3 SKENARIO KAMI ALA DENNY JA, SEMUA RONTOK SAMA JOKOWI, HEHEHE!

Ninanoor – Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, hal yang paling menarik bagi publik tentang deklarasi KAMI adalah berbagai blundernya. Ketimbang isi tuntutannya. Kalaupun ada yang bertanya isi deklarasi KAMI itu apa ya? Saya yakin mayoritas warga masyarakat akan menebak bahwa tuntutannya adalah melengserkan Jokowi. Walaupun sebenarnya tidak disebut di dalam 8 butir tuntutan KAMI. Hehehe…

Baca saja di berbagai berita yang sifatnya analisa, di mana ada pendapat para ahli dan pengamat politik di sana sebagai nara sumber. Rata-rata isinya memaparkan lemahnya kekuatan gerakan KAMI ini Sumber Sumber. Nah, salah satu analis politik, Denny JA memaparkan hal yang menarik. Denny JA memberikan prediksi 3 skenario masa depan gerakan KAMI.

Dilansir detik.com, Denny JA memaparkan 3 skenario politik masa depan gerakan KAMI Sumber. Tentunya berhubungan dengan pemerintahan Presiden Jokowi sekarang ini. Lucunya, di setiap skenario gerakan KAMI ini justru makin terekspos kelemahannya. Diketawain Pak Jokowi juga rontok kali hehehe….

Pertama, berhubungan dengan masalah ekonomi saat ini sebagai imbas pandemi Covid-19. Apakah kejadian tahun 1998 (lengsernya presiden) kemungkinan terulang lagi? Menurut Denny, tidak bakal terwujud. “Skenario pertama: KAMI membawa pemerintahan Jokowi jatuh sebelum berakhirnya jabatan di tahun 2024. Tapi masih ada dua variabel yang belum hadir sebagai konteks gerakan ini. Sebelum dua variabel tambahan hadir, KAMI tak cukup kuat untuk menjatuhkan Presiden Jokowi di tengah jalan,” kata Denny. Kedua variabel itu adalah lahirnya gerakan politik alternatif dan masalah ekonomi.

Kedua, KAMI (tetap) tidak bisa menjatuhkan Jokowi tapi melahirkan sosok capres buat 2024. “Skenario kedua, gerakan ini akan membesar, tidak menjatuhkan Jokowi, namun mereka segera menemukan capres 2024 yang populer. KAMI berujung menjadi king maker terpilihnya dan beralihnya kepemimpinan nasional, lewat pemilu, dari koalisi partai saat ini, menuju koalisi partai oposisi plus KAMI,” kata Denny. Tapiiii, ada tapinya. Skenario ini hanya bisa terjadi jika KAMI mampu solid sampai tahun Pilpres 2024.

Sekali lagi, Denny JA mengekspos kekurangan KAMI. Perpecahan internal KAMI sangat mungkin terjadi, karena beragamnya tokoh (dan kepentingan) di dalamnya. Apalagi ketika KAMI harus fokus pada satu capres dan cawapres saja. Kemudian, jika yang diusung itu berasal dari luar KAMI, apakah KAMI mau mengalah? “Amien Rais di tahun ’98, berhasil memimpin gerakan yang menjatuhkan Soeharto. Tapi Amien Rais tak pernah sukses terpilih sebagai Presiden RI, setelah itu,” jelas Denny menegaskan bahwa tidak akan mudah bagi KAMI untuk menjadi satu kekuatan yang solid karena banyaknya kepentingan yang ada di dalamnya. KAMI hanya bisa ikut melahirkan the next president di tahun 2024, JIKA KAMI mendukung capres yang saat itu (tahun 2024) paling populer.

Apakah KAMI bisa solid? Di dalam KAMI ada PA 212 yang mau mengusung Imam Besarnya jadi capres. Ada pula Gatot Nurmantyo yang memang punya ambisi nyapres. Ada juga Din Syamsuddin yang juga punya ambisi nyapres. Belum lagi klan Cendana yang juga pingin berkuasa. Belum lagi Amien Rais dan Rizal Ramli, yang juga mau aja dong kalau diusung jadi capres. Kapaaan solidnya? Hehehe…

Ketiga, ini lebih lucu. Menurut Denny, KAMI tidak bakal jadi sesuatu hehehe…. Becoming nothing, miris amat yak! “Skenario ketiga, KAMI akan hadir sebagai bunga demokrasi belaka. Ia justru menjadi pemanis pemerintahan saat ini. Bahwa dalam pemerintahan Jokowi, toh hadir dan dibiarkan gerakan oposisi. Tentu sejauh tak ada hukum nasional yang dilanggar… Dalam skenario ketiga, KAMI tak menjatuhkan Jokowi sebelum tahun 2024. KAMI juga tak berujung mendukung capres yang akan menang di tahun 2024,” jelas Denny.

Hehehe, ya udah gitu doang. Ngumpul-ngumpul, baca deklarasi, dan jadi berita karena banyak blundernya. Untuk skenario ketiga ini, ada satu hal yang dilupakan oleh Denny JA. Bisa saja KAMI ini jadi sesuatu. Yakni ketika mereka jadi klaster baru Covid-19. Nah, itu sesuatu banget bukan? Bahkan bisa menyeret Gubernur Anies ke jurang yang dalam, karena menjadi faktor penentu pemberian izin acara KAMI ini. Saya bisa pastikan akan terjadi kehebohan luar biasa, jika itu sampai kejadian. Para deklarator KAMI akan jadi sangat terkenal seantero negeri, bahkan sampai ke luar negeri. Secara soal pandemi Covid-19 ini kan sudah jadi masalah global. Perlukah kita semua mendoakan agar KAMI ini jadi sesuatu? Sekian dulu dari kura-kura!

sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *