PEMERINTAH DIAM-DIAM SIAPKAN MASKAPAI PELITA, ANDAI GARUDA DITUTUP

KOMPAS.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membenarkan rencana untuk menyiapkan PT Pelita Air Service (PAS) sebagai maskapai berjadwal nasional menggantikan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk atau GIAA.

Persiapan Pelita Air sebagai maskapai berjadwal ini untuk mengantisipasi apabila restrukturisasi dan negosiasi yang sedang dijalani oleh Garuda tak berjalan mulus.

“Kalau mentok ya kita tutup (Garuda), tidak mungkin kita berikan penyertaan modal negara karena nilai utangnya terlalu besar,’” kata Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo dilansir dari Antara, Minggu (24/10/2021).

Menurut Tiko, panggilannya, progres negosiasi dan restrukturisasi utang Garuda Indonesia dilakukan dengan seluruh lender, lessor pesawat, hingga pemegang sukuk global, melibatkan tiga konsultan yang ditunjuk Kementerian Negara BUMN.

Meskipun demikian, negosiasi dengan kreditur dan lessor masih alot dan membutuhkan waktu yang panjang. Salah satu alasannya, pesawat yang digunakan Garuda Indonesia dimiliki puluhan lessor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiko juga menilai opsi penutupan Garuda Indonesia tetap terbuka meski berstatus sebagai maskapai flag carrier.

Alasannya, saat ini sudah lazim sebuah negara tidak memiliki maskapai yang melayani penerbangan internasional.

Dia pun beralasan meskipun Garuda Indonesia bisa diselamatkan, nyaris mustahil Garuda Indonesia bisa melayani lagi penerbangan jarak jauh, misalnya ke Eropa.

Oleh karena itu, untuk melayani penerbangan internasional, maskapai asing akan digandeng sebagai partner maskapai domestik.

Didukung DPR

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI Evita Nursanty mendukung langkah yang diambil Kementerian BUMN dengan opsi penutupan maskapai Garuda Indonesia apabila negosiasi dengan para lender, lessor pesawat, hingga pemegang sukuk global gagal dilakukan.

Evita mengatakan jika negosiasi berjalan alot dan kemungkinan berakhir gagal, maka tidak ada pilihan lain, kecuali Kementerian BUMN harus menyiapkan maskapai penerbangan Pelita Air atau maskapai lain sebagai pengganti.

“Saya menilai penyiapan maskapai penerbangan lain untuk menggantikan Garuda Indonesia sebagai antisipasi dari sangat seriusnya situasi saat ini,” kata Evita.

“Kalau memang tidak bisa lagi dinegosiasikan dengan para lessor, lender maupun pemegang sukuk global ya tentu saja seperti kata Kementerian BUMN, opsinya tidak ada lagi kecuali ditutup,” katanya lagi.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menyampaikan DPR sudah menegaskan bahwa opsi lain dengan penyertaan modal negara (PMN) tidak akan mungkin dilakukan.

Evita berharap situasi ini bisa ditangkap para lessor untuk bisa memberikan kesempatan kepada Garuda di tengah kondisi tidak adanya opsi lain lagi.

Apalagi terakhir ini terbuka sinyal positif bagi dunia penerbangan setelah dibukanya pariwisata internasional ke Bali, pembukaan umrah, dan lainnya setelah menurunnya kasus Covid-19 secara signifikan di Indonesia.

Lanjut dia, penutupan Garuda Indonesia itu tidak akan membuat Indonesia kehilangan flag carrier.

Ia menyebut di Amerika Serikat (AS) misalnya, penerbangan sepenuhnya dikelola oleh swasta, dan semua pesawat yang terdaftar di AS itu disebut flag carrier.

Sebuah negara bisa mengganti maskapai national carrier-nya bahkan meniadakannya, termasuk bekerja sama dengan maskapai internasional untuk jadwal penerbangan internasional.

“Kalau saya ditanya saya tentu suka jika Garuda Indonesia tetap ada, tapi kalau kondisinya memang sudah tidak ada jalan keluar lain di mana para lessor dan lender itu tetap tidak mau negosiasi, ya sudah tutup saja,” ujar Evita.

Tanggapan Garuda

Sementara itu, VP Corporate Secretary & Investor Relations Garuda Mitra Piranti menyatakan, belum ada informasi resmi yang diterima pihaknya terkait opsi tindak lanjut pemulihan kinerja Garuda.

Mitra menegaskan, pihaknya masih berupaya memperbaiki kinerja perusahaan. Baik dari segi performa finansial maupun memperbaiki model bisnis dalam jangka panjang, melalui melalui program restrukturisasi menyeluruh.

“Upaya tersebut turut kami intensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja khususnya dari aspek operasional penerbangan,” kata Mitra dikutip dari keterbukaan informasi BEI.

Garuda optimistis kinerjanya akan tertolong seiring dengan mulai pulihnya industri penerbangan. Penyebaran virus Covid-19 yang bisa ditekan dan masifnya vaksinasi, membuat masyarakat bisa kembali beraktivitas. Ditambah lagi, destinasi wisata unggulan sudah kembali dibuka.

Garuda juga masih berkoordinasi dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham pengendali, tentang rencana restrukturisasi yang akan dilaksanakan seiring dengan proses PKPU yang tengah berjalan.
sumber: kompas

Posted in Berita | Leave a comment

JALUR TIKUNGAN PDAM SIBOLANGIT LONGSOR

SIBOLANGIT, Waspada.co.id – Kawasan bukit jalur Medan-Berastagi persisnya di tikungan PDAM Tirtanadi Sibolangit, mengalami longsor, Sabtu (23/10) malam.

Kabar musibah longsor di Sibolangit itu pun dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

“Ya benar telah terjadi musibah longsor di tikungan PDAM Tirtanadi Sibolangit. Namun kita belum bisa memastikan apakah ada korban jiwa,” katanya.

Hadi mengungkapkan, Ditlantas Polda Sumut bersama Satlantas Polrestabes Medan telah menurunkan alat berat untuk melakukan evakuasi material longsor yang menutup jalur lalu lintas Medan-Berastagi.

“Saat ini alat berat sedang menuju ke TKP untuk membantu membersihkan material longsor,” ungkapnya sembari menambahkan kepada masyarakat untuk sementara tidak menuju arah Berastagi atau sebaliknya menuju Medan.

“Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat sedang berupaya membersihkan longsor yang diperkirakan ada kendaraan terjebak tertimbun material longsor,” pungkasnya. (wol/lvz/d2)
Editor: SASTROY BANGUN
sumber: waspada

 

Posted in Berita | Leave a comment

TUNTUT PECAT BEBERAPA MENTERI, BEM UI KENA SIKAT NETIZEN, BUKTI MEREKA.TAK DAPAT SIMPATI

Xhardy – Mahasiswa serentak memberikan kritikan kepada pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin yang sudah berjalan tepat dua tahun. Badan BEM Universitas Indonesia (BEM UI) juga memberikan rapor merah.

Karenanya, BEM UI mendesak agar Jokowi dan Ma’ruf Amin melakukan evaluasi terkait permasalahan di berbagai sektor seperti pemberantasan korupsi, HAM, pendidikan, dan penanganan pandemi Covid-19.

“Menanggapi permasalahan di berbagai sektor tersebut, aliansi BEM se-UI menyatakan sikapnya, yaitu mendesak Jokowi-Ma’ruf untuk melakukan evaluasi besar-besaran dan mengambil tindakan tegas terhadap aktor-aktor yang bertanggung jawab atas permasalahan pada sektor-sektor tersebut,” tulis BEM UI, dikutip dari akun Twitter resminya.

BEM UI menyebut ada beberapa menteri yang layak dipecat, yaitu ketua KPK Firli, Menkopolhukam Mahfud MD, MenkumHAM Yasonna Laoly, Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menkes Budi Gunadi Sadikin, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Tampaknya setelah narasi PKI gagal dipanaskan untuk menyerang pemerintah, giliran mahasiswa ambil alih mengkritik pemerintah dengan narasi yang sebenarnya mirip-mirip. Mirip maksudnya membuat opini bahwa pemerintah telah gagal dan mereka menuntut dipecatnya beberapa orang, bahkan meminta presiden turun dari jabatannya.

Memang ada pola musiman yang dipakai untuk membuat keributan politik di tanah air. Masing-masing pihak sepertinya ada jatahnya tersendiri.

Terkhusus untuk BEM UI. Mereka sebelumnya pernah membuat kontroversi dengan membuat cuitan dengan menyebut Jokowi sebagai the king of lip service. Kali ini mereka kembali memberikan rapor merah dan menuntut dipecatnya sejumlah menteri.

Tapi mereka justru mendapat cacian dan bullyan.

Banyak netizen mengkritik sikap mereka terhadap pemerintah. Mereka bertanya apakah mereka ini mahasiswa atau dosen, kerjaannya kasih nilai.

“Masih kuliah aja dah gila..,” komentar salah satu akun.

“Kalian tu sampah…!!!” komentar yang lain.

“BEM UI skrng gk berkualitas, trllu bnyk pesanan dan politik mungkin skrng,” kata yang lain.

BEM UI ini apakah sudah mewakili 270 juta rakyat Indonesia? Atau kita persempit saja, apakah BEM UI ini sudah mewakili seluruh mahasiswa di Indonesia? Saya yakin mayoritas mahasiswa mendukung pemerintahan Jokowi sekarang ini. BEM UI ini siapa sehingga mau seenaknya mengatur presiden harus memecat orang lain?

Mahasiswa ini sebenarnya tidak lagi dapat simpati dari masyarakat. Mereka yakin mahasiswa sekarang sudah beda dengan yang dulu. Terlalu kental aroma politisasi.

Hasil survei SMRC terbaru menunjukkan, mayoritas responden puas terhadap kinerja Presiden Jokowi, dengan angka 65 persen.

“Kita mencatat 68,5 persen masyarakat Indonesia sangat atau cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi, yang kurang atau tidak puas hanya akumulasinya 29 persen,” kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas.

Sebagai rincian, 11,8 persen merasa puas dengan kinerja Jokowi, 56,7 persen cukup puas, 23,5 persen kurang puas, 6 persen tidak puas sama sekali 2 persen tahu atau tidak menjawab.

Masyarakat saja puas dengan kinerja pemerintahan, jadi bisa dikatakan rapor-rapor merah yang diberikan kepada Jokowi adalah alasan saja untuk membuat suhu politik tetap memanas.

Menteri yang kompeten diminta disingkirkan, kemungkinan besar memang ada agenda politik di balik ini. Banyak netizen juga berpikiran sama, bertanya-tanya apakah ada pesan bohir dari tuntutan tersebut? Makanya mual sekali melihat tingkah mereka ini.

Mereka mau terlihat gagah meminta presiden mundur. Maaf saja, Jokowi adalah presiden yang terpilih secara sah lewat pilpres dan didukung oleh mayoritas. Kalau BEM UI ingin memaksakan agendanya kepada Jokowi, hadapi dulu semua pemilihnya.

BEM UI ini berapa jumlahnya? Mau lawan mayoritas pemilih Jokowi? Satu per satu ketok kepala mereka saja pasti sudah merengek kayak bocah tak dibeliin mainan.

Silakan buat tuntutan, terserah kalian. Mau minta Jokowi pindah ke Mars pun silakan. Tapi jangan sekali-sekali bikin ribut apalagi membuat kontroversi. Sudah pasti kalian akan dibully dan dicaci balik. Dan kalau sampai itu terjadi, jangan hanya teriak HAM dan demokrasi diberangus. Ini cuma permainan siapa yang jual dan siapa yang beli. Siapa mengkritik, harus siap menerima kritikan balasan.

Lulus kuliah aja belum. Belum banyak pengalaman, tapi lagaknya seolah paling hebat di dunia.

Bagaimana menurut Anda?

sumber: seword

Posted in Berita | Leave a comment

INDIA CAPAI VAKSINASI SATU.MILIAR, MESKI BARU 30 PERSEN YANG SUDAH MENDAPAT VAKSINASI PENUH

Sekitar 75 persen penduduk India sudah mendapatkan paling sedikit dosis pertama vaksin COVID-19.(AP: Altaf Qadri)

India sudah memberikan vaksinasi sebanyak 1 miliar dosis. Sebuah pencapaian besar bagi negara yang pernah menghadapi penularan varian Delta hingga menimbulkan gelombang kematian besar beberapa bulan lalu.

Sekitar 30 persen warga India sekarang sudah mendapatkan vaksin dua dosis

Pejabat mengatakan kampanye vaksinasi belakangan membantu mengurangi jumlah penularan kasus baru

India sudah mengalami yang terburuk namun kasus bisa meningkat lagi bila ada varian baru

Sekitar 75 persen dari total warga dewasa di India sudah mendapatkan vaksin dosis pertama, sementara sekitar 30 persen sudah mendapatkan vaksin penuh dua dosis.

India, dengan penduduk sebanyak 1,4 miliar orang, menjadi negara kedua di dunia yang sudah melakukan vaksinasi sebanyak lebih dari 1 miliar.

Negara lainnya adalah China yang sudah berhasil melakukannya sejak bulan Juni.

“India menulis sejarah,” kata Perdana Menteri India Narendra Modi di akun Twitter-nya.

“Kita menyaksikan keberhasilan sains, usaha dan semangat bersama dari 1,3 miliar penduduk India.”

Perayaan di penjuru negeri

Lebih dari 450 ribu orang meninggal karena COVID di India sejauh ini.(Reuters: Samuel Rajkumar)

Untuk merayakan keberhasilan tersebut, PM Modi mengunjungi sebuah rumah sakit pemerintah di ibu kota Delhi.

Kementerian Kesehatan India juga mengumumkan akan adanya berbagai pertunjukan musik dan acara lainnya di seluruh negeri.

Tak hanya itu lampu juga akan dinyalakan di berbagai monumen nasional, termasuk sebuah penjara dari zaman kolonial.

Jumlah kasus baru menurun tajam di India sejak gelombang kedua terjadi beberapa bulan lalu, saat varian Delta pertama kalinya dideteksi di negeri tersebut.

Di masa puncaknya, kasus harian mencapai ratusan ribu hingga rumah sakit kewalahan menampung pasien. Begitu pula tempat-tempat kremasi tidak bisa menampung jenazah.

Pemerintah India meningkatkan kampanye vaksinasi nasional selama beberapa bulan terakhir, hal yang menurut para pakar membantu mencegah penularan kasus.

Namun perbandingan antara yang sudah mendapatkan vaksinasi dengan yang belum masih sangat besar yakni mencapai ratusan juta orang.

Menurut VK Paul, kepala satgas penanggulangan COVID India, percepatan pemberian dosis kedua sekarang merupakan prioritas penting.

India sebagai negara pemasok vaksin penting di tingkat global menghentikan ekspor vaksin di bulan April karena meningkatnya kasus di dalam negeri.

Pemerintah India sekarang merasa optimis jika pasokan vaksin di dalam negeri yang sudah meningkat akan mencukupi kebutuhan internasional dan dalam negeri.

Menurut VK Paul, dua lembaga yang memasok vaksin sudah terus meningkatkan produksi mereka, dengan Serum Institute sekarang memproduksi 220 juta dosis setiap bulan dan 30 juta dosis diproduksi oleh Bharat Biotech.

Kehidupan yang mulai normal

Lebih dari 60 persen warga India sudah memiliki antibodi COVID-19.(Reuters: Danish Siddiqui)

Menurut data kementerian kesehatan India, kasus aktif saat ini hanya sekitar satu persen dari total keseluruhan, yakni ada 34 juta kasus dan lebih dari 450 ribu orang meninggal.

Survei serologi yang dilakukan bulan Juni dan Juli menunjukkan lebih dari 60 persen penduduk India memiliki antibodi virus yang menyebabkan COVID-19.

Menurut para pakar hal ini bisa mengurangi kemungkinan adanya peningkatan kasus besar-besaran dalam beberapa bulan mendatang,

Bahkan di beberapa negara bagian yang angka kasusnya sempat meningkat selama beberapa pekan lalu, seperti di Kerala dan Malabar, sekarang mulai menurun.

“Ada perasaan lega bahwa India sudah melewati dan pernah mengalami masa-masa terburuk namun ini juga disertai dengan perasaan waspada,” kata K Srinath Reddy, presiden dari lembaga Public Health Foundation of India.

“Bila pun ada peningkatan kasus, kecil kemungkinan akan sebesar seperti yang kita lihat sebelumnya,” katanya.

Dalam beberapa bulan terakhir kehidupan di India sudah kembali normal.

Pasar dipadati dengan warga dengan berbagai kegiatan, turis bisa kembali masuk ke India setelah perbatasan ditutup selama 19 bulan.

Kini warga di India sedang bersiap menyambut salah satu hari besar dalam kalender agama Hindu Diwali.

Namun ada juga kekhawatiran jika keadaan bisa berubah dengan cepat karena ada varian baru yang muncul, baik dari dalam negeri atau luar India.

“Bila virus ini berubah atau bermutasi, maka keadaan akan berubah pula,” kata VK Paul.

“Ini bisa mengubah segalanya.”

sumber: abc

 

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment

ALEC BALDWIN TAK SENGAJA TEMBAK MATI SINEMATOGRAFER SAAT SYUTING

Alec Baldwin berbicara di telepon di tempat parkir di luar Kantor Sheriff Santa Fe County di Santa Fe, setelah dia ditanyai tentang penembakan di lokasi syuting film “Rust” di pinggiran Santa Fe, Kamis, 21 Oktober, 2021. 

Pihak berwenang mengatakan aktor Hollywood Alec Baldwin menembakkan senjata api di lokasi syuting film di New Mexico pada Kamis (21/10). Aksi tersebut menewaskan sinematografer Halyna Hutchins dan melukai sutradara Joel Souza.

Insiden itu terjadi di lokasi syuting film fitur independen “Rust,” kata kantor Sheriff Santa Fe County dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dikutip dari Reuters.

“Kantor sheriff mengonfirmasi bahwa dua orang ditembak di lokasi syuting Rust. Halyna Hutchins, 42 tahun, direktur fotografi, dan Joel Souza, 48 tahun, sutradara, ditembak ketika senjata api prop dilepaskan oleh Alec Baldwin, 68 tahun, produser dan aktor,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Belum ada dakwaan yang diajukan terkait insiden tersebut, kata polisi, seraya menambahkan bahwa mereka sedang menyelidiki peristiwa nahas itu.

Sementara Alec Baldwin mengatakan pada Jumat (22/10) bahwa “hatinya hancur” setelah dia secara fatal menembak seorang sinematografer di lokasi syuting dengan senjata yang sebelumnya dikatakan aman.

Aktor dan produser AS itu mengatakan dia “sepenuhnya bekerja sama” dengan penyelidikan polisi, ketika petugas penegak hukum melakukan surat perintah penggeledahan, dan muncul laporan tentang kondisi kerja yang diduga berbahaya di lokasi syuting.

“Tidak ada kata-kata untuk menyampaikan keterkejutan dan kesedihan saya mengenai kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Halyna Hutchins, seorang istri, ibu, dan rekan kerja kami yang sangat kami kagumi,” cuit Baldwin, sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP.

Baldwin diberikan senjata api oleh asisten sutradara yang tidak tahu bahwa senjata tersebut telah diisi peluru dan menyebutnya sebagai “Pistol Dingin” – yang berarti tidak berisi amunisi, menurut surat perintah penggeledahan yang dilihat oleh Santa Fe Reporter.

Saat melakukan adegan latihan, Baldwin menembakkan pistol, dan mengenai dada Hutchins dan bahu sutradara. Hutchins, diangkut ke rumah sakit dengan helikopter tetapi meninggal karena luka-lukanya.

“Hati saya hancur untuk suaminya, putra mereka, dan semua yang mengenal dan mencintai Halyna,” tulis Baldwin.

Syuting “Rust” — film Barat abad ke-19 yang dibintangi Baldwin –ditangguhkan. Souza, direktur berusia 48 tahun, dibawa dengan ambulans ke rumah sakit dan kemudian boleh pulang. [ah/rs]
sumber: voa

Posted in Berita | Leave a comment

POLISI DIDUGA KRIMINALISASI PETANI, KOALISI DESAK KAPOLRI COPOT KAPOLRES KAMPAR

TEMPO.CO, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria mendesak Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mencopot Kapolres Kampar. Menurut Koalisi, polisi di sana diduga melakukan kriminalisasi ketua koperasi dan petani dalam menghadapi mafia tanah.

“Mencopot Kapolres Kampar dan Kasat Reskrim Polres Kampar yang secara nyata mempermalukan institusi Polri karena bertindak tidak profesional, tidak netral dan cenderung melayani dan melindungi korporasi yang bermasalah,” kata salah satu perwakilan koalisi dari INFID, Intan Bedisa, dalam keterangannya, Sabtu, 23 Oktober 2021.

Koalisi juga meminta Kaporli memerintah Kapolda Riau menghentikan kriminalisasi terhadap petani dan ketua koperasi, sekaligus memberikan perlindungan pada mereka yang sedang memperjuangkan hak-haknya.

Menurut Intan, Kapolri telah menerbitkan instruksi pada jajarannya menyusul berbagai peristiwa ketidakpuasan masyarakat atas kinerja kepolisian. Salah satu instruksinya adalah perintah memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang terbukti melanggar disiplin, kode etik maupun pidana.

Meski banyak diapresiasi, Intan menilai instruksi tersebut adalah sikap reaksioner Polri yang tidak mencerminkan penguasaan pengetahuan problem akut di tubuh kepolisian secara menyeluruh. Salah satunya adalah penyalahgunaan wewenang pada fungsi reserse. Reserse, kata Intan, adalah momok bagi masyarakat karena kinerjanya tertutup dan sering digunakan sebagai alat oleh pihak kuat guna melumpuhkan masyarakat, termasuk petani.

Telegram Polri juga dinilai tidak menyentuh pejabat dan anggota kepolisian yang diduga kuat menjadi pelindung atas tindak pidana tertentu, seperti tindak pidana perkebunan. Dalam kasus dugaan mafia tanah yang dilaporkan Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa M) ke Bareskrim Polri, Intan menyebut bahwa Polda Riau hanya berpangku tangan.

“Alih-alih membantu petani yang sedang memperjuangkan hak, justru Polres Kampar yang merupakan jajaran dari Polda Riau gigih mengkriminalisasi Ketua Koperasi dan 2 orang petani dengan kasus sarat rekayasa,” kata dia.
sumber: tempo

Posted in Berita | Leave a comment

ENAM ALASAN MENGAPA PEMBELIAN NEWSCASTLE OLEH KONSORSIUM ARAB SAUDI KONTROVERSIAL, DARI PEMBUNUHAN WARTAWAN SAMPAI PERANG YAMAN

Meskipun banyak pendukung menyambut pembelian klub sepak bola Liga Primer Inggris, Newcastle United oleh konsorsium Arab Saudi, langkah itu terus dikritik oleh kalangan yang mempertanyakan catatan buruk hak asasi manusia negara kerajaan tersebut.

Konsorsium yang membeli klub itu sebelumnya membantah pengambilalihan terkait upaya menjadikan olahraga sebagai cara pencucian dari isu hak asasi manusia (HAM).

Berikut enam alasan yang membuat pembelian senilai £305 juta atau sekitar Rp5,9 triliun lebih itu menimbulkan kontroversi.

Pembunuhan wartawan yang menggemparkan

Reputasi internasional Arab Saudi sangat ternodai akibat pembunuhan Jamal Khashoggi pada Oktober 2018. Ia adalah wartawan Arab Saudi yang berdomisili di Amerika Serikat dan kritikus terkemuka pemerintah Arab Saudi.

Pelapor khusus PBB Agnes Callamard menyimpulkan bahwa Khashoggi “dibunuh secara brutal” ketika mengurus surat-surat di Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Ketika itu, ia hendak menikahi tunangannya, seorang warga Turki.

Penguasa de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya juga terseret dalam kasus ini. Meskipun putra mahkota membantah terlibat, reputasinya di luar negeri sudah tercemar.

Mohammed bin Salman is asked: “Did you order the murder of Jamal Khashoggi?”

Tunangan Khashoggi, Hatice Cengiz, menyebut pembelian ini “menyayat hati”.

Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, yang memegang 80% saham Newcastle, dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, walaupun Liga Primer mendapat jaminan bahwa pemerintah Arab Saudi tidak akan mengendalikan klub.

Pemenjaraan aktivis HAM

Loujain al-Hathloul dibebaskan pada Februari setelah ditahan selama hampir tiga tahun.

Pada 2018, pihak berwenang Arab Saudi menangkap 13 aktivis hak-hak perempuan yang memimpin kampanye menuntut pencabutan larangan mengemudi bagi perempuan.

Setidaknya empat di antara mereka diduga mengalami penyiksaan dan pelecehan seksual selama interogasi.

Pada 2020, pengadilan tindak pidana terorisme menyatakan aktivis terkenal, Loujain al-Hathloul, bersalah atas kejahatan terhadap negara. Ia menolak dakwaan itu dan pelapor khusus masalah HAM PBB menyebut dakwaan itu “palsu”.

Walaupun hakim memberikan hukuman percobaan atas vonis lima tahun penjara sehingga ia bebas pada Februari lalu, Loujain al-Hathloul dikenai larangan bepergian dan pembatasan-pembatasan lain.

Semua dari aktivis-aktivis lain, kecuali satu dilaporkan telah dibebaskan dengan jaminan atau menjalani hukuman percobaan.

Pemberangusan kaum intelektual, ulama dan reformis terkemuka

Areej al-Sadhan mengatakan saudaranya Abdul Rahman disiksa sebelum dijebloskan ke penjara selama 20 tahun karena menulis twit yang mengkritik pihak berwenang.

Para aktivis hak-hak perempuan bukan satu-satunya kelompok yang ditahan sebagai bagian dalam upaya pemberangusan kritikus Arab Saudi, negara yang melarang partai politik, serikat pekerja dan kelompok HAM independen.

Puluhan pembela HAM, intelektual, akademisi, ulama dan reformis ditangkap sejak 2017, sekedar menjalankan haknya dalam hal kebebasan berekspresi, menurut sejumlah organisasi hak asasi manusia.

Banyak dari mereka, menurut Amnesty International, disidangkan tanpa mendapat keadilan dengan dakwaan samar-samar terkait terorisme dan kejahatan siber, dan mereka dijatuhi hukuman berat, termasuk hukuman mati.

Beberapa hari sebelum pengambilalihan Newcastle, pengadilan Arab Saudi mengukuhkan vonis 20 tahun penjara yang ditajuhkan kepada pekerja sosial warga Amerika-Arab Saudi, Abdul Rahman al-Sadhan karena menulis twit berisi kritikan terhadap pihak berwenang.

Saudaranya, Areej, mengatakan Abdul Rahman al-Sadhan “disiksa secara brutal.

Perang yang menghancurkan Yaman

Perang di Yaman menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia, kata PBB.

Arab Saudi dikecam pedas karena mengobarkan perang di negara tetangganya, Yaman yang telah menimbulkan bencana kemanusiaan.

Koalisi pimpinan Arab Saudi campur tangan di Yaman pada 2015 sesudah kelompok pemberontak menguasai sebagian besar wilayah barat dan memaksa presiden melarikan diri ke luar negeri.

Lebih dari 100.000 warga dilaporkan terbunuh, termasuk 8.700 warga sipil yang meninggal dunia akibat serangan udara pasukan koalisi, menurut lembaga pemantau.

Puluhan ribu penduduk Yaman diperkirakan meninggal dunia akibat dampak tak langsung dari perang, seperti kekurangan pangan, layanan kesehatan dan infrastruktur, sedangkan blokade parsial yang diterapkan pasukan koalisi menghambat upaya penyaluran bantuan bagi 20 juta penduduk yang memerlukannya.

Penggunaan hukuman mati secara luas

Arab Saudi dilaporkan mengeksekusi lebih banyak terpidana selama enam bulan pertama 2021 dibanding keseluruhan tahun 2020.

Arab Saudi termasuk kelompok negara yang paling banyak menerapkan hukuman mati.

Setidaknya 49 orang dieksekusi antara Januari hingga Juli 2021, menurut Amnesty International.

Pada Juni, seorang pria dieksekusi atas kejahatan yang dituduhkan dilakukannya ketika berusia 17 tahun, meskipun pemerintah Arab Saudi memberikan jaminan telah menghapus hukuman mati bagi terpidana di bawah umur.

Mustafa al-Darwish dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan terkait keterlibatannya dalam protes menentang pemerintah, meskipun dalam sidang ia mengatakan terpaksa mengaku karena disiksa selama pemeriksaan.

Hukuman bagi hubugan seks sesama jenis

Walaupun Arab Saudi tidak mempunyai landasan hukum dalam masalah orientasi seksual atau identitas jenis kelamin, hubungan seksual di luar pernikahan, termasuk seks sesama jenis, dilarang keras.

Berdasarkan penafsiran syariah di negara itu, hukuman mati dimungkinkan dalam kasus hubungan sesama jenis.

Orang laki-laki yang “berperilaku seperti perempuan” atau mengenakan pakaian perempuan juga dilarang, dan demikian sebaliknya.

Undang-undang kejahatan siber melarang aktivitas online yang dianggap bertentangan dengan ketertiban umum dan moralitas.

Pada Juli 2020, pengadilan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada seorang blogger Yaman dan kemudian mendeportasikannya karena mengunggah video yang menyerukan persamaan hak, termasuk bagi kaum gay.
sumber: bbc

Posted in Berita | Leave a comment

POLISI SITA RP20 M TERKAIT KASUS PINJOL ILEGAL DI WONOGIRI

Jakarta, CNN Indonesia — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menyita uang sebesar Rp20 miliar terkait kasus pinjaman online (pinjol) ilegal yang menyebabkan seorang Ibu di Wonogiri, Jawa Tengah, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Dalam kasus ini, polisi sudah menangkap dan menahan tiga orang tersangka. Yakni Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Solusi Andalan Bersama (SAB) berinisial MDA; pendana berinisial JS; dan satu orang lainnya berinisial SR.

“Dari saudari MDA disita akte pendirian KSP Solusi Andalan Bersama, perjanjian kerja sama dengan payment gateway, handphone, uang senilai Rp20,4 miliar pada rekening Bank Neo Commerce dengan nomor rekening 0100027003 atas nama KSP Solusi Andalan Bersama,” ujar Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika, saat dikonfirmasi, Sabtu (23/10).

Selain itu, polisi turut menyita uang Rp11 juta pada rekening Bank Neo Commerce dengan nomor rekening 88840000009013 atas nama KSP Solusi Andalan Bersama.

Helmy mengungkapkan awal mula kasus ini terjadi saat korban mendapat SMS dari aplikasi pinjol ilegal ‘Pinjaman Nasional’– belakangan diketahui dikelola oleh KSP Solusi Andalan Bersama, Juli 2021.

Korban, lanjut Helmy, mengaku mendapat penawaran dari Pinjaman Nasional untuk meminjam uang dengan bunga rendah. Bahkan, tenor untuk melunasi pinjaman tersebut diberikan waktu yang lama.

Korban kemudian tertarik untuk mengunduh aplikasi pinjol ilegal tersebut dan mengajukan peminjaman.

“Setelah melihat informasi penawaran pinjaman online tersebut, di mana tercantum penawaran bunga rendah dan tenor waktu panjang serta tidak ada pemotongan biaya, korban tertarik dan men-download,” kata dia.

“Kemudian menginstall aplikasi tersebut untuk mendaftar sebagai peminjam dengan persyaratan memasukkan data diri, pekerjaan, dan nomor rekening bank,” lanjutnya.

Setelah diverifikasi, korban mengajukan pinjaman Rp1,2 juta dengan tenor waktu pelunasan 91-140 hari. Namun, kata Helmy, yang terjadi berikutnya tidak seperti yang dijanjikan.

Korban justru menerima beberapa pinjaman bervariasi dari sejumlah aplikasi pinjol diduga ilegal sebesar Rp1,2 juta sampai Rp 1,6 juta tanpa persetujuannya. Korban diharuskan melunasi semua pinjaman tersebut dalam tenggat 7 hari.

“Lima hari kemudian, korban menerima pesan dari WhatsApp dari beberapa nomor handphone dengan isi pesan penagihan pinjaman terkait aplikasi ‘PINJAMAN NASIONAL’ dan mendapatkan pengancaman,” ucap Helmy.

Korban tidak memberikan respons karena nilai dana dan tenor pinjaman tidak sesuai dengan informasi di awal.

“Dan setelah korban tidak merespons, korban menerima pesan dari keluarga korban bahwa korban mendapatkan pesan yang berisi penghinaan dan pencemaran sehingga melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian,” sambungnya.(ryn/bmw)
sumber: cnnindonesia.com

Posted in Berita | Leave a comment

POLDA SUMUT HENTIKAN PENYIDIKAN KASUS PEDAGANG PASAR GAMBIR DITETAPKAN TERSANGKA

Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, hentikan penyidikan pedagang ditetapkan tersangka, Jumat (22/10) malam. 

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara akhirnya menghentikan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Liti Wari Iman Gea pedagang Pasar Gambir, Kecamatan Percut Seituan, yang ditetapkan tersangka.

Penghentian penyidikan kasus di Pasar Gambir itu pun disampaikan Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak dihadiri Liti Wari Iman Gea korban penganiayaan yang ditetapkan tersangka didampingi kuasa hukumnya, Jumat (22/10) malam.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban kita dan menjawab pertanyaan teman-teman semua, kami dari Polda Sumatera Utara hari ini menyampaikan apa hasil dari tindaklanjut penanganan terhadap perkara yang mempersangkakan Ibu Liti Wari Gea,” katanya didampingi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto bersama Dit Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Menurutnya, semenjak kasus penetapan tersangka Ibu Gea, Polda Sumut sudah menurunkan tim untuk melakukan audit terhadap proses penyidikan yang dilakukan Polsek Percut Seituan, Polrestabes Medan. Yang mana ada kasus saling lapor antar ibu Gea bersama dengan sekelompok laki-laki atas nama Beni Feri dan Dedek.

“Kita tahu bahwa dalam prosesnya terjadi perkara saling melapor. Ibu Gea melapor terkait penganiayaan ke Polsek Percut Seituan begitu juga dengan Beni melaporkan Ibu Gea sebagaimana melakukan penganiayaan yang pada akhirnya ditetapkan tersangka,” tuturnya.

Panca mengungkapkan, dari hasil kerja tim yang diturunkan telah melakukan penanganan perkara saling lapor dan Polri sudah bekerja berdasarkan aturan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang penyidikan.

“Dari hasil audit yang dilakukan ditemukan beberapa hal yang dinilai tidak sesuai dengan aturan standar operasional prosedur baik meningkatkan perkara laporan saudara Beni kepada Gea menjadi penyidikan termasuk juga penetapan tersangka,” ungkapnya.

“Jadi ditemukan ada beberapa langkah yang tidak sesuai dengan standar operasional prosedur sebagaimana yang diatur di dalam Pasal 25 Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang penyidikan yang mengisyaratkan bagaimana penyidik untuk menetapkan tersangka,” tambah Kapoldasu.

Lebih lanjut, Panca menuturkan dari hasil penyidikan yang dilakukan penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 14 saksi-saksi khususnya yang ada di TKP Pasar Gambir yang mengetahui, menyaksikan dan melihat kejadian tersebut.

“Maka teman-teman sekalian saya perlu sampaikan Direktorat Reskrimum Poldasu sudah melakukan gelar perkara khusus sebagaimana diatur di dalam Pasal 33 Peraturan Kapolri Nomor 6 tahun 2019. Hasilnya penetapan tersangka terhadap ibu Liti Wari Iman Gea berdasarkan yang sudah saya sampaikan masih prematur dan dihentikan,” tuturnya sembari menambahkan penyidik menyimpulkan bahwa perkara atau laporan itu bukan tindak pidana.

“Oleh sebab itu teman-teman sekalian penyidik sudah sepakat dan memutuskan bahwa perkara dengan laporan saudara Beni terhadap ibu Gea, maka berdasarkan hasil gelar perkara khusus dihentikan penyidikannya,” pungkasnya. (wol/lvz/ril/data3)
Editor : FACHRIL SYAHPUTRA
sumber: waspada

Posted in Berita | 1 Comment

POLISI TANGKAP PEMALSU HASIL TES PCR DI BANDARA KUALANAMU

Pembuat hasil PCR Palsu di Bandara Kualanamu ditangkap. ©2021 Merdeka.com/Uga Andriansyah

Merdeka.com – Ahmad (41) yang merupakan karyawan travel di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, ditangkap lantaran memalsukan hasil tes PCR Covid-19.

Wakapolresta Deli Serdang, AKBP P Julianto Sirait, mengatakan kasus ini terbongkar saat salah seorang calon penumpang di Bandara Kualanamu bernama Desri Natalia Sinaga menunjukkan hasil tes PCR Covid-19 palsu, Selasa (19/10) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Saat diinterogasi Desri berdalih surat tes PCR itu berasal dari Klinik Jemadi. Dia melakukan tes PCR sehari sebelum keberangkatan. Lalu Klinik Jemadi yang dihubungi melalui telepon mengatakan tidak pernah membuat surat hasil pemeriksaan PCR atas nama Desri Natalia,” kata Julianto, Jumat (22/10).

Selanjutnya, Desri akhirnya mengakui bahwa surat hasil tes PCR itu didapatkan dari Ahmad. Kemudian, polisi menangkap Ahmad dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan hasil tes PCR.

Menurut Julianto, modus yang digunakan tersangka yakni mengamati gerak-gerik Desri yang tampak panik lantaran tidak memiliki surat hasil tes PCR. Kemudian, tersangka menawarkan jasa untuk membuat hasil tes PCR dan Desri menerima tawaran itu.

“Tersangka lalu membuat swab yang diduga palsu. Satu jam kemudian memberikan kepada calon penumpang tersebut untuk berangkat ke Jakarta,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, kata Julianto, aksi memalsukan surat hasil tes PCR telah dilakukannya sebanyak dua kali tepatnya pada 12 dan 19 Oktober 2021.

“Yang pertama berhasil berangkat dengan harga penjualan Rp 750 ribu. Tersangka dijerat Pasal 263 KUHP dan Undang-Undang Karantina Kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya. (mdk/bal)
sumber: merdeka

Posted in Berita, Informasi Kesehatan | Leave a comment