SIMALUNGUN AKAN JADI DUA KABUPATEN

MEDAN – Rencana pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi dua kabupaten, tinggal menunggu rekomendasi dari Gubernur Sumatera Utara saja. Karena Komisi II DPR RI, sudah menyatakan kesiapan untuk mengesahkan pemekaran tersebut.

Hal ini dikatakan Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun saat menerima kunjungan sejumlah anggota DPRD Simalungun dan anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, hari ini.

“Kalau sudah memenuhi syarat tahun ini Simalungun dimekarkan. Selama ini tidak ada pihaknya menghalang-halangi pemekaran. Serta, tidak ada alasan untuk menghalangi pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi dua kabupaten yakni Simalungun dan Simalungun Hataran. Jumlah penduduk di sana sudah di atas 1 juta dan jumlah kecamatan sebanyak 31 kecamatan. Syarat kiya sudah cocok untuk melakukan pemekaran agar meningkatkan perekonomian di sana,” kata Saleh Bangun.

Ditambahkannya, bahwa rekomendasi DPRD Simalungun, Bupati Simalungun dan DPRD Sumut sudah ada. Bahkan keinginan masyarakat di sana juga sudah bulat untuk pemekaran ini. “Jadi apalagi hak kita untuk tidak memekarkannya,” kata Saleh.

Dalam diskusi itu juga terungkap bahwa, rekomendasi pemekaran yang diajukan Simalungun pada Gubernur Sumut belum ditandatangani karena Gatot Pujo Nugroho waktu itu masih berstatus sebagai Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumut, sehingga tidak boleh menandatangani surat seperti itu.

Mengetahui hal ini, Saleh Bangun mengarahkan, agar DPRD Simalungun segera membuat surat yang baru. “Pak Gatot sekarang sudah defenitif. Saya sarankan buat saja surat yang baru dan diajukan ke Pemprov Sumut. Saya kira, Pak Gatot akan menyelesaikan ini. Dia kan sudah dilantik menjadi kepala daerah defenitif. Yang penting syarat-syarat pemekaran sesuai PP No 78, sudah dilengkapi,” ujar Saleh Bangun.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *