BPN JELASKAN ALUR PENGHITUNGAN SUARA YANG DIKLAIM PRABOWO MENANG 62%

Jakarta – Capres Prabowo Subianto mengklaim sudah menang 62% berdasarkan real count internalnya. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menjabarkan alur penghitungan suara tersebut.

“Partai Gerindra punya saksi pilpres, punya pileg di seluruh Indonesia. Termasuk seluruh saksi dari partai koalisi pendukung Pak Prabowo. Dari saksi itu, C1 itu dikirimkan ke kami oleh saksi itu. Itu masuk ke DPP masing-masing dan BPN Prabowo-Sandi disinkronisasi, direkap, dibikin tabulasinya. Akhirnya kita lihat sudah sampai 60 persen. Lalu diumumkan oleh Pak Prabowo,” kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jumat (19/4/2019).

Sementara itu, PDI Perjuangan (PDIP) juga sudah merilis hasil hitung suara di TPS dengan tim internal. Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BPSN) PDIP Arif Wibowo memaparkan hasil hitung TPS tersebut merupakan data terakhir yang dihitung hingga Jumat (19/4) pukul 14.10 WIB.

Data itu diambil dari total 58.656 TPS dengan jumlah suara masuk mencapai 10.691.760. Untuk diketahui, jumlah TPS pada pemilu serentak kali ini sebanyak 813.350 TPS.

Hasilnya, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. “Kita berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pemilihan dan Rekapitulasi, yang prinsipnya adalah di dalam proses elektoral kita untuk menghitung hasil pemilu per TPS yang tersebar dalam 810.346 TPS yang ada di Indonesia itu basis kepada lembar C1,” ujar Arif Wibowo dalam jumpa pers di kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Lembar C1 itu, jelas Arif, menjadi dasar penghitungan rekapitulasi suara yang dilakukan tim internal PDIP. Penghitungan suara ini masih berlangsung hingga 22 Mei 2019.

“C1 itulah yang menjadi dasar dalam penghitungan suara di setiap jenjang rekap penghitungan surat suara sampai dengan nanti akan berakhir pada tanggal 22 Mei nanti,” ucapnya.
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

SYUKURAN SETELAH 3 KLAIM KEMENANGAN PRABOWO

Jakarta – Capres Prabowo Subianto disambut meriah pendukungnya yang menunggu di depan kediamannya di Kertanegara. Mereka menggelar syukuran sebagai penanda klaim kemenangan dalam Pilpres 2019.

Prabowo yang mengenakan baju cokelat, kacamata, dan peci hitam disambut pendukungnya, Jumat (19/4/2019). Cawapres Sandiaga Uno tak hadir karena masih sakit.

Di panggung syukuran ada Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketum PA 212 Slamet Maarif, Ketum FPI Sobri Lubis, Idrus Sambo, Waketum Gerindra Fadli Zon, dan Ketua DPD Jakarta M Taufik. Prabowo meminta para pendukung mengutamakan perdamaian.

“Saya minta pendukung Prabowo-Sandi yang cinta Tanah Air, cinta UUD, dan warga negara yang utamakan perdamaian kedamaian. Jangan kita terprovokasi, mereka ingin menggambarkan mereka yang aneh-aneh. Kita tidak ada niat aneh, kita ingin tegakkan keadilan dan kebenaran kita ingin kejujuran,” kata Prabowo dalam syukuran klaim kemenangan.

Prabowo meminta para pendukung menjaga C1 plano yang ada di kotak suara yang disimpan di kecamatan. Dia menyebut ada upaya menghilangkan kotak suara.

Prabowo menyatakan akan melayangkan protes terhadap penyimpangan. Dia menjamin tetap sesuai dengan konstitusi.

“Manakala ada penyimpangan keadilan, kejujuran, keadilan, dan manakala ada upaya terang-terang, untuk merobek-robek hak rakyat, kami tidak akan terima. Tapi kami selalu akan melakukan hal sesuai konstitusi,” katanya.

Prabowo sebelumnya mengklaim kemenangan untuk kali ketiga pada Kamis (18/4). Sandiaga tak berbicara dalam jumpa pers ini. Sandiaga hanya mengacungkan dua jari saat Prabowo memekikkan kata ‘merdeka’.

“Saya ulangi, pada hari ini, saya, Prabowo Subianto, menyatakan bahwa saya dan Saudara Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2019-2024 berdasarkan penghitungan lebih dari 62 persen hitungan real count,” kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara.

Klaim kemenangan pertama kali disampaikan Prabowo pada Rabu (17/4) sore. Prabowo saat itu menuding ada upaya-upaya kecurangan hingga adanya penggiringan opini kekalahannya.

“Walau demikian, hasil exit poll kita di 5 ribu TPS kita menang. Dan hasil quick count kita menang 52,2 persen,” tegasnya.

“Semua relawan untuk mengawal kemenangan kita di seluruh TPS dan kelurahan. Saya tegaskan di sini, ada upaya dari berbagai survei tertentu untuk menggiring opini seolah-olah kita kalah,” imbuh Prabowo yang berbicara tanpa didampingi Sandiaga.(fdn/fdn)
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

31 MEI, BLACKBERRY MESSENGER BERHENTI BEROPERASI

Jakarta, CNN Indonesia — PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek) memutuskan untuk menutup layanan BlackBerry Messenger di Indonesia mulai 31 Mei 2019. Keputusan tersebut diketahui dari pengumuman resmi kepada pengguna BBM.

“Time to Say GOOD BYE. BBM akan berhenti beroperasi pada 31 Mei 2019. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan BBM di Indonesia,” tulis pesan tersebut kepada pengguna BBM.

Emtek memastikan layanan BBM yang diakhiri merupakan versi konsumer. Seiring dengan pengumuman ini, BlackBerry mengumumkan bahwa platform pesan singkat BBM Enterprise (BBMe) tetap tersedia untuk kalangan konsumen dan bisa diunduh dalam waktu dekat untuk pengguna Android dan iOS.

“Kami menghormati keputusan Emtek, kendati kami kecewa karena platform tidak bisa tumbuh seperti yang diharapkan,” terang Chief Marketing Officer BlackBerry Mark Wilson seperti dikutip Crackberry.

Wilson mengatakan pihaknya telah menempuh serangkaian pertimbangan dan pengguna setia BBM nantinya tetap bisa menggunakan layanan BBMe.

Seperti diketahui layanan pesan singkat pada 2016 lalu Creative Media Works Pte. Ltd (CMW Pte Ltd) menanda tangani perjanjian lisensi BBM untuk konsumen dengan BlackBerry Limited untuk mengoperasikan BBM consumer cross platform. CMW Pte Ltd dimiliki oleh PT Kreatif Media Karya (KMK) yang merupakan anak perusahaan Emtek Group.

Sebagai bagian dari kesepakatan bisnis tersebut, Emtek memperluas cakupan bisnis BBM untuk konsumen dengan sejumlah fitur dan peningkatan dengan supervisi dari BBM Enterprise solution.

CMW Pte Ltd kemudian memutuskan untuk menutup kantor di Kanada, Dubai, dan Singapura pada akhir 2018. Sementara kantor di Indonesia menjadi operasional yang tetap ada.

Popularitas platform pesan instan yang awalnya populer di kalangan pengguna ponsel BlackBerry ini kian meredup sejak periode 2015. Penurunan pengguna aktif terus merosot tajam sejak Juni 2016 hingga kini.
sumber: cnnindonesia.com
fb: Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PEMILU 2019: MEDIA INTERNASIONAL SEBUT PILPRES SECARA LANGSUNG YANG TERBESAR DI DUNIA

Laporan media internasional tentang pemilihan umum di Indonesia 2019 antara lain menyebutkan sebagai pemilihan presiden terbesar di dunia.

Harian New York Times yang menyebut pemilu di Indonesia sebagai “the world’s largest direct presidential election” atau pemilihan “presiden secara langsung terbesar di dunia”.

Sementara CNN menyebut besarnya pemilu di Indonesia seraya mengutip laporan lembaga kajian Australia, Lowy Institute, yang menyebut pemilu di Indonesia merupakan “satu hari pemungutan suara paling rumit” yang pernah dilakukan.

Tantangan logistik penyelenggaraan pemilu menjadi perhatian CNN yang menggambarkan pengiriman kertas dan kotak suara harus dilakukan dengan cara tak biasa, seperti misalnya membawanya di atas kuda atau melintasi hutan belantara.

Selain menggambarkan persaingan antara dua calon presiden, CNN menutup laporan mereka tentang besarnya jumlah pemilih muda dan upaya para calon untuk mendekati mereka.

Sejauh ini dalam hitung cepat sejumlah lembaga survei yang terakreditasi, Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul sementara atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi, digambarkan CNN, menampilkan kambing peliharaan dan referensi ke serial TV Game of Thrones untuk meraih suara kaum muda, sementara Prabowo menggunakan isu pengangguran untuk menarik perhatian mereka.

Surat kabar Inggris The Guardian dalam edisi daring mereka menggambarkan besarnya pelaksanaan pemilu seraya mengingatkan pembaca mereka bahwa pemilu ini merupakan yang pertama yang menggabungkan antara pemilihan presiden dengan pemilihan anggota parlemen.

Namun menurut surat kabar ini, pemilu presiden telah mendominasi pembicaraan mengenai pemilihan umum 2019 ini.

Sementara itu Al Jazeera menurunkan laporan pemilu 2019 ini sebagai persaingan dua calon presiden dan wakil presiden dengan Jokowi-Maruf yang menggambarkan diri sebagai “progresif sekaligus relijius” dengan Prabowo yang pernah dikaitkan dengan “pelanggaran hak asasi manusia!.

Surat kabar Singapura The Strait Times membuat laporan langsung (live page) mereka sendiri mengenai pemilu di Indonesia, termasuk kumpulan berita foto mengenai pelaksanaan pemilu yang dianggap cukup unik.

Kecil kemungkinan terjadi kejutan seperti Trump di Amerika

Media-media asing umumnya memuat perkiraan dari pengamat dan hasil polling menjelang pemungutan suara mengenai peluang Jokowi untuk memenangi lagi pemilu kali ini.

CNN menyebutkan kemungkinan besar Jokowi akan terpilih untuk kedua kalinya, sekalipun pesonanya sedikit meredup akibat ketidakmampuan meyelesaikan soal pelanggaran hak asasi manusia di masa lalu.

Al Jazeera mengutip perkiraan dari hasil polling yang menyebut keunggulan Jokowi hingga 20 poin dalam pemilihan presiden, sekalipun menyebut juga prediksi pengamat bahwa hasilnya bisa lebih ketat daripada angka tersebut.

Surat kabar Inggris the Guardian juga memperkirakan keunggulan Jokowi hingga dua digit.

Mengutip analis Kevin O’Rourke, Guardian menyebut kecil kemungkinan terjadi kejutan (upset) seperti halnya kemenangan Trump pada pemilu Amerika lalu.

Surat kabar Inggris lainnya, The Independent, menyebut hasil polling keunggulan Jokowi hingga 20% dan mereka mengutip pengamat dari Rajaratnam School of International Studies Singapura bahwa pendukung Prabowo cenderung menyembunyikan pilihan mereka.

The New York Times dengan mengutip pengamat asal Australia Marcus Meitzner juga menyebut kecil kemungkinan kejutan terjadi.

New York Times menyebut konperensi pers Prabowo yang dilakukan Selasa (16 April) saat yang dilakukan saat “para calon dilarang lagi berkampanye” di mana Prabowo menyampaikan perkiraan pihaknya akan unggul dengan angka sekitar 63%.

sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

POLRI IMBAU TIDAK ADA MOBILISASI MASSA SAMPAI KPU UMUMKAN HASIL REAL COUNT PEMILU

Kapolri Tito Karnavian meminta semua pihak untuk tidak mengerahkan massa hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil resmi pemilihan umum.

Meski begitu, pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana untuk melakukan salat berjamaah di Masjid Istiqlal dan acara syukuran di Monas.

Selepas Rakorsus Tingkat Menteri yang dilakukan di Kemenko Polhukam sehari setelah pemilu digelar, Kapolri Tito Karnavian meminta semua pihak untuk tidak mengerahkan massa sampai KPU tuntas menghitung hasil pemilihan umum.

KPU RI mentargetkan untuk menetapkan Hasil Pemilu paling lambat tanggal 22 Mei 2019.

“Jadi kita hargai proses yang ada, hitungan yang paling utama bagi kita adalah pada saat KPU memberikan hitungan resmi,” ujar Tito.

“Sambil di tengah itu tidak ada yang melakukan langkah-langkah inkonstitusional, mobilisasi, dan lain-lain.”

Tito menambahkan anggota kepolisian telah membubarkan arak-arakan kemenangan di Bundaran HI yang dilakukan oleh kedua kubu pasangan calon setelah proses pemilihan.

Dia mengatakan dia telah meminta kepala kepolisian daerah untuk melakukan hal yang sama.

“Saya mengimbau kepada pihak manapun untuk tidak melakukan mobilisasi, merayakan kemenangan, misalnya. Atau mobilisasi ketidakpuasan,” ujar Tito.

Kubu Prabowo rencanakan shalat Jumat berjamaah dan selebrasi

Juru bicara kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengatakan mereka berencana untuk melakukan salat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Insya Allah Pak Prabowo ikut, sama Pak Sandi,” kata Andre.

Setelah pemungutan suara (17/04), Prabowo mengklaim bahwa dia telah memenangkan pemilu dengan perolehan suara sebesar 62 persen.

Anggota tim advokasi kubu Prabowo-Sandiaga dan Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin, menambahkan acara salat dan sujud syukur berjamaah itu akan diikuti alumni 212 dari Jabodetabek.

Setelah itu, kubu Prabowo berencana untuk menggelar acara syukuran di Monas, Jakarta Pusat.

“Ya untuk merayakan kemenangan. Syukuranlah, pemilu berjalan dengan damai, dengan aman,” kata Andre.

Namun, Andre mengatakan dia belum bisa memastikan pukul berapa acara itu akan dilaksanakan.

Sebelumnya, telah beredar pula informasi bahwa akan diadakan selebrasi “kemenangan” Prabowo dan Sandiaga yang akan diadakan bersamaan dengan perayaan malam Nisfu Sya’ban di Monas.

Meski begitu, Andre mengatakan dia belum bisa memastikan acara itu.

“Yang pasti akan ada acara,” katanya.
Janji jaga keamanan

Terkait larangan pihak kepolisian untuk memobilisasi massa, Andre hanya mengatakan Prabowo telah meminta pendukungnya untuk tidak melakukan tindakan-tindakan di luar koridor hukum.

“Jangan sampai kita melanggar aturan, jangan sampai kita terprovokasi. Tenang saja, kan sudah disampaikan berulang-ulang oleh Pak Prabowo,” kata Andre.

Pada pidatonya setelah pemungutan suara (17/04) di kediamannya, Prabowo meminta pendukungnya untuk tetap tenang.

“Saya minta seluruh pendukung Prabowo-Sandi untuk bener-bener menjaga ketertiban, untuk menjaga kedamaian. Jangan terpancing provokasi,” ujar Prabowo setelah mengklaim kemenangannya.

Sebelumnya, di panggung terbuka yang sama, beberapa pendukung Prabowo, termasuk Eggi Sudjana, menyinggung tentang “People Power” jika terbukti terdapat kecurangan Pemilu yang merugikan kubu mereka.

“Kalau people power itu terjadi, kita tidak perlu lagi mengikuti konteks-konteks, tahapan-tahapan, karena ini sudah kedaulatan rakyat,” lanjutnya.

“Tapi kita berharap persatuan Indonesia tetap dijaga,” kata Eggi.

Polri/TNI janji tindak tegas

Kapolri Tito Karnavian mengatakan TNI dan Polri akan menindak tegas semua kegiatan-kegiatan inkonstitusional yang dilakukan pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu.

Pihak yang tidak puas, kata Tito, bisa menempuh mekanisme konstitusional melalui aturan hukum yang berlaku.Dia mewanti-wanti bahwa Polri dan TNI “punya kemampuan mendeteksi gerakan-gerakan dan mereka akan melakukan langkah-langkah sesuai hukum yang berlaku”.

Tito mengatakan proses demokrasi pada pemilu ini diikuti partisipasi publik yang sangat tinggi, di atas 80 persen dengan melibatkan lebih dari 160 juta pemilih.

“Jadi siapapun yg terpilih itu mendapatkan kredibilitas dan legitimasi dukungan rakyat yang sangat tinggi. Langkah inkonstitusional melawan kehendak rakyat itu sama saja dengan mengkhianati keinginan rakyat dan TNI Polri akan menjaga itu,” katanya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan hal serupa.

“Kami tidak akan mentolerir dan menindak tegas semua upaya yang akan mengganggu ketertiban masyarakat serta aksi-aksi inkonstitusional yang merusak proses demokrasi. NKRI harga mati!,” katanya.
sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

SUARA PARTAI MEROSOT, PPP: LUMBUNG SUARA DIHABISI

Jakarta – Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengakui adanya penurunan suara partainya di Pemilu 2019. Dia menduga ada pihak yang sengaja menghabisi lumbung suara PPP.

“Memang mengejutkan. Termasuk kita dihabisin di daerah lumbung suara kita. Saya nggak tahu apa yang kita alami di lumbung suara kita. Saya nggak tahu tsunami apa yang kita alami di lumbung suara kita. Dan saya kira itu money politic luar biasa,” kata Suharso, di Plataran Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

PPP pada Pemilu 2014 mendapat suara 6,53%. Sementara dalam Pemilu tahun ini, berdasarkan hasil hitung cepat sementara, PPP meraih suara 4,49%.

Suharso menyebut lumbung suara PPP yakni Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta. Dia menilai ada pihak yang menggembosi suara PPP dengan memanfaatkan kasus mantan ketumnya Romahurmuziy (Rommy).

“Banyak kan kami di lumbung suara kami itu kan di mana 02. Mungkin kita semacam diadili lah oleh mereka. Entah black campaign segala macam termasuk kasusnya saudara Rommy, jadi titik masuk buat mereka,” ujarnya.

Ia mengaku akan berupaya mengonsolidasikan kembali pendukung PPP di daerah lumbung suaranya.

“Kita memang harus bentuk kembali tempat-tempat itu. Tetapi sudah kejadian mau diapain. Tadinya kami pikir itu nggak akan terganggu sama sekali, tapi begitu masif, terstruktur ke bawah. Bukan hanya PPP ya tapi yang bersama sama PDIP di wilayah itu juga dihajar,” imbuhnya.

Tak hanya itu penyebab lainnya menurut Suharso partainya masih melekat dicap sebagai pendukung penista agama dampak dari Pilkada DKI. Ia mengaku akan mencari tahu penyebab suaranya menipis di daerah lumbung suara.

“Jakarta kan sebenarnya kita ini 3 kursi, tapi tetep masih melekat partai penista agama dimainkan terus oleh mereka 02. Jadi saya ingin mengatakan bahwa sampai segitunya gitu loh kebencian dirasukan kepada publik, itu kan salah. Ya tapi kita akan berhitung kepada mereka dan kita bisa tau siapa yang sebenarnya sedang menggantang asap,” sambungnya.(yld/idn)
sumber : detik.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

KABUPATEN KARO SUMUT 91,64 % DUKUNG JOKOWI DALAM PEMILU 2019

Posted in Berita | Leave a comment

PRABOWO DAPAT PEMBALASAN YANG SEMPURNA DARI WARGA BOYOLALI, DAPAT ZONK DI PULUHAN TPS

Xhardy-Prabowo beberapa waktu lalu sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial yang sedikit menyinggung Warga Boyolali. Prabowo mengungkit tentang tampang Boyolali dengan konotasi yang negatif, warga dengan tampang yang dianggap tidak mampu. Alhasil, ucapannya ini sempat memanas dan massa melakukan aksi untuk menuntut agar Prabowo minta maaf dengan ucapannya yang terlalu frontal.

Dan hukuman paling fantastis yang diterima Prabowo adalah hasil perolehan suara yang bikin nangis. Puluhan TPS di Boyolali, Jawa Tengah, menunjukkan angka hasil yang mengejutkan. Tidak ada satu pun pemilih yang mencoblos Prabowo. Bahkan saksi dari kubu Prabowo-Sandi tak mau datang di saat pemungutan suara di sejumlah TPS.

Data yang berhasil dihimpun detikcom, setidaknya di 25 TPS warga seolah membalas memberi reaksi politik tegas atas pernyataan Prabowo sebelumya kepada mereka tentang ‘tampang-tampang Boyolali’. Di TPS-TPS itu, suara untuk Prabowo-Sandi benar-benar nol persen, tanpa ada satu pun memilih alias zonk.

TPS-TPS itu tersebar di kawasan punggung gunung hingga kawasan lembah, dari ujung barat hingga sisi timur dan utara. Di antaranya 8 TPS di Desa Bengkle (Kecamatan Wonosamodro), 1 TPS di Kacangan (Andong), 1 TPS di Kecamatan Kemusu, 6 TPS di Kecamatan Selo, 5 TPS di Kecamatan Musuk, 3 TPS di Kecamatan Ampel dan 1 TPS di Cepogo.

Kader senior PDIP setempat yang juga menjabat sebagai Bupati Boyolali, Seno Samodro adalah sosok yang paling keras ketika mendengar ‘tampang Boyolali’ diucapkan Prabowo. Bahkan Seno sempat dilaporkan ke polisi karena mengumpat Prabowo dalam pidato di hadapan ribuan warga Boyolali saat itu.

Data yang dihimpun PDIP tadi malam, Jokowi-Ma’ruf mengusasi 86 persen dari 80 persen total suara Boyolali yang masuk dari laporan saksi di TPS. “86 persen sementara dan itu tertinggi karena rata-rata di Jawa Tengah 77 persen kemenangan. Kalau bisa 86 persen, wah ini luar biasa, ini mungkin tertinggi di Pulau Jawa,” kata Seno dengan bangga.

Di lapangan, saat pemungutan suara berlangsung, bahkan saksi-saksi dari kubu Prabowo-Sandi tidak mau hadir ke TPS. Itulah sebabnya perolehan suara bisa menghasilkan angka mutlak untuk Jokowi-Ma’ruf Amin.

Saksi dari paslon 02 tidak ada yang datang. Ketua KPPS TPS 02 mengatakan mereka menunggu tapi tidak ada yang datang. Saksi yang hadir pun asalah saksi dari sejumlah parpol misalnya Perindo, Nasdem, PDIP dan juga PKB.

Benar-benar telak karma yang harus ditanggung oleh Prabowo. Karena ucapannya yang tidak direm dan dipikirkan dengan baik, akhirnya berbuah petaka. Padahal Jawa Tengah adalah lumbung PDIP dan ladang suara bagi kubu Jokowi-Ma’ruf Amin. Ditambah lagi dengan ucapan yang menyinggung warga Boyolali, makin tergeruslah suara dari Paslon 02.

Tampaknya Prabowo tidak berkaca pada apa yang pernah menimpa Ahok karena pidatonya. Ternyata Prabowo beberapa kali terlihat emosional dalam berpidato, sampai gebrak meja pada beberapa kali kesempatan. Saking berapi-apinya dan emosionalnya, tak sadar telah keceplosan mengeluarkan pernyataan yang menyinggung pihak lain?

Tapi ya semua sudah terjadi, tak bisa ditarik dan kembali lagi. Kita tahu maksud Prabowo ingin sekali menarik simpati warga, tapi caranya terlalu berapi-api. Katanya gaya pidato sangat hebat, jago pidato, tapi isi dan substansinya sangat berantakan dan malah menunjukkan kalau ini adalah style seorang amatiran.

Orator ulung itu bukan hanya dinilai dari apakah jago pidato tanpa teks atau tidak, tapi apakah mampu menggugah semangat dan mampu menggerakkan emosi pendengarnya. Yang dilakukan Prabowo adalah membuat warga Boyolali emosi, bukannya semangat. Pun bukan menggugah semangat, tapi malah membangkitkan amarah.

Sering menjual narasi Indonesia seolah sedang dilanda penyakit kritis, itulah ciri khas pidato Prabowo. Mungkin style ini jadi inspirasi sehingga ingin menggugah hati warga Boyolali, harus mulai dari narasi yang suram dan jelek, tampang Boyolali jadi sasaran.

Jadi selama ini yang membangga-banggakan Prabowo jago pidato tanpa teks, mana suaranya? Inikah hasilnya yang diharapkan? Jago pidato, efeknya keceplosan dan puluhan TPS kalah telak dapat nilai nol. Sebuah karma instan yang berbuah dalam waktu singkat.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword.com
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PEMILU 2019: KENAPA DUKUNGAN UNTUK PRABOWO BEGITU KUAT DI SUMATRA BARAT?

Akhirudin adalah salah seorang pemilik kedai atau lapau di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Ditemui BBC News Indonesia sebelum hari pencoblosan, pria berusia 52 tahun itu mengklaim bahwa 100% warga di dusunnya mendukung Prabowo.

“Awak (saya) yakin Prabowo menang di sini,” ujarnya. Akhirudin mengatakan, ia menyukai Prabowo karena “agamanya kuat”.

“Kalau di Padang ini kan masalah agama kuat. Dia (Prabowo) sudah lebih mengetahui tentang masalah agama,” ungkap Akhirudin.

Sementara istri Akhirudin, Ratnawati, mengaku terkesan pada sosok Prabowo yang dianggap “tegas dan berwibawa”.

Lain dari itu, perempuan berusia 44 tahun itu mengaku menginginkan perubahan. Ia mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan sehari-hari di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, terutama tarif listrik.

“Dari listrik saja sudah tahu itu perubahannya. Biasanya saya (bayar) listrik hanya Rp100.000-120.000, sekarang saya bayar Rp300.000 per bulannya.

“Kemudian harga minyak bensin, dari Rp6000-7000 sekarang jadi Rp10.000 per liternya,” ungkap Ratnawati.

Harapan akan perubahan juga diungkapkan beberapa warga milenial yang ditemui BBC News Indonesia di Kota Padang. Widya, 22 tahun, mengatakan tertarik pada janji Prabowo-Sandi untuk menciptakan lapangan kerja.

“Pak Prabowo menjanjikan lapangan kerja dari rakyat Indonesia sendiri, terutama dari mahasiswa yang sudah tamat (kuliah),” ungkapnya.

Apa yang diutarakan Akhirudin, Ratnawati, serta Widya, menjadi gambaran nyata setelah hasil hitung cepat dari berbagai lembaga mengindikasikan bahwa Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di Sumatera Barat (Sumbar).

Sigi dari tiga lembaga survei SMRC, Indikator, dan Charta Politika menunjukkan kandidat nomor urut 2 itu menang telak di Sumbar dengan perolehan suara antara 83-87%. Selain Sumbar, Prabowo-Sandi juga disebut menguasai Sumatera Utara, Riau, dan Sumatera Selatan.

Hasil ini mirip dengan pemilihan presiden 2014 ketika Prabowo, yang saat itu berpasangan dengan Hatta Radjasa, juga menang telak di Sumbar dengan perolehan suara 76,9%. Prabowo-Hatta menang di 19 dari 18 kabupaten/kota di Sumbar.

Hasil ini juga konsisten dengan berbagai jajak pendapat menjelang pemilu. Survei terakhir dari lembaga CSIS, Charta Politika, dan Indomatrik yang diterbitkan sebulan sebelum pemilu menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo kuat di Sumatera.

Tim kemenangan nasional Jokowi-Ma’ruf telah mengakui bahwa Sumbar merupakan tantangan besar bagi kandidat petahana itu. Koordinator TKN, Erick Thohir, mengatakan dalam sebuah jumpa pers bahwa “Kami lemah di Sumatera dan Aceh”.

‘Prabowo lebih berkarisma ketimbang Jokowi’

Pengamat politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi, berpendapat bahwa budaya menjadi faktor yang dominan dalam memengaruhi pilihan masyarakat Sumbar. Menurut dia, Prabowo dipandang lebih memiliki karisma politik dibandingkan Jokowi.

“Penampilan Prabowo, jika dibandingkan Jokowi, baik secara fisik maupun kemampuan berbicara, retorikanya, itu dimiliki oleh Prabowo. Jadi political impression itu sebagai pertimbangan bahwa secara politik mungkin Prabowo punya kelebihan,” kata Asrinaldi.

Ia menjelaskan bahwa warga Minang, etnis mayoritas di Sumatera Barat, punya jargon yang disebut 3T – tokoh, takah, dan tageh. Menurut orang Minang, orang yang pantas menjadi pemimpin bukanlah sekadar tokoh yang elit dan memiliki kemampuan lebih dari masyarakat kebanyakan, tapi juga memiliki karisma (takah) dan gairah atau semangat (tageh).

“Kalau Prabowo kita gambarkan lebih berapi-api ya. Dia mau bekerja untuk kepentingan masyarakat, nasionalisme, dan seterusnya. Gambaran seperti yang disebut tageh,” tuturnya.

Selain faktor budaya, Asrinaldi menilai bahwa faktor agama juga menjadi pertimbangan bagi warga Sumbar yang mayoritas Muslim. Jokowi didukung oleh koalisi partai yang mendukung multikulturalisme, keberagaman agama, dan kepentingan minoritas. Hal ini membuat warga Sumbar menganggap Jokowi tidak peduli pada masyarakat Muslim yang merupakan mayoritas, kata Asrinaldi.

Meski dalam kedua pemilu kali ini, kedua kandidat sama-sama mengusung identitas keislaman namun rasa keislaman yang dibawa Jokowi antara lain melalui calon wakilnya, Kyai Haji Ma’ruf Amin, berbeda dari selera masyarakat Sumbar, kata Asrinaldi.

Ma’ruf Amin berasal dari organisasi Nahdatul Ulama (NU), sementara di Sumatera Barat pengaruh Muhammadiyah lebih dominan. Konsep Islam Nusantara yang diangkat NU juga menjadi kontroversi di Sumbar. Ketua MUI Sumatera Barat, Buya Gusrizal Gazahar menyatakan menolak konsep Islam Nusantara.

Najmuddin Rasul, dosen dari Fakultas Hukum Universitas Andalas yang meneliti partisipasi politik anak muda di Sumbar, mengatakan bahwa banyak anak muda tidak puas dengan Presiden Joko Widodo yang dianggap tidak memenuhi janji-janjinya.

“Dari semua janji-janji Pak Jokowi itu, kebanyakan tidak terealisasi. Bagi anak muda Sumatera Barat, ini menjadi catatan-catatan khusus sehingga mereka tidak menjatuhkan pilihan kepada beliau,” kata Najmuddin.

Apakah isu PRRI masih relevan?

Sumatera Barat adalah pusat Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). Gerakan tersebut, yang dideklarasikan pada 10 Februari 1958, lahir dari kekecewaan masyarakat pada pemerintah pusat saat itu yang terlalu “Jawa-sentris” dan dipengaruhi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Gerakan yang disebut pemerintah pusat sebagai pemberontakan itu berakhir setelah pemimpinnya, Ahmad Husein, secara resmi menyerah pada tanggal 29 Mei 1961.

Presiden Sukarno memberikan amnesti umum kepada semua orang yang menyerah pada tanggal 5 Oktober 1961.

Beberapa analis berpendapat bahwa sejarah PRRI masih menyisakan kenangan pahit bagi masyarakat Sumbar.

Ketidaksukaan kepada Sukarno itu disebut membuat kebanyakan masyarakat tidak mau mendukung PDI-P, partai putri bungsu Soekarno, Megawati, yang mengusung Joko Widodo.

Di sisi lain, ayah Prabowo adalah salah satu sosok yang mendukung PRRI. Sumitro Djojohadikusumo menjadi salah satu menteri di kabinet PRRI.

Namun seorang eks-anggota eks-PRRI membantah anggapan tersebut. Rusli Marzuki Syaria, 83 tahun, mengatakan bahwa dirinya ‘tidak menyimpan dendam’ kepada Sukarno.

Rusli Marzuki Syaria bergabung dengan PRRI saat usianya 22 tahun. Ketika dideklarasikan pada 10 Februari 1958, Rusli yang saat itu telah menjadi anggota Brigade Mobil (Brimob) di Bukittinggi lari ke hutan dan bergabung dengan kompi mahasiswa ‘Mawar’ yang umumnya beranggotakan mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Andalas.

Kepada BBC News Indonesia, Rusli yang kini berusia 83 tahun mengaku dirinya waktu itu bergabung dengan ‘pemberontakan’ karena turut merasa frustasi kepada pemerintah pusat waktu itu.

Namun, menurutnya, saat ini kondisi sudah banyak berubah. “Indonesia kan sekarang sudah belajar betul dengan sejarah. Saya lihat Indonesia Timur sudah menjadi anak emas sekarang,” ungkapnya.

Anggapan bahwa faktor sejarah memengaruhi pilihan masyarakat Sumbar dalam pemilu kali ini pun ditepis Asrinaldi. Menurut dia, tidak semua masyarakat di Sumbar memahami sejarah PRRI dengan baik.

“Jadi kalaupun ada isu seperti itu, tidak berpengaruh banyak pada kenapa mereka cenderung tidak memilih Jokowi,” kata Asrinaldi.
Isu pelanggaran HAM Prabowo: ‘Itu baru dugaan’

Isu pelanggaran HAM yang selalu membayang-bayangi Prabowo juga ditepis oleh beberapa warga Sumbar. Prabowo kerap dituduh sebagai dalang penculikan aktivis prodemokrasi pada 1997-1998.

Indra, seorang warga di Kecamatan Batang Anai, mengatakan bahwa dirinya menganggap tuduhan tersebut sebagai rumor belaka karena hingga saat ini Prabowo tidak pernah dijatuhi hukuman.

“Kalau seandainya dia terlibat kan pasti hukum berjalan terhadap dia. Ini enggak ada kan. Ini masih dugaan orang,” tuturnya.

Sementara Asrinaldi berpendapat bahwa isu kemanusiaan dan HAM hanya populer di kelompok kelas menengah.

“Masyarakat pada umumnya yang berada pada level mereka sibuk dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, saya pikir mereka tidak peduli dengan isu-isu seperti itu ya,” kata Asrinaldi.

Pendukung Jokowi ‘diam’

Meski mayoritas warga Sumbar mendukung Prabowo, relawan pemenangan Jokowi-Ma’ruf tetap giat mempromosikan sosok yang didukungnya itu.

Koordinator relawan TKN Jokowi-Ma’ruf di Sumbar, Muhammad Bayu Vesky, mengklaim bahwa simpatisan Jokowi di Sumbar selama ini cukup banyak namun cenderung berhati-hati dalam mengungkapkan dukungan mereka.

“Mereka (para pendukung Jokowi) takut selama ini, mereka diam,” kata Bayu kepada BBC News Indonesia.

Begitu kuatnya pengaruh Prabowo di Sumbar, banyak calon anggota legislatif (caleg) dari partai-partai pendukung Jokowi-Ma’ruf dikabarkan tidak memajang foto paslon tersebut di poster kampanye mereka lantaran khawatir tidak terpilih.
sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment

PRABOWO KLAIM SEBAGAI PRESIDEN TERPILIH, JOKOWI KIRIM UTUSAN TEMUI PRABOWO

Calon Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya sudah mengirimkan utusan untuk bertemu Prabowo Subianto dalam rangka berkomunikasi.

Sementara Prabowo Subianto, yang didampingi Sandiaga Uno, kembali mendeklarasikan dirinya sebagai presiden berdasarkan perhitungan internal kubunya.

Joko Widodo menyampaikan hal itu di hadapan wartawan pada Kamis sore, dan tidak lama kemudian Prabowo menggelar jumpa pers di tempat terpisah.

“Tadi siang saya sudah utus seseorang untuk bertemu beliau (Prabowo Subianto) agar kita bisa berkomunikasi dan kalau bisa bertemu,” ungkap Joko Widodo.

Menurutnya, persahabatan dan tali silaturrahmi antara dirinya dengan Prabowo dan Sandiaga Uno tidak akan putus. “Itu sudah saya sering sampaikan,” katanya.

“Sehingga rakyat melihat pemilu itu lancar, aman, damai dan tidak ada sesuatu apapun,” tambah Jokowi.

Tidak lama setelah Jokowi menggelar jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta, Prabowo menggelar jumpa pers di Jalan Kertanegara, Jaksel.

Di hadapan wartawan, Prabowo kembali menyatakan bahwa dirinya adalah pemenang pemilihan presiden berdasarkan perhitungan dari internal kubunya.

“Saya ulangi pada hari ini, menyatakan bahwa saya dan Sandiaga Uno mendeklarasikann kemenangan sebagai presiden 2019-2024 berdasarkan perhitungan kami,” kata Prabowo Subianto.

“Kemenangan ini kami deklarasikan lebih cepat, karena kami punya bukti usaha-usaha berbagai ragam kecurangan (dalam pemilu 2019),” katanya.
sumber: bbc
fb Bus Sinabung Jaya
wa SINABUNG JAYA grup

Posted in Berita | Leave a comment