BUPATI KARO SALAHKAN WARGA SOAL JALAN RUSAK DI LIANG MELAS DATAS

medanToday.com,MEDAN -Bupati Kabupaten Karo Cory Sriwaty Sebayang angkat bicara soal warganya yang menjumpai Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta perbaikan jalan. Dia mengatakan, hal itu merupakan inisiatif dari warga. Namun menurutnya, maksud hati warga yang datang menjumpai Presiden Jokowi itu bukan hanya sekedar protes tentang jalan yang rusak.

“Tapi inisiatif mereka sendiri, karena dia begitu cinta terhadap bapak Presiden. Karena jeruknya disana banyak diantarkannya ke pak Presiden,” kata Qory kepada wartawan di Rumah Dinas Wagubsu, Medan, Selasa (7/12).

Qory menambahkan, warga yang bertemu presiden itu, sebelumnya juga juga sudah berkomunikasi dengan Pemkab Karo soal jalan yang rusak. Karena tanpa adanya permintaan dari masyarakat, jalan rusak itu akan tetap diperbaiki.

“Kalaupun tidak dikomunikasikannya dengan kami, kami akan tetap memperhatikan daerah kami. apalagi daerah disana, saya bukan bilang daerah tertinggal, tetapi memang mereka disana itu jauh. Empat kecamatan dan tempatnya jauh disana, akan kami perhatikan terus. Tiap tahun ada anggaran kesana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Qory mengungkapkan, bahwa rusaknya jalan didaerah itu karena ulah warga yang enggan membuang genangan air ke kebun-kebun mereka.

“Masyarakat ini kan kadang-kadang kan ya punya hati macam macam lah ya. Pembuangan air yang tergenang itu mereka enggak mau arahkan ke ladangnya. Karena memang disana belum ada drainase. Itu salah satunya (membuat jalan rusak),” pungkasnya.

Seperti diketahui, warga Liang Melas Datas datang ke Istana Presiden untuk mengantarkan jeruk sebanyak 3 ton sembari meminta agar infrastruktur jalan di desa mereka diperhatikan. Sampai ke Istana, perwakilan warga itu ditemui langsung Presiden Jokowi di istana kepresidenan.

Saat menerima perwakilan warga Liang Melas Datas (LMD),Kabupaten Karo. Presiden Jokowi mengatakan bahwa jalan rusak di Liang Melas Datas akan segera diperbaiki.

“Saya sudah dengar semua kok, jadi nggak usah diceritakan saya sudah dengar. Tadi pagi katanya sudah mulai melihat lapangan, sudah mengukur, nanti sebentar lagi dikerjakan,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan dirinya berencana untuk mengunjungi desa tersebut apabila jalannya telah selesai dikerjakan.

“Ini nanti sampaikan ke petani. Oleh-oleh sudah saya terima, ini gantinya. Nanti sampaikan. Ini jalannya langsung dikerjakan. Nanti kalau jalannya jadi, saya ke sana. Sampaikan. Biar dikerjakan dulu, nanti (jalannya) jadi saya baru ke sana,” ujar Jokowi.
sumber: medanToday

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | 2 Comments

SUSAHNYA MAU CEBOK DI KABANJAHE

Cerita lama yang entah kapan selesainya

Saya sempat merasakan tinggal di Kabanjahe, Kabupaten Karo, selama beberapa tahun. Mulai awal tahun 2014 sampai 2017. Eksodusnya Saya ke Tanah Karo kala itu dimulai gara2 merasa terpanggil untuk mendamping pengungsi bencana Gunung Sinabung di Posko Pengungsian Kantor ASAP, di Jalan Sakti, Kota Kabanjahe. Sebagian warga dari Desa Berastepu, Gamber, Gurki, dan warga beberapa desa lainnya memilih untuk tinggal sementara di kantor ASAP ini, karena terpaksa mengungsi dari desanya yang dilanda letusan Gunung Sinabung. Sementara Saya juga adalah pengungsi, yaitu mengungsi secara sukarela, dari Medan, untuk membantu melayani mereka. Walau beda latar belakang penyebabnya, tetap saja derajat kami adalah sama2 mengungsi disana. Sebab selama di Posko Pengungsian itu nasib kami sama saja. Kami makan makanan yang sama (nyaris tiap hari makan sarden murahan, mie instan murahan (bukan Indomie atay mie instan terkenal lainnya), dan ikan asin, dll, yang nyaris tak pernah Saya konsumsi sebelumnya), tidur di lantai yang sama (tak ada ranjang), berbagi bau badan dan bau kentut bersama, dan kerap sama2 merasakan susahnya mau cebok.

Cebok? Ia, cebok.

Untuk kebutuhan air bersih setiap posko pengungsi memang menerima dropping air setiap hari dari pemerintah. Diantar dengan menggunakan truk tangki air. Kami menerima setidaknya 3 kubik air setiap hari, yang harus dibagi dengan beberapa puluh raga (tubuh). Namun karena datangnya air tak tentu waktu, tak jarang Posko kami kehabisan air sebelum truk tangki tiba. Kantor ASAP memang tak dialiri air PDAM. Maka bila tangki air sudah benar2 kosong, sementara tangki biologis di kampung tengah Kami sudah harus segera dikosongkan juga, maka tak jarang itu memicu depresi musiman dan mendadak. Apalagi kalau yang kebelet mengosongkan tangki biologisnya itu lebih dari beberapa orang sekaligus. Bayangkan saja repotnya suasana posko bila ada kejadian seperti itu. Jangan berharap bisa melihat wajah yang cerah dan penuh senyuman disana kalau sudah seperti itu. Wajah Kami tak akan bisa menyembunyikan beban berat yang sedang kami derita. Mengosongkan tangki biologisnya sih sebenarnya gampang. Tinggal masuk kamar mandi, buka celana, atur posisi, dan …… You know lah. Yang jadi masalah adalah sesudahnya? Dua komponen teramat vital membutuhkan air disaat yang bersamaan sekaligus. Kloset dan buta2 (bokong, bahasa Karo). Buta2 bisa diajak berpura2 sudah bersih. Rasanya nggak akan ada yang rela ngecek apakah ia bersandiwara atau sudah sewajarnya. Tapi cenderamata yang tertinggal di kloset bagaimana cara menutupinya? Apalagi kamar mandi Kantor ASAP letaknya persis di sebelah dapur dan ruang makan bersama. Tentu tak elok sekali menambahi penderitaan para pengungsi itu dengan pemandangan cenderamata biologis yang aromanya juga luar biasa (hasil fermentasi sarden, mie instan, ikan asin, dll).

Saya seringkali terpaksa harus melarikan diri ke rumah Ketua Hanna Bangun di kompleks LR Munthe, hanya demi menemukan tempat bersemadi sesaat, sambil mengosongkan tangki biologis yang terletak di kampung tengah. Di rumah beliau ini, Saya dan Nova Surya Tarigan yang sama2 jadi relawan bencana kerap mencari pelepasan dari ketegangan yang melanda jiwa dan raga Kami. Walau di kompleks ini air PDAM juga hanya hadir beberapa jam saja setiap 2 hari sekali (hebat kan Tanah Karo?), tapi karena dikelola dengan “cukup bijaksana” oleh pemilik rumah, urusan cebok nyaris tak pernah terkendala disana. Sulitnya air memang ada juga hikmahnya, membuat warga Kabanjahe harus belajar mengelola skala prioritas dalam menggunakan air. Dan urusan cebok itu termasuk prioritas utama. Kalau air buat minum dan masak masih bisa mengandalkan Aqua atau air minum isi ulang. Mandi masih bisa ditunda (barangkali itu sebabnya banyak warga Kabanjahe jarang mandi), tapi kalau cebok, apakah ada alternatifnya? Di Kabanjahe Saya tak menemukan jalan keluar alternatif untuk urusan yang satu itu.

Pernah juga beberapa kali ketika Posko kami belum menerima dropping air, dan Saya lagi2 harus melarikan diri ke rumah Bu Hanna Bangun hanya untuk memperjuangkan kedamaian dalam diri, namun ternyata rumahnya tutup. Beliau entah sedang pergi kemana. Maka betapa paniknya Saya diwaktu2 seperti itu. Urusan mengosongkan tangki biologis ini bukanlah urusan yang bisa ditunda2 terlalu lama. Kalau dipanggil presiden masih bisa ditunda. Dipanggil bupati apalagi. Ditolak juga belum tentu ada ruginya. (Hanya dipanggil Tuhan yang nggak bisa ditunda). Saya pernah menunda panggilan polisi. Dua hari. Resikonya hanya diomelin oleh polwan. Rasanya tak lebih seperti dimarahi guru ketika di sekolah dulu. Tapi tak menemukan air disaat tangki biologis menggelegak dan mau tumpah, rasanya jauh lebih seram daripada dimarahi polwan2 cantik itu. Dimarahi polwan2 Saya masih bisa tenang dan tersenyum. Tapi tidak kalau sudah mendapat panggilan alam dari kampung tengah, suka atau tidak suka, seisi dunia harus sabar menunggu Saya sampai Saya selesai menjawab panggilannya.

Untunglah di dekat rumah Bu Hanna ada laboratorium klinik, tempat warga Kabanjahe biasanya periksa darah. Saya beberapa kali periksa kolesterol dan gula darah disitu. Walau belum jadwalnya untuk periksa, Saya pura2 lupa saja. Sebelum diperiksa, Saya pinjam toilet dulu. Mengapa harus pura2? Karena letak toiletnya di belakang meja/counter resepsionis. Nggak enak kan kalau Saya nyelonong begitu saja ke dalam toilet, lalu keluar begitu saja tanpa basa2 sedikitpun. Sekali dua kali mungkin akan dibiarkan. Tapi cepat atau lambat pasti Saya akan dicekal untuk masuk ke dalam toilet kalau tidak memiliki strategi. Dan di Kabanjahe, dicekal masuk ke dalam sebuah toilet itu adalah masalah besar buat Saya.

Setelah selesai pinjam toiletnya, Saya lalu maju ke meja resepsionisnya. Dan Saya sudah tahu apa yang terjadi berikutnya. Dia akan menanyakan nama Saya dan mengetikkannya di komputernya, dan kemudian sambil senyum resepsionisnya akan berkata, “Bapak belum waktunya cek darah lagi. Masih beberapa bulan lagi.”. Lalu Saya akan mengerutkan kening sambil berkata, “Oh ya? Perasaan Saya kok sudah lama sekali nggak cek darah ya?”. Dan si resepsionis yang cantik itu cuma tersenyum. “Sekian bulan lagi datang ya Pak,” Katanya ramah. Sayapun senyum juga. Senang dan bahagia tentunya. Dia sepertinya senang karena Saya kelihatannya sangat antusias periksa darah disitu. Pasti dia suka dengan langganan setia seperti Saya. Saya senyum karena penderitaan Saya sudah berakhir. Andai saja dia tahu bahwa yang Saya rindukan itu bukan pemeriksaan darah, dan juga bukan senyumannya, melainkan toiletnya, mungkin sikapnya akan berbeda setiap kali melihat Saya hadir sebelum waktunya. Untungnya dia nggak pernah tahu kisah istimewa itu. Dan memang sebaiknya nggak perlu tahu.

Sebetulnya di dekat Kantor ASAP juga ada minimarket. Juga di dekat rumah Bu Hanna. Mereka juga punya toilet. Tapi nasibnya kurang lebih sama saja dengan nasib Kantor ASAP, Air lebih sering tiada disaat kita benar2 sangat membutuhkannya. Makanya selama mengungsi di Kabanjahe, salah satu ilmu rahasia yang harus Saya pelajari dengan sangat baik ialah menghapal posisi toilet2 yang bisa Saya pergunakan disaat2 darurat. Entah itu toilet umum, toilet teman, atau toilet keluarga. Kelihatan sepele, tapi amat penting disaat2 tertentu. Sering harus menebalkan muka karena hanya datang ke rumah teman atau keluarga hanya ketika butuh toilet saja. Kalau di Medan atau di Bandung (tempat tinggal Saya sekarang), juga daerah2 lain di seluruh Indonesia yang pernah Saya kunjungi, Saya tak pernah serepot itu mendalami ilmu pertoilletan. Selama ada minimarket, mesjid dan SPBU maka urusan mengosongkan tangki biologis bukanlah masalah besar. Apalagi di kota2 besar itu minimarketnya sangat banyak, bahkan sering berdekatan. Kalau yang ini bermasalah tinggal pindah saja ke sebelah. Bila ingin mewah, Saya bisa saja masuk hotel. Biasanya disekitar lobby ada toiletnya. Saya pernah bebrapakali melakukan itu. Setelah pakai toilet pura2 saja menanyakan harga kamar hotel. Biasanya kita akan dilayani dengan ramah. Tapi jangan harapkan itu di Kabanjahe. Minimarket, SPBU dan Mesjid, apalagi hotel di Tanah Karo tidaklah sebanyak di daerah lain. Kebelet mengosongkan tangki kampung tengah di waktu yang salah dan ditempat yang tidak tepat bisa benar menjadi sumber penderitaan. Apalagi kalau hari hujan. Maka lengkaplah sudah penderitaan.

Apakah hal2 seperti ini tak dipahami oleh Bupati Karo dan wakilnya? Mungkin saja.

Tapi Bupati Karo yang sekarang ini cukup unik. Dia lahir dan besar di Tanah Karo. Bersekolah di Karo, sebelum akhirnya kuliah hukum di Bandung, dan kemudian jadi pengacara di Jakarta. Keluarganya kebanyakan masih tinggal di Karo. Apakah ketika dia masih tinggal di Karo dulu dia tidak ingat betapa susahnya mau cebok? Bagaimana kalau dia kebelet mau beol ketika masih bersekolah dahulu? Sebagai orang yang pernah aktif mendampingi beberapa sekolah di Kabupaten Karo dalam rangka program Sekolah Adiwiyata beberapa tahun lalu, Saya cukup paham kondisi toilet sekolah2 di Kabupaten Karo. Langkanya air di kamar mandi sekolah tak jarang menciptakan tumpukan “kompos salah tempat” di toilet sekolah. Lucunya, toilet guru dan toilet siswa sering dipisahkan. Dan toilet guru yang biasanya ada airnya, malah dikunci/digembok. Sepertinya guru2 di Karo tidak terlalu pusing apakah murid2nya bisa cebok atau tidak. Selama sang guru tidak mencium aroma dari buta2 muridnya, maka semua siswa dianggap sudah cebok. Sebagai orang luar yang sering bertamu ke sekolah2 di karo, sering Saya harus merasa mual dan pusing mendadak bila harus ke toilet sekolah, baik karena membutuhkannya ataupun karena harus menginspeksinya. Toilet sekolah adalah salah satu komponen penilaian penting dalam program Sekolah Adiwiyata.

Di sektor pendidikanm Kabupaten Karo adalah rangking 4 dari bawah, dari 33 kabupaten kota di Sumatera Utara. Sungguh prestasi yang amat memalukan dan memilukan. Bagaimana tidak? Dari sisi geografis, Karo adalah salah satu wilayah yang terdekat dengan ibu kota propinsi Sumatera Utara. Masakan kalah prestasi dengan kabupaten2 yang jaraknya ratusan kilometer dari ibu kota propinsi? Melihat kondisi toilet2 di sekolah2 di kabupaten Karo, rasanya prestasi itu sangat masuk di akal. Pikirkan saja, bagaimana caranya mendidik murid2 itu agar bisa menjadi manusia hebat, bila urusan membersihkan bokongnya saja mereka tak pernah sempurna belajarnya? Bukan karena mereka tak mau mempelajarinya, TAPI KARENA SEMUA BUPATI KARO YANG PERNAH MENJABAT TAK SATUPUN ADA YANG BENAR2 PERDULI URUSAN PERCEBOKAN CALON2 PEMIMPIN BANGSA INI.

Oh ya, semua sekolah yang pernah Saya kunjungi di Karo, semuanya memiliki toilet. YANG TIDAK ADA DI TOILET SEKOLAH (juga di toilet2 umum lainnya) HANYALAH AIR BERSIH.

Pertanyaannya, untuk apa toiletnya dibangun kalau airnya tidak ada? Bukankah itu harusnya sepaket?

Ahhh, Saya rasa Saya tahu jawabannya. Bangun toilet sekolah dan toilet umum tanpa air adalah strategi bagus untuk memaksimalkan penyerapan APBD (menghindari bengkaknya SILPA yang jadi langganan tahunan di Karo), yang sekaligus juga adalah strategi ampuh untuk pemerataan kesejahteraan diantara kawan2 pejabat di karo. Bukankah ada pepatah diantara para oejabat yang bilang, no money no friends. No project for friends, no support from friends. Silahkan buktikan kalau Saya dianggap salah.

Saya yakin sekali masa kanak2 Bupati Karo saat ini dahulunya juga mengalami semua hal ini. Dan hebatnya kisah itu belum berakhir sampai sekarang. Kalau dibuat sinetron atau telenovela, entah sudah berapa ribu episode. Sudah puluhan tahun berlalu. Bahkan dari sejak Tuhan selesai menciptakan langit dan bumi, serta para nabi sudah berganti berkali2, urusan cebok di Karo belum kelihatan ujung ceritanya. Bupati Karo yang sekarang ini sebentar lagi mungkin akan punya cucu. Kalau saja cucunya bersekolah di Karo, AKANKAH CUCU BUPATI HARUS MENGALAMI KISAH YANG SAMA (kisah susah cebok) SEPERTI YANG DIALAMI BOLANGNYA (kakeknya) DULU? Apakah kakek dan cucu harus berbagi cerita tentang susahnya cebok (khususnya di sekolah) itu? Tak adakah kisah lain yang lebih meriah untuk dijadikan bahan cerita antara cucu dan kakek?

Bupati Karo saat ini bukanlah orang asing di Tanah Karo. Selain lahir, besar dan bersekolah di Karo, beliau juga sudah menjadi wakil bupati Karo sebelum menjadi bupati seperti sekarang. Sejak 2011 lho, hampir 10 tahun jadi bos di Karo. Apakah ketika dia kampanye untuk menjadi wakil bupati dulu dia tidak pernah keluar masuk desa di Karo? Apakah ketika kampanye yang berbulan2 itu dia tidak pernah beol di suatu desa atau di suatu tempat yang airnya langka? Apakah ketika dia menjadi wakil bupati Karo dahulu dia tidak pernah mengunjungi dunia luar di Kabupaten Karo selain kantornya? Dan sekarang, setelah bertahun2 jadi bupati, KENAPA TETAP TIDAK ADA TINDAKAN PENYELESAIAN? Malah sekarang setelah dia jadi Bos Besar di Karo keadaannya makin parah, dengan diputusnya aliran listrik ke PDAM Tirta Malem ( ARTINYA PDAM GAME OVER) bukankah warga Tanah Karo akan makin susah untuk cebok?

Ketika menuliskan ini dalam kegeraman hati dan perasaan GERAH, tiba2 Saya jadi mencurigai sesuatu. Kalau Bupati Karo atau Wakil Bupati sedang dinas keluar kantor, dan disaat jauh diluar dari kantornya itu tiba2 mereka menerima panggilan alam dari kampung tengahnya, bagaimanakah cara mereka mengeksekusi panggilan mendesak itu? Setahu Saya mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati tidak dilengkapi dengan toilet. Dan bila ternyata mereka harus memakai toilet umum diwaktu2 tersebut, sementara air bersih tidak tersedia, APAKAH MEREKA CEBOK? Jangan-jangan ……..

Sebagai orang yang pernah merasakan susahnya cebok di Tanah Karo, (dan sekarang Saya sudah merdeka) Saya sangat ingin mendengar kisah percebokan Bupati dan Wakil Bupati Karo. Siapa tahu ada ilmu rahasia dari mereka yang bisa dipelajari dan diwariskan kepada generasi muda Tanah Karo yang sekarang masih duduk di bangku sekolah itu.

Pak Bupati yang ganteng, dan Ibu Wakil Bupati yang cantek, sekali2 ajari dong anak2 sekolah di Tanah Karo cara kalian cebok setiap hari.
fb Leo Tarigan

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | Leave a comment

DITUDUH LAKUKAN PENISTAAN AGAMA, PRIA SRILANKA DIANIAYA DAN DIBAKAR DI PAKISTAN, TIMBUL KECAMAN

Kekerasan keji terhadap Priyantha Diyawadanage telah memicu kemarahan Pakistan dan Sri Lanka.

Pengeroyokan secara brutal yang menewaskan seorang pria Sri Lanka atas tuduhan penistaan agama di Pakistan telah memicu protes di kedua negara. Pemimpin Pakistan dan Sri Lanka mengecam kekerasan main hakim sendiri tersebut.

Priyantha Diyawadanage, 48 tahun, seorang manajer sebuah pabrik di kota Sialkot, dianiaya sampai tewas pada Jumat lalu, dan tubuhnya dibakar.

Sejauh ini, lebih dari 100 orang ditangkap, kata Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

Dia menggambarkan peristiwa ini sebagai “hari yang memalukan” bagi negaranya.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Gamini Peiris, mengecam aksi kekerasan itu. “Ini adalah pembunuhan yang brutal. Tidak bisa dibayangkan ada orang-orang yang bisa berbuat demikian.”

Keluarga korban di Sri Lanka mengatakan pada BBC, mereka sudah hilang harapan.

Istri korban, Nilushi Dissanayaka, menyerukan pemerintah Pakistan dan Sri Lanka untuk membuka penyelidikan menyeluruh untuk “membawa keadilan bagi suami dan dua anak saya”.

“Saya melihatnya dipukuli melalui internet… Peristiwa itu sangat tidak berperikemanusiaan,” katanya.

Nilushi Dissanayaka hilang harapan atas pembunuhan suaminya.

Video yang menayangkan eksekusi mati tanpa proses pengadilan itu telah memadati media sosial akhir pekan kemarin. Video itu menunjukkan adegan kemarahan massa yang menyeret Diyawadanage dari tempat kerjanya, kemudian dikeroyok sampai mati.

Mereka kemudian membakar tubuhnya, dan beberapa orang di tengah kerumunan tampak swafoto dengan jasadnya.

Apa yang memicu kekerasan gerombolan ini?

Aksi kekerasan ini dimulai setelah rumor menyebar bahwa Diyawadanage dituduh melakukan tindakan penistaan agama, dengan merobek poster bertuliskan Nabi Muhammad, kata kepala kepolisian setempat.

Tapi kawannya, yang bergegas ke lokasi untuk menyelamatkan Diyawadanage dari amukan massa, mengatakan kepada Associated Press Pakistan bahwa Diyawadanage hanya melepas poster saat dinding bangunan itu akan dibersihkan.

Istrinya juga menampik klaim penistaan agama.

“Saya sepenuhnya menolak laporan yang menyebutkan suami saya merobek poster di pabrik. Dia tak bersalah,” katanya kepada BBC.

“Dia sangat sadar dengan kondisi kehidupan di Pakistan. Ini adalah negara Muslim. Dia tahu apa yang tidak boleh dilakukan di sana, dan begitulah caranya bekerja di sana sampai sebelas tahun.”

Dunia Pagi Ini BBC Indonesia

BBC Indonesia mengudara pada Pukul 05.00 dan 06.00 WIB, Senin sampai Jumat

Peristiwa pembunuhan keji yang terjadi Jumat lalu – dengan melibatkan ratusan orang – telah mengejutkan pemerintah dan memicu kewaspadaan.

Perdana Menteri Imran Khan mengutuk apa yang ia sebut “serangan main hakim sendiri yang mengerikan” dan berjanji bahwa “semua yang terlibat dalam kejadian itu akan menerima hukuman seberat-beratnya”.

Penistaan agama diartikan sebagai hal yang menghina suatu agama atau Tuhan. Di Pakistan, pelakunya berisiko mendapat hukuman mati bagi siapa saja yang menghina Islam.

Undang-undang penistaan agama di negara itu mengatur tentang mengganggu pertemuan keagamaan, masuk tanpa izin di tanah pemakaman, menghina keyakinan agama atau dengan sengaja menghancurkan atau mencemari tempat atau objek ibadah.

Membuat komentar menghina terhadap tokoh Islam juga pelanggaran – dan pada 1982, terdapat klausul tambahan yang mengatur hukuman penjara seumur hidup bagi mereka yang “sengaja” menghina kitab suci umat Islam, Al-Quran.

Pada 1986, klausul terpisah dimasukkan bagi mereka yang melakukan penghinaan kepada Nabi Muhammad, dengan usulan hukuman “mati atau penjara seumur hidup”.

Di Pakistan, bahkan tuduhan tak berdasar dapat memicu protes dan kekerasan massa terhadap tersangka. Aktivis HAM sudah lama berpendapat bahwa minoritas selalu dijadikan target atas tuduhan tersebut.

Perdana Menteri Imran Khan juga mengatakan sudah berbicara dengan Presiden Sri Lanka, Gotabaya Rajapaksa “untuk menyampaikan kegusaran dan rasa malu negara kami kepada rakyat Sri Lanka.”

Pihak berwenang Sri Lanka belum sepenuhnya menanggapi kasus ini, karena kekhawatiran akan potensi kericuhan dan pembalasan dari komunitas Muslim lokal.

Mayat Diyawadanage dipulangkan Senin kemarin ke Sri Lanka, dan sejumlah orang memperkirakan unjuk rasa akan digelar di kota Colombo.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

BALASAN MENOHOK JOHAN BUDI DAN HUSIN SHIHAB TERKAIT RAPAT DENGAR KOMISI III

Xhardy – Seperti yang kalian ketahui, sejumlah yang tergabung dalam Ahli Sunnah Waljamaah melakukan rapat dengar pendapat umum bersama Komisi III DPR RI dan meminta agar Komisi III mengawal kasus Habib Rizieq Shihab hingga Munarman.

Sebenarnya ini hanya permintaan halus yang isi sebenarnya adalah agar mereka melakukan sesuatu agar Rizieq bebas. Udah itu aja tuntutan mereka sebenarnya. Kelompok seperti mereka ini, tak mungkin lah datang hanya untuk sekadar basa basi dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI.

Kalau terlalu frontal menuntut dibebaskannya Rizieq atau bahkan Munarman, rasanya sangat keterlaluan sekali. Jadi, lebih logis menggunakan pendekatan yang lebih halus, biar tidak terlalu kentara meski rakyat sudah membaca ini dengan baik.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Johan Budi, memastikan Komisi III DPR bakal mengawasi penegakan hukum agar tidak tebang pilih.

“Saya mendengar tadi dengan saksama apa yang disampaikan para ulama dan habaib terkait beberapa persoalan. Saya setuju, apa yang saya setujui adalah penegakan hukum tidak boleh tebang pilih equality before the law harus dijalankan, harus dilakukan penegak hukum, atau pemerintah kepada siapa saja termasuk kepada Habib Rizieq, tidak hanya kepada Habib Rizieq saja, Pak, yang perlu equality before the law, tapi kepada semuanya,” kata Johan Budi.

Tapi akhirnya dia menjelaskan Komisi III DPR tetap tidak boleh mengintervensi hukum yang berjalan. Dia menyebut DPR tidak bisa mengintervensi agar Rizieq dibebaskan.

“Tentu seperti disampaikan Pak Arsul menilai apa namanya? Nama anggota biar harum itu tidak dengan cara kalau DPR berhasil mengintervensi hukum jadi tidak bisa begitu. Fungsi DPR tidak bisa simpelnya Ustaz Rofi minta Habib Rizieq dibebaskan. DPR tidak punya kewenangan menekan, mengintervensi itu yang bisa dilakukan adalah mempertanyakan tadi dalam fungsi pengawasan,” kata Johan Budi.

Sudah paham belum nih pendukung Rizieq? Dulu kalian dengan heroiknya mengatakan tidak boleh presiden intervensi hukum atau kedapatan membantu Ahok. Sekarang dengan pengecutnya meminta agar Rizieq dibebaskan. Mau langkahi hukum? Silakan bikin hukum sendiri, tapi jangan di negara ini. Silakan cari tempat lain dan bikin negara sendiri. Jangan jual kemunafikan demi memuaskan hasrat kelompok sendiri.

Kalau bicara hukum, mereka semua harusnya bawa bukti, bukan hanya bicara santai dengan tema banyak orang diperlakukan berbeda. Kalau mau Rizieq dibebaskan, silakan bawa bukti kuat yang bisa tunjukkan Rizieq berhak dibebaskan. Kalau hanya bicara seenaknya dan menuntut seenak jidat, apa beda dengan gubernur tak becus yang pintar menata kata itu?

Kalau mau gugat, silakan gugat lewat prosedur hukum yang berlaku. Atau kalau tebal muka, silakan lapor ke Komnas HAM internasional, PBB, atau pengadilan negeri di Wakanda. Jangan cuma modal minta Rizieq bebas.

Dan satu lagi, mereka berani meminta DPR atau pemerintah untuk mengabulkan tuntutan mereka. Masalahnya mereka berani gak minta Rizieq agar jaga mulutnya yang ugal-ugalan itu? Sanggup gak nasehati Rizieq agar tidak petantang petenteng nantang pemerintah dan berkata kasar? Sesama bis kota dilarang saling mendahului, kan? Jumpa Bahar Smith aja mungkin sudah pucat.

Habib Husin Alwi Shihab juga mengomentari soal ini.

Melalui cuitannya di akun Twitter, dia memberikan sebuah statement menohok. “Cukup dengan statement gus Dur tujuan mereka ke Komisi III @DPR_RI terjawab. Mereka itu bohong ngaku2 Ulama dan Habaib dari Aswaja, gak mungkin kalau Ulama dan Habaib yang betul-betul dari kalangan Aswaja akan membela Kriminal apalagi Teroris. Gak mungkin itu terjadi,” katanya.

Statement Gus Dur yang dimaksud adalah sebuah foto Gus Dur dengan sebuah kutipan. “Jargon memperjuangkan Islam sebenarnya adalah memperjuangkan suatu agenda politik tertentu dengan menjadikan Islam sebagai kemasan dan senjata. Langkah ini sangat ampuh, karena siapa pun yang melawan dituduh melawan Islam,” begitu isinya.

Kenapa hanya bela Rizieq? Ada banyak ulama, kenapa tidak kedengaran mereka bela sampai harus mendatangi DPR? Tidak perlu pinter-pinter amat untuk memahami ini, meskipun banyak yang terlalu bodoh dan pendek pikirannya.

Tuh, bantu korban bencana gunung meletus. Itu jauh lebih bermanfaat ketimbang bikin masyarakat makin muntah karena Rizieq.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

PRESIDEN JOKOWI DAPAT TIGA TON JERUK DARI WARGA KARO

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo mendapat oleh-oleh berupa tiga ton buah jeruk dari warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

“Tadi di dalam kami mengantarkan oleh-oleh ini, mudah-mudahan dan kami harapkan Bapak Presiden kita memperhatikan kami masyarakat Desa Liang Melas yang jumlahnya enam desa ditambah tiga dusun. Jadi kami harapkan benar bantuan Bapak itu agar desa kami bisa ada perubahan dari dulunya menjadi agak lebih baik,” kata salah satu warga Liang Melas Datas di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Senin.

Setia Sembiring bersama lima orang rekannya datang langsung menemui Presiden Jokowi dan berharap mendapatkan perhatian dari Presiden Jokowi terkait kondisi jalan yang rusak di daerahnya.

Menurut Setia, jalan yang rusak tersebut juga berdampak pada warga di enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa jalan rusak di Liang Melas Datas akan segera diperbaiki.

Baca juga: Presiden dijadwalkan tinjau posko korban letusan Semeru
Baca juga: Presiden: RI satu dari 5 negara yang berhasil kendalikan pandemi
Baca juga: Presiden: Indonesia harus berwatak “trendsetter” bukan “follower”

Presiden sendiri telah memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan perbaikan jalan tersebut dan telah ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Direktorat Jenderal Bina Marga pada Minggu, 5 Desember 2021.

“Saya sudah dengar semua kok, jadi tidak usah diceritakan saya sudah dengar. Hari Sabtu sudah saya perintah ke Menteri PU, kemarin (5/12) sudah sampai sana. Tadi pagi katanya sudah mulai melihat lapangan, sudah mengukur, nanti sebentar lagi dikerjakan,” kata Presiden.

Setelah menerima jeruk yang dibawa perwakilan warga tersebut, Presiden Jokowi memberikan bantuan tunai untuk para petani warga Liang Melas Datas.

Presiden Jokowi juga mengatakan dirinya berencana untuk mengunjungi desa tersebut apabila jalannya telah selesai dikerjakan.

“Nanti sampaikan ke petani, oleh-oleh sudah saya terima, ini gantinya. Nanti sampaikan. Ini jalannya langsung dikerjakan. Nanti kalau jalannya jadi, saya ke sana. Sampaikan, biar dikerjakan dulu, nanti (jalannya) jadi saya baru ke sana,” tambah Presiden.

Setia Sembiring mengatakan bahwa ia dan masyarakat Liang Melas Datas ingin agar Presiden Jokowi juga merasakan jeruk manis yang dibawanya.

“Lantaran jeruk kita manis, kita ingin biar itu bisa dititipi Bapak Presiden, lain itu tidak ada. Dia (Presiden Jokowi) bisa membantu masyarakat Desa Liang Melas agar jalan-jalan kami bisa dikerjakan dengan bagus,” ungkap Setia.

Selain perbaikan jalan, Setia mengaku juga berharap ada perbaikan untuk rumah, sekolah, rumah sakit dan fasilitas lainnya.

“Begitulah harapan-harapan kami, kalau jalannya kurang bagus semuanya tidak bisa dilaksanakan, jalan harus bagus agar maksud yang lain bisa dilaksanakan,” tambah Setia.

Setia menyebut ada 6 desa dan 3 dusun yang dilalui jalan sepanjang 36 kilometer tersebut yaitu Desa Suka Julu, Desa Kutambaru, Desa Batu Mamak, Desa Pola Tebu, Desa Kutambelin dan Desa Kuta Pengkih ditambah Dusun Barisan, Dusun Kuta Kendit dan Dusun Cerumbu.

“Yang bagus paling 5 kilometer, itu pun sudah rusak, apalagi barangnya jeruk itu, kalau dua atau tiga hari tidak sampai di kecamatan atau kabupaten, sudah bisa dibuang sia-sia, makanya di sana harga jeruk murah, Rp5 ribu per kilogram,” ungkap Setia.

Sementara Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa jalan merupakan tulang punggung atau “backbone” dalam peningkatan produktivitas kawasan.

“Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas untuk menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar (offtaker) hasil-hasil komoditas tersebut,” kata Endra.

Pemerintah pusat akan bekerja sama dan memberikan dukungan penuh penanganan jalan bagi pemerintah daerah setempat dalam koridor peraturan yang berlaku.

Dukungan tersebut dilakukan Kementerian PUPR karena ruas jalan dinilai sangat penting bagi masyarakat, sehingga nanti pemerintah daerah bisa melanjutkan pemeliharaan jalan tersebut.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan perwakilan masyarakat Liang Melas Datas yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno.(antara)

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | Leave a comment

TAMU DARI SUMATERA UTARA

Saya kedatangan tamu dari Sumatra Utara, siang tadi. Enam warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, datang jauh-jauh membawa oleh-oleh tak sedikit: satu truk buah jeruk untuk saya.

Para warga itu datang menyampaikan aspirasi terkait jalan rusak di daerah mereka yang berdampak pada enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

Aspirasi mereka sebenarnya sudah saya dengar sebelumnya. Bahkan Sabtu lalu saya sendiri telah memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memperbaiki jalan rusak di Liang Melas Datas itu. Jika perbaikan jalan selesai, suatu hari nanti saya akan berkunjung ke sana.

Terima kasih telah datang ke istana. Dan terima kasih untuk oleh-oleh buah jeruknya.

fb Presiden Joko Widodo

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | Leave a comment

SENDAL JEPIT MASUK ISTANA NEGARA

Tidak apa lah, karena kesederhanaan dan apa adanya dan tidak dibuat- buat itu punya nilai sendiri di hadapan Bapak Presiden.

Tapi tidak ada salahnya pihak panitia telah mempersiapkannya secara keseluruhan termasuk sendal crew truk yang saya kasian bercampur terharu dan sedih melihat sendal jepitnya yang selama ini telah dengan setia menemani dia dalam situasi apapun baik jalan berlumpur maupun kena oli waktu merawat truk nya di bengkel dan seterusnya, yang pasti crew truk ini tidak pernah ada dibenaknya bahwa suatu saat ia akan menginjakkan kakinya di ISTANA REPUBLIK INDONESIA dan foto pula dengan rapi bersama orang NOMOR SATU di Republik ini.
Momen ini mungkin tidak akan terulang untuk kedua kalinya, dan itu harus disyukuri menjadi kenang-kenangan tidak hanya bagi dia beserta keluarga termasuk anak cucunya untuk bahan cerita yang indah dikemudian hari, apalagi sudah diabadikan di youtube yang tidak akan hilang di dunia maya kecuali RUNTUH PAGI DONI ENDA (maaf bahasa Karo, artinya kiamat) dan juga jadi sorotan dunia.

Walaupun demikian apa salahnya panitia membelikan sepatunya di kaki lima yang penjual sepatu banyak bertebaran di jalan-jalan di Jakarta. Kita dapat maklumi karena kegembiraan yang meluap-luap karena sudah ada penjadwalan oleh pihak istana untuk bertemu Bapak Presiden membuat lupa kita lupa akan hal-hal yang kecil yang sebenarnya hanya sepele.
Ini ciri khas Batak Karo, misalnya dalam menjalankan adat istiadat Batak Karo dalam Runggu Ngembah Belo Selambar maupun Nganting Manuk walaupun dalam runggu/ berunding antar juru bicara (Anak Beru Singerana) dari pihak pria maupun wanita dalam hal mahar, pelaksanaan pesta adat dan sebagainya ada saja yang lupa atau terlewatkan dalam acara tersebut. Walaupun juru bicaranya ahli adat sekalipun dan tetap harus dibantu disamping kanan kirinya agar acara tersebut berlangsung dengan baik. Tapi ini bisa terjadi karena kita belum dan tidak mau menyusun SOP dari awal yang baku seperti saudara-saudara kita dari suku tetangga kita, yang pada akhirnya ada saja hal-hal yang terlewatkan terutama urutannya.

Tapi sudahlah kita harus bersyukur pihak protokol juga tidak keberatan termasuk pasukan pengaman presiden yang bawa peniti saja bisa mereka deteksi, apalagi melihat crew truk pakai sendal jepit.

Sebenarnya waktu hari Idul Fitri pun di Istana Negara banyak rakyat yang antri mengucapkan Selamat Idul Fitri yang menggunakan sendal jepit selama kepemimpinan Bapak Jokowi, itu artinya pak Presiden selama ini MERAKYAT dan sudah melebur dengan rakyatnya, dan itu telah dibuktikan beliau selama jadi walikota, gubernur sampai presiden yang periode kedua ini.
MSemoga selesai periode ini beliau beristirahat dulu setelah itu kita harapkan setelah 5 (lima) tahun beristirahat, beliau maju lagi untuk dua periode berikutnya agar Indonesia lebih maju, berkembang dan diperhitungkan dunia. Tetangga serumpun kita pun sudah angkat jempol atas kemajuan yang dicapai Indonesia setelah dipimpin Bapak Jokowi.Tapi sayang ada saja pihak dalam negeri yang ingin melengserkan beliau karena ego mereka yg tidak terkendali bersama kelompoknya.

Selamat untuk Taneh Karo Simalem, akhirnya ALAT BERAT AKAN SEGERA MEMULUSKAN JALAN DESA DI LIANG MELAS DAN SEKITARNYA.

Mem VIRAL kan keluhan kita melalui MEDSOS terbukti sangat JITU terbukti Bapak Jokowi mengatakan: ‘TIDAK PERLU DIUTARAKAN LAGI, SAYA SUDAH TAHU SEMUA DAN MENTERI PU SUDAH DIPERINTAHKAN UNTUK SEGERA KE LOKASI.

Selamat kepada warga Liang Melas dan sekitarnya, perjuangan warga telah menghasilkan buah manis seperti manisnya buah jeruk yang dipersembahkan kepada Bapak Joko Widodo, Presiden kita.

Desa mana yang menyusul berikutnya di Taneh Karo Simalem?

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | Leave a comment

INI SPESIFIKASI PESAWAT MADE IN RI YANG JADI REBUTAN DUNIA

Jakarta – Nama Indonesia kini semakin dikenal luas di kedirgantaraan internasional. Sebab saat ini Indonesia sudah bisa memproduksi dan mengekspor salah satu produk andalan BUMN Industri Pertahanan, pesawat CN235-220 besutan PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Melansir dari setkab.go.id, pesawat produksi PT DI ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat lepas landas dengan jarak yang pendek dengan kondisi landasan yang belum beraspal dan berumput, mampu terbang selama delapan jam dengan sistem avionik glass cockpit, autopilot, dan adanya winglet di ujung sayap agar lebih stabil dan irit bahan bakar.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan Tactical Console (TACCO), 360-degree Search Radar yang dapat mendeteksi target yang kecil sampai 200 NM (Nautical Mile) dan Automatic Identification System (AIS), sistem pelacakan otomatis untuk mengidentifikasi kapal sehingga dapat diperoleh posisi objek yang mencurigakan.

Kemudian terdapat juga Forward Looking Infra Red (FLIR) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target, serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi, baik dalam kondisi siang maupun malam hari.

Sedangkan untuk harga dari pesawat ini, berdasarkan kontrak pengadaan sudah terjadi pada tanggal 08 Agustus 2017 dengan nomor kontrak PTD/0005/UT0000/08/2017 antara PTDI dengan A.D. Trade Belgium Company untuk end user Senegal Air Force, ekspor pesawat udara oleh PTDI didukung dengan pembiayaan skema NIA dengan total keseluruhan sebesar Rp354 Miliar.

PTDI telah memproduksi dan mengirimkan pesawat CN235 sebanyak 69 (enam puluh sembilan) unit untuk customer dalam negeri maupun luar negeri, dari total sebanyak 286 unit populasi pesawat CN235 series di dunia, dimana saat ini PTDI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat CN235.(eds/eds)
sumber: detik.com

Posted in Berita | 3 Comments

KISAH PEMUDA DULU ANAK MANJA MAKAN SERING DISUAPI, TAK DISANGKA KINI LOLOS JADI TNI

Kisah Pemuda Dulu Anak Manja Makan Sering Disuapi, Tak Disangka Kini Lolos jadi TNI. Instagram/lolos.tni©2021 Merdeka.com

Merdeka.com – Anggota TNI identik dengan sosok gagah dan kuat. TNI juga siap sedia membela negara. Oleh karena itu banyak pemuda pemudi bercita-cita menjadi TNI.

Seperti salah satu pemuda berikut ini. Pemuda ini sukses menjadi TNI yang dulu dicita-citakannya. Padahal dia dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dan manja kepada ibunya.

Namun kini berhasil lolos menjadi tentara. Kisahnya terungkap dari video yang baru-baru ini beredar di media sosial. Berikut ulasannya.

Dulu Anak Manja Sering Disuapi

Video kisah pemuda berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi TNI beredar di media sosial. Dalam video itu disebutkan bahwa pemuda ini dulunya anak manja. Bahkan makan pun sering disuapi sang ibu.

Namun kini keluarga tak menyangka dan bangga jika dia lolos menjadi TNI. Sebab, TNI dikenal tegas dan kuat di segala kondisi.

“Dulunya manja banget, mau sekolah disuapi sekarang sudah besar,” tulis keterangan kakaknya dalam video viral yang diunggah dalam akun Instagram @lolos.tni.

Lolos Jadi TNI

Menjadi seorang prajurit TNI cita-citanya sejak kecil. Berkat usaha dan doa, kini cita-cita itu tercapai. Hal ini tentu membuat keluarga bangga dan bahagia.

Meski kini menjadi prajurit TNI, namun pandangan keluarganya tidak pernah berubah.

Masih Dianggap Anak yang Manja

Lolos menjadi TNI tak mengubah pandangan keluarga terhadap pemuda ini. Di mata keluarga dia masih sama. Si anak yang manja sering disuapi makan ibunya.

Dalam video itu disebutkan pemuda itu saat ini pendidikan di Kota Bandung, Jawa Barat.

“Tetapi di mata kita dia masih anak manja yang selalu disuapin makan-makan. Sehat-sehat dek di Bandung,” tulis dia.

Video Viral

Cerita prajurit TNI yang dulunya merupakan sosok pria manja tersebut terekam dalam video viral.
sumber: merdeka (mdk/bil)

 

 

 

Posted in Berita | 7 Comments

KOTA TERMAHAL: TEL AVIV TERATAS MENGALAHKAN PARIS HONGKONG DAN NEW YORK; DAMASKUS PALING MURAH

Biaya hidup di Tel Aviv lebih mahal dibandingkan Paris, yang pada 2020 dinobatkan sebagai kota termahal di dunia.

Tel Aviv di Israel dinobatkan sebagai kota paling mahal di dunia tahun ini, di tengah naiknya inflasi dan persoalan rantai pasok yang mendorong makin mahalnya biaya hidup secara global.

Kesimpulan ini didapat Economist Intelligence Unit (EIU) yang menghimpun data dan menyusun daftar biaya hidup lebih dari 170 kota di seluruh dunia.

Untuk kota termurah, predikat ini diduduki oleh Damaskus, ibu kota Suriah, yang berjarak hanya 200 kilometer dari Tel Aviv. Dalam satu dekade terakhir, kota ini porak-poranda akibat perang saudara.

Survei yang dilakukan EIU juga menunjukkan Paris dan Singapura sama-sama berada di urutan kedua daftar kota termahal di dunia, disusul oleh Zurich dan Hong Kong.

Kemudian, New York, Jenewa, Kopenhagen, Los Angeles, dan Osaka melengkapi 10 kota termahal di dunia.

Naiknya Tel Aviv menjadi kota termahal tahun ini disebabkan oleh nilai mata uang shekel yang naik terhadap dolar Amerika, membuat biaya hidup di kota ini menjadi lebih mahal.

Dari Asia, Hong Kong dan Osaka masuk 10 kota termahal, bersama kota-kota di Eropa, seperti Zurich, Jenewa, dan Kopenhagen.

Dunia Pagi Ini BBC Indonesia

BBC Indonesia mengudara pada Pukul 05.00 dan 06.00 WIB, Senin sampai Jumat

Shekel menguat antara lain karena kesuksesan Israel menjalankan program vaksinasi Covid-19, kata EIU.

Surplus neraca berjalan, daya tarik investor teknologi luar negeri, dan fundamental ekonomi yang kuat menyebabkan kokohnya nilai mata uang Israel

Dibandingkan kota-kota lain, harga alkohol, ongkos transportasi, barang-barang konsumsi, dan biaya rekreasi lebih tinggi. Dari sini saja sudah cukup membuat Tel Aviv mengalahkan biaya hidup di Paris.

Tahun lalu, ibu kota Paris ini adalah kota termahal di dunia.

Secara umum, papan atas daftar kota termahal masih didominasi oleh kota-kota Eropa dan kota-kota di Asia yang tergolong negara maju. Kota-kota di China dan di Amerika Utara masuk golongan tengah.

Kota-kota dengan biaya hidup paling murah sebagian besar berada di Timur Tengah dan Afrika atau di kawasan-kawasan miskin Asia.

Damaskus menjadi kota termurah setelah dalam tujuh kategori harga, kota ini selalu menduduki paling bawah.

Termurah kedua adalah ibu kota Libya, Tripoli, lalu Tashkent (Uzbekistan), Tunis (Tunisia), Almaty (Kazakhstan), Karachi (Pakistan), Ahmedabad (India), Algiers (Aljazair), Buenos Aires (Argentina), dan Lusaka (Zambia).

Di luar papan atas dan papan bawah, EIU juga mencatat bahwa peringkat Roma (Italia) turun 16 anak tangga ke posisi 48, karena penurunan tajam sejumlah harga kebutuhan, termasuk pakaian.

Yang juga turun peringkat cukup tajam adalah Bangkok (Thailand) dan Lima (Peru).

Sementara itu, posisi Teheran (Iran) naik 50 anak tangga ke posisi 29, disebabkan oleh masalah rantai pasok, kelangkaan barang, dan naiknya harga impor karena pemberlakuan kembali sanksi ekonomi Amerika Serikat.

Yang juga melompat naik adalah Reykjavik (Islandia), yang naik 21 anak tangga ke posisi 35, didorong oleh naiknya harga di sejumlah kategori, termasuk biaya transportasi, minuman keras, dan kebutuhan harian lain.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment