjen (pur) Budi Waseso (Buwas) menolak, alasannya stok masih cukup hingga Desember.

Maka, saling ngototnya kedua belah pihak denan argumen masing-masing, maka di internal pemerintah kini jadi memanas. Menurut Buwas stok beras di gudang Bulog telah mencapai 2,4 juta ton. “Stok kita sekarang 2,4 juta ton. Itu beras lokal dan ada dari impor lama yang baru direalisasikan sekarang,” kata Buwas, di kantornya.

Bulog juga kerepotan kalau ada impor lagi, karena tidak ada tempat lagi. Saat ini saja sudah sewa gudang untuk menyimpan cadangan beras yang melimpah, dan Perum Bulog harus merogoh kocek sebesar Rp 45 miliar.

“Sewa biayanya nggak sedikit, ada yang Rp 90.000 ribu per ton, per hari, per meter. Ada juga yang Rp 70.000. Total biaya sewa besar, sampai Rp 45 miliar lebih,” Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Namun, keluhan Bulog tersebut ditanggapi santai Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Menurut dia, pada dasarnya masalah tersebut bukan urusan Kementerian Perdagangan. Sebab keputusan tersebut telah diserahkan kepada Bulog.

“Itu kan sudah diputuskan di rakor menko jadi urusan Bulog. Jadi nggak tahu saya, bukan urusan kita,” jelas dia di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Lebih lanjut, Enggar juga memaparkan saat ini realisai impor dari total izin yang dikeluarkan sebanyak 2 juta ton telah berjalan. Dari stok Bulog sebanyak 2,2 juta ton sebanyak 820 ribu ton berasal dari pengadaan dalam negeri.

Sedangkan, sisa stok sebanyak 1,3 juta ton tersebut berasal dari realisasi impor. “Dari 2,2 juta ton, serapan dalam negeri itu 820 ribu ton. (Impor) artikan sendiri,” tutup dia.

Menanggapi pernyataan Enggar, Buwas pun angkat bicara. Ia mengaku bingung. Sebab kegiatan yang dilakukan Bulog merupakan tugas dari pemerintah.

Buwas, bahkan mengatakan, seharusnya antara Bulog dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mesti berkoordinasi untuk menyamakan pendapat.

“Ini berpikir negara atau bukan. Coba kita berkoordinasi itu samakan pendapat, jadi kalau keluhkan fakta gudang saya bahkan menyewa gudang itu kan cost tambahan. Kalau ada yang jawab soal Bulog sewa gudang bukan urusan kita, mata mu! Itu kita kan sama-sama negara,” papar dia di Perum Bulog, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

Lebih lanjut, ia berharap agar Kemendag dan Bulog bisa bersinergi mendorong langkah pemerintah menjaga pasokan beras. “Kita kan aparatur negara jangan saling tuding-tudingan, jangan saling lempar-lemparan itu pemikiran yang tidak bersinergi,” tandasnya. (*/win)
sumber : poskotanews.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment