BANTU ANIES SERANG GANJAR? FADLI ZON MALAH AMBYAR, GANJAR MAKIN BERKIBAR!

Ninanoor – Kemarin saya sudah nulis tentang Fadli Zon, sekarang tentang dia lagi. Dan ini kasusnya cukup serupa dengan yang kemarin, dari segi latar belakangnya. Yakni “nolong temen”. Kalau kemarin Fadli Zon bela Bahar Smith, sekarang dia bela Anies. Apa hubungannya dengan Ganjar Pranowo? Karena sosok Ganjar ini makin lama makin mengungguli Anies. Buktinya sudah saya paparkan di tulisan sebelumnya.

Ya, Anies makin nyungsep. Namanya masih dipuja, tapi hanya di kalangan sendiri. Kalangan kadrun kampret buzzer pemuja fanatik. Sementara oleh warga Jakarta sendiri? Coba tanya ke yang kena banjir dama nggak dapat bansos. Sedangkan Ganjar, dikenal dan dipuji oleh orang waras di mana saja. Tanpa batasan suku, ras, agama.

Nah, beberapa hari lalu beredar foto Anies mengunjungi warga eh tapi bo’ong hehehe… Bukan warga, yang dikunjungi oleh Anies adalah Fadli Zon Sumber. Kunjungan pada hari Kamis (14 Mei 2020) ini dikritik publik karena Anies dianggap lebih memilih mengunjungi teman ketimbang para warganya sendiri. Saya duga dalam kunjungan inilah Anies sempat curhat soal sepak terjang Ganjar yang sudah mulai mengungguli Anies. Mungkin juga sekalian minta tolong sama Fadli Zon buat menyerang Ganjar di medsos? Bisa jadi.

Karena “serangan” itu akhirnya benar-benar terjadi pada tanggal 18 Mei 2020. Apakah berhubungan langsung dengan kedatangan Anies? Maybe… Kita nggak tahu, tapi polanya kok kebaca ya? Sayangnya Fadli Zon kembali kepleset. Mengambil amunisi yang salah. Sehingga serangan itu bukannya berakibat buruk terhadap Ganjar, malah sebaliknya. Makin mengibarkan namanya!

Sarana yang dipakai tentu saja Twitter, agar terbaca langsung oleh publik. Fadli Zon menanggapi cuitan seorang netizen yang ngakunya bernama dokter Mediana (@DMedianacinta). Akun ini menertawakan sebuah video di mana terlihat Ganjar Pranowo sedang mengatur lalu lintas di jalan yang kena banjir. Bahkan menyebut Ganjar sebagai gubernur rasa tukang parkir. “Hahahaha… Gubernur kok rasanya kayak kang parkir? Suka lupa diri apa? Om @ganjarpranowo gegayaan kayak gini apa kurang cari kang parkir, atau DOLAR atau perlu nambah polantas?” tulis @DMedianacinta link. Fadli Zon pun langsung menyambar umpan ini. “Sebaiknya Gubernur @ganjarpranowo jangan ambil alih pekerjaan tukang parkir n aparat terkait spt polisi lalu lintas n dishub,” tulis Fadli Zon link.

Video yang dimaksud adalah ketika Ganjar Pranowo mengecek titik kemacetan di kabupaten Demak, Jateng. Pengecekan dilakukan berdasarkan laporan yang dia terima. Ternyata di lokasi itu ada genangan rob. Dan waktu itu menyebabkan kemacetan yang sangat panjang berkilo-kilo meter. Videonya di akhir tulisan ini ya. Terus maunya Fadli Zon Ganjar diam saja duduk manis di dalam mobil dinasnya sambil telpon-telpon jajarannya? Ganjar Pranowo bukan tipe pejabat seperti itu. Dia tidak bisa diam saja. Apalagi konpers saja, nggak ke mana-mana. Sebagai gubernur, Ganjar sudah menyatakan diri sebagai pelayan rakyat. Jadi wajar saja kemudian Ganjar ikut terjun langsung mengatur lalu lintas seperti di dalam video itu.

Jawaban Ganjar kepada Fadli Zon sangat telak dan elegan menurut saya. “Tidak saya ambil bos. Jangan khawatir. Sumbatan itu harus dibereskan. Begitu yg sering menjadi masukan & kritik panjenengan kepada pemerintah. Mohon maaf kalau panjenengan tidak berkenan. Selamat menjalankan ibadah puasa,” tulis Ganjar link.

Betul kan? Fadli Zon kerap nyinyir ke pemerintah soal kerjaan ini halangan itu sumbatan itu, dengan mengatasnamakan rakyat. Kenapa jadi nyinyir ke Ganjar ketika Ganjar only doing his job accordingly. Melakukan tugasnya sebagai seorang pemimpin sebuah wilayah. Salahnya di mana? Saya jawab ya, salahnya video ini makin mengukuhkan sosok Ganjar sebagai seorang gubernur yang benar-benar kerja, turun langsung ke lapangan, dan makin menambah fans-nya Pak Ganjar.

Fadli Zon lupa ya sama momen Anies mengeruk lumpur dengan tangannya? Nih banyak fotonya beredar di Twitter.

Kok waktu itu Fadli Zon nggak nyinyir sejengkal pun? Nggak menyebut Anies “mengambil alih pekerjaan tukang sampah”? Kenapa hayoooo? Saya coba jawab lagi, karena sama teman kaan? Terus sekarang kenapa nyinyir berat sama Ganjar? Ya karena diminta sama teman juga kaan? Gara-gara temannya merasa terancam ambisinya di 2024?

Sayangnya, Fadli Zon salah langkah. Terlalu tergesa-gesa menyambar umpan. Tidak memperhitungkan bahwa jejak digital Anies sendiri yang akan menafikan nyinyiran itu. Namanya juga berbuat zhalim di bulan Puasa. Ya dikasih pelajaran sama yang Di Atas. Yang diserang malah jadi dapat kemuliaan. Namanya malah makin berkibar. Baca saja komentar para netizen yang justru memuji Ganjar, dan bahkan banyak yang membantu menjelaskan ke Fadli Zon mengapa Ganjar harus turun mengatur lalu lintas di video itu.

Seorang gubernur yang sedang bekerja kok dinyinyirin. Sementara gubernur lain, mentang-mentang teman sendiri, dibiarkan saja kerjanya hanya konpers dan mengunjungi kebun binatang, tanpa mengecek warganya. Kapokmu kapan? Sekian dulu dari kura-kura!
sumber: seword

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *