OPERASI PENERTIBAN PARKIR BERLANJUT

MEDAN (Waspada): Operasi penertiban parkir yang dilakukan Dinas  Perhubungan (Dishub) Kota Medan dan Sat Lantas Polresta Medan  terus berlanjut. Rabu (10/4) sore, tim gabungan melakukan penertiban  terhadap mobil yang parkir sembarangan atau parkir berlapis di Jln.  Zainul Arifin dan Jln. Setia Budi Medan.

Dalam operasi penertiban itu, tim gabungan menindak 30 mobil  pribadi. Selain memberikan surat tilang kepada pengemudinya,  petugas juga mengunci roda mobil yang kedapatan parkir  sembarangan.

Operasi penertiban yang dipimpin Kadis Perhubungan Kota Medan  Renward Parapat dan Panit Patwal Sat Lantas Polresta Medan Iptu  Aspan sempat membuat panik para pemilik mobil. Bahkan sebagian  sopir tidak bersedia menerima surat tilang yang diberikan petugas. Mereka mengaku tidak mengetahui adanya larangan parkir di jalan  tersebut. Namun petugas tidak menghiraukan dan tetap menerbitkan  surat tilang.

Penertiban dimulai di Jln. Zainul Arifin Medan dekat jembatan. Di  lokasi tersebut petugas mengunci roda 10 mobil yang parkir  sembarangan. Saat itu, petugas sempat memanggil pemilik mobil  dengan menggunakan alat pengeras suara.

Karena pemilik mobil tidak kunjung datang, akhirnya petugas  mengunci roda mobil tersebut. Sesaat kemudian pemilik mobil datang  dan meminta dispensasi kepada petugas. Namun petugas tetap  mengeluarkan surat tilang.

Setelah itu, tim bergerak ke Jln. Setia Budi depan Perguruan Syafiatul.  “Dalam penertiban ini, kita berhasil menindak puluhan mobil yang  parkir sembarangan dan parkir berlapis di pinggir jalan,” kata Kabid  Perparkiran Dishub Kota Medan SP Tambunan.

Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat menjelaskan,  pihaknya bersama Sat Lantas Polresta Medan melakukan penertiban  dari satu tempat ke tempat lain. “Penertiban ini dilakukan di lokasi  rawan kemacatan agar pemilik mobil tidak parkir sembarangan. Hasilnya, kita telah menindak puluhan mobil dan polisi menerbitkan  surat tilang,” tegasnya.

Sementara itu, Iptu Aspan mengatakan, pihaknya tetap menindak  tegas pemilik mobil yang parkir berlapis. Kalau penertiban tersebut  tidak dilakukan, maka lalulintas di Kota Medan semakin macat.  “Semua mobil yang parkir sembarangan kita tilang. Ini akan terus dilakukan agar pengendara tidak parkir sembarangan,” kata Aspan.

Tidak Takut Pada Polisi

Di tempat terpisah, sejumlah pemilik mobil tetap nekat memarkirkan  kendaraannya secara berlapis di Jln. Thamrin depan Perguruan  Sutomo, Rabu (10/4) sore.

Pantauan Waspada di lapangan, para pemilik mobil yang hendak  menjemput siswa di Perguruan Sutomo ini, terkesan tidak takut  menghadapi personel Sat Lantas dan Dinas Perhubungan yang telah  ditempat di kawasan itu.

Akibatnya, arus lalulintas di kawasan Jln. Thamrin mengalami  kemacatan cukup parah. Petugas Sat Lantas Polresta Medan seakan  tidak berdaya menghadapi para pemilik mobil yang memarkirkan  kendaraannya secara berlapis tersebut.

“Saya heran melihat pemilik mobil yang parkir berlapis ini. Padahal  kemarin sudah ditertibkan dan diberitahukan tentang adanya  larangan parkir mobil berlapis, tapi mereka tidak menghiraukannya.  Saya berharap polisi bisa bertindak lebih tegas dan menderek  mobilmobil yang parkir berlapis tersebut ke Polresta Medan,” ujar  seorang pengguna jalan.(m50/cat)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *