AMIN RAIS DAN HEHAMAHUA MUSA? SILAHKAN KELUAR DARI INDONESIA, GA AKAN ADA YANG KEJAR KOK!!

Jaya Wijaya РKakek Amin Rais dan Abdullah Hehamahua memang nafsunya sangat tinggi, ingin sekali menjatuhkan pemerintah tapi tenaga kurang. Selain kurang tenaga, daya pikir dan nalar juga semakin rapuh.

Mereka menyamakan diri seperti Musa yang mendatangi Firaun, penulis tidak akan mengutip pernyataan mereka walaupun sudah membacanya. Silakan pembaca baca sendiri pernyataan lengkapnya di sumber yang penulis akan cantumkan di akhir artikel ya.

Sebelumnya penulis merasa kesal saat Amin Rais begitu angkuh saat mendatangi Istana negara. Jokowi berusaha menyalami, tapi beliau menengadah ke atas dan lewat begitu saja seolah-olah tidak menganggap Jokowi ada. Melihat sikap Amin Rais ini, justru penulis merasa dialah yang sebenarnya memiliki sifat Firaun.

Penulis tidak menyamakan Jokowi dengan Musa, karena memang ceritanya tidak nyambung. Hanya orang tolol yang menyambung-nyambungkan cerita yang jauh berbeda. Musa adalah pemimpin bangsa Israel keluar dari penjajahan di tanah Mesir yang dipimpin Firaun.

Sedangkan Jokowi adalah Presiden dari negara merdeka dan berdaulat, bangsa Indonesia sudah memiliki tanah air sendiri, tidak perlu keluar dari suatu negara untuk mencapai suatu tanah yang dijanjikan. Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat, kayu dan batu jadi tanaman. Kita tidak perlu menuju ke tanah yang dijanjikan, semua sudah ada di Indonesia, tinggal dikelola dengan baik.

Tapi baiklah kalau Amin Rais dan Hehamahua sang pengkhianat negara mau menyamakan diri dengan Musa. Artinya mereka harus berjuang membawa kaumnya, yang kemungkinan mayoritas adalah para kadrun-kadrun untuk keluar dari Indonesia dan menuju ke tanah perjanjian.

Berarti mulai saat ini seharusnya Amin Rais dan Hehamahua sang pengkhianat negara mulai bingkis-bingkis dan persiapkan bekal untuk keluar dari Indonesia menuju tanah yang dijanjikan. Dimanakah tanah itu? meneketehe!!

Yang pasti kalau merasa sebagai Musa, Amin Rais dan Hehamahua pengkhianat negara harus berusaha untuk keluar dari Indonesia. Jadi kapan Amin Rais dan Hehamahua keluar dari Indonesia? penulis yakin Jokowi tidak akan seperti Firaun yang bersikeras tidak melepaskan bangsa Israel dari penjajahan di tanah Mesir.

Jokowi dan seluruh rakyat Indonesia akan sangat bahagia mempersilakan Amin Rais, Hehamahua sang pengkhianat negara dan kadrun-kadrun mereka untuk keluar dari Indonesia seperti Musa yang begitu ingin keluar dari tanah Mesir. Jadi kapan Amin Rais dan Hehamahua sang pengkhianat negara keluar dari Indonesia?

Tenang, Jokowi tidak akan mengajak TNI dan Polisi untuk mengejar kalian kok. Apalagi mayoritas rakyat Indonesia, penulis berani jamin akan banyak yang bahagia seandainya Amin Rais dan Hehamahua pengkhinat negara keluar dari Indonesia. Penulis bahkan akan mengadakan syukuran 40 hari 40 malam seandainya Amin Rais, Hehamahua dan para kadrun pendukungnya keluar dari Indonesia.

Penulis akan tumpengan mengajak seluruh keluarga besar dan teman dekat untuk merayakan keluarnya Amin Rais, Hehamahua dan para pendukungnya dari Indonesia. Penulis juga menyarankan pemerintah untuk mengadakan acara besar-besaran untuk melepas kepergian Amin Rais dan kawan-kawannya dari Indonesia.

Apalagi kalau Amin Rais keluar dari Indonesia sambil jalan kaki, itu penulis akan sangat bahagia dan bersukacita. Itung-itung membayar janji Amin Rais jalan kaki dari Jogja-Jakarta yang sampai saat ini tidak terlaksana.

Jadi bagaimana Amin Rais dan Hehamahua sang pengkhianat negara. Apakah masih berniat menyamakan diri dengan Musa? tidak perlu dijawab, penulis sudah tahu jawabannya kok.

Amin Rais dan Hehamahua sang pengkhianat negara berkata demikian adalah bukti bahwa mereka hanyalah orang-orang tua, yang sudah kehilangan nalar sehingga untuk mengambil contoh dan ibarat sekalipun mereka kesulitan. Orang-orang seperti ini sok-sok mengurusi negara Indonesia?

Memangnya jadi Musa itu enak? Musa menyebrang lautan, dan berpuluh-puluh tahun berkeliling di padang gurun untuk mencapai tanah yang dijanjikan buat bangsanya. Lah Amin Rais jalan dari Jogja ke Jakarta saja tidak bisa tapi bermimpi menjadi seperti musa? bangun mbah, jangankan menyebrang lautan, menyebrang kali item yang ditutupi waring oleh Anies Baswedan pun tidak ada orang yang percaya mbah Amin Rais bisa melakukannya.

Jadi tolonglah sadar diri, waktumu sudah habis, nalarmu sudah kacau. Nafsu besar, tenaga loyo, itulah Amin Rais. Begitulah Kura-Kura.
sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *