MEMALUKAN!

Memalukan! Korupsi Sapi Selain Haram Dan Tidak Berkah Juga Menyebabkan Dungu

Daeng – Dari perseteruan antara Gerindra dan PKS saat ini membuat para netizen tertawa terbahak-bahak, Cuitan yang paling menarik dari Habiburokhman adalah “…..apa benar kalau orang terlalu banyak makan uang haram korupsi sapi jadi dungu??? cumak nanyak,” benar-benar telak dan pastinya kalau pihak PKS masih punya malu, tentu sangat malu besar, tapi kalau memang sudah tidak ada malunya, yahhh….mau gimana lagi. Sebutan dungu pun menjadi mudah terlontarkan atau disematkan.

Bagaimana dengan sikap Fadli Zon ketika Prabowo difitnah dan dihina oleh PKS? Kalau pembaca menemukan cuitan Fadli Zon tolong share di kolom komentar ya, hehehe, terimakasih. Kalau ternyata Fadli Zon diam saja, ini perlu diwaspadai, kemesraannya dengan orang-orang PKS mungkin masih bersemi dan sulit dilepaskan. Jadi dia ngak tega gitu.

Paling mudah menyerang orang yang memang salah daripada orang salah yang berusaha membela dirinya. Nah, posisi penyerang disini dilakoni oleh Gerindra, dan yang diserang atau salah adalah PKS. Sebenarnya kesalahan PKS adalah menurutkan hawa nafsunya dan melampiaskan kekecewaannya dengan cara yang tidak elegan alias bobrok etika berpolitiknya. Jadilah Prabowo difitnah dan dihina.

Apa yang terjadi ini makin meyakinkan bahwa PKS memang sangat anti Indonesia. Pasalnya, siapa saja yang bersama Jokowi mereka akan serang atau musuhi. Prabowo akhirnya merapat dan menjadi menteri demi Indonesia maju. Ketika PKS melakukan pengkhianatan maka itu berarti PKS tidak setuju dan pastinya kecewa. Dalam hal kedunguan ini PKS memang jagonya konsisten. Bahkan sampai detik ini PKS tak pernah menyukai Jokowi. Maka tentu saja PKS sangat girang kalau isu PKI yang dimainkan oleh kelompok yang ingin berkuasa lagi dari klan cendana dan cikeas.

Jika PKS cinta Indonesia tentu akan tampil membela rakyat dan menjelaskan bagaimana PKI dan komunis itu sebenarnya, bukankah anak pentolan PKS Tifatul Sembiring pernah sekolah di China? Jadi mudah menjelaskannya kan? Tapi kayaknya sih, ngak akan dijelaskan.

Nah, untuk menjawab pertanyaan dari Habiburokhman tentang korupsi sapi yang akhirnya jadi dungu ini, menarik sekali. Selama ini PKS melakukan etika politik yang sangat buruk. Masih ingat Jonru yang begitu bangga menghina dan memfitnah Presiden Jokowi? Jonru adalah asuhan PKS kan? Paling parah permainan fitnah dan hoax selama kampanye pilpres. Bukan Cuma 2019 baru-baru ini, bahkan jauh-jauh hari sejak 2014, hal itu sudah dilakukan. Sungguh mengherankan, ngakunya partai agama tapi kerjaannya hoax dan fitnah, sangat kontraks dengan ajaran agama itu sendiri.

Korupsi sapi yang dilakukan oleh saat itu Presiden PKS adalah Luthfi Hasan Ishaaq sungguh memalukan. Tapi lagi-lagi partai ini masih punya malu kah? Kasus suap daging sapi impor adalah kasus yang terjadi pada tahun 2013 awal, di zaman SBY, dan menteri pertanian saat itu adalah Suwono, kader PKS juga. Jadi klop deh. Kasus candi Hambalang juga memberikan kesan buruk. Maka dengan dua partai ini saja Indonesia sudah mengalami perlambatan kemajuan akibat terbengkalainya pembangunan karena korupsi. Sungguh rakus.

Jadi kalau PKS melakukan fitnah dan hinaan, memang sangat mudah dibalikin. Dan lihatlah Habiburokhman yang dulu kesulitan membela Prabowo waktu masih mesra dengan PKS, sekarang Gerindra tidak lagi mesra dengan PKS, maka itu sangat mudah melontarkan balik hinaan itu. Lagi-lagi sungguh sangat menohok kata-kata “ …..apa benar kalau orang terlalu banyak makan uang haram korupsi sapi jadi dungu??? cumak nanyak,” telak banget, sungguh sangat dipermalukan.

Pastilah uang haram dari hasil korupsi selain tidak berkah, juga sangat merugikan pihak PKS sendiri. Sebab kasus ini sangat memalukan dan tidak akan pernah dilupakan oleh masyarakat. Jadi hanya orang-orang dungu yang memang masih mendukung PKS. Sesama orang dungu pasti saling mendukung.

Jadi sebuah kekhawatiran juga kalau PKS masih punya pendukung, ini berarti bangsa ini penduduknya masih ada yang tak berpendidikan secara informal, maksudnya pendidikan karakter dan berpikir logis belum merata di negeri ini. Maka karena itulah, PKS menggarap orang-orang yang dungu ini dan mudah mempengaruhinya, bahkan dari kalangan kampus atau mahasiswa-mahasiswi ikut-ikutan dungu membesarkan PKS. Kita lihat saja bagaimana emak-emak dipengaruhi oleh ideologi PKS hingga berani ikut-ikutan jadi tukang fitnah, baik secara offline maupun secara online.

Kasihan para emak itu, mereka diberikan pelajaran haram bahwa menghina presiden adalah perjuangan menurut PKS, karena itulah sampai sekarang para penghina presiden masih banyak, inilah justru virus yang paling berbahaya daripada corona. Itulah hasil kerja PKS yang memang menikmati korupsi sapi itu kan meski haram?

Begitulah kura-kura…

sumber: Seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *