YOUTUBER FERDIAN PALEKA DIBURU WARGA

Saya tidak habis pikir mengapa ada orang suka mengolok2 orang lemah. Apalagi orang itu kelompok masyarakat yang hidupnya saja sudah sulit.

Ramai di lini masa ada youtuber Ferdian Paleka ngeprank beberapa orang transpuan dan anak kecil.

Ferdian dan genknya dengan sengaja memberi paket mie instant untuk orang2 susah ini malam hari di pinggir jalan Bandung.

Mereka membagikan paket seolah2 mie instant dalam kardus. Padahal isinya batu campur sampah.

Apa yang dicari oleh youtuber kecoak ini?

Ketenaran. Jumlah subscriber. Uang. Kepuasan melihat orang tertipu.

Pengen rasanya meninju gigi orang2 tak punya hati ini. Benar2 bikin mules. Kebayang betapa kagetnya orang2 traspuan itu membawa hadiah paket ke kamar kostnya.

Ndilalah setelah dibuka isinya sampah. Padahal di situasi pandemi Covid 19 ini bantuan berupa mie instant itu sama saja penyambung nyawa.

Ternyata wajah rupawan dan fisik sempurna tidak jaminan punya empati. Punya bela rasa. Bentuk wajah, rupa, bentuk fisik itu tidaklah punya pengaruh apa-apa pada karakter, watak dan tabiat manusia.

Kini peradaban kita cenderung terdegradasi jatuh. Kita kehilangan akal sehat. Kita kehilangan nurani. Kita kehilangan wisdom. Kita kehilangan jati diri. Kita kehilangan arah hidup. Kita kehilangan elan perjuangan solidaritas sebagai sebuah bangsa. Kita disorientasi. Kita kehilangan panduan memperlakukan sesama.

Mereka yang seharusnya menolong kelompok masyarakat yang lemah mereka pula jadi penindasnya. Pembullynya. Pengolok2nya.

Orang2 seperti Ferdian Paleka dan para penindas orang lemah seperti pada seorang Ibu di Batang Kuis itu malah dengan bangga mempertontonkan penindasannya. Begitu telanjang. Tidak tahu malu.

Orang2 berhati kecoak ini sudah selayaknya diberikan sanksi sosial. Diasingkan. Dikucilkan dari peradaban kita. Jangan diberi ampun dan diberi panggung.

Salam perjuangan penuh cinta

Birgaldo Sinaga & fb

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *