PENJELASAN PENGACARA SOAL PENYEBUTAN ‘OBAT CORONA’ OLEH HADI PRANOTO

Jakarta – Pengacara Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun mengklaim ‘obat Corona’ kliennya sudah pernah dikonsumsi oleh pasien positif Corona. Menurutnya, ‘obat Corona’ Hadi Pranoto terbukti ampuh.

“Jadi obat itu di kampung saya daun pun dibilang obat, obat tuh diketahui orang untuk menyembuhkan, jangan dibilang ‘karena ini herbal kenapa dibilang obat’, itu kan penamaan saja kebiasaan dari masyarakat kita,” kata Kuasa Hukum Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (24/8/2020).

Tonin menyebut obat yang dimaksud olehnya yaitu cairan herbal yang dibuat oleh Hadi Pranoto. Menurutnya cairan tersebut pun mampu meningkatkan stamina sehingga terbebas dari virus Corona.

“Itu cairan herbal, atau cairan untuk tingkatkan stamina yang kita bilang obat COVID, itu sudah banyak yang rasakan. Saya juga pakai dan di antara rekan wartawan juga ada yang pakai gunakan, artinya sampai sekarang kita tidak positif masih negatif, artinya berguna itu obat,” ucapnya.

Kemudian, Tonin pun menyebut cairan milik Hadi itu juga pernah dikonsumsi oleh warga yang terkonfirmasi Corona. Hasilnya, sebut dia, warga tersebut sembuh dari Corona.

“Perkara kena nggak kena, kemarin ada juga warga positif pakai itu juga alhamdulillah hilang positifnya gitu. Jadi mengenai obat tidak perlu disanksi kan,” ujarnya.

Terkait tuduhan menyebarkan berita bohong melalui media elektronik, Tonin menyebut bahwa kliennya tidak pernah melakukan hal itu.

“Sekarang kan dituduh UU ITE, ITE itu siapa yang masuk ke alat telekomunikasi abis itu ditransmisikan, Mas Hadi nggak pernah lakukan,” papar Tonin.

“Lalu dikenakan pasal 14 pasal 15, itu membuat menyebarkan berita bohong dengan lisan dan tertulis, kapan bohongnya? kapan rakyat menjadi ribut? nggak ada, rakyat loh bukan masyarakat, kalau Lembaga atau LSM Cyber Indonesia itu masyarakat bukan rakyat, jadi jangan diklaim rakyat,” lanjut Tonin.

Sebelumnya diberitakan, pemeriksaan Hadi Pranoto soal klaim ‘obat Corona’ hari ini kembali ditunda. Hadi Pranoto mengaku masih sakit, sehingga meminta waktu agar pemeriksaannya dijadwal ulang setelah sembuh.

“Saya masih perawatan,” ucap Hadi Pranoto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (24/8/2020).

Hadi Pranoto sempat memeriksakan diri ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Metro Jaya. Hadi Pranoto kemudian meminta penyidik untuk memeriksanya setelah sembuh.(mei/fjp)
sumber: detik.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *