JANGAN MARAHI ISTRI HANYA KARENA (MAAF) BAU KENTUT

PEKANBARU, KOMPAS.com — Janganlah sekali-kali memarahi istri hanya karena dia buang angin. Buang angin atau (maaf) kentut adalah proses metabolisme normal tubuh manusia. Dalam ilmu biologi, buang angin adalah gas hasil dari proses pencernaan. Jadi, walaupun bau, janganlah terlalu membesar-besarkan persoalan itu, apalagi terhadap pasangan sendiri.

Dampaknya bisa luar biasa, setidaknya seperti yang dialami pasangan Benetius (35) dan Yohana (30). Pada tanggal 3 September 2012, Benetius sedang berada di teras rumahnya di Pekanbaru. Tiba-tiba dia mencium bau, seperti kentut. Benetius langsung menuduh istrinya, Yohana, yang menjadi sumber bau itu. Merasa tidak buang angin, Yohana membantah tudingan sang suami. Namun, Benetius terus mendesak, marah-marah, dan memaki.

Bukan hanya sekedar desakan, lelaki yang bekerja sebagai pegawai Pengadilan Negeri Pasir Pengarayan itu kemudian menampar istrinya dan kakinya bergerak seperti akan menendang. Yohana menangis dan merasa tertindas. Pertengkaran menjadi tidak terhindarkan lagi. Yohana pun melaporkan Benetius kepada polisi dengan tuduhan kekerasan dalam rumah tangga.

Hari Kamis (11/4/2013), hakim Jauhari dari Pengadilan Negeri Pekanbaru memutuskan Benetius bersalah melanggar Pasal 44 Ayat (4) UU No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Hanya saja, vonis hakim hanya dua bulan dengan percobaan selama enam bulan. Hukuman itu lebih rendah daripada tuntutan jaksa Ayu Susanti yang menuntut hukuman tiga bulan penjara.

Benetius pun langsung menerima putusan itu. Yohana yang hadir di persidangan langsung mengajukan protes terhadap hakim. Protesnya singkat, dia minta agar hakim memproses perceraian mereka. Hakim tidak menerima permintaan Yohana dan mengatakan, hakim PN tidak melayani permohonan perceraian. Proses cerai ada di pengadilan agama.

Yohana pun diam, tetapi masih menyimpan marah kepada Benetius. Tragis, kisah rumah tangga Benetius dan Yohana harus hancur hanya karena alasan sepele. Masih untung Benetius tidak mendekam di penjara. Makanya, para suami, janganlah terlalu merisaukan kentut apabila tidak ingin berpisah dari istri.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *