GEMPA CHINA TEWASKAN 156 ORANG

MedanBisnis –  Beijing. Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter mengguncang sebuah perkampungan terpencil yang terletak di area pegunungan di Provinsi Sichuan, China, sebelah barat laut negara tersebut, Sabtu (20/4). Gempa kuat tersebut menewaskan sedikitnya 156 orang dan melukai sekitar 5.000 lainnya.
Sebelumnya, gempa terburuk terjadi pada tahun 2008 menewaskan hampir 70.000 orang.

Gempa teranyar, terburuk di China dalam tiga tahun ini, terjadi pada pukul 8.02 pagi waktu setempat di daerah Lushan dekat kota Ya’an City dan pusat gempa diperkirakan terjadi di kedalaman 12 km, kata Badan Survei Geologi Amerika Serikat.

Gempa juga dirasakan oleh penduduk di provinsi di dekatnya dan di ibukota Provinsi Chengdu, menyebabkan orang-orang berlarian dari dalam rumah dan gedung-gedung, demikian menurut para saksi mata.

Media pemerintah mengatakan 156 orang dinyatakan tewas dan 5.500 lainnya luka-luka. Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan semua upaya penyelamatan harus dikerahkan untuk membantu para korban.

Setelah tiba di lokasi bencana dengan menumpang helikopter, Li memimpin operasi penyelamatan dari sebuah plaza di Longmen di Lushan, kata Xinhua. Li meminta sebuah jalur penting dibuka kembali untuk akses ke daerah Baoxing,  salah satu jalur efektif untuk menyelamatkan para korban dengan cepat.

“Waktu dalam 24 jam merupakan waktu terbaik untuk mencari korban-korban yang kemungkinan terperangkap,” kata kantor berita Xinhua, mengutip pernyataan Li sebelumnya. Kantor berita Xinhua mengatakan sebanyak 6.000 tentara dikerahkan ke daerah bencana untuk membantu upaya penyelamatan. Kendaraan-kendaraan darurat juga dikerahkan ke Ya’an.

Kebanyakan korban tewas terjadi di Lushan, dan daerah itu aliran listrik dan air berhenti. Sejumlah korban luka terlihat ditangani di tenda-tenda di luar rumah sakit setempat. Sementara tim penyelamat di Lushan berhasil mengeluarkan 32 korban selamat dari reruntuhan gedung-gedung yang hancur akibat gempa, kata Xinhua. Di desa-desa pusat gempa dilaporkan, seluruh rumah penduduk dan bangunan rubuh, demikian menurut stasiun televisi yang dikelola negara itu. (vid/rtr)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *