TAK RAWAT SENPI, POLISI DIHUKUM PUSH UP 15 KALI

Tanjung Balai-andalas Sipropam dan Subbag Sarpras Polres Tanjung Balai memeriksa dan mengecek senjata api (Senpi) serta Ranmor dinas para personel yang dipercayakan memegang barang inventaris tersebut di halaman Mapolres Tanjung Balai, Kamis (11/4).

Kegiatan rutinitas ini dipimpin langsung Wakapolres Tanjung Balai Kompol Junaidi SH dengan sasaran dalam pemeriksaan tersebut yakni ranmor dan komponen-komponen kedaraan.

Sedangkan untuk senpi dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah amunisi, fungsi senpi dan kartu senpi. Adapun bagi anggota yang kartu senpinya telah habis masa berlaku, maka dilakukan penarikan untuk melakukan pengurusan yang baru.

Dan untuk personel yang kedapatan tidak merawat senpinya, maka anggota tersebut akan dikenakan hukuman berupa push up sebanyak 15 kali. Selain Wakapolres, pemeriksaan senpi dan ranmor dinas Polres Tanjung Balai ini juga disaksikan Kasubbag personalia AKP Sudarsono dan Kasubbag Sarpras.

“Pemeriksaan senpi dan ranmor dinas ini dilakukan setiap bulannya. Hal ini wajib kita lakukan karena barang tersebut milik negara yang harus dipelihara dan dirawat dengan baik,” kata Wakapolres Tanjung Balai Kompol Junaidi SH.

” Dalam pemeriksaan ini jika ada didapati anggota yang memegang senpi namun tidak dirawat, maka anggota tersebut kita dikenakan hukuman push up, sebanyak 15 kali,” tambah Junaidi.

Selain pemeriksaan senpi dan ranmor dinas, pimpinan Polres Tanjung Balai juga memeriksa identitas diri anggotanya seperti KTP, KTA, SIM, STNK, termasuk surat izin memegang senjata baik laras panjang maupun laras pendek.

Pantauan andalas, kenderaan roda dua (sepeda motor, red) dinas Polres Tanjung Balai yang diperiksa sebanyak 20 unit, roda tiga 1 unit, roda empat 10 unit dan roda enam sebanyak 3 unit. (AS)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *