PESAWAT INDIA PATAH MENJADI DUA BAGIAN SAAT MENDARAT DI LANDASAN PACU BANDARA CALICUT

Pesawat maskapai Air India Express yang membawa 191 orang tergelincir di landasan pacu dan patah menjadi dua bagian saat mendarat di Bandara Calicut, Negara Bagian Kerala, menurut otorita penerbangan setempat

Pesawat maskapai Air India Express yang membawa 191 orang tergelincir di landasan pacu dan patah menjadi dua bagian saat mendarat di Bandara Calicut, Negara Bagian Kerala, menurut otorita penerbangan setempat.

Upaya penyelamatan kini tengah berlangsung di Bandara Calicut, yang juga dikenal dengan sebutan Kozhikode.

Sedikitnya dua orang, termasuk sang pilot, meninggal dunia, sebagaimana diinformasikan kepada BBC.

Adapun sejumlah penumpang mengalami cedera, kata juru bicara maskapai.

Sebagian besar orang di dalam pesawat Boeing 737 itu telah dievakuasi. Sedikitnya 35 orang di antara mereka mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit, kata pihak berwenang..

Pihak maskapai mengatakan terdapat 184 penumpang, termasuk 10 anak-anak. Pesawat dari Dubai bernomor penerbangan IX-1344 itu diawaki tujuh orang, termasuk dua pilot.

Penerbangan tersebut dioperasikan oleh pemerintah India untuk memulangkan warga mereka yang terjebak di luar negeri selama pandemi Covid-19.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) mengatakan pesawat jatuh ke lembah dan patah menjadi dua bagian setelah tergelincir di ujung landasan pacu. Foto-foto yang dilansir media di India menunjukkan pesawat patah menjadi dua bagian.

“Prihatin yang mendalam ketika mengetahui kecelakaan tragis pesawat Air India Express di Kozhikode, Kerala. Telah menginstruksikan NDRF [Badan Penanggulangan Bencana Nasional India] untuk mencapai lokasi sesegera mungkin dan membantu operasi penyelamatan,” tutur Menteri Dalam Negeri Amit Shah dalam cuitan.

Insiden ini terjadi pada pukul 19.00 waktu setempat di tengah hujan deras.

Pada 10 Mei, sebanyak 158 orang meninggal dunia ketika pesawat Air India Express melampaui landasan pacu di Bandara Mangalore dan jatuh.
sumber: bbc

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *