GUNUNG SINABUNG MULAI BERSAHABAT DENGAN WARGA DI SEKITARNYA, SEMOGA……….

Lokasi desa Gurukinayan Kecamatan Payung Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara Sabtu 25/09/2021 jam 10.20 wib

KONDISI KEBUN ‘TAMBAK RAHU’ 25/09/2021

Berdasarkan laporan melalui video call dengan ananda Subur Sembiring Gurukinayan dari Kebun Tambak Rahu’ yang berlokasi di pinggir desa Gurukinayan atau sekitar 500 meter dari pancuran umum (tempat pemandian umum) ‘Tapin Lau Pirik’ yang sekarang sudah ditinggal pergi oleh warganya beberapa tahun yang lalu akibat erupsi gunung Sinabung.
Menurut pengamatan ananda Subur Sembiring Gurukinaya beberapa bulan terakhir ini gunung Sinabung mulai menunjukkan tanda-tanda bersahabat dengan warga sekitarnya, walaupun kadang terjadi semburan abu vulkanik justru abu yang disemburkan gunung ini menjauh berkilometer dari gunung Sinabung, sehingga tanaman warga khusus desa Gurukinayan aman dari abu vulkanik, seperti kita dinaungi payung diwaktu musim hujan, semoga….

Kondisi Kebun ‘Tambak Rahu’ pada saat ini sangat memprihatinkan karena tidak ada yang mengelolanya dengan baik sejak erupsi gunung Sinabung yang tiada henti sejak terjadi erupsi gunung Sinabung, padahal di kebun ini telah ditanam tanaman kopi sekitar 1.000 batang sebelum.terjadi erupsi gunung Sinabung pada tahun 2013.

Disamping itu, di kebun ini juga terdapat makam orang tua kami Reti Sembiring Gurukinayan (Pa Kueteh)/ Releng bru Sitepu dan Rekat Sembiring Gurukinayan (Pa Nimpan)/ Goto bru Sitepu pendiri dan pemilik PO. SINABUNG JAYA.
Kondisi ke empat makam ini pada saat ini kurang terawat yang salah satu penyebabnya adalah akibat abu vulkanik gunung Sinabung.

Agar ke empat makam ini dapat dirawat dan tanaman kopi dapat kembali dibudidayakan dengan sebaik-baiknya, maka mulai hari ini Sabtu 25 September 2021 telah diberi tugas pengelolaan kebun ‘Tambak Rahu’ termasuk kebun Tinambahan 1 dan 2 serta kebun Kembilik yang sekarang sudah tumbuh dengan subur tanaman pohon Kemiri kepada keluarga ananda Subur Sembiring Gurukinayan yang sekarang sudah memutuskan untuk pindah dari Jakarta dan menetap di desa ‘Gurukinayan Juma Lepar’ sekitar 2 kilometer ke arah gapura pintu masuk desa Gurukinayan yang sudah ditinggal pergi menjauh ke daerah ini yang dianggap zona aman dari erupsi gunung Sinabung.

Semoga keluarga ananda Subur Sembiring Gurukinyan betah dan tetap semangat beraktivitas di suasana baru desa di kampung halaman sendiri, desa Gurukinayan, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara

Foto : Kebun Tambak Rahu, makam orang tua kami serta kondisi gunung Sinabung yang sedang tertutup awan.

Bujur/ terima kasih, salam Taneh Karo Simalem.
Jkt 26/09/2021.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *