SOLAR LANGKA, PETANI PERCUT SEI TUAN TUNDA TANAM

MedanBisnis – Medan. Akibat kesulitan memeroleh solar dalam mengoperasionalkan mesin traktor tangan, sejumlah petani terpaksa menunda penanaman. Pasalnya, petani terkendala untuk mengolah tanah. Dengan tertundanya penanaman, musim panen yang mestinya terjadi pada Juli-Agustus terpaksa mundur.
“Gimana lagi, banyak petani terpaksa menunda tanam, hand tractor tak ada bahan bakarnya,” kata Legino, petani dan penangkar padi di Dusun VII, Desa Tanjung Rejo, Keecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang kepada MedanBisnis, Kamis (19/4).

Ia menjelaskan, bahan bakar solar sulit ditemukan petani sejak beberapa minggu lalu. Padahal, lanjut Legino, solar dibutuhkan petani untuk menghidupkan hand tractor. Karena sulitnya diperoleh, hand tractor tidak terpakai.

Menurut Legino, sebagian besar petani harus menggunakan hand tractor untuk mengolah tanah karena lebih cepat dan ekonomis. Sementara untuk mencangkul, hampir tidak mungkin dilakukan petani karena memerlukan waktu dan kurang ekonomis.

Ia mencontohkan, untuk upah tenaga mencangkul cukup tinggi. Sedangkan dengan hand tractor, cukup dengan mengisi solar satu liter, bisa mengolah lahan seluas dua rante dalam hitungan jam saja.
Seharusnya, kata Legino, sejak awal April lalu petani sudah bisa menanam padi.

Dengan kelangkaan solar, sampai saat ini, khususnya di Percut Sei Tuan yang lahan sawahnya mencapai sekitar 6.000 hektare, belum ditanami petani. “Pemerintah harusnya bisa menjamin ketersediaan solar untuk petani, karena kalau langka terus-menerus seperti ini, pengolahan terkendala, petani kapan mau tanamnya,” ujarnya.

Untung, petani di Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai mengatakan, dengan langkanya solar, petani kesusahan memeroleh solar. “Ya, sangat sulit mendapatkan solar, kita tak bisa berbuat banyak, tapi walaupun jauh, ya tetap harus dicari,” katanya. (dewantoro).
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *