PADI YUAN LONGPING HIGHTECH DIKEMBANGKAN DI SERDANG BEDAGAI

Sei Rampah-andalas Setelah berhasil meningkatkan produktivitas padi di daerah asalnya di China dengan benih padi Hibrida Optima hasil teknologi Yuan LongPing HighTech.

Proyek pertanian tersebut akan dikembangkan di Kabupaten Serdang Bedagai, yang dikenal sebagai daerah pertanian dengan luas lahan sangat potensial untuk terus ditingkatkan produktivitasnya.

Hal itu dikatakan Cui Ying selaku Ketua Proyek pengembangan pertanian didampingi Peggy Panca dari Growth Steel Group ketika beraudensi ke Pemkab Sergai, diterima Bupati Ir HT Erry Nuradi MSi didampingi Kadis Pertanian dan Peternakan Ir H Safaruddin, Kepala BP2KP Setiyarno SP dan Kabag Humas Dra Indah Dwi Kumala, Jumat (12/4).

Cui Ying memaparkan, benih padi Optima sudah dikembangkan di beberapa daerah di Indonesia. Di Provinsi Sumatera Utara untuk pertama kalinya akan dikembangkan melalui uji adaptasi di wilayah Kabupaten Sergai.

Untuk pengembangannya akan dilakukan di 6 demplot di Kecamatan Perbaungan, Pantai Cermin, Sei Rampah dan Sei Bamban dengan luas lahan masingmasing 1 Ha.

Bagi para petani akan diberikan benih padi Optima secara cumacuma. Berdasarkan penelitian dan pengalaman di China, jenis padi tersebut akan memproduksi 12 ton/ Ha dengan penyesuaian lahan di Indonesia diestimasi akan mencapai produksi 10-12 Ton/Ha dalam waktu 112 hari dengan kualitas beras pulen.

Enam Demplot Padi Yuan Long- Ping akan dapat memproduksi sebagaimana yang diharapkan dan akan dilakukan Panen Raya sekaligus memperkenalkan jenis ini kepada seluruh masyarakat.

Diharapkandengan suksesnya keenam demplot di Sergai akan diikuti oleh para petani di daerah ini sehingga dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Menyambut penjelasan dari Perwakilan PT Growth Steel Group Cui Ying, Bupati mengemukakan bahwa Sergai memiliki 40.500 Ha lahan pertanian yang siap untuk dikembangkan dan proyek pertanian dari Yuan LongPing HighTech sehingga dapat membuahkan hasil sebagaimana diharapkan.

Distannak dan BP2KP Sergai agar dapat melakukan koordinasi agar proses penyuluhan dapat dilakukan demi keberhasilan pengembangan varietas Optima Ciherang (CK) di Kabupaten Sergai.

Diharapkan pengembangan pertanian di Sergai akan terus meningkatkan surplus beras sehingga predikat sebagai lumbung beras di Sumut dapat terus dipertahankan.

Selain dari segi kuantitas, kualitas beras dari Sergai akan terus ditingkatkan sehingga dapat bersaing dengan beras dari daerah lain maupun beras luar yang dipasarkan di Indonesia.

Untuk itu pengembangan dan metode-metode yang baru agar selalu diujicoba dan diaplikasikan demi peningkatan kuantitas maupun kualitas beras yang unggul di Tanah Bertuah Negeri Beradat. (RYAD)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *