AHOK DAN PSI, MERCUSUAR POLITIK DI INDONESIA UNTUK 2024

Manuel – Pimpinan politik terlepas Apakah ia pemerintah, menteri, pimpinan partai Walikota ataupun pimpinan sebuah negara tentu harus melaksanakan tugas yang diberikan kepada mereka baik tugas-tugas yang diatur di dalam konstitusi, undang-undang pemilu, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga atau ketentuan-ketentuan hukum lainnya.

Pimpinan politik ini bertanggung jawab atas segala program dan pemilihan kandidat juga pembuatan rencana anggaran dan menyetujui kebijakan untuk implementasi strategi yang mereka kerjakan. Inilah yang dinamakan pimpinan politik dan tugas dan tanggung jawabnya sangatlah besar di dalam membangun peradaban manusia khususnya di dalam ranah perpolitikan.

Pimpinan politik tidak harus menjadi ketua umum partai melainkan pimpinan politik ini menjadi sebuah tokoh yang memiliki sifat sentral dari masyarakat. Apa yang dipilihnya merepresentasikan keinginan masyarakat dan sebaliknya, apa yang diinginkan masyarakat direpresentasikan oleh dirinya.

Inilah yang dinamakan pimpinan politik yang menjadi mercusuar dari peta perpolitikan di negara tertentu. Bagi saya mercusuar politik saat ini bukanlah Presiden Joko Widodo, bukanlah Prabowo Subianto, bukanlah Ibu Megawati, bahkan bukan Ganjar pranowo atau apalagi orang-orang yang ada di kubu radikal.

Akan tetapi pimpinan politik di negara ini bisa kita lihat di dalam sosok Bapak Basuki Tjahaja Purnama alias Bapak Ahok. Bapak Ahok memiliki rekam jejak politik yang sangat baik meskipun dia bukan orang yang favorit.

Akan tetapi belakangan ini khususnya pada tahun 2016-2017 silam ketika Anies Baswedan menggunakan politik identitas untuk membunuh karakter Ahok, nama Ahok terus-menerus mencuat dan keluar dari radar perpolitikan di Indonesia.

Dia mendadak menjadi mercusuar bagi peta politik Indonesia dan menjadikan politik Indonesia lebih cerdas lagi dan rakyat bisa lebih pintar memilih. Buktinya pada tahun 2019 isu politik identitas yang dimainkan oleh pendukungnya Prabowo Subianto mentah sementah-mentahnya.

Dan ketika itu kita melihat bahwa kemenangan rasio terjadi di Indonesia membuat kita bangga dan melihat bahwa upaya Ahok dalam berperan besar di dalam politik di Indonesia sangatlah kuat.

Dengan demikian nama Ahok ini bisa menjadi satu mercusuar bagi perpolitikan di negara Indonesia khususnya dalam pilpres 2024 nantinya.partai solidaritas Indonesia juga bisa dianggap sebagai pimpinan partai politik di negara ini karena dia menyuarakan suara rakyat.

Khususnya bagi mereka-mereka yang mengaku dirinya orang yang paling beragama sangat amat membenci partai solidaritas Indonesia dan Ahok. PSI dan Ahok menjadi bulan-bulanan partai radikal dan bahkan tidak sedikit partai nasional yang cukup sensitif terhadapnya.

Akan tetapi dua elemen ini yakni dari sistem kepartaian dan sistem perorangan seperti bapak Ahok ini menjadi sangat penting untuk masyarakat mempertimbangkan pasalnya, apa yang menjadi pilihan mereka sangatlah baik untuk menjadi pertimbangan masyarakat pada umumnya, apalagi kita tahu bahwa mereka sangat benci dengan politik identitas dan salah satunya adalah korban.

Dengan demikian pimpinan politik di Indonesia bisa dikatakan sebagai berikut: PSI dan Ahok. Dan kedua-duanya memilih Ganjar pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia pada tahun 2024 nantinya.
sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.