38 HA PADI LANGKAT DISERANG HAMA

LANGKAT – Seluas 38 hektare tanaman padi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diserang hama seperti tikus, lalat daun, blas, dan kresek, namun masih bisa dikendalikan dan dibasmi.

“Serangan hama tersebut masih pada tahap serangan ringan,” kata Kordinator Pengamat Organisme Pangganggu Tanaman, Miswandi di Stabat, hari ini.

Dari seluas 38 hektare padi yang di serang hama itu, seluas sembilan hektare karena hama tikus di Kecamatan Selesai, Sei Bingei, Sirapit, katanya.

Namun demikian, petani maupun aparat penyuluh pertanian di sana sudah melakukan berbagai antisipasi untuk menyelamatkan tanaman padi tersebut, sehingga masih bisa dipulihkan seluas 6,5 hektare.

Selain hama tikus, kata Miswandi, ada juga hama walang sangit yang menyerang tanaman padi petani seluas 5,5 hektare di Kecamatan Salapian.

Ada pula hama lalat daun menyerang tanaman padi seluas 4,5 hektare, kresek 4,5 hektare, blas seluas 3,9 hektare, hama putih palsu seluas tiga hektare, kepinding tanah seluas tiga hektare, dan orong orong seluas 1,8 hektare.

Serangan hama itu terjadi di lahan seluas 3.822 hektare, yang sudah direalisasi tanam dari rencana tanam 85.509 hektare, katanya.

“Sudah diupayakan untuk dikendalikan dan disembuhkan, dan hasilnya juga sudah ada terlihat dilapangan berkat kerjasama antara petani dengan penyuluh lapangan di berbagai kecamatan yang diserang hama,” kata Miswandi.

Secara terpisah Kepala Seksi Pengenalian Organisme Pengganggu Tanaman Dinas Pertanian Langkat Hermanto mengungkapkan untuk pertanaman holtikultura ada trjadi serangan seluas 15 hektare pada tanaman pisang kepok.

Itu terjadi d kecamatan Batang Serangan, yang diakibatkan layu bakteri, dan sudah dilakukan pengendaliannya. Sementara untuk tanaman cabai hanya serangan hama ringan yang terjadi, demkian juga kacang panjang, mentimun dan gambas.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *