HAKIM TIPIKOR JAMBI MINTA KEADILAN

JAMBI, KOMPAS.com –  Hakim Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Jambi, Nelson Sitanggang meminta keadilan bagi dirinya dengan mendatangi Komisi Yudisial di Jakarta, Senin (8/4/2013). Hal itu terkait keputusan dimutasi non palu oleh Mahkamah Agung terhadap dirinya.

“Saya meminta agar keputusan tersebut dipertimbangkan kembali dan dicabut,” tutur Nelson, seusai pertemuan dengan bagian Pengambilan Keputusan KY.

Nelson adalah Ketua Hakim Tipikor PN Jambi. Maret lalu, Nelson dimutasi non palu oleh MA. Dalam surat keputusan itu, dia dinyatakan melanggar Kode Etik Pedoman Perilaku Hakim Junto Pasal 12 Ayat 1 Huruf C Butir 8 yang menyebutkan seorang hakim harus beretika dalam memberikan keadilan kepada semua pihak berperkara.

Namun, tidak disebutkan pelanggaran tersebut terkait kasus apa. Karena kecewa mendapat perlakuan tersebut dan merasa mendapat tekanan dari sejumlah pihak, Nelson mengajukan pengunduran diri.

Nelson melanjutkan, dalam pertemuan itu pihak KY menyebutkan memang pernah memberi rekomendasi bagi MA, namun hanya berupa teguran tertulis pada Nelson pada 2011. Teguran itu terkait salah satu kasus yang ditangani Nelson, dinilai tidak memberi rasa keadilan pada setiap pihak.

Nelson meyakini bahwa pemutasian dirinya terkait atas proses persidangan kasus mobil pemadam kebakaran yang melibatkan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) sebagai saksi. Nelson pernah meminta HBA hadir sebagai saksi di persidangan atas terdakwa mantan Wali Kota Jambi Arifin Manap. HBA diperintah hadir atas kapasitasnya sebagai Ketua Panitia Anggaran Eksekutif proyek tersebut tahun 2004 di Kota Jambi.

Humas Pengadilan Tinggi Jambi Jalaluddin mengatakan pihaknya pernah memanggil Nelson terkait sebuah kasus perdata di tahun 2012. Pihaknya menduga pemutasian non palu tersebut terkait kasus tersebut. “Saya yakin keputusan ini tidak terkait kasus sidang mobil damkar yang melibatkan Gubernur Jambi sebagai saksi,” tuturnya.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *