BERTANAM KACANG PANJANG TETAP MENGUNTUNGKAN

MedanBisnis – Medan. Bertanam kacang panjang tetap menguntungkan. Karena itu, meskipun lahan yang dimiliki tidak terlalu luas, namun keuntungan tetap bisa dinikmati. Bahkan, dalam sehari, bisa diraup laba hingga Rp 250.000.
Hal tersebut diungkapkan, seorang petani di Desa Pauh, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Sopianto kepada MedanBisnis saat disambangi di lahan yang digarapnya sejak 2 tahun lalu.

Menurutnya, hanya dengan meluangkan waktu beberapa jam di pagi dan sore hari ia bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 250.000 per hari. “Alhamdulillah, pendapaatan dari bertani lebih baik daripada pekerjaan saya dulu waktu jadi satpam,” katanya kepada MedanBisnis, Jumat (19/4).

Biasanya ia menjual kacang panjang tersebut seharga Rp 3.000 per kg. Pada musim ini tidak lebih baik dari musim sebelumnya yang bisa menghasilkan hingga 150 kg sementara sekarang dengan keadaan yang ada bisa menghasilkan 50 kg saja.

Menurutnya, terdapat kesalahan pada awal penanaman kacang panjang. Benih kacang panjang yang ditanamnya di atas tanah bedengan yang sebelumnya ditanami timun tanpa dilakukan penambahan tanah timbunan untuk bedengan. Akibatnya, tanah yang tidak tinggi tersebut dengan mudah terendam banjir ketika hujan turun. “Itu kesalahan awal, harusnya batang tanaman tidak boleh terrendam,” katanya.

Seharusnya, kata Sopianto, dari lahan seluas 3 rante panen yang diperoleh bisa sebanyak 150 kg. begitupun, ia tetap bisa menikmati hasil panen yang cukup dari tanaman tersebut.
Menurutnya, dengan situasi sekarang ini menjadi petani sayuran khususnya kacang panjang lebih menguntungkan daripada berprofesi di luar petani. (dewantoro)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *