LAGI KARTU PRA KERJA..

Saya nulis tentang “Kartu Pra Kerja” bagian pertama, seperti biasa ada yg nerima dan banyak juga yang maki.. 😂😂

Padahal cuman pengen kasih penjelasan supaya jgn salah paham, krn pemahamannya digiring ke arah yg salah oleh beberapa orang.

Tapi lumayan juga, dari komen2 saya bisa tahu ada beberapa pertanyaan yang mungkin bisa saya jawab sedikit.

Saya terangkan dulu..

Kartu pra kerja ini awalnya didesain bekerjasama dgn banyak mitra offline seperti balai latihan kerja dan lain2. Tapi kemudian Corona menyerang, sehingga sistemnya harus diubah dengan konsep “berlatih di rumah”.

Jadinya yang tadi offline, diubah online krn situasi.

Nah, yang siap online sementara hanya ada 8 mitra itu, bukalapak, ruang guru dll. Nanti ditambah lagi mitranya kalau mereka siap, yang penting kartu pra kerja ini jalan dulu karena banyak org butuh uang.

“Kenapa buru-buru diluncurkan ?”

Karena situasi sulit sekarang, banyak orang butuh bantuan keuangan. Ingat ya, di konsep kartu pra kerja itu, setiap peserta pelatihan dapat Rp. 600rb/org setiap bulan selama 4 bulan. Ini seperti bantuan untuk bertahan hidup di situasi sulit ini.

“Enak dong 8 mitra tadi dapat uang gede 5,6 trilyun..”

Pelajari konsepnya. Perusahaan mitra tadi hanya sebagai mediator saja, mempertemukan para pelatih dengan orang yg akan dilatih. Paham, kan ?

Seperti ruang guru. Aplikasi itu mempertemukan guru dan murid. Bukan aplikasi itu yg pegang duit.

Jadi sebenarnya yang diuntungkan bukan perusahaan mitranya, tetapi para pengajar. Ada guru, ada wiraswatawan, ada montir dll. Mereka inilah yg jadi pengajar dan mendapat insentif dari apa yang mereka ajarkan.

Di situasi Corona ini, orang2 praktisi itu juga kena imbas. Makanya uang yang dikucurkan untuk pelatihan itu juga berguna untuk para pengajar di pelatihan online itu.

Nah dengan kartu pra kerja ini, uang juga muter antara si pengajar dan org yang dilatih, sehingga mereka punya pendapatan masing2.

Mau jadi pengajar juga ? Ya, hubungi perusahaan2 mitra itu supaya bisa dapat penghasilan sbg pengajar.

“Kok saya susah daftarnya ? Ini pasti ada kongkalikong..”

Kongkalikong lagi. Seneng banget pake kata itu. Biji lu kingkong..

Kenapa susah daftarnya ?

Ya, karena awalnya kartu pra kerja ini didesain utk memfasilitasi 7 juta orang yg masih nganggur. Tapi gara2 Corona ini, yang nganggur nambah. Mungkin bisa 9 juta orang sekarang, dan terus nambah.

Gelombang pertama ini dibuka untuk 5,6 juta orang. Akan ada gelombang kedua yang disiapkan. Mitranya jg akan ditambah.

Jadi kalau gagal mendaftar, jgn marah2 dulu. Namanya jg rebutan. Kalau ga lolos sekarang, tunggu gelombang kedua.

Oke, apalagi pertanyaannya ? Nanya gratis kok, ini juga jelasin gada yang bayar 😂😂 cuman pengen meluruskan supaya jangan jd fitnah.

Udah dulu ya.. mumpung kopi masih panas nih. Mau terima penjelasannya, silahkan. Ngga juga, silahkan..

“Bang, apa ada pelatihan jadi Wakil Presiden ??”

Coba tanya ma Wagub DKI. Dia pasti lebih paham..

Denny Siregar & fb

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *