MA CARI ‘ALGOJO’ UNTUK ADILI PERKARA KORUPSI TINGKAT PERTAMA DAN BANDING

Jakarta (SIB)- Mahkamah Agung (MA) sedang mencari hakim ad hoc buat mengadili perkara korupsi tingkat pertama dan banding. Masyarakat yang berminat memegang palu ‘algojo’ ditunggu berkas pendaftarannya hingga 26 Mei 2016.

Sebagaimana dikutip dari website MA, Selasa (26/4), hakim ad hoc itu akan ditempatkan di Pengadilan Tipikor dan Pengadilan Tinggi di seluruh Indonesia. Syarat utama adalah usia setidak-tidaknya berusia 40 tahun dan bekerja di sektor hukum dengan pengalaman minimal 15 tahun masa kerja.

Syarat lain, calon tidak terdaftar sebagai anggota dan pengurus partai politik dan tidak memiliki catatan tercela. Tidak hanya itu, sang calon juga tidak pernah dihukum pidana karena melakukan kejahatan dalam bentuk apa pun. Guna proses administrasi, pendaftar harus mengisi formulir dan berkas terkait yang syarat-syaratnya dapat diunduh website MA.

“Pengumuman kelulusan administrasi dilakukan pada 13 Juni 2016,” ujar ketua panitia seleksi hakim agung Artidjo Alkostar.

Artidjo merupakan hakim agung yang dikenal menjatuhkan hukuman maksimal kepada terdakwa korupsi. Adapun untuk sekretaris panitia seleksi dipegang oleh Roki Panjaitan. Nama Roki mulai dikenal publik saat ia bertugas di PN Jaksel menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Adrian Woworuntu dalam kasus pembobolan Bank BNI. Adrian dan Akil Mochtar kini menjadi dua terpidana korupsi dengan vonis terberat yaitu seumur hidup. Roki dkk pula yang menaikkan hukuman Irjen Djoko Susilo dari 10 tahun menjadi 18 tahun penjara di Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. (detikcom/q)
sumber: hariansib

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *