PERAMPOK SEPEDAMOTOR DIHAJAR MASSA

MEDAN (Waspada): Polsek Medan Kota mengamankan seorang diduga anggota geng kereta yang merampok sepedamotor, dalam kondisi babak belur setelah dihajar massa, Selasa (16/4) dinihari sekira pukul 03:45.

Tersangka FF, 21, warga Jln. Tangguk Bongkar, Medan Denai, ditangkap di kawasan Jln. Pandu, namun rekanrekannya berhasil kabur.

Kapolsek Medan Kota Kompol Paulus Hotma Sinaga melalui Kanit Reskrim Iptu Gunawan mengatakan, peristiwa perampasan sepedamotor terjadi di Jln. Imam Bonjol, Medan Maimun. Ketika itu korban Rian Andriansyah, 28, warga Jln. HM Yamin Gg Pinang, dengan dua temannya (wanita) melintas di kawasan itu. Korban berkendara seorang diri dengan Honda Vario BK 6035 VAE, sedangkan dua temannya berboncengan, mereka berjalan beriring.

Tibatiba sekelompok pengendara sepedamotor diduga geng kereta menghadang korban. Dari keterangan korban, pelaku delapan orang dengan empat sepedamotor. Salah satu di antaranya kemudian menarik paksa kunci sepedamotor korban, kemudian mereka memukul korban.

Korban mendapat serangan tibatiba segera melompat dari sepedamotor, sehingga kawanan itu kemudian merampas sepedamotornya dan membawa kabur. Korban dan dua temannya spontan berteriak, dan tidak lama muncul anggota Polsek Medan Kota, bersamasama korban mengejar para pelaku.

Di kawasan Jln. Pandu dua pelaku mengendarai sepedamotor matic berhasil dikejar, kemudian dihadang. Tetapi salah seorang berhasil kabur, sedangkan FF yang berada di boncengan tertangkap setelah ditarik dan terjatuh.

Karena diteriaki rampok oleh korban, warga yang ada di kawasan itu segera melakukan pemukulan, bahkan ada yang menghantamkan batu ke kepala korban, sehingga tersangka babak belur. Sebelum warga semakin beringas, petugas segera melakukan pengamanan dan membawanya ke Mapolsek Medan Kota.

Iptu Gunawan menyebutkan, modus yang dilakukan para pelaku menghadang, kemudian menendang korbannya. Setelah korbannya tak berdaya mereka membawa kabur sepedamotor korban. “Ini kemungkinan bukan kasus pertama dilakukan tersangka, meski pengakuannya baru sekali. Kita akan kembangkan dengan mencari tersangka lainnya, juga sepedamotor korban yang dibawa kabur pelaku,” katanya.

Sementara tersangka membantah bagian dari kelompok geng kereta. Dia mengaku hanya mengenal seorang dari kelompok itu berinisial R, sedangkan yang lainnya tidak dikenalnya.

Ditanya untuk apa hasil rampokan itu, tersangka mengatakan, untuk senangsenang saja. Namun saat didesak, dia mengaku pernah menggunakan narkoba jenis sabusabu.(m27)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *