BELAJAR DARI CARA PENANGANAN COVID DI ARAB SAUDI

Oleh Sumanto Al Qurtuby
Direktur Nusantara Institute dan antropolog di King Fahd University

Sejak terendus pandemi covid bulan Maret silam, pemerintah Arab Saudi bergerak cepat (“gercep”) untuk menanganinya. Saudi termasuk negara yang sangat ketat dan ekstra hati-hati dalam menangani pandemi covid ini agar jumlah korban tidak semakin banyak dan persebaran virus terbatas atau dibatasi (dilokalisir) tidak semakin meluas.

Hasilnya sangat bagus. Informasi terakhir dari Kementerian Kesehatan, jumlah orang yang terpapar virus ini kini cuma berkisar ratusan saja. Sangat kontras dengan bulan-bulan sebelumnya. Srategi, langkah, atau kebijakan apa saja yang dilakukan oleh pemerintah Saudi?

Pertama, menutup atau membatasi tempat-tempat umum (masjid, sekolah, kampus, mall, hotel, restoran, bandara, stasiun, dlsb) dari aktivitas massa/ publik. Misalnya, sejak Maret lalu hingga kini, aktivitas ngajar dari SD sampai perguruan tinggi, semua dilakukan secara virtual (online). Bahkan sebelum negara-negara lain menerapkan kebijakan ini karena masih mikir-mikir, Arab Saudi sudah menerapkannya.

Para dosen (termasuk saya) dan guru-guru yang sebelumnya tidak familiar dengan sistem mengajar online terpaksa harus belajar cepat menyesuaikan diri. Training-training kilat tentang tata-cara memakai Blackboard Collaborate Ultra, Microsoft Teams (kadang Zoom) untuk mengajar online pun dilakukan. Mereka juga dilarang (atau sangat dibatasi) pergi ke kampus/sekolah. Mahasiswa/i dan murid-murid pun demikian. Semua aktivitas belajar hingga kini dilakukan dari rumah. Pemerintah memberi bantuan untuk membeli pulsa bagi yang membutuhkan tentunya.

Masjid-masjid juga ditutup total, termasuk Masjid Haram & Nabawi. Salat Jumat & salat jamaah beberapa bulan ditiadakan sementara. Tidak ada warga Muslim yang “rewel” dan “bawel” seperti di Indonesia yang menuduh pemerintah anti-Islam ini-itu misalnya kalau melarang Jumatan dan menutup masjid. Setelah kondisi agak mereda, belakangan dibuka tapi sangat dibatasi. Di kampus kami hanya ada satu masjid untuk salat Jumat. Tetapi belakangan beberapa masjid di area kampus dan kompleks perumahan dosen difungsikan untuk salat Jumat supaya tidak terjadi konsentrasi massa.

Bandara, terminal, stasiun juga ditutup total-jenderal. Semua penerbangan internasional dan domestik dihentikan. Itulah sebabnya kenapa saya gak bisa mudik liburan musim panas ini. Mau naik apa ke Indonesia? Onta?

Tempat umum yang boleh dibuka cuma tempat belanja bahan-bahan makanan dan rumah sakit. Itu pun dengan peraturan dan prosedur yang sangat ketat agar tidak terjadi pengumpulan massa secara berlebihan. Semua transaksi jubel dianjurkan secara online sehingga membuat sejumlah perusahaan yang melayani jasa virtual semakin sibuk dan meraup keuntungan.

Kedua, membatasi ekstra ketat kerumunan massa serta menerapkan denda yang sangat tinggi bagi yang melanggarnya. Makanya, jangankan pengajian dengan jumlah masa banyak (sebetulnya di Arab Saudi tidak ada model pengajian publik besar-besaran ala di Indonesia), menggerombol beberapa orang pun tidak boleh. Polisi dan satpam dikerahkan dimana-mana.

Ketiga, pengecekan kesehatan massal untuk deteksi dini, kemudian bagi yang terpapar dengan cepat ditangani di rumah sakit-rumah sakit tertentu atau diisolasi. Orang yang terpapar wajib memakai aplikasi tertentu yang bisa mendeteksi gerakannya sehingga ketahuan kalau ia keluyuran.

Keempat, setelah agak tren penularan pandemi berkurang, sejumlah tempat publik mulai dibuka tetapi tetap wajib mematuhi aturan. Misalnya hanya boleh masuk lewat pintu tertentu yang sudah dipasang alat pendeteksi suhu. Mereka juga wajib mengenakan masker. Alat crut-crut pembersih tangan juga dipasang di tempat-tempat publik.

Inilah antara lain sekelumit info tentang apa yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi untuk memerangi pandemi covid. Tentu saja masih banyak info yang lainnya. Akhirul kalam, meskipun aturan ketat itu penting dan harus, semua kembali pada kesadaran masing-masing individu. Waspada, antisipasi, dan proteksi diri harus terus dilakukan karena kita tak pernah tahu kapan virus covid ini menghampiri tubuh kita. Salam sehat dan semoga kita semua tetap sehat wal afiat! [SQ].

Jabal Dhahran, Jazirah Arabia

Sumanto Al Qurtuby

NI

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

JOKOWI MEMBERIKAN AIR SUSU, KEPADA SUMBAR YANG MEMBERINYA “air tuba” !

Pengantar :
Sebagai pengingat,di pilpres 2019 kemarin Jokowi kalah telak dari Prabowo di Sumbar dengan hanya mendapatkan suara sekitar dibawah 20% saja, namun demikian Jokowi tidak pernah dendam atau benci kepada Sumatera Barat .

Jokowi melihat bahwa Sumbar juga adalah merupakan bagian dari Tanah Air Indonesia yang harus turut terbangun.

Oleh karena itu maka, pembangunan jalan tol Pekanbaru Padang tetap dilaksanakan dengan baik !

Proyek jalan tol ini akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 78 trilyunan rupiah.

Tol Padang-Sicincin (30,4 km) yang menjadi bagian dari tol Padang-Pekanbaru Akhirnya Akan Bisa Dipakai Pada 2021.

Adapun Proyek jalan tol Padang—Pekanbaru sendiri terdiri dari enam seksi, yaitu :
Seksi 1 Padang—Sicincin,
Seksi 2 Sicincin—Bukittinggi,
Seksi 3 Bukittinggi—Payakumbuh,
Seksi IV Payakumbuh—Pangkalan,
Seksi V Pangkalan—Bangkinang, dan
Seksi 6 Bangkinang—Pekanbaru.
Secara keseluruhan jalan tol Pekanbaru—Padang akan ditargetkan beroperasi pada 2025.

Sebagai catatan, bahwa jalan tol inilah nanti yang akan melahirkan sejarah untuk negeri ini, karena jarak Payakumbuh ke ke Pangkalan ini akan dibuat terowongan yang sangat panjang menembus perut Bukit Barisan ! Wow !

Dari Padang ke Pekanbaru saat ini Jarak tempuhnya sekitar sembilan jam perjalanan. Dengan rampungnya proyek Tol Padang – Pekanbaru ini akan memangkas waktu tempuh hingga tinggal sekitar 3 jam saja.

Selamat Menikmati Karya Hebat Presiden Jokowi.

#BRAVO_JOKOWI !
fb Telah Karo-Karo Purba

Posted in Berita | Leave a comment

BEDA LEVEL SYEKH ALI JABER DENGAN RIZIEQ SHIHAB

Hermanto Purba – Kejadian penusukan terhadap Syekh Ali Jaber ketika sedang menyampaikan ceramah di salah satu masjid di Lampung beberapa hari lalu, sesungguhnya memberi pelajaran yang cukup berharga bagi kita. Kejadian itu mengajarkan kita tentang cinta kasih kepada sesama manusia, tentang tidak mendendam sekalipun disakiti, dan tentang ketulusan hati.

Ketika Syekh Ali ditusuk, bukan tidak bisa ia melawan. Dan dengan segala pengaruh yang ia miliki, bukan tidak bisa ia memerintahkan jemaah yang hadir untuk menghajar si pelaku. Namun, Syekh Ali menunjukkan kepada kita sikap dan keteguhan hatinya. Ia tidak terpancing emosi. Ia malah berbelas kasihan kepada orang yang telah menikamnya itu.

Dalam keadaan terluka, ketika darah mengucur dari lengannya membasahi jubah yang ia kenakan, ia masih menyempatkan diri berteriak kencang meminta para jemaah untuk menghentikan aksinya yang dengan refleks memukuli si penusuk. Ia tidak ingin si penusuk itu dilukai. Ia tidak ingin ada serangan balasan. Semuanya ia serahkan kepada penegak hukum.

Kenapa Syekh Ali Jaber bisa bersikap setulus itu? Dalam podcast Deddy Corbuzier yang menghadirkan Gus Miftah dan Syekh Ali Jaber sebagai bintang tamu, pertanyaan itu terjawab. Syekh berusia 44 tahun itu menyampaikan bahwa sepanjang hidupnya ia berusaha meneladani cara hidup Nabi Muhammad SAW. Baginda nabi adalah role model baginya.

Bagaimana Nabi Muhammad mengasihi dan menghormati sesamanya dan dapat hidup berdampingan dengan orang-orang yang berbeda latar belakang dengannya, bagaimana Nabi Muhammad tidak mendendam dan dengan senantiasa mengampuni mereka yang berbuat jahat kepadanya, begitulah Syekh Ali Jaber ingin menghabiskan sisa masa hidupnya.

Itu pula alasannya kenapa Syekh Ali Jaber tidak berusaha membalas orang yang menjahatinya. Alih-alih membalas atau menyerang balik, ia justru menaruh rasa kasihan kepada si penikam itu. Ia merasa kasihan ketika melihat ia dihajar oleh jemaah yang hadir. Ia tidak ingin terjadi kericuhan. Ia tidak ingin terjadi keributan. Ia ingin semua tenang.

Syekh Ali Jaber sungguh memiliki akhlak yang sangat mulia. Sekalipun ia dalam posisi nyawanya sedang terancam, ia tetap tenang. Ia tetap menebar cinta dan kasih. Ia tetap memiliki hati yang teduh dan damai. Syekh Ali bahkan meminta agar kejadian yang ia alami itu tidak dikait-kaitkan dengan politik, agama, atau apa pun. Menyejukkan sekali bukan?

Berbeda jauh jika kita coba bandingkan dengan Rizieq Shihab, sosok yang merupakan panutan dan imam besar para kaum ekstremis kanan, yang oleh banyak orang dikenal dengan kelompok kadal gurun itu. Jika cara bicara Syekh Ali Jaber begitu tenang, adem, dan teduh, berbanding terbalik dengan Rizieq yang selalu bicara kasar dan provokatif itu.

Bayangkan saja. Kejadian itu dialami oleh Syekh Ali Jaber. Dan setelah kejadian itu ia berulang kali mengimbau agar semua tetap tenang, tidak terprovokasi untuk melakukan aksi atau demonstrasi, serta untuk tidak mengaitkannya dengan politik atau apa pun itu. Namun anehnya, justru Rizieq Shihab dan para pengikutnya yang seolah tidak terima.

Aneh bukan? Yang mengalami penusukan Syekh Ali Jaber tetapi justru Rizieq Shihab yang kebakaran jenggot. Dari tempat pelariannya ia bersuara keras. Bahwa yang melakukan aksi penusukan itu adalah PKI sebagai bentuk intimidasi kepada umat muslim. Apa? PKI? Tahu dari mana Rizieq? Seolah-olah ia begitu yakin bahwa pelakunya adalah PKI?

Sekali lagi, itulah beda kualitas moral seorang Syekh Ali Jaber dengan Rizieq Shihab. Syekh Ali Jaber berusaha menenangkan, mendamaikan, dan menjaga agar Indonesia tetap aman, agar Indonesia tetap bersatu. Sebaliknya Rizieq Shihab justru memanfaatkannya untuk membakar emosi para pengikutnya dengan mengeluarkan pernyataan provokatif.

Kemarin, sebagai imbas dari pernyataan Rizieq itu, sebuah video dari salah seorang pengikutnya, Ustaz Muhammad Yahya Waloni, yang berisi ajakan perang untuk melawan mereka yang ia sebut sebagai para kelompok bajingan dan munafik, beredar di media sosial. Dengan nada marah, ia menyebut bahwa ia siap mati di jalan Allah. Wow!

Syekh Ali mengajarkan cinta, kasih, damai, persatuan, toleransi, ketulusan, dan keikhlasan, tapi bukan dengan Rizieq Shihab. Ia mengajarkan kebencian, kekerasan, intoleransi, dan radikalisme. Syekh Ali Jaber begitu mencintai Indonesia sehingga ia memutuskan beralih kewarganegaraan dari warga negara Arab Saudi menjadi warga negara Indonesia.

Sebaliknya Rizieq Shihab, ia seorang warga negara Indonesia tapi ia ingin mendirikan negara baru di negeri ini, negara khilafah. Syekh Ali Jaber begitu menghormati pemerintah Indonesia, namun sekali lagi, tidak dengan Rizieq. Saban hari ia menebar fitnah, caci-maki, dan ujaran kebencian terhadap presiden dan seluruh aparat di bawahnya. Apa yang bisa kita simpulkan? Bahwa Syekh Ali Jaber beda level dengan Rizieq.

Salam Indonesia satu!

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

AIR TUBA DIBALAS DENGAN AIR SUSU

Air Tuba Dibalas Dengan Air Susu…👍
Itulah Presiden Kita…🇮🇩

*Dia Berdiri Tegak Di Sarang Pembencinya*

Tol Padang-Sicincin (30,4 km) yang menjadi bagian dari tol Padang-Pekanbaru Akhirnya Akan Bisa Dipakai Pada 2021.

Adapun Proyek jalan tol Padang—Pekanbaru sendiri terdiri dari enam seksi, yaitu Seksi 1 Padang—Sicincin, Seksi 2 Sicincin—Bukittinggi, Seksi 3 Bukittinggi—Payakumbuh, Seksi IV Payakumbuh—Pangkalan, Seksi V Pangkalan—Bangkinang, dan Seksi 6 Bangkinang—Pekanbaru. Secara keseluruhan jalan tol Pekanbaru—Padang akan ditargetkan beroperasi pada 2025.

Dari Padang ke Pekanbaru saat ini Jarak tempuhnya sekitar sembilan jam perjalanan. Dengan rampungnya proyek Tol Padang – Pekanbaru ini akan memangkas waktu tempuh hingga tinggal sekitar 3 jam saja.

Proyek Ini Memakan Anggaran Rp78 triliun.

Selamat Menikmati Karya Hebat Presiden Jokowi.

Sahabat NKRI .

fb Nunung Sumiati

Posted in Berita | Leave a comment

*TOILET WANITA*

Pak Antono naik pesawat terbaru ke Singapore….

Seluruh toilet pria sdg terisi.
Pak antono pusing, mukanya sdh pucat krn menahan kebelet mau BAB.

Untung pramugarinya baik, katanya : “Ga apa-apa pak, pakai saja toilet wanita, tapi jangan menekan tombol-tombol yg ada di dalam ya? Kalau sudah selesai, langsung disiram saja!”

Pak antono berpikir : “Wow…. emang ternyata toilet wanita berbeda! banyak tombol-tombolnya, seperti : WW, WA, PP & ATR.”

Ia pun tambah penasaran, apa ya gunanya tombol-tombol itu? Selesai BAB ia gak tahan untuk mencoba.

Dia tekan tombol WW, langsung sroott…
Keluar air hangat-hangat kuku menyemprot pantatnya : “Oh, ini artinya Warm Water untuk cebok, mantap!!”

Tambah penasaran, ditekannya tombol WA. Whoosss…langsung keluar angin hangat supaya pantatnya kering..

“Mmm…WA ini artinya Warm Air, pantes aja perempuan suka ber-lama² di toilet!!! Enak juga..”

Lanjut…tekan tombol PP, langsung keluar bantalan bedak (Powder Puff) membedaki pantatnya yang sudah kering…

Makin heran, tapi dia ketawa sendiri,
“Eei alah, kurang ajar! Kalau di Jakarta muka yg dibedaki, di sini pantat pun dibedakin juga.”

Pak antono sudah gak ragu lagi, sehingga akhirnya ditekannya tombol ATR…..

Gubraaakkk !!!…ia jatuh terlentang dan pingsan!!! Ketika sadar, sudah berada di rumah sakit.

Dia tanya perawatnya, dijawab sama perawat dengan lembut : “Gini Pak, sesuai hasil investigasi, waktu itu bapak menekan tombol ATR yang artinya Automatic Tampon Removal.
Tombol itu fungsinya untuk melepaskan pembalut wanita secara otomatis.

Karena bapak gak ada pembalutnya,
Maka secara otomatis yang ditarik “TELOR”nya bapak.
Copot ….! 🤢

fb Sirbambang

Posted in Berita | Leave a comment

BIG BUS SINABUNG JAYA NO. 101

Sedang parkir di ringroad Setiabudi Ngumban Surbakti Medan dan akan segera kita operasikan bersama no. 10 yang beberapa waktu yang lalu telah sampai di Medan.

Kedua bus ini akan segera kita operaaikan untuk melayani trayek AKAP :

“PANGKALAN BERANDAN-STABAT-BINJAI-MEDAN-RANTAU PERAPAT-BAGAN BATU-PEKANBARU-TELUK KUANTAN-SIMPANG KAMPAR PP”

JAM KEBERANGKATAN :

1 PANGKALAN BRANDAN :
Jam 10.00 wib

2. SIMPANG KAMPAR :
Jam 10.00 wib.

LOKET PO. SINABUNG JAYA

1. BESITANG, Jl. Raya Medan – Banda Aceh.
Hp. 0852-8561-9889

2. PANGKALAN BRANDAN, Jl Raya Medan – Banda Aceh.
Hp. 0821-6472-8384

3. TANJUNG PURA, Jl. Raya Medan – Banda Aceh.
Hp. 0852-8833-4447

4 TANJUNG BERINGIN
Rasjenda Sembiring Hp.

5. STABAT
Rita Sembiring Hp.

6. BINJAI, Terminal Binjai

7. MEDAN SP.POS, Loket PT. PINEM Jalan Ngumban Surbakti Simpang Pos Medan
Hp. 0821-6666-6321 (Mina)
Hp. 0822-7649-9557 (Dewi)

8. MEDAN AMPLAS, Loket PT. PINEM Jl. Sisingamangaraja Marindal Medan.

9. LUBUK PAKAM, Jl. Raya Medan Tebing Tinggi.

10. TEBING TINGGI
Pahala Silalahi HP. 0823-6295-3165

11. LIMA PULUH

12. KISARAN

13. RANTAU PRAPAT, ‘Tugu Selamat Datang’, Jl. WR Supratman.
Zona Hp. 0813-7085-6716

14. BAGAN BATU, Jl. Sudirman
Nanggar Stone Hp.0852-7115-6609

15. DURI

16. PASAR MINGGU
Karo Berlian- Nd. Alex Surbakti Purba
Hp. 0813-7628-7716

16. KANDIS

18. PEKANBARU
Reza Hp. 0813-6564-9708

19. TELUK KUANTAN
Lamdos Sagala Hp. 0822-8760-8230

20. SIMPANG KAMPAR
Birong Hp. 0812-7647-0215

CALL CENTER :

• Pemesanan ticket dan lainnya.
WA. 0821-1990-1956

• POS KONTROL DI BAGAN BATU
Hp. 0852-7115-6609 (Nanggar Stone)

Data lengkap akan kami informasikan kemudian hari pada saat beberapa hari sebelum keberangkatan perdana.

Untuk agen/ perwakilan di beberapa kota yang akan dilalui armada Bus SINABUNG JAYA yang belum terisi segera hubungi di 0821-1990-1956

Bujur/ terima kasih, salam SINABUNG JAYA & TANEH KARO SIMALEM.

Posted in Berita | Leave a comment

SEKDA DAN WALKOT JABAR KENA COVID, BALAI KOTA JADI KLASTER, ANIES HARUSNYA DILOCK DOWN

Ronindo – Anies patut bersyukur karena bukankah dengan banyak pejabat Balai Kota positif COVID-19 itu maka target dan tujuan Anies tercapai? Ada kabar satu lagi pejabat dan orang ketiga Anies yang positif COVID. Makanya ketika pengumuman soal PSBB yang disampaikan oleh Anies, Sekda tak nampak batang hidungnya.

Klaster Balai Kota terus menyebar. Sebelumnya Sekda DKI Saefullah pernah mengumumkan beberapa pejabat di Balai Kota itu positif COVID-19. Sudah seharusnya Anies melockdown dirinya dulu/

Balai Kota menjadi klaster penularan dari COVID-19.

Wajah Anies mestinya merona karena dengan data yang semakin tinggi maka Anies bisa menunjukkan seolah keberhasilan tes itu menjadi indikator keberhasilan menangani pandemi. Tapi ujungnya kontradiktif sendiri dalam dirinya karena dia terpaksa harus mengakui bahwa rumah sakit bisa kolpas dengan penambahan masif pasien Korona.

Oh ya sebelumnya kembali ke Sekda, Saefullah pernah merilis daftar 7 pejabat yang positif terinfeksi Corona yakni: • Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta Reswan W Soewaryo; • Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari; • Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat; • Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati; • Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin; • Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah Idris; dan • Ketua TGUPP Amin Subekti.

Dan daftar itu bertambah selain dirinya ada Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto positif terpapar Covid-19. Meski begitu, kata Anies, baik Sekda DKI maupun Uus tak bergejala Covid-19 sebelumnya.

Sekda DKI si Saefullah adalah orang kuat di DKI, menjabat dari Juli 2014. Moga cepat pulih Pak karena Sekda ini jadi tulang punggungnya si Gubernur DKI!

Di satui sisi kebijakan pengumuman soal positif Korona sepertinya menunjukkan keterbukaan dan transparansi data dari Balai Kota. Tapi itu tak berlaku untuk transparansi data APBD DKI. Ironis bukan. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik terus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar terbuka mengumumkan siapa pejabat saja daerah yang positif terpapar virus Corona. Katanya demi penelusuran kontak.

Nah ujung-ujung Taufik sendiri rupanya pernah bertemu dengan si Sekda. Dia pun lantas melakukan tes swab mandiri.

“Beberapa hari sebelumnya pernah bertemu (Sekda DKI) di satu kegiatan.”

Jaid semestinya para pejabat DKI itu jangan dulu keluyuran. Buktinya banyak pejabat yang kalau dilakukan pengetesan itu akhirnya ketahuan juga. Ngeri klastert Balai Kota itu terus bertambah.

Zona merah sudah masuk ke pusat atau ke Balai Kota. Kalau setiap kota di Jakarta jangan ditanya, semua kota di Jakarta sudah zona merah, mulai dari pusat, barat, timur, utara dan selatan. Kecuali Kepulauan Seribu. Itu pun karena wilayahnya nggak nempel dengan Jakarta. Kalau nempel dikit saja langsung sudah ketularan merahnya.

Lingkaran yang memepet Anies dengan COVID-19 itu makin dekat saja nih. Tapi si Anies ini memang sakti mandra lidah. Kendati para pejabat di ring 1 Anies terkena tapi si Giubernur terus keluyuran dengan membawa para punggawa-punggawanya.

Maka Anies dan para punggawa itu akan membawa penularan yang lebih besar dan menyebar. Apalagi Anies itu sering kontak dengan para pejabatnya di Balai Kota.

Sudah saatnya Anies itu melakukan lockdown di Balai Kota. Jadi inilah realita di DKI. Para pejabat Anies turut menyebarkan penularan itu ke rakyatnya sendiri. Apes benar jadi warga DKI. Paling apes adalah orang yang bertemu dengan para pejabat yang sudah positif tersebut.

Jangan-jangan penyebab Anies melakukan PSBB total itu adalah karena pejabatnya sudha banyak jadi korban. Jadi biar nggak menyorot khusus ke para pejabat di Balai Kota maka rakyat pun itu tyerkena kebijakannya yang sangat fleksibel ini.

Karena ujungnya dia menggarisbawahi bahwa tak ada pelarangan kegiatan tapi hanya pengetatan.

Itu yang harusnya dilakukan pengetatan lidah dan omongan yang terlampau boros. Makanya berdampak ke anggaran. Semakin banyak bicara maka semakin bocorlah anggaran dan semakin meranalah para penerima bantuan yang bantuannya itu makin tersunat oleh Pemprov DKI.

Gws ya Pak Sekda!

Demikian kura-kura.

sumber: seword

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

ANIES NGGAK BISA KERJA, HARUS DIGANTI??

Anies Baswedan telah mengumumkan akan menerapkan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 14 September 2020.

Penerapan PSBB kali ini sama seperti pada Maret ketika pandemi Covid-19 masuk tanah air. Perlu untuk dicatat bahwa, PSBB DKI Jakarta bisa berdampak ke Nasional.

Pernyataan Anies pun membuat rontoknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Padahal ekonomi Indonesia sebelumnya sudah mulai bangkit kembali.

Anies telah gagal dalam menekan laju penularan Covid-19. Karena sudah berbulan-bulan namun masih tinggi dan tambah tinggi. Padahal daerah lain bisa.

Anies harusnya belajar dari Ridwan Kamil yang lebih sukses menangani penyebaran Covid-19.

Pernyataan Anies juga mengundang komentar dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Bahkan ia meminta Prabowo Subianto harus segera bertindak. Menurutnya, Anies sudah tidak layak lagi memimpin Ibu Kota dan sudah pantas dinonaktifkan.

fb Info Seputar Presiden

Posted in Berita | Leave a comment

TAK USAH SERET PRESIDEN SOAL PSBB TOTAL DKI JAKARTA, GAK COCOK

Xhardy – PSBB Total diprotes banyak pihak, karena akan berdampak masif bagi kehidupan warga Jakarta dan juga mempengaruhi Indonesia dari segi ekonomi. Banyak yang mengeluh, hidup susah makin susah. Ada yang mengeluh hidup yang mulai beranjak pulih kembali anjlok lagi seperti saat awal pandemi.

Di sisi lain, ada pula pendukung Anies yang membela mati-matian, mengatakan kalau Anies sangat tegas dengan memberlakukan kembali PSBB Total. Coba kita jelaskan apa itu tegas. PKL liar aja gak tegas ditertibkan. Pemukiman liar di bantara sungai aja gak tegas direlokasi. Tegas dari mana?

Anggota DPRD DKI Jakarta Riano P Ahmad mengatakan langkah Anies menarik “rem darurat” dengan memberlakukan PSBB Total dan ketat sudah sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi untuk menyelamatkan warga. Menurut dia, Presiden Jokowi baru-baru ini juga meminta para kepala daerah menempatkan kesehatan menjadi fokus utama sebagai respon atas melonjaknya kasus Covid-19 dan per hari sudah mencapai 3.000 lebih pasien yang terinfeksi.

“Tingginya lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta membuat Anies harus berfikir keras. Karena kita lagi berada dalam situasi yang tidak terkendali. Artinya, Anies ingin menyelamatkan kesehatan dan keselamatan warga, sesuai arahan Pak Jokowi,” kata Riano.

Dia meminta semua pihak memahami realitas di DKI karena kemarin pelonggaran dengan PSBB Transisi yang dirancang untuk memulihkan ekonomi kini malah membuat kondisi tidak menentu. Faktanya, sekarang situasi semakin tidak terkendali, jumlah kasus melonjak, rumah sakit rujukan dan tempat pemakaman di DKI mulai kewalahan.

“Pak Anies sebelumnya sudah mencoba menerapkan PSBB Transisi dengan protokol 3M untuk merangsang perekonomian Jakarta, namun terbukti belum efektif dan justru jumlah kasus positif COVID-19 semakin melonjak,” kata Riano.

Please, instruksi Jokowi tidak bisa serta merta dijadikan alasan untuk menerapkan PSBB Total. Akar masalahnya adalah masyarakat yang masih banyak yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Makanya jumlah kasus positif terus meningkat dari hari ke hari.

Jokowi memang mengatakan fokus kepada kesehatan dan menyelamatkan warga, tapi saya yakin kalau ekonomi juga ikut terseret, bukan itu yang diinginkan Jokowi. Makanya saya bingung dengan mereka yang menggunakan alasan ini untuk membenarkan tindakan yang dilakukan Anies.

Kepala daerah penyangga Jakarta saja dibuat kebingungan karena masih belum jelas saat rapat. Bahkan mereka meminta Anies koordinasikan ini dengan pemerintah pusat terlebih dahulu. Kalau tidak serius, maka PSBB ini pasti akan gagal seperti yang sudah-sudah, plus bonusnya ekonomi kian merosot, rakyat makin susah. Apakah ini hadiah yang mau diberikan Anies kepada warga?

Jika Anies bijak, tentunya dia tidak perlu PSBB Totak karena percuma saja, kecuali dia ada niat bikin warga sengsara dan menciptakan polemik. Saya tadi sempat menonton video, lucu tapi mengena. Dibilang PSBB diperpanjang, tapi juga harus dikerasin (tegas sanksinya). Percuma aja dipanjangin tapi nggak dikerasin. Panjang tapi gak keras, tahu sendiri lah, hahaha. Masuk akal sih.

Percuma mau PSBB bahkan lockdown kalau tidak tegas kepada mereka yang bandel. Anies tidak tegas, sejak menjabat sampai sekarang. Itu faktanya. Dan sekarang dengan PSBB, hanya Tuhan yang tahu bagaimana dampaknya ke depan.

Kesimpulannya, nggak nyambung kalau instruksi presiden ini dijadikan alasan, apalagi sampai menarik rem darurat di saat pengendara mobil ngebut ugal-ugalan. Mobil bakal terbalik terguling-guling. Nanti, ketika PSBB gagal, warga makin susah, ekonomi pun makin hancur, angka positif pun terus naik tak turun-turun, pasti salahkan Jokowi lagi, kan?

Dari awal saja Jokowi disalahkan karena tidak mau memberlakukan lockdown secara nasional. Dan sekarang ketika PSBB nanti gagal lagi, dan ekonomi hancur lebur, tinggal salahkan Jokowi lagi dengan alasan ini sudah sesuai instruksi presiden untuk fokus pada kesehatan.

Padahal intinya adalah ketidaktegasan dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tidak ada sanksi yang berat. Ingat lagi, panjang tapi tidak keras, percuma aja, kan? Buang-buang anggaran, pandemi tidak selesai, kasus positif tidak menurun, ekonomi megap-megap. Komplit efek sampingnya. Masalahnya apakah Anies paham? Atau memang tidak paham? Atau ada tujuan lain di balik kebijakan fatal ini?

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

UBAH POLA PIKIR…. SAYA TERKENA VIRUS COVID-19

Jika Anda melihat saya menggunakan masker, saya ingin Anda tahu bahwa:

1. Saya orang yang cukup berpendidikan yang mengetahui bahwa meskipun saya terlihat sehat, saya mungkin saja membawa virus yang bisa mencelakai orang lain, maka saya pake masker.

2. Saya tidak sedang hidup dalam ketakutan. Saya hanya ingin jadi bagian dari solusi, bukan sumber masalah, displin make masker kalo di luar rumah.

3. Saya tidak merasa sedang dikontrol oleh pemerintah, tapi saya adalah sedang berkontribusi terhadap kemaslahatan dan keselamatan masyarakat dan saya berharap Anda dan yang lain bisa mengikutinya.

4. Jika kita semua hidup dengan mempertimbangkan keselamatan orang lain, dunia ini akan menjadi tempat tinggal yang lebih baik bagi siapa saja, karena kita menjadi orang peduli sama yang lain.

5. Menggunakan masker tidak membuat saya lemah, takut, bodoh atau dikontrol. Masker membuat saya merasa ‘peduli’, dan betanggung jawab terhadap Jiran tetangga anak cucu keluarga lainnya.

6. Jika Anda menghawatirkan penampilan, ketidaknyamanan, atau opini orang lain tentang Anda, maka bayangkan jika orang yang Anda cintai, ayah, ibu, pasangan, anak, saudara, kakek, nenek, tante, om yang harus dipasangi alat bantu nafas, sendiri di ICU tanpa ada yang menemani karena tertular oleh kecerobohan Anda, maka sadar lah kita jangan kita meenjadi duri bagi orang lain, pesan saitun karena peduli sesama… Pake lah masker secara benar.

7. Selain melindungi orang lain, saya menggunakan masker juga untuk menurunkan risiko penularan yang berasal dari orang yang tampak sehat, jadi masker yang sudah di pake sampe di rumah langsung rendap pake sabun dan cuci sekalian dengan tangan.
Jangan masker di pake berulang ulang tanpa melakukan pencucian setiap di pake..
Kalo gak di cuci setidaknya di buang pada tempat sampah yang aman…

8. Saya sangat ingin Pandemi ini segera berlalu.
Tapi mana kala lalu Tuhan gak mau apa mau dikata…. Jangan kita perintah Tuhan tapi berdoalah apa rencana Tuhan buat kita…
Kita mengikut apa yang Tuhan mau..

Jika Anda setuju dengan saya, copas postingan ini dan bagikan kepada yang lain.
Mari melindungi diri sendiri dan orang lain. Karena aku bukan takut mati..karena bagiku mati dan hidup adalah anugrah Tuhan ..tapi berikhtiar karena menyayangi keluarga dan saudara² aku yakin kalo protuler kesehatan kita lakukan bersama, lakukan actifitas sedia kala.. usah takut karena Tuhan lebih berkuasa dari pada virus Corona 19.

#bersamalawanCovid19
#PakeMasker
🙏🙏🙏🙏🙏

fb Ngarak Karo-Karo.

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment