SEORANG WANITA WARGA BERASTAGI POSITIF COVID-19, PULANG DARI SURABAYA, INI KATA DINAS KESEHATAN KARO

TRI BUN-MEDAN.com, BERASTAGI – Seorang warga Berastagi, Kabupaten Karo, dikabarkan terjangkit virus corona (Covid-19).

Menurut informasi, pasien wanita ini telah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit swasta, di Kota Medan.

Saat dikonfirmasi ke tim Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo Drg Irna Safrina Meliala M.kes, membenarkan hal tersebut.

Dirinya mengaku, mereka mengetahui adanya warga Kabupaten Karo yang dirawat dan dinyatakan positif Covid-19, setelah mendapatkan data dari tim Satgus Covid-19 Sumatera Utara.

“Memang kemarin kita ada mendapatkan update dari provinsi, ada satu warga kita yang positif. Setelah kita koordinasi, ternyata warga tersebut sudah dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Medan. Kemudian, langsung kita hubungi rumah sakit, dan benar ada satu warga kita yang dirawat dan hasilnya positif,” ujar Irna, saat ditemui di Puskesmas Berastagi, Jalan Jamin Ginting, Berastagi, Rabu (8/4/2020).

Saat ditanya mengenai riwayat pasien, ternyata warga tersebut diketahui sebelumnya baru melakukan perjalanan ke Surabaya.

Kemudian, wanita tersebut sempat menjalani karantina mandiri di rumahnya selasa 14 hari.

“Dia sebelumnya memang baru pulang dari Surabaya pada tanggal 20 Maret kemarin, kemudian menjalani isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Namun, saat menjalani proses isolasi secara mandiri di rumah pasien tersebut sempat mengeluh jika daya tahan tubuhnya melemah.

Ketika itu, warga tersebut ternyata tidak melaporkan jika dirinya sempat melakukan perjalanan, dan menjalani isolasi mandiri kepada pihak yang berwenang

“Kalau saya lihat dari statusnya dia dirawat dari tanggal 31. Infonya memang dia enggak ada lapor ke siapa-siapa, dan gitu sakit dia langsung ke Medan,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal, Irna mengaku pihaknya telah mencoba menghubungi keluarga pasien yang masih ada di Berastagi.

Dirinya menyebutkan, pihaknya juga sudah mendata dan melakukan pemantauan kesehatan baik kepada keluarga, maupun pegawai yang bekerja di tempat pasien.

Data di Sumut: 8 Pasien Sembuh

Disamping ada penambahan jumlah pasien terjangkit corona dan meninggal.

Ada pula kabar gembira terkait kesembuhan 8 pasien yang sebelumnya dinyatakan positif covid-19.

//

JUMLAH pasien positif covid-19 maupun berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumatera Utara, terus bertambah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara, Mayor Kes. dr Whiko Irwan memaparkan bahwa bahwa ada peningkatan jumlah pasien positif dari sebelumnya 57 orang menjadi 76 orang.

“Dari perkembangan terakhir yang berhasil dihimpun gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Sumut hingga hari ini Selasa (7/4/2020) pukul 17.00 WIB, Penderita covid-19 positif sebanyak 76 orang. 53 diantaranya hasil pemeriksaan PCR, dan 23 hasil rapid test,” ujarnya saat konferensi pers di Gedung Pemrov Sumut Selasa (7/4/2020) sore.

Whiko juga menyebutkan bahwa jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini ada sebanyak 133 orang.

Angka ini juga meningkat dari sthari sebelumnya dimana kasus PDP berjumlah 127 orang.

“Sampai saat ini penderita Covid-19 positif yang meninggal sebanyak 7 orang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Whiko juga mengatakan per hari ini ada tambahan 6 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19.

Dengan tambahan itu maka sudah ada total 8 pasien yang dinyatakan sembuh.

“Alhamdulilah mulai hari ini ada 6 orang yang berhasil sembuh. Jadi total 8 orang yang sudah sembuh,” katanya

Whiko mengajak agar setiap masyarakat tetap disiplin menjaga kebersihan dan mengenakan masker.

Menurutnya hal ini sangat penting untuk semakin memperkecil peluang terpapar covid-19.

“Karena penularan covid-19 dan penggunaan masker bisa melindungi hingga 70 persen,” katanya.

Sementara itu, pada Selasa (7/4/2020) pukul 12.00 WIB, Indonesia mencatat penambahan 247 kasus Covid-19, hingga total ada 2.738 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Sekadar membandingkan, Senin (6/4/2020), jumlah kasus baru Covid-19 sebanyak 218 kasus.

“Kami dapatkan penambahan kasus baru confirmed pemeriksaan CPR sebanyak 247 orang,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Selasa sore. “Sehingga total kasus menjadi 2.738 orang,” ujar Yurianto.

Berdasarkan data yang sama, diketahui juga ada penambahan 12 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, total ada 204 orang yang telah dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.

Pengakuan Pasien Sembuh di Sumut

Sementara itu, anggota DPRD Sumut Aulia Agsa kini telah dinyatakan sembuh dari Covid-19,

Anggota dewan Fraksi Gerindra ini menjadi salah satu dari enam orang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh hari ini, Selasa (7/4/2020) setelah menjalani test swab yang kedua dan hasilnya dinyatakan negatif.

Tribun Medan berkesempatan mewawancari Aulia secara eksklusif tepat setelah keluar dari Ruang Infeksius RSUP Adam Malik, Medan, tempat di mana dirinya dirawat.

Tampak kegembiraan tersirat di dalam wajahnya, meski menggunakan masker matanya terlihat semringah dan wajahnya terlihat lebih cerah.

Saat diwawancarai Aulia mengaku sangat senang dan beryukur kepada Allah dan kepada paramedis di rumah sakit yang telah berjibaku siang malam mengurusi dirinya.

“Alhamdulillah pasti perasaan saya adalah senang. Karena perasaan senang ini sulit saya ungkapkan, apalagi ini pertama kali masuk rumah sakit. Alhamdulillah saya benar-benar mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan juga berucap-uca saya berterimakasih kepada semua tenaga medis di ruang isolasi yang telah membantu saya untuk sembuh,” tuturnya.

Selama 21 hari dirawat, Aulia mengaku mendapatkan asupan gizi dan makanan yang cukup dan bahkan pernah mendapatkan jamu dari paramedis.

“Kurang lebih saya dirawat selama 21 hari, kalau di perawatan makanannya enak, semua perawatnya baik-baik ramah, mereka juga mengecek kita dengan baik. Artinya mungkin di Sumut, Adam Malik ini pusatnya untuk kita sembuh di sini. Kalau untuk makanan dikasih telur putih, buah-buahan, susu dan sering jus beragam buah, bahkan pernah dikasih jamu,” bebernya.

Ia meminta agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti semua protokol yang telah ditetapkan pemerintah.

Kemudian jangan takut yang berlebihan di masa pendemi ini.
sumber: medan.tribunnews
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Kesehatan, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *