IMBAS PENYERANGAN POLRES KARO, AREA RELOKASI BATAL DIBANGUN

MEDAN – Area relokasi pengungsi Sinabung batal dibangun lantaran adanya bentrok antara warga Desa Lingga dengan polisi.

“Itu jalan pintas warga Desa Lingga. Tidak akan relokasi mandiri di sana. Juga akan di-police line,” kata Bupati Karo Terkelin Brahmana, Sabtu (30/7/2016).

Ia menambahkan bahwa bentrokkan dan penyerangan Polres Karo adalah hal spontan dan tidak ada pengerahan massa.”Tadi sudah rapat dengan Kapolda.

Pengerakan massa tidak ada. Tapi Itu sudah masuk ke ranah hukum, biar polisi yang memproses insiden kemarin,” lanjut dia.

(Baca: Pengungsi Sinabung Bentrok, Eskavator dan Tenda Polisi Dibakar)

Sebelumnya warga Desa Lingga melakukan penyerangan ke kantor Polres Karo. Penyerangan disebabkan karena Polres Karo menahan lima orang warga Desa Lingga.

Penangkapan lima warga Desa Lingga dilakukan karena ratusan warga Desa Lingga merusak pos polisi dan membakar alat berat yang digunakan untuk membangun lokasi relokasi pengungsi Sinabung, yakni Relokasi Mandiri Tahap II Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat, Karo, Sumatera Utara.

Penyerangan terhadap pos polisi dan alat berat karena pembongkaran tapal batas berupa pagar di lokasi relokasi. Warga pun protes dan melakukan pemblokiran jalan karena mengklaim bahwa area relokasi itu adalah jalan pintas yang menghubungkan Desa Lingga.

Ratusan warga kemudian mendatangi pos polisi untuk menanyakan perihal pembongkaran pagar. Namun karena polisi tak menjawab, mereka marah dan masyarakat sekitar menyerang petugas dan kemudian membakar pos polisi dan alat berat ekskavator.

Kemudian polisi yang berada di lokasi melarikan diri. Dan setelah sudah mendapat bantuan, polisi pun mengamankan lima orang warga dan membawa ke Mapolres.

Tak lama setelah lima orang dibawa polisi, warga kemudian mendatangi polres Karo di Jalan Veteran. Massa yang ingin kelima orang tersebut dibebaskan, kemudian menyerang Mapolres Karo dengan lemparan batu. Satu orang dikabarkan tewas akibat kejadian tersebut.
sumber: okezone

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *