PESONA PATUNG YESUS BUNTU BURAKE TORAJA, TERTINGGI DI DUNIA KALAHKAN BRASIL

Merdeka.com – Indonesia boleh berbangga, patung Yesus tertinggi di dunia ada di Tanah Air yaitu Patung Yesus Memberkati Toraja. Patung Yesus ini berdiri kokoh pada puncak Bukit Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Tingginya mengalahkan patung Yesus terbesar di Brasil Christ the Redeemer di Rio de Janeiro.

Meski Patung Yesus Buntu Burake ini secara anatomi hanya memiliki tinggi badan 45 meter. Namun lokasinya yang berada di atas pegunungan membuatnya didapuk menjadi patung Yesus tertinggi di dunia.

Dari kejauhan, Patung Yesus Buntu Burake ini nampak megah. Seluruh badannya terlihat jelas. Tangan besar yang mengadah bak memberkati Tana Torja. Dari bawah, keagungan patung Yesus raksasa ini membuat pengunjung seraya takjub.

Tak hanya umat Nasrani saja yang berkunjung di Patung Yesus Buntu Burake, wanita muslim berhijab pun juga berkunjung melihat kemegahan Sang Juru Selamat umat Nasrani.

Tak hanya bisa dipandang dari bawah saja, para wisatawan juga bisa mencapai ke atas Patung Yesus. Patung Yesus Memberkati Toraja saja dilengkapi dengan 7.777 anak tangga. Memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung hingga mencapai puncak.

Berada di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut, pengunjung bisa menyaksikan keindahan Kota Makale. Lengkap dengan bangun-bangunan rumah berbentuk tongkonan.

Patung Yesus Buntu Burake juga telah dilengkapi jembatan kaca. Dengan panjang sekitar 100 mete dari ketinggian puncak bukit Buntu Burake pada 1.700 mdpl, pengunjung bisa memacu adrenalin sambil menikmati keindahan alam Tana Toraja.

Tak perlu khawatir dan was-was, bahan baku kaca yang digunakan adalah kaca tempered glass tahan panas berstandar SNI buatan Surabaya. Pemilihan jenis kaca ini bukan tanpa sebab, tempered glass dianggap jenis kaca yang kuat, mampu menahan lima kali beban angin, tekanan air, benturan dan perubahan temperatur yang tinggi.

Jembatan kaca di Patung Yesus Memberkati Tana Toraja ini punya diklaim sebagai jembatan kaca yang terluas di Indonesia.

Patung raksasa ini dibuat atas inisasi Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo dengan tujuan untuk memajukan pariwisata Tana Toraja. Kini Patung Yesus Buntu Burake menjadi salah satu ikon Toraja.

Pemandangan yang indah dari puncak bukit serta keagungan Patung Yesus Memberkati bak ibarat lengkap saat berkunjung di sini. Patung Yesus Buntu Burake pun menjadi destinasi wisata alam sekaligus religi favorit pelancong lokal maupun asing[Tys]
sumber: merdeka

Posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo, Taneh Karo Simalem | Leave a comment

BUNTUT TENTARA INJAK KEPALA WARGA,2 PEJABAT PENTING TNI AU KEHILANGAN TONGKAT KOMANDO

Merdeka.com – Buntut penganiayaan di sebuah warung makan, di Jalan Raya Mandala, Merauke, Senin (27/7) lalu, sekira pukul 10.00 WITA. Kini dua pejabat tinggi di matra TNI Angkatan Udara terancam kehilangan komando.

Peristiwa itu melibatkan Serda D dan Prada V. Keduanya merupakan anggota TNI AU POM AU Lanud J.A Dimara Merauke.

Mereka kedapatan bersikap arogan terhadap seorang warga. Bahkan menginjak kepala pria yang diduga mengidap disabilitas tunawicara itu.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo berencana mencopot Komandan Lanud Johanes Abraham Dimara (Lanud Dma) dan Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Dma.

Rencana itu disampaikan oleh Kasau usai melakukan evaluasi terhadap insiden kekerasan. Melibatkan dua oknum anggota TNI AU terhadap seorang warga di Merauke, Papua.

“Setelah melakukan evaluasi dan pendalaman, saya akan mengganti Komandan Lanud JA Dimara beserta Komandan Satuan Polisi Militer Lanud JA Dimara,” kata Fadjar dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7/2021).

Dinilai Tanggung Jawab Pemimpin

Fadjar menegaskan, pergantian komando terhadap dua pemimpin itu merupakan bentuk pertanggungjawaban. Atas kejadian tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua anggota yang sepatutnya dibina.

“Pergantian ini, adalah sebagai bentuk pertanggung jawaban atas kejadian tersebut. Komandan satuan bertanggung jawab membina anggotanya,” terangnya.

Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Fadjar menambahkan, proses penanganan kasus akan dilaksanakan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku. Adapun proses hukum yang dijalani dua oknum TNI AU ini.

Saat ini masih memasuki tahap penyidikan yang dilakukan oleh Satpom Lanud Dma. Keduanya pun telah ditetapkan sebagai tersangka Tindak Pidana.

“Serda A dan Prada V telah ditetapkan sebagai tersangka Tindak kekerasan oleh penyidik, saat ini kedua tersangka menjalani Penahan Sementara selama 20 hari, untuk kepentingan proses penyidikan selanjutnya,” ungkap Kadispenau, Marsma TNI

Sanksi hukum yang dijatuhkan kepada keduanya, Marsma Indan berharap seluruh pihak menuggu prosesnya berjalan. Sesuai aturan yang berlaku di lingkungan TNI.

“Saat ini masih proses penyidikan terhadap kedua tersangka, tim penyidik akan menyelesaikan BAP dan nantinya akan dilimpahkan ke Oditur Militer untuk proses hukum selanjutnya,” sambung Indan.

TNI AU Siap Bertanggung Jawab
buntut tentara injak kepala warga
©2021 Merdeka.com

Sementara Danlanud Yohanes Abraham Dimara Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto dalam konferensi pers kembali menyampaikan permohonan maafnya. Sekaligus siap bertanggung jawab terhadap korban.

Terkait kejadian di kota Merauke, tindakan anggota TNI AU dinilai berlebihan. Saat hendak mengamankan seorang warga yang terlibat cekcok dengan penjual bubur ayam di warung makan Padang kala itu.

“Kami akan bertanggung jawab apabila ada cedera, luka atau kerugian lainnya. Tentunya kita akan obati, kita akan rawat. Sekali lagi, saya sampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya atas peristiwa tersebut. Kami akan jadikan hal ini evaluasi,” pungkasnya.
sumber: merdeka

Posted in Berita | Leave a comment

CILAKA! WARISKAN PROYEK MANGKRAK DAN UTANG, ANIES SUDAH MIRIP SBY!

Ninanoor – Ada satu momen memalukan yang pernah dialami Gubernur Anies. Yakni ketika dia dikalahkan oleh mantan Wali Kota Surabaya, Risma. Momen ini terjadi sehari sebelum ulang tahun Anies pada bulan Mei lalu. Tepatnya, pada tanggal 6 Mei. Ketika Presiden Jokowi memberikan pujian dan acungan jempol pada Kota Surabaya. Dengan diresmikannya Pengolah Sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Kota Surabaya menjadi yang pertama di Indonesia, yang berhasil menuntaskan proyek ini.

Waktu itu Risma memang sudah tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Namun, kerja kerasnya lah yang akhirnya berhasil menyelesaikan proyek PSEL. Yang kemudian tinggal dilanjutkan sedikit oleh Wali Kota Surabaya yang sekarang, Eri Cahyadi. Dan akhirnya diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Proyek ini memang bukan hanya ditargetkan ada di Surabaya. Tapi juga di beberapa kota lainnya. Oleh sebab itu, Presiden Jokowi sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018, tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Untuk mempermudah dan menyediakan payung hukum bagi pemerintah daerah, untuk membangun PSEL/PLTSa. Lewat Perpres tersebut, Presiden Jokowi menunjuk 7 kota untuk membangun pilot project PSEL. Yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Tangerang, Semarang, Solo dan Makassar. Atas prestasi Surabaya yang proyeknya sudah kelar, Presiden Jokowi memerintahkan agar kota-kota lain meniru dan meng-copy apa yang sudah dilakukan oleh Surabaya Sumber.

Masalah sampah sudah harus jadi perhatian dan prioritas utama bagi pemerintah daerah. Terutama yang wilayahnya meliputi wilayah perkotaan. Data tahun 2020 yang dilansir Majalah Tempo, menunjukkan bahwa di antara ke-7 kota tersebut di atas, Jakarta menempati urutan teratas yang volume sampahnya terbesar. Yaitu 7.500 ton per hari. Sedangkan Surabaya menempati urutan kedua dengan volume 2.600 ton per hari Sumber. Artinya, Jakarta harusnya jadi yang pertama menyelesaikan proyek PSEL ini, atau lebih dikenal di Jakarta dengan sebutan intermediate treatment facility (ITF).

ITF? Kok kayaknya kenal ya? Proyek ITF memang sudah digembar-gemborkan Anies sejak tahun 2018. Bahkan pada tanggal 20 Desember 2018, dengan hebohnya Gubernur Anies menggelar acara groundbreaking proyek ITF yang berlokasi di Sunter. Apa kata Anies waktu itu? Bahwa acara itu bukan sekedar groundbreaking. Karena ITF Sunter adalah fasilitas besar yang pertama, yang sangat bersejarah. Yang akan berimplikasi ke seluruh Indonesia. Bahwa 2 tahun lalu pihak Anies telah berjanji untuk membangun ITF. Dan bahwa janji itu dilunasi Sumber. Ehh?? Dilunasi? Dari Hong Kong? Kan baru juga acara groundbreaking, alias peletakan batu pertama. Jangan-jangan omong doang?

Benar saja. Diberitakan media pada bulan September 2019, bahwa ternyata pengerjaan fisik ITF Sunter baru akan dimulai pada kuartal pertama tahun 2020 Sumber. Dan sampai sekarang proyek ini mangkrak! Dari bulan Desember 2019 hingga awal 2020, Gubernur Anies ngapain aja? Waktu itu anggaran DKI Jakarta masih banyak. Kalau sejak awal pandemi tahun 2020 hingga sekarang, pastilah terdampak imbas pandemi. Ketika dana banyak, mengapa tidak juga dikerjakan?

Kita lihat dulu sejarahnya. Proyek ITF Sunter ini diberikan Anies kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pihak pengembangnya. Jakpro kemudian bekerja sama dengan perusahaan dari Finlandia, Fortum. Keduanya membentuk PT Jakarta Solusi Lestari (JSL) sebagai anak usaha yang akan diberikan mandat untuk mengelola ITF Sunter.

Proyek ini memerlukan dana sekitar 250 juta dolar AS, atau sekitar Rp 3,5 triliun. Sumber dana yang terbesar berasal dari fasilitas pendanaan dari International Finance Corporation (IFC), yang merupakan bagian dari Bank Dunia. Dari IFC, sedianya Proyek ITF Sunter akan mendapatkan dana sebesar 240 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,36 triliun. Namun, pada bulan Juni lalu diberitakan bahwa Fortum akhirnya mundur dari proyek ini. Yang mengakibatkan batalnya IFC menggelontorkan dananya. Oleh sebab itu, kemudian pihak Jakpro mengajukan pinjaman dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN sektor persampahan Sumber Sumber.

Berhubung masalah sampah merupakan masalah yang sangat penting, pinjaman itu pun disetujui, sebagai bagian dari pinjaman yang dikucurkan buat Pemprov DKI Jakarta. Pada bulan November 2020, diberitakan bahwa Pemprov DKI Jakarta mendapatkan pinjaman PEN sebesar Rp 12,5 triliun. Yang akan dicairkan secara bertahap. Untuk tahun 2020, sudah dikeluarkan sebesar Rp 3,26 triliun. Menurut Anies waktu itu, dana pinjaman PEN akan digunakan buat pembiayaan infrastruktur yang terancam mangkrak. Di antaranya buat infrastruktur pengendalian banjir, peningkatan layanan air minum, transportasi, dan pengelolaan sampah. Anehnya, Anies juga memasukkan proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) dan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) dalam target penggunaan dana utangan tersebut. Padahal kedua program tersebut bukan lah termasuk yang urgent buat kepentingan rakyat. Hal ini mengundang kritik dan kecaman dari DPRD DKI Jakarta. Namun, Anies jalan terus saja dengan keinginannya itu. Sumber Sumber.

Akhirnya ketahuan, yang diselesaikan Anies dengan dana PEN malah proyek stadion JIS. Lewat akun media sosialnya pada bulan Juni lalu, Anies memamerkan proyek JIS. Yang diperkirakan akan rampung pada akhir tahun ini. Sementara kita tidak mendengar kelanjutan proyek-proyek lain yang jauh lebih penting, seperti penanganan banjir dan tentu saja, ITF Sunter.

Anies terbukti tidak konsisten dengan perkataannya sendiri. Di acara grounbreaking tahun 2018, Anies menegaskan pentingnya proyek ITF Sunter. Bahkan Anies sampai menyebut seluruh Indonesia. Pakai kata melunasi janji pula. Padahal baru juga acara peletakan batu pertama. Buktinya mana? Parahnya, ketika mendapatkan bantuan dana pinjaman PEN, Anies malah memilih untuk menyelesaikan proyek mercu suar stadion JIS. Yang manfaatnya tidak signifikan buat rakyat.

Kebutuhan atas fasilitas pengolahan sampah sangat mendesak buat Jakarta. Volume sampah sekarang bergerak naik hingga 7.000 sampai 8.000 ton per hari. Sementara tempat pembuangan sampah Bantar Gebang sudah diprediksi akan penuh pada tahun 2021 ini. Dan akan tutup pada tahun 2022 Sumber. Apakah Anies punya program yang sedang berjalan untuk mengurangi volume sampah di Jakarta? Sepertinya tidak ada. Lalu sampah segunung itu akan dibuang di mana? Lama-lama, Jakarta akan jadi lautan sampah. Iiihh, ngeriii…!

Sementara itu, tahun depan, Anies akan mengakhiri masa jabatannya. Sepertinya Anies akan mewariskan proyek mangkrak ITF Sunter, sampah dan utang buat penerusnya dan warga Jakarta. Masih bahagia kah warganya? Kok mirip-mirip sama SBY ya? Di media sosial, ada yang menyebut SBY sebagai ”bapak mangkrak nasional”. Dengan warisan epik tak tertandingi, yakni wisma atlet Hambalang. SBY juga diketahui mewariskan utang sekitar Rp 2.700 triliun ketika mengakhiri masa jabatannya. Waah, Anies jadi mirip sama SBY dong.

Anies kan pernah maju dalam konvensi capres Partai Demokrat pada tahun 2014. Ada kedekatan yang hakiki antara Anies dan SBY. Terlebih kita pun tahu bahwa Anies kerap mengambil posisi yang berseberangan dengan Presiden Jokowi. Bisa jadi, dalam mewujudkan ambisi pribadinya sebagai capres, Anies akan meniru SBY. Dan jika Anies terpilih jadi presiden, dia akan meng-copy gaya SBY. Waduhhh, cilaka! Kebayang kan. Kata-kata manis akan lebih banyak dimainkan ketimbang menyelesaikan pembangunan buat kepentingan rakyat. Sekali lagi, cilaka! Selalu dari kura-kura!

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

BAGAIMANA GEMPA BUMI MEMUNCULKAN LUBANG-LUBANG MENGANGA YANG MENGUBAH DESA DI KROASIA JADI ‘KEJU SWISS’?

Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba dan tanpa peringatan. Di lahan yang seharusnya menjadi tempat tumbuhnya tunas bibit kentang yang ditanam di kebun luas milik Nikola Borojevic, kini ada lubang besar menganga.

Berdiameter sekitar 30 meter dan memiliki kedalaman 15 meter, lubang itu dengan cepat terisi air. Dan lubang itu bukan satu-satunya.

Dalam waktu beberapa pekan, lusinan lubang serupa bermunculan di sekitar desa Mečenčani dan tetangganya, Borojovici di timur laut Kroasia.

Lubang yang ada di luar rumah Borojevi di Mečenčani muncul pada 5 Januari tahun ini, hanya enam hari setelah gempa berkekuatan 6,4 M melanda daerah sekitar kota Petrinja yang berdekatan dengan desa tersebut.
Iklan

Itu adalah gempa bumi terkuat yang melanda Kroasia selama lebih dari empat dekade, menewaskan tujuh orang dan menghancurkan ribuan rumah.

Sementara tanah longsor dan lubang-lubang yang muncul sesudahnya diketahui dipicu oleh gempa bumi, bersama dengan fenomena geologis aneh lainnya seperti likuifaksi – di mana tanah padat berperilaku seperti cairan – banyaknya lubang yang muncul di sekitar dua desa mengejutkan dan membingungkan para ahli.

Sebulan setelah gempa, hampir 100 lubang besar mengangga tersebar di area seluas 10 kilometer persegi, dengan lubang baru terus bermunculan tiap pekan.

Lubang menganga itu mengubah desa menjadi layaknya ‘keju Swiss’ jika dilihat dari udara.

Lubang membesar tiga kali lipat

Lubang di kebun Borojevic kini menjadi yang terbesar di daerah itu.

Saat pertama kali muncul, lebarnya hanya 10 meter, namun setelah itu kian membesar.

“Istri saya berada di rumah sepanjang pagi, sesekali melihat melalui jendela,” kata Borojević.

“Sekitar jam 2 siang dia melihat sesuatu yang aneh di taman. Kami pergi ke luar dan ada lubang besar di kebun kami.”

Selama tiga bulan berikutnya, ukuran lubang itu semakin besar tiga kali lipat.

Lubang di Kroasia

Beberapa lubang yang menganga mengancam rumah-rumah di dekatnya dan kini para ilmuwan berharap dapat menemukan area yang aman

Tapi keluarga Borojevic beruntung. Lubang lain di daerah itu menganga hanya beberapa meter dari ambang pintu rumah penduduk dan satu muncul di bawah rumah, mendorong para pejabat untuk mempertimbangkan untuk mengevakuasi kedua desa.

Lubang yang lain muncul di hutan dan ladang pertanian di sekitarnya, di mana salah satunya, menurut beberapa rumor lokal, hampir menelan petani lokal dan traktornya.

Jumlah lubang runtuhan yang luar biasa banyak di satu tempat telah menarik perhatian ahli geologi lokal dan asing, yang ingin memahami bagaimana gempa bumi dapat memicu keruntuhan tanah.

“Tidak ada yang mengharapkan munculnya begitu banyak lubang runtuhan,” kata seismolog Josip Stipčevi dari Departemen geofisika di Fakultas Sains di Zagreb.
Berada di area rawan gempa

Kroasia berada di daerah yang sangat aktif secara seismik, di mana lempeng Adriatik kecil bertabrakan dengan lempeng tektonik Eurasia, menyebabkan sejumlah patahan aktif, jelas Stipčević.

Sebelum gempa pada 29 Desember 2020, negara itu telah mengalami sembilan gempa lainnya dengan kekuatan di atas enam magnitudo sejak awal abad ke-20.

Gempa besar terakhir yang terjadi di patahan Pokupsko-Petrinja – di tempat yang sama gempa terbaru melanda – terjadi pada tahun 1909.

Gempa 1909 terjadi hanya 23 km barat laut dari pusat gempa yang mengguncang pada akhir tahun 2020.

Gempa tersebut juga menarik perhatian seismolog terkemuka saat itu.

Ahli geofisika Kroasia yang terkenal Andrija Mohoroviči mempelajari seismograf dari gempa Pokupsko tahun 1909 dan menyimpulkan bahwa gelombang seismik bergerak dengan kecepatan berbeda saat melewati lapisan bumi yang berbeda.

Wawasannya mengarah pada penemuan batas yang memisahkan kerak bumi dari mantelnya, yang sekarang dikenal sebagai diskontinuitas Mohorovicic, atau hanya Moho.

Saat ini, para peneliti sedang mempelajari area yang sama dengan harapan dapat memahami bagaimana gempa menyebabkan begitu banyak lubang yang tiba-tiba muncul.

Lubang runtuhan bukanlah konsekuensi paling umum dari guncangan seismik yang kuat, tetapi itu memang terjadi, terutama di daerah dengan rongga bawah tanah yang tersembunyi.

Setelah gempa bumi dahsyat di dekat kota Italia L’Aquila pada tahun 2009, dua lubang runtuhan segera terbuka di jalan-jalan di bagian kota yang lama.

Para ahli pada saat itu menduga bahwa penggalian parit vertikal sebelumnya untuk saluran pembuangan limbah melemahkan atap gua bawah tanah, yang kemudian berkontribusi pada runtuhnya tanah saat gempa terjadi.

Gempa Kroasia

Gempa bumi berkekuatan 6,4 M yang merusak kota-kota di timur laut Kroasia adalah yang paling kuat yang melanda negara itu dalam 40 tahun terakhir

“Anomali nyata dalam kasus Kroasia adalah jumlah lubang runtuhan yang sangat tinggi dengan dimensi yang signifikan,” kata ahli geologi Italia Antonio Santo di University of Naples Federico II.

Lubang yang dalam dan lebar yang membahayakan kedua desa di Kroasia ini dikenal sebagai lubang runtuhan penutup.

Mereka biasanya muncul di daerah di mana batuan bawah tanah telah dilubangi untuk membentuk rongga dan gua oleh air dan ditutupi dengan lapisan tanah yang tebal, pasir atau alluvium, dan yang paling penting, tanah liat.

Seiring waktu, air perlahan-lahan menyapu material permukaan dari lapisan yang lebih dalam ke dalam gua bawah tanah.

Jika hanya ada tanah berpasir, proses ini akhirnya bisa terlihat di permukaan.

Tetapi keberadaan tanah liat membuat material permukaan ini lebih kokoh dan konsisten, sehingga setelah beberapa saat, rongga terbentuk di tanah dari bawah, dan hampir tidak terdeteksi di atas tanah. Ketika lapisan permukaan menjadi lebih lemah secara struktural, akhirnya runtuh.

Biasanya proses ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, tetapi dapat dipercepat oleh curah hujan yang intensif, banjir atau bahkan aktivitas manusia seperti penambangan atau pemompaan air tanah yang agresif.

Bagaimana lubang-lubang terjadi?

Setelah menganalisis data yang dikumpulkan dari area sekitar Mečenčani dan Borojovići, ahli geologi Kroasia menyimpulkan bahwa peristiwa aneh tersebut dihasilkan dari kombinasi kompleks dari beberapa faktor yang berbeda.

Pertama, meskipun bagian pesisir Kroasia termasuk dalam karst Dinaric yang terkenal di dunia, yang terdiri dari ribuan gua batu kapur yang dalam dan menjadi rumah bagi ratusan spesies gua endemik, formasi batu kapur bawah tanah juga membentang ke pedalaman di bawah Kroasia tengah.

Batu kapur yang membentuk batuan gua di daerah batas antara karst Dinarik dan cekungan Pannonia ini diendapkan pada periode Miosen ketika daerah ini berada di bawah air dan terhubung dengan apa yang sekarang disebut Laut Mediterania.

“Sementara karst Dinaric sebagian besar berasal dari periode Cretaceous dan Jurassic, karst yang kami temukan di sini lebih muda dan bahkan lebih keropos dan berlubang,” kata Josip Terzi, ahli hidrogeologi dari Kroasia Geological Survey.

“Itu terbatas pada beberapa zona kecil di sekitar sini dan dekat dengan kota Zagreb.”

Ketika cekungan Pannonia terputus dari Mediterania karena pergeseran daratan sekitar 11 juta tahun yang lalu, area itu menjadi danau besar.

Kemudian, sungai perlahan mengisinya dengan lumpur, pasir, dan kerikil untuk membentuk dataran rendah yang luas saat ini.

Akibatnya, campuran tanah, batu dan tanah liat setebal 10 – 15 meter berada di atas batu berpori yang terletak di bawah desa Mečenčani dan Borojevići.

Namun, bahayanya sulit dideteksi. Beberapa lubang muncul secara sporadis sebelumnya, tetapi menurut penduduk setempat, sangat jarang.

“Jelas bahwa gempa bumi mempercepat beberapa proses yang sudah berlangsung,” kata Terzić.

Faktanya, lubang runtuhan pertama yang ditemukan setelah gempa berkekuatan 5 M melanda daerah itu sehari sebelum gempa yang lebih besar terjadi.

Saat gempa bumi yang lebih kuat dan gempa susulan yang menyertainya mengguncang daerah tersebut, menyebabkan tanah bergeser lebih dari 30 sentimeter.

Pergeseran tanah ini membuat situasi yang genting tidak stabil.

“Gempa bumi menyebabkan tekanan dinamis besar-besaran ke tanah dan lokasi yang sudah berada dalam batas keseimbangan tiba-tiba runtuh,” kata Terzić.

Rekannya, Bruno Tomljenović, seorang ahli geofisika di Universitas Zagreb percaya bahwa gempa bumi mengganggu pergerakan air di bawah tanah sehingga mendorong air itu ke atas menuju permukaan, dan bergerak dari area bertekanan tinggi ke tekanan lebih rendah.

Lubang di Kroasia

PIC Lebih dari 100 lubang dengan berbagai ukuran muncul di daerah itu dalam waktu kurang dari sebulan, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan penduduk.

Peningkatan hidrodinamika di bagian bawah tanah ini mempercepat keruntuhan material permukaan, jelas Tomljenović.

“Juga, ada kemungkinan bahwa beberapa lubang menyebabkan perubahan tambahan dalam hidrodinamika, dengan air mencari saluran baru dan mungkin menyebabkan lebih banyak lubang runtuhan,” kata Tomljenović.

Guncangan dalam jumlah besar yang luar biasa juga mungkin telah berkontribusi menyebabkan banyak lubang yang runtuh pada saat yang sama, kata ahli geologi George Veni, direktur The National Cave and Karst Research Institute di New Mexico.

New Mexico adalah daerah yang juga dikenal dengan masalah lubang menganga akibat tanah yang runtuh, yang sering disebabkan oleh aktivitas yang berhubungan dengan sumur-sumur untuk kebutuhan industri.

Pengaruh manusia juga meningkatkan tingkat di mana lubang runtuhan penutup terbentuk, Veni memperingatkan.

Satu laporan terbaru dari para ilmuwan di Universitas Zagreb memperingatkan bahwa sistem irigasi yang dibangun di daerah Mečenčani dan Borojevići mungkin mempercepat proses karstifikasi.

Untuk saat ini para ilmuwan tidak memiliki cukup data untuk menganalisis hubungan antara kekuatan dan jumlah gempa dengan munculnya lubang.

“Situasi di Kroasia dapat dianggap sebagai peringatan tentang apa yang bisa terjadi di negara-negara rawan gempa bumi dan daerah yang rawan runtuhnya lubang runtuhan,” kata Veni.

Apakah bisa diprediksi?

Namun, memprediksi di mana lubang-lubang seperti ini akan terjadi jauh dari mudah, kata ahli geologi Mario Parise, seorang ahli bahaya di lingkungan karst di Universitas Aldo Moro di Bari, Italia.

“Kami sejauh ini hanya mengandalkan data dan dokumen historis untuk mengetahui area yang paling rentan terhadap jenis proses ini,” katanya.

Meskipun beberapa model telah diusulkan dalam dekade terakhir, “mengembangkan sistem peringatan untuk lubang runtuhan adalah bidang di mana banyak pekerjaan yang harus dilakukan”, tambahnya.

Lubang di Kroasia

Lubang di kebun Borojević terus membesar sejak pertama kali muncul dan bisa menghabiskan biaya ratusan ribu Euro.

Bagi Tomljenović, salah satu pelajaran dari lubang-lubang di Kroasia adalah perlunya mikrozonasi seismik yang lebih intensif untuk mendeteksi lokasi di dalam area berpenduduk yang sangat rentan terhadap konsekuensi gempa yang berbahaya.

Dia dan rekan-rekannya mencoba melakukan ini dengan menggunakan tomografi resistivitas listrik dan survei refraksi seismik di daerah Mečenčani dan Borojevići, dengan harapan dapat mengidentifikasi lokasi yang aman dari lubang runtuhan dan yang masih rentan terhadapnya.

Namun bahaya lubang runtuhan baru yang muncul di tahun mendatang masih ada di benak banyak warga.

Perubahan tabel air sepanjang tahun, dikombinasikan dengan gempa susulan lebih lanjut saat patahan mengendap, dapat menyebabkan lebih banyak keruntuhan, menurut Stipčević.

Sementara itu, lubang besar berisi air masih ada di taman Borojevic dan bahkan menjadi objek wisata lokal.

Enam bulan setelah gempa, upaya untuk menutup lubang runtuhan harus segera dimulai.

“Ini juga merupakan masalah yang rumit,” kata ahli geoteknik Davor Ljubiči yang mengoordinasikan kelompok kerja geoteknik di unit krisis perlindungan sipil.

“Kedua desa ini adalah sumber pasokan air komunal Pašino vrelo serta sejumlah sumur pribadi. Jadi, Anda harus benar-benar berhati-hati dalam memilih bahan untuk menutupi lubang.”

Menggunakan semen atau bahan yang salah untuk mengisi lubang pembuangan dapat mencemari sumber air minum setempat, jadi para insinyur malah berharap untuk menutupnya dengan batu-batu besar dan kemudian menimbun sisanya dengan batu dan kerikil yang lebih kecil, kata Mario Bači engineer, seorang insinyur sipil di Universitas dari Zagreb.

Itu tidak akan murah. Mengisi lubang di Borojevi bisa menghabiskan biaya sekitar €200,000, atau sekitar Rp3,4 miliar.

“Saya bisa saja mengubahnya menjadi kolam ikan,” canda Borojevi.

Versi bahasa Inggris dari artikel ini, The Croatian village where the land became ‘Swiss cheese’bisa Anda simak di laman BBC Future.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

KOK NGOTOT BANGET, KETUA PRODEM MINTA SBY SERUKAN RAKYAT TURUN KE JALAN

Xhardy – Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule meminta SBY agar menyerukan rakyat untuk turun ke jalan. Dia menilai bahwa hal itu perlu dilakukan menanggapi gagalnya pemerintahan saat ini dalam menangani pandemi Covid-19.

“Sudah puluhan ribu korban jiwa dan jutaan rakyat menderita karena gagalnya penanganan Covid-19,” katanya melalui akun Twitter.

“Harapan hidup jadi ilusi. AYO SERUKAN, Pak SBY,” katanya.

Iwan mengatakan hal itu sebagai respons terhadap politisi Partai Demokrat, Andi Arief yang menyebut bahwa rakyat akan turun ke jalan apabila SBY menyerukan. Dia menyatakan itu sebagai tanggapan atas tudingan bahwa SBY mendalangi demonstrasi.

Arief menyebut bahwa jika terus dituduh pemerintah dan buzzer, SBY hanyalah manusia biasa yang bisa bereaksi. “Rasanya, rakyat akan turun ke jalan kalau beliau serukan. Tapi itu bukan DNA SBY,” katanya melalui akun Twitter.

Ya ampun, astaga.

Hari gini masih saja bermimpi untuk mengganggu pemerintahan. Buat apa sih? Mau berniat jatuhkan presiden? Gak bakalan bisa. Sampai kapan pun presiden takkan bisa dijatuhkan terkait penanganan pandemi. Presiden hanya bisa mundur tahun 2024 nanti.

Yang meninggal karena Covid-19, itu benar. Tapi bukan hanya di Indonesia. Di negara lain juga banyak yang meninggal. Banyak yang menderita karena Covid-19. Begitu juga dengan warga di seluruh dunia. Semuanya terdampak baik langsung maupun tidak langsung. Kalau hanya Indonesia yang harus didemo dan presidennya didesak mundur, ini adalah permintaan orang stres akut dan sakit hati.

Ini sebenarnya menarik kalau beneran SBY sampai menyerukan kepada rakyat untuk turun ke jalan. Turun ke jalan apa dulu nih? Bisa saja turun ke jalan buat nyanyi bareng lagu-lagu ciptaan SBY. Bisa saja turun ke jalan untuk prihatin massal? Atau demo masak nasi goreng di jalanan? Atau mau buat unjuk rasa?

Sudahlah, SBY takkan berani terang-terangan melakukan itu. Hanya orang bodoh yang mau frontal mengajak rakyat turun ke jalan apalagi di masa pandemi ini. Melakukan ini sama saja dengan menjerumuskan diri sendiri dan partainya.

Rakyat 1000 persen bakal muak dan marah besar. Demokrat bakal jadi partai abu. Kader-kadernya akan jadi sasaran hujatan. Apalagi AHY, bakal merasakan kerugian paling besar dari semuanya. Maklum deh, dia kan dianggap mau maju ke 2024. Kalau bikin blunder, sama saja buang peluang sia-sia dengan cara konyol.

Ini yang paling telak. Kalau misalnya SBY serukan massa turun ke jalan, malah publik jadi makin yakin dengan rumor dalang demo sebelumnya yang batal digelar. Ini jadi tembakan paling mematikan buat Demokrat.

Demokrat saat ini ibarat sedang terombang-ambing di tengah lautan, masih belum menemukan kapal penyelamat besar. Kalau mereka terus membuat blunder, partai ini akan merangkai prestasi besar yaitu jeblok ke bawah.

Publik pun tidak mendukung demo apa pun saat ini. Ada isu demo saja, langsung dikritik habis-habisan. Mencari muka dengan demo adalah tindakan bodoh yang akan mendatangkan penyesalan besar.

Jadi stop bawa-bawa rakyat. Jijik. Rakyat tidak butuh diwakili apalagi dimanfaatkan untuk kepentingan politik, apalagi dipakai untuk dibenturkan dengan pemerintah.

ProDEM pun aneh-aneh saja, seolah menambah bumbu agar isu ini tetap lezat disantap. Ini masa pandemi, bukan kayak tahun sebelum 2020. Semua orang berjibaku untuk keluar dari pandemi. Pemerintah sedang berupaya keras menurunkan dampak dari pandemi. Situ jangan seenaknya meminta atau menghasut pihak lain untuk memperkeruh situasi. Kalau tidak bisa membantu, setidaknya diam saja dan jangan mengganggu.

Nanti kalau dikritik balik, katanya pemerintah anti kritik, pemerintah kerahkan buzzer. Padahal mereka duluan yang melayangkan statement yang tidak bertanggung jawab.

Tak perlu cari muka dengan cara murahan seperti ini. Rakyat sudah mulai muak. Merasa sudah hebat bagai pahlawan, tapi di mata rakyat mereka ini ibarat pengganggu yang tidak tahu malu.

Bukannya memberikan semangat kepada rakyat, atau membantu meringankan beban pemerintah dalam melawan pandemi, atau setidaknya tidak membuat kontroversi, eh banyak yang malah mengompori karena nafsu terlalu besar tak terkendali.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

CERITA DAHLAN ISKAN SOAL AKIDI TIO YANG BERI BANTUAN COVID-19 RP 2 TRILIUN

TEMPO.CO, Jakarta – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN dan pimpinan Jawa Group, menceritakan percakapannya dengan Hardi Darmawan, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan. Hardi tak lain adalah dokter yang sempat menangani almarhum Akidi Tio, pengusaha asal Aceh yang baru saja menyumbang uang tunai Rp 2 triliun.

Bantuan tersebut disalurkan oleh keluarga Tio untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan. Hal itu yang kemudian menuai pujian, seperti dari Menteri Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti hingga Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti.

“Bukan main. Hanya itu yang bisa saya tulis. Kok ada orang menyumbang uang Rp 2 triliun. Orangnya tidak pernah dikenal. Sudah lama pula meninggal dunia,” tulis Dahlan di blog pribadinya disway.id pada Rabu, 28 Juli 2021.

Dahlan lalu mengobrol dengan Hardi dan menanyakan soal kabar sumbangan tersebut. “Betul, saya kenal baik keluarga itu,” kata Hardi, seperti yang diceritakan Dahlan.

Kepada Dahlan, Hardi mengatakan bahwa bantuan tersebut akan ditransfer dalam bentuk uang tunai pada Rabu hari ini. Bantuan dikirim ke Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri, tapi kemungkinan lewat rekening khusus.

Dahlan lalu menceritakan lagi bahwa Akidi Tio lahir di Langsa, Aceh Timur. Tio meninggal tahun 2009 saat berusia 89 tahun akibat serangan jantung. Istri Tio yang juga pasien Hardi, meninggal lebih dulu pada 2005. “Saya dan istri akrab dengan keluarga Pak Tio,” ujar Hardi kepada Dahlan.

Menurut Hardi, kata Dahlan, keluarga Tio dan Eko Indra Heri sudah bersahabat lama, yaitu saat Eko masih jadi perwira di Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumsel. Lalu, Eko juga sempat pindah tugas menjadi Kapolres di Langsa, tempat kelahiran Tio.

Hardi mengingat Tio sebagai sosok yang rendah hati. “Setiap datang ke tempat praktik saya selalu hanya mengenakan baju dan celana putih,” kata Hardi kepada Dahlan.

Lalu sebagai pengusaha, Hardi mengetahui Tio pernah punya pabrik kecap, pabrik mebel, kebun sawit, hingga kontraktor bangunan. Tapi, lima orang pengusaha Tionghoa yang dikenal Dahlan di Sumsel, tidak ada yang mengenal Akidi Tio. Termasuk eks Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin.

“Berarti pengusaha ini memang luar biasa rendah hatinya. Low profil high profit. Dan yang seperti itu banyak sekali di lingkungan masyarakat Tionghoa,” kata Dahlan Iskan.
sumber: tempo

Posted in Berita | Leave a comment

ANGGOTA INJAK KEPALA WARGA, PANGLIMA TNI PERINTAHKAN COPOT DANLANUD – DANSATPOM

TEMPO.CO, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah memerintahkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo untuk segera mencopot Komandan Landasan Udara Johannes Abraham (Lanud JA) Dimara serta Komandan Satuan Polisi Militer AU (Pomau) Lanud JA Dimara.

Perintah itu dilakukan usai insiden adanya anggota TNI AU yang menginjak kepala seorang warga Papua di Merauke.

“Saya sudah memerintahkan KSAU untuk mencopot Komandan Lanud dan Komandan Sat POM AU-nya. Saya minta malam ini langsung serah terimakan (jabatan). Saya minta malam ini sudah ada keputusan itu,” ujar Hadi saat dikonfirmasi pada Rabu, 28 Juli 2021.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto menilai Komandan Lanud JA Dimara dan Komandan Satua Pomau Lanud JA Dimara tidak bisa membina anggotanya dengan baik. “(Perintah pencopotan diberikan) karena mereka tidak bisa membina anggotanya. Kenapa tidak peka memperlakukan disabilitas seperti itu. Itu yang membuat saya marah,” kata Hadi.

Kasus kekerasan yang dialami warga Papua terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Korban tengah terlibat dalam perseteruan dengan pria lainnya di video itu. Kemudian dua anggota TNI AU datang, memiting tangan korban, dan mendorong keluar dari warung ke pinggir jalan.

Anggota TNI AU yang memiting tangan lalu menelungkup korban di atas trotoar. Sedangkan rekannya menginjak kepala korban. Korban hanya terdengar mengerang tanpa melakukan perlawanan. Menurut aktivis HAM Papua, Theo Hesegem, korban merupakan penyandang disabilitas.

KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo kemudian menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Papua, khususnya Merauke, juga kepada korban dan keluarganya. “Sekali lagi saya ingin menyampaikan permohonan maaf setinggi-tingginya. Mohon dibuka pintu maaf,” kata dia ihwal kekerasan anggota TNI AU terhadap warga Papua.
sumber: tempo

Posted in Berita | Leave a comment

TIM OLAHRAGA YANG DIDENDA KARENA MENOLAK PAKAI BIKINI DAN SEKSISME DALAM OLAHRAGA LAINNYA, BAGAIMANA MENGATASINYA?

“Bersama-sama kami akan terus berjuang untuk mengubah aturan seragam bertanding, sehingga pemain bisa bermain dengan pakaian yang nyaman bagi mereka.”

Itu adalah pernyataan dari Federasi Bola Tangan Norwegia (NHF), setelah tim bola tangan pantai putri negara mereka didenda 1.500 euro atau sekitar Rp25,5 juta.

Kesalahan mereka? Menolak memakai bawahan bikini saat berlaga di Kejuaraan Eropa.

Namun, sehari sebelumnya, seorang atlet perempuan diberi tahu bahwa celananya “terlalu pendek dan terbuka”.

Sayangnya aturan seperti ini bukanlah hal baru.

Di sini kita melihat kembali beberapa insiden paling terkenal terkait pakaian yang dikenakan perempuan dalam pertandingan olahraga.
Tim bola tangan pantai didenda karena tidak memakai bikini

Para pemain dari tim bola tangan pantai Norwegia mengeluhkan celana bikini yang harus mereka kenakan terlalu ketat, terlalu terbuka, dan tidak nyaman.

Jadi mereka memilih untuk memakai celana pendek [seperti foto di atas] ketika mereka menghadapi Spanyol untuk pertandingan memenangkan medali perunggu.

Sebelum kejuaraan berlangsung, Norwegia berkomunikasi dengan Federasi Bola Tangan Internasional dan meminta izin agar para atlet diizinkan mengenakan celana pendek.

Permintaan mereka tidak hanya ditolak, mereka bahkan diingatkan bahwa pelanggaran aturan dapat dikenakan sanksi.

Ketika tim itu memilih mengenakan celana pendek selama pertandingan, mereka didenda setara dengan $ 177 (Rp2,5 juta) per pemain.

Federasi Bola Tangan Eropa (EHF) menjatuhkan denda karena kasus “pakaian yang tidak pantas” dan menyatakan Norwegia telah bermain dengan celana pendek yang “tidak sesuai dengan peraturan seragam atlet yang ditetapkan dalam peraturan bola tangan pantai IHF (Federasi Bola Tangan Internasional).”

Dikritik keras

Apa yang dipakai atlet perempuan dikritik berkali-kali, selama bertahun-tahun.

Tapi denda itu memicu reaksi.

Banyak orang bertanya mengapa pemain bola tangan pantai pria bisa memakai atasan longgar dan celana pendek yang panjangnya sampai ke paha, tapi perempuan dilarang memakai pakaian serupa?

“Yang paling penting adalah membuat para atlet nyaman,” kata kepala Federasi Bola Tangan Norwegia, Kåre Geir Lio, yang tidak hanya mendukung para perempuan, tetapi setuju untuk membayar denda.

Presiden Federasi Bola Voli Norwegia, Eirik Sordahl, mengatakan, “Pada tahun 2021, hal ini seharusnya tidak menjadi masalah.”

Menteri Kebudayaan dan Olahraga negara itu Abid Raja mengatakan di Twitter, “Ini benar-benar konyol – perubahan sikap diperlukan di dunia olahraga internasional yang macho dan konservatif”.

Selama bertahun-tahun, para pemain perempuan mengeluhkan perbedaan dalam olahraga pantai ini dan mengatakan bahwa bikini, yang diharuskan itu, merendahkan dan tidak nyaman.

“Setiap olahraga membutuhkan aturan. Tapi ketika kita memiliki seperangkat aturan hanya untuk perempuan, maka ada masalah,” kata jurnalis olahraga, Renata Mendonca kepada BBC.

“Ini adalah seksisme yang tertinggi. Sayangnya, seksisme dalam olahraga banyak terjadi dan memainkan faktor besar mengapa begitu banyak atlet perempuan brilian keluar dari bidang mereka,” kata pencipta konten digital dan mantan pengacara, Tova Leigh kepada BBC.

“Masalahnya bukan celana bikini. Isunya adalah, bahkan pada tahun 2021, perempuan masih diberi tahu apa yang boleh atau tidak boleh mereka pakai karena tubuh perempuan masih dilihat sebagai objek untuk kepentingan laki-laki, yang memberikan hak kepada setiap orang untuk berkomentar dan menuntut mereka.

“Perempuan dalam olahraga tidak dianggap serius, mereka diperlakukan sebagai pemanis dan bukan sebagai atlet profesional,” tambah Leigh.

Dan Mendonca setuju, “Tidak ada pembenaran yang masuk akal untuk bikini yang diwajibkan. Tak ada pengaruhnya jika perempuan diizinkan memakai celana pendek – jika ada perubahan, itu adalah para atlet akan merasa lebih nyaman.”

Mendonca, salah satu pendiri platform digital Dibradoras, bertujuan untuk meningkatkan visibilitas wanita dalam olahraga, memberi mereka sorotan yang sering tak diberikan media arus utama.

“Kompetisi olahraga dirancang untuk pria – seperti yang ditunjukkan oleh insiden semacam ini. Pada tahun 2021, orang-orang yang menjalankan organisasi olahraga, biasanya pria kulit putih, masih melihat atlet perempuan sebagai perhiasan, hanya untuk menyenangkan pria.

“Seharusnya perempuan memutuskan pakaian apa yang paling cocok untuk mereka. Namun, karena jumlah perempuan yang mengurus organisasi olahraga sedikit dan kebanyakan tidak ada, suara atlet perempuan tidak terdengar,” katanya.
Celana dianggap ‘terlalu pendek dan terbuka’
Hentikan Twitter pesan, 2

Tetapi tim Norwegia bukanlah perempuan pertama dalam olahraga yang menghadapi masalah ini dan kemungkinan besar bukan yang terakhir.

Bahkan, sehari sebelum denda mereka, para-atlet dan juara dunia ganda Tim GB, Olivia Breen, “tidak bisa berkata-kata” ketika dia disuruh memakai celana “yang lebih pantas” saat bertanding di Kejuaraan Inggris.

Komentar itu datang dari seorang pejabat, yang mengatakan celananya “terlalu pendek dan terbuka”. [Anda dapat melihat apa yang dia kenakan pada tweet di atas.]

Pelari cepat dan lompat jauh, yang akan bertanding di Paralimpiade di Tokyo bulan depan itu, mengatakan niatnya untuk mengungkapkan hal ini secara terbuka adalah untuk menghentikan hal itu terjadi pada orang lain.

Breen menggambarkan pakaian olahraganya sebagai “celana bikini high-waisted”.

“Kami ingin merasa seringan mungkin saat bertanding, tidak harus merasa berat, dan merasa nyaman,” katanya kepada BBC.

“Saya sudah memakainya selama sembilan tahun dan tak pernah mendapat masalah. Kami harus memakai apa yang berhak kami pakai.”

“Dua contoh ini mungkin tampak seperti bertentangan satu sama lain, tetapi ini hanyalah dua sisi dari mata uang yang sama,” bantah Leigh.

“Tubuh perempuan diperlakukan dan dipandang sebagai ‘masalah’. Tubuh perempuan dianggap ‘tidak pantas’ atau ‘tidak cukup menghibur’.”

Masalah ini juga muncul kembali pada tahun 2016 ketika sebuah gambar dari Olimpiade Rio dibagikan dan dikomentari secara luas.

Sebuah gambar dua pemain voli pantai – satu dari Mesir dan satu dari Jerman [lihat di atas] memicu perbincangan, bukan karena keterampilan olahraga mereka yang mengesankan tetapi karena “pakaian mereka yang kontras”, dengan beberapa surat kabar mengatakan foto itu mewakili “bentrokan budaya “.

Komentar itu dibantah keras dengan banyak yang mengatakan bahwa itu sebenarnya menunjukkan “kekuatan pemersatu olahraga”.

Doaa Elghobashy dari Mesir [ditampilkan dalam gambar] adalah pemain voli pantai pertama di Olimpiade yang mengenakan jilbab.

Dia hanya berkomentar pada saat itu “Saya telah mengenakan jilbab selama 10 tahun…Jilbab tidak menjauhkan saya dari hal-hal yang saya sukai dan voli pantai adalah salah satunya”.

Tapi perdebatan itu menyoroti masalah yang lebih besar bagi banyak orang.

“Tidak peduli dari budaya apa Anda berasal, tubuh perempuan dan cara tubuh itu berpakaian masih dilihat sebagai milik publik – atau, lebih tepatnya, milik patriarki,” tulis jurnalis Inggris Hannah Smith saat itu.

“Tidak peduli apa yang Anda kenakan untuk berolahraga sebagai perempuan, Anda akan selalu dinilai oleh pria yang menonton.”

Pakaian ketat Serena

Petenis AS Serena Williams mendedikasikan pakaian Prancis Terbuka 2018-nya untuk “semua ibu di luar sana yang mengalami kehamilan yang sulit” ketika dia kembali bertanding setelah cuti hamil.

Juara Grand Slam 23 kali itu mengatakan “catsuit”, baju ketat warna hitam, yang membuatnya merasa seperti “ratu dari Wakanda” mengacu pada film Black Panther.

Dia diberitahu pakaian itu tidak akan diizinkan lagi. Presiden Federasi Tenis Prancis, Bernard Giudicelli, mengatakan kepada majalah Tennis: “Saya yakin kita kadang-kadang bertindak terlalu jauh. Anda harus menghormati permainan dan tempatnya”.

Williams mengatakan setelan itu membantunya mengatasi masalah pembekuan darah, yang katanya hampir merenggut nyawanya, ketika melahirkan.

Tapi dia mengatakan dia sudah berbicara dengan Giudicelli pada saat itu dan bersikeras keputusan itu “bukan masalah besar” dan “jika mereka tahu bahwa beberapa hal dilakukan untuk alasan kesehatan, maka tidak mungkin mereka tidak setuju”.

Jadi, dengan lebih banyak atlet perempuan yang berbicara soal ini, apakah semuanya mulai berubah?
Baju senam tertutup

Atlet gimnastik Jerman Sarah Voss memutuskan untuk mendobrak tradisi dan mengenakan bodysuit tertutup untuk kompetisi Senam Artistik Eropa pada April 2021.

Dia tidak melanggar aturan, tetapi itu dianggap tak biasa.

Sampai saat itu, satu-satunya perempuan yang menutupi kaki mereka dalam kompetisi senam internasional melakukannya karena alasan agama.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia ingin menjadi “panutan bagi pesenam muda yang tidak merasa nyaman” dan berharap orang lain akan mengikuti jejaknya, meskipun dia mengatakan orang lain tidak harus melakukannya jika mereka tidak mau.

“Jika mereka merasa nyaman, mereka bisa memakai baju senam normal… Bagi saya, itu tidak berarti saya harus memakai leotard tertutup di masa depan setiap saat. Itu tergantung pada bagaimana perasaan saya saat akan tampil.”

Voss juga mendapat dukungan dari otoritas olahraga negaranya dan dua rekannya mengikuti jejaknya.

Federasi Jerman memuji mereka karena berupaya melawan “seksualisasi dalam gimnastik”.

Awalnya penggunaan topi renang Soul Cap banyak ditentang, tapi kini hal itu mulai berubah.

Keputusan untuk tidak mengizinkan topi renang yang dirancang untuk rambut afro di kompetisi internasional itu sekarang dapat dipertimbangkan setelah mendapat reaksi keras.

Perusahaan produksi Soul Cap mengatakan Fina (Federasi Renang Internasional), telah memberi tahu mereka bahwa topi mereka tidak cocok karena tidak mengikuti “bentuk alami kepala”.

Namun komentar tersebut memicu kritik dari banyak perenang. Beberapa mengatakan hal itu akan membuat orang kulit hitam enggan mengambil bagian dalam olahraga tersebut.

Akibatnya Fina mengatakan sedang “meninjau situasi” mengenai produk itu.

Cerita tentang atlet perempuan yang dikritik karena apa yang mereka kenakan, pasti akan terus mendominasi berita utama di masa depan.

Tapi menurut Leigh ada satu hal yang kita semua bisa lakukan untuk membantu dan itu adalah “untuk membicarakannya, kapan pun Anda melihatnya”.

Mengapa? Karena “kita perlu menunjukkan kepada anak-anak perempuan, sejak usia muda, bahwa olahraga adalah tempat perempuan”.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

COVID: KEBIJAKAN ‘SARAT KOMPROMI POLITIK DAN EKONOMI’, INDONESIA DIPREDIKSI AKAN JADI NEGARA TERAKHIR DI DUNIA YANG KELUAR DARI KRISIS PANDEMI

Indonesia diprediksi akan menjadi negara terakhir di dunia yang keluar dari krisis pandemi Covid-19 jika tidak ada kebijakan strategis yang luar biasa pada pemulihan kesehatan, kata seorang pakar.

Pasalnya hampir satu setengah tahun pandemi berjalan, kebijakan yang diambil pemerintah lebih dipengaruhi oleh kompromi politik dan ekonomi ketimbang kesehatan.

Kondisi seperti ini, kata pengamat kebijakan publik, dikhawatirkan akan menggerus kepercayaan publik kepada pemerintah dan bisa memicu aksi protes.

Tapi pemerintah menampik anggapan itu dan menjanjikan penambahan anggaran APBN untuk kesehatan pada tahun depan.

Sepanjang pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir satu setengah tahun ini, pemerintah Indonesia setidaknya telah menelurkan lima kebijakan.

Mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Maret 2020, kemudian Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai Januari 2021.

Tak berselang lama pemerintah memberlakukan PPKM Mikro di seluruh provinsi yang mengatur hingga tingkat RT/RW. Setelah itu mengganti dengan PPKM Darurat pada awal Juli 2021 di provinsi Jawa-Bali lantaran melonjaknya kasus infeksi setelah Lebaran.

‘Sarat kompromi’

Setelah habisnya jangka waktu penerapan PPKM Darurat, pemerintah memperpanjang dengan membuat aturan baru yakni PPKM level 1 hingga 4 sampai 2 Agustus mendatang.

Epidemilog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menilai seluruh kebijakan pandemi Indonesia banyak dipengaruhi oleh kompromi politik dan ekonomi ketimbang kesehatan.

Ia mencontohkan kengototan pemerintah menggelar pilkada serentak pada Desember 2020 meski banyak penolakan dari pakar kesehatan.

Tapi selalu lemah pada pelaksanaan 3T (pengetesan, pelacakan, perawatan).

Pengamatannya hingga saat ini Indonesia masih berkutat pada rasio 1 banding 1 dalam melakukan pelacakan kontak erat Covid-19, jauh dari standar Badan Kesehatan Dunia, WHO, 1 banding 30.

“Di tahun pertama pemerintah meremehkan pandemi dan keputusan yang diambil tidak berbasis sains. Tahun kedua, mau jalan di dua kaki yaitu kesehatan dan ekonomi tapi tidak seimbang. Kesehatan berada di kaki yang lemah. Testing rendah, tracing sekadarnya, dilakukan pembatasan tapi sangat longgar,” ujar Dicky Budiman kepada Quin Pasaribu yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Selasa (27/07).

Kebijakan yang sarat kompromi itu, kata dia, menimbulkan dampak besar pada sektor kesehatan. Indonesia berada di posisi teratas sebagai penyumbang kasus tertinggi harian dan kematian di dunia dalam beberapa hari terakhir.

Data Kementerian Kesehatan pada Selasa (27/07) menyebutkan tambahan kasus virus Corona sebesar 45.203 orang.

Adapun angka kematian lagi-lagi mencatatkan rekor tertinggi selama pandemi yakni 2.069.

“Inilah yang dihadapi Indonesia karena sudah menempatkan pilihan strategi yang salah dari awal sehingga masalah kesehatan terlanjur membesar. Mau tidak mau kita akan melihat kasus kematian dari hasil kompromi ini, kematian yang sangat banyak.”

Dicky memprediksi Indonesia akan menjadi negara terakhir di dunia yang keluar dari krisis pandemi Covid-19 jika tidak ada “perubahan kebijakan strategis yang luar biasa”.

Seperti menggenjot pengetesan dan pelacakan hingga tiga juta orang dalam sehari, menerapkan karantina wilayah, dan mempercepat vaksinasi.

“Tampaknya Indonesia akan selesai belakangan dari situasi krisis pandemi. Ini bukan estimasi yang mengenakkan, tapi kondisi saat ini mengarah ke situ.”

“Sebab Indonesia bukan tidak mungkin akan menghasilkan suatu varian virus baru dari pergerakan manusia yang tidak terkendali dari pulau-pulau lain. Potensi itu besar seperti pada kasus flu burung muncul strain super.”

“Ketika swine flu juga Indonesia yang terakhir keluar dari wabah.”
‘Seperti tak ada skenario kebijakan yang matang’

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Zuliansyah, menilai pemerintah tidak memiliki skenario kebijakan yang matang meski pandemi sudah setahun lebih berjalan.

Kebijakan yang kerap dikeluarkan, justru katanya, diambil tanpa mitigasi dan kerap mengikuti opini publik. Semisal vaksin individu berbayar yang akhirnya dibatalkan karena ditentang masyarakat.

“Saya khawatir belum ada skenario kebijakan (pandemi) sampai dua hingga tiga tahun ke depan. Pemerintah masih meraba-raba dengan pandemi yang berlangsung panjang bahkan ada gelombang varian baru, saya belum lihat skenario kebijakan ekonomi dan kesehatan,” imbuh Zuliansyah kepada BBC News Indonesia.

“Padahal skenario ini seharusnya sudah dimiliki pemerintah terlepas situasinya tidak bisa diprediksi.”

Jika kondisi ini terus berlanjut, kata Zuliansyah, maka ia khawatir “tingkat kesabaran masyarakat” akan meledak sehingga muncul ketidakpercayaan kepada pemerintah.

“Masyarakat mulai jenuh dengan kondisi ini. Kalau tidak diantisipasi dengan berbagai macam skenario kebijakan, saya khawatir akan terjadi demo seperti di negara lain.”

Apa kata pemerintah?

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Raden Pardede, menampik anggapan itu.

Ia mengatakan pemerintah dihadapkan pada pilihan yang sulit dalam membuat kebijakan pandemi.

“Ini antara life and livelihood. Itu pilihan yang sulit dalam hal ini pemerintah memutuskan gas dan rem. Tapi masalah kesehatan tetap diutamakan, bukan ekonomi,” tutur Raden Pardede kepada BBC News Indonesia.

Pemerintah, sambungnya, mustahil menerapkan kebijakan karantina wilayah karena ketiadaan dana.

Oleh karena itu strategi terkini yang digencarkan pemerintah adalah mempercepat vaksinasi sembari memperbaiki fasilitas layanan kesehatan dan memperbanyak persediaan obat-obatan.

“Kalau membuat mereka total tidak bergerak, rasanya itu utopis. Idealnya bisa begitu, tapi kita tidak dalam keadaan ideal.”

Selain itu, kata Raden, pemerintah juga sedang menggenjot pengetesan dan pelacakan di daerah-daerah yang angka kasus infeksinya tinggi.

Untuk tahun depan pemerintah berancang-ancang untuk menambah dana di sektor kesehatan dalam APBN.

“APBN tahun depan kemungkinan besar ditambah untuk memperbaiki fasilitas kesehatan. Lalu bagaimana kita memproduksi sebagian vaksin di dalam negeri dan mendorong universitas-universitas untuk menggairahkan research and development untuk vaksin dan obat-obatan.”

“Jadi fasilitas rumah sakit, obat, dan vaksin harus diperbaiki tahun depan,” katanya.
sumber: bbc

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

IDI: 598 DOKTER GUGUR SELAMA PANDEMI COVID-19

Merdeka.com – Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi Dokter IDI, Mahesa Paranadipa Maikel menyebutkan sebanyak 598 orang dokter meninggal dunia selama pandemi Covid-19 per 27 Juli 2021. Melihat angka itu, dia khawatir total kematian rekan sejawat dokter akan menembus 600 orang.

Berdasarkan data statistik Tim Mitigasi IDI, dokter umum berada di posisi tertinggi untuk jumlah terbanyak kematian yakni 319 orang (5 di antaranya Guru Besar), diikuti dokter spesialis sebanyak 270 orang (29 Guru Besar) dan residen sebanyak 9 orang. Sementara itu, berdasarkan gender sebanyak 84 persen atau 502 dokter merupakan laki-laki dan 16 persen sisanya perempuan.

Berdasarkan wilayah, jumlah kematian dokter tertinggi berasal dari Jawa Timur yakni 127 orang, kemudian DKI Jakarta (92 orang), Jawa Tengah (89 orang), Jawa Barat (83 orang) dan Sumatera Utara (41 orang).

“Melihat angka ini, kami di kalangan dokter tersayat hati kami melihat banyaknya guru-guru kami yang harus gugur, saudara dan adik-adik kami,” kata Mahesa Paranadipa Maikel dalam konferensi pers daring yang digelar Tim Mitigasi IDI, Rabu (28/7).

Berkaca dari angka ini, Mahesa Paranadipa Maikel meminta bantuan dari masyarakat untuk ikut serta menekan angka penularan Covid-19 termasuk pada para dokter melalui penerapan protokol kesehatan ketat dan vaksinasi. Kedua hal ini penting untuk juga melindungi kelompok-kelompok rentan terpapar penyakit akibat SARS-CoV-2 itu dan berisiko mengalami kondisi parah.

Dia juga meminta dukungan pemerintah dari sisi sumber daya agar tenaga kesehatan bisa tetap melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami mohon semua dengan kemampuan yang Anda miliki tolong bantu agar bisa menekan angka penularan, agar beban kesehatan bisa berkurang hari demi hari,” demikian tutur dr. Mahesa Paranadipa Maikel. Dikutip Antara.

Terkait vaksin Covid-19 ketiga bagi tenaga kesehatan, saat ini sudah diberikan kepada 3.800 tenaga kesehatan di 14 rumah sakit vertikal yang berada di bawah koordinasi Kementerian Kesehatan. Saat ini, vaksinasi dalam proses distribusi ke daerah-daerah.

Kondisi di Sumatera

Jumlah kematian dokter di wilayah Sumatera mencatatkan angka yang bahkan menembus angka 10. Ketua IDI wilayah Aceh, Safrizal Rahman menuturkan sebanyak 10 orang dokter meninggal dunia hingga Rabu (28/7) ini.

Dari jumlah ini, sebanyak 41 orang dokter di antaranya masih melakukan isolasi mandiri dan lima orang menjalani perawatan. Sementara itu, untuk total kasus, tercatat 22.104 kasus terkonfirmasi hingga 27 Juli 2021.

“Sampai saat ini, Alhamdulillah IDI Aceh terus melakukan upaya advokasi kepada anggota untuk terus menjaga kesehatan. Untuk Aceh sendiri, tenaga kesehatan, upaya yang dilakukan pemerintah mendukung supaya mereka terjaga kesehatannya luar biasa,” kata Safrizal.

“Kami masih dalam kondisi siap berhadapan dengan Covid-19, walaupun yang paling dibutuhkan patisipasi masyarakat,” kata Safrizal.

Angka kematian dokter yang juga relatif tinggi tercatat di Kepulauan Riau. dr. Rusdani dari IDI Kepulauan Riau mengonfirmasi kasus kematian dokter mencapai 7 orang hingga saat ini. Dari jumlah itu, salah satu dokter berada dalam kondisi hamil 8 bulan. Sementara itu, total kasus dokter yang terkonfirmasi positif mencapai 167 orang.

Di Jambi, Ketua satgas Covid-19 IDI wilayah jambi, dr. Nirwan satria mencatat sudah sebanyak tiga orang dokter spesialis (bedah, saraf dan ortopedi) yang meninggal dunia dari total 90 orang dokter yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Rabu ini.

Dia juga mencatat jumlah kasus yang naik yang terus tembus pada angka 200 sejak 18 Juli hingga beberapa hari setelahnya. Menurut Nirwan, angka kasus bahkan pernah mencapai 442 dari yang sebelumnya bahkan tak sampai 100 kasus.

Tak hanya dari jumlah kasus, Nirwan juga mengonfirmasi masuknya varian Delta Plus di wilayah kerjanya, yang diketahui cepat menular ketimbang virus aslinya.

Sebagai salah satu langkah mendeteksi dini kasus sekaligus membantu melindungi tenaga kesehatan di sana, pihak IDI setempat bekerja sama dengan laboratorium pusat diagnostik di Universitas Andalas, Padang rutin melakukan swab.

“Persiapan kami, mengedukasi kami semua bagaimana melindungi diri masing-masing dengan mengenakan masker yang benar, menjaga jarak, menjaga mata, hidung dan mata dari paparan,” tutur Nirwan.

Di Sumatera Selatan, perwakilan IDI setempat, Dr. Trisnawarman menyebut sebanyak 3 orang dokter meninggal dunia dari 154 orang yang terkonfirmasi positif hingga hari ini. Sementara angka keterisian ICU, sudah mencapai angka 88 persen khusus di wilayah Palembang.

“Kemarin 1020 kasusnya. Memang fluktuatif, kadang meningkat kadang turun, mungkin karena terkait pemeriksaan sampel-nya. Sampel kadang-kadang menumpuk belum diperiksa sehingga hasilnya di hari berikutnya lebih tinggi,” kata dia.

Trisnawan mengatakan, demi mengantisipasi pasien yang tertolak di rumah sakit, maka sejumlah tempat seperti wisma atlet dan asrama haji disiapkan sebagai tempat isolasi pasien bergejala ringan. [gil]
sumber: merdeka

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment