INDUSTRI 4.0, PALAPA RING, DAN B20: KAMUS ISTILAH DEBAT KEDUA CAPRES

Dalam debat kedua antara kandidat capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto yang berlangsung pada Minggu (17/2), muncul beberapa istilah khusus yang digunakan oleh masing-masing capres dan kemudian memicu pencarian di internet.

Debat kedua dari lima debat yang direncanakan oleh KPU tersebut membahas soal infrastruktur, lingkungan, sumber daya alam, energi, dan pangan.

Beberapa istilah seperti Industri 4.0, Palapa Ring, B20, sampai unicorn, belakangan memunculkan banyak meme dan kemudian muncul dalam pencarian populer Google.

Apa sebenarnya yang dimaksud dalam istilah-istilah tersebut? Kami mengumpulkannya dalam kamus singkat berikut ini.

Industri 4.0

Industri 4.0 adalah istilah yang menandai tahapan berikutnya dalam revolusi industri.

Revolusi industri pertama didorong oleh alat-alat dengan tenaga uap dan air, kemudian muncul revolusi industri kedua yang menggunakan kekuatan listrik untuk mendorong produksi massal dan lini perakitan (assembly line), sementara revolusi industri ketiga adalah penggunaan komputer dan sistem otomatis.

Selanjutnya, di revolusi industri 4.0, sistem komputer tersebut kemudian menjadi lebih cerdas, diperkaya oleh data, selain juga sistem berdasarkan pembalajaran mesin.

Intinya, bagaimana praktik-praktik industri yang kita kenal sekarang semakin beralih ke teknologi komputerisasi yang canggih dan semakin terotomatisasi di sekitar kita.

Dalam debat Minggu (17/2), Presiden Jokowi mengatakan bahwa, “Dalam revolusi industri 4,0 ini kita tahu ada proses industri dengan kecepatan yang sangat tinggi, artificial intelligent, big data, advance robotic semuanya. Saya meyakini dengan persiapan pembangunan SDM kita akan bisa persiapkan bangsa kita menuju revolusi industri 4.0.”

Jokowi juga menyatakan bahwa dia juga ingin agar hubungan petani dan konsumen semakin dekat dengan memanfaatkan sistem-sistem online tersebut.

Sementara itu, kandidat capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan bahwa meski dia paham akan “dahsyatnya perkembangan 4.0 yang akan datang” dan berdampak pada pengurangan pekerja akibat digantikan oleh robot, namun “kita masih belum bisa membela petani-petani kita sendiri, belum sejahtera. Ini yang kita masalahkan. Kita juga belum bisa menjamin harga terjangkau.”

Prabowo menyebut bahwa dia ingin Indonesia bisa menyediakan pangan tanpa campur tangan asing.
Unicorn

Sebelum pembahasan soal industri 4.0, Presiden Jokowi lebih dulu menanyakan pada saingannya, Prabowo Subianto, apa strateginya untuk mengembangkan unicorn. Prabowo kemudian memastikan apakah unicorn yang dimaksud adalah “yang online-online itu”.

Pertanyaan ini kemudian memunculkan meme dan komentar dari warganet soal unicorn.

Menurut catatan Spredfast, sampai berita ini diturunkan ada sekitar 135.000 cuitan terkait unicorn.

Yang dimaksud dengan unicorn adalah perusahaan rintisan berbasis teknologi (start-up) dengan taksiran nilai di atas US$1 miliar atau sekitar Rp14 triliun.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa ada tujuh unicorn di Asia Tenggara dan empat di antaranya berasal dari Indonesia.

Empat perusahaan start-up yang berlokasi di Indonesia dan sudah mencapai status unicorn itu adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak.

Selain itu, Jokowi menggunakan kesempatan itu dalam debat untuk menyebut soal programnya mengembangkan 1.000 start-up baru, dan Palapa Ring yang “sangat membantu berkembangnya unicorn”, serta memperluas sistem 4G baru yang “74% sedang kita kembangkan”, selain juga regulasi yang mudah.

Prabowo menjawab bahwa dia akan “mendukung segala upaya untuk memperlancar” perusahaan start up, seperti lewat pembenahan aturan hukum dan pajak agar tidak membatasi industri yang sedang berkembang itu.

Namun Prabowo juga mengatakan bahwa dengan telekomunikasi berkembang dengan sangat cepat maka terjadi disparitas, dan dia khawatir bahwa, “kalau ada unicorn, ada teknologi hebat saya khawatir lebih mempercepat nilai tambah dan uang kita lari ke luar negeri. Ini yang saya khawatir, ya silakan Anda ketawa, tapi ini masalah bangsa, kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia.”

Palapa Ring

Palapa Ring adalah program infrastruktur internet yang pembangunannya dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan pihak ketiga.

Proyek pembangunan serat optik sepanjang 36.000 kilometer ini dimulai tendernya pada 2015 dan nantinya akan menjangkau 440 kota/kabupaten di Indonesia.

Keterangan resmi di situs Kementerian Kominfo menyatakan bahwa program ini terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik (untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku) dan satu backhaul untuk menghubungkan semuanya.

“Proyek infrastruktur itu sebenarnya sempat muncul pada 2007. Namun, mengalami kendala dan terbengkalai hampir satu dekade,” menurut pernyataan tersebut.

Proyek Palapa Ring terbagi dalam tiga paket, yaitu Paket Barat, Tengah dan Timur. Palapa Ring Barat menjangkau wilayah di Sumatera, termasuk Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna) dan Kalimantan, sementara Palapa Ring Tengah akan menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai Kepulauan Sangihe-Talaud) dan Palapa Ring Timur akan menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, dan Papua termasuk pedalamannya.

Keterangan tersebut mengklaim bahwa pembangunan Palapa Ring “sudah hampir 100% selesai”.

“Hingga saat ini sudah dua paket Palapa Ring yang rampung yaitu Palapa Ring Barat yang sudah selesai pada Maret 2018, dan Palapa Ring Tengah pada Desember 2018. Sedangkan untuk Palapa Ring Timur hingga saat ini sudah selesai 89,57%,” berdasarkan pernyataan itu lagi.

Nantinya, proyek ini “memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps”.

B20 dan B100

Dalam pertanyaan soal energi dan pangan, kandidat capres Prabowo Subianto ditanya oleh moderator apa yang akan dilakukannya untuk memperbaiki tata kelola sawit, namun target B20 bisa tercapai, buruh kebun sejahtera, dan pengelolaan lingkungan terjaga.

Menurut Prabowo, dia akan menerapkan perkebunan inti rakyat yang bisa mendorong keuntungan lebih besar untuk petani sawit dan bahwa Indonesia mampu untuk swasembada di bidang energi dan meniru Brasil yang bisa mencapai B100.

Menurut situs resmi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, B20 adalah program pemerintah untuk mewajibkan pencampuran 20% biodiesel dengan 80% bahan bakar minyak jenis solar.

Program B20 mulai diberlakukan sejak Januari 2016, namun perluasan pemakaiannya diresmikan pemerintah sejak akhir Agustus 2018, sehingga sejak 1 September 2018, SPBU hanya menjual solar dengan campuran minyak kelapa sawit sebesar 20%.

Bahan baku biodiesel itu berasal dari minyak sawit. Program ini diharapkan akan meningkatkan permintaan domestik kelapa sawit dan menaikkan harga komoditas tersebut, selain juga untuk mengurangi impor bahan bakar.
sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

‘UNICORN’ JOKOWI BERBUNTUT PANJANG

Jakarta – Pertanyaan Joko Widodo (Jokowi) kepada Prabowo Subianto soal unicorn di debat kedua Pilpres 2019 berbuntut panjang. Dua kubu akhirnya saling tuding.

Saat sesi inspiratif di debat pada Minggu (18/2/2019), Jokowi bertanya kepada Prabowo soal cara infrastruktur untuk mendukung perkembangan startup unicorn di Indonesia. Prabowo sempat memastikan terlebih dahulu maksud unicorn yang disampaikan Jokowi.

“Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn Indonesia?” kata Jokowi.

“Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?” kata Prabowo bertanya balik. Jokowi tampak tak mendengar jelas pertanyaan balik Prabowo, sehingga tak merespons dengan jawaban jelas.

Jokowi dan Prabowo saat debat / Jokowi dan Prabowo saat debat (Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto)

Prabowo lantas memaparkan komitmennya untuk perkembangan unicorn di Indonesia. Jika terpilih, Prabowo akan memangkas sejumlah regulasi yang, menurutnya, bisa memperlancar perkembangan startup unicorn di Indonesia.

Dalam istilah startup atau perusahaan rintisan, unicorn adalah startup yang valuasinya lebih dari USD 1 miliar atau sekitar Rp 14 triliun. Saat ini, ada empat startup unicorn yang dimiliki Indonesia dan sering disebut-sebut Jokowi, yakni Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

Pertanyaan soal unicorn itu memicu reaksi dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso menyebut pertanyaan itu diajukan Jokowi karena hanya ingin menunjukkan seolah-olah dia menguasai dunia startup.

“Ini pertanyaan sebenarnya agak aneh bin ajaib, tendensi jebak. Ada unicorn itu jutaan rakyat mana ada yang tahu, di sini saja setengah tahu. Itu pertanyaan ingin tunjukkan seolah-olah tahu unicorn, startup, dan sebagainya,” kata Priyo.

Sementara itu, cawapres Sandiaga Uno menjelaskan maksud Prabowo yang khawatir perkembangan unicorn akan membuat uang-uang Indonesia dibawa ke luar negeri. Menurut Sandiaga, pemerintah harus melihat aspek bagaimana unicorn bisa membuka lapangan pekerjaan kepada rakyat Indonesia, sekaligus memiliki dampak terhadap ekonomi RI.

“Jangan sampai justru unicorn-unicorn ini dikuasai oleh pemodal-pemodal besar dari luar negeri sehingga akhirnya kekayaan yang ada di Indonesia tersedot ke luar negeri,” ujar Sandiaga.

Sesi tanya-jawab soal unicorn ini juga ramai dibahas di media sosial. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menilai momen Prabowo bertanya balik soal unicorn menunjukkan Prabowo tak memahami persoalan Industri 4.0. Istilah unicorn disebut merupakan istilah yang lazim digunakan dalam Industri 4.0

“Jadi Pak Prabowo saja yang nggak ngerti. Itu kelihatan sekali Pak Prabowo gelagapan, jadul banget,” ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily.

Hal itu ditepis oleh BPN Prabowo-Sandi. Berbagai argumentasi dilempar. Mulai pembelaan bahwa industri digital bukanlah tema debat hingga masalah bahasa Inggris Jokowi.

“Nggak jelas itu pertanyaan. Pak Jokowi lupa, Pak Prabowo itu pinter bahasa Inggris, Jerman, Prancis. Sementara Pak Jokowi bahasa Inggris aja masih belepotan sehingga Pak Prabowo ingin memastikan unicon apa unicorn. Itu ada perbedaan mendasar antara unicorn dan unicon. C-O-R-N atau C-O-N,” tutur Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria.

“Sehingga Pak Prabowo memastikan itu yang online-online itu. Karena Pak Jokowi nggak clear nyebut-nya,” sambung Riza.

Ternyata sesi tanya-jawab soal unicorn ini juga disorot Presiden PKS Sohibul Iman, yang merupakan salah satu pendukung Prabowo. Menurutnya, gagasan Prabowo soal hal itu kurang tersampaikan dengan baik.

“Gagasan Pak Prabowo seperti tentang unicorn, land reform, dan lain-lain kurang tersampaikan dengan tegas dan jelas dan gagasan-gagasan Pak Jokowi, terutama data-datanya, tidak terkritisi memadai,” kata Sohibul.(imk/nvl)
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

BYE BYE HTI, MA AKHIRNYA SAHKAN PEMBUBARAN HTI

Xhardy – Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Alhasil, ormas itu sah sebagai organisasi terlarang.

Kasus bermula saat Menkumham membubarkan HTI pada 2017 dengan berdasarkan UU Ormas. HTI tidak terima dan menggugat ke PTUN Jakarta. Pada 7 Mei 2018, PTUN Jakarta menolak gugatan HTI. Vonis itu dikuatkan Pengadilan Tinggi Jakarta pada September 2018. HTI tak terima dan mengajukan permohonan kasasi.

Apa kata MA? MA menolak kasasi.

Perkara nomor 27 K/TUN/2019 itu diadili oleh ketua majelis kasasi Supandi. Adapun anggota majelis adalah hakim agung Is Sudaryono dan HM Harry Djatmiko. “Putus tanggal putusan 14 Februari 2019,” katanya.

HTI dibubarkan karena mengembangkan ajaran untuk mengganti Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, bercita-cita mewujudkan negara khilafah.

Artinya apa?

Mari ucapkan selamat tinggal kepada HTI, yang pura-pura kalem tapi tidak lebih dari suri dalam daging yang jika tidak dicabut, maka akan melukai daging hingga berdarah-darah. Meski bisa dikatakan cukup terlambat, tapi setidaknya sudah dibubarkan ketimbang dibiarkan berkembang biak tak terkendali dan pada akhirnya menghancurkan bangsa ini.

Dengan begini, kita bebas mengatakan kalau HTI sudah sah disebut sebagai organisasi terlarang. Salut buat pemerintah yang berani melakukan tindakan pembubaran organisasi meski kita tahu kalau organisasi ini sering berlindung di balik agama untuk melaksanakan aksinya, yaitu ingin mendirikan negara khilafah.

Untuk mewujudkan itu, mau tak mau, Pancasila harus diganti bukan? Makanya sudah sepantasnya organisasi ini dibubarkan dan bila perlu bekas petinggi dan simpatisan juga ikut dibatasi geraknya agar tidak kembali membuat ulah secara diam-diam.

Sejak merdeka hingga sekarang, Pancasila ada ideologi negara yang sudah ideal. Karena negara ini terdiri dari beragam suku bangsa, budaya, ras dan agama. Semua perbedaan ini menjadi satu, yaitu Indonesia. Perbedaan inilah yang menjadikan Indonesia ini unik dan indah dari segi budaya.

Khilafah adalah faktor yang mungkin bisa merusak perbedaan tersebut. Salesman pengusung khilafah ini begitu gencar menyuarakan negara khilafah, dengan mengatakan kalau negara ini salah urus. Mereka membuat narasi berbagai masalah yang sedang dihadapi negara ini. Ujung-ujungnya, mereka menawarkan solusi jitu yaitu paham khilafah. Padahal paham ini tidak bisa diaplikasikan pada negara yang multi kultur ini. Tapi mereka memaksa, terus memaksa dan berlindung di balik agama.

Inilah bahaya yang sedang mengintai negara ini. Jika tidak hati-hati dan terlena, bukan tidak mungkin negara ini akan kecolongan dan menyesal pun sudah terlambat. Ini jelas sekali terlihat.

Tapi sayang, ada gerombolan tak waras yang malah memilih memelintir informasi kalau PKI lebih nyata dan berbahaya. Padahal kenyataanya, PKI sudah tidak ada dan musnah dari bumi pertiwi. Kita tahu kalau semua ini hanyalah politik kotor yang sedang dimainkan oleh salah satu pihak demi kepentingan politiknya.

Mereka berkoar-koar soal PKI, tak sampai sekarang pun, tak ada tanda-tanda jelas keberadaan PKI di negara ini. Bahkan ada yang dengan seenak jidat mengatakan ada puluhan juta anggota PKI, ada belasan anggota PKI yang sudah dipersenjatai untuk merebut negara ini. Gila, tidak?

We need proof. Kita butuh bukti, yang hingga sekarang tidak ada. Kalau hanya koar-koar bagai kucing kelaparan, siapa pun bisa melakukannya.

Sesuatu yang sudah tidak ada, berusaha dihidupkan lagi oleh mereka dalam bentuk ilusi dan cerita konyol. Sesuatu yang jelas bahaya seperti HTI karena ingin mengubah ideologi Pancasila, malah terkesan diam saja. Dan begitu HTI dibubarkan, mereka teriak makin lantang. Semua ini kemudian dikait-kaitkan dengan agama sehingga pemerintah bisa dengan mudah dituduh anti agama, kriminalisasi ulama, tidak pro agama.

Semua itu hanyalah narasi basi yang logikanya tidak masuk akal. Semua itu hanyalah akal-akalan beberapa pihak yang sedang memainkan drama politik untuk menjatuhkan pihak lain.

Logikanya, kenapa ungkit sesuatu yang memang sudah tidak ada lagi? Lalu kenapa diam saja atau bahkan cenderung apatis ketika ada sesuatu yang jelas-jelas berbahaya sedang menggerogoti negara ini?

Intinya, pembubaran HTI ini adalah kabar menggembirakan. Penolakan kasasi ini bukti kalau organisasi ini tidak boleh ada tempat di negara ini. Jika diberi kenyamanan, kita tahu apa yang akan terjadi.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

MA SAHKAN PEMBUBARAN HTI, PPP: SAATNYA RANGKUL MANTAN HTI KE NKRI

Jakarta – Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy menyebut keputusan Mahkamah Agung (MA) tentang pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sudah tepat. Menurutnya, organisasi ini memang bertentangan dengan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saat ini PR (pekerjaan rumah) kita adalah berdialog dengan para mantan anggota HTI agar kembali bisa menerima Pancasila dan NKRI,” kata Rommy, dalam keterangannya, Senin (18/2/2019).

Rommy menyebut bahwa HTI sejak awal mengingkari nasionalisme. Organisasi ini menginginkan adanya khilafah yang menafikan nasionalisme dan negara. Menurut Rommy, nasionalisme sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW yang tercermin pada Piagam Madinah. Piagam ini menyatukan suku-suku di Madinah untuk berhimpun menjadi satu negara.

Rommy menambahkan bahwa bentuk suatu negara dan cara menentukan pemimpin tidak diatur oleh agama. Hal ini tercermin dari pemilihan empat khalifah pertama yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib yang semuanya dipilih dengan cara berbeda.

“Khalifah Abu Bakar dipilih dengan cara baiat, Umar dipilih langsung oleh Abu Bakar, sementara Ustman dipilih oleh ahlul halli wal Aqdi. Terakhir Ali dipilih dengan cara baiat,” kata Rommy.

Jadi, lanjut Rommy, memang tidak ada cara yang baku dalam memilih pemimpin dalam Islam. Namun tentang sosok pemimpin yang akan dipilih menurut Rommy Islam telah mengaturnya. Yaitu Islam memerintah untuk memilih pemimpin yang juga taat kepada Allah dan nabi-Nya.

“Saat ini saja negara-negara yang menyebut dirinya sebagai negara Islam mempunyai bentuk negara yang berbeda,” kata Rommy.

Ia mencontohkan Arab Saudi bentuk negaranya adalah kerajaan absolut di mana raja bisa menentukan putra mahkota dan tidak ada dewan legislatif. Ada juga Iran yang juga menyebut sebagai negara Islam bentuk negaranya adalah republik. Sementara negara Islam Malaysia berbentuk kerajaan, namun pemerintahan dipimpin oleh Perdana Menteri. Raja di Malaysia bisa berganti secara berkala.
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

BREAKING NEWS: POLDA SUMUT UNGKAP DODI SHAH DICEKAL IMIGRASI SAAT MAU PERGI KE MALAYSIA

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Ditektur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) Muda Idishah (Dody Shah) yang juga tersangka alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Langkat dicekal oleh pihak Polda Sumut melalui Imigrasi.

Pencekalan ini dilakukan pascamengetahui niat Dody Shah akan melakukan perjalanan ke luar negeri.

Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana membenarkan adanya pencekalan terhadap Dody Shah.

Ia menjelaskan, pencekalan itu dilakukan sesaat ketika Dody hendak berangkat ke Malaysia.

“Kita mendapatkan informasi kalau yang bersangkutan akan ke luar negeri. Sehingga kemudian dilakukan pencekalan,”katanya, Minggu (17/2/2019).

Dikatakan Rony, berdasarkan laporan yang ia terima, alasan Dody ke Malaysia untuk melakukan perobatan.

Begitupun, pihak kepolisian tidak mengizinkannya. Ini juga, sambung Rony, untuk mengantisipasi risiko yang mungkin bisa terjadi.

“Untung anggota tahu. Makanya langsung dicekal,”katanya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto juga membenarkan pencekalan Dody Shah.

Namun, sangat disayangkan, mantan Wakapolda Sumut ini tidak merinci secara detail mengenai kapan pencekalan terhadap Dody dilakukan.

“Kalau Dody sudah dilakukan pencekalan, kemarin,”ujar orang nomor satu di Polda Sumut ini, Minggu (17/2/2019).

Pencekalan tersebut, kata Agus dilakukan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut dengan sejumlah pertimbangan.

Agus menegaskan, pencekalan tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan dari penyidik.

“Itu kewenangan penyidik. Kalau saya nggak bisa ngatur (penyidik). Saya hanya bisa intervensi kalau mereka salah. Tapi kalau sudah benar, saya itu nggak punya kewenangan apa-apa,”terangnya.

Dodi Shah Buka Suara

Sempat bungkam selama 3 hari pasca penggeledahan di PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) dan rumahnya di Komplek Cemara Asri, Direktur PT ALAM Musa Idishah alias Dodi akhirnya buka suara.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Istana Koki Medan, Dodi yang telah berstatus tersangka dan harus wajib lapor menjelaskan satu persatu duduk permasalahan yang terjadi.

“Mungkin saya sedikit menjelaskan kepada kawan-kawan. Melihat rumor sekarang menjelaskan bahwa masalah hukum ini, murni masalah hukum. Tidak ada campuran politik, apalagi menyangkut Pilpres,” kata Dodi yang mengenakan kemeja batik berwarna biru, Sabtu (2/2/2019) malam.

“Jadi mungkin apa yang saya jawab ini bisa menjawab pertanyaan kawan-kawan yang lain, yang tidak hadir di ruangan ini,” tambahnya.

Ditanya mengenai video berdurasi 17 detik yang viral beredar, tentang adanya intervensi dari pihak kepolisian untuk memilih salah satu capres, Dodi mengaku tidak tahu-menahu soal itu.

“Kalau itu saya tidak tahu, videonya siapapun yang buat kita nggak tahu. Nggak mungkin saya bisa jawab, nanti kalau saya jawab salah lagi. Kalau itu saya kurang mengertilah, karena waktu itu saya masih di Polda,” ujar Dodi.

Dalam video ini, seorang wanita berteriak pada polisi yang berjaga dalam penggeledahan di rumah Dodi Shah. Si wanita ini menuding polisi bertindak karena mereka tidak mau memilih 01 Jokowi Maruf di Pilpres 2019.

Lanjut, ditanya soal ada dugaan tebang pilih dalam penanganan kasus yang sedang menderanya, sekali lagi Dodi mengatakan bahwa ini murni masalah hukum dan hanya tinggal melihat proses.

“Kita harus menghormati proses hukum ini berjalan, nanti hasilnya apa sama-sama nanti kami infokan sama kawan-kawan,” ucapnya.

Terkait senjata yang dimilikinya, Dodi menjelaskan bahwa ia Ketua Perbakin Sumut dan dirinya seorang petembak sasaran dan reaksi serta pemburu.

“Jadi terkait itu menurutnya bisa sedikit dijabarkan. Karena semua senjata yang dimiliki statusnya legal,” urai Dodi.

Soal Polda Sumut yang akan mengusut aset-aset mobil mewah dan disebut-sebutnya sebagai importir ilegal.

“Kalau mobil mewah saya rasa nggak ada,” ucapnya tersenyum.

“Saya penggemar mobil kuno, karena saya adalah Ketua Penggemar Mobil Kuno Indonesia,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dodi menegaskan hal itu tidak ada.

Karena dirinya adalah penggemar mobil kuno dan bukan penggemar mobil mewah.

Terkait penjemputan paksa yang dilakukan Polda Sumut disalah satu tempat, karena dirinya diduga mangkir saat dipanggil, Dodi menjelaskan bahwa mungkin saat itu ada miskomunikasi karena kesibukan dan lain hal hingga belum sempat datang untuk menghadiri panggilan sesuai tanggal yang ditentukan.

“Jadi mungkin ini ada miskomunikasi hingga Polda mungkin merasa harus melakukan hal itu,” katanya.

Ditanya lagi, apakah tindakan yang dilakukan Polda Sumut telah pas, Dodi mengatakan pas atau tidak tindakan itu, kita susah menjawabnya.

“Yang jelas proses hukum bagaimanapun harus kita hormati. Karena proses hukum harus ada langkah-langkah yang ditempuh,” terangnya.

Mengenai tuduhan alih fungsi hutan lindung, Dodi enggan menjawab pertanyaan itu dan lebih memilih menyerahkan hal itu kepada kuasa hukumnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Dody, Dr Abdul Hakim Siagian SH, M.Hum menyampaikan bahwa mereka menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kita meyakini proses hukum akan berjalan sebagaimana mestinya. Hingga saat sekarang kita mempercayai sepenuhnya bahwa proses itu tidak dicampuri apalagi ditekan dan dipengaruhi oleh berbagai aspek-aspek lain yang beragam rumor berkembang,” kata Abdul.

“Kita memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada penyidik dalam melakukan langkah penyidikan kasus ini. Kita berharap.”

“Status sekarang yang sudah ditetapkan oleh kepolisian yang menjadi kewenangan mereka boleh dihormati dengan prinsip praduga tak bersalah,” pungkas Abdul.

Kapolda Sumut sebelumnya menegaskan tak ada yang kebal hukum terkait penindakan PT ALAM yang diduga melakukan pelanggaran dengan alih fungsi lahan hutan jadi perkebunan sawit di Kabupaten Langkat.

“Saya tegaskan, di Sumut ini tidak ada yang kebal hukum. Jadi jangan pernah melanggar hukum yang ada,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto saat ditanya mengenai PT ALAM yang ditemukan banyak senjata api di kediaman Dodi Shah, Sabtu (2/2/2019).

Mantan Wakapolda Sumut ini menyatakan hukum harus ditegaskan dan ditegakkan.

“Siapapun yang melawan hukum, ada aturan hukumnya dan bukan hanya PT ALAM yang kita Lidik, sidik dan tangani,” ujarnya.

Agus menegaskan masalah perbuatan melawan hukum, dirinya, wakapolda dan seluruh jajaran Polda Sumut tidak bisa berbuat.

“Sebab semua warga negara Indonesia harus mematuhi hukum yang berlaku di Indonesia,”katanya.

“Saya mengimbau dan mengingatkan kepada warga masyarakat khususnya Sumatera Utara agar mematuhi hukum, jangan sewenang-wenang dan patuhilah aturan hukum,”jelasnya seraya menyatakan siapapun yang melanggar hukum harus ditindak.

Itu dikatakan orang nomor satu di Polda Sumut karena, kasihan masyarakat ketika mereka melanggar hukum tidak ada yang membela.

“Apalagi yang berbuat adalah oknum yang melanggar hukum demi kepentingan pribadinya,”katanya.

Mengenai oknum yang memfitnah Polri menurut persepsinya dengan memviralkan videonya di medsos, Kapolda Sumut menegaskan, oknum pelaku tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya demi hukum.

“Saya cukup punya pengalaman di perjalanan dinas selama 13 tahun di Sumut ini,”ujarnya.

Ia mengatakan Polda Sumut beserta jajarannya terus bekerja keras demi penegakan hukum di Provinsi Sumut ini.(akb/tribun-medan.com)
sumber: medan.tribunnews.
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PRABOWO KHIANATI RIZIEQ SHIHAB DAN ULAMA RADIKAL, SERTA MERAUPI MUKANYA DENGAN TOKAI?

Ahmad Maulana – Prabowo: Saya Tidak Pernah Meminta Dukungan Ulama.

Heran luar biasa atas hubungan aneh antara Prabowo dengan Rizieq Shihab.

Dan sepertinya keheranan tersebut bukan hanya milik penulis, melainkan juga milik rakyat negeri ini.

Hal tersebut terbukti setiap kali penulis mengulas tentang hubungan 2 sosok ini, entah mengapa selalu menuai pembaca yang amat berlimpah.

Besar dugaan, rakyat Indonesia begitu tertarik dengan simbiosis seperti apa yang terjadi dalam relationship antara keduanya.

Apakah murni berdasarkan tujuan mulia berbasis keagamaan seperti yang banyak dinarasikan, atau justru tak lebih sekedar mutualisme pada awalnya berdasarkan pertukaran kepentingan serta keuntungan yang dijanjikan, yang ketika dinamika terkini menjadi begitu melenceng maka hubungan itu kemudian berubah menjadi komensalisme atau bahkan parasitisme.

Tapi bisa pula ketertarikan tersebut lebih berdasarkan kepada tipikal penganut Islam seperti apa sesungguhnya yang mendukung Prabowo, hingga begitu gegabah membuat Prabowo menafikan potensi dukungan dari kalangan Islam paling tua yang ada di Indonesia seperti NU dan Muhammadiyah, yang bila diraba secara kisaran kasar saja kedua organisasi Islam paling membumi negeri ini tersebut bahkan memiliki potensi pemilih sejumlah lebih dari separuh dari jumlah pemilih di Indonesia.

Dilansir dari TEMPO, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengaku selama ini sering berkeliling mengunjungi para pemuka agama. Namun, dia menyebut tidak pernah meminta dukungan.

“Saya datang ke kiai, ustad, pastor, romo, uskup, pendeta,” kata Prabowo dalam pidato kebangsaan di Hotel Po Semarang, Jumat 15 Februari 2019. Kunjungan itu dilakukan untuk bertukar gagasan.

“Boleh ditanya, apakah saya pernah meminta dukungan kepada mereka,” katanya. Menurutnya, meminta dukungan kepada para tokoh agama merupakan perbuatan yang kurang etis.

“Ustad itu guru, masa guru malah diguruin,” kata dia. Menurutnya, seorang guru akan menyampaikan sesuatu hal yang baik kepada murid-muridnya.

Saat mengunjungi pemuka agama, Prabowo mengaku hanya memberikan buku-buku yang ditulisnya. Dalam buku-buku itu dia menuliskan gagasan, pendapat serta permasalahan-permasalahan di negara ini.

Dalam pidato kebangsaan itu, Prabowo juga membagikan buku kepada para tamu. Buku dengan dua judul itu tersedia di tiap-tiap kursi. Buku itu berjudul ‘Indonesia Menang’ dan ‘Paradoks Indonesia’.

Bila ditilik dari literatur artikel yang pernah dibuat oleh penulis, dan cukup menuai viral, sepertinya tindakan Prabowo berpaling muka dari Rizieq Shihab, FPI, HTI serta begitu banyak orang yang mengaku sebagai ulama dan mendukungnya sejak masa-masa awal pencapresan tersebut lebih berdasarkan hitungan politis, yang memang murni mengedepankan asas manfaat.

Bahasa yang paling vulgarnya menjadi seakan-akan, jika memang masih bermanfaat maka mari melangkah bersama. Namun bila kenyataannya memang hanya menyumbang manfaat amat minimalis serta berpotensi ‘merusak pangsa suara calon pemilih’ seperti misalnya yang terjadi pada ‘Bagus Bawana Putra dan yang lainnya’, maka silahkan go to hell.

Dari sisi hitungan politis, berkurangnya ‘kegunaan’ Rizieq Shihab bagi Prabowo mulai kentara sejak begitu banyak Habaib berbondong-bondong mendukung Jokowi, dengan alasan yang amat menelanjangi kebohongan sandiwara Ijtimak Ulama yang menjadikan Prabowo sebagai capres paling ideal pilihan ulama serta umat Islam.

Padahal, telah jelas secara kasat mata tak ada tanda, jejak maupun bau-bau Islam sedikitpun yang menonjol dari Prabowo, yang mampu menjadikan dirinya sesuai dengan kriteria palsu yang penuh akal-akalan agama berbalut syahwat politik tersebut.

“Masyarakat bisa membandingkan mana yang baik. Tiga karakter ini bisa menentukan dan bisa dicari karena mereka hidup di zaman kita. Jadi, kita tahu kualitas terbaik dari sisi akhlak, sisi ibadah, dan sisi ilmu. Karakter Bapak Jokowi lebih unggul dibanding yang lainnya,” kata Habib Sayid Ali.

https://seword.com/politik/sah-para-habib-berbondong-dukung-jokowi-alasannya-bikin-rizieq-shihab-tambah-terpencil-di-saudi-hp5cGnWmR

Hal tersebut lantas saja membuat doa umat menjadi terkabul.

Situasi berbalik, Prabowo yang awalnya ditopang serta membesar oleh dukungan ulama versi Rizieq Shihab akhirnya justru berbalik seakan digembosi oleh Rizieq Shihab itu sendiri.

Hal tersebut ditandai dengan makin masifnya ulama 212 yang hijrah memberi applause bagi Jokowi, walau memang dengan cara serta gaya yang masih terlihat malu-malu meong.

Namun setidaknya, hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa umat yang sesungguhnya memang menginginkan negeri ini dipimpin oleh Jokowi, Presiden yang bergandengan tangan dengan ulama-ulama baik yang terus berusaha meningkatkan harkat, martabat serta derajat masyarakat, dan bukannya dipimpin oleh capres yang didukung ulama-ulama palsu yang umumnya bermasalah, yang amat egois mencari selamat diri sendiri dan kelompoknya sambil mengejar jabatan dengan cara-cara nista menjual agama, dengan tugas utamanya mencaci serta memfitnah tanpa pernah peduli akan nasib serta keinginan umat.

https://seword.com/politik/doa-umat-terkabul-prabowo-akhirnya-digembosi-rizieq-shihab-ulama-212-hijrah-aplause-jokowi-0SKRPOFXh

Kenyataan tersebut kian diperparah dengan diusirnya kaki tangan paling utama yang dimiliki oleh Rizieq Shihab, yaitu FPI, dari PBB yang tadinya hendak dijadikan batu loncatan menuju jabatan bergengsi di pemerintahan.

Pengusiran tersebut selain menghapus kuku-kuku Rizieq Shihab yang ditancapkan ke berbagai partai Islam, sekaligus pula membuat partai Islam tersebut berbalik mendukung Jokowi, hingga kembali mengurangi jatah setoran suara untuk Prabowo.

https://seword.com/politik/rizieq-shihab-makin-ngenes-dibantah-habaib-dan-ulama-disengat-gerindra-kini-diusir-dari-pbb-LZEVYbcfq

Akibatnya dari semua itu, posisi Rizieq Shihab yang sebelumnya tak ubahnya timbunan emas langsung berbalik menjadi onggokan kotoran yang amat tak berharga di mata Prabowo beserta kubunya.

Selain dianggap semakin tak bermanfaat, Rizieq Shihab beserta rombongan ulama ala dirinya kemudian lebih tampak sebagai duri dalam daging bagi Prabowo beserta kubunya, hingga akhirnya terlontar pernyataan yang amat merendahkan harga diri Rizieq Shihab dan rombongannya.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra langsung bereaksi keras dengan menjelaskan ‘keadaan yang sebenarnya’ hingga ormas seperti Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendukung sikap politik Prabowo yang berasal dari keluarga Kristen.

“Yang sering ditanyakan kepada kami kepada saya kenapa keluarga saya atau Prabowo dan saya bekerja sama dengan FPI dan HTI? Saya mau jelaskan disini bukan kami meminta bantuan mereka, mereka menawarkan dukungan kepada kami,” ujar Hashim.

Ucapan Hashim tersebut senada dengan yang dikatakan Prabowo sendiri beberapa waktu yang lalu seperti dikutip dari tribun timur.

“Jadi ada upaya selalu mencari-cari kesalahan, suatu saat saya dibilang Islam garis keras, besoknya saya dibilang kurang Islam,” ujar Prabowo Subianto dalam Konferensi Nasional Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor.

https://seword.com/politik/makin-panas-prabowo-digembosi-rizieq-shihab-hashim-sebut-fpihti-ngemis-ke-prabowo-4mQ_i6QxP

Walau memang belum menjadi kesimpulan yang final, posisi Riqieq Shihab di mata ‘hitungan politis’ Prabowo semakin sampai kepada posisi yang ‘tak mampu lagi memberi manfaat lebih’, hingga walaupun belum benar-benar ‘dibuang’ seperti relawan sebelumnya, namun telah mulai ‘ditarik garis pembatas’ agar lebih berjarak serta terpisah dari kekuatan inti utama yang dimiliki.

Dan pernyataan paling mutakhir Prabowo sepertinya telah menjelaskan semuanya secara amat gamblang, bahwa dirinya adalah sosok yang amat praktis.

Prabowo merasa telah gagal merangkul kekuatan umat Islam yang sebenarnya melalui para ulama mereka, hingga terpaksa melakukan 2 hal terbaik demi menjaga harga dirinya.

Salah satunya adalah dengan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah meminta dukungan ulama. Dengan mengatakan hal itu, ketika ulama yang sebenarnya memang tidak pernah berminat untuk mendukungnya, Prabowo tetap terhindar dari rasa malu.

Salah duanya, yaitu dengan cara menggembosi ulama. Sebab bila ulama tak mendukungnya maka berarti ulama adalah musuh politik yang harus dibunuh karakternya agar umat berseberangan serta syukur-syukur mengalihkan dukungan kepada dirinya.

Maka tak heran bila para ajudan setianya macam Fadli Zon begitu sigap mencerca ulama. Karena suara umat dan santri bagaimanapun juga memang tak bisa disepelekan jumlahnya, yang bila sebagiannya saja berpaling dari seruan ulama agar mendukung Jokowi, telah cukup menambah pundi-pundi suara bagi Prabowo.

Sayangnya, kebijakan Prabowo menafikan serta menyerang ulama tersebut, justru malah terlihat secara generalisasi tak ubahnya mengkhianati Rizieq Shihab, FPI, HTI serta partai berbasis ulama radikal yang sejak awal militan mendukungnya, serta seakan meraupi wajah mereka semua dengan kotoran manusia karena terlihat sebagai manusia paling tak tahu malu yang terus saja tanpa mendukung Prabowo padahal yang didukung tak butuh mereka.

Dan pendukung yang terus mendukung secara membabi buta walau yang didukung merasa tak butuh dukungan mereka adalah seburuk sehina serta senista-nistanya golongan pendukung yang pernah ada.

#JokowiLagi

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

SHAMIMA BEGUM: KEPULANGAN REMAJA ISIS KE INGGRIS ‘DAPAT DICEGAH’

Seorang perempuan Inggris, Shamima Begum, yang melarikan diri ke Suriah saat masih pelajar untuk bergabung dengan kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) dapat dicegah kepulangannya ke Inggris, kata menteri dalam negeri Inggris.

“Pesan saya jelas,” kata Sajid Javid kepada koran The Times: “Jika Anda mendukung organisasi teroris di luar negeri saya tidak akan ragu mencegah kepulangan Anda.”

Dia menambahkan jika Shamima Begum, 19 tahun, memang pulang maka dia dapat dihukum.

Begum, yang sedang hamil, mengatakan kepada koran tersebut bahwa dia tidak menyesal tetapi dirinya ingin melahirkan di Inggris.

“Kita harus ingat bahwa pihak-pihak yang meninggalkan Inggris untuk bergabung dengan Daesh (ISIS( adalah sangat membenci negara kita,” kata Javid.

“Jika Anda berhasil kembali, Anda harus siap ditanyai, diselidiki dan kemungkinan dihukum.” Itulah peringatan menteri dalam negeri Inggris.

Timbulkan ‘ancaman serius’

Javid menambahkan terdapat sejumlah langkah yang tersedia untuk “menghentikan orang-orang yang kemungkinan merupakan ancaman serius untuk kembali ke Inggris, termasuk mencabut kewarganegaraan Inggris atau melarang mereka memasuki negara.”

Pihak-pihak berwenang di London juga dapat mengawasi kemungkinan kembalinya Begum lewat Perintah Pengeluaran Sementara.

Aturan hukum kontroversial ini melarang warga negara Inggris untuk pulang kecuali mereka sepakat untuk diselidiki, diawasi dan jika perlu, dideradikalisasi.

Meskipun demikian Lord Carlile, mantan pengkaji independen hukum terorisme mengatakan, Begum kemungkinan harus diterima kembali ke Inggris jika dia tidak menjadi warga negara di negara lain.

Berdasarkan hukum internasional, tidak mungkin membuat seseorang tidak berkewarganegaraan.

Apakah Shamima Begum diizinkan kembali ke Inggris?

Analisis wartawan BBC, Dominic Casciani

Shamima Begum di mata hukum adalah seorang anak-anak saat menyatakan dukungan kepada ISIS.

Dan jika dia masih di bawah 18 tahun, pemerintah berkewajiban untuk mengambilnya dan memikirkan “kepentingan terbaik” anaknya yang belum lahir untuk memutuskan langkah terbaik selanjutnya.

Tetapi dia sekarang adalah orang dewasa yang tidak menyesal – yang berarti dia harus bertanggung jawab atas keputusannya, bahkan meskipun jika perjalanannya ke Suriah karena pengaruh orang lain dan diwarnai pelecehan.

Pengantin jihad Inggris lainnya, Tareena Shakil, yang keluar dari wilayah perang dengan anaknya, berbohong kepada pihak keamanan saat kembali dan dipenjara karena menjadi anggota kelompok teroris.

Jika Begum keluar dari negara ini, itulah jenis tuntutan yang akan dihadapinya – di samping mendorong dan mendukung terorisme.

Tetapi ini masih jauh. Jika dia berhasil mencapai bandara, Inggris dapat melarangnya sementara untuk kembali sampai dia setuju diselidiki, diawasi dan dideradikalisasi.

Dinas layanan sosial tentu saja akan terlibat untuk mempertimbangkan apakah bayinya nanti harus dipisahkan untuk melindunginya dari radikalisasi.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan koran the Times, Shamima Begum, yang kini berusia 19 tahun, menceritakan ia melihat “kepala yang dipenggal” di dalam tempat sampah. Dia mengaku “tidak merasa terganggu”.

Berbicara dari sebuah kamp pengungsi di Suriah, dia mengatakan dirinya saat ini sedang hamil sembilan bulan dan ingin kembali ke Inggris demi bayinya.

Dia mengaku sudah memiliki dua anak sebelumnya tetapi semuanya meninggal dunia.

ISIS telah kehilangan kendali atas sebagian besar wilayah yang dikuasainya, termasuk pertahanan terakhir mereka yaitu Mosul di Irak dan Raqqa di Suriah.

Namun, pertempuran terus berlanjut di kawasan timur laut Suriah, tempat Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin kelompok Kurdi menangkap puluhan anggota kelompok militan dari negara-negara di luar Irak dan Suriah dalam beberapa pekan terakhir.
sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

SEPI PESANAN, PESAWAT AIRBUS A380 HENTIKAN PRODUKSI

INGGRIS – Pembuat pesawat Eropa, Airbus, menghentikan produksi superjumbo A380 yang bermasalah, setelah 12 tahun.

Airbus menyatakan pengiriman terakhir pesawat penumpang terbesar dunia, yang memakan biaya pengembangan sekitar US$25 miliar atau Rp352 triliun, akan dilakukan pada tahun 2021.

Keputusan itu diambil setelah Emirates, pelanggan terbesar A380, memotong jumlah pesanannya.

A380 menghadapi persaingan ketat dari pesawat yang lebih kecil dan efisien, dan tidak pernah untung.

Apa alasannya?

Masa depan A380 tak menentu setelah pesanan menurun.

Tetapi lewat pernyataan pada hari Kamis (14/02), Airbus menyatakan keputusan “menyakitkan” untuk mengakhiri produksi diambil setelah Emirates mengurangi pesanan terakhirnya.

Maskapai yang berpusat di Dubai tersebut memotong armada A380 keseluruhannya dari 162 menjadi 123.

Emirates menyatakan akan menerima pengiriman 14 pesawat A380 dalam dua tahun ke depan, tetapi mereka juga memesan 70 Airbus yang lebih kecil, model A330 dan A350.

“Emirates menjadi pendukung kuat A380 sejak pesawat ini dibuat,” kata pimpinan maskapai Sheikh Ahmed bin Saeed al-Maktoum.

“Meskipun kami kecewa harus membatalkan pesanan dan sedih bahwa program tidak bisa dilanjutkan, kami menerima ini sebagai kenyataaan,” tambahnya.

Mengapa gagal?

Lemahnya pesanan berarti perusahaan tidak mungkin mempertahankan produksi, kata pimpinan Airbus, Tom Enders, yang dijadwalkan mundur pada bulan April.

“Tidak ada alasan kuat untuk mempertahankan produksi, meskipun kami telah berusaha menjual ke maskapai lainnya dalam beberapa tahun terakhir,” katanya,

Airbus menanggung biaya penutupan 463 juta euro atau Rp7,3 triliun, tetapi memperkirakan pembayaran pinjaman pemerintah dapat diabaikan untuk membantu mengatasi masalah.

Raksasa penerbangan ini menyatakan pengaruh keuangan keputusan ini “sangat tergantung” pada kinerja perusahaaan tahun 2018, yang menunjukkan keuntungan bersih 2018 sebesar tiga miliar euro atau Rp47 triliun, naik 30% dibandingkan tahun lalu.

Airbus mengatakan akan mengirimkan 880-890 pesawat komersial baru tahun ini.

Pengaruhnya terhadap lapangan kerja?

Airbus menyatakan akan memulai perundingan dengan para partner terkait dengan “3.000 sampai 3.500 posisi yang kemungkinan berpengaruh dalam tiga tahun ke depan”.

BBC memperkirakan sekitar 200 pos di Inggris yang dapat terancam keputusan ini.

Airbus memastikan harapannya untuk menempatkan kembali jumlah “berarti” staf yang terkena dampaknya ke proyek-proyek lainnya.
Airbus sudah memotong jumlah pegawai saat pesanan A380 berkurang dan masa depan pekerjaan di perusahaan sekarang sangat bergantung pada keberhasilan generasi baru pesawat,

Unite, serikat terbesar yang mewakili pekerja penerbangan di Inggris dan Irlandia mengatakan “sangat kecewa” dan menambahkan akan berusaha mendapatkan “jaminan segera” dari Airbus bahwa tidak akan ada PHK karena keputusan ini.

“Kami meyakini dengan pesanan penuh pesawat satu lorong seperti A320, maka anggota kami yang terkena pengaruhnya akan ditempatkan di pekerjaan lain di Airbus,” kata Rhys McCarthy, petugas nasional penerbangan Unite.

Mengapa permintaan menurun?

Jet besar yang melakukan penerbangan komersial pertamanya pada tahun 2007 dengan Singapore Airlines itu digemari penumpang tetapi rumit dan mahal pembuatannya, sebagian karena tempat pembuatan yang tersebar di beberapa tempat.

Tetapi pada akhirnya permintaan akan A380 berkurang karena industri berpindah dari pesawat besar ke jet yang lebih kecil dengan badan lebih lebar.

Ketika Airbus membuat A380, Boeing juga mempertimbangkan rencana pembuatan superjumbo. Tetapi perusahaan Amerika tersebut memutuskan untuk menghentikan ide itu dan membuat pesawat yang lebih kecil, efisien dan lebih sukses, 787 Dreamliner.

“Kecenderungan yang jelas terjadi di pasar adalah mengoperasikan pesawat jarak jauh dengan dua mesin seperti Boeing 787 dan 777, serta Airbus A330 dan A350,” kata Greg Waldron, editor pelaksana Asia, Flight Global.

Airbus sudah menerapkan langkah agar produksi A380 yang baru lebih efisien, tetapi mereka memerlukan jumlah pesanan peluncuran yang cukup agar penanaman modal dalam jumlah besar mungkin dilakukan.

Meskipun situs internet Airbus menggambarkan Airbus sebagai pesawat “masa depan perjalanan jarak jauh”, pesawat terakhir akan dikirimkan pada tahun 2021. (BBC)
sumber: poskotanews
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

BUKTI PALING NYATA BETAPA RAKYAT AMAT MENCINTAI JOKOWI, NETIZEN LANGSUNG RIUH #UNINSTALLBUKALAPAK

Ahmad Maulana – Dilansir dari detikInet, terjadi keriuhan di lini masa media sosial dengan tagar #uninstallbukalapak, yang merujuk pada e-commerce Bukalapak. Ada apa gerangan?

Usut punya usut, hal itu rupanya menjadi reaksi sejumlah netizen yang kecewa dan kurang berkenan dengan sebuah cuitan dari pendiri dan CEO Bukalapak Achmad Zaky di Twitter.

Dalam cuitannya itu, Achmad Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika budget research and development (R&D) Indonesia masih jauh dibanding negara-negara lain. Dalam data yang dia sodorkan, Indonesia jauh tertinggal dari Singapura dan Malaysia.

“Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” tulis Zaky di cuitannya. Cuitan tersebut kini telah dihapus.

Cuitan itulah yang kemudian dipersoalkan netizen, karena tidak berkenan serta menganggap pernyataan Zaky bernuansa politis, hingga akhirnya ramai-ramai mengampanyekan #uninstallbukalapak. uninstallbukalapak yang kemudian menjadi trending topic. twitter di Indonesia.

Selain mengomentari pernyataan Achmad Zaky seraya mengusung tagar #uninstallbukalapak tersebut, ada pula netizen yang menyertakan tangkapan layar benar-benar sedang melakukan uninstall terhadap aplikasi Bukalapak di perangkatnya.

Zaky sendiri menyadari cuitannya tersebut mengundang kontroversi. Ia pun sudah memberi klarifikasi lewat rangkaian cuitan di Twitter. Ia meminta maaf jika ada pihak-pihak yang salah mempersepsikan cuitan sebelumnya.

Dia tidak menyangka cuitannya jadi viral.

“Bangun2 viral tweet saya gara2 “presiden baru” maksudnya siapapun, bisa Pak Jokowi juga. Jangan diplintir ya 🙂 lets fight for innovation budget,” tulisnya.

Zaky menjelaskan tujuan dari cuitannya yang dipersoalkan itu adalah menyampaikan fakta. Menurutnya, dalam 20-50 tahun ke depan, Indonesia perlu investasi dalam riset dan SDM kelas tinggi agar tidak kalah dibanding negara-negara lain.

“Kebijakan serta dukungan Pemerintah Indonesia selama ini sangat menyemangati kami. Semoga ke depannya industri teknologi atau industri berbasis pengetahuan semakin maju,” tulisnya.

Zaky kemudian minta maaf kepada pendukung Jokowi. Dia mengatakan Jokowi dia kenal sebagai sosok yang baik, bahkan sudah dianggap sebagai ayah sendiri.

“Saya apresiasi sekali concern masyarakat twitter soal isu R&D ini. Tanda kalau kita ga kalah pinter. R&D adalah single pembeda negara maju dan miskin. Kalau ga kuat di R&D, kita akan perang harga terus. Negara maju masuk di perang inovasi. Negara miskin masuk di perang harga,” sambungnya.

Menanggapi hal itu, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf turut menyayangkan cuitan Zaky yang intinya menyinggung budget research & development di Indonesia ini.

“Sangat disayangkan jika kemudian Achmad Zaky men-tweet yang terkesan ‘melupakan’ upaya Pak Jokowi yang banyak memberikan perhatian terhadap industri digital Bukalapak ini,” ujar jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan, kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Ace menjelaskan komitmen Presiden Jokowi selama ini soal pengembangan ekonomi digital sebagai wujud implementasi revolusi industri 4.0. Bukalapak, kata Ace, didukung penuh Jokowi untuk berkembang pesat dalam industri ekonomi digital.

“Presiden Jokowi memiliki perhatian yang serius terhadap pengembangan ekonomi digital sebagai implementasi dari industri 4.0. Achmad Zaky dengan Bukalapaknya merupakan salah satu yang selalu didorong untuk berkembang pesat. Hasilnya, tentu bisa kita lihat saat ini, Bukalapak adalah salah satu usaha anak muda yang berbasis industri 4.0,” terang politikus Golkar itu.

Dalam kasus cuitan twitter Achmad Zaky, penulis tak ingin mengaitkan kabar-kabar yang beredar bahwa Bos Bukalapak tersebut adalah pendukung 212 serta merupakan salah satu penyandang dananya ataupun salah satu kader PKS. Biarlah kebenaran dari kabar tersebut menjadi urusan Achmad Zaky itu sendiri.

Yang ingin disorot oleh penulis lebih kepada sisi bisnis yang kini tengah ditekuni oleh Achmad Zaky.

Bila dilihat dari tanggapan yang diberikan TKN, sepertinya Achmad Zaky memang memiliki tipikal mental yang gemar membalas susu dengan tuba.

Padahal, seperti telah diketahui bersama, bisnis online negeri ini amat lambat perkembangannya, dan baru di era Jokowilah mulai mengalami pertumbuhan yang amat signifikan.

Namun bila dilihat dari karakter yang dimiliki Achmad Zaky, sepertinya Bos muda pemilik Bukalapak ini memang belum benar-benar siap untuk menjadi seorang pebisnis yang sebenarnya, karena tak memahami konsep nilai dan baru sampai tahap menakar segalanya hanya dari sisi nominal semata.

Apakah hal ini merupakan penyakit umum dari manusia Indonesia, yang ketika baru enak sedikit langsung melupakan otak, akhlak serta terutama sekali: Moral?

Padahal, salah satu prasyarat utama dari seorang pebisnis tentu saja wajib mengedepankan netralitas, hingga dapat diterima oleh semua kalangan sebagai pihak yang berpotensi sebagai pasar bisnis yang tengah dijalaninya.

Atau, bisa juga, sebagai darah muda, Achmad Zaky yang merasa ‘telah berada di atas angin’ kemudian timbul sifat jumawanya, lalu berkeinginan untuk menguji sejauh mana serta sebesar apa pengaruh Jokowi, baik secara pribadi maupun juga secara kebijakan, yang amat berpihak terhadap tumbuh kembangnya bisnis online yang tengah dijalaninya tersebut.

Padahal, dipandang dari sudut manapun kejumawaan yang ditunjukan oleh Achmad Zaky benar-benar amat tak bermanfaat.

Bila pasca kejadian ini bisnisnya selamat, otomatis kecongkakannya kian meluap dengan perasaan bahwa semua yang berhasil dicapainya adalah murni karena usaha dirinya sendiri, hingga menjadikannya ‘telah tiba dikurva teratas yang paling puncak’.

Dan mengutip logika ekonomi yang banyak terdapat dalam buku karya Rhenald Khasali, setelah mencapai kurva paling puncak maka silahkan bersiap untuk menukik tajam karena memang kurva bisnis secara umum memang seperti itu. Kecuali bila kurva tersebut direkayasa secara ‘mental’ untuk selalu menjadikannya terus ‘remaja’, dengan salah satu syarat terpentingnya adalah meniadakan kesombongan akan pencapaian yang telah diraih saat itu.

Jila setelah kasus ini kemudian #uninstallbukalapak terus berlanjut bahkan bisa jadi pula berpengaruh terhadap investor serta partner bisnis yang dimilikinya, maka Achmad Zaky hanya memiliki 2 pilihan yang tersisa.

Pertama, bisnis Bukalapak miliknya kembali mengalami kebangkrutan seperti bisnis perdananya sebagai penjual mie ayam di depan kampus ITB.

Kedua, Achmad Zaky barangkali pula butuh mengemis bantuan kepada ‘presiden baru’ yang dimaksud dalam cuitannya tersebut untuk membantu menyelamatkan usahanya dari kebangkrutan.

Itupun dengan catatan jika bila seandainya ‘presiden baru’ tersebut benar-benar bisa menjadi ‘presiden terpilih’.

Padahal, peluang untuk itu amatlah kecil mengingat betapa rakyat Indonesia amat menolak presiden yang berkampanye melalui cara-cara tak elok seperti terus-menerus menebar hoaks, fitnah, pesimistis serta cara-cara buruk lainnya.

Yang jelas, hikmah dari kejadian ini adalah, jika memang ingin berbisnis maka berbisnislah dengan cara yang baik serta mengedepankan moral serta hati, dan bukannya berbisnis dengan menggunakan syahwat ingin dekat dengan kekuasaan sebagai tempat bersandar seperti yang lazim terjadi di era pemerintahan Orba. Apalagi bila ‘kekuasaan’ yang ingin didekati tersebut tak berpotensi untuk berkuasa.
sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

AGNI BICARA: DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL, UGM DAN PERJUANGAN 18 BULAN MENCARI KEADILAN

Kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada Agni (bukan nama sebenarnya) lebih dari 18 bulan lalu dinyatakan selesai oleh Universitas Gajah Mada dengan ‘kesepakatan damai’, tapi Agni belum habis tenaga mencari keadilan. “Aku nggak nyerah, aku nggak padam,” katanya.

Agni, mahasiswi yang mengalami dugaan pelecehan seksual ketika menjalani kuliah kerja nyata, untuk pertama kalinya memberikan tanggapan terkait ‘kesepakatan damai’ UGM untuk menyelesaikan kasusnya.

Setelah proses panjang, Senin (4/2) lalu, Rektorat UGM mempertemukan Agni dengan terduga pelaku berinisial HS untuk menandatangani kesepakatan penyelesaian melalui jalur non-litigasi atau secara internal UGM.

Dalam pertemuan itu HS mengakui tindakannya adalah sebuah kesalahan dan memohon maaf kepada Agni atas peristiwa yang terjadi Juni 2017 lalu.

“Para pihak dengan kesungguhan hati, ikhlas, lapang dada dan bersepakat memilih penyelesaian secara non-litigasi atau internal UGM. […] Dengan begitu, kami menyatakan perkara ini sudah selesai,” klaim Rektor UGM Panut Mulyono.

Tapi bagi Agni dan pihak-pihak yang mendampinginya, kasus ini masih menyisakan berbagai ganjalan. Agni dalam pernyataan yang diterima oleh Jakarta Post, mengaku merasa kalah karena UGM tidak tegas menyatakan kasusnya adalah kekerasan seksual.

Tuntutan awal agar HS di-drop out dari kampus juga tidak terpenuhi.

Dia mengatakan ‘menandatangani kesepakatan’ adalah sebuah “pilihan yang minim risiko” karena ada kekhawatiran bahwa dirinya dan pers kampus Balairung (yang menerbitkan laporan mendalam terkait kasus ini) “bisa dikriminalisasi”.

“Jadi tidak apa-apa aku tanda tangan form kesepakatan menyatakan perkara ini selesai, tidak apa-apa UGM tidak mengeluarkan sanksi DO dan tidak menyatakan tegas kalau yang terjadi kekerasan seksual. Pasti akan tetap ada evaluasi, entah dari publik atau siapapun itu,” katanya.

Agni mengatakan dia tetap akan berjuang untuk tujuan-tujuan yang lebih besar.

“Untuk tujuan yang lebih besar masih bisa diperjuangkan, dan aku semangat, aku nggak nyerah, aku nggak padam. Ini kan memang perjuangan jangka panjang, paling enggak dari berita [Balairung] sudah mendorong untuk ada perbaikan kebijakan, lebih banyak yang aware, lebih banyak yang tertonjok dan terguncang.”

“Kami belajar dari peristiwa ini”

Dalam kesepakatan yang diteken awal pekan ini, UGM merekomendasikan berbagai jalan rekonsiliasi, di antaranya adalah kewajiban HS mengikuti mandatory counselling dengan psikolog klinis yang ditunjuk UGM sampai dinyatakan selesai oleh psikolog yang menanganinya.

Agni juga wajib mengikuti trauma counselling yang ditunjuk UGM atau yang dipilihnya sendiri sampai dinyatakan selesai oleh psikolog yang menanganinya.

UGM juga akan memfasilitasi dan menanggung sepenuhnya dana konseling Agni dan HS, serta memberikan dukungan dana yang dibutuhkan untuk penyelesaian studi kepada Agni.

Agar kasus serupa tidak terjadi, Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan mereka akan membentuk crisis center serta tim khusus untuk membuat SOP serta prosedur pembekalan kepada mahasiswanya.

“Kami belajar dari peristiwa ini,” katanya.

Pelecehan seksual atau bukan?

Bukan hanya Agni yang kecewa terkait ketidaktegasan UGM dalam menyikapi kasus ini. Kuasa hukum HS, Tommy Susanto, kepada wartawan juga dengan tegas mengatakan penyelesaian kasus “harus berujung kejernihan, apakah dugaan itu terbukti atau tidak.”

Dia mengatakan HS tidak didampingi kuasa hukum ketika kesepakatan ditandatangani, padahal pihaknya ingin dugaan pelecehan seksual itu dibuktikan.

“Kawan-kawan harus tahu bahwa klien saya sudah didzolimi sedemian rupa, fotonya sudah digambar-gambar alat kelamin sebagainya, dibuat meme-meme. Kalau memang benar, ya sudah hukum, tapi kalau salah? Ini sudah zalim bagi kami.”

Dalam pernyataan pada wartawan, pihak UGM memang selalu berkelit ketika ditanya kesimpulan mereka terhadap kasus Agni, lapor wartawan lokal Yaya Ulya untuk BBC News Indonesia. Mereka secara resmi juga enggan mengumumkan rincian temuan Tim Investigasi yang dibentuk 20 April 2018 dan Komite Etik yang dibentuk tujuh bulan kemudian.

Paripurna Poerwoko Sugarda Wakil Rektor bidang Kerja Sama dan Alumni UGM hanya menjelaskan bahwa hasil temuan dua komite ini sudah dikomunikasikan dengan pihak kuasa hukum Agni secara lisan dan digunakan sebagai masukan bagi pihak UGM menempuh jalan ‘damai’.

Namun berdasarkan keterangan pihak Agni dan sejumlah anggota komite etik, dua tim bentukan UGM ini ternyata punya dua pandangan berbeda.

Tim Investigasi yang selesai tugasnya pada Juli lalu mengkategorikan kejadian sebagai pelecehan seksual. Sementara Komite Etik yang rampung tugasnya 31 Desember kemarin mengkategorikan itu sebagai ‘perbuatan asusila’.

Hasil Komite Etik inilah memberi ganjalan dan terasa menyakitkan bagi pihak korban.

“Kesimpulan tindak asusila sangat melukai rasa keadilan Agni, karena di awal pertemuan Agni dengan Komite Etik, Agni dijanjikan penyelesaian yang berperspektif dan berkeadilan gender. Kondisi ini hanya mempertegas adanya budaya victim blaming,” kata Suharti, direktur Rifka Annisa — lembaga yang konseling yang mendampingi Agni.

Stigma terhadap korban “masih kuat”

Komite Etik pada awalnya diharapkan bisa menindaklanjuti hasil tim investigasi — yang jelas menyatakan pelecehan seksual terjadi, bukan malah memberi pandangan berbeda soal kasus tersebut.

Perdebatan di dalam komite yang beranggotakan tujuh orang itu sempat memanas. Empat orang menyatakan terjadi perbuatan asusila namun menolak mengategorikannya sebagai pelanggaran sedang atau berat.

Tiga lain menyatakan bahwa kasus Agni merupakan pelecehan seksual dan pelanggaran berat.

Ketua Komite Etik UGM, Sri Wiyanti Eddyono adalah salah satu yang memberi dissenting opinion (perbedaan pendapat) dalam kasus ini.

Dokumen yang diberikan kepada BBC News Indonesia mengungkap bahwa pendapat Sri Wiyanti sejalan dengan kesimpulan Tim Investigasi yang menyimpulkan bahwa kasus ini adalah pelecehan seksual yang merupakan pelanggaran berat — bukan hanya tindakan asusila.

Menurutnya, kasus Agni harus dipandang dengan mempertimbangkan adanya stereotip gender dan budaya partiarki di masyarakat.

Dia spesifik mengutip kesaksian korban dan terduga pelaku yang kontras, dan bagaimana pernyataan terduga pelaku yang dianggap lebih ‘mendominasi realitas’ dibanding penyintas:

Menurut (terduga) Pelaku, Penyintas tidak menunjukkan tanda-tanda menolak hal ini dan menganggap Penyintas meresponnya. Karena anggapan itu (terduga) Pelaku melanjukan perbuatannya sebagaimana yang dituliskan oleh (terduga) Pelaku: “Waktu itu saya berpikir dia bangun bangun dan sadar/tahu apa yang terjadi, namun tidak ada penolakan sama sekali”.

Sementara dari Penyintas menyebutkan: “Saya ketakutandan merasa tahu apa yang terjadi selanjutnya, tetapi badan saya kaku dan tidak bergerak….saya ingin melepaskan diri tapi merasa tidak ada daya. Saya bingung harus bagaimana sebab kalau teriak… Saya takut apabila berteriak, justru dampaknya lebih buruk.”

Sri Wiyanti lantas menjabarkan bahwa kata-kata yang dipakai sendiri oleh (terduga) pelaku adalah ‘saya berfikir’ menunjukkan bahwa dia melakukan perbuatan itu karena berasumsi bahwa diamnya pihak penyintas adalah sebuah tanda setuju. “(Terduga) pelaku tidak berfikir bahwa (penyintas) diam karena takut,” tulisnya.

“Dampak dari budaya ini persepsi laki-laki yang mendominasi realitas dan masyarakat memberikan privilege kepada laki-laki untuk mengira bahwa persepsinya adalah kenyataan.

“Dalam budaya patriarki yang demikan kuat, jika kekerasan seksual terjadi, maka serta merta laki-lakilah dianggap sumber informasi yang paling dipercaya,” tulis Sri Wiyanti dalam dokumen tertanggal 31 Desember 2018 lalu.

“Saya out, tidak mau tanda tangan.”

Perbedaan pendapat dalam Komite Etik juga membuat satu anggotanya, Amalinda Savirani, keluar. Dia menilai arah pembahasan komite sudah tidak sejalan tujuan keterlibatannya.

“Saya out, tidak mau tandatangan,” ujar Amalinda sebagai perwakilan dari Fisipol yang mendapat mandat untuk mengawal kasus Agni. Dalam struktur keanggotaan Komite Etik, memang disebut bahwa perlu ada perwakilan dari mahasiswa yang mengalami masalah, dan Agni sendiri adalah mahasiswi Fisipol.

“Jadi posisi Fisipol jelas sejak awal, Fisipol pula yang pertama kali mengirim surat ke rektor bertanya soal kasus ini, Fisipol yang pro aktif mengawal dan mendesak agar Rektorat membentuk Tim Investigasi dan mengawal penyelesaian secepat mungkin,” katanya.

Namun suasana dirasa tidak kondusif lagi baginya untuk memperjuangkan amanah Fisipol. “Ya ngapain saya harus di situ dan menandatangani kesepakatan yang bukan menjadi amanah saya,” imbuh Amalinda.

Susana tidak kondusif yang dimaksud Amalinda adalah keengganan Komite Etik untuk menentukan jenis pelanggaran apa yang terjadi dalam kasus ini — dengan dalih mereka ingin menyerahkan hal itu pada pihak kepolisian.

“Padahal Komite Etik (bertujuan untuk) itu penyelesaian internal, tapi malah dicampur,” katanya.

Poin-poin kesepakatan “perlu dikawal”

Ke depan, kuasa hukum HS, Tommy Susanto, tetap meminta polisi terus memproses kasus dengan gelar perkara walau sudah ada kesepakatan penyelesaian perkara laporan polisi antar dua pihak.

Sementara itu anggota Tim Kuasa Hukum Agni, Sukiratnasari, menyatakan perjuangan mereka belum selesai. Perlu dukungan semua pihak untuk mengawal kesepakatan antara Agni, Rektorat dan HS bisa terlaksana, katanya.

Menurut Sukiratnasasi penting untuk memastikan bahwa HS betul-betul mengikuti mandatory counselling dengan psikologi klinis sampai dinyatakan selesai oleh psikolog yang menanganinya. Dan Agni mengikuti trauma counselling.

Mereka juga ingin memastikan dukungan dana dari UGM kepada Agni untuk penyelesaian studi betul-betul dilakukan, serta tidak adanya kriminalisasi kepada Pers Mahasiswa Balairung dan Agni.

Sukiratnasari pun berharap penyusunan mekanisme penanganan kasus kekerasan seksual tetap terus dikawal — sehingga definisi, tahapan penanganan, sanksi pelaku, penanganan dan pemulihan hak-hak penyintas lebih jelas dalam pedoman UGM.

“Perjuangan Agni belum selesai. Mari kita lanjutkan untuk perbaikan sistem penanganan kekerasan seksual di dunia pendidikan,” katanya.

Naskah: wartawan lokal Yaya Ulya untuk BBC Indonesia, Christine Franciska. Ilustrasi dan elemen interaktif: Davies Surya dan Leben Asa.

Laporan ini adalah bagian dari seri laporan mendalam #NamaBaikKampus. Ini adalah proyek kolaborasi antara Tirto.id, BBC News Indonesia, Jakarta Post dan VICE Indonesia terkait berbagai dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di perguruan tinggi di Indonesia.
sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment