JALINSUM KABANJAHE-KUTACANE RUSAK PARAH

MEDAN –  Sebagian jalan lintas Sumatera (Jalinsum)  menghubungkan Kabanjahe-Kutacane, Aceh Tenggara, mengalami rusak cukup parah dan kendaraan bus penumpang, truk dan mobil pribadi sering terjebak macet.

MEDAN –  Sebagian jalan lintas Sumatera (Jalinsum)  menghubungkan Kabanjahe-Kutacane, Aceh Tenggara, mengalami rusak cukup parah dan kendaraan bus penumpang, truk dan mobil pribadi sering terjebak macet.

Salah seorang warga Kabanjahe, Jhonson Tarigan (50) ketika dihubungi  mengatakan, jalan provinsi itu  harus secepatnya diperbaiki pemerintah, demi kelancaran angkutan hasil-hasil bumi dari kedua daerah tersebut.

Hasil pertanian dan perkebunan dari Kabanjahe, menurut dia, adalah berupa sayuran kubis, bung kol, wartel, jeruk, kopi dan lainnya. Barang tersebut dibawa setiap saat ke Kota Medan, Provinsi Sumatera  dan Kutacane, Provinsi Aceh.

Sedang hasil perkebunan dari Kutacane berupa kopi, kulit manis dan barang rempah-rempah yang memiliki di pasaran cukup tinggi. “Kerusakan jalan tersebut harus secepatnya ditangani kedua provinsi itu, yakni Sumut dan Aceh, sehingga roda perekonomian masyarakat tidak terganggu,” ucapnya hari ini.

Jhonson mengatakan, kerusakan jalan darat itu, sebelumnya sudah pernah diperbaiki pemerintah, namun belakangan ini kembali rusak karena sering dilintasi bus penumpang dan truk yang bertonase berat.

“Jadi, wajar Jalin Lintas Sumatera (Jalinsum) cepat mengalami rusak dan selama juga kurang mendapat perawatan dari instansi terkait,” ujarnya. Dia menjelaskan, sepanjang lebih kurang 216 Kilometer jalan provinsi tersebut dari Medan- Kutacane, yang mengalami kerusakan hanya 13 Kilometer dan kelihatan berlobang-lobang.

Bahkan, katanya, bila hujan turun, lobang tersebut tergenang air dan banyak kendaraan yang terperangkap. “Ini jelas saja membuat angkutan transfortasi tersebut cepat mengalami rusak dan merugikan masyarakat.Hal ini juga harus dapat dihindari,” kata putra daerah Kabanjahe itu.

Ditanya berapa jam biasanya ditempuh dari Medan-Kutacane, Jhonson mengatakan biasanya bila normal, hanya selama empat jam.Namun, karena adanya kerusakan jalan bisa mencapai enam hingga tujuh jam lamanya.

Akibat kerusakan jalinsum tersebut, para penumpang dari Medan tujuan Kutacane dan sebaliknya, banyak yang merasa capek dan bosan.Hal ini harus dicarikan solusinya. “Kerusakan jalan yang cukup parah itu, berada di Kecamatan Tigabinanga, Kabanjahe yang berbatasan dengan Kutacane,Provinsi Aceh,” kata Jhonson.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *