REALISASI SL-PTT PADI NONHIBRIDA ASAHAN CAPAI 8.045 HEKTARE

MedanBisnis – Medan. Hingga musim tanam September, Kabupaten Asahan merupakan daerah yang sudah melakukan realisasi tanam benih padi non hibrida pada program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) reguler. Berbeda dengan kabupaten/kota lain yang realisasi penyaluran dan tanamnya masih cukup jauh dari yang ditargetkan.  Kepala Dinas Pertanian Sumatera Utara (Sumut), M Roem, kepada MedanBisnis, Kamis (1/11) di Medan mengatakan, tahun ini, luas lahan yang dialokasikan dalam program SL-PTT benih padi nonhibrida mencapai 133.700 hektare.
Dari alokasi tersebut, realisasi penyalurannya hingga September, sudah mencapai 131.865 hektare. “Memang kalau dilihat, belum semua kabupaten/kota melaksanakannya, baru 30.545 hektare yang terealisasi di 14 kabupaten/kota dari 26 kabupaten/kota yang menerima,” katanya.

Banyaknya kabupaten/kota yang belum melakukan tanam disebabkan ada perbedaan iklim di setiap daerah. Bisa saja di kabupaten/kota tertentu lebih dulu melakukan tanam sementara yang lain masih belum. Sebagai contoh, kata Roem, meskipun realisasi penyaluran benih padi tersebut sudah seluruhnya tuntas seperti yang terjadi di Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Humbang Hasundutandan Karo namun belum juga melakukan penanaman.

Hal tersebut harus disesuaikan dengan iklim yang ada. “Bisa saja karena di Asahan sudah sangat memungkinkan untuk bertanam, makanya realisasi tanamnya sudah hampir mencapai target dari yang dialokasikan,” katanya.

Sementara itu, 14 kabupaten/kota yang sudah mulai bertanam, juga belum seluruhnya terrealisasi sesuai dengan target yang dialokasikan. Kabupaten/kota tersebut di antaranya Toba Samosir realisasi tanamnya baru 75 hektare padahal luas yang yang ditargetkan mencapai 3.150 hektare sementara realisasi penyalurannya untuk 2.500 hektare.

Begitu juga dengan Labuhan Batu Utara yang baru tanam di areal seluas 475 hektare dari target 3.750 hektare dan sudah disalurkan secara keseluruhan. (dewantoro)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *