BUAH-BUAHAN UNGGULAN SUMUT AKAN DIKEMBANGKAN

MedanBisnis – Medan. Dinas Pertanian Sumatera Utara (Sumut) mendorong pengembangan tanaman buah unggulan daerah itu seperti jeruk, pisang barangan, manggis, salak, pepaya, dan durian dalam rangka memanfatkan kebijakan pengawasan ketat impor komoditas itu.

“Pengembangan tanaman buah-buahan itu dilakukan dengan cara memperluas areal, meningkatkan produktivitas maupun mutu tanaman itu,” kata Kepala Sub Bagian Program Distan Sumut, Lusiantiny, di Medan, Rabu (3/4).

Dikatakannya, sejak pengawasan impor hortikultura (buah dan sayur) diperketat, harga buah-buahan lokal mulai bergerak naik yang akhirnya memicu semangat petani menekuni tanaman komoditas itu.

“Harga dan permintaan buah lokal itu bergerak naik karena selain pemasaran buah impor di Sumut tidak “banjir”  harganya juga menjadi lebih mahal dari pada sebelumnya,” jelasnya.

Distan, kata Lusiantiny, melirik beberapa daerah pengembangan buah-buahan di luar daerah sentra yang sudah dikenal seperti Deliserdang, Karo, Langkat dan Tapanuli.

Dikatakannya, buah -buahan Sumut sebenarnya sudah berorientasi ekspor seperti jeruk, pisang, salak  dan manggis. “Manggis bahkan sempat menjadi buah ekspor yang mahal harganya yang dikirim ke Jepang dan Eropa,”katanya,

Khusus manggis, lanjut Lusiantiny, tahun lalu, produksinya meningkat lumayan besar dari 2011 atau 41,26% menjadi  13 ribuan ton. Kenaikan produksi terjadi karena dari 33 kabupaten/kota di Sumut, sebanyak 28 daerah memliki tanaman buah itu yang saat ini kulitnya bisa untuk obat kanker.

“Kecuali Toba Samosir, Samosir, Nias Selatan, Pakpak Bharat dan Tanjung Balai, semua kota/kabupaten lainnya memiliki tanaman manggis dengan sentra produksi terbanyak di Tapanuli Selatan, Deliserdang dan Padang Lawas,”katanya.(ant)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *