521 SEKOLAH DI 30 DAERAH DI SUMUT GAGAL UN

Starberita – Medan, Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Sumut) terus mendata sekolah-sekolah yang mengalami kendala melaksanakan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, Senin (15/4). Hingga pukul 15.30 WIB tercatat ada 521 sekolah yang mengalami kendala dan dapat terus bertambah.
Kepala Dinas Pendidikan Sumut Muhammad Zein menyatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari kabupaten dan kota. Laporan sementara, dari total 33 kabupaten dan kota yang ada di Sumut, sejauh ini sudah 30 kabupaten dan kota yang menyampaikan adanya masalah.”Kita masih terus menunggu laporan, untuk dipersiapkan pelaksanaan ujian susulannya,” kata Muhammad Zein kepada wartawan di Dinas Komunikasi dan Informasi Sumut, Jalan HM Said, Medan, Senin sore.

Persoalan di masing-masing daerah itu, umumnya kekurangan maupun ketiadaan lembar soal. Kendati ada opsi boleh melakukan fotokopi soal ujian jika memang terjadi kekurangan, tetapi persoalannya tidak mudah untuk memperbanyak lembar ujian karena keterbatasan sarana yang ada di masing-masing daerah.

Ketiadaan soal pada hari pertama pelaksanaan UN itu membuat Dinas Pendidikan Sumut dan instansi terkait termasuk pengawas, memutuskan untuk tidak melanjutkan UN pada hari kedua dan seterusnya. Mereka memutuskan untuk menggelar ujian susulan pada 22 April mendatang.”Kita harapkan lembar soal untuk ujian susulan tidak bermasalah dari perusahaan percetakan, baik pencetakannya maupun pengirimannya secara tepat waktu,” kata Zein.

Kekurangan lembar soal ujian menjadi persoalan utama yang dihadapi penyelenggara UN di Sumut hari ini. PT Balebat Dedikasi Prima yang memenangkan tender untuk pencetakan lembar soal untuk wilayah Sumut serta tiga provinsi lainnya, ternyata tidak mampu mengantarkan lembar soal UN itu tepat waktu ke berbagai wilayah di Sumut.(DTC/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *