MAL CBD CILEDUG DISEGEL, WARTAWAN DILARANG AMBIL FOTO

Tangerang, CNN Indonesia — Pusat perbelanjaan CBD Ciledug di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Tangerang, Banten disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang. Mal CBD Ciledug disegel karena melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Petugas keamanan pusat perbelanjaan itu menjaga ketat dan memantau setiap orang yang melintas di depan pintu masuk. Bahkan, petugas keamanan pun melarang awak media untuk mengambil foto atau video segel berwarna kuning bertulisan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang terpasang di pintu masuk.

“Maaf, tidak boleh ambil foto, kan sudah beredar banyak di media,” kata salah seorang petugas saat CNNIndonesia.com mendatangi lokasi, Rabu (20/5).

Situasi di pusat perbelanjaan terlihat sepi. Sesekali terlihat karyawan salah satu gerai atau toko yang meminta izin kepada petugas keamanan untuk mengambil barang.

Salah seorang petugas parkir mengatakan bahwa CBD Ciledug tutup kembali pada hari ini. Menurutnya, hanya supermarket di dalam mal tersebut yang beroperasi untuk melayani kebutuhan pangan masyarakat.

“Tutup hari ini yang jualan pakaian, kayaknya cuma supermarket yang bakal buka. Itu nanti buka jam 11.00 WIB,” ucap petugas parkir yang menolak menyebutkan namanya itu.

Situasi sedikit berbeda terlihat di mal yang berdiri tepat di seberang CBD Ciledug, Plaza Baru Ciledug. Meski toko yang menjual pakaian di lantai satu dan dua tutup, namun sejumlah pedagang emas dan kaca mata terlihat masih membuka tokonya di lantai dasar.

Pun demikian dengan pasar tradisional yang terletak di lantai bawah dan Pasar Saraswati Ciledug yang berlokasi di sebelahnya. Operasional pedagang di sejumlah pasar itu terlihat masih dipenuhi pengunjung walau tak ramai seperti kemarin, Selasa (19/5)

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, parkiran untuk mobil di pusat perbelanjaan itu terlihat penuh. Bahkan, parkiran untuk motor terlihat masih meluap hingga ke pinggir jalan raya.

Kasatpol PP Kota Tangerang Agus Hendra sebelumnya menyatakan hanya mengizinkan mal CBD Ciledug untuk buka hingga Selasa (19/5) saja. Ia mengaku telah menemukan sejumlah bukti pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola.

“Kita minta ke pengelola agar kios-kios beroperasi sampai dengan hari ini saja,” melalui keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (19/5).

“Kecuali gerai swalayan yang menjual bahan pangan, karena termasuk yang dikecualikan [selama Pembatasan Sosial Berskala Besar/PSBB],” imbuh Agus.(mts/gil)

sumber: cnnindonesia.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *