MIMPI MEMILIKI KERETA API CEPAT SEGERA TERWUJUD, YANG NGGAK SUKA SILAKAN NAIK ONTA SAJA

Widodo SP – Apakah Anda sudah menonton film Bullet Train yang dibintangi oleh Brad Pitt dan aktris cantik Joey King? Saya belum lama ini menonton dan lumayan terhibur dengan kelakuan para pemain dalam cerita yang penuh adegan perkelahian dan diwarnai pembunuhan itu.

Cara mengemas sisi humor dalam film itu pun terasa segar karena beda dari film-film aksi kebanyakan yang terlalu serius. Namun, selain sisi jalan cerita, kemasan humor, dan pesona seorang Joey King yang cukup membuat saya betah memandangi mukanya, saya terkesima dengan bullet train alias kereta peluru yang menjadi lokasi utama dari film tersebut.

Gara-gara film itu juga, saya jadi penasaran lalu segera tenggelam dalam tayangan demi tayangan yang memuat ulasan kereta cepat dari berbagai negara di Asia maupun Eropa. Kereta cepat Shinkansen tetap menjadi favorit, bahkan saya berharap suatu saat bisa merasakan sensasi berada di gerbong yang melaju super kencang itu.

Namun, keinginan itu bisa sedikit tertunda atau kalaupun tidak kesampaian, ya nggak masalah … karena sebentar lagi kereta super cepat jurusan Jakarta-Bandung siap diluncurkan. Siapa tidak sabar menantikan uji coba dan peresmiannya?

Harapan itu terasa kian dekat setelah sore ini membaca berita adanya kunjungan Presiden Jokowi di Stasiun Tegalluar KCIC, Kabupaten Bandung, pada Kamis (14/10) dalam rangka meninjau progress proyek Kereta Api Cepat jurusan Jakarta-Bandung.

Bagi Jokowi, seperti lansiran berita dari laman Kompas.com, kehadiran Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan mobilitas masyarakat dan barang.

“Saya tadi mendapatkan keterangan bahwa progresnya sudah mencapai 88,8 persen secara keseluruhan. Kemudian daya saing kita juga akan semakin kuat kemudian ada titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta ada, di Bandung ada di kabupaten Bandung juga terjadi,” kata Jokowi dengan nada optimis.

Ya, memang kudu optimis menatap era baru hadirnya kereta api cepat di negeri ini, demi menggairahkan perekonomian dan meningkatkan daya saing kita dengan negara-negara lain.

Kenapa kudu optimis, ya karena ada saja orang atau kelompok yang berharap agar proyek ini gagal hingga mangkrak seperti halnya proyek “Candi Hambalang” yang terkenal itu.

Kelompok seperti ini mungkin tidak mau melihat negerinya maju dan berkembang pesat, hingga sejajar dengan negara-negara di Asia lainnya, khususnya yang sudah lebih dahulu menggeber kereta api cepat sejak beberapa dekade silam.

Ini kita sudah ketinggalan cukup jauh, tapi bersama Jokowi negeri kita mulai bergerak untuk mengejar ketinggalan itu. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, bukan?

Nah, bagi siapa saja yang mungkin kepanasan mendengar hampir rampungnya proyek kereta api cepat ini, santai saja … nggak ada yang maksa kok. Mau ikutan naik, ya boleh … asal jangan dirusak atau dicoret-coret. Tapi kalau nggak naik dan memilih naik onta, ya boleh juga. Biar pemikiran mundurnya nggak terasa nanggung gitu loh!

Akhirnya, kita patut bangga dan berterima kasih kepada Pak Jokowi karena sebentar lagi mimpi kita memiliki kereta api cepat akan segera terwujud. Terima kasih, Pak Jokowi. Bapak memang presiden yang keren sekali. Saya siap ikut mencoba sensasi menumpang kereta api cepat setelah resmi diluncurkan dan melayani penumpang umum!

Begitulah kura-kura…

sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.