PENGEMBANGAN SALAK JAMBON BERDIKARI MINIM

MedanBisnis – Medan. Sumatera Utara (Sumut) memiliki salak unggul yang sudah dilepas Menteri Pertanian tahun 2009 lalu, yakni salak jambon berdikari dari Namo Rambe, Deliserdang. Namun demikian, sampai saat ini belum banyak yang bergerak untuk mengembangkannya secara luas.
“Jangan sampai salak jambon berdikari ini hilang, harus ada penyelamatan,” kata Kepala  Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Sumut, Sugeng Prasetyo kepada MedanBisnis, Senin (15/4) di Medan.

Pasalnya, kata dia, saat ini pengembangan salak tersebut baru belum banyak dan hanya terkonsentrasi di Desa Jati Kesuma, Kecamatan Namu Rambe, Deli Serdang.  Padahal, dari sisi kualitas salak jambon berdikari cukup baik. Hal tersebut yang kemudian Menteri Pertanian melepasnya sebagai varietas unggul asal Sumut.

Sebagai gambaran, lanjut Sugeng, panjang buahnya bisa mencapai 7 – 8,5 cm dengan diameter 5 – 6 cm. Selain itu, daging buahnya juga cukup tebal. Dengan warnanya yang putih kekuningan, salak ini memiliki rasa manis dan tidak sepat atau kelat. “Kualitasnya cukup baik, sehingga akan menguntungkan berinvestasi di sini,” katanya.

Ia juga telah mengimbau penangkar untuk melakukan perbanyakan benih sehingga bisa banyak yang menanamnya. Begitu juga dengan masyarakat yang ingin berinvestasi di  bidang pertanian, salak jambon berdikari ini bisa menjadi alternatif.

Sugung menilai, salak jambon berdikari bukan satu-satunya salak yang dilepas Mentan sebagai varietas unggul. Karena, masih ada salak padang sidempuan merah dan salak sidempuan putih, serta salak sibakua dari Tapanuli Selatan yang dilepas Mentan pada 1999 dan 2002.

Namun, kata dia, setiap salak memiliki kelompok penggemar sendiri sehingga pengembangannya cukup potensial. “Dengan karakternya masing-masing punya penggemar sendiri karena rasanya yang berbeda, jadi  jangan khawatir tak ada penggemarnya,” ujarnya. (dewantoro)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *