PENYALURAN PUPUK ORGANIK SUMUT LEBIHI TARGET

MEDAN – Penyaluran pupuk organik di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada triwulan I mencapai 100 persen lebih dari target alokasi di periode itu.

“Realisasi penyaluran sudah 5.591 ton dari target alokasi periode itu yang sebanyak 5.577 ton,”kata Sales Supervisor I PT Petrokima Gresik Wilayah Sumut Cahyono di Medan, hari ini.

Menurutnya penyaluran pupuk itu menggembirakan, karena ada kekhawatiran alokasi pupuk organik untuk Sumut akan dikurangi pemerintah lagi tahun 2014 kalau nyatanya tahun ini tidak juga bisa menyerap sesuai jatah.

Tahun ini, alokasi untuk Sumut tinggal 27.900 ton dari 2012 yang masih sebanyak 34.600 ton.

Pengurangan jatah pupuk organik itu karena pemerintah mengacu pada realisasi 2012 yang hanya sekitar 25ribuan ton dari alokasi sebanyak 34.600 ton.

“Harapan Petrokimia, serapan tahun ini bisa maksimal sesuai alokasi agar jatah tahun depan bisa naik lagi dan hasil pertanian petani bisa lebih bagus,”katanya.

Cahyono menjelaskan, sebenarnya penyerapan pupuk organik di Sumut terus meningkat setiap tahun, tetapi masih belum maksimal. Tahun 2012 misalnya, penyaluran pupuk organik sudah 25ribuan ton dari realisasi 2011 yang masih 20.000 ton.

“Perlu sosialisasi lebih gencar lagi kepada petani karena pupuk organik mampu menormalkan lahan tanaman sehingga bisa meningkatkan produktivitas hasil panen,”katanya.

Bahkan kalau digunakan untuk sektor perikanan bisa menguntungkan karena penggunaan pupuk organik bisa menumbuhkan makanan alami sehingga bisa mengurangi biaya produksi dari pengeluaran pakan.

Kepala Dinas Pertanian Sumut, M.Room.S, menyebutkan, pihaknya berupaya terus menyosialisasikan penggunaan pupuk organik ke petani.

“Terus terang masih sulit menyuruh petani menggunakan organik karena mereka sudah terbiasa menggunakan pupuk nonorganik,”katanya.

Meski demikian, kata Room, pihaknya terus menyosialisasikan penggunaaan organik itu dan ada tren kemajuan untuk penggunaan pupuk tersebut khususnya bagi petani sayur-mayur.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *