REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN KAPOLSEK SIMALUNGUN DIGELAR

PEMATANGSIANTAR – Kepolisian Resor Simalungun, Sumatera Utara menggelar rekonstruksi tewasnya mantan Kepala Kepolisian Sektor Dolok Pardamean Komisaris Polisi (Kompol) anumerta Andar Yonas Siahaan di lapangan Polres Simalungun.

Kapolres Simalungun, AKBP Andi S Taufik mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk kebutuhan penyidikan agar kasusnya bisa terang- seterangnya terungkap. “Mana tahu dari hasil rekonstruksi ini masih ada lagi ditemukan tersangka lain,” ujar Andi seperti dilansir dari Metro TV,  siang ini.

Lebih lanjut dikatakannya, rekonstruksi dilakukan di Markas Polres  Simalungun, psikologisnya untuk mempermudah keperluan penyidikan. “Jadi untuk membawa alat peraga rekonstrusi dan ke-19 tersangka tidak terlalu repot dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolres.

Dalam adegan rekonstruksi ini tampak, mulai Kapolsek Kompol (anumerta) Andar Siahaan bersama tiga anggotanya mengendarai mobil dan tiba di rumah bandar judi. Setelah itu, tampak para tersangka mengeroyok korban hingga tewas.

Ke 19 tersangka dibawa ke Polres Simalungun dengan menggunakan bus tahanan Polres Simalungun. Para tersangka masing-masing bernama, Justan Purba, Rusdin Eferri Sinaga. Maridin Sinaga alias Pak Rijal, Jordan Silalahi, Karnaen Tamba, Bonar Saragih, Dedi Girsang, Jaresdin Saragih, Rudi Antoni Sidabutar, Jasarmen Sinaga, Sofian Sitio, Pandapotan Sihaloho, Waryanto alias Yanto, Fernandus Turnip, Boing Sidebang. Juki Ardo Sandoksen Naibaho, Tamaria br Aruan, Kosdin Saragih dan Wasden Malau.

Sebagaimana diberitakan, Andar Siahaan, tewas dikeroyok warga di Nagori Buntu Bayu Panei Raja, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun pada Rabu malam, 27 April.  Sebelumnya, Siahaan bersama tiga anak buahnya menggrebek judi toto gelap di Nagori Dolok Saribu. Pasca-penggrebekan warga berbalas mengeroyok korban hingga tewas.

Polisi sudah menetapkan 19 orang tersangka dalam kasus ini, termasuk diantaranya Kosdin Saragih, pelaku judi toto gelap yang sempat diamankan korban bersama tiga anak buahnya.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *