USAI MENANGI INDONESIA MASTERS 2020, ANTHONY GINTING TEMBUS PERINGKAT KE-5 DUNIA!

Widodo SP-BWF selaku badan otoritas bulu tangkis dunia sudah merilis daftar peringkat terbaru para pemain olah raga tepok bulu itu dari setiap nomor yang ada. Hasilnya, terkhusus untuk nomor tunggal putra, ada lompatan berarti dialami Anthony Sinisuka Ginting, tunggal putra andalan Indonesia.

Ginting yang baru saja memenangi trofi Indonesia Masters pada 19 Januari 2020 lalu melompat dua tingkat, dari peringkat ke-7 dunia menjadi … peringkat ke-5 dunia! #KEREN

Anthony Ginting bahkan nangkring di atas Andres Antonsen, lawan yang di-KO olehnya pada final Indonesia Masters 2020, yang kudu puas menempat peringkat ke-6. Antonsen turun 3 peringkat dibandingkan pekan sebelumnya, yang dirilis oleh BWF pada 14 Januari 2020.

Anthony Ginting sendiri mengalami kenaikan dua strip usai menambah 4.160 poin, dari sebelumnya 72.562 menjadi 76.722 poin. Tepat di atas Ginting ada Chen Long (China) yang cuma terkait 158 poin, sedangkan tiga peringkat teratas masih dikuasai oleh Kento Momota (Jepang – 111.918 poin), Chou Tien Chen (Taiwan – 80.548), dan Viktor Axelsen (Denmark – 77.168 poin)

Melihat jarak poin Ginting dengan para pesaing di atasnya, kans untuk mengejar peringkat ke-2 untuk tahun ini menjadi sesuatu yang mungkin, dengan catatan konsistensi permainan yang harus ditunjukkan oleh Anthony Ginting. Jarak terjauh dengan peringkat ke-2 tidak sampai 4.000 poin. Cukup realistis untuk dikejar, terutama ketika Ginting berkesempatan untuk berhadapan dengan Chou Tien Chen, Viktor Axelsen, atau Chen Long. Menang berarti poin Ginting akan bertambah lebih banyak daripada mereka.

Sesimpel itu, bukan?

Tentu tidak simpel sama sekali. Enak saja ngomong simpel? Hehehe … Yes, alasannya karena persaingan di nomor tunggal putra terbilang cukup ketat. Terlebih jika Kento Momota, sang momok pengoleksi gelar cukup banyak pada 2019 lalu, hadir di turnamen yang juga diikuti oleh Anthony Ginting.

Namun, bukan berarti Ginting tak punya kans untuk mengalahkan Momota. Meski lebih banyak kalahnya, semakin ke sini kita semakin melihat permainan Ginting yang membaik, bahkan bisa merepotkan Kento Momota, sehingga kemenangan tidak diraih dengan mudah.

Masih ingat saat terakhir kali mereka bertemu di partai puncak tunggal putra ajang BWF World Tour Finals 2019? Perlawanan sengit diperlihatkan Ginting, yang lantas mengundang pujian dari Kento Momota bukan?

Pada laga yang berlangsung lebih dari 1 jam tersebut, menurut lansiran laman FOX SPORTS, Ginting memang kudu menyerah alias gagal menang, tetapi berhasil memaksakan permainan berlangsung rubber-game. Saat itu Ginting bahkan sempat merebut set pertama dengan skor 21-17 sebelum takluk dengan skor identik pada set kedua, tetapi kudu menyerah 14-21 pada set penentuan.

Merespons perlawanan Ginting saat itu, Momota bahkan berujar:

“Ginting terus dan terus menjadi lebih baik. Begitupun dengan hari ini, dia bermain sangat baik sekali. Saya melihat ada sesuatu yang berbeda dari dia. Setelah ini masih ada turnamen-turnamen berikutnya. Saya sendiri tentunya harus siap untuk pertandingan selanjutnya, apalagi kalau harus bertemu Ginting lagi.”

Perhatikan bagian ini “apalagi kalau harus bertemu Ginting lagi.” Bisa kita artikan bahwa sedikit ada kekhawatiran dalam diri Momota, bahwa kalau sampai ia tidak siap ketika drawing turnamen mempertemukan dirinya dengan Ginting, bukan tidak mungkin dirinya akan kalah! Ya, Momota sekalipun hebat tetap manusia.

Namanya permainan atau pertandingan olah raga, juga ada menang dan ada kalahnya. Terlebih kalau sudah menjejak partai final, sisi teknis dan nonteknis dapat menjadi penentu kemenangan seorang pemain.

Jadi … boleh kita ucapkan “Selamat!” dan beri pujian atas prestasi Ginting yang menembus peringkat ke-5 dunia per 21 Januari 2020. Kita berharap performa Anthony Ginting tetap konsisten, bahkan bisa semakin mengilap, dan memberi ancaman pada para pemain tunggal putra manapun yang berhadapan dengannya. Yakin? Kalau saya sebagai “pengamat online” sih … YAKIN BANGET kalau Anthony Ginting pasti bisa, karena dia punya kemampuan untuk melakukannya. Asal … jangan ganggu fokusnya dengan hal-hal di luar bulu tangkis, terutama bintang iklan!.

Kita berharap pula agar semangat, konsistensi, dan prestasi Anthony Ginting bisa menular juga pada para pemain lainnya ya, terutama dari sektor tunggal putra (pemain lain) dan tunggal putri. Jika Ginting bisa, kenapa yang lain tidak bisa? Betul?

Begitulah kura-kura

sumber: seword
fb Bus Sinabung Jaya
wa Sinabung Jaya grup

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *