MASKER LANGKA, DOKTER MINTA WARGA GUNAKAN BARANG SUBSTITUSI

Jakarta, CNN Indonesia — Dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan, meminta masyarakat tidak panik membeli (panic buying) dan menimbun masker bedah untuk mencegah terinfeksi virus corona (Covid-19). Sebab masker bedah lebih diperlukan petugas medis dan orang yang sakit.

“Jangan panic buying, orang sehat yang memborong masker bisa membahayakan banyak orang karena pada akhirnya orang-orang yang sakit dan tenaga medis tidak menggunakan masker,” ujarnya dalam jumpa pers di BNPB, Rabu (1/4).

Dalam pemaparannya, Erlina mengatakan masker bedah lebih berguna untuk orang yang sakit sebab bisa mencegah penularan droplet atau percikan liur yang menjadi pembawa virus.

Erlina juga menjelaskan masyarakat bisa menggunakan masker kain sebagai barang substitusi

“Masker kain menjadi pilihan terakhir jika tidak ada masker bedah,” ujarnya.

Masker Langka, Dokter Minta Warga Gunakan Barang Substitusi
Masyarakat juga diimbau tetap mencuci tangan dengan sabun walaupun telah menggunakan masker. Sebab, masker kain tidak efektif melindungi dari virus.

“Masker kain bisa melindungi dari droplet, tapi tidak dengan partikel kecil, tetap harus cuci tangan pakai sabun,” katanya.

Sebelumnya harga masker melonjak dan semakin langka sejak awal Maret 2020, di tengah merebaknya virus corona. Tim CNNIndonesia.com sempat mengunjungi Pasar Pramuka pada pertengahan Maret lalu, dan menemukan masker seharga Rp400 ribu per boks dari harga biasa Rp125 ribu.

Sementara hasil penyelidikan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri memberikan kesimpulan sementara mengenai kelangkaan masker. Menurut Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, kelangkaan masker terjadi akibat tingginya permintaan.

“Fakta di lapangan (kelangkaan disebabkan), tingginya tingkat permintaan dari masyarakat atas kedua barang tersebut (masker dan hand sanitizer),” katanya, Selasa (24/3).
sumber: cnnindonesia
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *