HILANGNYA SEBUAH KEMERDEKAAN !!

ASTERIA FITRIANI….

Guru Les itu….kini kesehatan nya menurun drastis setelah ditahan oleh polisi..!!!

.Kejadian itu berawal ketika pada 26 Juni 2019 Asteria mengunggah ajakan untuk tidak memasang foto presiden dan wakil presiden di sejumlah akun media sosial lain miliknya.

Adapun unggahan tersangka adalah: “Kalau boleh usul di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto presiden & wakil presiden. Turunin aja foto-fotonya. Kita sebagai guru nggak mau kan mengajarkan anak-anak kita tunduk mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan. Cukup pajang foto GOODBENER kita aja, Gubernur Indonesia Anies Baswedan.”

Kemudian pada 1 Juli 2019, unggahan Asteria tersebut dilaporkan oleh warga berinisial TCS dengan dugaan adanya pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Asteria kemudian ditahan dan dijerat dengan Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 huruf A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 sesuai Perubahan UU RI Nomor11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 14 ayat 1 atau ayat 2 atau pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana atau pasal 160 KUHP atau pasal 207 KUHP.

Dengan ancaman hukuman pidana paling lama enam tahun penjara atau denda maksimal satu miliar rupiah.

fb Telah Karo-Karo Purba.

Posted in Berita | Leave a comment

JALAN TOL MEDAN-BERASTAGI

DPRDSU Terus “Gedor” Pemerintah Segera Bangun Jalan Tol Medan-Berastagi

Ketua Komisi D DPRD Sumut yang membidangi pembangunan H Anwar Sani Tarigan mendukung sepenuhnya rencana membangun jalur alternatif Berastagi – Medan via Desa Jaranguda -Dusun Laugedang – Sibolangit – Sukamakmur – Tuntungan – Medan, dan akan terus ‘menggedor’ pemerintah pusat agar kemacetan jalan Medan – Berastagi dapat diatasi.

“Kita sangat mendukung rencana membuka jalur alternatif itu dan kami di Komisi D DPRD Sumut sudah menjadualkan bersama Bupati Karo, Bupati Deliserdang, Dinas BMBK (Bina Marga dan Bina Konstruksi) Sumut maupun BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) II melakukan peninjauan lokasi pada awal Februari,” ujar Anwar Sani kepada wartawan, Selasa (21/1) melalui telepon di Medan.

Menurut Anwar Sani, lembaga legislatif di Sumut akan tetap komit mendukung segala bentuk pembangunan yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat banyak, karena jalan Medan – Berastagi sudah tidak layak lagi dijadikan satu-satunya jalan menuju Berastagi maupun Medan, karena tidak mampu lagi menampung arus kendaraan yang melintas.

Karenanya, tandas Anwar Sani, dibutuhkan jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan tersebut. Dalam hal ini Bupati Karo telah menemukannya dan sudah menyampaikannya kepada Gubernur Sumut Edy Rahmayadi untuk segera dibangun, agar masyarakat tidak lagi merasa resah dan was-was melintasi jalan Medan-Berastagi yang sangat rawan macet.

Namun demikian, politisi PDI Perjuangan ini berjanji akan terus “menggedor” pemerintah pusat untuk secepatnya merealisasikan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi, walaupun saat ini Komisi D tengah fokus merealisasikan pembangunan jalur alternatif Medan – Berastagi.

“Kami tidak akan berhenti memperjuangkan usulan Bupati Karo, ICK dan tokoh-tokoh pemerhati infrastruktur jalan di Sumut seperti Pemred Harian SIB GM Immanuel Panggabean BBA dan mantan anggota DPD RI Parlindungan Purba yang diketahu sebagai penggagas pembangunan jalan tol Medan – Berastagi. Komisi D akan terus berusaha agar ide maupun gagasan mereka dapat segera terealisasi,” tambah Anwar.

Memang diakui anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, untuk merealisasikan jalan tol ini membutuhkan waktu lama, karena anggarannya cukup besar, sehingga sedang dikaji kelayakannya oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat). “Tapi kita tidak pernah menyerah untuk memperjuangkannya,” ujarnya.

Sumber : Realitas

fb Berita KARO News

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

DESA BAKERAH

Salah satu desa (3desa;Suka Meriah,Bakerah,Simacem)yg HILANG tertimbun material dari letusan gunung Sinabung.Foto dokumentasi ini saya ambil kurang lebih 2bulan sebelum erupsi mengubur kampung yg di dirikan para orang tua kami.
Desa Bakerah merupakan salah satu desa unggulan penghasil hampir semua jenis sayur mayur dan buah buahan diantara seluruh kecamatan Simpang Empat dikala itu,yg sekarang mekar masuk ke wilayah kecamatan Naman Teran.Penduduk desa ini tergolong petani yg gigih,rajin,dan pekerja keras.Di saat jam kerja,kampung ini tampak sunyi bagai tak bertuan,karena hampir semua penduduk bekerja di perkebunan masing masing.
Buah Jeruk(Rimo)Keling merupakan salah satu hasil unggulan dari desa ini,sehingga pada saat masa penjajahan Belanda,kampung ini pernah mendapat penghargaan dari pemerintah Belanda kala itu.Cerita ini saya dapatkan dari kakek saya dimana saat itu kakek saya memiliki lahan jeruk lebih kurang 1,5 ha dan cengkeh lebih kurang 1ha.
Desa ini berjarak lebih kurang 3km dari puncak gunung Sinabung.Sumber air bersih (mata air)banyak tersedia di desa ini.
Demikian sepenggal kisah tentang desa Bakerah yg tidak akan pernah kami lupakan,Mejuah juah…!
#Desa_Bakerah
#Desaku_ygkucinta

fb Helmin Batunanggar Sitepu

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

AKU JADI BUPATI KARO

Sebagai Bupati terpilih di Karo semua apa yang aku janjikan kepada rakyat saat kampanya yang lalu, tidak bisa tidak segera harus aku realisasikan.Sebab, aku paham betul kultur orang Karo, tanpa melaksana kan itu aku pasti dihujat dan di maki maki mereka seperti Bupati Bupati yang sudah.

Entah kenapa kali ini aku dipercaya dan dipilih oleh mereka, demikian juga parpol yang mencalonkan aku datang ke kampus, jemput bola dan tidak mintak uang mahar satu rupiahpun.Dana dan operasional kampanye semua mereka persiapkan.

Begitu aku dilantik Mendagri beserta wakilku di Jakarta.Kami langsung pulang naik pesawat dengan tiket kelas ekonomi. Dari Bandara Kuala Namo,dijeput mobil dinas Bupati yang telah butut, dua jam kemudian tiba di Kabanjahe. Langsung memimpin rapat dengan semua kepala dinas terkait.Untuk segera memahami masalah apa sebenarnya buat Karo ini tidak maju dan tetap stagnan, jalan ditempat.

Setelah rapat, aku paham semua dana untuk Kabupaten ini, termasuk gaji pegawai tidak penuh satu triliun rupiah ? pantas tak maju pikirku, tak ada yang pande untuk mencari duit. Dah duitnya sedikit mencuri dan korupsi pula semua, pantesan infrastruktur bocel bocel dan berlobang. Gedung sekolahnya tak berubah sejak aku kecil, demikian juga rumah sakitnya, sakit semua !

Karena waktu kampanye aku berjanji disetujui rakyat dan pemerintah pusat membuka judi dan casino,walau ulama dan pendeta serta rohib menentangku. Aku mengatakan, biar hidupku kelak di neraka asal rakyatku makmur dan kelian semua istrahat di sorga.

Aku kemudian memanggil seorang mafioso, masih adikku juga, memerintahkan dia membuka judi di salah satu hotel internasional Sibayak di Berastagi, sambil memcari lokasi meniru Genting Highland, Malaysia, di kaki gunung Sibayak.

Ternyata berkat relasi dan konektifitas mafioso ini dengan penjudi penjudi Cina , kas pemko setiap minggu bertambah satu miliar yang bisa aku manfaatkan untuk kepentingan publik. Aku tidak mau korupsi, semua sarana aku perbaiki, termasuk daerah daerah tempat wisata. Bulan kedua sebagai Bupati, Jumat, Sabtu dan Minggu Karo telah padat dikunjungi, semua hotel penuh sehingga penghasilan dan pendapatan semakin berlimpah ruah.

Akhir tahun ,kepala dinas pendapa
tan melaporkan sisa kas setelah APBD dihabiskan seperti biasa, masih ada 10 Triliun. Aku perintahkan panggil kepala dinas kesehatan,kepada beliau aku serahkan lima triliun membangun dua rumah sakit di Karo,bertaraf internasional seperti di Penang , Malaysia. Agar semua penduduk Sumatera Utara berobat ke Karo. Kalau kau tidak mampu, aku copot kataku padanya.

Sisa lima triliun aku serahkan untuk kepala dinas pendidikan, agar segera
merehab dan meningkatkan semua kwalitas gedung sekolah beserta sumber daya manusianya.Tingkat
kan kualitas guru dan kesejahteraan nya. Tahun kedua semua infrastrukt
ur sampai pelosok desa telah dihotmix mulus, sudah bisa dijilat dengan lidah. Semua produksi pertanian sudah di kemas secara modern dalam peti kemas.

Tahun ketiga, mafioso judi melapor, bapak Bupati katanya, walau aku abangnya, dimuka publik aku tetap dipanggilnya bapak Bupati. Apa kataku, semua gedung pusat perbelanjaan, hotel dan sarana permainan dan pusat perjudian telah selesai, kapan bapak resmikan. Ah untuk apa diresmikan, selama ini hasilnya kan sudah kau setor.Yang penting setoran kontribusimu kau tingkatkan terus untuk rakyat kita.

Kaki Gunung Sibayak telah berubah seperti kawasan Genting, Jalan mulus dua arah menghubungkan Berastagi lewat Deliserdang sudah mulus ke Medan.Demikian juga dari deleng Barus, jalan mulus dua arah menuju Bandara Kuala Namo, untuk mempermudah kedatangan para penjudi kelas kakap dari penjuru dunia, terutama para taipan Asean.

Kepala dinas Agama aku panggil, dan alokasikan dana besar untuk memfasilitasi mereka siapa mau naik haji, umroh dan para pendeta kusuruh bawa jiarah ke Jerusalem. Pokoknya kemana mereka mau agar wawasannya semakin luas. Kalau menganggap dana itu haram, mari monggo, nggak usah kataku sederhana.

Berkat lobi lobi aku lakukan ke pusat, aku dipuji dimana mana sebagai Bupati sukses dan berhasil dan apa saja aku usulkan dan rancang disetujui oleh pusat. Menjelang tahun keempat dengan dana asal judi aku sudah mengoperasikan jaringan kereta api milik pemda Karo buatan Jepang.Menghubungkan Kabanjahe ,Merek via Seribudolok, Siantar terus ke Tanjung Balai, sebagai pelabuhan ekspor komoditi pertanian ke Singapura dan Malaysia.

Sisi lain Rel dan jaringan kereta api dari Berastagi telah menghubungkan
Berastagi – Seribudolok – Lubuk Pakam ke Bandara Kualanamo, sejak tahun kemarin telah dioperasional kan. Hotel Hotel berkelas internasi onal juga sudah semakin banyak. Masyarakat Karo sudah semakin makmur, terbukti setelah anak anaknya tamat SMA sudah malas kuliah di PT dalam negeri. Singapura tempat paling dekat, kebanyakan ke Australia ,Amerika dan Eropah.

Gunung Sinabung dan Sibayak terus ke Sipisopiso Tongging tahun kelima sudah dihubungkan oleh transportasi Gantung seperti di Genting. Semua wisatawan dari atas bisa menikmati pemandangan alam Karo yang indah, dingin dan sejuk.Orang orang Eropah telah kembali seperti dulu, cafe cafe penuh semua orang bule.Berastagi telah berubah menjadi satu dengan Kabanjahe.Kiri kanan jalan dengan pengaturan tata ruang apik,rapi tidak lagi terkesan amburadul seperti sebelum aku menjadi Bupati.

Semua kepala dinas aku beri tambahan penghasilan 50 juta/perbulan agar tidak mencuri, dan serius bekerja.Kalau mencuri kupecat dan serahkan ke polisi untuk mengusutnya.

Kini hampir empat tahun aku telah menjadi Bupati, Karo telah banyak berubah, tingkat kunjungan wisata 20 juta orang pertahun, belum lagi penjudi yang banyak konstribusinya.

Ketika rapat dengan para kepala dinasku, aku lagi asyik bagi bagi bonus kepada mereka, tiba tiba pintu kamarku di ketok sekerasnya dari luar, aku tersentak lalu terbangun

Busyet ternyata aku sedang mimpi siang, menjadi Bupati.Siap makan siang enak tadi aku lalu pulas tertidur,lalu mimpi indah. Sial gumamku, aku lanjut golek antara tidur,sadar dan tidak.

Lalu aku terasa pegang taik, dan merasa masih mimpi. Ketika melihatnya, ternyata kali ini memang taikku sendiri.Bukan lagi mimpi, tapi nyata keluar dan terkincit karena sakit perut, ini baru busyet namanya, akibat kebanyakan makan tadi siang.

Sial, sudah tidak jadi Bupati terpe gang pulak taik.

fb Wara Sinuhaji

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

COBA KALAU MANUSIA PERTAMA ORANG TIONGHOA

Seandainya Adam & Hawa adalah orang Tionghoa.
Namanya pasti akan menjadi “Athiam & Ahwa”

Manusia pasti tidak akan jatuh dalam dosa, karena pada tahu lah… otak bisnis orang Tionghoa…

Begitu melihat buah terlarang pasti tidak akan dimakan, tetapi akan djual di pasar… lumayaaaan cuan goceng…!

Ularnya pun nggak sempat menggoda, pasti akan ditangkap…
Lalu dimasak ular cah kumak untuk ciakpoh. hoo cuan… hoo chiak… dan yang pasti mereka takkan menelantarkan taman Eden kosong karena pasti dibangun ruko atau apartment jadilah Taman Eden Residence…

Selamat Tahun Baru Imlek…
GONG XI FA CAI…🈲🉐㊗👏🏾

Posted in Berita | Leave a comment

PENGUNJUNG AIR PANAS DI SEMANGAT GUNUNG KENA PUNGLI, EMPAT PELAKU DIAMANKAN POLSEKTA BERASTAGI

Petunjuk7.com.- Pihak Polsekta Berastagi mengamankan empat (4) warga Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, terkait pungutan llar ( pungli) terhadap tamu (pengunjung) yang akan berkunjung ke objek wisata pemandian air panas di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara, Sabtu, (25/1/2020) Pukul 11.00 WIB.

Adapun keempat pelaku tersebut adalah Saul Silalahi (39), Puja Ginting (16), Jointa Ginting (35) dan Alfiansyah Tarigan.

Demikian disampaikan oleh Kapolsekta Berastagi, Kompol Pawang Ternalem Sembiring kepada wartawan, Sabtu (25/1/2020) terkait masalah pungli tersebut.

Diungkapkannya, dari keempat pelaku polisi mengamankan barang bukti 3 (tiga) buah kardus aqua, uang tunai berjumlah Rp231.000 dan delapan (8) buah botol aqua sedang.

“Pelaku memberhentikan kenderaan baik mobil maupun sepeda motor dengan menawarkan air mineral dan meminta uang masuk sebesar Rp 5000/ orang dengan dalih jaga malam. Dan terkadang para pelaku meminta uang dengan memaksa, sehingga terjadi keributan dengan pengunjung yang akan bertamasya ke pemandian air panas ke Desa Semangat Gunung,” beber Kapolsekta Berastagi.

Ditambahkannya, bahwa aktivitas para pelaku sudah beberapa minggu beraksi terhitung sejak malam pergantian tahun 2019 – 2020.

“Dan ada beberapa kelompok yang melakukan pungutan liar dengan masing – masing koordinator,” ungkap Kapolsekta Berastagi.

“Saat ini ke 4 pelaku masih diamankan dan di Berita Acara Pemeriksaan ( BAP) di Polsekta Berastagi guna penyidikan lebih lanjut,” kata Kompol Pawang Ternalem Sembiring. (KS).

fb KARO News

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo | Leave a comment

TANGKAL VIRUS CORONA, RI AKAN TUTUP PENERBANGAN KE SELURUH CINA

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Perhubungan mengkaji kemungkinan melarang penerbangan ke wilayah lain dari dan ke negara China akibat virus corona. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan pemberitaan virus corona cukup masif dan pihaknya masih memperhatikan berbagai kemungkinan yang terjadi.

“Kita bertahap meninjau (perluasan larangan terbang), apa yang kita sampaikan tak lepas dari rekomendasi Kemenkes dan Kemenlu tiap hari kami berkorespondensi,” ujar Budi Karya, Minggu, 26 Januari 2020.

Dia berharap kasus virus corona ini tidak menimbuilkan perselisihan dan melihat ini sebagai bencana. “Di satu sisi kita lakukan suatu kegiatan preventif untuk menangkal jangan sampai terjadi perpindahan virus ke Indonesia,” ujar Budi Karya.

Sementara itu Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, terus berkoordinasi untuk memastikan antisipasi masuknya virus tersebut ke wilayah Indonesia.

“Kami melakukan koordinasi dengan yang terkait dengan KKP dan Kemenkes. Ini perlu, contohnya dalam konteks pemasangan infrastruktur seperti thermal scanner. Tiap bandara kita pastikan alat ini dengan mudah terpasang, di semua 19 bandara termasuk Bandara Soekarno-Hatta sudah terpasang dan beroperasi,” katanya.

Sementara itu tim di bandara pun sudah bergerak termasuk dari pihak karantina dan memperhatikan pergerakan penumpang serta berkoordinasi dengan pihak imigrasi.

“Kedua, melakukan koordinasi dengan regulator karena dia yang memiliki akses terhadap kebijakan regulasi dan kebijakan antarregulator lain, seperti kemenhub regulator transportasi udara, harus berkoordinasi dengan regulator pergerakan penumpang dalam konteks imigrasi,” ujarnya.

Ketiga, AP II melakukan konsolidasi di internal, terkait pihak mana saja yang bertugas dan yang langsung berhadapan dengan penumpang atau frontliner seperti keamanan bandara, kebersihan, ground handler, customer service, dan lain-lainnya.

“Mereka yang terdepan bertemu akses terhadap pergerakan penumpang. Ini kita sudah minta mereka menggunakan masker N95,” tuturnya.

sumber: tempo
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

NGELESISASI TERBARU WAN TOA, MENJAGA RASA PERIKEPOHONAN

Tadeus-Ada yang bisa memberi pencerahan kepada penulis, mengapa DKI Jakarta di bawah pimpinan Anies terus menerus mempertontonkan lakon konyol di panggung Ibu Kota?

Lakon yang hanya membuat kita yang waras ini tersenyum kecut, kok bisa-bisanya Jakarta membuat kesalahan yang fatal dengan memilih sosok pemimpin seperti ini?

Bahasa Koreanya ‘MoTeJi’, mo tepok jidat, saking kebaliknya logika yang dipakai.

Parahnya, logika dunia terbalik ini yang malah diajukan sebagai pembenaran atas kisruh yang terjadi. Ape lo ape lo pokoknya gue yang bener, mau apa elo?

Masih belum kering ingatan kita soal banjir awal tahun 2020, yang mungkin akan menjadi cara merayakan tahun baru yang terburuk dalam sejarah negara berflower, negara +62.

Ngomong-ngomong, bijimane kelanjutan upaya gugatan class action para korban banjir?

Padahal puncak musim penghujan masih di bulan Februari atau Maret, dan hujan pada Jumat (24/1) lalu masih memunculkan genangan ‘bukan kolam susu’ di beberapa daerah di Jakarta.

Lah kok bisa-bisanya menyatakan bahwa membiarkan beberapa daerah tergenang merupakan strategi dalam mengelola banjir?

Seolah kurang puas dalam upaya menghancurkan Jakarta, kawasan Monumen Nasional pun diobok-obok.

Padahal wilayah itu merupakan daerah Ring-1. Yang kewenangannya ada pada pemerintah pusat dalam hal ini Setneg.

Tapi bukan didikan Wan Abud namanya kalo tidak bisa membeberkan narasi bahwa mereka telah bertindak sesuai prosedur.

Dalil-dalil peraturan dan kewenangan, hukum dan sebagainya, dibolak-balik bagaikan akrobat badut Joker demi memuaskan ego dan ambisi pribadi.

Malah daerah Underpass Gandhi dianggap sebagai kewenangan pusat dan Setneg, sedang Pemprov DKI hanya dalam posisi ‘membantu’.

190 pucuk pohon menyusul menjadi korban. Bergabung bersama puluhan ribu warga pengungsi, dan ratusan kendaraan bermotor korban banjir.

Walaupun pohon tersebut sebelumnya telah ditreatment selayaknya bumil (Ibu hamil) lewat proses USG, yang entah apa faedahnya.

Mungkin sebagai alternatif bagi para dokter Obgyn, untuk mendapat ceperan melayani proses USG pohon-pohon di seantero Jakarta. Hahaha.

Faktanya, Jakarta hanya memiliki 5% RTH (Ruang Terbuka Hijau) dari ketentuan minimal 30%. Apalagi polusi Jakarta bukan main-main kadarnya. Bagaimana kabar tanaman lidah mertua yang digagas mampu mengurangi polusi?

Si Sekda Pemprov DKI yang ga ada seksi-seksinya itu, bro Saefullah, malah dengan yakin mengatakan dengan pembabatan pohon akan menambah RTH.

Yakin bener si bro yang satu ini bahwa mereka tak berdosa dengan apa yang sudah diperbuat, walau dihujat sedemikian rupa oleh para netijen.

Yang lebih lucu lagi, coba simak ucapannya berikut ini. “Pada waktunya nanti kita akan mengundang semuanya bagaimana Pemprov DKI mengelola rasa prikepohonan. Bagaimana kita ini menyayangi pohon karena dia mahkluk hidup juga yang harus kita sayangi dan pelihara. Nanti teman-teman merasakan empati kita kepada pohon. Nanti di sisi selatan,” ucapnya.

Iya betul, PERIKEPOHONAN!!!

Hayo, mau ngomong apa sekarang. Bukan hanya perikemanusiaan dan perikeadilan yang penting, perikepohonan pun sudah dipraktekkan dalam mengelola pemerintahan daerah.

Ini menambah lagi wujud dari kebeRpihakan si pemimpin dari 7 juta umat. Tentu area yang direvitalisasi akan menambah daya tampung untuk acara reuni golongan Wiro Sableng tahun depan.

Mungkin untuk menyambut kepulangan si bang Thoyib yang masih merana di sono.

Gitu kok ga terima ketika disandingkan dengan Risma, Walikota Surabaya.

Waktu sebuah perusahaan es krim nasioal mengadakan acara bagi-bagi gratis produknya yang mengakibatkan rusaknya sejumlah tanaman di median jalan Kota Surabaya saja, Risma sampai misuh-misuh memarahi pihak yang dianggap merusak fasilitas kota.

Sampai-sampai ketika demo mahasiswa menolak RUU KPK di Surabaya, beredar peringatan agar jangan sampai merusak tanaman kalau tidak mau berhadapan dengan amukan Surabaya-1.

Tapi, semoga tahun 2020 ini si Wan Toa akan tersandung. Dukungan kepadanya pun mulai surut seiring defisit anggaran yang jadi bancakan masal itu.

Walaupun sekarang kursi pendamping dirinya sedang diperebutkan. Bahkan calon dari PKS sudah siap menggantikan posisi Anies dalam menghadapi bullyan.

Karena menurutnya biarlah Anies bekerja maksimal membahagiakan warganya. Situ waras mas?

Begitulah kura-kura.

sumber: seword
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya gr

Posted in Berita | Leave a comment

EDAN, ANIES BARU MINTA IJIN REVITALISASI MONAS SETELAH GUNDUL DULUAN?

Rahmatika-Ada sebuah pemberitaan di CNN yang sayangnya baru saya baca hari ini. Intinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengirimkan surat persetujuan revitalisasi Monas ke Kementerian Sekretariat Negara. Yang menyatakan hal ini adalah Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta Heru Hermawanto.

“Sudah disiapkan. Sore ini kemungkinan dikirim. Ya kalau di dalam ketentuannya kan kita bahasanya itu bukan izin ya, tapi persetujuan,”

“Ya namanya proyek itu kan enggak semudah harus kemudian dihentikan kan, ini kan ada mekanisme kontrak. Itu saja aturan yang kita pegang. Kalau perjanjian kan enggak mungkin langsung putus,”

Sebelumnya Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) Setya Utama mengatakan revitalisasi kawasan Monas belum mengantongi izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Merujuk Keppres Nomor 25 Tahun 1995, kawasan Medan Merdeka meliputi Taman Medan Merdeka, Zona Penyangga Taman Medan Merdeka, dan Zona Pelindung Taman Medan Merdeka. Nah dalam hal ini ternyata ada beberapa struktur yang mesti kita ketahui yakni Komisi Pengarah dan Badan Pelaksana Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. Komisi Pengarah diketuai oleh Menteri Sekretaris Negara. Sementara Badan Pelaksana dipimpin gubernur DKI Jakarta yang merangkap Sekretaris Komisi Pengarah. Badan Pelaksana sendiri bertanggung jawab kepada presiden melalui Komisi Pengarah.

Saya jadi makin geleng-geleng kepala. Begini, semua tahu bahwa Monas ini termasuk obyek vital nasional. Artinya, tim di Pemprov termasuk Gubernur Anies Baswedan mestinya juga tahu bahwa ada aturan yang harus dipenuhi dan ada pintu-pintu yang harus diketuk kalau mau mengubah tatanan di sana. Nggak mungkin dong level Gubernur nggak tahu. Atau kalau Gubernurnya nggak ngerti mestinya Sekdanya mengingatkan. Apa juga fungsinya TGUPP yang anggotanya banyak itu kalau tidak bisa memberi masukan atau memberi tahu Gubernur aturan yang berlaku? Seingat saya dulu salah satu tujuan Anies membentuk banyak tim-tim itu antara lain supaya tidak terjadi tumpang tindih aturan. Nah kalau aturan mau tidak tumpang tindih berarti mereka harusnya sudah khatam tentang aturan yang ada bukan?

Seratus sembilan puluh pohon sudah ditebang. Nggak jelas juga pohon-pohon itu dikemanakan. Area di Monas sudah gundul. Padahal untuk membuat suasana jadi teduh seperti itu butuh waktu puluhan tahun. Ya kalau semuanya sudah prosedural, okelah walau mengecewakan tapi mungkin kita lebih legowo. Namun kenyataannya sepertinya penebangan pohon ini ilegal karena kenyataannya baru setelah gundul mereka minta ijin revitalisasi Monas. Harusnya kan ijin keluar dulu baru step by step proyek dijalankan. Ini sih kelakuannya jadi mirip laki-laki takut istri tapi nekat yang memegang paham “Lebih baik minta maaf daripada minta ijin”, maksudnya kalau sudah kejadian kan mau nggak mau akan dimaklumi daripada harus minta ijin yang mungkin akan memunculkan perdebatan, ijin tidak turun, sehingga rencana pun malah gagal.

Ya sekarang bola liarnya mau nggak mau ada di tangan Sekretariat Negara mau dibawa ke mana arah revitalisasi Monas ini. Kalau menurut saya pribadi ya suruh ditanami lagi saja dengan pohon meskipun butuh puluhan tahun lagi untuk membuat suasana di sana kembali rindang. Jelas saya nggak setuju dengan konsep pembangunan Pemprov DKI Jakarta dan PT Bahana Prima Nusantara yang akan menjadikannya plaza dan kolam.

Ya buat apa kolam yang hanya untuk memantulkan bayangan tugu Monas. Kalau memang niatnya untuk kolam, apa iya butuh sampai menebang 190 pohon seperti itu? Apalagi kalau alasannya untuk dijadikan plaza. Jakarta itu sudah punya terlalu banyak pusat perbelanjaan. Dan tak sedikit yang jaraknya dengan Monas pun tak terlalu jauh. Rakyat Jakarta jauh lebih butuh tambahan ruang terbuka hijau. Jangan malah membuat makin lama makin banyak area yang justru diperuntukkan kelas ekonomi menengah ke atas. Beberapa waktu lalu saja misalnya, di GBK ada yang dialihfungsikan jadi hutan kota yang dikelola salah satu chain hotel dan restoran kelas menengah ke atas. Apa iya yang seperti itu bisa dinikmati dengan mudah dan dijangkau masyarakat kebanyakan? Eh sekarang malah ketambahan Monas ini. Ckckckckckckck….
sumber: seword
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

Posted in Berita | Leave a comment

PRIA INDIA TEWAS DISERANG AYAM SAAT MENUJU LOKASI SABUNG AYAM

TEMPO.CO, New Delhi – Seorang pria India meninggal setelah diserang ayam jantan peliharaannya saat dalam perjalanan ke lokasi sabung ayam.

Saripalli Chanavenkateshwaram Rao, 50 tahun, diserang ayam jantan itu tepat di bagian lehernya pada 15 Januari 2020. Taji ayam itu telah dipasangi pisau kecil untuk keperluan sabung ayam dan mengenai lehernya.

Seorang juru bicara polisi mengatakan kepada CNN bahwa ayah dari tiga anak itu sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, dia kemudian meninggal akibat stroke.
Ads by Kiosked

“Rao tinggal di desa Pragadavaram di negara bagian Andhra Pradesh, India Selatan,” kata petugas polisi Kranti Kumar seperti dilansir CNN pada Kamis, 23 Januari 2020.

Rao dikenal sering menghadiri kegiatan sabung ayam. Saat peristiwa itu terjadi, dia sedang dalam perjalanan menuju lokasi sabung ayam saat ayam peliharaannya itu memberontak mencoba melepaskan diri.

Adu ayam merupakan kegiatan ilegal di India sejak 1960. Namun, adu hewan itu terus menjadi kebiasaan sebagian masyarakat di negara ini, menurut Gauri Maulekhi, wali amanat Yayasan Rakyat untuk Hewan India.

“Pelanggaran telah dibuat sangat jelas dan dijelaskan kepada pemerintah kabupaten dan negara bagian, tetapi mereka memilih untuk menutup mata terhadap sabung ayam. Hewan-hewan ini dibuat untuk bertarung bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga karena pertaruhan besar dan perjudian yang berlangsung di acara ini,” kata Maulekhi.
sumber: tempo
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

Posted in Berita | Leave a comment