UMAR ASSEGAF NGAMUK SOAL PSBB DI SURABAYA ADALAH SEORANG YANG AROGAN DAN INTOLERAN?

Ibrahim РBeredar sebuah video yang memperlihatkan seseorang berbaju gamis mengamuk dihadapan petugas.

Video ini tercatat pertama kali diunggah oleh pemilik akun twitter bernama Lady_Zeebo, dimana tertulis pada caption, “Langgar PSBB Pemilik Majlis Roudhotus Salaf Bangil Pukul Petugas.. Salah, ditegur baik-baik tapi malah ngeyel dan memukul petugas Mohon pak @DivHumas_Polri ini sudah melanggar hukum dan harus ditangkap sebagai pembelajaran untuk yang lain”

Video yang punya 1.5K Retweets dan 2.5K Likes dan sudah ditonton hampir 93K orang ini kemudian di unggah ulang di facebook oleh akun yang bernama Mas Abimanyu dan kemudian kembali viral, atas video itu tercatat dirinya mendapat 1.1K Share https://www.facebook.com/mas.abimanyu.714/posts/278306856691217

Jangan segan-segan menangkap kadrun berpenampilan ngarab. Jangan takut gak kebagian kapling Surga Pak. Surga bukan milik mereka. Jangan sampai kita diperbudak Arab. Indonesia punya harga diri punya martabat. Jangan berhenti di materai Rp.6.000 Pak, kami sudah MUAK!

Nama lengkapnya Umar Abdullah Assegaf ketua Albayinat Bangil-Jatim, gak susah nyarinya. Plat Mobilnya N 1 B Toyota Camry.

Habib ini dikenal selain intoleran juga arogan, songong dan tidak berakhlak. Kalau kata pedagang di Bangil, tukang nutupin jalan raya, sak enake udele dewe. Ini info A1 langsung dari warga Bangil!

Sangat mengejutkan, menurut info dari warga Bangil, orang ini adalah orang yang intoleran dan juga arogan juga songong dan tidak berakhlak sebagai mana yang tertulis diatas? Kalau benar demikian maka saya tidak kaget.

Nama seorang Habib di Indonesia sudah banyak tercemar menjadi konotasi negatif karena mereka tidak berprilaku yang normal dan beradab dimana itu sering kali bertolak belakang dengan nama kehabibannya

Siapakah orang yang duluan mencoreng nama Habib?

Ada Habib Rizieq yang pertama, seseorang yang berani menantang Kepolisian dan Pemerintah berjuta-juta kali dengan pongah, tidak ada kata damai dalam kamusnya, hobbynya bikin masalah, gak ada masalah diada-adain. Uang yang gak salah apapun disebut uang PKI, itu adalah contoh dia gemar untuk mencari-cari masalah, namun sayang seribu sayang, kepongahannya itu berakhir gegara kasus chat mesum antara dirinya dengan Firza. Kali ini kasusnya berbeda, kalau terbukti itu benar dirinya, hancur sudah kebesaran gelarnya. Karena itu dia pergi ke Arab dan sampai sekarang belum pulang ke Indonesia.

Ada juga Habib lain, yang kedua adalah Habib Bahar. Seseorang yang berani berkata apapun, sekotor apapun itu dia bakal katakan. Hanya caci maki yang keluar dari mulutnya, tidak sama sekali mencerminkan sikap nabi padahal mereka konon penerusnya. Tidak berhenti sampai disitu, karena gelarnya tokoh pemuka agama, dia juga jadi berani semena-mena, tak jauh berbeda dengan yang pertama. Berani mengolok-olok Pemerintah hingga Presiden Jokowi. Sepak terjang orang ini akhirnya berakhir, karena dia diam-diam menculik 2 anak kecil kemudian menganiaya mereka, dihantam dengan lutut hingga patah dan berdarah, sangat brutal orang ini.

2 Contoh itu adalah contoh nyata gelar Habib di Indonesia, lihatlah karena bergelar habib, bagaimana atribut mereka itu? Kita ambil contoh Abdullah Assegaf yang viral baru-baru ini. Dia punya mobil mewah. Rizieq punya rubicon, Bahar punya Pajero. Mereka tampil bermewah-mewahan, padahal Nabi Muhammad hidupnya sederhana, bahkan ada cerita beliau mewakafkan semua hartanya sampai dia sendiri hidup biasa yang penting cukup. Tapi di Indonesia tidak lah demikian

Oleh karena itu memang benar seperti apa yang ditulis oleh Mas Abimanyu, Jangan segan-segan menangkap kadrun berpenampilan ngarab. Jangan takut gak kebagian kapling Surga Pak. Surga bukan milik mereka. Jangan sampai kita diperbudak Arab. Indonesia punya harga diri punya martabat. Jangan berhenti di materai Rp.6.000 Pak, kami sudah MUAK!

Jangan karena dia bergelar Habib, banyak yang gak berani menghukum karena takut amukan massa, padahal warga itu harus diluruskan sudut pandangnya, bahwa jangan pernah menghabibkan seorang kriminal, jangan pernah mengulamakan seorang pezinah, jangan pernah tertipu.
sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *