HEBOH, VIDEOTRON DI DEKAT KANTOR WALI KOTA JAKSEL TAYANGKAN FILM BOKEP

* Operator Advertising Dijemput Polisi

Jakarta (SIB)-Ada kejadian menghebohkan di perempatan lampu merah dekat Kantor Wali Kota Jakarta Selatan siang kemaren. Di tengah kemacetan lalu lintas pasca salat Jumat, videotron yang biasanya menayangkan iklan berubah jadi memutar film bokep. Seperti apa kehebohannya?

Salah seorang pengendara mobil merekam tayangan film bokep yang diputar videotron berukuran besar itu. Film bokep di videotron itu pun memancing reaksi dari pengendara jalan.

Sebagian besar pengendara motor menolehkan pandangan ke arah videotron yang menayangkan film porno yang tidak sepatutnya dipertontonkan di tempat umum itu. Sementara sejumlah pejalan kaki dan pedagang yang berjualan di sekitar perempatan itu terlihat menunjuk-nunjuk ke arah videotron itu. Beberapa ibu-ibu yang tengah berdiri di tepi jalan juga menunjuk-nunjuk ke arah videotron itu sembari bersuara agak keras.

Setelah menghebohkan orang-orang di sekitar lokasi, video tersebut juga heboh di media sosial. Banyak pihak menyayangkan videotron bisa ‘kebobolan’ film bokep seperti itu.

Kepolisian yang mendapatkan laporan setelah salat Jumat langsung bertindak cepat. “Kami mendapat laporan itu tadi setelah Jumatan,” kata Kasie Humas Polsek Kebayoran Baru Bripka Bowo Sukindro, Jumat (30/9).

Sukindro menyebutkan bahwa setelah mendapat laporan tersebut pihaknya langsung mengirimkan petugas Binmas ke lokasi videotron. Dia menyebutkan bahwa petugas langsung memutus aliran listrik untuk menghentikan tayangan video tersebut. “Petugas kami langsung memutus aliran listrik,” ujar Sukindro.

Tayangan porno di videotron ini semakin membuat heboh media sosial. Banyak pengguna jalan yang mengunggah video porno yang diputar di tengah padatnya lalu lintas di daerah itu.

Berhenti 6 Tahun Lalu
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berkomentar soal insiden videotron reklame bermuatan pornografi di Jakarta Selatan. Ternyata perusahaan penyelenggara reklame di videotron itu sudah habis izinnya sejak enam tahun lalu. Namun pajaknya terus berlanjut. Kok bisa?

“Sebetulnya saya sudah bilang, Dinas Pajak kamu enggak boleh lagi menerima pembayaran pajak untuk semua izin iklan yang sudah selesai,” kata Ahok di Balai Kota.

Sebagaimana diketahui, perusahaan yang menyewa reklame itu adalah PT Transito Adiman Jati, disubkontrakkan ke PT Matapena. Izin perusahaan itu untuk memasang reklame sudah berakhir pada enam tahun lalu.

“Izinnya tahun 2010 kalau enggak salah. Jadi mereka ini konyol,” kata Ahok.

Meski izin sudah berakhir, namun mereka tetap membayar pajak. Pajaknya akan sampai pada akhir Oktober bulan depan.

“Saya sudah panggil dinas pajak. Kalau orang enggak punya izin jangan terima pajaknya,” kata Ahok.

Jemput Operator
Polisi langsung melakukan penindakan terkait tayangan video mesum dalam videotron di Jalan Pangeran Antasari, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi menjemput operator advertising tersebut untuk dimintai keterangan.

“Ini sedang dijemput ke kantornya, mau dimintai keterangan. Kita koordinasi dengan Polres Jaksel dan Polsek Kebayoran Lama. Saya belum tahu nanti mau dibawa ke mana, karena dari Polsek dan Polres juga bergerak, ya kita koordinasi saja,” jelas Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto.

Budi mengatakan pihaknya masih mendalami kejadian itu, apakah human error, kesalahan teknis, dan termasuk kemungkinan sabotase.

“Bisa saja operatornya sedang membuka film porno dan tanpa dia sadari itu komputernya terkoneksi ke videotron. Nantilah kalau orangnya sudah diperiksa,” ungkap Budi. (detikcom/l)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *