DEWI TANJUNG KIRIM KARANGAN BUNGA HRS POSITIF COVID, FPI: SAMPAH CARI SENSASI

Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) tidak mau banyak mengomentari soal karangan bunga dari politikus PDIP Dewi Tanjung agar Habib Rizieq sembuh dari COVID-19. Menurut FPI, Dewi Tanjung hanya mencari sensasi.
“Kita nggak urusi sampah-sampah yang cari sensasi,” ucap Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) FPI Aziz Yanuar saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).

FPI merasa tak perlu meladeni Dewi Tanjung yang dinilai hanya mencari sensasi. “Sampah-sampah cari sensasi kita nggak urusi, nggak level,” ucap Aziz.

Diketahui, Dewi Tanjung mengirimkan karangan bunga kepada Habib Rizieq Syihab. Karangan bunga itu, menurutnya, adalah bentuk dukungannya kepada Rizieq Syihab agar kesehatannya segera pulih.

“Iya kemarin, udah (dikirim karangan bunga). Nggak ada maksud apa-apa, itu cuma bentuk perhatian, rasa sayang saya kepada Bapak Rizieq yang lagi sakit kena COVID. Makanya saya support,” kata Dewi Tanjung saat dihubungi wartawan.

Saat ditanya dari mana Dewi Tanjung mendapatkan informasi bahwa Habib Rizieq sakit terkena COVID-19, ia menjawab ‘dari burung ababil’.

“Dari burung piaraan saya yang ada di sana, burung piaraan saya kan ada di sana, istilahnya begitu. Saya kan punya burung ababil yang ada di sana, jadi dia yang kasih tahu saya kesehatan Bapak Rizieq, ya kan saya kasih perhatian, rasa sayang saya, cinta saya sama Rizieq,” tutur Dewi Tanjung.

“Iya saya punya burung ababil. Jadi saya tahu, kesehatan beliau saya tahu. Kalau burung ababil di sana bilang positif COVID, ya udah pasti positif COVID, tapi kalau yang dikeluarkan FPI hasil swab test, nggak tahu swab test dari mana,” sambung Dewi.

Dewi Tanjung kemudian menyarankan agar Habib Rizieq melakukan swab test dan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Meski, menurutnya, Habib Rizieq antipemerintah, Habib Rizieq perlu ditangani dengan baik oleh pemerintah.

“Supaya kan gini, Corona bukan hanya milik Pak Rizieq, itu penyebaran yang sudah kita hadapi selama 1 tahun dan pemerintah wajib memberikan perlindungan kesehatan kepada setiap warga masyarakat, termasuk Bapak Rizieq Syihab. Jadi tidak ada pembedaan, terkotak-kotakkan karena beliau antipemerintah. Makanya saya pengin Pak Rizieq itu dirawat dengan baik, ditangani dokter yang baik di RSPAD karena kan beliau kan warga negara Indonesia. Dengan begitu, dia bisa dapatkan hak perlindungan kesehatan dari pemerintah,” bebernya.

Sebelumnya, Habib Rizieq didesak agar melakukan swab test setelah melaksanakan sejumlah kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Front Pembela Islam (FPI) mengklaim bahwa Habib Rizieq Syihab (HRS) telah menjalani swab test PCR dan hasilnya negatif COVID-19.

“Sudah, sudah dites (swab). Negatif,” kata Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar saat dihubungi detikcom, Senin (23/11/2020).

Aziz mengatakan pemeriksaan COVID-19 ini dilakukan oleh tim medis yang diutus oleh FPI, yaitu dari Hilal Merah Indonesia atau Hilmi dan Mer-C. Namun ia tak bisa memerinci apakah tim medis yang mendatangi kediaman HRS atau sebaliknya.

“Dari kita, kan kita bilang ada tim dari Mer-C sama Hilmi, dia punya alatnya lengkap,” ucapnya.

Ia mengatakan kegiatan tes swab ini dilakukan pada Minggu (22/11). Selain HRS, istri beserta seluruh anak dan menantu dites COVID-19 dan dinyatakan negatif Corona dalam tes yang disebutkan Azis ini.(aik/fjp)
sumber: detik
TANJUNG KIRIM KARANGAN BUNGA HRS POSITIF COVID, FPI: SAMPAH CARI SENSASI

Jakarta – Front Pembela Islam (FPI) tidak mau banyak mengomentari soal karangan bunga dari politikus PDIP Dewi Tanjung agar Habib Rizieq sembuh dari COVID-19. Menurut FPI, Dewi Tanjung hanya mencari sensasi.
“Kita nggak urusi sampah-sampah yang cari sensasi,” ucap Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) FPI Aziz Yanuar saat dihubungi, Rabu (25/11/2020).

FPI merasa tak perlu meladeni Dewi Tanjung yang dinilai hanya mencari sensasi. “Sampah-sampah cari sensasi kita nggak urusi, nggak level,” ucap Aziz.

Diketahui, Dewi Tanjung mengirimkan karangan bunga kepada Habib Rizieq Syihab. Karangan bunga itu, menurutnya, adalah bentuk dukungannya kepada Rizieq Syihab agar kesehatannya segera pulih.

“Iya kemarin, udah (dikirim karangan bunga). Nggak ada maksud apa-apa, itu cuma bentuk perhatian, rasa sayang saya kepada Bapak Rizieq yang lagi sakit kena COVID. Makanya saya support,” kata Dewi Tanjung saat dihubungi wartawan.

Saat ditanya dari mana Dewi Tanjung mendapatkan informasi bahwa Habib Rizieq sakit terkena COVID-19, ia menjawab ‘dari burung ababil’.

“Dari burung piaraan saya yang ada di sana, burung piaraan saya kan ada di sana, istilahnya begitu. Saya kan punya burung ababil yang ada di sana, jadi dia yang kasih tahu saya kesehatan Bapak Rizieq, ya kan saya kasih perhatian, rasa sayang saya, cinta saya sama Rizieq,” tutur Dewi Tanjung.

“Iya saya punya burung ababil. Jadi saya tahu, kesehatan beliau saya tahu. Kalau burung ababil di sana bilang positif COVID, ya udah pasti positif COVID, tapi kalau yang dikeluarkan FPI hasil swab test, nggak tahu swab test dari mana,” sambung Dewi.

Dewi Tanjung kemudian menyarankan agar Habib Rizieq melakukan swab test dan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Meski, menurutnya, Habib Rizieq antipemerintah, Habib Rizieq perlu ditangani dengan baik oleh pemerintah.

“Supaya kan gini, Corona bukan hanya milik Pak Rizieq, itu penyebaran yang sudah kita hadapi selama 1 tahun dan pemerintah wajib memberikan perlindungan kesehatan kepada setiap warga masyarakat, termasuk Bapak Rizieq Syihab. Jadi tidak ada pembedaan, terkotak-kotakkan karena beliau antipemerintah. Makanya saya pengin Pak Rizieq itu dirawat dengan baik, ditangani dokter yang baik di RSPAD karena kan beliau kan warga negara Indonesia. Dengan begitu, dia bisa dapatkan hak perlindungan kesehatan dari pemerintah,” bebernya.

Sebelumnya, Habib Rizieq didesak agar melakukan swab test setelah melaksanakan sejumlah kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Front Pembela Islam (FPI) mengklaim bahwa Habib Rizieq Syihab (HRS) telah menjalani swab test PCR dan hasilnya negatif COVID-19.

“Sudah, sudah dites (swab). Negatif,” kata Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar saat dihubungi detikcom, Senin (23/11/2020).

Aziz mengatakan pemeriksaan COVID-19 ini dilakukan oleh tim medis yang diutus oleh FPI, yaitu dari Hilal Merah Indonesia atau Hilmi dan Mer-C. Namun ia tak bisa memerinci apakah tim medis yang mendatangi kediaman HRS atau sebaliknya.

“Dari kita, kan kita bilang ada tim dari Mer-C sama Hilmi, dia punya alatnya lengkap,” ucapnya.

Ia mengatakan kegiatan tes swab ini dilakukan pada Minggu (22/11). Selain HRS, istri beserta seluruh anak dan menantu dites COVID-19 dan dinyatakan negatif Corona dalam tes yang disebutkan Azis ini.(aik/fjp)
sumber: detik

Posted in Berita | Leave a comment

PERIODE USIA 70 – 79 TAHUN

● Untuk memiliki Umur Panjang, 10 tahun dari 70 hingga 79 tahun sangat *penting!!*
 
Sarjana Israel telah menemukan bahwa ada sekitar dua masalah kesehatan per bulan untuk orang-orang antara usia 70 dan 79 tahun. Yang mengejutkan, status kesehatan para lansia berusia 80-89 sama stabilnya dengan kelompok usia 60-69!

70-79 tahun adalah periode berbahaya. Selama periode ini, berbagai organ menurun dengan cepat. Ini adalah periode yang sering dari berbagai *penyakit geriatri, dan sering rentan terhadap hiperlipemia, arteriosklerosis, hipertensi, dan diabetes*.

Setelah memasuki usia 80, penyakit-penyakit ini akan menurun, dan kesehatan mental dan fisik dapat kembali ke level usia 60-69 tahun!

Dengan demikian, usia 70 hingga 79 tahun disebut “kelompok umur berbahaya”. Seiring bertambahnya usia, banyak orang ingin memiliki hidup sehat yang baik. Mereka menyadari bahwa “Kesehatan adalah Kekayaan”.

Perawatan kesehatan 10 tahun untuk usia 70 hingga 79 tahun sangat penting.

Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang disebut
“Melakukan * sepuluh yang * setiap hari”

Ini akan membantu Anda menavigasi dengan lebih lancar melalui tahap “kelompok usia berbahaya” dalam hidup Anda.

Ketika orang tua berusia 70 hingga 79 tahun, mereka mungkin ingin melakukan “sepuluh orang” ini setiap hari. Inilah 10 tips:

1. teko air

Air adalah “minuman kesehatan terbaik dan termurah”.
Anda harus minum segelas air selama tiga kali / kesempatan berikut setiap hari:

Cangkir pertama:
Setelah bangun tidur, Anda bisa minum segelas air pada waktu perut kosong.

Karena keringat dan sekresi urin kita yang tidak terlihat selama tidur, kita kehilangan banyak air. Bahkan jika kita tidak merasa haus setelah bangun, cairan tubuh masih akan kental karena kekurangan air. Karena itu, setelah bangun tidur, Anda harus perlahan-lahan menambahkan air sesegera mungkin.

Cangkir kedua:
Segelas air setelah berolahraga

Jumlah latihan yang tepat adalah salah satu landasan umur panjang, terutama untuk orang tua, dan lebih banyak perhatian harus diberikan pada latihan yang efektif dan masuk akal. Namun, setelah berolahraga, perhatian khusus harus diberikan pada pengisian air. Selama berolahraga, keringat menghilangkan elektrolit dan mengkonsumsi lebih banyak energi. Jika Anda tidak memperhatikan, ia cenderung mengalami hipoglikemia setelah berolahraga, dan bahkan menyebabkan sinkop. Oleh karena itu, setelah latihan, disarankan agar orang tua minum air yang sedikit garam dan gula dapat ditambahkan dan dilarutkan jika Anda mau.

Cangkir ketiga:
segelas air sebelum tidur ….

Saat orang tertidur, kelenjar keringat masih mengeringkan air. Ketika air tubuh berkurang terlalu banyak, viskositas darah meningkat. Secangkir air sebelum tidur dapat secara efektif mengurangi viskositas darah dan bahkan memperlambat penuaan. Membantu melawan Angina, infark miokard dan penyakit lainnya.

2. semangkuk bubur

Jika Anda merasa sakit, minumlah semangkuk bubur! Wang Shixiong, seorang ilmuwan medis terkenal di Dinasti Qing, menyebut bubur “pelengkap pertama dunia” dalam bukunya.

China Daily Online menerbitkan studi 14 tahun yang dilakukan oleh Universitas Harvard pada 100.000 orang. Ditemukan bahwa semangkuk bubur sereal gandum sekitar 28 gram per hari dapat mengurangi angka kematian sebesar 9% dan mengurangi kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular.

Setiap relawan berada dalam kondisi fisik yang baik ketika ia berpartisipasi dalam penelitian pada tahun 1984, tetapi dalam survei umpan balik 2010, lebih dari 26.000 relawan telah meninggal dunia.

Ditemukan bahwa para sukarelawan yang secara teratur makan biji-bijian seperti bubur, beras merah, jagung dan gandum tampaknya telah menghindari sebagian besar penyakit, terutama penyakit jantung.

3. secangkir susu

Susu dikenal sebagai “darah putih” dan begitu juga bagi tubuh manusia. Nilai nutrisinya terkenal dengan banyak kalsium, lemak, dan protein.

Asupan harian yang direkomendasikan dari susu dan produk susu adalah 300 gram.

4. sebuah telur

Telur bisa dikatakan makanan yang paling cocok untuk dikonsumsi manusia. Tingkat penyerapan protein telur di tubuh bisa setinggi 98%. !!

5. sebuah apel

Penelitian modern percaya bahwa apel memiliki efek menurunkan kolesterol, menurunkan berat badan, mencegah kanker, mencegah penuaan, meningkatkan daya ingat, dan membuat kulit halus dan lembut.

Manfaat kesehatan dari berbagai apel berwarna berbeda:

Apel merah memiliki efek menurunkan lemak darah dan melunakkan pembuluh darah

Apel hijau memiliki efek memelihara hati dan detoksifikasi, dan dapat melawan depresi, sehingga lebih cocok untuk dikonsumsi kaum muda.

Apel kuning memiliki efek yang baik untuk melindungi penglihatan.

6. bawang

Bawang memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dan memiliki banyak fungsi, termasuk membantu menurunkan gula darah, menurunkan kolesterol, mencegah kanker, melindungi penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular, dan juga anti bakteri, mencegah masuk angin, dan menambah kalsium dan tulang. Makan bawang setidaknya tiga atau empat kali seminggu.

7. sepotong ikan

Ahli Gizi China telah memperingatkan bahwa “makan” empat kaki “lebih buruk daripada makan” dua kaki “, makan” dua kaki “lebih buruk daripada makan” tanpa kaki. ”

“Empat kaki” terutama mengacu pada babi, sapi, dan kambing. Makan terlalu banyak daging ini tidak kondusif untuk menurunkan berat badan dan menurunkan lemak darah;

“Dua kaki” terutama mengacu pada unggas seperti ayam, bebek, angsa, dll., Yang merupakan makanan daging yang baik;

“Tanpa kaki” terutama mengacu pada ikan dan berbagai sayuran. Protein yang terkandung dalam ikan mudah dicerna dan diserap. Jumlah asam lemak tak jenuh dalam lemak, terutama asam lemak tak jenuh ganda, relatif baik untuk tubuh.

8. Berjalan lembut

Ini memiliki efek anti penuaan yang ajaib. Ketika orang dewasa berjalan (sekitar 1 kilometer atau kurang) secara teratur selama lebih dari 12 minggu, mereka akan mencapai efek postur dan lingkar pinggang yang benar, dan tubuh menjadi kuat dan tidak mudah lelah.

Selain itu, olahraga berjalan juga bermanfaat untuk mengobati sakit kepala, sakit punggung, sakit bahu, dll., Dan dapat meningkatkan kualitas tidur.

Para ahli percaya bahwa berjalan kaki 30 menit sehari dapat menghilangkan bahaya “penyakit dewasa”. Orang yang mengambil 10.000 langkah sehari akan memiliki peluang lebih rendah untuk terkena penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.

9. hobi

Memiliki hobi, apakah itu memelihara bunga, memelihara burung, mengumpulkan perangko, memancing, atau melukis, bernyanyi, bermain catur, dan bepergian, dapat membantu lansia untuk mempertahankan kontak luas dengan masyarakat dan alam. Ini memperluas cakrawala minat para lansia. Mereka akan mencintai dan menghargai hidup.

10. suasana hati yang baik

Orang tua harus menjaga emosi yang baik karena ini sangat penting bagi kesehatan mereka. Penyakit kronis umum yang menyerang lansia berkaitan erat dengan emosi negatif lansia:

Banyak pasien dengan penyakit jantung koroner memiliki angina dan infark miokard karena stimulasi emosi yang merugikan, mengakibatkan kematian mendadak;

Temperatur “buruk” menyebabkan tekanan darah tinggi. Dalam kasus yang lama dan parah, ini dapat menyebabkan stroke, gagal jantung, kematian mendadak, dll .;

Emosi negatif seperti kemarahan, kecemasan, dan kesedihan dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat, menyebabkan gangguan metabolisme dalam tubuh.

Ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki suasana hati yang baik!

Penuaan fisik adalah fenomena alam, dan itu adalah pilihan yang paling masuk akal untuk mengabdikan diri sepenuhnya untuk hidup dan untuk hidup yang terbaik setiap hari!

* Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan dengan lebih banyak teman ……… *
🌹Semoga bermanfaat..

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

FADLI ZON SEBUT BUNGA BUAT TNI BUANG UANG, KALAU BUAT KOMUNISME DAPAT DUIT?

Manuela – Karangan bunga menjamur di depan Mabes TNI AD. Di depan kantor Kapolda di Jakarta. Rakyat mendukung pembubaran FPI dan juga mendukung juga penyobekan baliho Rizieq yang kabarnya bohirnya sakit dan mulai panik.
Bergelora. Dukungan rakyat tidak terbendung. Uang pun rela dikeluarkan, ada yang atas nama pribadi, ada yang patungan, ada yang pakai nama Kak Ema, untuk mendukung dan menyemangati TNI dan Polri memberantas radikalisme.

Fadli Zon iri, dia cemburu. Pipinya makin tembem kalau dia envy sama Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya. Dia mengatakan itu hambur-hamburkan uang. Padahal itu yang keluarkan uang rakyat, atas inisiatif sendiri. Mending beli bunga buat TNI, daripada buat Komunis. Ya gak Zon?

Pengeluaran uang rakyat itu bisa dibagi dua. Sini saya ajarkan, Zon pengikut Prabowo yang jadi pecundang Pilpres dua kali. Ada dua pengeluaran rakyat, pertama adalah yang merupakan hak. Kedua adalah merupakan kewajiban.

Pertama. Hak rakyat mengeluarkan uang itu tidak ada aturannya. Jadi sesuka-sukanya saja kalau memang mereka mau beli bunga untuk memberikan ke Pangdam Jaya yang mewakili TNI dan Kapolda Metro Jaya yang mewakili Polri.

Kalau saya ada uang, saya akan menggunakan sebijaknya saya. Tidak ada yang berhak mengatur hak orang. Hak asasi orang untuk mengeluarkan uang, tidak perlu diatur-atur. Artinya ini menjadi kewenangan dan sovereignty dari setiap rakyat.

Rakyat yang mencari uang, dia akan menggunakan uangnya untuk makan, minum dan bersenang-senang. Menabung, investasi, beli tanah, beli orang juga kalau perlu. Silakan kaya, memperkaya diri dan keluarga itu baik.

Fadli Zon ngapain kritik hak orang untuk membeli bunga dan memberikan ke Pangdam Jaya? Iri? Cemburu? Ya pasti lah. Manusia ini nggak jelas. Dia wakil rakyat, tapi sepertinya nggak tahu hak rakyat. Kok malah bawa-bawa Ahok? Fadli Zon mau mengahokkan Pangdam Jaya? Susah bro.

Pangdam Jaya itu Muslim, dia merasa terhina dengan keberadaan Rizieq yang merusak agama. Apalagi gelar habib yang disandangnya. Statusnya habib, tapi mulutnya tabib alias tukang obat yang suka maki-maki. Urusannya dia apa untuk ngatur-ngatur? Memangnya lu orang tua gue?

Ortu gue aja nggak pernah ngurusin pengeluaran gua. Yang penting gua kasih mereka apa yang menjadi hak mereka, ya gak usah atur-atur, Dut. Cukup saya bahas untuk hak. Sekarang mari kita masuk ke pengeluaran rakyat yang sifatnya kewajiban.

Kedua. Kewajiban rakyat mengeluarkan uang itu ada di dalam peraturan perundang-undangan dan agama. Kewajiban rakyat dalam mengeluarkan uang tercantum secara cukup detail. Misalnya kita memiliki usaha, kita harus bayar pajak. Misalnya kita bekerja, kita harus bayar pajak.

Beberapa pengeluaran yang sifatnya kewajiban adalah PPH, PPN, PBB dan sebagainya. Pajak adalah kewajiban kita sebagai warga negara. Pajak berguna untuk membangun bangsa. Selama sebelum Jokowi, pajak kita nggak tahu dibawa kemana. Banyak yang dikorupsi.

Partainya ada yang koruptor. Digunakan korupsi e-KTP, digunakan juga untuk korupsi sapi. Itulah kewajiban yang harus dibayar oleh rakyat. Uang rakyat dikelola oleh pemerintah. Salah satunya untuk menggaji Fadli Zon.

Nah ini yang menjadi dilema, ketika pengeluaran yang wajib, harus kita lihat dengan mata kepala kita, membayari orang-orang seperti Fadli Zon. Zon, lu itu bawahan gua. Lu itu harus tunduk sama rakyat, bukan malah tunduk sama kelompok yang dibenci oleh rakyat. Pahami itu dulu.

Kadang kewajiban dalam mengeluarkan uang untuk membayar Fadli Zon untuk nyinyir setahun dengan nilai miliaran itu, rasanya gimana ya? Apa orang ini bisa diberhentikan saja? Ya nggak bisa. Dia kan dipilih di Jawa Barat, daerah yang banyak kepengaruh sama Gerindra, dan pengaruh Prabowo si pecundang pilpres itu besar di Jawa Barat.

Sayang banget uang rakyat dibayar buat nyinyiran dia. Jadi paham ya? Semoga saja artikel ini bisa menyadarkan kita bahwa uang yang mau dikeluarin rakyat, ya jangan sampai dihamburkan untuk parasit bangsa ini seperti Fadli Zon, Prabowo dan politisi yang nggak bisa kerja dan hanya ngoceh.

Begitulah ngoceh-ngoceh.

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

COVID-19 KEMBALI MENYERANG DELHI

Covid-19 kembali menyerang Delhi, ‘daftar tunggu pasien rawat inap di rumah sakit mencapai 250 orang’

Pada 14 Oktober, Farah Husain, seorang dokter spesialis perawatan kritis di rumah sakit penanganan Covid-19 terbesar di Delhi, menghela napas lega.

“Setelah empat bulan yang melelahkan bagi petugas kesehatan di rumah sakit khusus Covid, India mencatat kenaikan harian terendah dalam kasus baru,” demikian cuitannya di Twitter.

Hampir sebulan kemudian, Husain terdengar sedih. “Saya benar-benar mengira kita sudah melaluinya. Sekarang kita menghadapi intensitas lonjakan kasus virus corona pada musim dingin,” katanya kepada saya.

Para dokter khawatir Delhi akan menjadi pusat gelombang pertama penularan pada musim dingin di India.

Ibu kota India itu sampai sekarang telah mencatat kenaikan lebih dari 128.000 kasus sejak awal November.

Pada 12 November, tercatat 8.593 kasus, yang merupakan rekor kasus harian tertinggi sejak wabah dimulai.

Delhi sekarang mencatat kenaikan kasus harian paling tinggi daripada negara bagian mana pun. Jumlah kasus total di Delhi telah melebihi 500.000.

Pada Rabu lalu, Delhi melaporkan 131 kematian akibat Covid-19, yang merupakan jumlah korban dalam satu hari yang tertinggi di kota tersebut.

Lebih dari 8.300 orang telah meninggal akibat Covid-19 sejauh ini. Tingkat positif tes virus corona di Delhi adalah 12%, yaitu lebih dari tiga kali lipat dari rata-rata nasional.

Rumah sakit dibanjiri pasien dan ranjang perawatan intensif terisi dengan cepat.

“Orang-orang kesulitan untuk mendapatkan tempat tidur. Bahkan saya tidak bisa mendapatkan tempat tidur untuk teman atau keluarga saya, sangat buruk,” kata dokter Harjit Singh Bhatti, seorang konsultan di Rumah Sakit Manipal, sebuah rumah sakit swasta Delhi, kepada saya.

Secara total, 75 ranjang untuk pasien terjangkit virus corona dan 10 ranjang perawatan kritis di rumah sakitnya sudah terisi.

Rekan saya, Vikas Pandey, yang membawa seorang kerabatnya untuk dirawat di sebuah rumah sakit swasta terkemuka, mengatakan ada “daftar tunggu” berisi 250 pasien untuk tempat tidur Covid-19. “Ini lebih buruk daripada di musim panas. Ini gila,” katanya.

Lonjakan ini dipicu oleh pembukaan kantor, pabrik dan pasar, serta peningkatan interaksi sosial selama musim festival yang ramai. Serta diperburuk oleh suhu udara yang turun dan polusi udara yang meningkat.

Sementara, Rumah Sakit Lok Nayak Jai Prakash Narayan (LNJP) di Delhi, yang memiliki 2.000 tempat tidur juga penuh dengan pasien. Farah Husain bertugas di unit perawatan intensif Covid-19 di LNJP, yang memiliki 60 tempat tidur, dan semuanya sudah terisi.

Banyak dari mereka sedang diberikan oksigen, serta anti-virus, steroid, plasma, dan pengencer darah untuk menghentikan infeksi sebelum menjadi parah.

Para dokter mengatakan kemungkinan kematian secara keseluruhan lebih sedikit daripada di musim panas, tetapi khawatir bahwa banyak pasien yang telah pulih akan lanjut berjuang dengan ‘Covid panjang’, yang akan berdampak pada berbagai aspek mulai dari pernapasan, otak, jantung dan sistem kardiovaskular hingga ginjal, usus, hati dan kulit.

‘Ibu dan anak, pasangan suami istri dirawat bersama di rumah sakit’

Para dokter mengatakan lonjakan terbaru ini serupa, dan pada saat yang bersamaan, berbeda dari wabah di musim panas.

“Para pasien datang dalam klaster-klaster kali ini. Kami melihat anggota-anggota keluarga dan teman-teman yang terinfeksi dan dirawat di rumah sakit setelah menghadiri festival dan pertemuan-pertemuan dalam ruangan yang sering dan berulang kali,” kata Husain.

“Saya merawat pasangan suami istri atau seorang ibu dan putranya yang dirawat di perawatan kritis dengan infeksi itu pada saat yang sama.”

Para dokter juga melaporkan peningkatan jumlah pasien yang lebih muda kali ini.

Sekitar 70% dari pasien yang sakit parah berusia di atas 55 tahun tetapi Husain mengatakan “banyak pasien” berusia antara 25 dan 45 tahun.

“Hampir sepertiga dari pasien saya berada dalam kelompok usia itu. Mereka juga melaporkan jumlah kadar virus yang tinggi, yang menandakan bahwa mereka terpapar berulang kali pada orang yang terinfeksi,” tambahnya.

“Kaum muda merasa mereka tak terkalahkan dan mereka pergi keluar dan bersosialisasi. Saya percaya banyak dari orang muda ini adalah tipikal penyebar super”.

Saat wabah merebak di musim panas lalu, para dokter kurang siap untuk menangani penyakit tersebut. Banyak pasien yang menderita gejala parah meninggal dalam waktu beberapa hari saja saat berada dalam perawatan kritis.

Sekarang, dengan kemajuan medis dan protokol pengobatan yang jelas, pasien dengan gejala serupa punya kesempatan yang jauh lebih baik untuk pulih. Tetapi mereka juga membutuhkan lebih banyak waktu dalam perawatan kritis, yang menyebabkan ketersediaan ICU berkurang.

Petugas kesehatan yang berada di garis depan kelelahan. Dokter yang bekerja di banyak rumah sakit milik negara bekerja dengan sif 15 hari berturut-turut, dan dikarantina selama seminggu di hotel atau sebuah fasilitas khusus sebelum kembali bekerja setelah dites Covid-19. Banyak yang belum pulang selama beberapa minggu.

Mereka juga menangani banyak panggilan telepon dan konsultasi dari orang-orang yang panik.

“Saya mendapat lebih dari 50 panggilan sehari sekarang dari orang-orang yang bertanya di mana saya bisa mendapatkan tempat tidur, apa yang harus dilakukan, dan bertanya tentang gejala. Dan telepon datang dari seluruh kota,” kata Bhatti.

Sementara, ribuan pasien menetap di rumah dan dirawat melalui konsultasi video, banyak juga yang bergegas ke rumah sakit karena mereka tidak tahu bagaimana menanganinya di rumah.

“Saya melihat pasien-pasien yang mengatakan bahwa mereka tidak dapat membaca oksimeter denyut [yang mengukur saturasi/kadar oksigen dan denyut nadi]. Lebih banyak orang memiliki asuransi kesehatan swasta sekarang. Mereka datang ke rumah sakit dengan gejala ringan dan sedang,” kata Bhatti.

Sangat sedikit orang Delhi yang ingin atau mampu untuk kembali ke karantina wilayah seperti yang diterapkan pada musim panas, di mana orang-orang mesti menetap di rumah dan bisnis serta sekolah ditutup, liburan ditunda, dan mata pencaharian hilang.

Lonjakan itu agak berkurang pada akhir September selama periode dua minggu atau lebih, dan banyak yang mengira virus itu telah hilang.

“Pandemi ini tidak pernah benar-benar hilang. Kehadirannya selalu terlihat di rumah sakit,” seorang spesialis intensif di perawatan kritis, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada saya.

Pemerintah Delhi telah menaikkan sanksi bagi yang tidak mengenakan masker menjadi 2.000 rupee, atau sekitar Rp 382.000 . Ada pembicaraan tentang menambahkan tempat tidur perawatan kritis di rumah sakit dan fasilitas-fasilitas perawatan.

Rumah sakit swasta telah diminta untuk menyisihkan 80% tempat tidur mereka untuk pasien Covid-19, sebuah tindakan yang mungkin lagi-lagi menghentikan pelaksanaan operasi elektif dan menghambat pasien dengan penyakit lain untuk mendapatkan tempat tidur.

Pemerintah sedang mempertimbangkan penutupan pasar dan membatasi jumlah tamu yang diizinkan di pesta pernikahan. Para dokter dan paramedis akan diterbangkan ke Delhi dari bagian lain negara itu untuk meningkatkan kapasitas.

“Kami masih berada di puncak di tengah gelombang pertama. Selain jeda singkat, infeksi tidak pernah benar-benar mereda. Orang-orang mengira begitu, dan sekarang kami kembali ke titik awal,” kata Husain.

Grafik oleh Shadab Nazmi

sumber: bbc

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

MEREKA SUDAH TIDAK BISA LAGI MENGADU TNI DAN POLRI

Saya ingat, dulu tahun 2016-2017an, ormas2 garis keras selalu berusaha mengadu domba TNI dan Polri. Mereka memuji2 TNI setinggi langit dan membanting Polri ke bawah tanah.

Narasi mereka, “TNI dilemahkan karena dibawah Panglima, sedangkan Polri langsung dibawah Presiden. Kok TNI mau ?” mengacak2 psikologis TNI yang pada masa orde baru pernah mengisi semua jabatan penting di negeri ini, mulai Presiden sampai Gubernur.

Dulu semua jabatan penting diisi para Jenderal TNI. Sesudah era Gus Dur, TNI kembali ke barak dan tidak banyak berada di pemerintahan yang rata2 sudah diisi oleh sipil.

Sesudah era SBY yang berasal dari militer, Jokowi adalah Presiden sipil berikutnya dan memimpin selama 2 periode. Dan kondisi psikologis ini dimainkan oleh kelompok ormas agama dengan mengangkat Panglima TNI waktu itu, Gatot Nurmantyo, sebagai pahlawan baru mereka.

Dan menariknya, Gatot menyambut baik pujian2 itu, sehingga berperilaku aneh selama menjabat. Yang sibuk nyari PKI lah, yang nobar lah dan segala macam hal dilakukan untuk menarik simpati kelompok garis keras itu. Perilaku dan ambisi Gatot Nurmantyo semakin jelas ketika ia sudah pensiun dengan membentuk KAMI.

Sekarang situasinya berbalik..

Sesudah Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menurunkan banyak baliho Riziek di Jakarta dan berkata dengan tegas, “FPI bubarkan saja..”, ormas2 radikal berbaju agama itu seperti orang patah hati.

TNI yang dulu mereka harapkan sebagai jembatan mereka untuk memainkan api revolusi, mendadak jadi lawan berat mereka. Mereka langsung terdiam dan terduduk ketika TNI, dibawah komando Pangdam Jaya merobek2 baliho imam jumbo mereka. Gak percaya, “Kok kamu gitu sih ? Kita kan teman..”

Apalagi ketika melihat kenyataan bahwa Pangdam Jaya bertemu dengan Kapolda Metro, bersalaman erat untuk menjaga Jakarta. Makin hilanglah harapan ormas-ormas itu untuk memainkan narasi adu domba seperti yg selama ini mereka lakukan..

Dan rasa kekecewaan itu mereka tumpahkan, “TNI kok ambil kerjaan Satpol PP ? Hilang marwah kalian.. “. Bahkan mantan pemain organ tunggal, Tengku Zul, juga ngetwit dgn rasa sangat kecewa. Dia seperti ditinggal Mak Onah, usia 71, yang meski sudah sepuh tapi bodi masih bahenol bagai kambing sering olahraga. Hatinya hancur tak terkira..

Ketika dua penjaga negeri bersatu, maka rasa aman pun datanglah. Tidak boleh ada yang memecah belah mereka. Karena jika salah satu dari mereka dipakai untuk kepentingan politik jahat, selesailah kita.

TNI dan Polri adalah benteng terkuat negara. Jangan sampai benteng itu rubuh, kita harus jaga dengan apapun yang kita punya..

Seruput kopinya..

Denny Siregar & fb

Posted in Berita | Leave a comment

SELAMAT JALAN PDT. AGUSTINUS PURBA, STH, MA.

*Obituari*

Pdt Agustinus Purba, STh, MA
*Indonesia Kehilangan Tokoh Inspirasi*

Oleh Pdt Dr. Deonal Sinaga

Seorang pria bersama 11 mahasiswa lainnya dari Asia dan Afrika mengikuti Program Study Master of Arts di Bidang Diakonia di Center for Mission and Diakonia (CMD) United Evangelical Mission (UEM) di kota Bielefeld -Jerman, tempat saya melayani. Lelaki itu adalah Pdt. Agustinus Purba, STh., MA yang dikemudian hari didaulat menjadi Ketua Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP).

Di situlah awal saya mengenal beliau, melalui hubungan personal dan pelayanan sejak 2011. Saya memerhatikan beliau sebagai pribadi yang sungguh-sungguh melayani. Dia melayani dengan segenap hati: melayani setiap orang yang membutuhkan tanpa memandang latar belakang suku, agama atau status sosial ekonomi bahkan ideologi orang yang dilayaninya. Beliau benar-benar menghidupi pengajaran Tuhan Yesus “melayani, bukan untuk dilayani.”

Sejak menyelesaikan study Master of Arts di Jerman, dalam waktu tiga minggu beliau telah memimpin gerakan sosial di Kabanjahe, Karo, Sumut yang melibatkan ribuan warga untuk menuntut pemerintah dan wakil-wakil rakyat melakukan tindakan nyata dalam mengatasi penyakit-penyakit sosial di tengah masyarakat.

Tidak lama kemudian, meletus Gunung Sinabung yang membawa korban jiwa dan materi yang sangat besar serta memaksa masyarakat di sekitar Sinabung mengungsi ke berbagai wilayah di Tanah Karo.

Sebagai Kepala Departemen Diakonia waktu itu, Pdt. Agustinus Purba langsung memimpin upaya evakuasi korban dari tempat-tempat paling berbahaya. Bersama warga, penatua dan para pendeta yang melayani di tanah Karo dan berbagai tempat, Pdt. Agustinus berkoordinasi dengan Ketua Moderamen kala itu Pdt. Matius Barus, para ketua klasis dan anggota moderamen GBKP, mengerahkan semua potensi yang dimiliki oleh GBKP untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban bencana.

Di bawah koordinasi Pendeta Agustinus Purba, GBKP tampil sebagai pemeran utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat korban bencana dan yang terkena dampak bencana alam di Tanah Karo. Gereja memberikan bantuan dengan mendirikan pos-pos penampungan pengungsi, mendirikan dapur umum, mengupayakan pengobatan bagi para korban, pelayanan pastoral dan trauma healing. Pelayanan GBKP bagi korban bencana berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Pemerintah Republik Indonesia memerhatikan apa yang dilakukan oleh GBKP. Dari berbagai badan, kelompok masyarakat atau organisasi termasuk gereja yang memberikan bantuan dan pertolongan, GBKP memiliki keistimewaan. Pemerintah menilai ketulusan, keseriusan, konsistensi, integritas, transparansi dan akuntabilitas yang ditunjukkan GBKP. Gereja benar-benar tulus melayani semua korban, tanpa memandang suku dan agama.

Karena itu, pemerintah Indonesia mengakui jasa-jasa luar biasa dalam kemanusiaan untuk penanggulangan bencana yang ditunjukkan oleh GBKP. Pengakuan ini ditunjukkan melalui penganugerahan “Tangguh Award 2014” Untuk Tokoh Inspiratif Reksa Utama Anindha.

Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala BNPB (waktu itu dijabat) Syamsul Maarif kepada Pdt. Agustinus Purba , STh, MA dalam acara Penghargaan Anugerah Bidang Kemanusiaan pada 13 Oktober 2014 di Bengkulu – Satu tahun sejak meletusnya Gunung Sinabung. Acara ini juga diikuti oleh moderamen Pdt. Rosmalia Barus dan ibu Rosmeri Peranginangin (Ny. Agustinus Purba).

Kami tetap bertukar pikiran dalam berbagai pelayanan sekali pun kami di Jerman dan Pdt. Agustinus di Kabanjahe. Setelah kami kembali pada akhir 2014 dan ditempatkan di HKBP Ressort Cinta Damai Medan, kami sering berbagi dan saling mendukung dalam pelayanan. Bahkan para pemuda HKBP Cinta Damai dapat merasakan wibawa kepemimpima Pdt. Agustinus Purba ketika mereka terlibat dalam pelayanan di Posko pengungsian.

Dalam Ibadah Pembukaan Sinode Agung GBKP pada tahun 2015, Ketua Moderamen Pdt. Matius Barus mengundang saya untuk berkhotbah. Saya sangat bahagia, bahwa dalam Sinode itu Pdt. Agustinus Purba terpilih sebagai Ketua Moderamen GBKP dalam usia yang relatif muda (49 tahun). Gereja merindukan pemimpin yang benar-benar melayani dengan segenap hati.

Sekali pun GBKP tetap harus menangani korban bencana alam Sinabung, tetapi ketika terjadi bencana alam di Philipina, Pdt. Agustinus Purba juga mengupayakan bantuan GBKP bagi korban di Philipina. Ketika terjadi Banjir Bandang di Tanah Alas di Palu dan di berbagai tempat di Indonesia ini, GBKP begitu cepat hadir mendirikan Dapur Umum, mengupayakan bantuan pengobatan dan pertolongan darurat lainnya.

Kiprah pelayanan Pdt. Agustinus Purba bersama GBKP telah menjadi inspirasi bagi gereja dan badan-badan lain di Indonesia ini, bahkan di kancah antar negara. Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir ini banyak gereja dan badan-badan atau organisasi kemanusiaan di Indonesia, Asia, Afrika dan Eropa mengundang beliau sebagai nara sumber dan menjadi inspirator dalam pelayanan Diakonia Masyarakat.

Pendeta Agustinus Purba telah menunjukkan keteladanan, bahwa menjadi pimpinan gereja itu bukan soal jabatan, uang, kuasa, pujian atau ketenaran. Itu adalah soal bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik bagi warga masyarakat, terutama mereka yang paling miskin, paling hina, paling lemah dan termarginal.

Tuhan Yesus berkata, “Mari, hai kamu yang diberkati BapaKu, terimalah kerajaan yang disediakan BapaKu bagimu sejak dunia dijadikan; Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku…sesungguhnya, segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Matius 25: 34-40).

Semua sahabatku, warga GBKP, semua penatua (pertua), semua pendeta dan pelayan, juga bapak Sekretaris umum GBKP dan semua moderamen yang merasa kehilangan dengan kepergian hamba Tuhan yang baik hati Pdt. Agustinus Purba, kami turut berdukacita.

Kepada itoku yang baik hati Rosmeri Peranginangin, kuatkan hatimu dan tetap semangat! Dia telah melakukan yang terbaik. Ikhlaskan hatimu, karena tidak ada yang dapat menghalangi kepergian hamba Tuhan yang penuh kasih ini.

Bereku Thea, Louis dan Paskal, kuatkan hatimu dan tetap semangat mewujudkan cita-cita bapa dan mama! Banggalah telah memiliki kesempatan menyaksikan hidup seorang hamba Tuhan yang luar biasa dan dapat menikmati tahun-tahun kebersamaan dan pelayanan seorang ayah yang penuh kasih, integritas dan iman yang tangguh!

Sungguh Pdt. Agustinus Purba adalah berkat, sukacita dan inspirasi bagi banyak orang, khususnya bagi saya sendiri.

Dari kami sahabatmu: Pdt. Deonal Sinaga, Omega Sitorus, Dylan, Louis dan Josiah.

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | Leave a comment

ANAK AFGANISTAN KORBAN PERANG.

Anak Afghanistan korban perang: Lima anak meninggal atau cacat setiap hari dalam 14 tahun terakhir, ‘Bayangkan hidup dengan ketakutan konstan’

Lima anak meninggal atau terluka setiap hari dalam 14 tahun terakhir di negara yang tercabik perang Afghanistan, menurut penghitungan rata-rata lembaga amal.

Data dari PBB menunjukkan paling tidak 26.025 anak meninggal atau cacat dari 2005 sampai 2019, menurut Save the Children.

Badan amal ini mendesak negara-negara donor untuk melindungi masa depan anak-anak Afghanistan menjelang pertemuan negara-negara donor di Jeneva, Swiss yang dimulai Senin (23/11).

Kekerasan meningkat di Afghanistan di tengah perundingan damai yang terhenti dan ditariknya pasukan Amerika Serikat.

Afghanistan termasuk satu dari 11 negara paling bahaya di dunia untuk anak-anak, menurut Save the Children.

Dalam laporan yang diterrbitkan Jumat (20/11), lembaga ini mencatat Afghanistan sebagai tempat paling parah terjadinya kekerasan yang menimpa anak, dengan jumlah 874 meninggal dan 2.275 cacat pada 2019.

Lebih dari dua pertiga anak yang meninggal atau cacat tahun lalu adalah anak laki, menurut lembaga itu.

“Penyebabnya adalah bentrokan antara pasukan pro dan antipemerintah atau akibat ledakan, baik ledakan bunuh diri atau ledakan lain.”

Laporan badan itu juga menyebutkan sekolah-sekolah secara rutin diserang dalam konflik yang terus berlanjut antara pasukan pemerintah Afghanistan – yang didukung oleh pasukan AS, melawan Taliban atau kelompok lain.

Save the Children mengatakan antara 2017 dan 2019, terjadi lebih dari 300 serangan terhadap sekolah-sekolah.

“Bayangkan hidup dengan kondisi ketakutan konstan dan membayangkan hari ini mungkin anak kita meninggal dunia dalam serangan bunuh diri atau serangan udara. Inilah kenyataan suram bagi puluhan ribu orang tua Afghanistan yang anak-anaknya meninggal atau terluka,” kata Chris Nyamandi, direktur Save the Children untuk Afghanistan.

Seruan meningkatkan bantuan
Menjelang pertemuan Afghanistan 2020 – pertemuan negara donor internasional di Jenewa, Swiss pada Senin (23/11), badan amal untuk anak-anak ini mendewsk negara donor menyelamatkan masa depan anak-anak negara itu dengan meningkatkan jumlah bantuan kemanusiaan.

Badan ini juga menyerukan kepada pemerintah Inggris dan sekutu untuk menghindari penggunaan bahan peledak di daerah padat penduduk.

Pejabat badan pengungsi PBB, UNHCR, Filippo Grandi, mendesak komunitas internasional untuk tetap membantu Afghanistan dan menyerukan bantuan lebih banyak untuk pengungsi.

Afghanistan mengalami konflik puluhan tahun yang menyebabkan puluhan ribu orang meninggal.

Pasukan AS telah berada di negara itu sejak 2001 dalam operasi untuk menggulingkan Taliban setelah serangan 11 September di New York.

Taliban digulingkan dari kekuasaan namun kemudian bangkit kembali dan kini menguasai lebih banyak kawasan dibandingkan saat awal konflik dengan Amerika.

Pada Februari lalu, AS mulai menarik pasukan setelah menandatangani kesepakatan dengan kelompok itu.

Namun kekerasan di negara itu kembali meningkat karena Taliban menggencarkan serangan di tengah terhentinya perundingan dengan pemerintah Afghanistan.

Akhir pekan lalu, serangan roket di Kabul menewaskan paling tidak delapan orang dan melukai lebih dari 30 lainnya.

Penyelidikan BBC tahun lalu menunjukkan kekerasan terjadi di hampir seluruh wilayah Afghanistan dengan korban yang berjatuhan setiap hari pada bulan Agustus 2019.

Banyak pengamat memperingatkan bahwa tentara Afghanistan tidak begitu kuat untuk memerangi pemberontakan sendiri setelah pasukan asing ditarik.

Tapi minggu lalu, AS mengumumkan pengurangan lebih lanjut, dengan penarikan 2.000 pasukan dari Afghanistan pada pertengahan Januari. Hanya sekitar 2.500 tentara yang tersisa.

Selama 13 tahun, antara tahun 2001 dan 2014, Inggris terlibat dalam konflik di Afghanistan dalam menghadapi Taliban dan kelompok al-Qaida. Pasukan tempur terakhir Inggris meninggalkan Afghanistan pada Oktober 2014.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

SECARA DE JURE, FPI ORMAS MATI. SECARA DE FACTO, FPI MUSUH NEGARA

Erika Ebener – Secara politik, Indonesia adalah negara yang tak pernah memiliki partai oposisi. Istilah oposisi itu baru muncul ketika Prabowo menyatakan diri untuk menjadi oposisi dari pemerintahan Jokowi. setelah kekalahannya di Pilpres 2014. Sebelum itu, Indonesia tak memiliki partai oposisi. Sebelum 2014, pada Pilpres 2009, dunia tahu bahwa Megawati tak akur dengan SBY, tapi ketika Megawati kalah, dia tidak menyatakan diri sebagai partai oposisi dari pemerintahan SBY.

Sebagai partai yang pertama kali mengenalkan istilah oposisi, bisa dibilang Prabowo nol besar dalam membawa Gerindra sebagai partai oposisi. Cara partai politik beroposisi di Indoensia, karena tak adanya pengalaman sebelumnya, menjadi aneh dan lucu. Beroposisi bukan untuk menjadi pihak penyeimbang yang memiliki tujuan yang sama, dengan cara berpikir berbeda, yaitu untuk memajukan Indonesia. Tapi beroposisi a la Prabowo lebih cenderung untuk menjatuhkan dan bahkan merebut kekuasaan walaupun tidak dengan terang-terangan melakukan kudeta. Tapi membanting dan menginjak program yang tidak sempurna, dan menfitnah atau membuat hoax gagal untuk program yang bagus. Intinya, apapun yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi sama sekali tidak dihargai dan tidak ada bagusnya di mata pihak oposisi.

Lebih lucu lagi, yang beroposisi dengan pemerintan itu tidak hanya Gerindra sebagai partai politik, tapi banyak ormas-ormas, yang notabene masih ngemis dana operasi dari pemerintah. Mereka juga ikut-ikutan menjadi pihak oposisi. Ini sudah salah kaprah. Apalagi ormas agama, tak ada sedikitpun urusan dengan politik. Urusan ormas agama itu adalah mendidik umat untuk lebih berbudi pekerti dan memperkuat keyakinan, bertindak sesuai dengan agama yang diajarkan, bukannya bertingkah melebihi partai politik.

HTI dengan misinya membentuk negara syari’ah yang berkhilafah, tapi bentuk badan hukumnya organisasi kemasyarakatan. Ini jelas salah kaprah. Tapi pemerintah gagap, dan serba ketakutan mau bertindak. Mungkin karena memang aturan yang membuat pemerintah tidak bisa bertindak tegas. Pasalnya, HTI itu ormas, bukan partai politik seperti PKI. Coba HTI berdiri sebagai partai politik, mungkin hari ini pemerintah menindak mereka tidak hanya sekedar membubarkan partainya saja, tapi mengejar-ngejar para kadernya dan menjebloskan mereka ke penjara.

Tapi ya sudahlah. hukum tata negara sudah mengaturnya demikian.

Sekarang FPI… ini malah lebih aneh lagi, lebih gila dan lebih ga masuk akal lagi. Bagaimana mungkin sebuah ormas, organisasi kemasyarakatan yang berbasis agama, bisa begitu dipuja dan diperebutkan oleh beberapa partai politik? Seakan-akan sumbangan suara dari seluruh umat FPI bisa menentukan masa depan partai-partai politik gurem. Kemana wibawa partai politik kalau harus mencium kaki sebuah ormas? Ini yang kemudian memunculkan kekacauan di panggung perpolitikan Indonesia.

FPI tiba-tiba muncul seakan lebih besar dan lebih vital dibanding partai Gerindra, PKS, dan PAN. Padahal, secara de jure, FPI itu adalah organisasi mati. Mati sejak Juni 2019, ijin ormas-nya habis dan masih belum diperpanjang karena masalah belum terpenuhinya persyaratan AD/ART organisasi yang tidak disertakan pada berkas permohonan perpanjangan ijin ormas.

Dengan kondisi FPI yang tanpa ijin, seharusnya ormas ini sudah bubar dengan sendirinya. Dan tak bisa lagi melakukan kegiatan apapun. Tolol saja kalau sampai pihak Pemda DKI masih berurusan dan/atau mengijinkan kelompok tak berijin mengadakan kegiatan. Termasuk aksi-aksi unjuk rasa yang dilakukan setelah bulan Juni 2019. Kenyataan di lapangan, FPI berlagak sok paling patuh, taat dan paham akan hukum, undang-undang dan aturan. Seperti misalnya, soal menurunan baliho, FPI bilang penurunan baliho itu harus sesuai aturan. Tapi mereka tak mau bicara bahwa menaikkan baliho juga harus sesuai aturan. Di masa pandemi seperti sekarang, aturannya bagi yang baru datang dari luar negeri harus karantina 14 hari, Rizieq Shihab pulang dari Arab, tak mematuhi aturan karantina, eeeh malah mengadakan pesta pernikahan, dan tak mematuhi aturan protokol kesehatan.

Cape sebenarnya bicara aturan dan hukum dengan FPI. Karena pada dasarnya, FPI tidak pernah menghargai dan menghormati hukum dan aturan yang berlaku di Indonesia. FPI bahkan berevolusi bukan lagi menjadi sebuah ormas. Tapi sudah menjadi sebuah aliran agama Islam. Sama halnya seperti HTI, sebuah ormas yang lama-lama menjadi aliran agama karena ormas ini memiliki pola pikir dan cara pandang yang begitu berbeda tentang ajaran Islam. FPI lebih celaka lagi, ormas agama tapi tak pernah menggunakan dasar hukum agama untuk menyalahkan pihak lain yang berbeda pandangan dengan mereka. Contoh yang paling nyata dan paling tolol menyebutkan “jokowi presiden ilegal” Dasarnya apa? Ga ada! Padahal di Islam, ajaran tentang posisi pemimpin itu begitu jelas dan gamblang. Sementara FPI berteriak tak ubahnya teriakan orang sakit jiwa tapi dipercaya pengikutnya.

Khusus untuk Pak JK : Sorry sorry to say Pak JK bahwa pernyataan anda yang mengatakan fenomena Ketua FPI adalah karena adanya kekosongan pemimpin, maka anda telah menghina dan merendahkan 55% penduduk Indonesia yang telah memilih Jokowi. Kedua, anda mengkonfirmasi bahwa anda sendiri tidak mengakui Jokowi sebagai presiden. Padahal anda adalah saksi hidup dari perjalanan karir Jokowi sebagai Presiden Indonesia, karena anda menjadi wakilnya. Jadi ga salah kalau kemudian khalayak ramai menduga kalau andalah sosok yang disebut Chaplin. Karena sikap anda tak ubahnya seperti musuh dalam selimut, seperti kuda troya.

Dari semua uraian di atas, kita bisa memastikan bahwa secara de jure FPI itu ormas yang sudah mati, kelompok ilegal yang berani bergerak untuk mengadu domba bangsa dengan agama. Artinya, secara de facto FPI sudah menjadi musuh negara dan memang wajib dihadapi dan diurus oleh TNI.

Ada pihak yang keberatan TNI turun ke jalan? Kasihaaan…

Komentar-komentar yang diucapkan oleh Fadli Zon dan tokoh nasional lainnya yang membela FPI itu karena mereka masih belum lunas membayar jasa FPI selagi ijinnya belum mati. Sementara komentar dari esjewe itu karena mereka khawatir kehilangan panjatan sosial… yang pasti, Kita semua wajib mendukung gerakan TNI menggilas FPI!!!
sumber: seword.

Posted in Berita | Leave a comment

PANGDAM JAYA PERINTAH COPOT BALIHO HRS, SUDAH DILAPORKAN KE PANGLIMA TNI

Jakarta – Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad mengatakan apa yang dilakukan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman soal penurunan baliho Habib Rizieq Syihab sudah diketahui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Riad mengatakan, meski penurunan baliho inisiatif Pangdam, Panglima mengetahuinya.

“Apa yang dilakukan Pangdam pasti sudah diketahui oleh Panglima (TNI), artinya Pangdam masih melaporkan kepada Panglima, Panglima akan mendukung ketika itu berdasarkan pertimbangan oleh Panglima Kodam,” jelas Riad di Markas Kodam Jaya Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).

Riad menerangkan Pangdam bertanggung jawab atas wilayahnya, yakni di DKI Jakarta. Maka, lanjut dia, Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan perintah.

“Memang tanggung jawab untuk menurunkan itu berada di Pangdam Jaya dan tentunya Panglima TNI mendukung dalam arti kata memang Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan perintah. Karena yang tahu situasi di daerah adalah Pangdam. Sehingga, ketika Pangdam mengambil langkah, ya, Panglima akan mendukung. Karena Pangdam menilai di wilayahnya harus saya melakukan tindakan seperti ini,” sambung Riad.

Sementara itu, Mayjen Dudung pun menuturkan sudah melapor ke Panglima TNI ketika ada kegiatan dilakukan di wilayahnya. Dia menegaskan lagi bahwa penurunan baliho Habib Rizieq adalah inisiatif dan perintahnya.

“Itu kan menurut pemerintah daerah itu mereka itu memasang baliho tidak sesuai dengan ketentuan tempatnya juga tidak sesuai, kemudian pajak juga tidak bayar dan kemudian kalimat-kalimatnya juga ada yang tidak bagus. Mau melakukan revolusi akhlak dan sebagainya yang mengundang-mengundang kepada masyarakat, keresahan ya tapi intinya adalah ini tidak sesuai dengan ketentuan. Nah melalui kemuspidaan makanya ini diterbitkan, ditertibkan ya,” kata Dudung.

“Saya tidak mendapat perintah langsung dari Panglima TNI karena kalau hal-hal yang begini cukup Pangdam saja. Kalau pembagian masker kita kegiatan-kegiatan bansos dan segala macam kegiatan-kegiatan yang dilakukan kewilayahan saya, Kapolda dan Gubernur ya tidak harus dilaporkan ke Panglima TNI, Panglima TNI pekerjaannya nasional, tetapi setelah kegiatan itu saya laporkan kepada panglima TNI diketahui oleh Panglima TNI dan begitu,” lanjut dia.(idn/fjp)
sumber: detik.com

Posted in Berita | Leave a comment

CALON PANGLIMA TNI BERIKUT !

Profil Mayjen Dudung Abdurahman

Pangdam Jaya…..

Sekilas, banyak orang yang terkaget dengan beredarnya video beliau berkaitan dengan DICOPOT nya baliho dan poster Rizik Sihab..
“Saya yang memerintahkan TNI untuk mencopoti seluruh baliho bergambar RS” ujarnya !!

Soalnya,panglima sebelumnya tidak ada yang pernah SETEGAS beliau berkaitan dengan Rizik dan FPI….

Di kalangan militer sendiri, banyak orang yang terkaget kaget ketika beliau di tunjuk sebagai panglima di Kodam Jaya….

Namun Mayjen Dudung Abdurahman,telah menunjukkan kecintaannya terhadap pendiri negara ini dengan membuat museum Proklamator di Akmil Magelang sana ,ketika menjabat sebagai gubernur Akmil ,sebelum kemudian jadi Pangdam Jaya !

Bahkan kemudian kakanda Ibu Megawati Soekarnoputri berkenan datang ke Magelang untuk meresmikan museum itu !

Tentunya Panglima TNI dan KASAD sekarang tidak salah menempatkan beliau sebagai PANGLIMA !

Selamat bertugas menjaga kebhinekaan Indonesia pak Jendral !!!!

Kami yang berbeda beda membutuhkan benang perajut seperti yang bapak perlihatkan !!

Salam hormat dan Selamat malam !

Telah Karo-Karo Purba

Posted in Berita | Leave a comment