RESKRIM POLRESTA MEDAN TANGKAP 11 PELAKU KEJAHATAN JALANAN

*Dua Diantaranya Pembakar Pacar Dan Pemerkosa

MEDAN (Berita): Reskrim Polresta Medan dalam dua pekan menangkap 11 pelaku kejahatan jalanan, 2 diantaranya pelaku pembakar pacar dan pemerkosa dalam penyergapan terpisah di Medan, Batam dan Kab Asahan.
“Ada 11 pelaku kejahatan jalanan yang ditangkap Sat Reskrim Polresta Medan, 2 diantara pembakar pacar dan pemerkosa sejak awal April sampai sekarang ini,” kata Kasat Reskrim Kompol Yoris Marzuki saat paparan penangkapan di Polresta Medan, Senin (15/4) sore.
Didampingi Kanit Ranmor Iptu Alexander Piliang, Kompol Yoris Marzuki menjelaskan, penangkapan para tersangka ini berdasarkan laporan yang diterima pihaknya. “Penangkapan yang kita lakukan berdasarkan laporan yang masuk ke Polresta Medan,” katanya.
Dalam penangkapan ini lanjutnya, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Polres Asahan. “Kita juga ada berkoordinasi dengan pihak Polres Asahan karena ada tersangka yang melarikan diri ke Asahan,” ujarnya.
Ditambahkan Yoris, saat ini pihaknya masih memburu empat orang tersangka lagi yang masih buron. “Kita masih buru empat lagi yang masih buron,” tegasnya.
Menurut Yoris, ada 9 orang pelaku kejahatan jalanan yakni pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat) dan kasus penjambretan yang ditangkap Reskrim Polresta Medan.
3 tersangka pencurian dengan kekerasan (Curas) yakni tersangka AR, 42, warga Jln. Gaharu, Kel. Perintis, Kec. Medan Timur, A alias Awil, 32, warga Jln. Tangkahan Dusun IV, Kel. Selotong, Kec. Secanggang dan TTA, 32, warga Jln. Besar Namorambe.
“Ketiga tersangka diamankan petugas dikawasan Kabupaten Asahan, Senin (8/4) karena melakukan perampokan satu unit mobil Toyota Yaris BK 1967 KS milik Rizky Adrian Ramadhan, 20, warga Jln. Karya Bakti Gang Langgar Medan, di Jln. Medan Selayang Simpang Pemda Medan, Minggu (6/1),” jelas Yoris.
Dalam aksinya ketiga tersangka ini mengaku sebagai petugas polisi yang melakukan razia. Dari tangan para tersangka disita barang bukti, satu pucuk senjata jenis air soft gun, satu gari dan mobil Toyota Yaris BK 1967 KS milik korban.
Kemudian lanjutnya, tersangka lain yang diamankan, RA, warga Jln. Cemara IV, Kec. Batangkuis, M, warga Dusun V Percut Seituan dan MA alias Anan, warga Desa Cinta Rakyat, Kec. Percut Seituan.
Ketiganya diringkus petugas karena membawa kabur satu unit mobil Suzuki APV BK 1186 GQ milik Zil Autad warga Jalan Tanjung Bunga Medan Kota dari Jln. Gunung Krakatau Ujung depan Jln. Perwira Medan, Minggu (31/3).
Ketiga tersangka ditangkap Selasa (9/4). Dalam aksinya para tersangka ini menggunakan modus menyewa mobil milik korban. Kemudian tersangka lain yang diamankan AH, 22, warga Pasar V Tembung, diamankan petugas karena tertangkap mencuri di lantai II Pusat Pasar Medan, Jumat (5/4).
Selanjutnya, dua pelaku jambret yang diamankan RR, 23, warga Jln. Letda Sujono Gang Bali, Kec Medan Tembung dan DLWN, 26, warga Jln. Gurilla Gang Haji Dollah, Kec Medan Perjuangan, diringkus petugas setelah melakukan aksi penjambretan terhadap Yohanna Putri Nainggolan warga Jalan Eka Budi 17 Medan Johor dikawasan Jalan S Parman Medan, Kamis (11/4).
Dari kedua tersangka polisi menyita barang bukti tas, dompet dan handpone. Selanjutnya para tersangka beserta barang bukti di boyong ke Polresta Medan untuk pemeriksaan.
Kemudian lanjut Yoris, tersangka SRA, 22, warga Jln. Menteng VII Gang Nelayan Medan, pelaku pembakaran terhadap pacarnya Suaidah Nasution di Jln. Darussalam Gang Turi Medan, diringkus dikawasan Desa Pardomuan Kecamatan Simpang Empat Asahan, Selasa (9/4).
Saat ditanya wartawan SRA mengaku nekat membakar pacarnya karena didasari rasa cemburu, karena korban diketahui pergi ke luar kota selama 3 hari dengan teman-temannya.
“Dia pergi dengan teman-temannya ke Brastagi selama 3 hari,” ujarnya.
Menurutnya, pemicu pertengkaran antara dia dengan korban karena mengetahui uang yang disimpan korban untuk membeli cincin buat ibu korban habis seusai berpergian bersama teman-temannya.
“Uang mau beli cincin mamak nya pun habis, itu yang buat saya marah,” jelasanya.
Namun, SRA juga mengatakan dia menyesali dengan tindakannya membakar korban, karena dikatakannya di masih mencintai korban dan mau menikahi korban. “Masih cinta saya sama dia, masih mau saya menikahinya, nyesal saya bang,” katanya kepada wartawan.
Diketahui sebelumnya, SRA membakar Suaidah Nasution pacarnya di rumah kos-kosan korban di Jln. Darussalam Gang Turi Medan, Rabu (20/3) malam. Pembakaran ini terjadi saat tersangka dan korban bertengkar karena tersangka cemburu dengan korban. Akibat aksi pembakaran ini korban terpaksa menjalani perawatan di Rumah Sakit Pirngadi Medan.
Sementara itu, Reskrim Polresta Medan juga mengamankan seorang pelaku pemerkosaan yang juga telah buron hampir sebulan dikawasan Batam Kepulauan Riau. Tersangka DAN alias Ucok, diringkus petugas karena memperkosa seorang wanita Monica Puspita Dewi, 22, warga Jln. Jemadi Medan, dikawasan Jalan Metal Komplek Cemara Hijau Blok Z Kecamatan Percut Seituan, Jumat (8/3).
Dalam aksinya, tersangka menarik korban, lalu memukulnya dan memperkosa korban. Akibatnya korban terpaksa menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya.
Dijelaskan Yoris, pihaknya berhasil menangkap para pelaku kejahatan yang melarikan diri ke luar Medan, setelah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian setempat dan menangkap pelaku ditempat persembunyiannya. (att)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *