ERICK DAN ANAKNYA BAKRIE AKRAB, JIWASRAYA DAN LAPINDO NGGAK AKAN TUNTAS!

Ronindo – Publik masih berharap Erick bakal menepati janjinya untuk bersih-bersih BUMN terutama dalam kasus Jiwasraya. Tapi sebagai politisi yang berangkat dari seorang pengusaha, sulit bagi Erick mewujudkan janjinya sendiri serta harapan rakyat Indonesia.

Jalinan kerjasama dengan kedekatan serta persahabatan dengan kolega atau pebisinis itu menjadi salah satu tantangan Erick untuk menggebrak dengan tuntas semua biang kerok di Jiwasraya.

Dalam bisnis itu pasti ada deal-deal dan kerjasama serta relasi yang saling mendukung. Mungkinkah Erick akan berani menghempaskan persahabatan dan relasi bisnis apalagi partnership dengan kolega bisnisnya yang bermasalah? Sulit banget!

Apalagi kalau sudah kenal lama dan di kalangan pebisnis kelas kakap seperti Erick dia pun pasti ada kolaborasi dan berbagai kerjasama yang kerap tak tampak di permukaan atau diketahui media. Jadi berharap BUMN bakal mengalami perombakan total? Sulit kalau mau realistis.

Lihat saja bagaimana publik mangkel dengan janji gombal si rekannya Erick yaitu Presiden Direktur PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR), Anindya Novyan Bakrie yang tahun lalu berkomitmen untuk membayar utang Lapindo.

Tahun lalu Anindya Novyan Bakrie masih angkat bicara untuk mengungkap janjinya membayar utang Lapindo kepada negara yang jatuh tempo di bulan Juli 2019 itu. Nyatanya? Ngibul.

Tahun ini si Anindya Novyan Bakrie sudah tak berani bersuara lagi. Tapi jangan lupa liciknya Bakrie jalan terus karena mereka mau berdalih bayar pakai aset. Tapi ngeprank lagi yaitu pakai aset berlumpur! Santun tapi akhlak nol malah minus!

Kembali ke janji Erick, apakah bisa mendesak atau memaksa Bakrie untuk menyelesaikan utang mereka ke Pemerintah. Sulit kalau menurut penulis karena betapa lengketnya keduanya.

Tahun lalu media melansir bahwa saat sertijab Erick Thohir di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kolega dan partner bisnisnya ikut hadir. Salah satunya siapa lagi? .

Dialah Presdir PT Bakrie Brothers Tbk (BNBR), Anindya Novyan Bakrie, anaknya si Bakrie turut hadir saat itu.

Kedekatan keduanya memang tak hanya soal bisnis tapi bidang bisnis yang digelutinya juga sama yaitu media. Erick Thohir di Mahaka Media dan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) milik keluarga Bakrie.

Keduanya juga terjun dalam bisnis oleh raga. Kompas tahun lalu memberitakan soal kongsi Erick Thohir dan Anindya Bakrie di Klub Inggris. Tuh, jelas kan!

Jadilah mereka banyak kecocokan dan kedekatan. Makanya tak akan semudah itu bagi Erick untuk bersih-bersih Jiwasraya seperti janji yang diumbarnya waktu lalui. Sulit ketika sudah ada keterkaitan bisnis dan jadi kolega sejak dulu.

Bahkan keduanya baik Erick dan Anindya berkolaborasi mendukung proyek film Gundala tahun lalu. Itu hanya salah satu dari banyak kongsi yang tak diketahui atau luput dari perhatian publik.

Kongsi ini menunjukkan betapa mesranya Erick dengan Anindya apalagi dengan keluarga besar Bakrie. Maish berharap Erick bakal melakukan aksi untuk menekan Bakrie di Jiwasraya? Hm bak pungguk merindukan rembulan alias itu hanya lamunan dan khayalan.

Apakah Erick tak tahu hutang jumbo Lapindo ke Pemerintah? Pasti tahu! Apakah Erick tak tahu dana dari APBN yang digelontorkan oleh negara untuk menanggulangi bencana lumpur Lapindo? Sebesar 11 trilyun dan ditambah utang Lapindo plus bunga itu sebesar 1 trilyun lebih. Totalin saja!

Perampokan berjalan terus dengan mangkirnya Bakrie yang terus menunda dan mengulur waktu untuk pembayaran utang Lapindo ke Pemerintah. Belum lagi nyangkutnya grup Bakrie di Jiwasraya dan sudah disebut-sebut dalam pengadilan. HM, nyesek tapi lihatlah, Erick bisa saja.

Jadi mengharapkan BUMN ini bakal direformasi oleh Erick misi yang paling mustahilsulit. Jadi narasi yang dengan gaspollnya menyatakan Erick bakal bersih-bersih itu hanya sekedar menghibur diri semata. Tuh, Bakrie di depan mata malah bergandeng tangan dengan Erick!

Erick malah dengan halus dan santun berdalih ba wa urusan hukum itu nanti bagian Kejagung yang akan menangani masalah hukum. Lalu Erick membalikkan ke wartawan bahwa media sudah tahu nama-nama yang merampok itu.

Jadi Erick jelas menunjukkan dia tak mau ikut campur dalam hal urusan hukum. Jadi sama saja dong. Perintah Presiden untuk menuntaskan akar dan biang kerok Jiwasraya atak akan tersentuh kalau Menteri BUMN juga tak berani bertindak tegas untuk ikut membereskan ke akar-akarnya.

Jadi ujian Erick di Jiwasraya sudah terbukti. Dia menjaga jarak bahkan melindungi orang titipan Rini yaitu Hexana yang diapresiasinya tanpa melihat blunder fatal yang dilakukan Hexana.

So, berharap ada bersih-bersih dari Erick atau malahan bersih-bersih jejak hitam si ehem, wadawww!

Begitulah kura-kura, salam Ronin!
sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *