TERTIDUR USAI NYABU, PENJUAL BUMBU MASAKAN DIRINGKUS

MEDAN (Berita): Seorang pria yang seharinya bekerja sebagai pedagang bumbu keliling ditangkap petugas Polsek Medan Barat saat tertidur usai mengisap sabu-sabu di rumahnya di Jalan M Yusuf Kasim, Dusun XII, Desa Percut, Kec Percut Seituan, Senin (15/4) dinihari.
Dari tersangka berinisial FA ,41, warga Desa Percut, Kec Percut Seituan, polisi menyita satu paket sabu-sabu sebagai barang buktinya. Informasi yang diperoleh di kepolisian, penangkapan terhadap pecandu sabu-sabu tersebut tidak berjalan mulus. Pasalnya, sejumlah warga melempari rumah yang dihuni pecandu sabu-sabu tersebut sehingga nyaris menimbulkan keributan. Bahkan, personil Polsek Medan Barat yang hendak membawa tersangka FA nyaris terkena lemparan baru.
“Setelah warga diberikan pengertian, akhirnya pecandu sabu-sabu tersebut bisa diboyong ke komando. Bahkan warga di sana juga mengucapkan terima kasih karena telah memberantas Narkoba di desa itu,” sebut Kapolsek Medan Barat Kompol Nasrun Pasaribu kepada Berita.
Dijelaskan Kapolsek, tersangka FA ditetapkan sebagai pemakai sedangkan barang buktinya 1 paket sabu-sabu berikut alat pengisap (bong) dan kemasan plastik yang biasa digunakan para penjual SS.
Menurut pengakuan tersangka FA ,41, dirinya memakai sabu-sabu untuk menambah tenaga saat menjajakan jualannya keliling kampung. “Usai nyabu, semangat makin tambah dan bergairah,” aku tersangka FA.
Namun, tambah tersangka FA, sabu-sabu yang baru dikonsumsinya itu kualitasnya tidak bagus karena dicampur dengan tawas. “Gara-gara sabunya dicampur tawas, aku jadi tertidur dan ditangkap polisi,” tutur tersangka FA seraya menyebutkan dirinya baru tiga bulan belakangan ini menjadi pecandu SS.
Pada hari yang sama, petugas Polsek Medan Barat meringkus penarik beca dayung berinisial Har ,45, warga Jalan Yos Sudarso Gang Sepakat, Kec Medan Barat. Har digerebek bersama dua temannya saat menikmati SS di rumahnya namun kedua teman tersangka Har berhasil meloloskan diri dari sergapan polisi. Dari tersangka Har, polisi menyita 1 paket sabu-sabu berikut bong sebagai barang buktinya.
Kapolsek Medan Barat Kompol Nasrun Pasaribu menjelaskan, awalnya polisi melakukan razia premanisme di kawasan Jalan Yos Sudarso Gang Sepakat. Saat razia berlangsung, polisi melihat ada dua pria keluar dari rumah tersangka Har dan langsung melarikan diri.
Merasa curiga, polisi langsung menggerebek rumah tersebut dan memergoki tersangka Har sedang mengkonsumsi sabu-sabu. Saat menjalani pemeriksaan, tersangka Har mengaku dirinya membeli sabu-sabu secara patungan dengan kedua temannya itu.
“Kalau siap nyabu, tenaga bertambah kuat sehingga bisa bekerja dan dapat banyak sewa,” tutur tersangka Har yang sehari-harinya mangkal dan mencari sewa di kawasan Pasar Palapa, Pulo Brayan. (att)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *