KURANG MAKANAN, 80 WARGA ROHINGYA TERDAMPAR DI ACEH

ACEH BESAR, KOMPAS.com – Sebanyak 80 orang Warga Ronghingya kembali terdampar di Desa Gampung Gugop, Kecamatan Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (7/4/2013) siang sekitar pukul 11.00 WIB. Kini mereka sudah dievakuasi ke penampungan sementara di kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Aceh.

Abdussamad, Warga Desa Gampong Gugop, Kecamatan Pulau Aceh, saat dihubungi Kompas.com mengatakan, 80 orang warga Rohingya merapat ke Pulau Aceh sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi, karena kapal yang mereka tumpangi dari Rohingya tujuan ke Australia sempat terombang ambing ditiup angin kencang. Saat ditemukan, kondisi mereka dalam keadaan lemas karena kekurangan makanan.

“Saat ditemukan kondisi mereka dalam keadaan lemas semua karena stok logistik yang mereka bawa sudah menipis,” katanya.

Setelah ditemukan, warga langsung mengantarkan warga Rohingya ke kantor Polsek Pulau Aceh untuk penampungan sementara.

“Karena kebetulan tadi di desa kami maulid, jadi kami mengantarkan nasi maulid kepada mereka. Setelah mereka makan nasi maulid siang tadi, kondisinya sudah kembali normal semua,” katanya.

Kabag Humas Polres Aceh Besar, Ibda Zulkifli Daud membenarkan, 80 warga Rohingya yang terdampar di Pulau Aceh sudah ditampung sementara di Polsek Pulau Aceh, Kabupaten Aceh Besar. Mereka terdiri dari 75 orang laki-laki, 5 orang perempuan dan 5 orang anak-anak.

“Mereka tadi siang diantar ke polsek oleh warga gampong Gugop untuk ditampung sementara. Rencananya Senin (8/4/2013) pagi besok Kapolres Aceh Besar akan berkunjung ke Pulau Aceh untuk penanganan lebih lanjut pengungsi warga Rohingya,” jelasnya.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *