BOKO HARAM GOROK 10 WARGA NIGERIA KETIKA TIDUR

KANO, NIGERIA, SATUHARAPAN.COM – Kelompok ekstremis jihadis Boko Haram menggorok hingga tewas 10 warga desa terpencil di negara bagian Adamawa di timur laut Nigeria, menurut pejabat setempat pada hari Senin (25/5) kepada kantor berita AFP.

Maina Ularamu, kepala pemerintahan di Madagali, negara bagian Adamawa, mengatakan penyerangan tersebut terjadi pada Jumat dini hari di Desa Pambula-Kwamda.

“Penyerang memasuki desa sekitar pukul 4 pagi saat warga masih terlelap dan menggunakan parang untuk membantai korban,” imbuhnya.

Ini merupakan penyerangan terbaru yang dilancarkan Boko Haram di negara bagian Adamawa, daerah yang dinyatakan bebas dari pemberontak pada Maret silam oleh militer.

Sejumlah desa di wilayah tersebut menjadi lokasi pertempuran saat pasukan keamanan berusaha memukul mundur pemberontak dari lokasi persembunyian mereka di Hutan Sambisa dekat perbatasan dengan negara bagian Borno.

Tentara dalam beberapa pekan terakhir berhasil menyelamatkan ratusan perempuan dan anak dari hutan tersebut setelah mereka diculik Boko Haram.

CNN melaporkan puluhan gerilyawan Boko Haram menyerbu desa yang terletak 5 kilometer dari Gulak, markas pemerintah daerah.

“Menurut warga desa, para penyerang tidak memiliki banyak senjata, dan banyak dari mereka tidak membawa senjata sama sekali. Mereka hanya menembakkan beberapa tembakan ketika mereka meninggalkan lokasi setelah serangan itu. Kami percaya para penyerang adalah mereka yang merampok desa di wilayah itu baru-baru ini dan bersembunyi di semak-semak dan pegunungan di dekatnya,” kata Ularamu.

Pada tanggal 17 Mei, puluhan gerilyawan Boko Haram menyerang desa terdekat, Sabon Garin Hyembula, menewaskan tiga orang dan menculik tujuh perempuan sebagai bagian dari serangan mematikan yang sering terjadi di wilayah tersebut.

“Kami mengerahkan pemburu lokal dan warga untuk pergi ke semak-semak dan pegunungan memburu mereka,” kata Ularamu
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

65 TAHUN, PGI GELAR IBADAH SYUKUR

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) di tahun 2015 telah mencapai usia 65 tahun. Dalam perjalanannya yang tak lagi muda, PGI berupaya terus mendewasakan diri dan memiliki misi menyentuh persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kemiskinan, ketidakadilan, radikalisme, dan kerusakan lingkungan.

Merayakan ulangtahunnya ke-65  ini, PGI menandainya dengan ibadah syukur yang diadakan secara akbar di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (24/5) dengan dihadiri 89 sinode anggotanya dan juga delegasi dari persekutuan gereja Asia (Christian Conference of Asia). Perayaan ini sekaligus bertepatan dengan Hari Raya Pentakosta.

Perayaan hari jadi kali ini diantar dengan tema “Keesaan dalam Aksi: Membangun Rumah Tangga Allah”. Ketua Panitia, Michael Wattimena mengaku perayaan ini merupakan momentum penting yang akan menghadirkan semangat reflektif dan evaluatif.

“Perjalanan panjang sampai tahun 2015 menunjukkan keanggotaan PGI, yakni umat Kristen di Indonesia senantiasa merajut hubungan di antara gereja anggota. Kami sanagat optimistis di bawah kepemimpinan Henriette (Ketua Umum PGI, Red), pasti PGI akan semakin berakar dan menjawab kehidupan berbangsa, bergereja, dan bernegara. Keyakinan itu kami pastikan karena belaian seorang ibu memiliki karisma,” ungkap Michael Wattimena yang juga politikus Partai Demokrat itu seusai ibadah syukur.

Sementara itu, Ketua Umum PGI, Henriette Lebang menyatakan optimismenya terhadap PGI, sebab menurutnya Roh Kudus selalu memberi semangat baru. Empat komitmen gereja yang akan menyentuh persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kemiskinan, ketidakadilan, radikalisme, dan kerusakan lingkungan juga diungkapkan Eri, panggilan akrab Henriette, dapat dijalankan dengan baik.

“Dengan empat hal komitmen, kita diajak membangun spiritualitas yang memampukan kita melakukan tugas-tugas berat ini,” ujar Eri.

Sebelumnya, telah dilaksanakan prakegiatan dalam rangkaian peringatan ulangtahun PGI, yakni jalan damai lintas agama yang telah digelar pada 16 Mei di Monas dan dihadiri langsung Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, serta pelayanan kasih yang dilaksanakan di Rawamangun 22 Mei lalu.

Puncak acara, yakni ibadah syukur yang digelar di Ancol ini turut dihadiri Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan. Jonan yang datang bersama rombongan turut mengikuti ibadah dan perayaan seusai ibadah. Kedatangan Jonan cukup menyita perhatian jemaat yang memadati gedung.
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

IRAN: AS TIDAK BERBUAT APA PUN UNTUK SELAMATKAN RAMADI

TEHERAN, SATUHARAPAN.COM – Amerika Serikat (AS) “tidak” berbuat apa pun untuk membantu militer Irak memerangi ekstremis di Ramadi, menurut jenderal senior Iran yang terlibat dalam perang melawan ISIS.

Qassem Suleimani, komandan operasi luar negeri Garda Revolusi (Revolutionary Guard), mengecam Washington setelah Kepala Pertahanan AS (Pentagon) Ashton Carter menyatakan pasukan Irak “gagal dalam pertempuran” di Ramadi, yang jatuh ke tangan ISIS.

“(Barack) Obama, berapa jarak antara Ramadi dengan pangkalan Al-Asad tempat pangkalan pesawat pembom AS berada,” ujar Suleimani dalam sebuah pidato pada Minggu (24/5) malam di provinsi Kerman yang disampaikan kantor berita pemerintah IRNA.

“Bagaimana bisa Anda berada di negara tersebut dengan dalih melindungi rakyat Irak dan tidak melakukan apa pun, Ini tidak lebih dari menjadi kaki tangan dalam sebuah konspirasi,” katanya.

Syiah Iran mengirimkan sejumlah penasehat militer di Irak dan Suriah serta memberikan dukungan militer dan keuangan kepada pemerintahan kedua negara itu dalam perang mereka melawan ekstremis Sunni.

Menurut media Iran, Suleimani aktif di Irak, terutama pada akhir Maret ketika milisi Syiah yang didukung Iran membantu perebutan kembali Kota Tikrit.

Ramadi, berlokasi sekitar 100 kilometer sebelah barat Baghdad, jatuh ke tangan ISIS pada 17 Mei kendati adanya serangan udara AS dan kehadiran ratusan penasehat militer AS di pangkalan udara Al-Asad di provinsi yang sama.
Dalam sambutannya pada hari Minggu, Carter mengatakan bahwa kampanye udara pimpinan AS terhadap ISIS, yang mengontrol sebagian besar wilayah Irak dan Suriah, masih terus dilakukan.

Dia mengatakan pasukan Irak tampak “tidak menunjukkan keinginan untuk melawan” meskipun jumlah mereka lebih banyak dari lawan mereka, sehingga menyebabkan Baghdad mengalami kekalahan terburuk dalam hampir setahun ini.

Tapi Suleimani berpendapat sebaliknya bahwa Amerika Serikat “tidak akan melawan Daesh (ISIS)”, menggunakan akronim dalam bahasa Arab untuk ISIS.

Dia mengatakan jihadis, yang mengendalikan beberapa zona minyak di Irak dan Suriah malah “mengekspor minyak mereka melalui negara-negara yang tergabung dalam koalisi internasional” yang dipimpin oleh Washington.

Perjuangan melawan ISIS adalah demi “kepentingan nasional”, kata Suleimani.
Sementara di hari yang sama Jenderal Ahmad Reza Pourdastan, komandan angkatan darat Iran, meminta parlemen supaya menambah anggaran militer untuk melawan jihadis ISIS, yang juga mulai bergerak di Pakistan dan Afghanistan. (AFP)
sumber:satuharapan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

MURID KELAS 6 SD TEWAS DI KOLAM RENANG

RAYAKAN PERPISAHAN SEKOLAH

SIBOLANGIT, SUMUTPOS.CO – Akbar Febriansyah (10), ditemukan meregang nyawa di kolam renang Dewi, Bandar Baru, Minggu (24/5) siang. Bocah kelas VI sekolah MDA Alhairat, Jl. AR Hakim, ini diduga tak diawasi pengelola kolam dan guru pembimbing.
Anak pertama dari hasil buah cinta Ismail dengan Wahyuni ini, tewas di kolam renang dewasa berkedalaman kurang lebih 7 meter.
Akbar ke Sibolangit bersama puluhan murid kelas VI MDA Alhairat, Jl. AR Hakim, hendak ingin merayakan perpisahan. Mereka berangkat menggunakan Bus Pariwisata dikawal guru.
Pengakuan para gurunya, tujuan utama perpisahan itu bukan ke kolam renang Dewi, namun ke Berastagi, Kab. Karo.
“Kami hanya singgah saja di kolam renang (Dewi) itu, memang rombongan sudah dari Berastagi,” ujar seorang guru.
Pun begitu, lanjut guru yang enggan menyebutkan namanya itu, di saat para murid berenang, guru dan petugas kolam renang sudah melakukan pengawasan kepada semua anak didiknya tersebut. “Tapi entah kenapa si Akbar tiba-tiba bisa masuk ke kolam renang dewasa. Padahal semua murid di kolam renang anak-anak kian,” katanya lagi.
Setelah menemukan Akbar tenggelam di dasar kolam, pengelola maupun pengunjung langsung memberikan pertolongan dan memboyongnya ke salah satu klinik yang tak jauh dari lokasi. Namun apa daya, Akbar tak bisa diselematkan.
Sementara itu, Kepala Sekolah MDA Alhairat, Syarifuddin SAg, mengaku sebelumnya anak didiknya itu dilarang berenang. “Awalnya sudah kita ingatkan jangan ada yang mandi ke kolam renang dewasa. Tapi anak kita ini sama dengan dua orang kawan nya itu lari saja dan langsung mandi. Kita juga tidak sangka kejadian ini,” ujarnya.
Dari pantauan di Polsek Pancurbatu, terlihat sejumlah keluarga korban yang menjemput jenazah Akbar ke rumah duka. Namun tidak terlihat kedua orang tua korban. Menurut informasi, orang tua kandung korban tak sanggup mendengarkan kejadian yang menimpa anaknya itu.
Sekitar pukul 18.20 WIB, korban dikawal mobil patroli Polsek Pancurbatu dibawa ke rumah duka di Jalan AR Hakim, Gg. Sederhana, Kec. Medan Area.
Kapolsek Pancurbatu, AKP Frido Gultom didampingi Kanit Reskrim, Iptu Herman Sembiring, mengatakan mereka masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu. “Kita masih menyelidiki kasus ini, secepatnya pengelola kolam renang akan kita panggil,” ucap Frido.(cr-6/fit)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

SETAHUN, KASUS KORUPSI ALKES PIRNGADI NGAMBANG

SUMUTPOS.CO – Hampir setahun, berkas kasus dugaan korupsi alat-alat kesehatan (Alkes) di RSUD dr Pirngadi Medan tak kunjung lengkap alias tetap ngambang. Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Aldi S yang dikonfirmasi berdalih pihaknya masih menunggu surat resmi dari Kejari Medan.
“Kita ini tinggal menunggu surat salinan resmi saja dari Kejari Medan,” katanya, kemarin.
saat ditanyai apakah berkas tersebut sudah lengkap atau P-21, dirinya belum mengetahuinya. “Kita belum tahu, apakah sudah P-21 atau belum. Makanya kita tinggal menunggu surat salinan resmi dari mereka,” ungkapnya.
Diketahui kalau tim penyidik Kejaksaan Negeri Medan telah melakukan gelar ekspos internal bersama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, beberapa hari lalu.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Medan, Erman Syafrudianto mengatakan, ekspos dilakukan untuk melihat hasil penyidikan dan pemberkasan yang dilakukan Sat Reskrim Polresta Medan terhadap kasus ini. “Kita ekspos ini secara internal saja, penyidik kepolisian tidak ikut,” jelasnya. Lanjut Erman, hasil ekspos tersebut belum tentu menyatakan kalau berkas yang diserahkan penyidik Satuan Reskrim Polresta Medan dinyatakan lengkap.
“Tim dari Kejari Medan ekspos bersama di Kejatisu. Tapi saya izin tidak bisa ikut, karena lagi ada tugas lain,” jelasnya. Namun dirinya belum mengetahui hasil dari ekspos tersebut. “Saya juga belum dapat kabar hasil dari eksposnya. Menunggu dari laporan dari tim terlebih dahulu,” ungkapnya.
Kasus korupsi yang bersumber dari dana Direktorat Jendral (Dirjen) Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan RI tahun anggaran (TA) 2012 senilai Rp2,5 miliar dengan kerugian negara mencapai Rp.1,1 miliar.
Pihak penyidik kepolisian dari Sat Reskrim Polresta Medan telah menetapkan tersangka, yakni Mantan Direktur utama (Dirut) RSUD dr Pirngadi Medan, Amran Lubis selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Sukartik SST selaku Kasubag RSUD dr Pirngadi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tamsir Aritonga selaku sub kontrak dari PT Graha Agung Lestra, dan Drs. Aspen Nawawi selaku rekanan dari PT.Indo Farma Global Medica. (bay/deo)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

KEJAGUNG: SUDAH DIEKSEKUSI, REGISTER 40 KEWENANGAN KEMENHUT

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Tony Tubagus Spontana mengatakan, eksekusi kawasan hutan register 40 seluas 47 ribu hektar, telah berhasil dilaksanakan beberapa tahun lalu.
Dengan demikian tugas kejaksaan dalam perkara mengubah kawasan hutan lindung menjadi perkebunan yang didakwakan pada pengusaha DL Sitorus, telah selesai dijalankan. Ini sesuai putusan kasasi Mahkamah Agung Februari 2007 lalu, yang memerintahkan agar lahan yang berada di kawasan Kabupaten Padang Lawas Utara dan Padang Lawas Selatan tersebut, diambilalih oleh pemerintah.
“Eksekusi sudah tuntas dan kami telah menyerahkan kekuasan atas kawasan tersebut kepada kehutanan,” ujar Tony kepada JPNN, Minggu (24/5).
Menurut Tony, dengan telah dilakukannya eksekusi, maka secara de facto dan de jure, lahan yang sebelumnya dimiliki DL Sitorus lewat anak perusahaan PT Torganda, kini sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan.
Tony membantah pihaknya telah melakukan eksekusi manajemen atas PT Torganda. Menurutnya, eksekusi tersebut tidak pernah dikenal oleh Kejaksaan Agung.
“Kalau kami (Kejaksaan,red) tidak mengenal eksekusi manajemen. Setelah dilakukan eksekusi dan menyerahkan sepenuhnya pada kehutanan maka selanjutnya kalaupun ada tindaklanjut pengelolaan dan sebagainya terhadap kawasan tersebut, bukan lagi menjadi tanggungjawab kami,” katanya.
Pandangan senada juga dikemukakan Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia Chudry Sitompul. Menurutnya, kalau benar ada istilah eksekusi manajemen yang dilakukan terhadap PT Torganda, maka hal tersebut menjadi peristiwa pertama di Indonesia.
“Di hukum pidana itu kan ada putusan pokok dan tambahan. Kalau memang ada eksekusi manajamen, mungkin di hukum tambahan. Jadi mengembalikan keadaan administrasi dari yang sebelumnya dikuasai si A (PT Torganda,red) ke si B (pemerintah). Tapi memang ini sangat jarang, tergantung situasinya,” ujar Chudry.
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

BRAKK! XENIA POLISI DITABRAK KERETA API… UNTUNG SELAMAT

PEGAJAHAN, SUMUTPOS.CO – Brigadir Khairun Harahap (38) dan anaknya, Zaquina Ufaira (3) beruntung. Keduanya hanya mengalami luka setelah mobil Xenia BK 1902 NI yang mereka tumpangi, diseret kereta api sejauh 5 meter, Minggu (24/5) sore. Namun suasana di sekitar perlintasan kereta api di Kel. Padang Tualang, Kec. Pegajahan, Sergai itu heboh.
Kala itu, mobil dikemudikan istri polisi itu, Vita (28), mendadak berhenti di tengah rel. Sementara, kereta api sudah dekat. Khairun juga berusaha menghidupkan mesin mobil yang mati, tapi terlambat. Kereta keburu dekat. Mobil ditabrak dan terseret.
Saksi di lokasi kejadian, Pandu (17), mengaku melihat mobil itu berhenti di pinggir jalan. Tak lama berhenti, mobil itu mau melintasi rel tanpa palang itu. “Tiba-tiba mobil itu berhenti dan kulihat perempuan yang menyetir mobil itu keluar dan membiarkan anak dan suaminya di dalam. Terseret mobilnya sampai tergeser 5 meter Bang,” ucapnya.

Senada disampaikan Neni (35). Dibebernya, warga sudah berusaha memberi peringatan dengan berteriak kalau ada kereta api mendekat. “Heii..awas ada kereta api itu, awas! Jangan kelen nyebrang, gitu teriak warga. Kayak ginilah jadinya, mereka tidak mendengar jeritan kami. Udah kami jeritkan orang itu tapi mereka tidak juga dengar,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, jalanan sampai macet 2 km dan warga berhamburan mendekat. Sementara, Khairun dan anaknya dilarikan ke RSU Melati Perbaungan. Khairun mengalami lebam di bagian kepala, sedangkan anaknya lecet.(cr7/trg)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima | Leave a comment

IBU MUDA INI GENDONG ANAK SAMBIL NENTENG 5 BAL GANJA DALAM JERIGEN

MADINA, SUMUTPOS.CO – Modus yang dilakukan Sahara br Batubara (30) terbilang unik. Ia memasukkan 5 bal ganja kering dalam jerigen yang sudah dibelah. Selanjutnya ganja seberat 4,5 kilogram itu pun ditinting sambil menggendong anak.

Namun perjalanan warga Desa Huta Bangun atau lebih dikenal dengan Huta Tua, Kecamatan Panyabungan Timur, ini terhenti. Dalam perjalanan menemui pemesan yang berada di Kota Padangsidimpuan, angkutan pedesaan yang ditumpanginya diberhentikan polisi di kawasan Jalan Umum Desa Salambue Panyabungan, Kamis (21/5) sekira pukul 07.45 WIB. Sahara pun ditangkap saat menggendong putri bungsunya yang masih berusia dua tahun.
Kasat Narkoba Polres Madina, AKP Timbul Sihombing kepada METRO TABAGSEL (Grup SUMUTPOS.CO) mengatakan, penangkapan Sahara bermula dari informasi masyarakat setempat yang diterima polisi. Tidak mau targetnya lolos, petugas langsung melakukan pengejaran, lalu menyetop angkutan umum yang dimaksud. Selanjutnya polisi memeriksa dan menggeledah semua penumpang.
Saat itu, Sahara langsung terlihat panik dan membuang tas menyerupai keranjang miliknya ke jurang di pinggir jalan. Tak hanya itu, ia yang sudah turun dari angkutan umum bersama penumpang lain, berusaha kabur ke arah hutan. Namun usahanya itu tak berhasil. Polisi pun menangkapnya.
Selanjutnya beberapa personil polisi mengambil tas menyerupai keranjang yang berisi jerigen kecil, yang sudah dibuang Sahara tadi. Setelah diperiksa, dalam jerigen itu terdapat lima paket ganja kering yang dibalut lakban. Sejak itu, Sahara tidak bisa mengelak lagi.
Ia pun mengakui perbuatannya kepada polisi.
“Pengakuannya, ganja itu hendak diantar kepada pemesan bernama Jhon Sedak (40). Bahkan menurut Sahara, ia sudah ditunggu Jhon di Kota Padangsidimpuan,” kata Sihombing. “Dan sekira pukul 11.00 WIB, Jhon Sedak juga berhasil kita amankan,” tambahnya.
Sementara, Sahara tertunduk malu dan mengaku sedih atas perbuatannya. Dia mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena sedang membutuhkan uang untuk membeli seragam sekolah anaknya. Tahun ini, anak sulungnya menamatkan pendidikan SD dan akan melanjutkan ke SMP.
“Porlu di hami epeng, panabusi baju ni danak get masuk sikola. Inda cukup penghasilan ni alaklaiku. Harani i ma so ra au manggadis ganja (perlu sama kami uang, untuk membeli baju seragam anakku yang mau masuk sekolah. Penghasilan suamiku gak cukup, makanya saya mau menjual ganja ini)” sebut Sahara.

Ia mengatakan, karena perkara mendesak untuk pendidikan buah hati itu, ia pun berangkat bersama putri bungsunya yang masih berusia dua tahun.
Mereka berangkat dari rumah mereka tanpa sepengetahuan suami. Menjelang subuh, Sahara menggendong anaknya dan menenteng keranjang berisi jerigen. Sebelumnya jerigen itu telah ia belah, lalu ganja yang telah dipaketkan itu dimasukkan ke dalam.
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

POLDASU KLAIM BERAS PLASTIK BELUM MASUK SUMUT

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), mengaku terus melakukan penyelidikan terhadap peredaran beras plastik. Bila ditemukan pembutan dan pengedar beras sitetis, maka Poldasu akan menjerat pelaku dengan pasal berlapis, sehingga mengancam pelaku dengan hukuman penjara yang cukup lama. Hal itu dikatakan Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Ahmad Haidar ketika dikonfirmasi Sumut Pos via telepon, Minggu (24/5).
“Berlapis pasal yang akan menjerat. Mulai pasal pemalsuan, perlindungan konsumen sampai pasal perdagangan, ” ungkap Haidar singkat.
Disinggung soal kasus beras palsu yang sedang ditangani pihaknya saat ini, Haidar mengaku kalau pihaknya belum ada menemukan beras sintetis masuk ke Sumatera Utara. Termasuk temuan di Gang Perbatasan B Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun pada Jumat (23/5) lalu, dibantah oleh Perwira Polisi berpangkat 3 melati di pundaknya itu. Bahkan, dikatakan Haidar kalau pihaknya bersama Disperindag sudah melakukan operasi pasar dan tidak menemukan beras sintetis di pasaran.
“Namun, kita tetap lakukan antisipasi dengan operasi pasar dan penyelidikan ke tempat-tempat yang kita curigai. Hal itu karena beras palsu itu, sangat mengancam masyarakat. Untuk itu, kita mengimbau, masyarakat untuk melapor pada kita, bila menemukan beras palsu,” jelas Haidar.
Sementara Kasubdit I/Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, AKBP Frido Situmorang yang juga dikonfirmasi Sumut Pos, mengaku belum ada menemukan beras sintetis di Sumatera Utara. Namun, disebutnya kalau pihaknya sudah menerima informasi akan temuan beras sintetis di kawasan Kecamatan Medan Maimun dan seorang yang keracunan akibat mengkonsumsi beras plastik, sehingga harus dirawat intensiv di rumah sakit. “Besok (hari ini, Red) akan kita pastikan informasi itu. Besok kita akan datangi korban dan orang yang menemukan beras sintetis itu,” ujar Frido singkat. (dik/put/ris/ain/rbb)
sumber: sumutpos

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment

PEMERINTAH DINILAI LAMBAT PERIKSA BERAS SINTETIS

    ” Saya pikir harus dipercepat karena masyarakat yang menjadi korban. Tidak ada toleransi untuk zat berbahaya, karena ini kebutuhan pokok,”

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah dinilai lambat untuk memeriksa dan mengumumkan hasil uji sampel beras diduga berbahan plastik yang ditemukan di Bekasi, kata Ngadiran Sekjen Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia.

“Saya mohon kepada para ahli yang terkait dengan hasil ini, kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat? Teknologi sudah canggih kenapa bisa lama?” keluh Ngadiran pada sebuah diskusi tentang beras sintetis di Jakarta, Sabtu.

Ngadiran mengatakan kabar tentang beras tersebut membuat sejumlah pedagang pasar tradisonal kehilangan kepercayaan dari masyarakat sehingga meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) segera mengumumkan hasil uji itu secepatnya.

“Menunda mengumumkan satu jam bahkan sampai satu hari sangat mempengaruhi usaha para padagang. Kalau ditunda satu hari lagi maka omset akan menurun lagi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Nellys Soekidi juga mendesak BPOM segera mengumumkan hasil dan kepolisian segera menemukan motif dibalik itu.

“Saya pikir harus dipercepat karena masyarakat yang menjadi korban. Tidak ada toleransi untuk zat berbahaya, karena ini kebutuhan pokok,” katanya.

Di sisi lain, Yusni Emilia Harahap Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian meminta masyarakat untuk tenang menunggu hasil uji dari BPOM dan tetap percaya kepada penjual beras tradisional.

“Mari kita bangga mencintai produk pertanian lokal karena aman dan sehat apalagi ini adalah pangan utama kita,” kata Yusni.(Ant)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kabupaten Karo | Leave a comment