15 TON BAWANG PUTIH ASAL GUANGZHOU DIMUSNAHKAN

Tebing Tinggi-andalas Lebih dari 15 ton bawang putih ilegal asal Guangzhou dimusnahkan aparat Kepolisian Resor Tebing Tinggi di lapangan tembak, Jalan Pahlawan Tebing Tinggi, Kamis (11/4). Selain bawang, polisi juga memusnahkan barang bukti narkoba senilai Rp221,8 juta.

Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 182,50 gram dan pil ekstasi sebanyak 46,5 butir itu dimusnahkan dengan cara diblender. Sedangkan barang bukti bawang putuh dan ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

Proses pemusnahan barang bukti bawang dan narkoba itu dilakukan langsung Kapolres Tebing Tinggi AKBP Andi Rian R Djajadi dan staf, Plh Wali Kota H Irham Taufik, mewakili Bupati Sergai, Kasi Pidum Kajari Tebing Tinggi Elianto Nainggolan SH, mewakili Kajari Sergai, mewakili Ketua PN Tebing Tinggi, instansi terkait dari Kota Tebing Tinggi dan Pemkab Sergai serta Kepala Stasiun Karantina Pertanian dan Hewan Tanjung Balai.

Barang bukti 15 ton bawang putih asal Guangzhou itu sebelumnya ditangkap aparat Reskrim Polres Tebing Tinggi saat diangkut tiga truk dari Batu Bara tujuan Medan. 15 ton bawang putih tersebut tidak dilengkapi dokumen persyaratan Karantina Tumbuhan dari negara asal.

Terhadap para sopir yang membawa bawang putih ilegal itu dipersangka dengan pasal 5, 16 dan 31 UU No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan jo PP No 14 tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan dan pasal 8, 14 Peraturan Menteri Pertanian No 43 tahun 2012 dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara denda Rp 150 juta.

Sementara terkait narkoba, Plh Kasat Narkoba Iptu Topan Tambunan mengatakan, barang bukti narkotika jenis sabu, ganja dan pil ekstasi merupakan hasil tangkapan selama 3 bulan terakhir dari beberapa orang tersangka yang ditangkap. Nilai barang bukti narkoba itu jika dikonversikan ke rupiah mencapai Rp221.894.450 dan dapat penyelamatan sekitar 2.114 jiwa.

Usai pemusnahan barang bukti bawang putih dan narkoba, Kapolres Tebing tinggi AKBP Andi Rian R Djajadi, kepada andalas mengatakaan, masalah bawang telah menyita perhatian masyarakat. Kelangkaan bawang putih di pasaran telah dimanfaatkan oknum tertentu dengan memasukkan bawang putih dari luar tanpa dokumen yang lengkap.

“Terhadap kejahatan narkoba, kami tetap komit dan konsisten untuk memeranginya,” tegas Andi. Sementara itu, Plh Wali Kota Tebing Tinggi, Irham Taufik dalam kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Tebing Tinggi dalam memberantas kejahatan seperti peredaran narkotika. (SNI)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *