TENDER PEMADU MODA KORIDOR AMPLAS DAN BINJAI DIULANG

MedanBisnis – Medan. Penitia tender pemadu moda bus dan taksi angkutan kota dalam provinsi (AKDP) Kualanamu harus melakukan tender ulang terhadap dua koridor bus yakni Amplas-Kualanamu dan Binjai-Kualanamu. Sebab, untuk dua koridor dari empat koridor layanan bus pemadu moda Kualanamu ini hanya satu dan dua perusahaan saja yang mendaftarkan diri. Sehingga dianggap batal.
“Saat pembukaan kotak pendaftaran dokumen dari perusahaan yang masuk itu. Untuk pelayanan taksi AKDP Kualanamu diikuti empat perusahaan yang mendaftarkan secara resmi dengan menyerahkan kelengkapan berkas persyaratan. Lalu, ada bus pemadu moda koridor Medan Fair-Kualanamu yang diikuti empat perusahaan. Setelah itu ada koridor Amplas-Kualanamu dua perusahaan dan Binjai-Kualanamu satu perusahaan,” kata Ketua Panitia Tender Pemadu Moda Kualanamu Iswar kepada MedanBisnis, Jumat (19/4), di Kantor Dishub Sumut, Medan.

Iswar mengatakan, dari pendaftar tender yang minim untuk koridor Amplas-Kualanamu dan Binjai-Kualanamu pihaknya menyatakan batal. Karena hanya diikuti dua dan satu perusahaan saja. Untuk selanjutnya, dua koridor bus pemadu moda ini akan dilakukan tender ulang.

“Kita akan membuka tender ulang pada dua koridor ini, Amplas dan Binjai. Karena pandaftar minim, kita harus buat tender ulang. Ini dilakukan sesuai dengan persyaratan tender resmi sesuai UU pengadaan barang dan jasa. Kita tidak tahu persis masalah, kenapa pendaftar minim untuk dua koridor bus ini,” ujarnya.

Namun, jelas Iswar, dari informasi dan saat pembukaan Aanwaizing sebelum pendaftaran dibuka, ada pihak perusahaan calon peserta yang menyampaikan pada panitia bahwa persyaratan yang diminta terlalu berat untuk dipenuhi.

Selain itu, masalah waktu yang terlalu dekat juga menjadi faktor kedua. “Katanya, masalah waktu. Mereka nilai waktu terlalu dekat. Lalu, persyaratan yang dibuat juga terlalu berat dan banyak. Persyaratan yang berat itu kita buat, karena memang kita ingin menyediakan pelayanan yang baik. Kita ingin kualitas hasil tender ini benar-benar baik. Karena kita melayani penumpang ke Bandara Internasional Terbesar di Indonesia. Jadi, pelayanan berdasarkan kualitas yang kita siapkan,” jelasnya.

Dia menegaskan pembukaan tender ulang akan dilakukan pada, Senin (22/4). Tahapan berikutnya akan mengikuti tahapan yang sama pada saat proses tender yang sudah berjalan saat ini.

Sedangkan untuk koridor Medan Fair dan Taksi AKDP Kualanamu akan tetap dilanjutkan, karena sudah memenuhi syarat diantaraanya sudah diikuti masing-masing empat peserta. Delapan perusahaan yang sudah mendaftarkan diri pada dua paket pekerjaan tersebut akan mengikuti tahap evaluasi.

“Sesuai Pergub 38/2012, pendaftaran ulang akan dibuka selama lima hari. Untuk koridor Medan Fair dan taksi AKDP Kualanamu kita akan lanjutkan ke proses tahap evaluasi. Meskipun koridor Amplas dan Binjai ditender ulang, namun kita tetap yakin, proses akhir untuk memulai kontrak kerja akan berlangsung tepat waktu pada akhir bulan Mei 2013,” tegasnya. (sulaiman achmad)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *