KASUS CORONA, ORANG SEHAT TIDAK PERLU MASKER! JANGAN BORONG MASKER DAN SEMBAKO

Lud-Merebaknya virus corona, banyak banget yang ketakutan, orang takut jadi kalud, panik dan salah bertindak. Setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan dua kasus positif corona, warga beramai-ramai memberli masker dan sembako, akitabnya masker menjadi langka dan mahal.

Menurut standar WHO, orang yang sehat tidak perlu mengenakan masker. Menurut Eli Perencevich, peneliti dari Iowa’s College, mengenakan masker itu tidak mencegah virus, orang yang memakai masker malah lebih cepat tertular. Masker itu diperuntukan bagi yang sudah terinfeksi dan yang sedang sakit agar air liur atau ludahnya tidak keluar dan menular kepada yang lain.

Bagi yang sehat jangan ikut-ikutan pakai masker, itu bikin susah diri sendiri dan orang lain. Susah nafas, susah senyum, dan sekarang orang lain (yang sakit) bingung mencari masker, termasuk korban erupsi gunung Merapi di Jawa Tengah. Kepanikan, ketakutan dan ketidaktahuan telah mengakibatkan tindakan yang salah dan yang diuntungkan adalah para tengkulak masker dan sembako.

Kalau anda peduli dengan orang lain, berhentilah untuk memborong masker dan sembako, pikirkan yang sakit, jangan egois. Saya tahu itu uang anda sendiri, tapi sekali lagi kalau anda sehat, anda tidak perlu mengenakan masker. Orang yang sehat cukup menjaga kebersihan dan menjaga jarak dengan orang yang menunjukkan gejala terjangkit virus corona, tapi jangan dengan lirikan sadis nan sinis. Tetap saling mengasihi.

Jadi tidak usah parno yah, berhenti cari masker, duitnya disimpen saja atau disumbangkan untuk pengobatan bagi yang sakit. Di negara tempat saya tinggal, di Belgia, tidak ada orang yang sehat berebut masker, di sini warga cukup mengerti bahwa masker hanya diperuntukkan bagi yang sakit dan tenaga medis yang menangani pasien. Kami tetap tenang, tidak panik dan tidak berebut masker.

Beberapa kali saya mencoba untuk menanyakan masker ke beberapa apotek, dan mereka tidak melayani penjualan bagi yang sehat. Pemerintah hadir untuk memberi pendidikan dan mengendalikan pendistribusian masker. Sejak awal Menteri Kesehatan Belgia menjelaskan orang yang sehat tidak perlu kuatir dan tidak perlu memborong masker dan makanan. Orang yang sehat cukup menjaga gaya hidup sehat, mencuci tangan dengan teratur dan tetap melakukan aktifitas seperti biasa.

Sekali lagi, mari kita belajar hidup sehat dan peduli dengan orang lain, prioritaskan yang sakit supaya mereka cepat sembuh. Virus corona bukanlah sesuatu yang terlalu menakutkan jika kita tahu bagaimana harus bersikap. Ketakutan itu sejatinya ada di dalam pikiran kita, kepanikan itu terjadi karena kita tidak memahami.

Bagi yang menimbun masker, ayo keluarkan masker itu dari gudang, bagikan kepada yang membutuhkan atau berikan kepada rumah sakit agar bisa dipakai oleh yang sakit. Tidak ada gunanya masker itu ditimbun, Itu hanya merusak harga pasar. Kalau anda tahu orang lain yang menimbun masker, beritahu mereka untuk membagikan masker itu, dengan begini kita belajar untuk peduli dengan orang lain, kita hilangkan ego kita dan bersama-sama membangun solidaritas nasional.

Mungkin kita tidak bisa bertindak banyak untuk menolong bangsa kita Indonesia, tetapi dengan tindakan kecil “Membagi Masker” kita menolong bangsa kita, Indonesia dari kegaduhan yang tidak perlu terjadi. Bangsa kita sedang menghadapi banyak masalah, masalah kadrun dan hoax masih terus terjadi, banjir di Jakarta karena kurangnya kepemimpinan (lack of leadership) juga masih terjadi.

Kita bukan hanya memberi kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan masalah virus corona ini, tetapi bersama pemerintah, bahu-membahu mencegah agar virus corona ini tidak menyebar dan menjadi luas dengan cara, berikan masker hanya kepada orang yang sakit, yang sehat jangan mengenakan masker.

Dari Kementrian kesehatan, terus tekankan himbauan orang sehat tidak perlu masker, ini terus diulang-ulang agar warga benar-benar sadar dan tidak takut untuk melepas maskernya. Kalau perlu dibuat aturan yang jelas sesuai arahan badan kesehatan dunia, WHO. Kementrian kesehatan harus satu suara dalam memberi himbauan agar masyarakat tidak bingung dan panik.

Bagi yang tidak mempunyai masker tenang saja yah, anda tidak akan sakit selama anda menjaga hisup sehat dan teratur mencuci tangan.

sumber: seword
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

This entry was posted in Berita, Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *