DPRD BINJAI AKAN ADAKAN RAPAT PLENO TERBUKA TERKAIT SMAN 7

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai dalam waktu dekat berencana membawa persoalan skorsing siswa dan mutasi tenaga pengajar SMA Negeri 7 Kota Binjai untuk diselesaikan dalam rapat pleno terbuka.

“permasalahan SMAN7 Binjai, bukan permaslahaan sepele dan ini sudah menjadi permasalahan nasional. Untuk itu kita akan lakukan rapat pleno terbuka untuk menyelesaikannya,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Binjai Zulkarnain D Lubis didampingi wakilnya Raiderta Sitepu saat ditemui wartawan di ruang kerja mereka, Kamis (11/4/2013) siang.

“Meski demikian rapat pleno tentunya tidak akan digelar dalam waktu dekat, melainkan harus menunggu selesainya pelaksanaan UN (Ujian Nasional). Sebab jika persoalan ini diselesaikan sekarang, dikhawatirkan akan mempengaruhi kesiapan siswa kelas III maupun panitia pelaksana ujian,” sambung Zulkarnain.

Untuk itu, Komisi C menghimbau menghimbau agar semua pihak, baik siswa maupun guru, untuk sementara waktu bersabar dan bisa menahan diri. Jangan sampai persoalan ini semakin meluas, yang justru akan mempengaruhi pelaksanaan UN di Kota Binjai

Menurut Zulkarnain, keputusan untuk merencanakan rapat pleno terbuka merupakan langkah tepat mengingat persoalan yang terjadi telah meluas ke persoalan struktural menyusul dimutasinya 5 tenaga pengajar SMA Negeri 7 Kota Binjai, pasca aksi mogok belajar siswa.

“Kami merasa bahwa rapat pleno menjadi langkah tepat, mengingat persoalan ini bukan hanya melibatkan Dinas Pendidikan saja namun sudah berhubungan dengan instansi lain yakni Badan Kepegawaian Daerah (BKD), yang tentu saja tidak mungkin diselesaikan sendiri oleh Komisi C,” terang Zulkarnain.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *