KABID KEBERSIHAN BLHKP DIDUGA MEMFIFKTIFKAN ANGGARAN RP. 300 JUTA

Panyabungan (Berita) : Diduga memfiktifkan anggaran rutin senilai Rp 300 juta, yang ditampung di Kantor Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (BLHKP) Madina, Bupati Madina didesak segera mencopot oknum Kabid Kebersihan dan Pertamanan Madina, berisial FN, dari jabatannya. Permintaan itu disampaikan Ketua Umum Barisan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (BPM Sumut) Muhammad Yusuf Lubis kepada wartawan, Kamis (18/4).
BPM menduga, dari anggaran rutin tersebut, dengan satu unit mobil pengangkut sampah, 1 sopir dan 4 anggota, diduga telah digelapkan oknum Kabid Kebersihan dan Pertamanan Madina.
Hasil pantauan BPM, armada tersebut hanya bulan Januari 2013 beroperasi di Kota Panyabungan. Herannya, sejak bulan Pebruari sampai sekarang, tak ada satu pun gerobak sampah yang beroperasi di Kota Panyabungan. “Jika kerjaan Kabid Kebersihan dan Pertamanan di BLHKP Kabupaten Madina seperti ini, Panyabungan akan terus dilanda banjir,” katanya.
Desakan senada juga disampaikan Ketua LSM Lipad, Latif Lubis. Dia meminta Bupati Madina mencopot Kabid Kebersihan dan Pertamanan Madina, karena apapun masalah yang ada di Pemkab Madina, masyarakat akan menilai Bupati Madina tidak mampu mengatur kroni-kroninya.
“Seingat masayarakat pun, ini merupakan visi misi Bupati Mandailing Natal untuk membersihan Pemkab Madina dari namanya korupsi, bagaimana visi misi Bupati bisa berjalan dengan baik jika KKN masih dibiarkan meraja lela di Madina ini,” katanya. (Rin)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *